Anda di halaman 1dari 4

TUGAS KELOMPOK GENETIKA TERNAK Dosen: Prof. Dr. Ir. Lellah Rahim, M.Sc.

HASIL DISKUSI TENTANG MUTASI

Dimas Panji Pangestu I 111 07 003 Azmi Mangalisu I 111 11 053 Lohesti Rahayu I 111 11 279 Andi Faisal I 111 11 269 Andi Pancawati I 111 11 029

FAKULTAS PETERNAKAN UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2012

A. PENGERTIAN MUTASI Mutasi adalah perubahan yang terjadi pada bahan genetik (DNA maupun RNA), baik pada taraf urutan gen (disebut mutasi titik) maupun pada taraf kromosom. Mutasi pada tingkat kromosomal biasanya disebut aberasi. Mutasi pada gen dapat mengarah pada munculnya alel baru dan menjadi dasar munculnya variasi-variasi baru pada spesies. B. PEMBAGIAN MUTASI 1. Berdasarkan Tempat Terjadinya a. Mutasi Kecil (mutasi gen) Mutasi kecil disebut juga mutasi titik (point Mutation). Mutasi ini terjadi karena perubahan urutan basa pada DNA atau dapat juga dikatakan sebagai perubahan nukleotida pada DNA. Mutasi gen dapat dibedakan menjadi dua, yaitu penggantian pasangan basa, insersi, dan delesi pasangan basa. b. Mutasi Besar (mutasi kromosom) Mutasi kromosom atau biasa disebut aberasi, adalah mutasi dalam bentuk perubahan jumlah kromosom dan perubahan struktur kromosom. Mutasi kromosom dapat dibedakan menjadi : Euploidi, merupakan mutasi yang melibatkan pengurangan atau penambahan dalam perangkat kromosom (genom). Aneuploidi, merupakan mutasi kromosom yang tidak melibatkan perubahan pada seluruh genom, tetapi terjadi hanya pada salah satu kromosom dari genom. Perubahan struktur kromosom, merupakan penyimpangan yang terjadi di dalam kromosom (intrakromosom). 2. Bedasarkan Daerah Tumbuh a. Vegetatif (somatis) Mutasi somatis yaitu mutasi yang terjadi pada sel-sel tubuh atau sel soma. Mutasi somatis kurang mempunyai arti genetis. b. Generatif (gonad) Mutasi gonad atau germina yaitu mutasi yang terjadi pada sel kelamin (gamet), sehingga dapat diturunkan.

3. Berdasarkan Penyebab a. Spontan (alami) Mutasi alam atau mutasi spontan, yaitu mutasi yang penyebabnya tidak diketahui. Mutasi ini terjadi di alam secara spontan (alami), secara kebetulan dan jarang terjadi. Diduga faktor penyebabnya adalah panas, radiasi sinar kosmis, batuan radioaktif, sinar ultraviolet matahari, radiasi dan ionisasi internal mikroorganisme serta kesalahan DNA dalam metabolisme. Contoh mutagen alam adalah sinar kosmis, radio aktif alam, dan sinar ultraviolet. b. Induksi (buatan) Mutasi buatan, yaitu mutasi yang terjadi dengan adanya campur tangan manusia, maka sering disebut juga mutasi induksi, antara lain dengan pemakaian bahan radioaktif untuk diagnosis, terapi, deteksi suatu penyakit, sterilisasi, pengawetan makanan, penggunaan senjata nuklir, roket, televise, pemakaian bahan kimia, fisika, dan biologi C. PENYEBAB MUTASI 1. Fisika Penyebab mutasi dalam lingkungan yang bersifat fisik adalah radiasi dan suhu. Radiasi yang bersifat mutagenik antara lain berasal dari sinar kosmis, sinar ultraviolet, sinar gamma, sinar X, partikel beta, pancaran netron ion- ion berat, dan sina- sinar lain yang mempunyai daya ionisasi. 2. Kimia Penyebab mutasi dalam lingkungan yang bersifat kimiawi disebut juga mutagen kimiawi, contohnya adalah kolkisin dan zat digitonin. Kolkisin adalah zat yang dapat menghalangi terbentuknya benang-benang spindel pada proses anafase dan dapat menghambat pembelahan sel pada anafase. 3. Biologi Penyebab mutasi gen yang disebabkan oleh faktor biologis adalah diduga virus dan bakeri. Bagian virus yang dapat menyebabkan terjadinya mutasi adalah DNA-nya. Misalnya virus hepatitis menimbulkan aberasi pada darah dan sumsum tulang. Virus campak, demam kuning, dan cacar juga dapat menimbulkan aberasi.

DAFTAR PUSTAKA

Anonim. 2012. Macam-macam Mutasi. http://Macam-macam mutasi.htm. Diakses pada tanggal 03 Mei 2012 Anonim. 2012. Mutasi. http://catatan:gado-gadomutasi.html. Diakses pada tanggal 03 Mei 2012 Wikipedia. 2012. Htpp://id.wikipedia.com/mutasi. Diakses tanggal 01 Mei 2012 Purwiastuti. 2010. Faktor-faktor Penyebab Mutasi. SMA Negeri 5 Palembang. Septiani, Wiwik. 2009. Mutasi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palembang.