i   

ANALISIS BUTIR SOAL ULANGAN AKHIR SEMESTER GASAL IPA KELAS IX SMP DI KABUPATEN GROBOGAN
skripsi disusun sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Biologi

Oleh Lilis Tri Ariyana 4401406059

JURUSAN BIOLOGI
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2011
   

 

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI Saya menyatakan dengan sebenar-benarnya bahwa skripsi saya yang berjudul “Analisis Butir Soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX SMP di Kabupaten Grobogan” disusun berdasarkan hasil penelitian saya dengan arahan dosen pembimbing. Sumber informasi atau kutipan yang berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka di bagian akhir skripsi ini. Skripsi ini belum pernah diajukan untuk memperoleh gelar dalam program sejenis di perguruan tinggi manapun.  

Semarang, Maret 2011

Lilis Tri Ariyana 4401406059

ii  

 

PENGESAHAN

Skripsi yang berjudul: Analisis Butir Soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX SMP di Kabupaten Grobogan disusun oleh nama : Lilis Tri Ariyana NIM : 4401406059 telah dipertahankan di hadapan sidang Panitia Ujian Skripsi FMIPA Universitas Negeri Semarang pada tanggal 24 Februari 2011. Panitia: Ketua Sekretaris

Dr. Kasmadi Imam S, M.S NIP. 1951111 5197903 1001

Dra. Aditya Marianti, M.Si. NIP. 19671217 199303 2001

Ketua Penguji

Dr. Andreas Priyono Budi Prasetyo, M. Ed NIP. 19581104 198703 1004

Anggota Penguji/ Pembimbing Utama

Anggota Penguji/ Pembimbing Pendamping

Prof. Dr. Sri Mulyani ES, M. Pd NIP. 19490513 197501 2001
iii  

Drs. Krispinus Kedati P, M.Si NIP. 19550731 198503 1002

Analisis kualitatif pada soal Biologi untuk pilihan ganda dan uraian.0 iv   . Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa soal valid logis karena sesuai dengan soal standar tapi perlu perbaikan aspek konstruksi pada beberapa soal.0. 6 SMP N non SSN dan 7 SMP swasta). Skripsi. Soal memiliki tingkat kesukaran sedang. Pd dan Drs. jelek 10% dan sangat jelek 2%. Sri Mulyani ES. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur validitas. program ITEMAN versi 3. Krispinus Kedati Pukan. Analisis Butir Soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX SMP di Kabupaten Grobogan. 2011. daya beda. Soal uraian sesuai dengan aspek penelaahan tetapi aspek konstruksi perlu diperbaiki. M. M. cukup baik 62%. Dr. Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Semarang. efektifitas pengecoh. sedangkan kuantitatif pada pilihan ganda menggunakan program ITEMAN versi 3. Prof. tingkat kesukaran. 70% sedang. 4% mudah dan 4% sangat mudah. Dengan teknik purposive sampling diperoleh soal UAS. Kata kunci : analisis soal. Lilis Tri. Reliabilitas secara keseluruhan adalah 0. efektifitas pengecoh berfungsi serta reliabel dengan kategori tinggi. Hasil analisis kuantitatif seluruh sekolah menunjukkan bahwa 2% sangat sukar. daya beda baik. Efektifitas pengecoh 82% berfungsi.711 artinya soal memiliki keajegan tinggi. dan reliabilitas soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX di Kabupaten Grobogan. konstruksi dan bahasa tetapi terdapat beberapa soal yang perlu diperbaiki. Metode pengumpulan data dengan dokumentasi. sedangkan proportional stratified random sampling untuk memproleh lembar jawaban siswa terpilih 15 sekolah (2 SMP SSN. Si Selama ini asesmen siswa SMP di Kabupaten Grobogan masih didominasi oleh tes yang belum divalidasi. Daya beda baik 26%.  ABSTRAK Ariyana. 20% sukar. Analisis kualitatif soal pilihan ganda sesuai dengan materi.

2. 5. Edi Widodo. Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan skripsi tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. maka pada kesempatan ini penulis menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih sebesar-besarnya kepada yang terhormat : 1. 3. Dr. memberikan saran dan pengarahan dengan penuh kesabaran sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Prof. Ed selaku Dosen Penguji yang telah menguji. Drs. Pd selaku Ketua MGMP IPA Kabupaten Grobogan yang telah berkenan memberikan ijin kepada penulis untuk melaksanakan penelitian. 7. atas segala rahmat dan hidayah-Nya sehingga skripsi dengan judul ”Analisis Butir Soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX SMP Di Kabupaten Grobogan” dapat terselesaikan dengan baik. Sri Mulyani ES. Ketua Jurusan Biologi Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan ijin untuk melaksanakan penelitian. 4. v   . Andreas Priyono Budi Prasetyo. Krispinus Kedati Pukan.  KATA PENGANTAR Puji Syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT. Dekan Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan ijin dan kemudahan administrasi dalam melaksanakan penelitian. M. M. 8. Rektor Universitas Negeri Semarang yang telah memberikan ijin dan kesempatan untuk menyelesaikan studi Strata 1 di Universitas Negeri Semarang. M. 6. Dr. Si selaku Dosen Pembimbing II yang telah banyak memberikan pengarahan dan bimbingan serta dorongan dengan penuh kesabaran sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan yang telah berkenan memberikan ijin kepada penulis untuk melaksanakan penelitian. Pd selaku Dosen Pembimbing I yang telah banyak memberikan pengarahan dan bimbingan serta dorongan dengan penuh kesabaran sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. M.

Semarang. Kepala SMP Negeri dan swasta (yang terpilih sebagai sampel) di Kabupaten Grobogan yang telah berkenan memberikan ijin kepada penulis untuk melaksanakan penelitian.  9. Guru IPA Kelas IX di SMP Negeri dan swasta (yang terpilih sebagai sampel) di Kabupaten Grobogan yang telah memberikan bantuan dan bekerja sama dalam penelitian ini. 11. 12. 10. semoga skripsi ini dapat memberikan tambahan ilmu bagi pembaca untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan. Penulis Maret 2011 vi   . Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah memberikan bantuan. baik moril maupun materiil demi terselesaikannya skripsi ini. Penulis menerima kritik dan saran yang membangun sebagai masukan. Akhir kata. kecuali untaian doa semoga Allah SWT berkenan memberikan balasan yang sebaikbaiknya dan berlimpah rahmat serta hidayah-Nya. Kedua orang tua yang telah senantiasa mencurahkan kasih sayang dan doa. Tidak ada satu pun yang dapat penulis berikan sebagai imbalan.

............................................................................................................................ BAB III METODE PENELITIAN A............................................ Metode Analisis Data ... 19 19 20 20 21 21 22 6 1 3 3 4 5 I Ii iii iv v vii ix x vii   ............. Prosedur Penelitian................................................................................................................................................. C................. Tujuan Penelitian........................... PENGESAHAN ................. Penegasan Istilah. Rancangan Penelitian.............................................................................................................................................................................. KATA PENGANTAR .............................................................................. D......... Obyek Penelitian............... BAB I PENDAHULUAN A.............................. Rumusan Masalah................................................................ Manfaat Penelitian.............. Lokasi dan Waktu Penelitian .............. G.......................................................................... E................................................................. B................................ ABSTRAK .......................... D. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A......... Data dan Metode Pengumpulan Data........ B........ F.... PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI .............. DAFTAR TABEL........................  DAFTAR ISI Halaman HALAMAN JUDUL ……………………………………………………..... E................ Tinjauan Pustaka.... C...................................... Populasi dan Sampel.......................................................... DAFTAR ISI ........................................................................................................................................... DAFTAR LAMPIRAN .............................................. Latar Belakang ................

.............. Pembahasan .. Hasil Penelitian ........ 25 32 BAB V SIMPULAN DAN SARAN A........................................ Simpulan ... LAMPIRAN-LAMPIRAN ............................ viii   ................................................... Saran ..........................................................................................................................................................................  BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A......... B.................. 43 43 44 47 DAFTAR PUSTAKA ……………………………………………………............................. B.................

3. ix   . 20 25 26 26 27 28 28 28 29 30 31 39 10. Efektifitas pengecoh dari hasil analisis seluruh sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP di Kabupaten Grobogan……………… Efektifitas pengecoh dari hasil analisis setiap sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan …… Reliabilitas dari hasil analisis seluruh sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan…………….. Soal pilihan ganda yang perlu diperbaiki dari segi konstruksi…. 8. Reliabilitas dari dari hasil analisis setiap sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan ………….. 2. Hasil analisis kualitatif soal uraian UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan ………………………………………………...... 12.. Tingkat kesukaran dari hasil analisis setiap sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan ……. Daya beda dari hasil analisis seluruh sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan………………… Daya beda dari hasil analisis setiap sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan …………. 6.. 4. Halaman Daftar sekolah yang lembar jawaban UAS kelas IX akan dianalisis. Tingkat kesukaran dari hasil analisis seluruh sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan ……..  DAFTAR TABEL Tabel 1. 5.……. 7. Hasil analisis kualitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan ………………………………… 11. 9..

Daftar SMP Negeri Dan Swasta Di Kabupaten Grobogan. Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP N 1 Godong (A-01)................................................................ Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPAKelas IX di SMP N 3 Godong (B-02)……........................................... 4... Hasil analisis kuantitatif seluruh sekolah soal UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan... 17..................... 3...............................  DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1................................ 16.. Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP N 6 Purwodadi (B-03)............................. 11........ Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP N 2 Toroh (B-04)......................... 7.. 14........ Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP DR Sutomo (C-01). 19. Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP YATPI Godong (C-02) .................. Format Penelaahan Soal Bentuk Pilihan Ganda….............................. 18............................. Format Penelaahan Soal Bentuk Uraian…................. Hasil analisis kuantitatif pilihan ganda UAS Gasal IPA Keals IX di SMP N 2 Godong (B-06)................................................. 63 69 71 73 75 77 79 81 83 85 10.. Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP N 1 Karangrayung (A-02)............................................ 5..................................................................... 8..................................................................... 2........ 13................... Daftar kode SMP di Kabupaten Grobogan yang dianalisis................................................ Halaman 47 49 51 55 56 57 58 60 Hasil wawancara dengan Ketua MGMP IPA Kabupaten Grobogan. 15................................................... x   ............... Kompetensi yang diujikan pada soal UAS GASAL IPA Kelas IX materi Biologi.......... 6................................... 9........................ 12........... Skor hasil analisis kuantitatif seluruh sekolah soal UAS IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan menggunakan ITEMAN .......................................................... Hasil analisis statistik item dan statistik tes seluruh sekolah soal UAS IPA SMP di Kabupaten Grobogan menggunakan program ITEMAN. Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP N 5 Purwodadi (B-05).......... Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP N 3 Karangrayung (B-01)............................

............ Skor peserta tes SMP YATPI Godong (C-02)…………………......................  87 20. Surat ijin observasi awal…………………………………………… 43.................................. Surat ijin penelitian dari Dekan FMIPA UNNES………………..... 44........................... 35..................... 23.......... 29.... 39. Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP PGRI 4 Purwodadi (C-07)….................... Skor peserta tes SMP N 1 Godong (A-01).............. 30............... 24............ 25............ 41....... 36..................................................... Skor peserta tes SMP N 3 Godong (B-02) ....... 37.......................... Skor peserta tes SMP Muhammadiyah Godong (C-03)………….............. Skor peserta tes SMP DR Sutomo (C-01)…………………………… 34...... Skor peserta tes SMP N 6 Purwodadi (B-03)...... Skor peserta tes SMP PGRI 4 Purwodadi (C-07)…………... 27... 22.... Surat ijin penelitian dari Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Grobogan …………………………………………………………… 45......... Skor peserta tes SMP Islam Tegowanu (C-04)……………............ Soal UAS Gasal IPA SMP IPA Kelas IX Kabupaten Grobogan…...... 40................. Skor peserta tes SMP N 3 Karangrayung (B-01)........ Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP PGRI Tegowanu (C-05).. Surat keterangan penelitian dari sekolah…………………………… xi   89 91 93 95 97 99 99 100 100 101 101 102 102 103 103 104 104 105 105 106 107 113 114 115 116 117 . 26. Skor peserta tes SMP Yasiha Gubug (C-06)…………………….............................. 28.................................. Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP Islam Tegowanu (C-04)…...................... 33.................... Skor peserta tes SMP N 1 Karangrayung (A-02)…. Skor peserta tes SMP N 5 Purwodadi (B-05).............. 32............................... Skor peserta tes SMP PGRI Tegowanu (C-05)……………........................... Skor peserta tes SMP N 2 Toroh (B-04)……........................ 38... Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP Muhammadiyah Godong (C-03)….... Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP Yasiha Gubug (C-06)….............. 31. 42........ 21................................. Surat Penetapan Pembimbing........... Skor peserta tes SMP N 2 Godong (B-06)….......

sehingga perlu dicermati kompetensi-kompetensi yang masih kurang nilainya agar dapat dilakukan upaya perbaikan sistem pengajaran. Menurut Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional (2010) daya serap memuat informasi proporsi atau persentase jawaban benar sebagai gambaran kemampuan peserta didik menguasai indikator dari kompetensi yang diujikan dalam Ujian Nasional. Jika diamati pada kompetensi yang diujikan daya serap yang dimiliki setiap sekolah berbeda-beda. Hal ini sangat kontradiktif antara penilaian pada KTSP dengan pelaksanaan Ujian Nasional. produk. Analisis soal UAS (Ulangan Akhir Semester) yang disusun oleh MGMP IPA Kabupaten Grobogan dilaksanakan oleh masing-masing sekolah sejak diberlakukannya sistem otonomi sekolah. Latar Belakang Evaluasi belajar siswa SMP di Kabupaten Grobogan masih didominasi oleh tes tertulis. sikap dan portofolio yang berarti penilaian dilakukan pada saat proses belajar mengajar. padahal saat ini telah dikembangkan berbagai alat evaluasi sesuai dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Namun Ujian Nasional masih dilaksanakan sebagai indikator untuk menentukan kelulusan peserta didik.    BAB I PENDAHULUAN A.83. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Nasional (2010) menunjukkan bahwa nilai rata-rata UN IPA SMP untuk rayon Kabupaten Grobogan tahun 2009/2010 adalah 7. Alat evaluasi tersebut misalnya penilaian proyek. Selama ini Ujian Nasional dilaksanakan pada akhir jenjang pendidikan yang berarti penilaian dilakukan pada akhir proses belajar mengajar. Berdasarkan keterangan dari salah seorang staf Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan bahwa analisis hasil UN dilakukan oleh Pusat Penilaian Pendidikan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Nasional dengan BSNP. Analisis yang dilakukan sekolah pada dasarnya untuk mengetahui kompetensi mana yang masih kurang 1    .

