Anda di halaman 1dari 9

BERITA RESMI STATISTIK

BPS KOTA TASIKMALAYA


No. 05/05/32/78/Th.XIV, 1 MEI 2012

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA KONSUMEN/INFLASI


APRIL 2012 TERJADI DEFLASI SEBESAR 0,25 PERSEN

Pada bulan April 2012 di Kota Tasikmalaya terjadi deflasi 0,25 persen. Deflasi terjadi karena adanya penurunan indeks harga konsumen April 2012 dibandingkan dengan Maret 2012 dari 133,39 menjadi 133,03. Inflasi tahun 2012 (Januari - April 2012) sebesar 0,95 persen. Laju inflasi selama setahun terakhir atau year on year (April 2012 terhadap April 2011) sebesar 4,46 persen. Deflasi Kota Tasikmalaya bulan April 2012 terjadi karena kelompok pengeluaran bahan makanan mengalami penurunan harga yang cukup tajam yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada kelompok tersebut sebesar 1,48 persen. Sedangkan kelompok pengeluaran lainnya mengalami inflasi diurutkan dari yang tertinggi antara lain: kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,18 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar inflasi 0,11 persen; transport, komunikasi, dan jasa keuangan 0,10 persen; kelompok sandang 0,08 persen; kelompok kesehatan 0,05 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga 0,01 persen.

Secara umum di Kota Tasikmalaya pada bulan April 2012 terjadi penurunan indeks harga konsumen dibandingkan bulan Maret 2012 atau deflasi sebesar 0,25 persen. Laju inflasi tahun kalender (inflasi year to date) Januari - April 2012 sebesar 0,95 persen. Dan laju inflasi year on year (April 2012 terhadap April 2011) sebesar 4,46 persen. Deflasi Kota Tasikmalaya bulan April 2012 terjadi karena kelompok pengeluaran bahan makanan mengalami penurunan harga yang cukup tajam yang ditunjukkan oleh penurunan indeks pada kelompok tersebut sebesar 1,48 persen. Sedangkan kelompok pengeluaran lainnya mengalami inflasi diurutkan dari yang tertinggi antara lain: kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,18 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar inflasi 0,11 persen; transport, komunikasi,

1 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 05/05/32/78/Th. XIV, 1 Mei 2012

dan jasa keuangan 0,10 persen; kelompok sandang 0,08 persen; kelompok kesehatan 0,05 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga 0,01 persen.
Gambar 1 Perkembangan Inflasi Bulanan di Kota Tasikmalaya (IHK 2007 = 100) April 2011 April 2012
2

1,16 1,03

0,64 0,42 0,16 0,42 0,31 0,51 0,35

-0,11

-0,06 -0,3 -0,25

-1

-1 1

n11

11

n12

11

Fe b12

12 et 20 ar

Ap r-1

Se p-

M ei

Ag us

De

Ju

No v

Ja

Perkembangan inflasi bulanan selama periode 2010 s.d. April 2012 terlihat di gambar 1. Selama periode tersebut inflasi tertinggi terjadi pada bulan Januari 2012 sebesar 1,16 persen, dan terendah terjadi pada bulan Maret 2012 dimana pada bulan ini terjadi deflasi sebesar 0,30 persen.
Tabel 1.
IHK dan Laju Inflasi Kota Tasikmalaya Bulan April 2012 Menurut Kelompok Pengeluaran (IHK 2007 = 100) IHK Kelompok Pengeluaran Des 2011 (1) Umum 1 2 3 4 5 6 7 Bahan Makanan Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar Sandang Kesehatan Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan (2) 131,80 152,65 133,71 136,84 125,51 116,05 116,87 104,99 IHK April 2012 (3) 133,05 154,99 134,82 138,06 125,54 117,98 117,21 105,71 Inflasi April 2012*) (4) -0,25 -1,48 0,18 0,11 0,08 0,05 0,01 0,10 Inflasi Tahun Kalender 2012 **) (5) 0,95 1,53 0,83 0,89 0,02 1,66 0,29 0,69 Inflasi Tahun ke Tahun ***) (6) 4,46 10,63 3,05 2,88 5,27 4,46 1,24 0,50

'M

'A pr

Andil Inflasi/deflasi

*) Persentase perubahan IHK bulan April 2012 terhadap IHK bulan Maret 2012 **) Persentase perubahan IHK bulan April 2012 terhadap IHK bulan Desember 2011. ***) Persentase perubahan IHK bulan April 2012 terhadap IHK bulan April 2011.

