Anda di halaman 1dari 5

V. PEMBAHASAN Pada praktikum ini akan dilakukan uji analgetik.

Tujuan dari praktikum ini adalah agar mengenal, mempraktekkan dan membandingankan daya analgetik asetosal dengan paracetamol menggunakan metode rangsang kimia. Hewan uji yang digunakan pada praktikum ini adalah 5 ekor mencit. 1 mencit sebagai kontrol dan 4 mencit lainnya diberi perlakuan. Larutan uji yang digunakan pada praktikum ini adalah larutan CMC dalam air 1% yang digunakan sebagai kontrol, larutan SAA % sebagai zat penginduksi rasa nyeri dan larutan PCT dalam CMC 1% sebagai analgetik. a. Mencit 1 Pada praktikum ini, mencit 1 digunakan sebagai kontrol. Pada mencit 1 diberikan larutan CMC dalam air 1% secara oral, yaitu dengan memasukkan larutan CMC melalui mulut dengan menggunakan jarum sonde. Kemudian ditunggu selama 5 menit. Setelah 5 menit, mencit diberi PCT sebanyak 0,5 ml secara intraperitonial yaitu dengan menyuntikkan larutan dengan spuit injeksi melalui rongga perut. Setelah itu, amati mencit selama 30 menit. Mencit akan menggeliat ( kejang perut dan kaki ditarik ke belakang ). Geliat mencit dihitung dengan mengamati geliat yang timbul setiap selang watu 5 menit selama 30 menit. Hasil dari pengamatan yang dilakukan pada geliat mencit adalah sebagai berikut: 5 menit pertama terjadi geliat sebanyak 5 menit kedua terjadi geliat sebanyak 5 menit ketiga terjadi geliat sebanyak 5 menit keempat terjadi geliat sebanyak 5 menit kelima terjadi geliat sebanyak 5 menit keenam terjadi geliat sebanyak b. Mencit 2

Mencit 2 digunakan sebagai mencit perlakuan. Pertama-tama mencit ditimbang terlebih dahulu untuk menghitung dosis SAA yang diberikan. Berat mencit 2 adalah... setelah ditimbang, mencit 2 diberi larutan PCT dalam CMC 1% secara oral. Larutan pct yang diberikan sebanyak 0,5 ml. Setelah 5 menit, mencit diberi larutan SAA 1% dengan injeksi intraperitonial. Larutan SAA yang diberikan adalah sebanyak....Kemudian mencit diamati dan dihitung jumlah geliat yang muncul etiap 5 menit selama 30 menit. Hasil dari pengamatan yang telah dilakukan adalah sebagai berikut : 5 menit pertama terjadi geliat sebanyak 5 menit kedua terjadi geliat sebanyak 5 menit ketiga terjadi geliat sebanyak 5 menit keempat terjadi geliat sebanyak 5 menit kelima terjadi geliat sebanyak 5 menit keenam terjadi geliat sebanyak c. Mencit 3 Mencit 3 juga digunakan sebagai mencit perlakuan. Pertama-tama mencit ditimbang terlebih dahulu untuk menghitung dosis SAA yang diberikan. Berat mencit 3 adalah... setelah ditimbang, mencit 2 diberi larutan PCT dalam CMC 1% secara oral. Larutan pct yang diberikan sebanyak 0,5 ml. Setelah 5 menit, mencit diberi larutan SAA 1% dengan injeksi intraperitonial. Larutan SAA yang diberikan adalah sebanyak....Kemudian mencit diamati dan dihitung jumlah geliat yang muncul etiap 5 menit selama 30 menit. Hasil dari pengamatan yang telah dilakukan adalah sebagai berikut : 5 menit pertama terjadi geliat sebanyak 5 menit kedua terjadi geliat sebanyak 5 menit ketiga terjadi geliat sebanyak

5 menit keempat terjadi geliat sebanyak 5 menit kelima terjadi geliat sebanyak 5 menit keenam terjadi geliat sebanyak d. Mencit 4 Mencit 4 juga digunakan sebagai mencit perlakuan. Pertama-tama mencit ditimbang terlebih dahulu untuk menghitung dosis SAA yang diberikan. Berat mencit 4 adalah... setelah ditimbang, mencit 4 diberi larutan PCT dalam CMC 1% secara oral. Larutan pct yang diberikan sebanyak 1 ml. Setelah 5 menit, mencit diberi larutan SAA 1% dengan injeksi intraperitonial. Larutan SAA yang diberikan adalah sebanyak....Kemudian mencit diamati dan dihitung jumlah geliat yang muncul etiap 5 menit selama 30 menit. Hasil dari pengamatan yang telah dilakukan adalah sebagai berikut : 5 menit pertama terjadi geliat sebanyak 5 menit kedua terjadi geliat sebanyak 5 menit ketiga terjadi geliat sebanyak 5 menit keempat terjadi geliat sebanyak 5 menit kelima terjadi geliat sebanyak 5 menit keenam terjadi geliat sebanyak e. Mencit 5 Mencit 5 juga digunakan sebagai mencit perlakuan. Pertama-tama mencit ditimbang terlebih dahulu untuk menghitung dosis SAA yang diberikan. Berat mencit 5 adalah... setelah ditimbang, mencit 5 diberi larutan PCT dalam CMC 1% secara oral. Larutan pct yang diberikan sebanyak 1 ml. Setelah 5 menit, mencit diberi larutan SAA 1% dengan injeksi intraperitonial. Larutan SAA yang diberikan adalah sebanyak....Kemudian mencit diamati dan dihitung jumlah geliat

yang muncul etiap 5 menit selama 30 menit. Hasil dari pengamatan yang telah dilakukan adalah sebagai berikut : 5 menit pertama terjadi geliat sebanyak 5 menit kedua terjadi geliat sebanyak 5 menit ketiga terjadi geliat sebanyak 5 menit keempat terjadi geliat sebanyak 5 menit kelima terjadi geliat sebanyak 5 menit keenam terjadi geliat sebanyak Dari data di atas, menunjukkan bahwa PCT dapat mengurangi rasa nyeri yang timbul akibat induksi larutan SAA yang merangsang rasa nyeri. Hal ni ditunjukkan dari jumlah geliat yang timbul pada mencit 1 lebih banyak dibandingkan dengan mencit yang diberi larutan PCT. VI. KESIMPULAN Dari praktikum yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : 1. Paracetamol merupakan analgetik yang dapat digunakan untuk

mengurangi rasa nyeri. 2. Larutan SAA digunakan sebagai penginduksi rasa nyeri. 3. Perhitungan dosis SAA yaitu didasarkan pada berat badan. 4. Jumlah geliat yang paling banyak terjadi pada mencit 1 karena tidak diberikan analgetik.