Anda di halaman 1dari 36

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Pembangunan Nasional merupakan tanggung jawab semua pihak baik pemerintah, masyarakat dan perguruan tinggi. Dalam pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dan menyeluruh yang berarti bahwa pembangunan itu tidak sekedar menyelelesaikan program pembangunan tersebut bisa akan tetapi bagaimana

berkesinambungan dan berlanjut artinya

pembangunan tidak hanya bersifat material namun juga pembangunan moral bangsa melalui pemberdayaan sumber daya manusia juga menjadi permasalahan kita semua. Hal ini terutama pada kalangan masyarakat intelektual atau mahasiswa sebagai penyambung informasi menuju

pemberdayaan manusia seutuhnya. TAP MPR No. IV/MPR/1973 tanggal 22 Maret 1973 menetapkan bahwa Perguruan Tinggi lebih dikembangkan lagi dan perannya diarahkan antara lain mendidik mahasiswa untuk mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, berjiwa penuh pengabdian serta memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap masa depan bangsa dan Negara. Berangkat dari persoalan tersebut, Pemerintah Republik Indonesia telah mengupayakan berbagai program pengabdian masyarakat melalui Perguruan Tinggi, yaitu dalam rangka melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, kemudian program tersebut berupa kegiatan perkuliahan yang melibatkan mahasiswa secara langsung di lapangan lebih di kenal dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN), dan kegiatan orasionalnya di lakukan oleh mahasiswa di bawah bimbingan Perguruan Tinggi. Landasan inilah yang menjadi dasar bagi Perguruan Tinggi dalam melaksanakan pengabdian masyarakat melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN)

1.2. Maksud dan Tujuan Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bagian pengabdian mahasiswa pada masyarakat, namun juga merupakan suatu permasalahan yang sangat kompleks dan saling berhubungan dalam pembangunan, maka diperlukan penanganan secara pragmatis dan interdisipliner. Untuk itu diperlukan suatu pendidikan yang menjadi bekal bagi

mahasiswa sebagai Calon Sarjana. Secara umum Kuliah Kerja Nyata (KKN) mempunyai empat tujuan, yaitu : 1. Mahasiswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung melalui keterlibatan dalam masyarakat kemudian bagaimana menemukan, merumuskan, memecahkan dan menanggulangi permasalahan

pembangunan secara pragmatis dan interdisipliner. 2. Mahasiswa dapat memberikan pemikiran berdasarkan ilmu, teknologi dan seni dalam upaya untuk menumbuhkan, mempercepat gerak

mempersiapkan kader pembangunan bangsa. 3. Supaya Perguruan Tinggi dapat menghasilkan Sarjana pengisi teknostruktur dalam masyarakat, lebih menghayati kondisi, gerak dan permasalahan yang kompleks yang dihadapi masyarakat dalam

melaksanakan pembangunan. Dengan demikian lulusan Perguruan Tinggi secara relatif menjadi siap pakai dan terlatih dalam menanggulangi permasalahan pembangunan yang lebih pragmatis dan interdisipliner. 4. Meningkatkan hubungan antara Perguruan Tinggi dengan Pemerintah Daerah, instansi teknis dan masyarakat sehingga Perguruan Tinggi lebih dapat berperan dan menyesuaikan kegiatan pendidikan serta penelitiannya dengan tuntunan nyata dari masyarakat yang sedang membangun.

1. 3 Kegunaan KKN Kuliah Kerja Nyata (KKN) mempunyai empat kelompok sasaran yaitu mahasiswa, masyarakat beserta Pemerintah Daerah dan Perguruan Tinggi.

Masing-masing kelompok sasaran memperoleh manfaat dengan adanya Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai berikut : 1. Mahasiswa a) Memperdalam pengertian terhadap cara berpikir dan bekerja secara interdisipliner, sehingga dapat menghayati adanya ketergantungan kaitan dan kerjasama antar sektor. b) Memperdalam pengertian dan penghayatan terhadap pemanfaatan ilmu, teknologi dan seni yang dipelajari bagi pelaksanaan

pembangunan. c) Memperdalam penghayatan dan pengertian mahasiswa terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat dalam melaksanakan

pembangunan. d) Memperdalam penghayatan dan pengertian mahasiswa terhadap seluk beluk keseluruhan dari masalah pembangunan dan perkembangan masyarakat. e) Mendewasakan cara berpikir serta meningkatkan daya penalaran mahasiswa dalam melakukan penelaahan, perumusan dan pemecahan masalah secara pragmatis dan ilmiah. f) Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk melaksanakan pembangunan dan pengembangan masyarakat berdasarkan ilmu, teknologi dan seni secara interdisipliner atau antar sektor. g) Membina mahasiswa menjadi motivator, dinamisator dan problem solver. h) Memberikan pengalaman belajar sebagai kader pembangunan, sehingga terbentuk sikap dan rasa cinta terhadap kemajuan masyarakat. i) Melalui pengalaman bekerja dalam melakukan penelaahan,

merumuskan dan memecahkan masalah secara langsung akan lebih menumbuhkan sifat profesionalisme pada diri mahasiswa dalam arti peningkatan keahlian, tanggung jawab maupun rasa kesejawatan.

2. Desa lokasi KKN dan Pemerintah Daerah a) Memperoleh pemikiran dan bantuan tenaga, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam merencanakan dan melaksanakan

pembangunan. b) Memperoleh caracara baru yang dibutuhkan untuk merencanakan, merumuskan dan melaksanakan pembangunan. c) Memperoleh pengalaman dalam menggali serta menumbuhkan potensi swadaya masyarakat sehingga mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan. d) Memanfaatkan bantuan pemikiran mahasiswa dalam melaksanakan program dan proyek pembangunan yang berada di bawah tanggung jawabnya. 3. Universitas / Perguruan Tinggi a) Memperoleh umpan balik sebagai hasil pengintegrasian mahasiswa dengan proses pembangunan di tengah-tengah masyarakat sehingga kurikulum, materi perkuliahan dan pengembangan ilmu yang di asah di Perguruan Tinggi dan dapat lebih disesuaikan dengan tuntunan nyata dari pembangunan. b) Memperoleh berbagai kasus yang berharga yang dapat digunakan sebagai contoh dalam memberikan materi perkuliahan dan menemukan berbagai masalah untuk pengembangan penelitian. c) Memperoleh merumuskan hasil kegiatan mahasiswa, masyarakat dapat yang menelaah berguna dan bagi

keadaan/kondisi

pengembangan ilmu, teknologi dan seni serta dapat mendiagnosa secara tepat kebutuhan masyarakat sehingga ilmu, teknologi dan seni yang diamalkan dapat sesuai dengan tuntunan nyata. d) Meningkatkan, memperluas dan mempererat kerjasama dengan instansi terkait atau instansi lain melalui kerjasama mahasiswa yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

BAB II KEADAAN UMUM DESA

2. 1 Letak Geografi Desa Desa Kesik merupakan salah satu desa yang berada di wilayah kerja Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur dengan batas-batas sebagai berikut : Sebelah Utara Sebelah Selatan Sebelah Barat Sebelah Timur : Desa Danger : Kalo Jenggik Kecamatan Terara : Desa Loyok : Desa Paokmotong

2. 2. Demografi Desa Desa Kesik terbagi atas 11 dusun :Lelong, Sunkit, Selimur, Munsok, Tengak Bat, Punik Agung, Timbak, Montong Teker, Tengak Timuk, Dasan Baru, dan Anak Dui. Penyebaran penduduk di Desa Kesik berdasarkan pendataan

terakhir oleh kelompok Mahasiswa KKN dan aparatur desa , jumlah Kepala Keluarga (KK) yang tersebar pada 11 dusun dengan jumlah 7339 jiwa dengan penduduk laki-laki 3.526 jiwa dan perempuan 3813 jiwa dengan status Warga Negara Indonesia (WNI).