13 SMP SSN. Hasil wawancara terhadap beberapa guru IPA SMP di Kabupaten Grobogan menyatakan bahwa soal yang digunakan untuk Ulangan Akhir Semester (UAS) adalah soal yang dibuat oleh Tim MGMP IPA Kabupaten Grobogan atas rekomendasi dari MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah).467 . dalam persiapan bank soal yang dimasukkan hanya soal yang sebagian besar mampu dijawab benar oleh siswa. Apabila soal tersebut tidak valid maka tidak dapat mengukur kemampuan siswa dengan tepat. kecuali SMP RSBI (SMP N 1 Purwodadi) dan beberapa SMP SSN karena membuat sendiri soal UAS. MGMP IPA Kabupaten Grobogan belum melakukan langkah pengembangan soal sesuai standar. Hasil penelitian Arrizqi (2010) yaitu analisis UAS Biologi Kelas XI di Kabupaten Tegal pada soal pilihan ganda menunjukkan rata-rata persentase tingkat kesukaran mudah 29%. sedang 44% dan sulit 26% . Soal tersebut digunakan oleh semua SMP di Kabupaten Grobogan. Berdasarkan beberapa hal di atas. Selain itu dalam penyusunan soal tidak pernah dilakukan analisis sehingga tidak diketahui bagaimana kualitasnya dilihat dari segi validitas dan reliabilitas.2  nilainya. efektifitas pengecoh sebanyak 49% kurang berfungsi. 14 SMP Satu Atap serta 38 SMP yang belum terstandar) dan 50 sekolah swasta. tapi aspek konstruksi perlu direvisi. Pada observasi awal yang dilakukan bulan Agustus 2010 terdapat 116 SMP di Kabupaten Grobogan yang terdiri atas 66 sekolah Negeri (1 SMP RSBI. Oleh karena itu soal UAS perlu divalidasi karena masih mendominasi untuk digunakan. reliabilitas sebesar 0. tetapi selama ini belum pernah dilakukan analisis butir soal sampai pada validitas dan reliabilitas soal. Selanjutnya. soal yang akan diberikan kepada siswa belum pernah diujicobakan dengan alasan kekurangan waktu. Penelitian yang dilakukan oleh Afiyana (2010) mengenai analisis soal latihan UN IPA di   . daya beda soal 80% . Sedangkan analisis secara kualitatif menunjukkan bahwa 33 butir sesuai (aspek materi dan bahasa). Menurut Ketua MGMP IPA Kabupaten Grobogan pada bulan September 2010. Soal UAS yang diberikan kepada siswa tidak dianalisis sebelumnya sehingga tidak diketahui bagaimana kualitas soal dari segi validitas dan reliabilitasnya.

Karena soal didominasi oleh tingkat kesukaran soal yang tinggi. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dipaparkan. Untuk mendapatkan soal yang berkualitas maka harus dilakukan langkah pengembangan soal yang sesuai standar agar dapat mengevaluasi secara tepat apa yang akan diukur. menunjukkan kualitas soal dalam kategori kurang baik. Apakah pengecoh butir soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX di Kabupaten Grobogan berfungsi? C. Apakah butir soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX di Kabupaten Grobogan memiliki validitas logis? 2. validitas empiris (tingkat kesukaran. B. daya pembeda dan efektitas pengecoh) serta reliabilitas soal. maka permasalahan yang akan dikaji adalah: 1. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah:   . Nilai dari UAS ini merupakan gambaran penguasaan kompetensi yang dipelajari siswa selama satu semester. sehingga diperlukan soal yang berkualitas baik. Menurut Sudjana (1989) hasil belajar adalah kemampuan yang dimiliki siswa setelah menerima pengalaman belajarnya. Kualitas soal UAS dapat dilihat dari hasil seberapa besar validitas logis (isi dan konstruksi). Bagaimanakah tingkat kesukaran butir soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX di Kabupaten Grobogan tinggi? 4. Apakah butir soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX di Kabupaten Grobogan reliabel? 3. Apakah daya beda butir soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX di Kabupaten Grobogan kuat? 5. Evaluasi terhadap hasil belajar siswa selama satu semester diujikan melalui UAS.3  Kabupaten Batang. Berdasarkan uraian di atas maka perlu dilakukan analisis soal UAS yang disusun oleh MGMP IPA Kabupaten Grobogan tahun 2010/2011 untuk mengetahui kualitas soal tersebut.

Analisis butir soal Menurut Arikunto (2006) analisis soal merupakan prosedur sistematis yang memberikan informasi khusus terhadap butir tes yang disusun. Analisis soal dalam penelitian ini merupakan prosedur yang sistematis untuk mengkaji kualitas pertanyaan dalam tes dari jawaban siswa. Untuk mengukur validitas logis soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX di Kabupaten Grobogan 2.4  1. E. misalnya memasukkan soal yang berkualitas pada bank soal.   . Sedangkan menurut Sudjana (2001) analisis butir soal merupakan pengkajian terhadap tes agar diperoleh perangkat pertanyaan yang memiliki kualitas baik. validitas empiris (tingkat kesukaran. dan penggunaan informasi dari jawaban siswa untuk membuat keputusan tentang setiap penilaian. yang meliputi validitas logis (isi & konstruksi). daya beda. MGMP IPA Kabupaten Grobogan dan sekolah untuk melakukan analisis butir soal di masa mendatang sehingga dapat dilakukan program yang tepat sasaran. Untuk mengukur daya beda soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX di Kabupaten Grobogan 4. efektifitas pengecoh) serta reliabilitas soal. peringkasan. Untuk mengukur efektifitas pengecoh butir soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX di Kabupaten Grobogan 5. Penegasan Istilah a. Manfaat Penelitian Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan. Rudyatmi dan Anni (2010) menyebutkan bahwa analisis butir soal merupakan proses pengumpulan. Untuk mengukur reliabilitas soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX di Kabupaten Grobogan D. Untuk mengukur tingkat kesukaran soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX di Kabupaten Grobogan 3.

b. Ulangan Akhir Semester Gasal Kelas IX IPA SMP Dalam penelitian ini yang dimaksud dengan Ulangan Akhir Semester Gasal Kelas IX IPA SMP merupakan Ulangan mata pelajaran IPA yang dilakukan secara serentak pada akhir semester Gasal Kelas IX di SMP se-Kabupaten Grobogan tahun 2010/2011.

 

   

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Asmin (2006) menyatakan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak terlepas dari penerapan penilaian yang dapat secara tepat mengukur hasil akhir dari suatu proses pembelajaran. Artinya untuk menilai hasil akhir dalam pembelajaran diperlukan alat penilaian yang berkualitas. Salah satu alat penilaian yang sering digunakan adalah tes. Untuk mengetahui kualitas tes maka perlu dilakukan analisis soal sebelum soal tersebut diberikan kepada peserta tes. Analisis merupakan proses untuk mengetahui informasi yang telah dikumpulkan, termasuk mengolah data untuk menentukan kesimpulan yang didukung data tersebut (Tayibnapis 2000). Sedangkan menurut Arikunto (2006) analisis soal merupakan suatu prosedur yang sistematis, yang akan memberikan informasi-informasi yang sangat khusus terhadap butir tes yang disusun. Rudyatmi dan Anni (2010) menyatakan bahwa analisis butir soal merupakan kegiatan proses pengumpulan, peringkasan, dan penggunaan informasi dari jawaban siswa untuk membuat keputusan tentang setiap penilaian. Dari ketiga definisi di atas dapat disimpulkan bahwa analisis soal merupakan suatu kegiatan sistematis yang meliputi pengumpulan dan pengolahan data berupa tes atau soal yang dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif guna memperoleh informasi untuk menentukan kesimpulan kualitas soal tersebut. Kustriyono (2004) menyebutkan terdapat dua pendekatan yang dapat digunakan untuk mengetahui kualitas tes yang dibuat yaitu pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif dilakukan dengan cara menelaah butir soal, sebaiknya dilakukan sebelum perangkat tes tersebut diujikan. Hal yang ditekankan adalah penilaian dari aspek materi, konstruksi, dan bahasa. Sedangkan pendekatan kuantitatif merupakan metode penelaahan butir tes yang didasarkan pada data empiris yang diperoleh melalui respons peserta tes. Dengan demikian, pendekatan kuantitatif dilakukan setelah tes diberikan kepada peserta tes atau pernah diujikan pada kelompok peserta lain yang memiliki karakteristik hampir identik.
6   

Surapranata (2005) menyatakan bahwa analisis kualitatif dinamakan validitas logis (logical validity) dan analisis kuantitatif dinamakan validitas empiris (empirical validity). Melalui validitas empiris akan diperoleh informasi butir soal yang meliputi tingkat kesukaran, daya pembeda dan efektifitas pengecoh. Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa kualitas soal yang baik dapat dilihat dari validitas logis dan validitas empiris. 1. Validitas Validitas dapat berkenaan dengan ketepatan alat penilaian terhadap konsep yang dinilai sehingga betul-betul menilai apa yang seharusnya dinilai (Sudjana 2001). a. Validitas logis, terdiri atas: 1. Validitas isi, sebuah tes dikatakan memiliki validitas isi apabila mengukur tujuan khusus tertentu yang sejajar dengan materi atau isi pelajaran yang diberikan (Arikunto 2007). Sedangkan validitas isi menurut Ary D et al (2007) menunjuk pada sejauh mana instrumen tersebut mencerminkan isi yang dikehendaki. 2. Validitas konstruksi, sebuah tes dikatakan memiliki validitas konstruksi jika butir soal yang membangun tes tersebut mengukur setiap aspek berpikir seperti yang dirumuskan dalam indikator (Arikunto 2007). b. Validitas empiris, terdiri atas: 1. Tingkat kesukaran, adalah pengukuran seberapa besar derajat kesukaran suatu soal. Jika suatu soal memiliki tingkat kesukaran seimbang (proporsional), maka dapat dikatakan bahwa soal tersebut baik. Sebaiknya dalam penyusunan tes tidak terlalu sukar dan tidak pula terlalu mudah. Angka yang menunjukkan mengenai tingkat kesukaran dikenal dengan ”Difficulty Index” yang diberi lambang P (Proportion). Besarnya tingkat kesukaran antara 0,00 sampai dengan 1,0. Menurut Arikunto (2007) klasifikasi indeks kesukaran adalah sebagai berikut: Soal dengan P antara 0,00 sampai 0,10 adalah soal sangat sukar Soal dengan P antara 0,11 sampai 0,30 adalah soal sukar Soal dengan P antara 0,31 sampai 0,70 adalah soal sedang
 

semakin mampu butir soal tersebut membedakan antara peserta didik yang menguasai kompetensi dengan peserta didik yang kurang menguasai kompetensi. pada soal pilihan ganda terdapat alternatif jawaban/option yang merupakan pengecoh (distraktor). 2. Reliabilitas Reliabilitas adalah ketetapan atau keajegan suatu alat evaluasi (Sudjana 2001).71 sampai 0.21 – 0. Sedangkan Singarimbun dan Soffian E (2008) menyatakan bahwa reliabilitas merupakan indeks yang menunjukkan sejauhmana suatu alat pengukur dapat   . Angka yang menunjukkan besarnya daya pembeda adalah disebut ”Discriminating Power” yang diberi lambang D.41 – 0. pengecohnya akan dipilih secara tidak merata. Butir soal yang baik. Menurut Arikunto (2007) klasifikasi daya pembeda soal adalah sebagai berikut: D = 0.8  Soal dengan P antara 0.90 adalah soal sangat mudah 2.71 – 1. Menurut Surapranata (2005) suatu pengecoh dapat dikatakan berfungsi baik jika paling sedikit dipilih oleh 5% peserta tes. Analisis pengecoh. Sebaliknya butir soal yang kurang baik. Semakin tinggi koefisien daya pembeda suatu butir soal. pengecohnya akan dipilih secara merata oleh peserta didik yang menjawab salah.00 – 0. Pengecoh dianggap baik apabila jumlah peserta didik yang memilih pengecoh itu sama atau mendekati jumlah ideal.40 daya pembeda soal adalah cukup D = 0. Seluruh peserta tes dikelompokkan menjadi 2 yaitu kelompok atas (upper) dan kelompok bawah (lower).00 daya pembeda soal adalah baik sekali D = Negatif daya pembeda soal adalah sangat jelek 3. Daya pembeda.00. Besarnya daya pembeda berkisar antara 0.90 adalah soal mudah Soal dengan P > 0.20 daya pembeda soal adalah jelek D = 0.70 daya pembeda soal adalah baik D = 0. adalah pengukuran sejauhmana suatu butir soal mampu membedakan peserta didik yang sudah menguasai kompetensi dengan peserta didik yang belum/kurang menguasai kompetensi berdasarkan kriteria tertentu.00 sampai 1.

b. konsisten/stabil dan produktif kapanpun tes tersebut digunakan. Terdapat tiga cara untuk mengetahui reliabilitas suatu tes yaitu: a.800 : tinggi 0. Tujuannya adalah agar informasi yang diperoleh berupa   . Metode split-half. Dengan metode satu tes. Menurut Arikunto (2007) harga r yang diperoleh dikonsultasikan dengan r Tabel product moment dengan taraf signifikan 5%. dua tes yang paralel dan setaraf diberikan kepada sekelompok siswa. sama isi dan bentuknya. (Purwanto 2004) Nilai dari reliabilitas diberi lambang r yang dapat dicari besarnya dengan menggunakan rumus KR 20 atau Spearman-Brown. Suatu tes dikatakan memiliki ketetapan jika dapat dipercaya.000 : sangat tinggi 0.000 < r ≤ 0.9  dipercaya dan dapat diandalkan. kemudian kedua hasilnya dicari korelasinya.200 : sangat rendah Langkah Pengembangan Tes Ariani (2006) menyebutkan bahwa terdapat persyaratan prosedur yang sistematis maupun aturan tertentu dalam mengobservasi perilaku seseorang termasuk menilai hasil belajar. maka soal tersebut reliabel. Klasifikasi reliabilitas soal adalah sebagai berikut: 0.200 < r ≤ 0.400 < r ≤ 0.400 : rendah 0. Kemudian kedua hasilnya dicari korelasinya.600 : cukup 0. Salah satu cara untuk menilai hasil belajar adalah melalui tes yang berarti pula penyusunan harus dilakukan secara sistematis dengan aturan yang jelas.600 < r ≤ 0. suatu tes dibagi menjadi dua bagian yang sama tingkat kesukarannya. c. Jika harga r hitung > r Tabel . sebuah tes diberikan dua kali kepada sekelompok siswa yang sama tapi dalam waktu yang berbeda. Kemudian dilihat skor masingmasing bagian paruhan tes tersebut dan dicari korelasinya. Dengan metode dua tes.800 < r ≤ 1.

