Anda di halaman 1dari 38

PERBANDINGAN KARAKTER KEANEKARAGAMAN DIANTARA BIOTA

PENGANTAR
Ukuran Biodiversitas harus menjawab dua permasalahan 1. Apa yang harus diukur? 2. Seberapa (appropriate) layak data yang dapat diperoleh

?
Apa yang harus diukur? Ukuran digunakan untuk mengakses keanekaragaman

dari satu atau lebih obyek yang dibandingkan baik berdasarkan seluruh set karakter atau hanya sebagian karakter

Tidak semua karaktek dapat diringkas menjadi satu

bentuk ukuran
Pemilihan satu aspek untuk diukur berarti memilih aspek

biodiversitas yang dapat dilihat untuk mendapatkan nilai yang perlu dikuantifikasi
Contoh Molecular Biologist: menghitung substitusi

dalam sekuen molekul, Taxonomist : meneghitung jumlah spesies, Ecologist: menghitung pembentukan vegeratsi

Bagaimana cara mengukurnya?

Pengukuran biodiversitas sebagai semua aspek

keragaman secara langsung (tidak praktis atau terlalu mahal) Contoh menghitung semua spesies di daerah iklim sedang Pendekatan yang paling realistik membutuhkan pendekatan yang cepat dan paling baik (cepat dan murah)

KARAKTER
Jika keanekaragaman dipandang sebagai kompleksitas

kehidupan yang tidak dapat berkurang, maka tidak ada satupun definisi atau ukuran biodiversitas yang obyektif
Banyak interpretasi nilai biodiversitas dan setiap satu

formula tidak dapat mencakup semua kemungkinan sistem nilai


Namun jika satu formulasi ukuran biodibersitas

menghasilkan nilai maka nilai tersebut dapat menjadi dasar untuk membandikan konsekuensi dan kecenderungannya dengan jenis nilai yang lain

Bagiamana memilih satu nilai yang cukup baik untuk

mengukur biodiversitas?
Pada tingkat paling dasar biodiversitas adalah

perbedaan atau ketidakmiripan


Penerapan ide ini karena organisme yang

kekerabatannya jauh merperlihatkan lebih banyak variasi atau perbedaan

Perbedaan diantara organisme biasanya dapat dilihat

pada substansi biokimia, morfologi, dan tingkah laku


Perbedaan tersebut dapat dijelaskan secara terbalik

dengan pola kemiripan tertentu atau homologi yang biasa digunakan untuk mengklasifikasikan organisme
Deskripsi dari homologi atau karakter (sesuatu yang

digunakan untuk mengkarakterisasikan organisme) merupakan subyek dari taksonomi

Homologi dapat dikenal melalui : (1) uji konjungsi (kehadiran/keberadaan pada organisme

yang sama) (2) Hubungan topologi (kemiripan posisi dalam organisme) (3) Kongruen (distribusi secara bersama dalam organisme) Homologi penting karena penggunaan mereka dalam merekontruksi dugaan filogeni (interpretasi karakter sebagai satu asal evolusi dari nenek moyang yang sama) Dugaan filogeni dapat digunakan untuk menduga distribusi karakter organisme yang belum diamati Oleh karena itu homologi atau karakter dapat dijadikan sebagai salah satu kandidat untuk mendasari adanya perbedaan

Makin besar nilai keanekaragaman yang dimiliki oleh

sekelompok organisme makin besar pula kumpulan karakter yang berbeda


Hubungan antar a nilai keanekaragaman hayati dan

karakter organisme telah banyak diekplorasi pada kontek evaluasi untuk konservasi keanekaragaman hayati

Disamping karena estetik dan hukum intrinsik spesies,

secara umum alassan etik yang paling meyakinkan mengenai konservasi keanekaragam hayati tergantung pada pada penggunaan nilai (bukan nilai dari beberapa spesies yang saat sekarang tereksploitasi tetapi nilai yang menggambarkan nilai potensial dari kisaran keanekaragaman hayati yang paling luas
Ide tersebut kemudian disebut sebagai nilai pilihan