2 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 05/05/32/78/Th. XIV, 1 Mei 2012

il 2 01 2

l-1

t-1

-1

20 1

Ju

kt

s-

(7) -0,25 -0,35 0,04 0,03 0,01 0,00 0,00 0,01

Perbandingan besarnya inflasi periode Januari - April dalam kurun waktu tahun 2008 sampai dengan tahun 2012 terlihat pada Tabel 2. Pada periode tahun 2008 inflasinya tertinggi sebesar 2,91 persen, dan terendah pada tahun 2011 0,66 persen. Tabel 2. Inflasi Januari - April Kota Tasikmalaya Tahun 2012 (%), (IHK 2007 = 100)
Tahun (1) 2008 2009 2010 2011 2012 Inflasi Januari - April (2) 2,91 1,76 1,36 0,66 0,95

Dilihat dari besarnya sumbangan atau andil inflasi/deflasi, kelompok bahan makanan penyumbang deflasi terbesar 0,35 persen. Sedangkan kelompok yang lainnya menyumbang inflasi diurutkan dari yang sumbangan inflasinya terbesar antara lain : kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,04 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar 0,03 persen; kelompok sandang 0,01 persen kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan 0,01 persen. Kelompok Kesehatan dan kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga relatif stabil. (lihat Gambar 2)
Gambar 2. Andil Inflasi/Deflasi kelompok Barang dan Jasa di Kota Tasikmalaya April 2012 (persen) (IHK 2007 = 100)
Transport, komunikasi, dan jasa keuangan 0,01 Pendidikan, rekreasi, dan olah raga 0 Kesehatan 0

Sandang 0,01 perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,03 Makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,04

Bahan makanan -0,35 6

Umum -0,25

-0,6

-0,5

-0,4

-0,3

-0,2

-0,1

0,1

0,2

0,3

0,4

3 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 05/05/32/78/Th. XIV, 1 Mei 2012

Berdasarkan hasil pemantauan Badan Pusat Statistik Kota Tasikmalaya selama bulan April 2012 berbagai komoditas mengalami penurunan harga yang cukup tajam terutama untuk komoditas beras karena pada bulan ini masih musim panen sehingga stok melimpah. Sumbangan deflasi beras pada bulan April 2012 tertinggi dibanding komoditas lainnya yaitu mencapai angka 0,44 persen. Komoditas lainnya dimana kontribusi terhadap deflasi cukup signifikan antara lain: telur ayam ras menyumbang deflasi 0,07 persen; cabe merah dan daging ayam ras 0,04 persen; pisang 0,02 persen; cabe rawit 0,01 persen. Beberapa barang dan jasa yang mengalami kenaikan harga dan memberikan andil inflasi antara lain jeruk 0,14 persen; tomat sayur, tahu mentah, gula pasir dan bawang putih 0,02 persen; labu siam, bahan bakar rumah tangga, semen, emping mentah masingmasing menyumbang inflasi 0,01 persen. (Gambar 3)

Gambar 3. Andil Inflasi/Deflasi Barang & Jasa di Kota Tasikmalaya April 2012 (persen) (IHK 2007 = 100)
Beras; -0,44 Telur ayam ras; -0,07 Cabe merah; -0,04 Daging ayam ras; -0,04 Pisang; -0,02 Semen; 0,01 bahan bakar rumah tangga; 0,01 Labu siam/jipang; 0,01 Bawang putih; 0,02 Gula pasir; 0,02 Tahu mentah; 0,02 Tomat sayur; 0,02 Jeruk; 0,14 -0,6 -0,5 -0,4 -0,3 -0,2 -0,1 0 0,1 0,2

4 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 05/05/32/78/Th. XIV, 1 Mei 2012

URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN 1. Bahan Makanan

Kelompok bahan makanan pada bulan April 2012 deflasi 1,48 persen. Dari 11 sub kelompok dalam kelompok ini, 6 sub kelompok mengalami deflasi dan 5 sub kelompok mengalami inflasi. Deflasi tertinggi terjadi pada sub kelompok padipadian, umbi-umbian dan hasilhasilnya sebesar 4,68 persen, dan deflasi terendah terjadi pada sub kelompok lemak dan minyak sebesar 0,21 persen. Subkelompok yang mengalami inflasi tertinggi terjadi pada bahan makanan lainnya 8,67 persen, dan terendah pada ikan segar 0,23 persen.

Tabel 3. Inflasi dan Sumbangan Kelompok Bahan Makanan Bulan April 2012 (%) No. Komoditi BAHAN MAKANAN 1 Padi-2an, umbi-2an & hsl-nya 2 Daging & hasilnya 3 Ikan Segar 4 Ikan Diawetkan 5 Telur, Susu dan hsl-nya 6 Sayur-2an 7 Kacang-2an 8 Buah-2an 9 Bumbu-2an 10 Lemak dan Minyak 11 Bahan makanan lainnya Inflasi -1,48 -4,68 -0,73 0,23 -0,52 -2,62 2,88 1,71 7,44 -2,28 -0,21 8,67 Sumbangan -0,3457 -0,4393 -0,0201 0,0021 -0,0029 -0,0682 0,0390 0,0210 0,1368 -0,0250 -0,0028 0,0137

Kelompok bahan makanan menyumbang deflasi cukup signifikan sebesar 0,35 persen, dan merupakan penyumbang deflasi terbesar dibandingkan kelompok pengeluaran yang lainnya. Komoditas penyumbang deflasi terbesar adalah beras dimana andil deflasinya mencapai 0,44 persen. telur ayam ras menyumbang deflasi 0,07 persen; cabe merah dan daging ayam ras 0,04 persen; pisang 0,02 persen; dan cabe rawit 0,01 persen.

2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau Kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau pada April 2012 inflasi sebesar 0,18 persen. Semua subkelompok pada kelompok ini mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi pada subkelompok minuman yang tidak beralkohol 1,04 persen. Dan terendah pada subkelompok makanan jadi 0,06 persen. Dilihat dari besarnya sumbangan atau andil inflasi/deflasi, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,04

5 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 05/05/32/78/Th. XIV, 1 Mei 2012

persen. Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi secara signifikan pada kelompok ini adalah gula pasir 0,02 dan ayam goreng 0,01 persen.

3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar pada April 2012 inflasi 0,11 persen. Tiga subkelompok pengeluaran mengalami inflasi, tertinggi terjadi pada subkelompok bahan bakar, penerangan, dan air 0,14 persen dan terendah pada subkelompok penyelenggaraan rumah tangga 0,08 persen. Pada sukelompok perlengkapan rumah tangga relatif stabil. Dilihat dari besarnya sumbangan terhadap inflasi, kelompok pengeluaran ini menyumbang inflasi 0,03 persen. Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi secara signifikan antara lain: bahan bakar rumah tangga dan semen masing-masing menyumbang inflasi 0,01 persen.

4. S a n d a n g Kelompok sandang pada April 2012 inflasi 0,08 persen. Dari 4 subkelompok pengeluaran yang ada di kelompok ini 2 diantaranya inflasi yaitu subkelompok sandang wanita dan subkelompok barang pribadi dan sandang lain masing-masing inflasi nya 0,02 persen dan 0,21 persen. Sedangkan subkelompok sandang laki-laki dan sandang anak-anak relatif stabil. Kelompok pengeluaran sandang menyumbang inflasi 0,0055 persen. Komoditas penyumbang inflasi antara lain : emas perhiasan, pembalut wanita, dan topi.

5. K e s e h a t a n Kelompok kesehatan pada April 2012 inflasi sebesar 0,05 persen. Inflasi pada kelompok kesehatan terjadi karena adanya kenaikan indeks harga konsumen dari bulan sebelumnya pada subkelompok perawatan jasmani dan kosmetika 0,10 persen, dan obat-obatan 0,06 persen. Sedangkan subkelompok jasa kesehatan dan jasa perawatan jasmani stabil. Kelompok kesehatan menyumbang inflasi kurang dari 0,01 persen. Barang dan jasa penyumbang inflasi antara lain pasta gigi, hand body lotion, lipstik dan lain-lain.