b) menyusun kisi-kisi.10  hasil pengukuran melalui tes dapat akurat. yang sering digunakan adalah bentuk pilihan ganda. c) menentukan bentuk tes. merupakan Tabel matrik yang berisi spesifikasi soal-soal yang akan dibuat. Oleh karena itu penelaahan soal perlu dilakukan sebelum soal diberikan kepada testee agar dapat memberikan hasil yang tepat. dan karakteristik mata pelajaran. ruang lingkup materi. Menyusun spesifikasi tes. Penyusunan spesifikasi tes mencakup : a) menentukan tujuan. benar salah. Sebelum soal diberikan pada siswa sebaiknya soal disusun sesuai dengan peruntukannya. Menurut Suryabrata yang diacu dalam Purnomo (2007) menjelaskan bahwa soal-soal yang telah ditulis dengan hati-hati berdasarkan pertimbangan tidak begitu saja dapat dianggap sebagai soal yang baik karena harus diuji melalui penelaahan soal (penelaahan secara teoritis) dan pengujian secara empiris. waktu yang tersedia. jenis/model dan karakter alat penilaian. jumlah peserta tes. cakupan materi. Kisi-kisi ini sebagai acuan sehingga dapat menulis soal yang isi dan tingkat kesulitannya relatif proporsional.   . b) kesesuaian soal dengan syarat-syarat psikometris. menjodohkan dan uraian obyektif. Pemilihan bentuk tes yang tepat ditentukan oleh tujuan tes. serta c) ketepatan dan kecermatan rumusan soal-soal tersebut. yaitu: a) kesesuaian isi soal dengan hal yang akan diuji/validitas isi. yaitu berisi tentang uraian yang menunjukkan keseluruhan karakteristik yang harus dimiliki suatu tes. Spesifikasi yang jelas akan mempermudah dalam menulis soal dan siapa saja yang menulis soal akan menghasilkan tingkat kesulitan yang relatif sama. atau paling tidak mendekati keadaan yang sesungguhnya dan dapat dipertanggungjawabkan. yang dirumuskan secara jelas dan tegas yang ditentukan sejak awal karena menjadi dasar untuk menentukan arah. Mardapi (2008) menyebutkan terdapat delapan langkah yang perlu ditempuh dalam mengembangkan tes hasil atau prestasi belajar meliputi: 1. artinya soal tersebut harus berkualitas. Pengujian soal melalui penelaahan soal mempunyai tiga sasaran.

efektifitas pengecoh dan daya beda. merupakan langkah penjabaran indikator menjadi pertanyaanpertanyaan yang karakteristiknya sesuai dengan perincian pada kisi-kisi yang telah dibuat. daya beda dan lain-lain. tingkat kesukaran. 3. bukan si pembuat soal. Menganalisis butir soal. Menulis soal tes. 8. penyusun tes dapat berpedoman pada indikator pembelajaran atau tujuan evaluasi itu sendiri. dilakukan untuk memperbaiki soal jika ternyata dalam pembuatannya masih ditemukan kekurangan atau kesalahan. 5. Tes Sebagai Hasil Belajar Kognitif Dalam penyusunan tes perlu diperhatikan tipe hasil belajar atau tingkat kemampuan berpikir mana saja yang akan diukur atau dinilai. dilakukan tentang perbaikan bagian soal yang masih belum sesuai dengan yang diharapkan. Keseluruhan butir perlu disusun secara hati-hati menjadi kesatuan soal yang terpadu. efektifitas pengecoh. setelah dilakukan uji coba soal akan diketahui mengenai kualitas masing-masing butir soal yang meliputi: tingkat kesukaran.11  d) menentukan panjang tes. validitas. yang diberikan kepada testee untuk diselesaikan. 2. Untuk menentukan tipe hasil belajar atau tingkat kemampuan berpikir yang akan dinilai. Kualitas tes secara keseluruhan sangat berpengaruh dengan tingkat kebaikan dari masing-masing soal yang menyusunnya. 7. Melaksanakan tes. Pada`umumnya waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan soal pilihan ganda adalah 2 sampai 3 menit. Uji coba ini dapat digunakan sebagai sarana memperoleh data empirik tentang tingkat kebaikan soal yang telah disusun. Menelaah soal tes. Memperbaiki tes. sebaiknya dilakukan untuk memperbaiki kualitas soal. berdasarkan pada cakupan materi. Melakukan uji coba tes.   . Merakit tes. setelah semua butir dianalisis dan diperbaiki langkah selanjutnya adalah merakit semua tes menjadi satu kesatuan tes. Telaah soal ini sebaiknya dilakukan oleh orang lain. 6. 4. Melalui uji coba soal dapat diperoleh data reliabilitas.

Abstraksi ini dapat berupa ide. Dalam hal ini testee tidak hanya hafal secara verbal akan tetapi juga memahami konsep dari masalah atau fakta yang ditanyakan 3. Kemampuan evaluasi (C5) adalah kemampuan testee untuk membuat suatu penilaian tentang suatu pernyataan. Kemampuan analisis dan sintesis (C4) adalah kemampuan yang mengukur testee untuk menganalisis atau menguraikan suatu integritas atau situasi tertentu ke dalam komponen-komponen atau unsur-unsur pembentuknya. atau istilah-istilah tanpa harus mengerti atau dapat menilai atau dapat menggunakannya. atau mungkin juga sistematikanya. analisis dan sintesis. penerapan atau aplikasi. 5. Aplikasi atau penerapan (C3) adalah penggunaan abstraksi pada situasi konkret atau situasi khusus. atau petunjuk praktis. fakta. 2. Sedangkan kemampuan sintesis adalah penyatuan unsur-unsur atau bagianbagian ke dalam suatu bentuk yang menyeluruh. situasi serta fakta yang diketahuinya.12  Sehingga pemilihan alat evaluasi dan penyusunan instrumen tes akan tepat sesuai dengan tingkat kemampuan peserta didik. teori. Bloom membagi tingkat kemampuan atau tipe hasil belajar yang termasuk aspek kognitif menjadi enam yaitu pengetahuan hafalan. evaluasi serta kreativitas. Dalam hal ini biasanya testee hanya dituntut untuk menyebutkan kembali (recall) atau menghafal saja. termasuk juga menguraikan bagaimana proses terjadinya sesuatu. cara bekerjanya sesuatu. konsep. dan sebagainya   . Diharapkan siswa dapat memahami dan sekaligus mampu memilah-milahnya menjadi bagian-bagian. pemahaman atau komprehensif. Diharapkan testee mampu menemukan hubungan kausal atau urutan tertentu atau menemukan abstraksinya yang berupa integritas. 4. Berikut adalah penjelasannya yaitu: 1. Testee dituntut kemampuannya untuk menerapkan atau menggunakan apa yang telah diketahuinya dalam situasi baru baginya (diabstrakkan). situasi. Pengetahuan hafalan (C1) atau knowledge ialah tingkat kemampuan yang hanya meminta responden atau testee untuk mengenal atau mengetahui adanya konsep. Pemahaman atau komprehensif (C2) adalah tingkat kemampuan yang mengharapkan testee mampu memahami arti atau konsep.

Menurut Rudyatmi dan Anni (2010) analisis soal secara klasik adalah proses penelaahan butir soal melalui informasi dari jawaban peserta didik guna meningkatkan mutu butir soal yang bersangkutan dengan menggunakan teori klasik.50. metodenya. Analisis Soal dengan Program ITEMAN ITEMAN merupakan perangkat/program untuk menganalisis butir soal dan tes. Selain itu juga menguji efektifitas distraktor-distraktor pada setiap butir untuk menentukan apakah distraktor tersebut berfungsi atau belum. memproduksi. gagasannya. Azwar yang diacu dalam Kustriyono (2004) menyatakan bahwa pada analisis butir menggunakan teori tes klasik tipe objektif. menemukan.13  berdasarkan suatu kriteria tertentu. kualitas butir dilihat dari paling tidak dua parameter yaitu tingkat kesukaran dan daya pembeda. menyempurnakan. Artinya jika soal diujikan pada anak berkemampuan tinggi dengan anak berkemampuan rendah maka akan terjadi perbedaan hasil analisis. Program ini didasarkan pada teori tes klasik. Kegiatan penilaian dapat dilihat dari segi tujuannya. cara pemecahannya. cara bekerjanya. (Anonim 2010). 1988. Untuk mengantisipasi hal tersebut maka biasanya analisis soal dengan menggunakan ITEMAN dilakukan secara sampling. Menurut Abidin (2008) terdapat kelemahan utama dari program ini yaitu sangat dipengaruhi oleh kemampuan responden. Kemampuan berkreasi/berkreativitas (C6) adalah tingkat kemampuan untuk merancang.00 sampai dengan versi 3. Melalui data empiris butir soal yang ditampilkan dapat menjelaskan kualitas soal tersebut. materinya atau lainnya. Menurut Rudyatmi dan Anni (2010) adapun fungsi dari program ITEMAN adalah:   . Program ini termasuk satu paket dalam MicroCat yang dikembangkan oleh Assessment System Corporation mulai tahun 1982 dan mengalami revisi pada tahun 1984. memperkuat dan menggubah sesuatu menjadi baru. (Purwanto 2004) 6. dan 1993: mulai dari versi 2. 1986. Semakin besar sampling dan semakin baik teknik samplingnya maka semakin baik kualitas hasil analisis. membaharui. merencanakan. membangun.

14 

1. Untuk menganalisis data file (format ASCII) jawaban butir soal yang dihasilkan manual melalui manual entry data atau dari mesin scanner 2. Menskor dan menganalisis data soal pilihan ganda untuk 30.000 siswa dan 250 butir soal 3. Menganalisis sebuah tes yang terdiri dari 10 skala (subtes) dan memberikan informasi tentang validitas setiap butir (daya pembeda, tingkat kesukaran, proporsi jawaban pada setiap option), reliabilitas (KR-20/Alpha), standar error measurement, mean, variance, standar deviasi, skew, kurtosis untuk jumlah skor pada jawaban benar, skor minimum dan maksimum, skor median dan frekuensi distribusi skor. Menurut Abidin (2008) program ITEMAN juga memberikan hasil skor untuk setiap peserta tes yang menunjukkan jumlah benar dari seluruh jawaban. Sebelum menggunakan program ITEMAN perlu diketahui bahwa terdapat 5 baris utama yang harus dientrykan. Data yang akan dianalisis diketik melalui notepad atau Microsoft Office Word dengan jenis font Courier New. File data yang akan dientrykan ke program ITEMAN terdiri atas 5 baris yaitu: a. Baris pertama adalah baris pengontrol yang mendeskripsikan data b. Baris kedua adalah daftar kunci jawaban setiap butir soal c. Baris ketiga adalah daftar jumlah option untuk setiap butir soal d. Baris keempat adalah daftar butir soal yang akan dianalisis (jika butir yang akan dianalisis diberi tanda Y, jika tidak diikutkan dalam analisis diberi tanda N) e. Baris kelima dan seterusnya adalah data siswa dan jawaban pilihan siswa Setiap pilihan jawaban siswa (untuk soal pilihan ganda) diketik dengan menggunakan huruf, misal ABCD atau 1234 untuk 4 pilihan jawaban, sedangkan untuk 5 pilihan jawaban yaitu ABCDE atau 12345. Adapun langkah-langkah melakukan analisis soal dengan ITEMAN: 1. Membuat File Data a. Contoh File data (file data ditulis dengan notepad atau Microsoft Office Word dengan jenis font Courier New) b. Keterangan Pengisian File Data
 

15 

1) Baris Pertama: Kolom 1-3 : jumlah butir soal (contoh: 020) 4 : Spasi 5 : jawaban kosong (omit), ditulis 0 6 : Spasi 7 : soal yang belum dikerjakan, ditulis n 8 : spasi 9-10 : jumlah identitas data siswa (contoh: 10) Tambahan keterangan: Kolom 1-3, Untuk menuliskan jumlah soal: Kolom 1 ratusan, kolom 2 puluhan, kolom 3 satuan Kolom 5 : butir soal yang tidak dijawab Kolom 7 : butir soal yang belum sempat dikerjakan Kolom 9-10: panjang karakter untuk identitas siswa. 2) Baris kedua : kunci jawaban 3) Baris ketiga :jumlah jawaban 4) Baris Keempat : ‘Y’ butir soal yang dianalisis, ‘N’ butir soal yang tidak dianalisis 5) Baris kelima dan seterusnya : berisi jawaban siswa 2. Menjalankan Program Iteman a. Double klik file program ITEMAN b. Tulislah file data: contoh TIK.TXT, kemudian tekan enter c. Ketik nama file hasil analisis, contoh HSL.TXT, kemudian tekan enter d. Ketik ‘Y’, kemudian tekan enter e. Ketik file untuk total skor siswa, contoh SKOR.TXT, kemudian tekan enter. f. Analisis selesai 3. Interpretasi hasil Analisis Hasil analisis dengan ITEMAN dapat dibedakan menjadi 2 bagian, yaitu statistik butir soal dan hasil analisis statistik tes/skala. a. Statistik butir soal adalah untuk tes yang terdiri dari butir-butir soal yang bersifat dikotomi misalnya pilihan ganda. Statistik berikut adalah output dari
 

16 

setiap butir soal yang dianalisis: 1) Seq.N 2) Scala item : adalah nomor urut butir soal dalam file data : nomor urut butir soal dalam tes

3) Prop.Correc : proporsi siswa yang menjawab benar butir tes (indeks tingkat kesukaran soal secara klasikal). Nilai ekstrim (mendekati nol atau satu) menunjukkan bahwa butir soal tersebut terlalu sukar atau terlalu mudah untuk peserta tes. Indeks ini disebut juga indeks tingkat kesukaran soal secara klasikal. 4) Biser : indeks daya pembeda soal dengan menggunakan koefisien korelasi biserial. Nilai positif artinya peserta tes yang menjawab benar butir soal mempunyai skor relatif tinggi dalam tes tersebut. Sebaliknya nilai negatif menunjukkan bahwa peserta tes yang menjawab benar butir tes memperoleh skor tes yang relatif lebih rendah dalam tes. Untuk statistik pilihan jawaban korelasi biserial negatif sangat tidak dikehendaki untuk kunci jawaban (alternatif) dan sangat dikehendaki untuk pilihan jawaban yang lain (pengecoh). 5) Point biserial : juga indeks daya pembeda soal dan pilihan jawaban (alternatif) dengan menggunakan koefisien point biserial. Penafsirannya sama dengan statistik biserial. Statistik pilihan jawaban (alternatif) memberikan informasi yang sama dengan statistik butir soal. Perbedaannya adalah bahwa statistik pilihan jawaban dihitung secara terpisah. Untuk setiap pilihan jawaban dan didasarkan pada pilihan tidaknya alternatif tersebut, bukan pada jawabannya. Tanda bintang yang muncul di sebelah kanan hasil analisis menunjukkan kunci jawaban. b. Statistik tes 1) N of Items 3) Mean 4) Variance : jumlah butir soal dalam tes yang dianalisis. : Skor atau rerata peserta tes : varian dari distribusi skor peserta tes yang memberikan 2) N of Examines: Jumlah peserta tes

gambaran tentang sebaran skor peserta tes. 5) Std.Deviasi : Deviasi standar dari distribusi skor tes (akar dari varians)
 