2. 3

Potensi Desa a. Luas Wilayah Luas Wilayah Desa Kesik sekitar 633.30 Ha. b. Penggunaan Tanah Desa Kesik memiliki potensi sumber daya alam berupa lahan pertanian yang dimanfaatkan sebagai lahan pertanian yang menjadi sumber pendapatan utama penduduk Desa Kesik, adapun pemanfaatan yang lain dari tanah yang ada di Desa Kesik adalah sebagai permukiman penduduk, ternak merupakan salah satu mata pencarian sampingan.

c. Hasil-hasil Produksi Pertanian 1. Tanaman Pangan Masyarakat Desa Kesik sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani. Tanaman Pangan yang dihasilkan antara lain Padi, Kacang Kedele,Cabe, Bawang Merah, Mentimun, Kacang Tanah dan Jagung. Dengan komoditi utama adalah Padi. Sedangkan sayuran hanya sebagai komoditi sampingan untuk konsumsi sehari-hari. 2. Peternakan Masyarakat Desa Kesik mempunyai mata pencaharian sebagai petani yang juga mempunyai ternak sebagai usaha sampingan, Jenis ternak yang terdapat di Desa Kesik antara lain :ayam kampung, ayam ras, itit/bebek, kambing, domba, sapi perah, sapi biasa, kuda. 3. Perkebunan Hasil produksi pertanian di Desa Kesik berupa hasil perkebunan antara lain kelapa, tembakau, dll. d. Penduduk 1. Pendidikan Rincian pendidikan masyarakat Kesik dari 11 dusun yang ada dapat dilihat dalam tabel berikut:
Jenjang Pendidikan SD SMP SMA D1 D2 D3 S1 Tidak Tamat SD Jumlah 2117 Jiwa 933 Jiwa 955 Jiwa 6 Jiwa 24 Jiwa 23 Jiwa 51 Jiwa 2933 Jiwa Persentase 28.84 % 12.71 % 13.01 % 0.08 % 0.32 % 0.31 % 0.69 % 39.01 %

2. Mata Pencaharian Rincian mata pencaharian masyarakat Kesik dari 11 dusun yang ada dapat dilihat dalam tabel berikut:
Mata Pencaharian Petani Buruh Tani PNS Pedagang Buruh Swasta Lain-lain Jumlah 1.078 orang 898 orang 44 orang 80 orang 29 orang 546 orang Persentase 14,68 % 12,23 % 0.59 % 1,09 % 0,39 % 7,43 %

e. Hasil Kerajinan dan Industri Desa Kesik memiliki hasil kerajinan tangan/industri kecil berupa Kerajinan Bata merah.

2.4 Sosial Budaya dan Pendidikan a. Adat istiadat yang masih dilaksanakan Adat istiadat yang masih berlaku di desa Kesik, seperti:maulid adat, lebaran adat, dan sorong serah. b. Kesenian yang menjadi kesukaan dan perkembangannya Adapun kesenian yang digemari oleh masyarakat Desa Kesik adalah Cilokak kesenian ini yang sedang dikembangkan karena maraknya acaraacara yang menampilkan kesenian adat ini dan tingginya antusias masyarakat terhadap kesenian ini. c. Pendidikan sekolah yang ada di desa Pendidikan Sekolah yang ada di desa dapat dilihat dalam tabel berikut:
Sekolah PAUD SD MI Jumlah 2 4 2 Sekolah MTs SMK MA Jumlah 2 1 2

2. 5 Kebersihan Lingkungan dan Kesehatan a. Sumber Air Minum , Mencuci, dan Mandi Sumber air untuk keperluan minum, mencuci, dan mandi bagi masyarakat Desa Kesik berasal sumur pompa, sumur gali, hidran umum, perpipaan, dan PDAM. b. M. C. K (Mandi, Cuci, Kakus) Pada 11 dusun yang ada, yaitu,Lelong, Sunkit, Selimur, Munsok, Tengak Bat, Punik Agung, Timbak, Montong Teker, Tengak Timuk, Dasan Baru, dan Anak Dui. Kebutuhan MCK telah memanfaatkan fasilitas pribadi yang telah tersedia di masing-masing rumah penduduk. c. Pengobatan dan Pelayanan Kesehatan Untuk keperluan pengobatan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Desa Kesik telah tersedia sebuah Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di Desa Kesik. Untuk pelayanan kesehatan lainnya setiap bulan (berdasarkan jadwal) petugas kesehatan datang ke dusun-dusun untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat khususnya ibu hamil, balita, dan lansia lewat program Posyandu.. Posyandu di Desa Kesik mempunyai kegiatan antara lain: penimbangan balita, imunisasi, pelayanan KB, kegiatan penyuluhan mengenai pentingnya kesehatan ibu dan anak, pentingnya kesehatan bagi para lansia, pemberian makanan tambahan kepada balita serta Pemberian Makanan Tambahan untuk Air Susu Ibu (PMTASI). Melalui desa dari Dinas Kesehatan juga telah tersalurkan kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) yang ditujukan kepada masyrakat kurang mampu. d. Keadaan Rumah Penduduk dan Kebersihan Lingkungan Keadaan rumah penduduk serta kebersihan lingkungannya cukup baik. Sebagian besar perumahan penduduk sudah permanen dan semi permanen juga masih terdapatnya rumah-rumah adat berbentuk rumah panggung berhalaman. Untuk kebersihan, secara umum kondisi

lingkungan desa Kesik sudah cukup bersih namun terdapat beberapa RT yang masih belum memahami pola hidup bersih. Hal ini terlihat dari masih

adanya saluran-saluran air yang belum dibersihkan dan tersumbat sehingga masih perlu mendapatkan pembinaan lebih lanjut.

2. 6

Sarana dan Prasarana Transportasi a. Panjang dan Kelas Jalan Jalan di DesaKesiksecara umum dapat dipaparkan sebagai berikut, untuk jalan yang dimiliki oleh masing-masing dusun jumlah secara keseluruhannya adalah 24,7 Km, untuk jalan desa/jalan yang biasa digunakan panjang secara keseluruhan yang melintasi desa kesik adalah sepanjang 7 Km, dan jalan kabupaten yang melintasi kesik adalah sepanjang 1,2 Km. sedangkan jembatan yang biasa digunakan untuk jalur perhubungan masyarakat sehari-hari pangjang secara keselurahan dari 11 dusun yang ada adalah 10 Km. b. Jumlah dan Jenis Alat Transportasi DesaKesik memiliki fasilitas kendaraan umum yang memadai. Kendaraan-kendaraan yang menjadi alat transportasi pada umumnya adalah kendaraan engkel(mini bus), Truck,Pick Up, Ojek,Dokar/delman yang memang beroperasi sebagai alat trasportasi umum. Jenis alat tranportasi terbanyak di desa Kesik adalah Sepeda Motor.