6 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 05/05/32/78/Th. XIV, 1 Mei 2012

6. Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga Kelompok pendidikan, rekreasi dan olah raga pada April 2012 terjadi inflasi 0,01 persen. Inflasi pada kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga disebabkan oleh kenaikan indeks harga konsumen pada subkelompok rekreasi 0,02 persen. Sedangkan subkelompok lainnya stabil. Kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga menyumbang inflasi namun tidak signifikan kurang dari 0,01 persen. Barang dan jasa yang menyumbangkan inflasi antara lain; cuci cetak film, sepeda anak dan laptop.

7. Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan Kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan pada April 2012 terjadi inflasi 0,10 persen. Penyebab inflasi kelompok ini disebabkan adanya kenaikan indeks harga konsumen April 2012 terhadap Maret 2012 pada subkelompok transport 0,16 persen. Subkelompok lainnya stabil. Kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan menyumbang inflasi 0,01 persen. Jenis barang dan jasa penyumbang inflasi antara lain: sepeda motor dan bensin non subsidi.

7 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 05/05/32/78/Th. XIV, 1 Mei 2012

PERBANDINGAN IHK TUJUH KOTA DI JAWA BARAT DAN NASIONAL (IHK 2007 = 100)

Perbandingan Indeks Harga Konsumen (IHK) dan inflasi tujuh kota di Jawa Barat dan Nasional pada bulan April 2012 (IHK 2007 = 100) dapat dilihat pada Tabel 4. Inflasi terjadi di lima kota, dan 2 kota lainnya terjadi deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Depok sebesar 0,20 persen diikuti Kota Bandung dan Kota Bogor 0,18 persen, Kota Bekasi 0,14 persen, Kota Sukabumi 0,11 persen. Dua kota yang mengalami deflasi antara lain Kota Tasikmalaya dan Kota Cirebon masing-masing deflasi 0,25 persen dan 0,04 persen. Secara gabungan 7 kota di Jawa Barat pada bulan April 2012 terjadi inflasi 0,15 persen. Sedangkan di tingkat nasional inflasi 0,21 persen.

Tabel 4. Perbandingan Indeks Harga Konsumen dan Inflasi Bulan April 2012 Di Tujuh Kota di Jawa Barat dan Nasional, (IHK 2007=100) IHK Desember 2011 (4) 129,89 130,04 123,60 134,34 128,21 128,26 131,80 127,33 129,91 Inflasi April 2012 (6) 0,18 0,11 0,18 -0,04 0,14 0,20 -0,25 0,15 0,21 Inflasi Tahun 2012 **) (%) (7) 0,38 0,85 1,43 0,02 0,90 0,65 0,95 0,91 1,09 Inflasi Tahun ke Tahun ***) (%) (8) 2,89 5,00 3,97 4,05 4,40 4,00 4,46 4,04 4,50

Nama Kota (1) 1 Bogor 2 Sukabumi 3 Bandung 4 Cirebon 5 Bekasi 6 Depok 7 Tasikmalaya Gabungan Jawa Barat Nasional

IHK April 2012 (5) 130,39 131,14 125,37 134,37 129,36 129,10 133,05 128,49 131,32

*) Persentase perubahan IHK bulan April 2012 terhadap IHK bulan Desember 2011. **) Persentase perubahan IHK bulan April 2012 terhadap IHK bulan Maret 2012. ***) Persentase perubahan IHK bulan April 2012 terhadap IHK bulan April 2011.

