Anda di halaman 1dari 1

Lini perakitan merupakan sistem yang terdiri dari pekerja dan mesin untuk menghasilkan suatu produk.

Lini perakitan dapat berupa manual maupun otomatis. Lini perakitan bergantung pada biaya, level produksi, fleksibilitas, serta kerumitan dari produk itu sendiri. Dalam lini perakitan terdapat bebrapa stasiun yang memiliki elemen kerja. Elemen kerja perlu diatur agar beban kerja pada stasiun merata dengan memeratakan beban kerja menggunakan line balancing. Dimana pemerataan beban kerja sesuai dengan kemampuan dari pekerjanya. Sementara performansi kerja dapat dihitung menggunakan KPI. Pemakaian KPI sesuai dengan jenis dan proses produksi atau pekerjaan. Adapun IDEF0 yang menggambarkan pemetaan pekerjaan (input,kontrol,tools,proses,output). Layout produksi terdiri dari empat jenis yaitu job shop, flow line, cellular manufacturing system, dan continous process berturut turut berdasarkan volume produksi yang semakin besar dan variasi yang semakin kecil. Waktu siklus kerja dapat dihitung dengan menjumlahkan waktu permesinan dengan waktu kerja operator. Dalam sel manufaktur , Routing process menggolongkan routing berdasarkan kesamaan prosesnya. Group technology merupakan penggabungan part yang mirip untuk memudahkan desain dan proses produksi. Keuntungannya memperpendek MLT, material handling berkurang, perencanaan dan penjadwalan sederhana, mengurangi WIP, meningkatkan kualitas, mengurangi waktu setup, meningkatkan kepuasan. Namun GT Mahal karena ada perencanaan otomatisasi, perlunya adjustment , standarisasi tools, fixture dan setup,dan lamanya proses relokasi mesin-mesin dalam sel .