2. 7 Administrasi Desa, Kelembagaan Dan Struktur Organisasi Desa Administrasi desa yang ada di desa Kesik terkategori baik dengan upaya pembenahan yang terus dilakukan guna mengejar ketertinggalan dari desadesa yang telah mapan.

BAB III PERMASALAHAN DESA

Pembangunan pedesaan merupakan salah satu sentral perhatian dalam Pembangunan Nasional yang diarahkan guna mencapai cita-cita Pembangunan Nasional yakni terciptanya masyarakat adil dan makmur merata meterial dan spiritual dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia terutama diwilayah pedesaan. Tujuan tersebut seringkali menjadi terhambat dalam pelaksanaannya disebabkan oleh kompleksitas permasalahan yang terdapat dipedesaan dimana hal ini menuntut perhatian dan partisipasi berbagai pihak untuk mengatasinya. Berdasarkan pengalaman kami selama melaksanakan observasi lapangan dengan interval waktu 1 minggu dan seiring waktu pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata di Desa Kesik terdapat beragam permasalahan yang menyangkut berbagai bidang. Bidang tersebut beserta berbagai permasalahannya meliputi : 3.1 Bidang Administrasi dan Pemerintahan Desa Pada bidang Administrasi sudah cukup bagus.Namun, dengan Kepala Desa yang baru diangkat sekitar 4 Bulan maka kaur-kaur yang ada di kantor desa belum lengkap. Inilah yang menjadi salah satu kegiatan mahasiswa KKN, yaitu membantu menghandel tugas kaur-kaur yang belum lengkap tersebut. Misalnya membantu melayani masyarakat dalam membuat surat-surat. 3.2. Bidang Pengembangan Potensi Desa a. Belum adanya usaha untuk mengembangkan lapangan pekerjaan untuk menampung pekerja yang produktif di desa. b. Pemanfaatan hasil perkebunan dan Pertanian yang masih belum dikelola dengan baik, hal ini disebabkan karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dan masalah permodalan. c. Masyarakat terutama pemuda/pemudi lebih melihat peluang kerja disektor formal yang dianggap lebih baik sehingga potensi-potensi desa kurang dioptimalkan. d. Minimnya motivasi berwiraswasta sebagai sumber penghasilan utama.

10

3. 3 Bidang Pendidikan danSosial Budaya DesaKesik merupakan desa yang besar dimana terdapat11 dusun, sebagian dusunnya masih merupakan desa yang tertinggal terutama masalah pendidikan yang dimana banyak terdapat buta aksara dan anak-anak yang putus sekolah. beberapa permasalahan antara lain : a. Banyaknya anak putus sekolah serta rendahnya motivasi untuk sekolah b. Kurangnya sarana dan prasarana pendukung disekolah, seperti : perpustakaan, buku-buku paket atau modul, dan alat-alat olah raga. c. Kurangnya perhatian orang tua terhadap pendidikan anaknya. 3.4 Bidang Produksi a. Minimnya pemahaman petani tentang pengolahan lahan pasca panen b. Masih kurangnya pengetahuan masyarakat tentang metode pemupukan yang baik dan macam-macam pupuk Organik. c. Masih kurangnya tenaga kerja yang ada dan belum terampilnya tenaga kerja tersebut. d. Masih belum adanya kelompok usaha kecil menengah dan individu yang belum memahami prosedur untuk memperoleh kredit lunak. 3. 5 Bidang Kebersihan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat Ada beberapa permasalahan yang dihadapi pada bidang ini antara lain : a. Kurangnya motivasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. b. Belum meratanya kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat 3. 6 Bidang Sarana dan Prasarana Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Kesik dalam bidang sarana dan prasarana antara lain : a. Belum lengkapnya sarana kebersihan seperti tempat pembuangan sampah umum. b. Belum adanya gedung serba guna yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dalam melaksanakan berbagai kegiatan kemasyarakatan.

11

3.7 Keluarga Berencana (KB) a. Tanggapan Pemuka adat/Masyarakat terhadap Keluarga Berencana Pemuka adat atau masyarakat memberikan tanggapan yang positif terhadap gerakan KB dan telah banyak memberikan dorongan kepada masyarakat untuk ikut melaksanakan program Keluarga Berencana. Hal tersebut dapat dilihat dari minat masyarakat untuk ikut ber-KB yang semakin meningkat. Masyarakat sudah merasakan manfaat dan pentingnya ber-KB. Dengan demikian, pelaksanaan program KB di Desa Kesik dapat dikatakan berhasil.

12

BAB IV PROGRAM KEGIATAN KKN DI DESA KESIK

Penyusunan rencana program kerja Kuliah Kerja Nyata Universitas Mataram pada semester genap tahun 2011/2012 di Desa Kesik, ditetapkan

berdasarkan hasil observasi, Loka Karya dengan aparat desa (kepala dusun, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, masyarakat secara umum dan aparatur di posko KKN) pada tanggal 26-28 Januari, program kerja tersebut adalah sebagai berikut : 4.1. Bidang Pendidikan, Sosial Budaya, Spiritual dan Keagamaan a. Bimbingan Belajar Membaca Al-Quran di TPA b. Kegiatan Bimbingan Belajar dan Pemberantasan Buta Aksara c. Membantu Pengajaran di SD d. Bimbingan Belajar e. Kegiatan Pramuka f. Pembentukan Karakter Bangsa 4.2. Bidang Kesehatan a. Membantu Pelaksanaan Posyandu dan Penyuluhan Penyakit diare b. Penyuluhan HIV Aids dan Narkoba 4.3. BidangAdministrasi dan Pemerintahan Desa a. Penyempurnaan Administrasi Desa 4.4. Bidang Kebersihan dan Lingkungan Hidup a. Gotong Royong b. Penghijauan (Reboisasi) dan Pemberian Bibit Tanaman 4.5. Bidang Penunjang a. Lomba Cerdas Cermat, Azan, dan Hafal Ayat Pendek tingkat SD yang diadakan dalam rangka memperingati maulid nabi Muhammad SAW b. Membantu panitia pelaksana Maulid di masing-masing dusun-dusun c. Mengikuti Kegiatan Maulid

