Anda di halaman 1dari 2

Bentuk Molekul Senyawa Hidrokarbon A.

Tujuan Siswa dapat memahami model molekul dan ikatan yang terbentuk pada senyawa-senyawa hidrokarbon. B. Metode Proyek ini dikerjakan oleh 5-7 siswa. Proyek dikerjakan selama 1 bulan dimulai setelah mendapatkan materi bab. 3. Laporan proyek dikumpulkan selambat-lambatnya 1 minggu setelah penyusunan laporan. C. Alat dan Bahan 1. tanah liat atau bahan lain yang mudah didapat 2. sedotan minuman 3. cat minyak atau cat air D. Cara Kerja 1. Buatlah bola-bola kecil dari tanah liat dengan diameter 3 cm. 2. Potonglah sedotan minuman sepanjang 10 cm dan isi dengan tanah liat 3. Buatlah model atom etana, etena, dan etuna. 4. Diamkan hingga kering ] 5. Warnailah model atom, atom yang sama warnai dengan warna yang sama E. Pertanyaan 1. Termasuk golongan apakah senyawa-senyawa yang dipraktekkan? Jelaskan! 2. Bagaimanakah kekuatan ikatan ketiga senyawa tersebut? Jelaskan! JAWAB 1. senyawa hidrokarbon alkana untuk etana (C2H6), alkena untuk etena (C2H4), dan alkuna untuk etuna (C2H2). Senyawa hidrokarbonadalah senyawa-senyawa yang terdiri dari atom karbon (C) dan atom hydrogen (H). Senyawa hidrokarbon dibagi menjadi: Alkana (CnH2n+2) Alkena (CnH2n) Alkuna (CnH2n-2)

2. untuk senyawa hidrokarbon, dalam deret homolog (deretan senyawa-senyawa hidrokarbon yang memenuhi rumus umum hidrokarbon), baik alkana, alkena, maupun alkuna, semakin besar Mr nya, semakin besar pula kekuatan antar ikatannya sehingga diperlukan suhu yang relative tinggi untuk melepaskan ikatan antar molekulnya. Namun antara alkana, alkena, dan alkuna, alkuna lah yang mememilki kekuatan yang paling besar antar ikatan molekulnya. Hal ini dikarenakan alkuna merupakan senyawa alifatik tak jenuh (rangkap tiga). Otomatis senyawa dengan ikatan rangkap banyak yang memilki kekuatan yang paling besar antar ikatan molekulnya. Untuk alkena yang memiliki ikatan rangkap dua memiliki kekuatan yang cukup besar antar molekulnya. Namun kekutatannya tidak sebesar kekuatan ikatan molekul pada alkuna.