Koefisien alpha bergerak dari 0. 12) SEM : kesalahan pengukuran standar untuk setiap tes atau skala. Kemiringan nol menunjukkan bahwa skor berdistribusi secara simetris di sekitar skor rata-rata. Kemiringan negatif menunjukkan bahwa sebagian besar skor berada pada bagian atas (skor tinggi) dari distribusi skor. Sebaliknya. kemiringan positif menunjukkan bahwa sebagian besar skor pada bagian bawah (skor rendah) dari distribusi skor. 8) Minimum 9) Maximum 10) Median 11) Alpha : skor terendah peserta tes : skor tertinggi peserta tes : skor tengah dimana 50% berada pada atau lebih rendah : koefisien reliabilitas alpha untuk tes atau skala tersebut dari skor tersebut. SEM merupakan estimasi dari deviasi standar kesalahan pengukuran dalam skor tes. Nilai positif menunjukkan distribusi yang lebih lancip (memuncak) dan nilai negatif menunjukkan distribusi yang lebih landai (merata).0 sampai 1. yang merupakan indeks homogenitas tes atau skala. 14) Mean item tot : nilai rata-rata indeks daya pembeda dari semua soal dalam tes yang diperoleh dengan menghitung nilai rata-rata point biseral dari semua soal dalam tes   . 13) Mean P : rerata tingkat kesukaran semua butir soal dalam tes secara klasikal dihitung dengan cara mencari rata-rata proporsi peserta tes yang menjawab benar untuk semua butir soal dalam tes. Kurtosis untuk distribusi normal adalah nol. Koefisien alpha hanya cocok digunakan untuk tes yang bukan mengukur kecepatan dan yang hanya mengukur satu dimensi.0.17  6) Skew : kemiringan distribusi skor peserta tes yang memberikan gambaran tentang bentuk distribusi skor peserta tes. 7) Kurtosis : puncak distribusi skor yang menggambarkan kelandaian distribusi skor dibanding dengan distribusi normal. Semakin tinggi koefisien alpha menandakan semakin reliabel suatu soal.

validitas empiris dan reliabilitasnya. daya pembeda. Memperhatikan uraian pada tinjauan pustaka maka dapat disusun kerangka berpikir sebagai berikut: Soal UAS yang disusun MGMP Kabupaten Grobogan belum pernah dianalisis belum diketahui kualitas soal meliputi: validitas logis (isi dan konstruksi). Kerangka Berpikir Dengan dilakukannya analisis soal UAS yang disusun oleh MGMP diharapkan diketahui validitas logis. dan efektifitas pengecoh) dan reliabilitas soal Analisis soal secara kualitatif dan kuantitatif Analisis kualitatif untuk mengetahui validitas logis menggunakan format penelaahan bentuk pilihan ganda & essay Analisis kuantitatif untuk mengetahui validitas empiris dan reliabilitas menggunakan ITEMAN Pembahasan hasil analisis soal Mengetahui kualitas soal UAS Gasal IPA Kelas IX di Kabupaten Grobogan Gambar 1 Kerangka berpikir penelitian   . validitas empiris (tingkat kesukaran.18  15) Mean biserial : nilai rata-rata indek daya pembeda yang diperoleh dengan menghitung nilai rata-rata korelasi biserial dari semua butir soal.

   

BAB III METODE PENELITIAN
A. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Grobogan pada semester Gasal tahun ajaran 2010/2011. Tepatnya setelah pelaksanaan Ulangan Akhir Semester gasal yaitu bulan Desember 2010 yang dilakukan di beberapa SMP se-Kabupaten Grobogan. B. Populasi dan Sampel Di Kabupaten Grobogan terdapat 116 SMP yang terdiri atas 1 sekolah RSBI, 14 sekolah SMP Negeri Satu Atap serta 101 SMP negeri dan swasta. Sebagai populasi dari penelitian ini adalah lembar jawaban UAS Gasal IPA kelas IX dari 101 SMP Negeri dan swasta yang meliputi : SMP Negeri SSN SMP swasta : 13 sekolah : 50 sekolah. SMP Negeri non SSN : 38 sekolah Penentuan sampel soal dengan purposive sampling yaitu soal (beserta kunci jawaban) UAS Gasal kelas IX yang disusun oleh MGMP IPA, sedangkan lembar jawaban siswa diperoleh dari beberapa sekolah. Untuk memperoleh lembar jawab siswa yang representatif maka digunakan teknik proportional stratified random sampling. Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam penentuan sampel: a. Random, menurut Arikunto (2006) karena luasnya wilayah, sulitnya menjangkau daerah tertentu, serta keterbatasan tenaga, dana, dan waktu maka dalam penelitian ini diambil prosentase sebanyak 15% dari 101 sekolah. Daftar SMP Negeri dan swasta selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 2. Besarnya sampel yaitu 15% x 101 = 15,15 dibulatkan menjadi 15 sekolah. b. Stratified, digunakan untuk mengklasifikasikan sekolah berdasarkan kriteria yaitu SMP Negeri SSN, SMP Negeri non SSN dan SMP swasta.
19   

20 

c. Proportional, setelah dikelompokkan menurut kriteria di atas maka selanjutnya diambil sampel menurut perbandingan tertentu. SMP Negeri SSN SMP Negeri non SSN SMP swasta : 1/8 x 15 = 1,875 dibulatkan menjadi 2 sekolah : 3/8 x 15 = 5,625 dibulatkan menjadi 6 sekolah : 4/8 x 15 = 7,5 dibulatkan menjadi 7 sekolah

Perhitungan mengacu pada Arikunto (2005).
Tabel 1 Daftar sekolah yang lembar jawaban UAS kelas IX akan dianalisis
Sekolah SMP N 1 Godong SMP N 1 Karangrayung 2. SMP N bukan SSN (6) SMP N 3 Karangrayung SMP N 3 Godong SMP N 6 Purwodadi SMP N 2 Toroh SMP N 5 Purwodadi SMP N 2 Godong 3. SMP swasta (7) SMP DR Sutomo SMP YATPI Godong SMP Muhamadiyah Godong SMP Islam Tegowanu SMP PGRI Tegowanu SMP Yasiha Gubug SMP PGRI 4 Purwodadi *data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 6. No 1. Kriteria (jumlah) SMP N SSN (2)

C. Obyek Penelitian Adapun obyeknya adalah soal (termasuk kunci jawaban) dan lembar jawab siswa UAS Gasal Kelas IX SMP yang menjadi lokasi penelitian. Hasil tes UAS Gasal Kelas IX meliputi validitas logis (isi dan konstruksi), validitas empiris (tingkat kesukaran, daya pembeda dan efektifitas pengecoh) serta reliabilitas. D. Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Menurut Nazir (2005) metode deskriptif adalah metode penelitian untuk membuat gambaran mengenai situasi atau kejadian, sehingga metode ini akan mengadakan akumulasi data dasar belaka. Sedangkan analisis secara kualitatif adalah penelaahan dari segi isi dan konstruksi (bentuknya). Analisis secara kualitatif dilakukan dengan menggunakan format penelaahan soal essay dan pilihan ganda yang dilakukan

 

21 

oleh peneliti. Akan tetapi dalam penelitian ini juga dilakukan analisis secara kuantitatif yaitu menggunakan Program ITEMAN versi 3.0 yang hasilnya meliputi tingkat kesukaran, daya pembeda, dan efektifitas pengecoh serta reabilitas soal. Jadi kedua metode digunakan dalam penelitian ini yaitu secara kualitatif maupun kuantitatif. Banyaknya soal pilihan ganda adalah 50 butir soal, sedangkan soal essay sebanyak 5 butir soal. Dalam keseluruhan soal terdapat 6 materi yang terdiri atas materi Biologi dan Fisika. Adapun yang dianalisis secara kualitatif hanya pada soal yang berkaitan dengan materi Biologi. Sedangkan analisis secara kuantitatif dilakukan pada soal pilihan ganda saja. E. Prosedur Penelitian I. Persiapan penelitian a. Meminta ijin penelitian dan meminta data semua SMP Negeri se-Kabupaten Grobogan di Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan pada bulan Agustus 2010. b. Melakukan observasi awal dengan mengikuti pertemuan TIM MGMP IPA SMP Kabupaten Grobogan untuk memperoleh informasi mengenai Ulangan Akhir Semester Gasal. c. Melakukan wawancara dengan Ketua MGMP IPA SMP Kabupaten Grobogan pada bulan September 2010. II. Pelaksanaan penelitian a. Mengambil data penelitian yaitu soal (termasuk kunci jawaban) dan lembar jawab siswa. Masing-masing sekolah diambil data sebanyak 1 kelas. b. Melakukan analisis data. F. Data dan Metode Pengumpulan Data Data awal yang diperoleh adalah daftar SMP di Kabupaten Grobogan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Metode dokumentasi yang dimaksud yaitu dengan meminta soal (termasuk kunci jawaban) dan lembar jawab siswa.
 

22  G. misalnya ANALISIS UAS diperhatikan bahwa program ini harus satu folder dengan file data yang akan di-entry-kan c) Membuka program notepad 030 O N 10 CDBDBCDBCDABDBDBABCDBCABADCACB 44444444444444444444444444444444444444 YYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYYY ABANG CDBCBCDBCAABDCDCAABDAACBADCCNN ADEK CDDCBDDBCABBDDDBACBDACCADCBCAB BUNGA CDCBBCDBCBBDAABBABCDCABCBADADB   b) Meng-copy program ITEMAN dan di-paste-kan ke folder tersebut. Program ITEMAN versi 3. Menurut Abidin (2008) dalam program ini dimasukkan data berupa nama siswa (bisa diganti dengan kode siswa) dan jawaban/hasil tes siswa. murah.0 merupakan salah satu program klasik yang digunakan untuk menganalisis butir soal yaitu menelaah butir soal melalui informasi dari jawaban peserta tes (testee) untuk meningkatkan kualitas butir soal yang bersangkutan dengan teori klasik. Pilihan jawaban ini ditulis sebanyak soal yang digunakan dalam tes. Pada baris ketiga dituliskan pilihan jawaban (biasanya adalah 4 atau 5 pilihan). Alasan dipilihnya program ini adalah mudah dilakukan dengan komputer. . Berikut adalah cara untuk melakukan analisis dengan program ITEMAN yaitu: a) Membuat folder baru. Metode Analisis Data Analisis butir soal yang dilakukan meliputi dua bagian yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Sedangkan secara kuantitatif dilakukan pada soal bentuk pilihan ganda dengan menggunakan program ITEMAN versi 3.0. dan mudah digunakan yang sesuai dengan teori tes klasik. Alasan digunakannya ITEMAN sebagai program untuk mengolah data secara empiris adalah lebih tepat. efektif. Perlu d) Memasukkan data dari jawaban siswa dalam bentuk TXT files. Analisis kualitatif dilakukan pada soal bentuk pilihan ganda dan essay dengan menggunakan format penelaahan pada lampiran 3 dan 4. dan sederhana.

000 -9.063 0.044 -0. -Item Correct Biser.328 A B C D E Other A B C D E 0.000 0.063 0. Point Prop.094 0.254 -9.454 0.047 -0.447 -9.TXT. kemudian tekan h) Mengetik ”Y”.-----.454 0.-1 0-1 0.188 0.627 -9.440 2 0-2 0.000 0.010 -0.125 -0.166 B 0.000 -0.688 0.065 -9.328 -9.----.031 -9.026 * 3 0-3 0.23  CINTA ENAK FANTA GAMA GENTA e) f) ITEMAN CDBCCCDACDABDBCDAACBBACAACCBDC ACDCBADBCDABDBDADACDNABABDCDDC ACBDBACNNAADBDNBNBCADCBDACBDAD CDBDBCDBCDABDADBABADACABADCACB BABCBCDABABCADDBACDDCAACDCCADC DEDEK CDDCBCDABAAACCDBABADBAADADCCBC Menjalankan program ITEMAN dengan cara double klik file program Menulis file data misal UAS1.000 -9. 1986.063 -0.-----.-----.063 0.txt Page 1 Item Statistics Alternative Statistics ------------------------------------------------------------------Seq.502 0.209 -0. Alt.056 -0. C works better D 0.TXT.162 0.231 * E 0. Key ---.------.000 0.000 CHECK THE KEY C 0. Biser.188 0.250 0. Biser.ITEMAN (tm) Version 3.250 0. C works better ? *   .026 CHECK THE KEY E was specified.---------.000 0. MicroCAT (tm) Testing System Copyright (c) 1982.031 0. Scale Prop.065 -0.594 0.--------.000 0.00 Item analysis for data from file uas.867 -0.000 -0.447 0. 1988 by Assessment Systems Corporation Item and Test Analysis Program -.239 0. 1984. Endorsing Biser.082 -0. kemudian tekan enter i) j) Mengetik file untuk total skor siswa misal SKORUAS1.TXT.000 -0.231 A 0.563 -0. kemudian tekan enter Analisis selesai k) Untuk membaca hasil yaitu dengan mengklik icon HSLUAS1.031 -0.006 Other 0.000 -0.346 ? D was specified.867 -0. Point No.313 0.440 -0.112 0. kemudian enter enter g) Mengetik nama file hasil analisis misal HSLUAS1.

000 Median 3.469 Mean P 0.031 0.417 SEM 1.000 -9.702 Std.397 -9.160 -9.844 0.000 0.440 0.000 -0.440 Kurtosis -0.000 A B C D E Other A B C D E Other 0. Dev.000 -9.867 0.160 -9.000 Maximum 8.387 -9.000 CHECK THE KEY B was specified.077 0.063 0.105 -9.000 Alpha 0. C works better * ? Scale Statistics ---------------Scale: 0 ------N of Items 40 N of Examinees 32 Mean 3.000 0.431   .867 -0.000 -9. 0.206 -9.000 -0.031 0.281 Variance 3.397 -9.276 -9.287 0.924 Skew 0.063 -0.24  Other 4 0-4 0.000 -9.063 0.688 0. 1.000 0.063 0. D works better ? * 5 0-5 0.219 0.000 0.440 CHECK THE KEY E was specified.000 -0.100 0.000 0.000 -0.440 -0.283 Mean Biserial 0.000 -0.000 -0.429 Minimum 0.000 0.434 0.082 Mean Item-Tot.867 -0.