13

BAB V PELAKSANAAN DAN PEMBAHASAN KEGIATAN KKN DI DESAKESIK

A. Pembahasan Pelaksanaan di Desa Desa Kesik merupakan salah satu desa binaan yang ditetapkan oleh Universitas Mataram untuk mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Desa ini terletak diwilayah Kecamatan Masbagik Lombok Timur. Jumlah peserta Kuliah Kerja Nyata kali ini adalah 11 orang mahasiswa Universitas Mataram yang berasal dari 4 fakultas yang ada. Selanjutnya mengadakan kegiatan selama satu setengah bulan yang dimulai dari tanggal 25 Januari sampai dengan 6 Maret 2012. Program program yang telah dilaksanakan disesuaikan berdasarkan kondisi dan permasalahan yang dihadapi oleh Desa Kesik berupa program yang berkaitan dengan program dalam Bidang Pendidikan, Sosial budaya, Spiritual dan Keagamaan,Bidang Kesehatan, Bidang Administrasi Desa, Bidang Kebersihan dan Lingkungan Hidupdanjuga program penunjang yang lain. Adapun program yang telah dilaksanakan adalah sebagaimana diuraikan di bawah ini : 1. Bidang pendidikan, Sosial Budaya, Spiritual dan Keagamaan a. Bimbingan Belajar Membaca Al-Quran di TPA (Taman Pendidikan Al-Quran) Masyarakat Desa Kesik bisa dikatakan sangat peduli terhadap pendidikan Al-Quran bagi anak-anak mereka. Disetiap dusun terdapat tempat anak-anak mengaji dan yang biasanya disebut dengan TPA (Taman Pendidikan Al-Quran). Untuk kegiatan pengajaran mengaji mahasiswa KKN mengkhususkan di Dusun Timbak dan Tengak Timuksetiap magrib,karena tempat mengajar ngaji berdekatan dengan posko KKN.

14

Tujuan dan Sasaran a. Tujuan : Tujuan bimbingan belajar membaca Al-Quran yaitu : 1. Untuk meningkatkan kemampuan anak-anak dalam membaca AlQuran dan menambah ilmu pengetahuan maupun wawasan. 2. Terciptanya kesadaran anak-anak untuk mencintai Al-Quran sehingga bisa tercermin dalam kehidupan sehari-hari. 3. Memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang pentingnya belajar Al-Quran. b. Sasaran : Sasaran dari bimbingan belajar membaca Al-Quran ini yaitu anakanak yang berusia 15 tahun kebawah. Lokasi dan Waktu Kegiatan Lokasi Waktu : Mushalla dusun Timbak dan Tengak Timuk : 27 Januari 2012 04 Maret 2012

Hambatandan Pemecahannya Hambatan : Hambatan dalam kegiatan ini yaitu lebih dikarenakan dari pihak anak didik, karena banyak diantara mereka yang tidak serius dalam

kegiatan belajar mengaji sehingga menyebabkan terganggunya kegiatan belajar mengajar. Pemecahannya : Upaya penyelesaian dalam memecahkan masalah ini yaitu dengan mengadakan pendekatan pada anak didik sehingga bisa lebih tenang dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Faktor Pendukung Faktor pendukung dalam program ini adalah dukungan dari masingmasing pimpinan TPA serta antusias masyarakat. Hasil Kegiatan Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan dan evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa program ini berjalan dengan baik dan lancar sesuai

15

yang kami harapkan. Ini terlihat dari antusias anak-anak dalam semangat belajarnya. Koordinator Kegiatan : Nama Mahasiswa NIM Fakultas : Sri Ayuni : A1A 008 091 : Ekonomi

b. Kegiatan Bimbingan Belajar dan Pemberantasan Buta Akasara Membaca merupakan kunci memasuki dunia pengetahuan yang maha luas.Membaca adalah jembatan untuk menguasai dan menerapkan ilmu pengetahuan kedalam kehidupan sampai tercapai tatanan yang lebih baik dan sejahtera. Membaca juga merupakan proses awal dalam sebuah perubahan menuju masyarakat yang maju.membaca (keaksaraan) akan mempermudah seseorang untuk memahami informasi terkait bidang kerja dan berbagai aspek bidang lain menyangkut peningkatan kualitas hidup .Sehingga tidak heran di Desa Kesik Kec. Masbagik, Kab. LOTIM melaksanakan kegiatan bimbingan belajar dan pemberantasan buta aksara pada sejumlah siswa-siswi sekolah dasar khususnya di SDN 1 KESIK. Oleh karena itu, berdasarkan hasil observasi dan juga saran dari para tokoh masyarakat maka kami dari rekan KKN UNRAM Gel.I t.a 2012 sepakat untuk membantu memberikan pengajaran bimbingan belajar serta memberantas buta keaksaraan khususnya pada sejumlah siswa-siswi SDN 1 KESIK yang masih belum dapat membaca dengan baik dan lancar. Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk memberantas kebodohan dan keterbelakangan suatu masyarakat.Hal ini sangat berkaitan dengan dengan sejarah suatu bangsa dimana umumnya Negara-negara miskin dan korban jajahan memiliki penduduk dengan tingkat buta aksara yang tinggi. Kami mengetahui bahwa Pemberantasan buta aksara merupakan suatu hal yang tidak mudah namun juga tidak mustahil untuk dilakukan upaya pemberantasan buta aksara dan puji syukur utuk kegiatan ini mendapat respon dan sambutan yang antusias, terbukti dengan begitu ramainya

16

siswa-siswi yang mendatangi lokasi pengajaran setiap sorenya yang bertempat di SDN 1 KESIK. Mereka terlihat begitu bersemangat dan antusias untuk mendapat bimbingan belajar dari rekan-rekan KKN yang diadakan setiap 3 kali dalam 1 minggu. Lokasi dan waktu kegiatan Program Kegiatan BIMBEL dan Pemberantasan buta aksara. Lokasi Waktu Jenis kegiatan Program bimbingan belajar Untuk program inti dari tim KKN yang dilaksanakan adalah memberikan pelatihan dan bimbingan belajar khususnya dalam bidang matematika dan bahasa inggris. Program Pemberatasan buta aksara. Dalam membantu kegiatan sekolah dalam pemberantasan buta aksara pada anak didiknya, kami para rekan-rekan KKN dipercaya untuk memberikan pengajaran secara berkala dan intensive dalam rangka menuntaskan buta aksara. Sasaran Kegiatan Sasaran kegiatan ini adalah untuk memberantas buta : SDN 1 KESIK : 6-30 Februari 2012

keaksaraan yang dihadapi oleh sejumlah murid di SDN 1 KESIK dan memerangi kebodohan sehingga dapat mencerdaskan generasi muda kita. Hambatan dan Penyelesaian Masalah Hambatan : Rendahnya daya tangkap siswa dalam menerima pengajaran. Penyelesaian masalah : Tak henti memberikan dorongan spirit, semangat dan motivasi kepada siswa agar tidak malas belajar serta terus giat menuntut ilmu agar bisa menjadi siswa-siswi yang berprestasi.