(option value), suatu justifikasi ekonomi terhadap konservasi sebagai suatu bentuk asuransi untuk memastikan kemungkinan penggunaan atau servis dimasa yang akan datang

Reid (1994) option value dari biodiversitas adalah

memaksimalkan kemampuan manusia untuk beradaptasi terhadap perubahan kondisi ekologi, yang pada gilirannya membutuhkan pemaksimalan sisa kapasitas kehidupan untuk beradaptasi terhadap perubahan
Penerimaan terhadap pemikiran tersebut

mengakibatkan fokus nilai biodiversitas beralih dari level spesies (atau katagori lebih tinggi) ke karakter spesies dimana seleksi alam terjadi

MACAM KARAKTER
Dalam kontek mengindentifikasi satu set karakter yang

memiliki kemampuan adaptasi tertinggi terhadap perubahan, karakter memberikan kontribusi nilai hanya jika diekspresikan dalam fenotipe suatu organisme atau keturunannya Sebaga konsekuensi, untuk karakter genetik sangat dimungkinkan bahwa alel resisif memiliki nilai sedangkan substitusi sekuen DNA yang tidak diekspresikan tidak memiliki nilai (makna)

Karakter genetik
1. Sistem yang lebih mendasaru mengenai

keanekaragaman diantara organisme (karena karakter fenotip hasil ekspresi kode genetik)
2. Wilson (1992) meskipun dalam konspes spesies biologi,

spesies merupakan unit dasar namun sumber keanekaragaman adalah pada level gen

3. Penggunaan justifikasi penilaian karakter genetik pada

level intra-spesies berasal dari program selective breeding


4. Nilai karakter genetik telah digunakan pada level

interspesies karena potensinya untukmembentuk organisme trans genik dan keperluan farmasi

Karakter fenotip - Karakter fenotip terutama morfologi merupakan

karakter yang paling sering digunakan karena yang paling mudah dan pertama kali orang dapat melihat atau meresponnya - Contoh Linnaeus membagi kehidupan menjadi mamlia, aves, reptil, amphibia, ikan dan sebagainya - Atau Groombridge membagi organisme menjadi mikroorganisme, tumbuhan tingkat rendah, invertebrata laut dan sebagainya - Pada penglompokan tersebut karakter penggunaan morfologi sangat dominan, sedangkan hubungan genetik dari kelompok monofiletik sama sekali tidak digunakan

Karakter fenotip, atau karakter genetik yang

mendasarinya (seluruh alel dan gen yang ditranskripsi) diduga yang paling dekat terhadap sistem yang digunakan langsung pada manusia
Penggunaan semua justifikasi mengenai karakter sluruh

gene dapat diterapkan pada semua produk fenotifik gene, termasuk molekul.
Secara langsung karakter fenotip mengkin merupakan

alat yang sesungguhnya yang padanya terdapat nilai keanekaragaman

Karakter fungsi Keanekaragaman fungsi dari organisme diharapkan memiliki nilai untuk memelihara integritas eksoistem dan juga servis yang bisa disediakan oleh ekosistem
Sebenarnya ada kesulita bagaimana sistem nilai dapat

diukura berdasarkan karakter fungsi .


Fungsi mencakup fungsi anatomi dan hubungan tropik

organisme

Fungsi mencakup fungsi anatomi dan hubungan tropik

organisme
Paling tidak option value dari karakter morfologi

berhubungan dengan karakter fungsi

DUGAAN KEPEMILIKAN KARAKTER


Jika pemehaman lengkap mengenai perbedaan karakter

tersedia, secara prinsip karakter tersebut dapat digunakan secara langsung untuk mengukur keanekaragaman, tanpa perlu bantuan model evolusi
Namun, karakter tidak dapat dengan mudah dihitung

secara langsung karena jumlah karakter sangat banyak dan pemahaman lengkap mengenai karakter yang digunakan jarang sedia

