Anda di halaman 1dari 3

Cooling Tower

September 7, 2009 by langkahpetualang

Cooling Tower merupakan system heat exchanger fluid to air, dinama umumnya zat yang didinginkan adalah fluida cair.Penggunaan cooling tower telah meluas terutama untuk keperluan pendinginan fluida pendingin yang akan digunakan lagi (pada close circle system) ataupun di buang kelinggkungan sebagai limbah (pada open cyrcle system). Berilkut merupakan anatomi dasar dari cooling tower 1.Fan Fan merupakan tipe huge induced fan, baling baling raksasa yang memiliki aliran menyerap udara dari dalam ke luar. Fan ini terletak di bagian atas structure cooling tower building. 2. Lamela Packing Merupakan lamella-lamela dengan celah2 halis mirip seperti sarang lebah. Lamella ini mempunyai peranan sebagai memecah air menjadi butiran-butiran tetes air dengan maksud untuk memperluas permukaan pendinginan sehingga proses heat transfer dapat dilakukan seefisien mungkin. Lamella umumnya terbuat dari plastic anti panas sehingga panas sepenuhnya ditransfer ke udara bukan ke lamella. Packing lamella umumnya terdiri dari 2 jenis :

1. 1st level packing Merupakan lamella lapisan atas yang mempunyai celah sarang lebah lebih besar dimaksudkan untuk pendinginan tahap pertama. Fluida yang akan didinginkan pertama kali dialirkan ke lamella ini. 2. 2nd level packing Merupakan lamella yang lebih lembut untuk second stage pendinginan. Pabrikan package cooling tower umumnya merancang lamella pada stage ini lebih tebal sehigga dapat menampung kapasita fluida yang lebih banyak. 3. Water Pond / Water Collection Berbentuk seperti kolam yang merupakan tempat penampungan sejumlah fluida yang telah didinginkan untuk kemudian di sirkulasikan lagi ke system dengan circulation pump atau di alirkan ke lingkungan dengan waste pump. Pada pond ini terdapat level transmitter automation yang secara terintegrasi memberikan input ke system automation untuk pengontrolan debit cooling tower. 4. Circulation System Circulation system terdiri dari paling sedikit 2 komponen pompa: a. Feed pump to system Yaitu circulation pump yang memompakan fluida ke main heat exchanger yang berhubungan langsung dengan komponen yang akan didinginkan. Misalnya berhubungan dengan condencer untuk mendinginkan fluida berupa demin water. b. Feed pump to cooling tower Circulation system juga termasuk distribution pump dari system ke cooling tower. Pada line ini membawa fluida panas untuk didinginkan di cooling tower. Pada jenis hybrid cooling tower sudah menerapkan system peredam suara dan pendingin udara yang disedot keluar oleh induced fan, jadi lebih ramah lingkungan. 1. Sound Baffle Berupa bahan penyerap suara yang terbuat dari bahan dasar kayu dan karton sehingga keras dan tidak cepat rusak. Sound baffle dibentuk sedemiakian rupa dan dipasangkan pada outlet dari induced fan. 2. Sistem pendingin udara

1. 1. Wet air inlet, menggunakan udara segar dari lingkungan untuk mendinginkan bagian 2nd level packing. 2. Dry air inlet, menggunakan udara segar dari lingkungan yang di panaskan terlebih dahulu dengan kisi2 tube hot fluid sehingga udara yang masuk memiliki temperature yang relative tinggi. Hal ini akan mengeringkan udara sebelum disedot keluar oleh induced fan sehingga lebih ramah lingkungan. Bagian lain yang merupakan komponen terpenting dari cooling tower adalah structure cooling tower itu sendiri. Untuk jenis cooling tower package menggunakan bahan dasar kayu tahan air yang dikemas sebagai knock down yang dapat di bongkar dan dirakit kembali. Sedangkan pada cooling tower yang besar digunakan jenis concrete untuk structure utama cooling tower dan dipadukan dengan kayu tahan air.

Beri Nilai