17

Koordinator : Nama Nim Fakultas :WAHYU GUMANTI : EID 107 118 : Keguruan dan Ilmu Pendidikan

c. Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Pendidikan merupakan bahan konsumsi wajib

masyarakat.Pemerintah dalam perannya hendaknya menyediakan wahana tempat melaksanakan pendidikan baik itu formal maupun informal.Oleh karena itu, dari hasilobservasi yang kami lakukan di sekolah, kami temukan bahwa masih kurangnyatenaga pengajar terutama di SDN1 Kesik. Untuk itu kami dari KKN Unram gel. I t.a. 2012 berinisiatif melaksanakan program ini kami laksanakn agar waktu belajar siswa-siswi di sekolah dapat optimal. Hal ini kami lakukan mengingat pentingnya sekolah sebagai wadah bagi para siswa dalam menuai ilmu pengetahuan sebagai bekal mereka untuk masuk ke jenjang yang labih tinggi. Lokasi dan waktu kegiatan : Lokasi : SDN 1 Kesik Waktu : 29-4 Maret 2012 Sasaran kegiatan : Kegiatan ini ditujukan untuk seluruh siswa siswi di SDN 1 Kesik. Adapun materi yang kami berikan adalah mata pelajaran Matematika, Pancasila, Bahasa Indonesia dan IPA Hambatan dan pemecahan masalah : a). Hambatan : - Minimnya buku panduan untuk siswa. - peserta didik kurang memperhatikan materi yang disampaikan b). Pemecahan masalah : Kami mengajar dengan berbagai metode yang diharapkan dengan metode tersebut tidak membuat peserta didik cepat bosan dalam.

18

Koordinator Nama NIM Fakultas : SOWANTO : E1R 008 026 : Keguruan dan Ilmu Pendidikan

d. Kegiatan Pramuka Kegiatan Pramuka merupakan ajang pembentukan karakter disiplin Pesertanya. Kegiatan pramuka ini sangat tepat ditujukan untuk kalangan pelajar, sehingga sering di terapkan di sekolah-sekolah sebagai kegiatan ekstrakulikuler, baik di sekolah SD sampai dengan SMA bahkan perguruan inggi. Kegiatan pramuka sering sekali di terapkan di sekolah karna membantu dalam mengembangkan ilmu pengatahuan dan

kedisiplinan, Tetapi sekolah dipedesaan khususnya desa kesik, kegiatan pramuka tidak berjalan dengan lancer.Di sini pramuka mempealajari tentang latihan PBB dalam baris berbaris dan menguasai dasar-dasar tentang kepramukaan serta dalam gerakan dalam menggunakan tongkat dan bendera.Sasaran kedepannya siswa bisa menjadi lebih disiplan dan terbentuknya karakter bangsa. Di SDN 1 Kesik Pramuka ini jarang sekali di laksanakan dengan alasan tidak adanya Pembina dan dukunga dari dewan guru maka dalam sekarang ini kita dari tim KKN UNRAM menggalakkan kembali kegiatan Pramuka, dengan tujuan siswa-siswi di SDN 1 Kesik tahu bagaimana baris berbaris, serta bisa penggunaan tongkat dan bendera. Program kegiatan pramuka ini sangat berjalan lancer, banyak siswa-siswi yang antusias ikut serta didalamnya.Dan hasilnya mereka mampu menerapkan hasil latihan PBB (Pelatihan Baris Berbaris) dalam kegiatan upacara bendera rutin senin pagi. Dari hari pertama latihan pramuka ini para siswa belum mengenal PBB , maka Pada hari selanjutnya tim KKN UNRAM memperkenalkan dan menjelaskan serta mempraktekkan latihan PBB tersebut pada hari

19

selanjutnya TIM KKN UNRAM memberikan materi yaitu tentang dasadarma pramuka dan trisatya. Lokasi dan waktu kegiatan Lokasi Waktu Jenis kegiatan KKN UNRAM melaksanakan kegiatan pramuka agar siswa bisa memahami gerakan dari PBB yaitu dalam baris berbaris dan lainlain.serta membantu latihan upacara bendera. Dalam membantu latihan upacara bendera,rekan-rekan KKN di percaya menjadi pengajar dalam latihan tsb. Seperti melatih pemimpin, pengerek bendera dan petugas lainnya. Sasaran kegiatan Siswa-siswi SDN 1 KESIK. Hambatan dan penyelesaian masalah Hambatan: Kurangnya perlengkapan dalam latihan Tidak adanya Pembina dari sekolah : SDN 1 kesik kecamatan : Kamis 2 februari sampai 1 maret tahun 2012

Penyelesian masalah Memakai alat seadanya, Meminta perwakilan dewan guru untuk trus menghidupkan kegiatan pramuka Bekerja sama dengan pihak sekolah Koordinator Nama NIM Fakultas : SURIYANTO : A1A 008 105 : EKONOMI

20

e. Pembinaan Karakter Budaya Bangsa Karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesam amanusia, lingkungan, dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tatakrama, budaya, dan adat istiadat. Pembinaan Karakter Bangsa Merupakan kegiatan yang dilakukan untuk pembinaan karakter bangsa pada anak-anak dan masyarakat desa Pembinaan Karakter Budaya Bangsa merupakan kegiatan yang dilakukan untuk pembinaan karakter bangsa pada anak-anak dan masyarakat Desa Kesik. Pembinaan Karakter ini dimaksudkan untuk mendidik anak-anak dan masyarakat Desa Kesik agar memiliki karakter yang kuat, bersikap jujur, disiplin, dan bertanggungjawab. Mempunyai perilaku yang baik, sopans antun, berbudi pekerti dan memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi. Pembinaan karakter budaya bangsa ini dilakukan oleh mahasiswa KKN setiap hari pada saat mengajar di TPQ, mengajar bimbel di sekolah, kegiatan pramuka di SDN 1 Kesik, dan pada saat berkunjung ke rumahrumah warga desa kesik. Pembinaan karakter yang dilakukan oleh mahasiswa ini meliputi : Semangat Kebangsaan, Cinta Tanah Air, Religius, Jujur, Disiplin, Mandiri, Percaya Diri, Kerja Keras, Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Peduli Lingkungan, dan BertanggungJawab. Lokasi dan waktu kegiatan Lokasi : di rumah-rumah warga desa kesik, di tempat-tempat TPQ, dan di sekolah. Waktu : Pada saat mengajar ngaji di TPQ, pada saat mengajar bimbel di SDN 1 Kesik, pada saat membina pramuka di SDN 1 Kesik, dan pada saat berkunjung ke rumahrumah warga.

21

Jenis Kegiatan Pembinaan Karakter Budaya Bangsa Mahasiswa melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebagai upaya penanaman nilai-nilai karakter kepada warga masyarakat yang meliputi komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME), diri sendiri, sesama, lingkungan, maupun kebangsaan sehingga menjadi manusia insan kamil. Sasaran kegiatan Sasaran kegiatan ini ialah untuk meningkatkan kesadaran akan nilai karakter bangsa Indonesia pada masyarakat.

Hambatan dan penyelesaian masalah Hambatan : Sulitnya berkomunikasi dengan warga, karena warga tidak bias berbahasa Indonesia (warga berbahasa sasak), sementara sebagian mahasiswa berasal dari luar Lombok dan tidak mengerti bahasa sasak. Penyelesaian masalah : Setiap kali pergi bersilaturahmi dengan warga dalam rangka kegiatan ini, tetap harus mengajak mahasiswa yang mengerti bahasa sasak. Koordinator : Nama NIM Fakultas : FKIP : FAHMI YAHYA : E1Q 008 017

22

2.