14. 49 18. 7. Tujuannya adalah untuk mengetahui kesesuaian kualitas sekolah dengan hasil UAS ditinjau dari tingkat kesukaran. 19. Soal pilihan ganda tidak hanya dilakukan dengan meng-entry-kan data seluruh sekolah. Berdasarkan analisis secara keseluruhan tingkat kesukaran soal pilihan ganda dapat diketahui 2% sangat sukar. 16. 20% sukar. 11. Berikut disajikan data tingkat kesukaran dari hasil analisis setiap sekolah pada Tabel 3. 36. 13. 21. 4% mudah dan 4% sangat mudah. 37. 9. 35. 28. daya beda dan efektifitas pengecoh serta reliabilitas soal. masing-masing lembar jawab siswa diberi kode sesuai sekolah. 26. Sebelum mengentry-kan data pada program ITEMAN. 34. 24. 8. 33. 42. dan efektifitas pengecoh serta reliabilitas soal. 47. 46. 22. 50 1. Dari 15 sekolah diperoleh data sebanyak 508 responden yang selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 6. 20. 3. 30. 40. 44. 39. Hasil Penelitian Hasil analisis secara kuantitatif soal pilihan ganda sebanyak 50 soal dengan menggunakan program ITEMAN versi 3. 4. 48 2. 45. 31. 70% sedang. Tabel 2 Tingkat kesukaran dari hasil analisis seluruh sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan Kategori sangat sukar Sukar Sedang Jumlah 1 10 35 Prosentase 2% 20% 70% No soal 25 15. 25    . 23. 12. 43.    BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. 17 Mudah 2 4% sangat mudah 2 4% *data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 7. 38. kemudian diurutkan dari skor tertinggi sampai terendah. daya pembeda. Berikut data tingkat kesukaran dari analisis seluruh sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP di Kabupaten Grobogan dapat dilihat pada Tabel 2.00 dapat diketahui validitas soal yang meliputi indeks tingkat kesukaran soal. 41. 27. 29. 10. 32. 5. 6. tetapi juga dilakukan analisis setiap sekolah.

41. 39. 46 16 Jelek 5 10% Sangat jelek 1 2% *data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 7. 38. 7. 29. 10. 2. 5. 14. 28. 25. 26. 33.26  Tabel 3 Tingkat kesukaran dari hasil analisis setiap sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan Sangat sukar ∑ % 5 1 5 7 6 4 3 4 4 6 14 11 0 5 10 2 10 14 12 8 6 8 8 12 28 22 0 10 Sukar ∑ 7 5 10 17 19 14 15 7 16 12 9 12 7 13 % 14 10 20 34 38 28 30 14 32 24 18 24 14 26 Sedang ∑ 29 21 21 19 14 16 14 25 24 19 22 20 32 26 20 % 58 42 42 38 28 32 28 50 48 38 44 40 64 52 40 Mudah ∑ 6 15 11 4 9 12 16 10 3 9 4 6 9 2 4 % 12 30 22 8 18 24 32 20 6 18 8 12 18 4 8 Sangat mudah ∑ % 3 8 3 3 2 4 2 4 3 4 1 1 2 4 0 6 16 6 6 4 8 4 8 6 8 2 2 4 8 0 Sekolah SMP N 1 Godong SMP N 1 Karangrayung SMP N 3 Karangrayung SMP N 3 Godong SMP N 6 Purwodadi SMP N 2 Toroh SMP N 5 Purwodadi SMP N 2 Godong SMP DR Sutomo SMP YATPI Godong SMP Muhamadiyah Godong SMP Islam Tegowanu SMP PGRI Tegowanu SMP Yasiha Gubug SMP PGRI 4 Purwodadi 26 26 13 13 *data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 10-24 Dari Tabel 3 di atas dapat diketahui bahwa tingkat kesukaran sangat sukar dengan persentase paling tinggi adalah SMP swasta yaitu SMP Muhammadiyah Godong sebesar 28%. 15. 11. 44. 37. 8. Sedangkan kriteria sangat mudah persentasenya paling rendah adalah SMP PGRI 4 Purwodadi sebanyak 0%. 30. 36. 43. 34. 19. 47. 40. 24. 50 12. Dalam analisis yang dilakukan secara keseluruhan daya beda soal pilihan ganda (Tabel 4) diketahui hanya ada 1 soal yang sangat jelek dan bernilai negatif yaitu soal no   . 13. 32. 18. 22. 48 1. 3. 23. 17. 6. 9. 49. 31. 45. 21. Tabel 4 Daya beda dari hasil analisis seluruh sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan Kategori Baik sekali Baik Cukup Jumlah 0 13 31 Prosentase 0% 26% 62% No soal 4. 20. 27. 35. 42.

Berdasarkan Tabel 7 yaitu soal dianalisis setiap sekolah. Berdasarkan Tabel 6 yang merupakan hasil analisis seluruh sekolah maka dapat diketahui bahwa sebanyak 18% pengecoh tidak berfungsi pada soal. Nilai daya beda yang positif berarti memiliki daya beda tinggi sedangkan negatif berarti memiliki daya beda rendah. artinya sisanya memiliki nilai indeks daya beda soal positif. Soal dengan daya beda baik sebanyak 26%. maka pengecoh memiliki keberfungsian yang berbeda besarnya. Sebaliknya daya beda soal dengan kriteria sangat baik tidak ada. sedangkan sisanya sebanyak 82% telah berfungsi. Sekolah yang menunjukkan daya beda paling baik adalah SMP N 1 Karangrayung hanya 8% soal yang memiliki daya beda soal sangat jelek. sedangkan lainnya bernilai positif.   . soal cukup sebanyak 62% dan soal jelek sebanyak 10%.27  16. Tabel 5 Daya beda dari hasil analisis setiap sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan Sekolah SMP N 1 Godong SMP N 1 Karangrayung SMP N 3 Karangrayung SMP N 3 Godong SMP N 6 Purwodadi SMP N 2 Toroh SMP N 5 Purwodadi SMP N 2 Godong SMP DR Sutomo SMP YATPI Godong SMP Muhamadiyah Godong SMP Islam Tegowanu SMP PGRI Tegowanu SMP Yasiha Gubug SMP PGRI 4 Purwodadi Baik sekali ∑ % 10 5 5 2 2 2 7 3 2 1 12 7 4 10 10 2 10 4 4 4 14 6 4 2 24 14 8 20 20 4 Baik ∑ 16 20 16 17 18 14 12 14 16 11 10 8 17 7 8 % 32 40 32 34 36 28 24 28 32 22 20 16 34 14 16 Cukup ∑ 16 15 11 12 10 13 12 15 18 4 12 10 6 8 13 % 32 30 22 24 20 26 24 30 36 8 24 20 12 16 26 ∑ 5 6 11 11 10 3 10 10 8 7 5 14 12 7 10 Jelek % 10 12 22 22 20 6 20 20 16 14 10 28 24 14 20 Sangat jelek ∑ % 16 8 4 10 8 10 13 13 9 7 16 16 14 5 18 17 8 20 16 20 26 26 18 14 32 32 28 10 36 34 *data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 10-24 Berdasarkan analisis daya beda soal yang dilakukan setiap sekolah (Tabel 5) diketahui bahwa sekolah yang memiliki daya beda soal sangat jelek paling banyak adalah SMP Yasiha Gubug yaitu sebanyak 36%. Berikut disajikan Tabel 5 yaitu daya beda soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan yang dianalisis setiap sekolah.

7. 22. 23. 15. 38. Tabel 7 Efektifitas pengecoh dari hasil analisis setiap sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan Berfungsi ∑ % SMP N 1 Godong 76 38 SMP N 1 Karangrayung 62 31 SMP N 3 Karangrayung 54 27 SMP N 3 Godong 80 40 SMP N 6 Purwodadi 86 43 SMP N 2 Toroh 54 27 SMP N 5 Purwodadi 66 33 SMP N 2 Godong 56 28 SMP DR Sutomo 76 38 SMP YATPI Godong 32 16 SMP Muhamadiyah Godong 42 21 SMP Islam Tegowanu 70 35 SMP PGRI Tegowanu 70 35 SMP Yasiha Gubug 52 26 SMP PGRI 4 Purwodadi 66 33 *data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 10-24 Sekolah Tidak berfungsi ∑ % 24 12 38 19 23 23 20 10 14 7 46 23 34 17 44 22 24 12 68 34 58 29 30 15 30 15 48 24 34 17 Nilai reliabilitas soal UAS IPA SMP di Kabupaten Grobogan memiliki nilai sebesar 0. 21. Tabel 8 Reliabilitas dari hasil analisis seluruh sekolah soal pilihan ganda UAS IPA SMP di Kabupaten Grobogan Analisis Nilai Reliabilitas 0. 34. 27. 32.711 yang berarti memiliki kehandalan atau keajegan tinggi. 47. 13. Berikut ini disajikan Tabel 8 hasil analisis kuantitatif dari seluruh sekolah yaitu reliabilitas soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP di Kabupaten Grobogan. 11. 9. 17.711 *data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 9. sedangkan nilai reliabilitas tinggi ditunjukkan oleh SMP N 1   . Kriteria Tinggi Berdasarkan Tabel 9 dapat diketahui bahwa nilai reliabilitas sangat tinggi adalah SMP PGRI Tegowanu. 25. 39. 41. 43. 18.28  Tabel 6 Efektifitas pengecoh dari hasil analisis seluruh sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP di Kabupaten Grobogan Kategori Berfungsi Jumlah Prosentase No soal 41 82% 2. 30. 3. 12. 5. 49 9 18% 1. 36. 44. 50 Tidak berfungsi *data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 7. 10. 26. 33. 6. 37. 48. 24. 14. 8. 20. 28. 4. 46. 31. 45. 42. 29. 16. 40. 19. 35.

C4 sebesar 34.534 Cukup SMP DR Sutomo 0.606 Tinggi SMP YATPI Godong 0. Pada penelitian ini yang dianalisis secara kualitatif hanya soal yang berkaitan dengan Biologi sesuai dengan kemampuan (expertise) penelaah.21%.551 Cukup SMP N 6 Purwodadi 0. SMP N 2 Godong.477 Cukup SMP N 2 Toroh 0. penelitian ini juga dilakukan secara kualitatif untuk mengetahui penilaian dari aspek materi. dan SMP DR Sutomo.69%. Adapun soal yang berkaitan dengan materi Biologi adalah no 1 sampai dengan 38.541 Cukup SMP Muhamadiyah Godong 0. C3 sebesar 13.29  Godong. Tabel 9 Reliabilitas dari hasil analisis setiap sekolah soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan Reliabilitas Nilai Kriteria SMP N 1 Godong 0. SMP N 2 Toroh.398 Rendah SMP N 2 Godong 0. sedangkan C5 dan C6 tidak ada sama sekali. Soal yang mengacu pada ranah kognitif C1 sebesar 23. dan bahasa. SMP N 6 Purwodadi.15%.95%. Dari Tabel 10 dapat diketahui bahwa soal dari segi materi sebanyak 100% telah sesuai dengan kompetensi dasar mengacu pada ranah kognitif dan hanya ada satu kunci jawaban. Terdapat satu sekolah yang memiliki nilai reliabilitas negatif (tidak reliabel) yaitu SMP Islam Tegowanu.389 Cukup SMP Islam Tegowanu -0.153 Sangat rendah *data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 10-24 Sekolah Selain secara kuantitatif. Dari segi konstruksi semuanya telah sesuai dengan aspek yang ditelaah.634 Tinggi SMP N 1 Karangrayung 0.823 Sangat tinggi SMP Yasiha Gubug 0. Jumlah soal pilihan ganda keseluruhan sebanyak 50 soal yang terdiri atas materi Biologi dan Fisika. C2 sebesar 28.689 Tinggi SMP N 5 Purwodadi 0. SMP YATPI Godong dan SMP Muhammadiyah Godong. Soal dengan reliabilitas sangat rendah yaitu SMP Yasiha Gubug dan SMP PGRI Purwodadi.486 Cukup SMP N 3 Godong 0. SMP N 3 Godong. Soal dengan reliabilitas cukup ditunjukkan oleh SMP N 3 Karangrayung.217 Tidak reliable SMP PGRI Tegowanu 0. Berikut disajikan Tabel 10 dan 11 yaitu analisis kualitatif soal pilihan ganda dan uraian UAS IPA SMP di Kabupaten Grobogan.126 Sangat rendah SMP PGRI 4 Purwodadi 0. Reliabilitas rendah ditunjukkan oleh SMP N 5 Purwodadi.729 Tinggi SMP N 3 Karangrayung 0. kecuali pada aspek pilihan jawaban homogen dan logis ditinjau dari segi materi yaitu pada soal   . SMP N 1 Karangrayung. konstruksi.

C3 d.15 34. 63 0 0 0 0 0   .21 0 0 100 100 100 100 100 97.36 100 100 97. kecuali satu kesatuan pengertian 38 38 Jumlah soal % Tidak 100 100 0 0 0 0 % 4 B 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 C 15 16 17 18 9 11 5 13 0 0 38 38 38 38 38 37 37 38 38 37 38 38 38 38 38 23. grafik. 63 2. diagram. atau sejenisnya jelas dan berfungsi yaitu pada soal no 15. Tabel. kontinyuitas.95 13. C2 c. Pilihan jawaban yang berbentuk angka/waktu disusun berdasarkan urutan besar kecilnya angka atau kronologisnya Butir soal tidak bergantung pada jawaban soal sebelumnya BAHASA/BUDAYA Menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia Menggunakan bahasa yang komunikatif Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu Pilihan jawaban tidak mengulang kata/kelompok kata yang sama. 36 100 100 100 100 100 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 2. C4 e. grafik.63 0 0 2. C6 Hanya ada satu kunci jawaban KONSTRUKSI Pokok soal dirumuskan dengan singkat. Tabel.69 28. C5 f. keterpakaian sehari-hari Soal mengacu pada ranah kognitif a. Tabel 10 Hasil analisis kualitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP kelas IX di Kabupaten Grobogan No A 1 2 3 Aspek yang ditelaah sesuai MATERI Soal sesuai dengan kompetensi dasar (menuntut tes tertulis untuk bentuk pilihan ganda) Materi yang ditanyakan sesuai dengan kompetensi (urgensi. 36 97. C1 b. diagram. atau sejenisnya jelas dan berfungsi Panjang pilihan jawaban relatif sama Pilihan jawaban tidak menggunakan pernyataan “semua jawaban di atas salah/benar” dan sejenisnya. jelas dan tegas Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban merupakan pernyataan yang diperlukan saja Pokok soal tidak memberi petunjuk kunci jawaban Pokok soal bebas dari pernyataan yang bersifat negatif ganda Pilihan jawaban homogen dan logis ditinjau dari segi materi Gambar.30  no 14 serta gambar. Pilihan jawaban pada soal no 31 yang berupa angka disusun tidak urut dari angka yang terkecil sampai terbesar.

isi materi yang ditanyakan pada jenjang atau tingkat kelas.   .31  *data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 3. gambar. atau sejenisnya disajikan dengan jelas dan terbaca C BAHASA/BUDAYA 9 Rumusan kalimat soal komunikatif 10 Butir soal menggunakan Bahasa Indonesia yang baku 11 Tidak menggunakan kata/ungkapan yang menimbulkan penafsiran ganda/salah pengertian 12 Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu 13 Rumusan soal tidak mengandung kata/ungkapan yang dapat menyinggung perasaan siswa *data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 5 4 4 4 4 4 Jumlah soal % tidak 100 100 100 100 100 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 % 0 4 4 4 4 4 4 0 100 100 100 100 100 100 4 0 0 0 0 0 0 100 0 0 0 0 0 0 Dari keempat soal yang berkaitan dengan materi Biologi telah sesuai dengan kompetensi. Penelaahan secara kualitatif juga dilakukan pada soal uraian yang terdiri atas 5 soal. Berikut ini disajikan hasil analisis kualitatif soal uraian UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan. Akan tetapi pada keempat soal tidak ada pedoman penskoran. keterpakaian sehari-hari) 4 Isi materi yang ditanyakan sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas B KONSTRUKSI 5 Menggunakan kata tanya atau perintah yang menuntut jawaban uraian 6 Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal 7 Ada pedoman penskoran 8 Tabel. rumusan kalimat komunikatif. sedangkan soal no 55 merupakan soal Fisika tidak dianalisis. grafik peta. butir soal menggunakan bahasa Indonesia yang baku dan tidak menggunakan penafsiran ganda. Tabel 11 Hasil analisis kualitatif soal uraian UAS Gasal IPA SMP kelas IX di Kabupaten Grobogan No A 1 Aspek yang ditelaah sesuai MATERI Soal sesuai dengan kompetensi dasar (menuntut tes tertulis untuk bentuk uraian) 2 Batasan pertanyaan dan jawaban yang diharapkan sudah sesuai 3 Materi yang ditanyakan sesuai dengan kompetensi (urgensi. Soal no 51 sampai dengan 54 merupakan soal Biologi yang dianalisis secara kualitatif. kontinyuitas.

