P. 1
Abutment Jembatan

Abutment Jembatan

|Views: 116|Likes:
Dipublikasikan oleh Marcho Napitupulu

More info:

Published by: Marcho Napitupulu on May 31, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/05/2013

pdf

text

original

Abutment Jembatan

ilmu teknik sipil – Konstruksi bagian bawah jembatan meliuputi : 1. Pangkal jembatan / abutment + pondasi 2. Pilar / pier + pondasi Bangunan bawah pada umumnya terletak disebelah bawah bangunan atas. Fungsinya untuk menerima beban-beban yang diberikan bengunan atas dan kemudian menyalurkan kepondasi, beban tersebut selanjutnya disalurkan ke tanah oleh pondasi.
Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 13 pt, Font color: Custom Color(RGB(44,43,43))

Formatted: Font: (Default) Times New Roman, 13 pt, Font color: Custom Color(RGB(44,43,43))

Bagian-bagian Konstruksi Jembatan

43. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Font color: Custom Color(RGB(44.43)) Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 13 pt. dll) pada jembatan. dll) dan mati (beban gelagar. kendaraan.43.Abutment adalah bangunan bawah jembatan yang terletak pada kedua ujung pilar – pilar jembatan. Font color: Custom Color(RGB(44.43))      End Dam = Akhir jembatan Top of Roadway = Jalan Bearing Seat = Pengunci Battered pile = Tumpuan / Penyangga Pile = Penyangga . berfungsi sebagai pemikul seluruh beban hidup (Angin. 13 pt.

43)) Bagian – bagian dari Battred pile Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Font color: Custom Color(RGB(44.43)) .43)) Battered pile di gunakan untuk memberikan tekanan terhadap kekuatan horizontal.43. memacu tiang. Font color: Custom Color(RGB(44. 13 pt.Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Font color: Custom Color(RGB(44. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 13 pt. 13 pt.43. Juga dikenal sebagai penjepit tiang.43.

13 pt. Font color: Custom Color(RGB(44.43)) . Font color: Custom Color(RGB(44.43.43.43)) Formatted: Font: (Default) Times New Roman.43.Abutmant juga digunakan sebagai Tumpuan sendi Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Font color: Custom Color(RGB(44. 13 pt.43)) Formatted: Font: (Default) Times New Roman. 13 pt.

jembatan yang menggunakan tipe tumpuan seperti ini berperilaku layaknya bertumpuan sendi-roll murni dalam pemodelan (komputer). Beban ini.43.43)) . Setelah semua tulangan terpasang. dilakukan pekerjaan pembesian yang meliputi pemasangan/ pengelasan besi WF pengikat tiang pancang. Setelah bekisting selesai dikerjakan. yaitu pembuatan bekisting. tahap berikutnya adalah pekerjaan pengecoran. yaitu bagian bawah pier dan bagian atas pier. bersama-sama dengan jenis pengekangan yang dibutuhkan untuk mendukung geladak.Pelaksanaan pembuatan pier head/ pile cap dilakukan dalam tiga tahap. pembesian tulangan pilar bagian bawah. dan pengecoran. tapi dalam aktual fisik di lapangan. 13 pt. dan pilar bagian atas. Memang ada banyak ‘tambahan’ komponen selain tumpuan utama untuk mencapai keadaan tersebut dan perilakunya menyerupai mekanika sendi-roll. pembesian. Pengecoran dilakukan dalam dua tahap. akan menentukan jenis bantalan yang disediakan. yang berfungsi sebagai alat peredam benturan antara jembatan dengan pondasi utama. Sifat elastomer ‘utama’ ini tidak mutlak berperilaku sebagai ‘sendi’ atau ‘roll’ murni. Font color: Custom Color(RGB(44. pilar samping. Loading dari dek diterapkan untuk abutment melalui bantalan. Maksimum beban bantalan vertikal diperoleh dari analisis dek. Formatted: Font: (Default) Times New Roman. Elastomer Bearing Pads / Bantalan adalah karet jembatan yang merupakan salah satu komponen utama dalam pembuatan jembatan.

Elastomer Bearing Pads / Bantalan Set lengkap tumpuan elastomeric untuk jembatan antara lain sbb : 1. Biasanya tumpuan karet tersebut dipasang setelah pengecoran slab beton untuk lantai selesai (setelah beton kering). . biasanya dalam kurun waktu tertentu tumpuan2 ini dicek oleh pemilik dan bila perlu di replace dengan unit yang baru. Anchor bolt (menahan uplift yang mungkin terjadi pada salah satu tumpuan pada saat gempa) Bahan elastomeric bearing sendiri terbuat dari karet yang biasanya sudah dicampur dengan neoprene (aditif yang memperbaiki sifat karet alam murni) dan didalamnya diselipkan berlapis2 pelat baja dengan ketebalan dan jarak tertentu untuk memperkuat sifat tegarnya. Elastomeric bearing utama (menahan displacement vertikal. Karena sifat karet yang lebih rentan terhadap panas dan fluktuasi cuaca. Lateral stopper (menahan displacement horisontal berlebih & mengunci posisi lateral jembatan) 3. guna menghindari translasi dan rotasi awal yang timbul akibat deformasi struktur jembatan oleh beban mati tambahan. Seismic buffer (menahan displacement horisontal berlebih arah memanjang jembatan) 4. sedikit displacement horisontal dan kemampuan rotasi-sesuai desain) 2. Untuk jembatan baja dengan bentang lebih dari 60 meter biasanya tipe ini sudah jarang digunakan karena keterbatasannya.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->