Bidang Kesehatan a. Membantu Pelaksanaan Posiandu dan Penyuluhan Penyakit Diare Kegiatan Posyandu merupakan kegiatan swadaya dari masyarakat di bidang kesehatan dengan penanggung jawab kepala desa.Pelayanan posyandu adalah suatu bentuk keterpaduan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di suatu wilayah kerja Puskesmas.Tempat pelaksanaan pelayanan posyandu di balai dusun yang ada di desa Kesik.Waktu pelaksanaannya satu bulan sekali.Konsep Posyandu berkaitan erat dengan keterpaduan. Keterpaduan yang dimaksud meliputi keterpaduan dalam aspek sasaran, aspek lokasi kegiatan, aspek petugas penyelenggara, aspek dana dan lain sebagainya.Posyandu dimulai terutama untuk melayani balita (imunisasi, timbang berat badan), ibu hamil dan menyusui. Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk meningkatkan kesehatan pada masyarakat khususnya balita, ibu hamil dan ibu

menyusui.Kepedulian masyarakat terhadap kesehatan sangat rendah terbukti dengan kurangnya antusiasme warga dalam mengikuti

pelaksanaan posyandu.Namun dibeberapa dusun masih terdapat para warga masyarakat yang masih memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kesehatan pada balitanya. Di samping itu, tim KKN dipercaya untuk memberikan penyuluhan penyakit diary, khususnya pada balita. Oleh karena itu, diharapkan ibu-ibu menjaga kesehatan bayinya sehingga terhindar dari penyakit yang berbahaya yaitu penyakit diary. Lokasi dan waktu kegiatan Program Kegiatan Penyuluhan Lokasi Waktu : semua dusun yang ada di desa Kesik : 6-22 Februari 2012

Program membantu kader posyandu menimbang berat badan balita Lokasi Waktu : semua dusun : 6-22 Februari

23

Jenis kegiatan Program Kegiatan Penyuluhan Untuk program inti dari tim KKN yang dilaksanakan adalah memberikan penyuluhan tentang penyakit diary, terutama

balita.Dalam membantu kegiatan posyandu menimbang berat balita untuk mengetahui tingkat perkembangan serta pertumbuhan balita. Sasaran Kegiatan Sasaran kegiatan ini adalah untuk meningkatkan dan menjaga kesehatan, terutama balita, ibu hamil dan ibu menyusui. Hambatan dan penyelesaian masalah Hambatan : Kurangnya kepedulian ibu terhadap kesehatan bayinya. Lokasi yang sulit dijangkau serta jalan yang rusak menyebabkan para ibu kurang antusias mendatangi lokasi posyandu. Penyelesaian masalah : Lebih meningkatkan sosialisasi betapa pentingnya kesehatan balita. Mencari lokasi yang mudah dijangkau. Koordinator : Nama Nim Fakultas : Pebrina Komala Sari : EIC 108 079 : Keguruan dan Ilmu Pendidikan

b. Penyuluhan HIV Aids dan Narkoba AIDS adalah penyakit yang disebabkan oleh virus berbahaya (HIV).Sedangkan Narkoba merupakan obat-obatan terlarang yang saat ini sedang mempengaruhi dan merusak generasi muda bangsa. Bertolak dari hal tersebut kami mengadakan program penyluhan yang bertujuan memberikan informasi tentang efek negatif yang sangat besar terhadap bahaya HIV aids dan narkoba.

24

Meninjau perilaku remaja masa kini Khususnya desa kesik tidak luput dan sangat rentan terhadap pengaruh bahaya narkoba dan semacamnya. Hal ini nampak dari prilaku remaja sehari-hari yang menunjukan kecendrungan mendekati hal demikian. Hiv aids dan penyalah gunaan narkoba merupakan dua masalah pokok yang sering menjadi kehawatiran akhir-akhir ini. Mengingat sangat mudahnya untuk

mendapatkan barang haram tersebut. Dengan mengenalkan jenis, dampak positif dan negatif serta bahaya dari narkoba dan hiv aids diharapkan akan mampu mencegah remaja-remaja yang ada di desa kesik untuk menjauhi narkoba dan hal yang bisa mengarah HIV Aids. Tujuan dan Sasaran Tujuan : - Tujuan penyuluhan bahaya HIV AIDS DAN NARKOBA yaitu : - Untuk mengenalkan dampak-dampak dan bahaya narkoba - Untuk mencegah terjadinya sex bebas yang berdampak pada bahaya HIV AIDS - Memancing semangat pemuda untuk mengkampanyekan bahaya HIV AIDS DAN NARKOBA. Sasaran : Sasaran dari penyuluhan bahaya HIV AIDS DAN NARKOBA ini yaitu siswa-siswi MTs NW Kesik (remaja desa kesik). Lokasi dan Waktu Kegiatan Lokasi : Aula MTs Al Majidiah NW Kesik

Hari/Tanggal : Kamis, 16 Pebruari 2012 Waktu :Pukul 09.30 Wita

Jumlah Peserta:100orang Hambatandan Pemecahannya Hambatan : Hambatan dalam kegiatan ini yaitu menentukan waktu yang tepat agar tidak menghambat proses belajar mengajar di MTS

25

NW Kesik serta kegiatan keagamaan yang sedang berlansung (Maulid Nabi Muhammad SAW). Menghimpun remaja sebagai target penyuluhan

Pemecahannya : Upaya penyelesaian dalam memecahkan masalah ini yaitu dengan mengadakan bersama pihak sekolah. Diadakan disekolah

Faktor Pendukung Faktor pendukung dalam program ini adalah dukungan dari Dinas Kesehatan serta antusias Siswa sebagai tujuan penyuluh serta pihak sekolah untuk suksesnya program penyuluhan Hasil Kegiatan Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan dan evaluasi yang dilakukan menunjukkan bahwa program ini berjalan dengan baik dan lancar sesuai yang kami harapkan. Koordinator Kegiatan : Nama Mahasiswa NIM Fakultas : LALU AMNIRULLAH : E1Q 008 008 : FKIP

3.