Input siswa ketika memasuki sekolah tersebut merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi hasil analisis. tetapi soal sukar tidak sebanding dengan soal mudah yaitu mempunyai selisih sebesar 16%. dalam penelitian ini yang dimaksud validitas soal meliputi tingkat kesukaran. Soal dengan tingkat kesukaran sangat sukar paling kecil yaitu hanya sepersepuluh dari soal sukar. dalam penyusunan soal perlu diperhatikan besarnya persentase tingkat kesukaran soal. Analisis kuantitatif a.10 sampai   . Untuk soal mudah dan sangat mudah memiliki persentase yang sama kecilnya. Untuk soal yang sangat sukar memiliki persentase sangat kecil sekali yaitu hanya sebesar 2% dari keseluruhan soal. Penerimaan siswa baru yang masuk ke SMP Muhammadiyah menggunakan sistem NEM yaitu antara 14. Dilihat dari tingkat kesukaran (dengan menggunakan ITEMAN ditunjukkan dengan proporsi siswa menjawab benar/proportion correct). Karena soal yang baik memiliki tingkat kesukaran yang ideal yakni sebesar 0. 20% sukar.5. Menurut Joesmani (1988) tingkat kesukaran antara 25% sampai 75% merupakan tingkat kesukaran yang memadai. daya beda. Untuk soal dengan kriteria sangat mudah sama dengan soal mudah. Untuk soal sukar cukup besar yakni seperlima dari keseluruhan soal. Makin rendah angka persentase tingkat kesukaran soal maka soal tersebut semakin sukar sebab sedikit peserta tes yang menjawab benar soal tersebut. 4% mudah dan 4% sangat mudah.32  Pembahasan 1. Jika dilihat dari hasil analisis setiap sekolah diketahui bahwa persentase soal sangat sukar paling tinggi dimiliki oleh SMP Muhammadiyah Godong yaitu sebesar 28%. 1) Tingkat kesukaran Berdasarkan hasil analisis kuantitatif seluruh sekolah soal pilihan ganda menggunakan ITEMAN pada Tabel 2 diketahui bahwa soal 2% sangat sukar. Validitas soal. Oleh karena itu. maka soal UAS gasal IPA SMP tersebut memiliki tingkat kesukaran sedang. dan efektifitas pengecoh. Tingkat kesukaran soal tersebut secara keseluruhan termasuk sedang. 70% sedang.

Jika tes diujikan kepada kelompok peserta dengan kemampuan tinggi. tingkat kesulitan butir soal akan tinggi. input siswa ketika masuk di sekolah tersebut dengan sistem seleksi (tes masuk) dilakukan oleh pihak sekolah sehingga siswa yang lolos seleksi memiliki kemampuan yang lebih tinggi daripada siswa lain yang tidak lolos seleksi. dan soal jelek sebesar 10% yang   . tingkat kesulitan butir soal akan rendah. Input siswa ketika masuk sekolah tersebut dengan sistem NEM yaitu antara 17. Artinya peserta tes di sekolah tersebut cukup baik dalam menerima konsep materi yang diajarkan oleh guru karena sekolah tersebut telah berstandar Nasional. Soal dengan kriteria sedang paling tinggi ditunjukkan oleh SMP PGRI Tegowanu yaitu sebesar 64%. Soal dengan kriteria sukar paling tinggi ditunjukkan oleh SMP N 6 Purwodadi sebesar 38%. Untuk kriteria soal sangat mudah paling tinggi ditunjukkan oleh SMP N 1 Karangrayung sebesar 16%. sekolah negeri non SSN dan sekolah negeri SSN.33  23. 2) Daya beda Pada Tabel 4 diketahui bahwa soal dengan daya beda baik memiliki persentase 26%.20. Sebaliknya jika tes yang diujikan tingkat kesulitannya rendah maka estimasi kemampuan peserta akan tinggi. Selain itu. Hal ini diperkuat dengan pendapat Hambleton et al yang diacu dalam Zulkarnain (2008) menyebutkan bahwa pengukuran menggunakan teori klasik terdapat keterbatasan karena bersifat group dependent dan item dependent. soal cukup baik sebesar 62%. Selain itu. Group dependent artinya hasil pengukuran tergantung dari kelompok peserta yang mengerjakan tes. Hal tersebut juga diperkuat dengan kriteria soal sangat sukar hanya berjumlah 1 soal. Jika tes yang diujikan mempunyai tingkat kesulitan yang tinggi. Sebaliknya jika tes diujikan kepada peserta yang kemampuan rendah.60 sampai 25.80. dibuktikan dengan skor terendah siswa yang dihitung secara keseluruhan diperoleh siswa SMP tersebut (Lampiran 8). Item dependent artinya hasil pengukuran tergantung dari tes mana yang diujikan. estimasi kemampuan peserta akan rendah. Dari beberapa hal di atas maka dapat disimpulkan bahwa soal dengan kriteria sangat sukar sampai ke sangat mudah berbanding lurus dengan kriteria sekolah (dilihat dari kualitasnya) yang digunakan sebagai sampel yaitu sekolah swasta.

Hal ini ditunjukkan dengan nilai biser sebesar -0.061 (lampiran 9). artinya soal tersebut telah mampu menunjukkan peserta tes yang berkemampuan tinggi dengan siswa yang berkemampuan rendah. 3) Efektifitas pengecoh   .4 (cukup) sebaiknya direvisi pada stem soal. Jika diamati dari lembar jawab peserta tes banyak sekali jawaban yang diubah karena coret-coretan. baik dan baik sekali. Soal sebesar 36% memiliki nilai negatif.34  bernilai positif. Hasil analisis setiap sekolah pada Tabel 5 menunjukkan soal dengan daya beda sangat jelek paling tinggi adalah di SMP Yasiha Gubug.2 – 0. Artinya soal tersebut dapat membedakan siswa yang berkemampuan tinggi dan yang berkemampuan rendah.076 dan point biser sebesar -0. Hal ini dimungkinkan banyak peserta tes yang mencontek atau ragu dengan jawabannya. Meskipun memiliki nilai positif. akan tetapi soal yang sebaiknya digunakan adalah soal yang memiliki daya beda cukup. Sedangkan soal dengan daya beda bernilai negatif (sangat jelek) paling rendah adalah SMP N 1 Karangrayung. Hal ini sesuai dengan pendapat Zaman et al (2010) bahwa soal yang memiliki daya beda 0. Butir soal yang memiliki nilai negatif menunjukkan peserta tes yang menjawab benar butir soal tersebut memiliki skor yang relatif rendah atau dengan kata lain peserta tes yang memiliki skor relatif tinggi tidak mampu menjawab butir soal tersebut. Hal ini berarti peserta tes yang memiliki skor tinggi menjawab salah soal tersebut atau dengan kata lain banyak peserta tes yang memperoleh skor rendah menjawab benar soal tersebut. Seluruh sekolah telah menunjukkan daya beda soal bernilai positif 50% ≤. Semakin tinggi nilai daya beda soal (bernilai positif) maka semakin baik soal tersebut. Soal yang memiliki nilai daya beda negatif sebesar 2% (1 soal yaitu no 16) tidak dapat membedakan siswa yang berkemampuan tinggi dengan siswa yang berkemampuan rendah. Dapat dikatakan butir soal tersebut tidak dapat membedakan siswa yang pandai dan yang tidak pandai. Hal ini sesuai dengan hasil analisis dari seluruh sekolah yang menunjukkan bahwa soal UAS Gasal IPA Kelas IX SMP telah mampu membedakan peserta tes yang berkemampuan tinggi dan yang rendah sebesar 88%. setelah lolos revisi maka soal tersebut dapat digunakan dalam tes.

Artinya pilihan jawaban (bukan kunci jawaban) telah berfungsi sebagaimana mestinya yaitu sebagai pengecoh. Pada soal dengan tingkat kesukaran sangat mudah maka pengecoh tidak berfungsi yaitu soal no 1 dan 17 (Lampiran 7). Efektifitas pengecoh dikatakan berfungsi jika dipilih oleh sebagian besar siswa yang berkemampuan rendah dan dipilih minimal 5% dari seluruh peserta tes dan dikatakan kurang berfungsi jika dipilih oleh peserta tes yang berkemampuan tinggi. Karena peserta tes akan dengan mudah menebak tanpa berpikir panjang akan langsung menjawab pada kunci jawaban. Petunjuk untuk pilihan jawaban yang benar membuat peserta tes menjawab sesuai dengan petunjuk. Hal ini akan menyebabkan alternatif jawaban lain tidak berfungsi. Jika pengecoh lebih banyak dipilih oleh peserta yang berkemampuan tinggi maka dapat dikatakan pengecoh tersebut menyesatkan.35  Berdasarkan Tabel 6 yang menunjukkan hasil analisis seluruh sekolah menggunakan ITEMAN maka dapat diketahui bahwa 82% pilihan jawaban pada soal dapat berfungsi. Demikian juga jika pokok soal memberi petunjuk untuk jawaban yang benar. artinya tidak menghiraukan pilihan jawaban lain sebagai pengecoh yang tidak homogen. Apabila tes dipilih secara merata oleh peserta tes maka pengecoh tersebut berfungsi. pokok soal memberi petunjuk pada kunci jawaban dan siswa sudah mengetahui materi yang akan ditanyakan terlalu mudah. Tes pilihan ganda yang disusun tanpa memperhatikan homogenitas tidaknya pilihan jawaban akan berpeluang untuk tidak berfungsi. Hal ini karena pokok soal yang terlalu mudah sehingga peserta tes dengan mudah menjawab tanpa menghiraukan pilihan jawaban lain (dalam hal ini pengecoh). Sisanya yaitu sebanyak 18% pengecoh tidak berfungsi. Maka dalam menyusun soal perlu diperhatikan tingkat kesukaran soal dan hubungannya dengan pilihan jawaban. Hasil analisis seluruh sekolah soal UAS Gasal IPA SMP di Kabupaten Grobogan (Lampiran 9) terdapat beberapa butir soal yang memiliki daya beda (biser dan point biser) untuk pengecoh yang bernilai positif yaitu soal no 10 pada   . Menurut Aprianto (2008) terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi berfungsi tidaknya suatu pengecoh yaitu jika soal terlalu mudah.

Soal no 16 dimana terdapat tanda tanya pada pengecoh B (dimana kunci jawaban adalah A) maka pengecoh tersebut perlu ditinjau lagi dari segi kualitatif. hal ini berarti   . Jika diperhatikan (Lampiran 14) maka pilihan jawaban yang telah berfungsi sebagai pengecoh adalah mayoritas soal dengan tingkat kesukaran sedang dan sukar sehingga peserta tes yang berkemampuan rendah memperhitungkan pilihan jawaban selain kunci jawaban (pengecoh). sedangkan pengecoh yang belum berfungsi perlu diganti atau direvisi dengan pengecoh lainnya. no 36 pada pengecoh B. no 13 pada pengecoh D. Hal ini ditunjukkan melalui Prop Endorsing (proporsi peserta tes yang memilih pilihan jawaban) yang bernilai 0. Jika diamati maka pengecoh yang tidak berfungsi merupakan pengecoh yang tidak dipilih sama sekali oleh peserta tes.36  pengecoh A dan C. Tanda negatif pada pengecoh (pilihan jawaban bukan kunci jawaban) menunjukkan bahwa pengecoh sudah berfungsi dengan baik dimana peserta tes yang skornya rendah memilih pengecoh sebagai jawaban yang benar. no 37 pada pengecoh D. no 32 pada pengecoh A dan B. Pengecoh paling sedikit berfungsi di SMP YATPI Godong yaitu sebesar 32%. no 21 pada pengecoh D. Hal ini sesuai dengan Shakil (2008) yang menyatakan bahwa kualitas pengecoh dalam soal mempengaruhi hasil dari skor keseluruhan peserta tes. no 26 pada pengecoh B. Sebagai tindak lanjut atas hasil analisis terhadap berfungsi tidaknya pengecoh maka untuk pengecoh yang telah berfungsi pada soal tersebut dapat digunakan untuk ulangan akhir semester selanjutnya. Selain itu jika soal memiliki tingkat kesukaran 1 (misalnya pada soal no 17 dari hasil analisis SMP N 1 Godong yaitu lampiran 10) artinya semua siswa menjawab benar soal tersebut. Nilai biser menunjukkan angka -9. yaitu siswa yang memperoleh skor tinggi menjawab salah soal tersebut. no 39 pada pengecoh B. sedangkan paling rendah di SMP YATPI Godong. Dalam hal ini berarti pengecoh tersebut tidak dapat membedakan kemampuan peserta tes. Berdasarkan Tabel 7 dari hasil analisis setiap sekolah maka diketahui bahwa efektifitas pengecoh berfungsi paling tinggi di SMP N 6 Purwodadi. no 31 pada pengecoh A. no 34 pada pengecoh A. artinya sebesar 68% tidak berfungsi. no 17 pada pengecoh D. dan no 46 pada pengecoh C. no 44 pada pengecoh A.