Dalam praktek, informasi mengenai disttribusi semua

karakter organisme harus diekstrapolasikan dari sejumlah kecil sampel karakter


Distribusi relatif karakter dapat diduga dari genealogy-

nya yang diperoleh dari pohon filogenetik menggunakan model evolusi umum descent with mdification (perubahan karakter diturunkan pada semua keturunan dalam pohon) bersama dengan proses model khusus untuk menduga bagaimana ditribusi karakter berhubungan dengan pola genealogi

Metode kladistik dapat digunakan untuk membedakan

perubahan karakter secara divergen pada sampel dalam upaya membuat pohon kalsifikasi sebagai upaya menduga pola genealogi
Pohon tersebut diharapkan dapat digunakan untuk

menduga perbedaan semua jenis karakter

Permasalahan

- Jika semua karakter bernilai atau tidak ada kepastian karakter mana yang bernilai, satusatunya kriteria untuk membandingkan keanekaragaman adalah menggunakan sampel karakter secara representatif dari semua karakter yang ada

- Sebagai konsekuensi dari pemilihan sistem ,ukuran

keanekaragaman mungkin sangat beragaman karena perbedaan karakter memperlihatkan pola distribusi yang berbeda di antara organisme
- Perbedaan pola kepemilikan karakter ini dijelaskan

melalui model perubahan evolusi karakter

Model Evolusi dari Karakter - Ada tiga model yaitu model empirik, anagenetik clock

model dan cladogenetik model


- Pemilihan model tidak berhubungan dengan metode

yang digunakan untuk membuat pohon, tetapi pada bagaimana kelompok karakter dipilih sebagai sistem nilai keanekaragaman hayati dipercaya dapat berubah karena waktu

Prubahan karakter model empirik menggunakan

perhitungan perbedaan karakter dari sampel sebagai dugaan relatif terhadap seluruh jumlah perbedaan di antara organsime Perhitungan perbedaan karakter diwakili oleh ppemberian skala pada panjang relatif dari cabang suatu pohon Pohon tersebut biasanya memiliki perbedaan panjang cabang dari akar ke setiap terminal yang berbeda, dan disebut pohn metrik

Clock model popler diantara molecular bisologist


biasanya diinterpretasikan akumulasi perubahan

molekuler dengan meningkatnya waktu sepanjang cabang pohon diantara kejadian pembentukan cabang (anagenesis) Karena jumlah perubahan kaarakter berhubungan dengan waktu, panjang cabang dari akar ke setiap terminal yang berbeda cenderung sama. Biasa disebut ultrametrik.

Model kaldogenetik
- Perubahan karakter meningka dengan meningkatnya

kejadian pembentukan percabangan pohon filogenetik

PENGUKURAN UNTUK MEMBANDINGKAN KEANEKARAGAMAN KARAKTER


Kekayaan Karakter (Character richness)

- Jika nilai diberikan kepada karakter berbeda secara

bebas,maka tujuan dari pengukuran bidoversitas adalah memberikan skor lebih tinggi pada kelompok organsime yang memaksimalkan jumlah perbedaan keadaan karakter
- Semua kekayaan karakter dari sekelompok organisme

dapat dimaksimalkan pada pohon metrik dengan panjang cabang proporsional terhadap perubahan karakter dengan memilih kelompok organisme yang memiliki subtree length maksimim

- Kekayaan karakter maksimum dapat diperoleh dengan

cara memaksimalkan maximum subtree length sebagai jumlah panjang cabang dalam alur sepanjang pohon yang menghubungan semua terminal pada kelompok tersebut - Subtree harus diperlakukan sebagai unrooted jika kenaekaragaman pada suatu taksa harus dimaksimalkan
- Pohon ultrametrik yang diperoleh dari model perubahan

clock merupakan kasus khusus

- Pada mohon ini keanekaragaman dimaksimalkan dengan

cara memilih organisme yang terkaya pada organisme yang berdivergensi pertama kali - Tersedianya ukuran kekayaan untuk takson yang lebih tinggi adalah untuk memberikan bobot yang lebih besar kepada takson lebih tinggi yang lebih kaya keetika tida ada informasi panjang cang yang tersedia