Bidang Administrasi dan Pemerintahan Desa a. Penyempurnaan administrasi Desa Untuk penyempurnaan administrasi desa masih banyak yang harus di lakukan, karena pemerintahan yang ada di desa kesik baru saja mengalami pergantian kepemimpinan. Sehingga masih perlu banyak mengalami penyempurnaan di dalam struktur pemerintahan desa. Hal-hal yang kami lakukan dalam menyempurnakan administrasi desa adalah membantu para pegawai desa untuk melayani masyarakat yang berkepentingan dengan desa, misalnya misalnya dalam pembutan KTP, surat keterangan pindah atau domosili. Selain itu kami juga membantu dalam pembuatan struktur

26

organisasi desa yang baru dan mendata penduduk untuk memperbaharui data penduduk yang ada di kantor desa Kesik. Di dalam melaksanakan kegiatan ini kami masih banyak mengalami kendala, karena bagian administrasi dan kelengkapan Desa Kesik bisa di katakan belum lengkap.Sehingga sebagian mahasiswa harus bergantian atau memiliki jadwal untuk membantu kepala desa dan sekretaris desa. Hasil dari kegiatan ini adalah rapinya arsip desa yang ada di kantor desa Kesik dan terbentuknya kesadaran pada perangkat desa untuk

melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Lokasi dan waktu kegiatan Program Penyempurnaan Administrasi Desa Lokasi Waktu : Kantor Desa Kesik : 27 Januari 4 Februari 2012 (Senin Jumat)

Jenis Kegiatan Program Penyempurnaan Administrasi Desa Untuk program ini kami melakukan kegiatan membantu pegawai desa dalam pembuatan KTP,surat keterangan pindah atau domosili dan memebnatu merapikan struktur organisai desa Kesik. Sasaran kegiatan Sasaran kegiatan ini ialah merapikan arsip desa yang ada di kantor desa Kesik. Hambatan dan penyelesaian masalah Hambatan : Belum terbentuknya struktur organisasi desa secara utuh Sulitnya berkomunikasi dengan penduduk setempatdalam

melakukan pendataan penduduk Penyelesaian masalah : Membantu para pegawai desa.

27

Koordinator Nama NIM Fakultas

: ARIFANTARA DHARMA : AIB 108 289 : Ekonomi

4. Bidang Kebersihan dan Lingkungan Hidup a. Gotong Royong Guna meningkatkan kesadaraan masyarakat dalam kebersihan lingkungan desamasyrakat dan mahasiswa melakukan gotong royong untuk penataan dan pembersihan dusun-dusun terutama yang disekitar posko yang ada di desa Kesik. Selain penataan dan kebersihan, Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan dan kesehatan jasmani. Hambatandan Pemecahan Masalah : Hambatan : Kurangnya lingkungan Pemecahan masalah : Kegiatan gotong royong dilakukan secara bersama sama kesadaran masyarakat akan pentingya kebersihan

5. Penghijauan (Reboisasi) dan Pemberian Bibit Tanaman Berangkat dari kesadaran bahwa Pemanasan global, perubahan iklim, ancaman bencana banjir, longsor, dan kekeringan adalah topik yang akhirakhir ini makin akrab ditelinga masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, hampir setiap musim penghujan tiba, seluruh media massa nasional selalu mewartakan terjadinya musibah banjir, longsor dan berbagai musibah lainnya. Ketika kemarau tiba, media masa beramai-ramai mewartakan kejadian kekeringan, krisis air, gagal panen, dan berbagai teror lain. Musibah tersebut tentu bukanlah faktor suratan takdir semata, melainkan pasti ada penjelasan logis yang bisa menjadi pelajaran bagi kita semua. Kerusakan lingkungan yang makin parah, berkurangnya kawasan

28

hutan, meningkatnya luasan lahan kritis, serta masih redahnya kesadaran manusia untuk menjaga kelestarian lingkungan adalah beberapa faktor pemicu berbagai kejadian diatas. Perbaikan kondisi lingkungan, jelas tidak dapat mengandalkan peran pemerintah saja, melainkan memerlukan peran serta seluruh lapisan masyarakat, karena bagaimanapun juga, seluruh usaha perbaikan kondisi lingkungan hakikatnya ditujukan untuk kebaikan dan kemaslahatan masyarakat umum, bukan untuk pemerintah. Oleh kaena itu, pemerintah senantiasa dan tidak pernah berhenti mengajak masyarakat untuk bahumembahu menjaga dan melestarikan lingkungan, mulai dari hal-hal yang sederhana, kecil, dan disekitarnya. Melihat kenyataan tersebut, Kami mahasiswa KKN Gelombang satu 1 UNRAM menggagas berbagai kegiatan yang bertujuan mengajak partisipasi masyarakat dalam dalam berbagai skema, yakni memperbaiki kondisi lingkungan melalui kegiatan menanam pohon, penyuluhan akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Bakti bersih bersama masyarakat di tempat prasarana-prasarana umum, kegiatan tersebut kami namakan penghijauan KKN UNRAM gelombang pertama di Desa kesik , dengan TemaMewujudkan Jiwa Mahasiswa dan masyarakat yang Peduli dan Sadar Akan Kelesterian Lingkungan. Diadakan kegiatan semacam ini mudah mudahan memberikan dampak yang positif bagi semua pihak. Lokasi dan waktu kegiatan Program Penghijauan Lokasi : Dusun selimur : Timbak dan lelong Waktu : 16 Februari 2012 : 24 februari Jenis Kegiatan (Program penghijauan) Untuk program penghijaun ini yang merupakan program inti dari pelaksanaan KKN Mahasiswa UNRAM Gelombang satu kami

29

mengadakan penghijauan yang terletak di tiga dusun seperti yang tercantum di atas. Sasaran kegiatan Sasaran kegiatan ini ialah menumbuhkan sikapdan Jiwa Mahasiswa dan masyarakat yang Peduli dan Sadar Akan Kelesterian Lingkungan yang diwujudkan melalui kegiatan penghijauan. Hambatan dan penyelesaian masalah Hambatan : Kurangnya dana untuk transport untuk pengakuatan bibit kurangnya kordinasi antara remaja atau karang taruna desa kesik dengan mahasiswa dalam melakukan penanaman bersama Penyelesaian masalah : Mencari sponsor untuk membiayai proses pengangkuatan bibit serta kelengkapan-kelengkapan yang dibutuhkan pada saat penanaman. Mengarahkan masyarakat serta remaja-remaja dan teman-teman mahasiswa agar lebih meningkatkan koordinasi denganmasyarakat desa kesik. Koordinator Nama NIM Fakultas : DODIK KARIADI dan MUALIMIN : E1B 008 019 : Keguruan dan Ilmu Pendidikan

5.6 Bidang Penunjang a. Lomba Cerdas Cermat, Azan dan Hafal Ayat Pendek tingkat SD yang diadakan Muhammad SAW Acara maulid dalam rangka memeriahkan hari kelahiran nabi Muhammad S.A.W merupakan sebuah momen yang selalu diperingati oleh umat Islam di Indonesia.Sehingga tidak heran khususnya dipulau dalam rangka memperingati Maulid Nabi

30

Lombok tepatnya di Desa Kesik Kec. Masbagik, Kab. LOTIM yang mayoritas umat muslim, peringatan maulid nabi Muhammad S.A.W diperingati selama 1 bulan maulid/rabiul awwal dengan bergilir mulai dari mesjid besar desa sampai dengan musholla-musholla yang ada di 11 dusun yang ada di desa ini. Oleh karena itu, berdasarkan hasil observasi serta sharing dan masukan dari tokoh masyarakat maupun tokoh agama maka kami dari rekan KKN Unram Gel.I t.a 2012 sepakat untuk mengawali program kami di desa kesik dengan kegiatan lombalomba dalam rangka memeriahkan maulid yang melibatkan siswa-siswi dari semua SDN, MI, Maupun Mts. Serta delegasi dari semua TPQ yang ada di desa kesik dengan tujuan untuk memberikan semangat kepada seluruh warga masyarakat untuk melaksanakan acara peringatan maulid. Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk menumbuhkan semangat kebersamaan warga masyarakat dalam kegiatan sosial serta meneladani sepak terjang dan mentelaburi semua sikap mulia Baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Alhamdulillah untuk kegiatan ini respon masyarakat sangat luar biasa sekali, terbukti dengan antusiasnya dalam

mendelegasikan maupun menghadiri jalannya perlombaan, juga setelah berakhirnya program kami ini adanya permohonan dari warga masyarakat kepada rekan-rekan tim KKN untuk membantu pelaksanaan lomba di berbagai dusun. Lokasi dan waktu kegiatan Program Perayaan Maulid Lokasi Waktu : SDN 1 Kesik dan Mesjid Darul Muttaqin : 4-7 Februari 2012

