Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN RENCANA KEGIATAN INDIVIDU

KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO TAHUN : 2011
DESA : TAHUNAN

KECAMATAN : TAHUNAN KABUPATEN : JEPARA PROVINSI : JAWA TENGAH

Disusun oleh : Nama Mahasiswa : Goju Runing Putri Rahmawati Nomor Mahasiswa : D2A008031

BIDANG PENGELOLAAN KKN LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2011

HALAMAN PENGESAHAN

Sehubungan dengan akan dilaksanakannya kegiatan KKN PPM, maka saya : Nama NIM : Goju Runing Putri Rahmawati : D2A008031

telah menyelesaikan laporan rencana kegiatan saya selama di lokasi KKN PPM.

Semarang, Januari 2011 Mengetahui / Menyetujui DPL Kec. Tahunan Kab.Jepara

Dra. Ana Irhandayaningsih NIP. 196801051994032001

IDENTIFIKASI PERMASALAHAN

No. 1.

Permasalahan Lokasi Banyak pengusaha mebel yg terlilit hutang, dikarenakan biaya produksi tinggi, sehingga ratio antara biaya Desa Tahunan produksi dengan harga jual tidak seimbang Pengusaha mebel bersaing dalam mendapatkan pembeli, meskipun harus menjual barang dengan harga serendah-

Sumber ** P

2.

rendahnya,

pengusaha Desa Tahunan mengalami kerugian, hingga mengancam kelangsungan usahanya Semua surat-surat berharga milik sebagian besar pengusaha rela digunakan sebagai agunan demi mendapatkan kredit bank yang tentunya bunga bank tersebut dapat mencekik para pengusaha Dibutuhkan pendidikan seks yang berasal dari pihak ketiga (dari dinas atau mahasiswa), mengingat pendidikan seks ini sensitive, sehingga penyampaiannya pun harus lebih diperhatikan Drainase di kawasan pasar yang tersumbat sampah Beberapa penduduk usia tua yang berpencaharaian sebagai petani belum memiliki WC Terdapat balita yang meninggal karena teridentifikasi gizi buruk Pendataan penyakit hidrosipalus belum maksimal. Administrasi dan data kependudukan desa yang belum baik Kesadaran masyarakat tentang pentingnya KTP, Akta Kelahiran masih rendah Kesadaran masyarakat tentang pentingnya membayar PBB dan PPH masih rendah. Dimana kesadaran masyarakat yang masih rendah untuk membayar pajak dikarenakan meningkatnya tariff pajak yang ditetapkan pemerintah, disisi lain, masyarakat harus menanggung harga produksi mebel yang semakin tinggi Keinginan desa untuk menetapkan sejarah desa Keinginan untuk merealisasikan pembuatan database untuk administrasi desa Pengelolaan pendapatan desa masih kurang maksimal Membutuhkan adanya Sinergi komunikasi masyarakat Pengolahan dan pemanfaatan sampah yang belum baik Kurangnya pengetahuan tentang global warming dan dampaknya

sehingga

menyebabkan

3.

Desa Tahunan

4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.

Desa Tahunan Desa Tahunan Desa Tahunan Desa Tahunan Desa Tahunan Desa Tahunan Desa Tahunan

P P P P P P P

11.

Desa Tahunan

12. 13. 14. 15. 16. 17.

Desa Tahunan Desa Tahunan Desa Tahunan Desa Tahunan Desa Tahunan Desa Tahunan

P P P P P P

Keinginan desa untuk meningkatkan pelayanan Desa Tahunan kelurahan. 19. Kurang maksimalnya pendidikan pada anak usia dini Desa Tahunan Kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya 20. Desa Tahunan pendidikan ** P = Perangkat desa, M = Masyarakat, D = Dinas instansi 18. vertical/stakeholder

