P. 1
Protein Urin dan Albumin Serum

Protein Urin dan Albumin Serum

|Views: 691|Likes:
Dipublikasikan oleh DhieNha DhieNhud

Metode penentuan protein urin, albumin serum, dan urea darah

Metode penentuan protein urin, albumin serum, dan urea darah

More info:

Published by: DhieNha DhieNhud on Jun 02, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial
Harga Terdaftar: $0.99 Beli Sekarang

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

09/17/2013

$0.99

USD

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIKUM BIOKIMIA

PENENTUAN KADAR PROTEIN DALAM URINE DAN DARAH

KELOMPOK 1       

ALDINA AYU ANGGRAINI ANESIA MEILAILATUL ARINDI DEWI KASAHI SARI RACHMAWATI HASAN AYU CHANDRA BINTI SETYORINI CILIA RUTTI ANI

(1003000001) (1003000002) (1003000003) (1003000029) (1003000051) (1003000052) (1003000053)

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA POLITEKNIK KESEHATAN MALANG JURUSAN GIZI PROGRAM STUDI DIPLOMA III MALANG 2011

selanjutnya protein didenaturasikan dan terjadilah presipitasi dengan pemanasan. PENENTUAN KADAR ALBUMIN SERUM : Untuk mengetahui kadar albumin dalam serum. Jenis Pemeriksaan : Kualitatif Metode : Tes Rebus Asam Asetat. PEMERIKSAAN KADAR PROTEIN URINE  Tujuan    : Untuk mengetahui ada atau tidaknya protein di dalam urine. dan amati kekeruhan yang terjadi. : Brom Cresol Green (BCG) dalam buffer membentuk warna.  Panaskan diatas nyala api bunsen sampai mendidih.    B. : Kuantitatif : Brom Cresol Green (BCG). urine tidak mengandung protein.  Alat dan Bahan : Alat : Tabung reaksi Bahan : Serum darah (sample) Pipet Mikro Reagen 1 Pipet tetes Reagen 2 Spektrofotometri     Tujuan Jenis Pemeriksaan Metode Prinsip . Alat dan Bahan : Alat : Tabung reaksi Bahan : Urine (sample) Pipet Ukur 2-3 tetes asam asetat Penjepit Bunsen Korek api Pipet tetes Pulp Prosedur :  Masukkan 5 ml urine jernih (bila perlu saring lebih dulu) ke dalam tabung reaksi.  Tambahkan 2-3 tetes asam asetat. dan amati. Absorben dari warna ini sebanding dengan albumin di dalam sample. negatif (-).A. Prinsip : Protein diprecipitatkan. Hasil Pemeriksaan : Tidak ada kekeruhan yang terjadi.  Panaskan lagi sampai mendidih. asam asetat berguna untuk mencapai atau mendekati titik isoelektrik protein.

NH4+ dengan fenol atau derivate fenol dan hipoklorit  Alat dan Bahan : Alat : Tabung reaksi Bahan : Serum darah (sample) Pipet Mikro Reagen 1 Pipet tetes Reagen 2 Spektrofotometri  Prosedur : Blanko 1000 µl 250 µl Sample/Standart 10 µl 1000 µl 250 µl     Tujuan Jenis Pemeriksaan Metode Prinsip Sample/Standart Reagen 1 Reagen 2    Campur baik – baik larutan diatas. PENENTUAN KADAR UREA DARAH : Untuk mengetahui kadar urea dalam darah. dan biarkan 10 menit Baca pada spektrofotometri dengan panjang gelombang 365nm Perhitungan =  Hasil Pemeriksaan : . Prosedur Aquadest H Standart Reagen 1 Reagen 2    : Test 10 µl 1000 µl Standart 10 µl 1000 µl Sample 10 µl 1000 µl Campur baik – baik larutan diatas. dan biarkan 10 menit Baca pada spektrofotometri dengan panjang gelombang 632nm Perhitungan =  Hasil Pemeriksaan : Kurang C. : Kuantitatif : Berthelot : Penguraian urea oleh enzim menjadi ion NH4 dan CO2 Selanjutnya.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->