Reliabilitas soal Penghitungan menggunakan ITEMAN dapat diketahui nilai reliabilitas soal melalui scale statistic. Nilai alpha/reliabilitas soal yang dihitung secara keseluruhan adalah sebesar 0. Menurut Widodo (2010) penyebab pengecoh yang tidak dipilih oleh peserta tes karena terlalu kelihatan menyesatkan.37  bahwa pengecoh tidak dapat membedakan peserta tes yang memiliki kemampuan tinggi dan yang memiliki kemampuan rendah. Semakin tinggi koefisien reliabilitas suatu tes. Karena menurut Joesmani (1988) semakin banyak soal tes maka semakin banyak   . Nilai dari reliabilitas soal UAS Gasal IPA SMP di Kabupaten Grobogan telah tinggi. Menurut Crocker dan Algina yang diacu dalam Surapranata (2005) menyebutkan bahwa terdapat beberapa faktor tersebut adalah panjang suatu tes.711 (Tabel 8) artinya soal tersebut memiliki keajegan yang tinggi. Indeks reliabilitas berkisar antara 0-1 dengan lima kriteria. semakin tinggi pula keajegan atau ketepatannya. Gronlund yang diacu dalam Surapranata (2005) menyebutkan bahwa untuk pengambilan keputusan individu. Variabilitas skor yang tinggi juga mengakibatkan nilai reliabilitas soal menjadi tinggi yaitu memiliki rentang skor 42 sampai 9. Kehandalan yang dimaksud dalam hal ini meliputi ketepatan/kecermatan hasil pengukuran dan keajegan/kestabilan dari hasil pengukuran. b. Artinya jika soal tersebut mudah dikerjakan oleh peserta tes maka tes akan memiliki nilai reliabilitas yang tinggi. homogenitas belahan dan tingkat kesukaran soal. Selain itu juga perlu diperhatikan lagi. apakah pilihan jawaban tidak homogen atau justru siswa sudah benar-benar memahami konsep materi yang diajarkan. koefisien reliabilitasnya harus tinggi. kecepatan (panjangnya waktu mengerjakan tes). Dalam pembahasan di atas telah diketahui bahwa soal UAS Gasal IPA SMP di Kabupaten Grobogan memiliki tingkat kesukaran dengan kriteria sedang. Pengecoh yang jelek sebaiknya diganti. Selain itu panjang tes yang cukup besar yaitu sebanyak 50 soal. Tinggi rendahnya koefisien reliabilitas dipengaruhi oleh beberapa faktor.

maka hal ini mengakibatkan skor peserta tes mayoritas berada pada range tengah. sedangkan nilai reliabilitas tinggi ditunjukkan oleh SMP N 1 Godong. SMP N 2 Godong. maka semakin rendah koefisien reliabilitasnya. Soal dengan reliabilitas sangat rendah yaitu SMP Yasiha Gubug dan SMP PGRI Purwodadi. Koefisien reliabilitas bertambah tinggi seiring dengan bertambah besarnya heterogenitas subyek (peserta tes). Terdapat satu sekolah yang memiliki nilai reliabilitas negatif (tidak reliabel) yaitu SMP Islam Tegowanu. proporsi jawaban benar semakin banyak maka faktor peserta tes menebak jawabannya semakin rendah. Nilai reliabilitas sangat tinggi adalah SMP PGRI Tegowanu. SMP N 1 Karangrayung. karena digunakan 3 kriteria sekolah yaitu SMP N SSN. Hasil analisis setiap sekolah pada Tabel 9 menunjukkan nilai reliabilitas soal yang bervariasi. SMP N non SSN dan SMP swasta untuk memperoleh responden yang heterogen sehingga hasilnya representatif. SMP N 2 Toroh. SMP N 6 Purwodadi. Soal dengan reliabilitas cukup ditunjukkan oleh SMP N 3 Karangrayung. Juga persebaran skor merata dari skor tertinggi sampai ke skor terendah (Lampiran 37). dan SMP DR Sutomo. Reliabilitas rendah ditunjukkan oleh SMP N 5 Purwodadi. Ary D et al (1982) menjelaskan bahwa reliabilitas merupakan fungsi dari heterogenitas kelompok. Hal ini menyebabkan skor peserta tes (penyebaran skor) mengelompok pada range skor bawah (Lampiran 36) sehingga membuat soal ini menjadi tidak reliabel. Reliabilitas cukup seperti di SMP N 3 Godong memiliki tingkat kesukaran sedang yang mendominasi. Untuk soal tidak reliabel yang terjadi di SMP Islam Tegowanu disebabkan oleh banyaknya soal (Tabel 3) dengan kriteria sukar (24%) dan sangat sukar (22%). SMP N 3 Godong. Dalam penelitian ini penarikan sampel berstrata sangat sesuai. Hal inilah yang menyebabkan nilai reliabilitas soal tinggi. SMP YATPI Godong dan SMP Muhammadiyah Godong. sedangkan soal sangat sukar tidak ada (Lampiran 22). Nilai reliabilitas soal UAS SMP PGRI Tegowanu sangat tinggi disebabkan oleh soal dengan kriteria sedang sangat mendominasi. Sebaliknya.   . semakin homogen kelompok.38  sampel yang diukur.

15% (sebanyak 5 soal). Analisis kualitatif a. Kompetensi yang diujikan meliputi sistem ekskresi (5 soal). hal ini karena alat evaluasi berupa tes pilihan ganda kurang sesuai. Oleh karena itu soal termasuk dalam tingkat kesukaran sedang. proses pewarisan dan hasil pewarisan sifat (6 soal) serta penerapan bioteknologi reproduksi dan pangan (4 soal).95% (sebanyak 11 soal). sistem koordinasi dan alat indra (5 soal). Soal yang berkaitan dengan materi Biologi telah mengacu pada ranah kognitif C1 sebesar 23. konsep pewarisan sifat pada makhluk hidup (5 soal). C4 sebesar 34. mengacu pada ranah kognitif dan hanya ada satu kunci jawaban. Berdasarkan hasil analisis kuantitatif menggunakan ITEMAN diketahui bahwa tingkat kesukaran soal sedang. kesesuaian dengan kompetensi (urgensi. Dari persentase tersebut maka dapat diperoleh perbandingan C1: C2: C3: C4: C5: C6 = 2: 2: 1: 3: 0: 0.39  2. Dari segi materi 100% soal telah sesuai dengan aspek penelaahan yang meliputi kesesuaian dengan kompetensi dasar. konstruksi dan bahasa terdapat beberapa soal yang perlu diperbaiki. sehingga akan dengan mudah mengetahui daya berpikir siswa yang sebenarnya. sistem reproduksi (6 soal). C2 dan C4 cukup tinggi. Semua soal telah sesuai dengan kompetensi yang diujikan yaitu sebanyak 7 kompetensi (Lampiran 5). Hal ini mengakibatkan tingkat   . maka hal ini terbukti yaitu dengan perbandingan ranah kognitif C1.69% (sebanyak 9 soal). C2 sebesar 28. Kemampuan evaluasi dan kreativitas lebih sesuai jika diterapkan pada soal uraian. C3 sebesar 13. keterpakaian sehari-hari). kontinyuitas. Proporsi pembagian soal pada masing-masing kompetensi sudah seimbang sehingga soal dapat dikatakan sesuai dengan kompetensi yang diujikan. Untuk ranah kognitif C5 (evaluasi) dan C6 (berkreativitas) tidak ada sama sekali karena memiliki tingkat kemampuan berpikir tinggi.21% (sebanyak 13 soal). kelangsungan hidup makhluk hidup (6 soal). Dalam soal pilihan ganda ranah kognitif C5 dan C6 tidak ada. Karena pada ranah C1 (hafalan) dan C2 (pemahaman) termasuk pada tingkat kemampuan berpikir rendah. Analisis kualitatif soal pilihan ganda Setelah dilakukan penelaahan soal menggunakan format penelaahan yang mencakup materi. sedangkan C5 dan C6 tidak ada sama sekali.

tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu dan pilihan jawaban tidak mengulang kelompok kata yang sama. percakapan. Beberapa bagian yang ditunjuk pada gambar kurang jelas karena buram Pilihan jawaban yang berupa angka tidak ditulis secara berurutan. seharusnya ditulis berurutan 31. Konstruksi soal Berikut ini merupakan pasangan bagian sel saraf dan fungsinya. Dari segi konstruksi soal no 14 sebaiknya direvisi karena salah dalam penulisan pilihan jawaban sehingga membuat pilihan jawaban menjadi tidak homogen dan tidak logis (dalam hal ini pengecoh). Neurit Meneruskan rangsangan dari badan sel ke sel saraf yang lain Melindungi badan sel d. 1 c. 25% Keterangan Kesalahan penulisan pada pilihan jawaban D tertulis sel hewan. Dendrite Meneruskan rangsangan menuju akson c. konstruksi dan   . Berdasarkan analisis kuantitatif secara keseluruhan menunjukkan bahwa soal no 16 perlu ditinjau dari analisis kualitatif. 50% b. Selain itu soal no 31 pilihan jawaban yang berupa angka ditulis tidak berurutan. 15. penggunaan bahasa yang komunikatif. Badan sel Mempercepat jalannya rangsangan b. Sel hewan Pada gambar di samping ini yang merupakan pusat pengaturan gerakan. Pasangan yang benar adalah…. Berikut disajikan data soal yang perlu diperbaiki dari segi konstruksi pada Tabel 12. 75% d. Dari perbandingan di atas sudah sesuai dengan kompetensi dasar yang diujikan. 2 d. Nama organ Fungsi a. diperbaiki menjadi sel Schwan. Setelah dilakukan analisis kualitatif ternyata soal tersebut telah memenuhi aspek materi. sedangkan no 15 memiliki gambar yang kurang jelas karena buram dan beberapa bagian yang ditunjuk tidak jelas. 3 b. penglihatan. pendengaran dan cita rasa ditunjukkan oleh no…. *data selengkapnya dapat dilihat pada Lampiran 40. Ditinjau dari segi bahasa soal pilihan ganda UAS Gasal IPA SMP di Kabupaten Grobogan secara keseluruhan sudah sesuai dengan aspek penelaahan yang meliputi kesesuaian bahasa dengan kaidah bahasa Indonesia. 4 Wajah Ilham mirip dengan ayahnya. Tabel 12 Soal pilihan ganda yang perlu diperbaiki dari segi konstruksi No 14.40  kesukaran sangat sukar hanya 2% dan sukar 20%. Ilham memperoleh kromosom dari ayahnya sebanyak…. a.(Lampiran 40) a. 100% c.

Hanya terdapat beberapa soal yang harus diperbaiki yaitu apek konstruksi. Hal ini diperkuat dengan hasil analisis kuantitatif pada biser dan point biser pilihan jawaban B bernilai positif. banyak siswa yang memiliki kemampuan tinggi menjawab salah soal tersebut. kelangsungan hidup makhluk hidup (no 53) dan pewarisan sifat pada makhluk hidup (no 54) seperti pada Lampiran 5. Faktor yang mempengaruhi kualitas soal Analisis soal secara kuantitatif menunjukkan kualitas soal sudah sesuai yaitu memiliki tingkat kesukaran sedang. Pada analisis soal secara kualitatif diketahui bahwa soal telah memenuhi aspek materi. konstruksi dan bahasa). Kompetensi yang diujikan pada soal uraian meliputi sistem ekskresi (no 51). Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas soal yaitu guru yang menyusun soal. soal tersebut belum dapat menunjukkan fungsi dari efektifitas pengecoh. daya beda baik. memahami karakteristik peserta tes dan menguasai teknik penulisan soal. Oleh karena itu. akan tetapi dalam penyusunan kalimat stem soal dikembangkan menjadi C3. efektifitas pengecoh berfungsi sebanyak 82% dan reliabilitas tinggi. Sebenarnya jika dicermati soal tersebut cukup mudah yaitu memiliki ranah kognitif C2.   . Jika pedoman penskoran dicantumkan pada butir soal maka akan memotivasi siswa untuk menjawab secara lengkap dan sebaik-baiknya. b. Menurut Mardapi yang diacu dalam Purnomo (2007) syarat kemampuan khusus yang dimiliki oleh seorang guru dalam menyusun soal sesuai standar adalah menguasai materi yang akan diujikan.41  bahasa. Aspek konstruksi perlu diperbaiki yaitu tidak adanya pedoman penskoran. Analisis kualitatif soal uraian Berdasarkan Tabel 11 maka dapat diketahui bahwa secara keseluruhan soal uraian yang berkaitan dengan materi Biologi yaitu soal no 51 sampai dengan 54 telah sesuai dengan aspek penelaahan (materi. Pedoman penskoran ini cukup berpengaruh terhadap hasil jawaban siswa. Namun. Sebaliknya jika tidak dicantumkan maka akan membuat siswa menjawab kurang maksimal sehingga mengurangi perolehan skor siswa. konstruksi dan bahasa. mampu membahasakan gagasan. sistem reproduksi (no 52). 3.

Berdasarkan hasil penelaahan menunjukkan bahwa soal UAS Gasal berkualitas. Jika terdapat soal yang kurang sesuai maka akan diganti dengan soal yang disimpan dalam bank soal. latar belakang pendidikan dan kompetensi guru dalam menyusun soal.42  Pada observasi awal Ketua MGMP menjelaskan bahwa tim penyusun soal dipilih berdasarkan pengalaman mengajar. umumnya guru menyusun kisi-kisi secara mandiri tanpa ditelaah. direvisi dan divalidasi. Selain itu dipilih guru yang telah tersertifikasi dan pernah mengikuti kegiatan pelatihan atau seminar tentang penyusunan soal standar. Dalam menentukan tingkat kesukaran sedang pada soal dilakukan dengan menyusun kisi-kisi soal yang memperhatikan proporsi ranah kognitif. hal ini dapat dijadikan sebagai pemicu untuk dilakukannya analisis soal secara berkelanjutan agar soal yang berkualitas dapat dimasukkan ke dalam bank soal. Sebenarnya MGMP telah mengetahui langkah pengembangan soal sesuai standar dengan melakukan tahap yang pertama dan kedua yaitu menentukan tujuan tes dan menyusun kisi-kisi soal. Pengalaman mengajar minimal 10 tahun dengan latar pendidikan S1 sesuai materi yang akan diujikan (misalnya materi fisika maka dipilih guru dengan latar belakang pendidikan Fisika). Selama ini tim MGMP IPA Kabupaten Grobogan belum pernah melakukan uji coba soal dan analisis secara kuantitatif. Hal ini bertujuan agar soal tersebut   . Soal yang telah masuk ke dalam bank soal nantinya dapat digunakan untuk ulangan berikutnya. Referensi yang digunakan dalam penulisan soal merupakan buku teks yang biasa digunakan oleh guru saat mengajar di kelas yaitu Yudhistira dan Erlangga. Menurut Hasan (2008) dalam mengembangkan instrumen penilaian. Untuk tahap pengembangan soal selanjutnya belum pernah dilakukan karena keterbatasan waktu. Perintisan bank soal dapat segera dikembangkan menjadi bank soal oleh MGMP IPA Kabupaten Grobogan dengan tetap mengacu pada langkah pengembangan soal sesuai standar. Oleh karena itu kemampuan guru dalam menyusun kisi-kisi perlu secara terus menerus dievaluasi dan ditingkatkan. Dalam soal UAS Gasal IPA Kelas IX di Kabupaten Grobogan ranah C1 dan C2 lebih banyak dari yang lain sehingga soal cenderung mudah.