P P M

PRIORITAS PEMILIHAN PERMASALAHAN

No. Permasalahan Alasan Pemilihan 1. 2. Kesadaran masyarakat tentang KTP dan Akta Kelahiran merupakan suatu hal yang sangat pentingnya KTP, Akta penting dan wajib dimiliki oleh setiap warga Negara Kelahiran masih rendah Indonesia sebagai tanda kelengkapan dan diakuinya individu di dalam administrasi kependudukan. Namun kenyataannya, masih banyak masyarakat desa tahunan yang belum memiliki KTP dan Akta Kelahiran, karena mereka menganggap kedua hal ini kurang penting. 3. Pendidikan anak usia dini Banyak anak usia dini di desa Tahunan yang hanya bermain tanpa arahan yang tepat bagi perkembangannya, untuk itu, dibutuhkan sarana yang dapat menyalurkan dan meningkatkan kreativitas anak, agar di sela-sela bermainnya, terdapat kegiatan yang lebih bermanfaat dengan mengajarkan mereka tentang tata krama, membaca, menulis, serta memberi ketrampilan menciptakan sesuatu dari kertas, misalnya, sehingga materi yang kami berikan, tidak semata materi yang berat, namun juga diselingi dengan permainan yang mendidik, mengingat usia mereka merupakan usia yang masih ingin bermain dan mudah bosan jika melulu diberi materi yang terlalu berat.

Sebagian besar masyarakat desa Tahunan masih berpendidikan rendah. Bahkan terdapat beberapa anak yang putus sekolah di tingkat SD sekalipun. Awalnya, alasan mereka adalah karena faktor ekonomi, namun pada kenyataannya masyarakat justru lebih tertarik untuk mengikuti arisan-arisan di kampung (arisan motor/ ibu-ibu PKK dan arisan lebaran. Padahal kita tahu bahwa untuk mengikuti arisan tersebut, tentunya masyarakat harus mengeluarkan uang tiap minggu atau tiap bulannya, sedangkan pendidikan untuk anak mereka, seolah-olah justru dikesampingkan, dan anak-anak tersebut justru harus bekerja di sektor utama desa Tahunan, yaitu meubel. Dari

sini dapat disimpulkan bahwa kesadaran mereka sangatlah kurang, dalam hal pendidikan, untuk itu, yang harus dilakukan adalah membantu anak-anak yang memang harus putus sekolah untuk tetap mendapatkan ilmu dari yang kami sampaikan. Jenis sampah terbagi menjadi dua, yaitu sampah organic dan anorganik. Jenis sampah organic merupakan sampah yang mudah hancur dan terurai, tanpa perlu pengelolaan untuk memusnahkannya, namun untuk sampah anorganik, diperlukan teknik pengelolaan tertentu untuk pemusnahannya, karena jenis sampah ini tidak dapat terurai dengan sendirinya, selain itu, sampah plastic atau botol bekas kemasan, dapat dimanfaatkan lagi untuk didaur ulang. Dimana kita tahu bahwa sampah plastic merupakan sampah yang banyak dihasilkan dari aktivitas kita sehari-hari, untuk itu, agar pemusnahan maupun pemanfaatannya menjadi lebih mudah, maka diperlukan pemisahan antara sampah organic dengan anorganik ini. Pengusaha mebel bersaing dalam mendapatkan pembeli, meskipun harus menjual barang dengan harga serendahrendahnya, sehingga menyebabkan pengusaha mengalami kerugian, hingga mengancam kelangsungan usahanya Nampaknya, masyarakat kurang begitu peduli dengan kondisi kerusakan lingkungan yang saat ini terjadi, bahkan semakin parah keadaannya. Padahal memang terlihat hanya masalah sepele bagi pemikiran beberapa masyarakat, namun hal ini memberikan dampak yang besar bagi kelangsungan hidup seluruh makhluk di jagat raya ini. untuk itu, kesadaran masyarakat perlu digerakkan dan merangsang masyarakat untuk melakukan aksi pencegahan terhadap kerusakan lingkungan hidup.

4.

Persaingan yang kurang sehat diantara para pengusaha ukiran. Kurangnya pengetahuan tentang global warming dan dampaknya.

RENCANA PROGRAM KKN PPM No. 1. 2. Nama Program Penyuluhan pendidikan seks bagi para remaja Penyuluhan tentang pentingnya KTP, Akta Kelahiran Penyuluhan tentang pentingnya Sinergi komunikasi masyarakat dan partisipasi dalam kegiatan pemerintahan Standarisasi harga bagi para pengusaha ukiran No. Sektor Bahan LCD, Laptop, Microfon LCD, Laptop, Microfon LCD, Laptop, Microfon Volume Sumber Dana Mahasiswa dan Dinas terkait Mahasiswa dan Dinas terkait Mahasiswa

3.

4.

LCD, Laptop, Microfon.

Mahasiswa

5.

Program pemberdayaan 3S ( Save Our Energy, Save Our Money, Save Our Earth)

LCD, Laptop, Microfon

Mahasiswa dan Dinas Terkait