Program Membantu Perayaan Maulid Lokasi : Mesjid di Dusun Punik Agung dan Musholla di : 11 18Februari 2012

Timbak serta Sungkit Waktu

31

Jenis Kegiatan Program Perayaan Maulid Untuk program inti dari tim KKN yang dilaksanakan adalah lomba Adzan, Hafalan ayat pendek, serta cermat dengan materi gabungan agama dan umum. Program Membantu Perayaan Maulid Dalam membantu kegiatan perayaan maulid rekan-rekan KKN dipercaya menjadi dewan Hakam serta dewan Juri dan tim perancang soal. Sasaran kegiatan Sasaran kegiatan ini ialah menumbuhkan sikap kebersamaan, jiwa social serta silaturahim antar warga masyarakat. Hambatan dan penyelesaian masalah Hambatan : Kurangnya dana pembiayaan acara kurangnya kordinasi antara panitia remaja-remaji masjid

Penyelesaian masalah : Mencari sponsor untuk membiayai acara Maulud Nabi Muhammad S.A.W serta kelengkapan-kelengkapan yang dibutuhkan saat lomba. Mengarahkan remaja-remaji panitia agar lebih

mengorganisir jadwal pelaksanaan dan kegiatan-kegiatan selama peringatan maulud tersebut. Koordinator Nama NIM Fakultas : : SOWANTO dan WAHYU EPRAYANA : E1R 008 026 : Keguruan dan Ilmu Pendidikan

32

B. Hambatan dan Pemecahan Masalah Dalam Pelaksanaan Program KKN 1. Hambatan Dalam Pelaksanaan Program KKN Secara umum program KKN Semester Genap tahun 2010/2011 di Desa Kesik telah terlaksana dengan baik dan mencapai sasaran yang telah dilaksanakan, akan tetapi bukan berarti tidak ada hambatan yang dihadapi dalam merealisasikan upaya tersebut. Beberapa hambatan yang dihadapi selama pelaksanaan dapat ditanggulangi berkat kerjasama yang terpadu antara pemuka-pemuka masyarakat, aparat desa serta masyarakat dan pemuda Desa Kesik dengan mahasiswa KKN. Beberapa hambatan kegiatan KKN ini antara lain dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni: a. Faktor Mahasiswa Mahasiswa sebagai subyek KKN merupakan faktor yang sangat menentukan dalam pelaksanaan program, sehinggga kekurangan

mahasiswa dalam pelaksanaan akan dapat mempengaruhi keberhasilan dan pelaksanaan program. Persoalan tersebut disebabkan oleh komunikasi dengan masyarakat setempat yang kurang lancar sebagai akibat dari pemahaman bahasa setempat yang masih kurang serta koordinasi antara mahasiswa kurang lancar. b. Faktor Masyarakat Masyarakat juga faktor yang sangat menentukan dalam pelaksanaan program KKN, karena selain sebagai sasaran program juga diupayakan sebagai pelaksana kegiatan, artinya selain subyek. Hambatan yang ditemui dalam masyarakat antara lain : 1). Rendahnya partisipasi masyarakat pada program-program tertentu seperti, kegiatan penyuluhan-penyuluhan. 2). Rendahnya partisipasi pemuda desa yang di luar organisasi kepemudaan. 33 sebagai obyek juga sebagai

2. Pemecahan Masalah Dalam Pelaksanaan Program KKN Dari beberapa program kerja menghadapai berbagai permasahan dalam pelaksanaannya sehingga. Untuk menginventaris berbagai

permasalahan yang ada dan yang berkembang di Desa Kesik digunakan metode pendekatan berikut: a. Melakukan wawancara dan pendekatan langsung dengan pemerintah desa, pemuka masyarakat dan unsur generasi muda Desa Kesik. b. Mempelajari serta evaluasi program berikut pelaksanaanya. c. Mencari dukungan dari pihak yang terkait dengan program kerja mahasiswa KKN, baik itu dukungan moril maupun peralatan serta tenaga.

34

C. Kesimpulan dan Saran 1. Kesimpulan Dari program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berlangsung selama satu setengah bulan di Desa Kesik Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur yang dimulai dari observasi lapangan dan rapat tentang penyusunan program, pelaksanaan program sampai dengan pembahasan program maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut : 1. Pelaksanaan program KKN dapat terlaksana dengan baik, hal ini tidak terlepas dari dukungan dari berbagai pihak terutama pemerintah Desa beserta lembaga Desa, masyarakat dan instansi terkait yang berada di Kabupaten Lombok Timur serta partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN). 2. Pelaksanaan dan kelengkapan administrasi desa pada umumnya telah dilaksanakan dengan cukup baik. 3. Masih perlunya upaya dan pembinaan dari instansi terkait untuk memberikan kesadaraan pada masyarakat terhadap permasalahan yang ada di Desa Kesik. 4. Dalam pelaksanaan mahasiswa KKN dapat mengambil banyak hikmah, pelajaran dan pengalaman melalui interaksi dengan

masyarakat serta kegiatan riil pembangunan di daerah pedesaan sehingga dapat memperluas wawasan dan kedewasaan berfikir.

2. Saran Dari beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan kami dapat mengajukan beberapa saran sebagai berikut : a. Perlu diperhatikan pemerataan mutu SDM yang ada di Desa Kesik melalui sosialisasi kepada masyarakat akan arti pentingnya pendidikan. b. Upaya koordinasi berbagai kegiatan yang berhubungan dengan masalah pendidikan, sosial, budaya dan spiritual dalam masyarakat diharapkan dapat di tindak lanjuti oleh instansi terkait.

35

d. Perlunya pembinaan dan upaya yang terus menerus dari pemerintah daerah dan instansi terkait terhadap masalah-masalah yang ada di Desa melalui penyuluhan-penyuluhan. e. Perlunya pemanfaatan potensi SDA yang ada di Desa Kesik melalui pembinaan oleh instansi terkait. f. Untuk masyarakat desa, hendaknya lebih terpacu untuk memajukan desanya dan ikut berpartisipasi secara aktif dalam menyukseskan pembangunan desa. g. Untuk pemerintah Desa perlu ditingkatkan peran dan pemahaman ketua RT dan dusun akan tugas dan fungsinya sehingga mempermudah administrasi di tingkat Desa. h. Untuk BP-KKN diharapkan lebih komunikatif dengan mahasiswa KKN.

36