Character combinations
- Diduga bahwa besarnya perbedaan kombinasai unik

keadaan pada beberapa karakter nampaknya memiliki option value yang lebih besar.
- Kombinasi tersebut diperlukan dalam bentuk fungsi yang

terintgrasi sebagai upaya untuk melakukan pelayanan ekosistem tertentu sepeti agenbiokontrol harus spesifik untuk organsime tertentu, habitat tertentu, waktu tertentu dsb

- Pendekatan alternatif untuk konservasi tentu saja

memaksimalkan kekayaan dalam perbedaan kombinasi karakter


-

PENGUKURAN KEANEKARAGAMAN SECARA KESELURUHAN


Sejauh ini ukuran keragaman taksonomi yang dijelaskan

diformulasikan untuk memaksimalkan nilai diversitas dari sedikit kelompok taksonomi , yang darinya ada dugaan genealogi dan distribusi geografis.
Pada situasi tersebut memberikan ukuran diversitas yang

tepat terutama untuk kelompok organsime yang sudah diketahui dengan baik, meskipun tidak praktis untuk semua keragaman yang ada (all life).
Ukuran keragaman tasonomi mungkin berbeda dari

ukuran kekayaan spesies ketika jumlah spesies rendah.

Permasalahan
- Biodiversitas concern dengan semua kehidupan,

sehingga ukuran biodiversitas harus dapat menduga diversitas karakter untuk semua organisme - Namun sangat tidak praktis untuk menghitung semua karakter dari satu spesies, jadi sangat tidak praktis untuk menghitung semua spesies yang ada di suatu area - Olehkarena itu informasi distribusi dan hubungan genealogi nampaknya tidak mungkin tersedia untuk semua spesies dalam waktu dekat, bahkan untuk studi yang sangat terbatas sekalipun

Solusi Pengganti - Nilai diversitas dalam hal diversitas karakter , bahwa

biodiversitas tidak harus selalu di nilai menggunakan ukuran taksonomik, namun pendekatan tidak langsung menggunakan metode pengganti yang lebih praktis juga diperbolehkan - Konsekuensi dari identifikasi nilai biodiversitas menggunakan karakter dapat dilihat ketika penempatan biodiversitas secara tradisional dedalam tiga level yaitu gene, spesies, dan ekosistem sebagai pengganti ukuran semua keragaman

Ukuran pengganti diversitas karakter dapat dipilih

untuk keuntungan praktis sehingga informasi tetang distribusinya harus tersedia secara luas dan lebih mudah diperoleh Kekayaan spesies mungkin cukup beralasan untuk digunakan sebagai pengganti kekayan karakter ketika bekerja dengan sejumlah besar spesies Hubungan antara kekayaan spesies dan diversitas karakter akan menguntungkan karena akan mengurangi kebutuhan data dan biaya survei dibandingkan dengan penggunaan ukuran berdasarkan pohon

Dalam kondisi tertentu, kekayaan takson lebih tinggi

dapat menyediakan pengganti untuk nilai akhir kekayaan karakter Pendekatan ini akan mengurangi ekstrapolasi masal ketika dilakukan menggunakan pendekatan grup indikator Juga dapat menghindari asumsi penggunaan lingkungan sebagai pengganti diversitas karakter Prinsip epnggunaan higher taxa didasarkan pada penggunaan lebih banyak genera atau famili akan lebih menggambarkan semua biodiversitas daripada menggunakan lebih banyak spesies

Selain untuk menduga kekayaan spesies, penggunaan

higher taxa juga dapat digunakan untuk menduga keragaman karakter berdasarkan ukuran keragaman pohon jika organisme bersifat monofiletik