8 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 05/05/32/78/Th. XIV, 1 Mei 2012

Tabel 5. Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Tasikmalaya Bulan April 2012 Serta Perubahannya Menurut Kelompok/Subkelompok Pengeluaran, (IHK 2007=100)
IHK April 2012 [3] 133,05 154,99 159,41 158,25 151,25 139,84 137,76 164,88 165,32 178,99 143,74 131,52 147,09 134,82 136,28 125,48 135,07 138,06 131,29 157,96 127,22 127,49 125,54 107,06 101,15 106,87 186,97 117,98 134,19 123,22 116,66 105,76 117,21 121,83 164,95 99,12 107,31 156,61 105,71 110,57 74,85 156,92 106,50 Tahun Kalender 2012 **) [5] 0,95 1,53 -0,99 5,00 3,16 -0,19 -1,08 -3,32 1,14 14,49 -1,80 7,75 8,07 0,83 0,35 1,49 2,09 0,89 1,39 0,15 0,39 0,86 0,02 0,30 0,23 -0,26 -0,11 1,66 4,49 0,30 0,00 0,24 0,29 0,00 10,76 -0,19 -0,13 0,00 0,69 0,98 0,08 0,10 0,00 Tahun ke Tahun ***) [6] 4,46 10,63 17,99 10,19 -0,63 4,80 4,66 13,75 1,35 15,07 -9,24 7,35 19,18 3,05 1,68 5,85 6,32 2,88 3,39 2,60 1,89 1,44 5,27 1,94 1,29 -0,37 13,14 4,46 8,33 1,62 3,57 2,75 1,24 2,21 10,76 -2,46 -1,01 4,04 0,50 1,16 -1,96 0,55 0,00 IHK Desember 2011 [7] 131.80 152.65 161.01 150.71 146.61 140.10 139.26 170.54 163.46 156.34 146.37 122.06 136.11 133.71 135.81 123.64 132.30 136.84 129.49 157.73 126.72 126.40 125.51 106.74 100.92 107.15 187.17 116.05 128.42 122.85 116.66 105.51 116.87 121.83 148.93 99.31 107.45 156.61 104.99 109.50 74.79 156.76 106.50

Kelompok/Sub kelompok

Inflasi April 2012 *) [4] -0,25 -1,48 -4,68 -0,73 0,23 -0,52 -2,62 2,88 1,71 7,44 -2,28 -0,21 8,67 0,18 0,06 1,04 0,14 0,11 0,11 0,14 0,00 0,08 0,08 0,00 0,02 0,00 0,21 0,05 0,00 0,06 0,00 0,10 0,01 0,00 0,00 0,00 0,02 0,00 0,10 0,16 0,00 0,00 0,00

[1] I 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. II 1. 2. 3. III 1. 2. 3. 4. IV 1. 2. 3. 4. V 1. 2. 3. 4. VI 1. 2. 3. 4. 5. VII 1. 2. 3. 4.

[2] UMUM/TOTAL BAHAN MAKANAN Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya Daging dan Hasil-hasilnya Ikan Segar Ikan Diawetkan Telur, Susu dan Hasil-hasilnya Sayur-sayuran Kacang - kacangan Buah - buahan Bumbu - bumbuan Lemak dan Minyak Bahan Makanan Lainnya MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK & TEMBAKAU Makanan Jadi Minuman yang Tidak Beralkohol Tembakau dan Minuman Beralkohol PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN BAKAR Biaya Tempat Tinggal Bahan Bakar, Penerangan dan Air Perlengkapan Rumahtangga Penyelenggaraan Rumahtangga SANDANG Sandang Laki-laki Sandang Wanita Sandang Anak-anak Barang Pribadi dan Sandang Lain KESEHATAN Jasa Kesehatan Obat-obatan Jasa Perawatan Jasmani Perawatan Jasmani dan Kosmetika PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA Pendidikan Kursus-kursus / Pelatihan Perlengkapan / Peralatan Pendidikan Rekreasi Olahraga TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA KEUANGAN Transpor Komunikasi Dan Pengiriman Sarana dan Penunjang Transpor Jasa Keuangan

*) Persentase perubahan IHK bulan April 2012 terhadap IHK bulan Maret 2012. **) Persentase perubahan IHK bulan April 2012 terhadap IHK bulan Desember 2011. ***) Persentase perubahan IHK bulan April 2012 terhadap IHK bulan April 2011.

9 Berita Resmi Statistik Kota Tasikmalaya No. 05/05/32/78/Th. XIV, 1 Mei 2012