Selain faktor di atas.43  dapat digunakan oleh semua SMP di Kabupaten Grobogan yang memiliki karakteristik yang berbeda. begitu juga perbedaan tingkat kemampuan berpikir peserta tes. Semakin banyak dan bervariasi kemampuan peserta tes maka hasilnya akan lebih akurat dan representatif.   . Oleh karena itu dalam pengambilan sampel dipilih secara berstrata sehingga diperoleh data yang akurat. peserta tes juga mempengaruhi hasil dari analisis soal. Jumlah peserta tes atau responden sangat berpengaruh terhadap hasil analisis.

soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA Kelas IX SMP di Kabupaten Grobogan memiliki kualitas sesuai standar.    BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. 2. soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan memilki validitas logis. karena sudah sesuai dengan soal standar tetapi perlu perbaikan aspek konstruksi pada beberapa soal. soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan reliabel dengan kategori tinggi. 44    . Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan analisis soal UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan maka dapat disimpulkan bahwa: 1. Saran Setelah dilakukan analisis soal UAS Gasal IPA Kelas IX di Kabupaten Grobogan maka disarankan agar sebaiknya MGMP IPA Kabupaten Grobogan melakukan uji coba dan analisis soal serta mempertahankan penyusunan soal yang berkualitas dengan berpedoman pada langkah pengembangan soal sesuai standar. 3. 6. soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan memiliki efektifitas pengecoh berfungsi. B. 4. 5. soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan memiliki daya beda baik. soal Ulangan Akhir Semester Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan memiliki tingkat kesukaran sedang.

blogdetik. 2010. Item And Tes Analysis Manual (Iteman) Pedoman Penggunaan Iteman. Luchy CJ dan Ashgar R. 2010. On line at http://en. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Pengantar Penelitian dalam Pendidikan diterjemahkan oleh Arief Furchan 2007. Ariani NM. Ary D. Jakarta: Kementrian Pendidikan Nasional. Arrizqi SN. Panduan Kebijakan Pemanfaatan Hasil UN Untuk Perbaikan Mutu Pendidikan.wikipedia. Semarang : Universitas Negeri Semarang. Jakarta : Bumi Aksara. Afiyana I. 2008. Semarang : Universitas Negeri Semarang. 2008. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. 2010. Pengaruh Ragam Bentuk Tes Objektif dan Gaya Berpikir terhadap Fungsi Informasi Tes: Penelitian Quasi Eksperimental dengan Analisis Item Response Theory di SMU DKI Jakarta. On line at http://apri76. 2007. Kualitas Butir Tes Soal Pilihan Ganda. 2005. Analisis soal UAS Biologi Kelas XI di Kabupaten Tegal Tahun 2008/2009 (Skripsi). Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Kementrian Pendidikan Nasional. Banjarmasin. Asmin. -------------. Aprianto. Anonim. Karakteristik Dan Nilai Fungsi Informasi Butir Soal Ujian Akhir Sekolah Dasar Di Kota Bengkulu. Jakarta. Taksonomi Bloom:Mengembangkan Strategi Berpikir Berbasis TIK.45  DAFTAR PUSTAKA Abidin MZ.com/?s=ITEMAN (diakses tanggal 2 September 2010). Manajemen Penelitian. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan 2 (VIII): 213-230 Arikunto S. On line at http://geografidepagdiy. Analisis kualitas soal latihan UN mata pelajaran IPA menggunakan program ITEMAN di batang (Skripsi). 2010.com/2008/12/31/kualitas-butir-tes-soal-pilihan-ganda (diakses tanggal 30 Desember 2010).   .wordpress. Jakarta : Rineka Cipta. 2006. -------------. Jakarta : Rineka Cipta. 2006. 1982. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.org/wiki/Bloom%27s_Taxonomy (diakses tanggal 11 Januari 2011). Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 062 (12): 633-655. 2006.

Bogor : Ghalia Indonesia. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Evaluasi Pembelajaran (Bahan Ajar). 2008. Assessing Student Performance Using Test Item Analysis and its Relevance to the State Exit Final Exams of MAT0024 Classes . Bandung : Remaja Rosdakarya. USA.29. Pengukuran dan Evaluasi Dalam Pengajaran. Panduan Penulisan Tes Tertulis Implementasi Kurikulum 2004. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan 2 (VI): 175-198. 2005. Miami. Semarang : FMIPA UNNES. Joesmani. Surapranata S. 2010. 1988. 1989. Purnomo A. Purwanto N. Yogyakarta : Mitra Cendikia Press. Shakil M. 2004. Jurnal Lembaran Ilmu Pendidikan 36 (1): 1-6. Teknik Penyusunan Instrumen Tes dan Non Tes. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Nazir M. Penyusunan Perangkat Soal Ujian Akhir Mata Pelajaran SainsBiologi Dalam Rangka Pengembangan Bank Soal. 2005. A.   .46  Hasan. 2004.pdf (diakses tanggal 9 Februari 2011) Sudjana. 2008. Bandung : Sinar Baru Algesindo. Bandung : Remaja Rosdakarya Rudyatmi E dan Anni R. 2001. Analisis Kemampuan Guru Pendidikan Agama Islam SD Dalam Mengembangkan Instrumen Penilaian Di Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Jakarta : Departemen Pendidikan & Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan. Sudjana N. 2008. Kampus Kendall. Kustriyono. Metode Penelitian. Kemampuan Guru Dalam Merancang Tes Berbentuk Pilihan Ganda Pada Mata Pelajaran IPS Untuk Ujian Akhir Sekolah (UAS). 2007. USA 6 Maret 2008.67/vcalderi/Polygon%202010/Polygon/Polygon%202009/Po ygon_Page/archives/2008/shakil3. Jurnal Derap Pendidikan LPMP Sulawesi Tengah Vol 2 (02) tahun 2008. Mardapi D. Bandung : Remaja Rosdakarya.An Action Research Project. Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran.70. Artikel disampaikan pada Konferensi Jurusan Matematika Miami Dade College. On line at http://147.

Metode Penelitian Survey.blogspot. Analisis Butir Soal Tes. 2000. Alamgir. 2010. Muhammad AD. Analysis Of Multiple Choice Items And The Effect Of Items’ Sequencing On Difficulty Level In The Test Of Mathematics . Keberfungsian Perangkat Tes Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) Mata Pelajaran Matematika Di Kota Kendari. Zaman.pdf (diakses tanggal 9 Februari 2011).com/2008/karya-ilmiah-ku-new (diakses tanggal 30 Desember 2010). Fayyaz AF.eurojournal.com/ejss_17_107. Jurnal Pendidikan Penabur No. Tayibnapis FY. Evaluasi Program.   . On line at www. European Journal of Social Sciences Volume 17(1):61-67.47  Singarimbun M dan Sofian E. 2008. Islamabad. Widodo. Jakarta : Rineka Cipta. Jakarta : LP3ES.14/Tahun ke-9/Juni 2010. A. Zulkarnain. Asaf N. 2010. On line at http://zul-kar-1970. 2008. Pakistan.

48                                                .

Maka dari soal tersebut akan dianalisis bagaimanakah cara penyampaian kepada siswa agar mudah dipahami. Pernahkan dilakukan analisis soal sampai pada validitas. S. Siapakah yang menyusun soal UAS semester Gasal? Jawab : tim MGMP. 4.49  Lampiran 1. misalnya pada soal no. Sebelum diberikan kepada peserta tes. Dengan kisi-kisi yang dibuat standar (hampir semua sekolah sama) maka soal UAS dapat digunakan oleh sebagian besar SMP di Kabupaten Grobogan. kami menyusun sendiri soal UAS 2. tingkat kesukaran. Pd 1. daya pembeda dan efektifitas pengecoh?   . 6. Pernahkan dilakukan analisis soal UAS? Bagaimanakah hasilnya? Jawab : selama ini analisis soal dilakukan pada soal yang dianggap belum dikuasai siswa. Hasil wawancara dengan Ketua MGMP IPA Kabupaten Grobogan Hari. x banyak siswa yang menjawab salah. pernahkah dilakukan uji coba soal? Jawab : belum pernah. 3. Dan selama ini pun analisis semacam ini belum pernah sampai selesai pada akhir. 5. reliabilitas. kecuali SMP yang bertaraf RSBI seperti SMP N 1 Purwodadi dan beberapa SMP yang bertaraf SSN karena sekolah tersebut telah menyusun soal sendiri untuk UAS. Apakah dari MGMP membuat kisi-kisi soal sebelum menyusun soal UAS? Jawab : tentu kami membuat kisi-kisi soal dulu sebelum menyusun soal. alasannya adalah kurangnya waktu karena biasanya MKKS merekomendasikan kepada MGMP untuk menyusun soal 2 minggu sebelum jadwal UAS. 24 September 2010 Nama : Eddy Widodo. Selain itu juga dikhawatirkan soal akan bocor karena soal diberikan kepada siswa sebelum jadwal UAS. tanggal : Jumat. M. Pd. Siapa saja yang menggunakan soal tersebut? Jawab : yang menggunakan soal tersebut adalah semua SMP di Kabupaten Grobogan. karena dengan menggunakan kisi-kisi soal akan diketahui kompetensi apa saja yang akan diujikan kepada siswa.

Akan tetapi. 7. soal terdahulu yang pernah dianalisis bersama-sama hanya sebatas pada soal yang sebagian besar siswa mampu menjawab dengan benar. Apakah MGMP IPA Kabupaten Grobogan mempunyai bank soal? Jika mempunyai.50  Jawab : belum pernah dilakukan. bagaimanakah cara menentukan soal yang akan dimasukkan ke dalam bank soal? Jawab : selama ini persiapan bank soal masih dalam rencana 4 tahun terakhir. tapi sampai saat ini belum terlaksana.                                     .

15. SMP FATHUL MAARIF GEYER 19. 18. 3. 6. 9. 4. 4. 9. SMP DR. 2. SMP PANCASILA 22. 2. Daftar Sekolah Swasta SMP ISLAM SUDIRMAN KD.51  Lampiran 2. SMP KRISTEN PUTRA WACANA 17. 6. SMP N 1 GUBUG **) SMP N 2 GUBUG SMP N 3 GUBUG SMP N 4 SATU ATAP GUBUG SMP N 1 KEDUNG JATI SMP N 2 KEDUNG JATI SMP N 3 SATU ATAP KEDUNG JATI SMP N 4 SATU ATAP KEDUNG JATI SMP N 1 TEGOWANU **) SMP N 2 TEGOWANU SMP N 3 TEGOWANU SMP N 1 TANGGUNGHARJO SMP N 2 TANGGUNGHARJO SMP N 1 GODONG **) SMP N 2 GODONG SMP N 3 GODONG SMP N 1 KARANG RAYUNG **) SMP N 2 KARANG RAYUNG SMP N 3 KARANG RAYUNG SMP N SATU ATAP KARANG RAYUNG SMP N 1 PENAWANGAN SMP N 2 PENAWANGAN SMP N 1 PURWODADI *) SMP N 2 PURWODADI **) SMP N 3 PURWODADI **) SMP N 4 PURWODADI SMP N 5 PURWODADI SMP N 6 PURWODADI SMP N 7 PURWODADI SMP N 1 TOROH SMP N 2 TOROH SMP N 3 SATU ATAP TOROH 14. 6. 1. 5. 12. 16. SUTOMO 12. 8. 5. SMP MUHAMADIYAH PURWODADI 23. DAFTAR SMP NEGERI DAN SWASTA DI KABUPATEN GROBOGAN No. SMP PANCA BHAKTI 13. 3. SMP MUHAMADIYAH GODONG 19. 7. 22. 2. 01 1. SMP YASNA 16. JATI SMP ISLAM JUMO SMP BUDI LUHUR TANGGUNGHARJO SMP KRISTEN TEGOWANU SMP ISLAM TEGOWANU SMP PGRI TEGOWANU SMP MUHAMADIYAH GUBUG SMP NUSANTARA 1 GUBUG SMP KELUARGA GUBUG SMP YASIHA GUBUG 2. 9. 02 3. 7. 11. SMP PGRI 4 PURWODADI 24. SMP KARYA TOROH 16. 10. SMP AL ITTIHAD MANGGARMAS 18. 10. 20. SMP ISLAM WALI SONGO 17. SMP KRISTEN 1 PURWODADI   . 4. 03 10. SMP MUHAMADIYAH KARANG RAYUNG 15. Subrayon Negeri 1. SMP YATPI GODONG 15. 7. SMP MUHAMADIYAH GEYER 20. 19. 5. 8. 13. 21. 23. SMP IT PELITA 21. SMP ISLAM KARANG RAYUNG 11. 8. SMP KARYA BHAKTI 14. SMP PEMDES TOROH 18. 1. 17. 3.

SMP N 2 WIROSARI 7. SMP N 2 TAWANGHARJO 1. SMP N 4 SATU ATAP NGARINGAN 5. SMP N 4 SATU ATAP PULOKULON 5. 14. 18. 19. 06 11. SMP N 3 SATU ATAP GROBOGAN 4. SMP N 3 PULOKULON 4. 21. SMP N 2 PULOKULON 3. SMP N 3 KRADENAN 9. SMP N 5 SATU ATAP WIROSARI 10. 20. SMP N 2 GABUS 11. SMP N 1 GABUS **) 10. SMP PGRI TAWANGHARJO SMP PGRI WIROSARI SMP MIFTAHUS SAADAH WIROSARI SMP KRISTEN WIROSARI SMP AL ISLAM WIROSARI SMP ISLAM TRUWOLU SMP ISLAM NGARINGAN 13. 23. 18. SMP N 1 NGARINGAN 2. SMP N 3 WIROSARI 8. 15. SMP N 1 PULOKULON **) 2. SMP N 1 WIROSARI **) 6. 17. 16. 04 5. SMP PGRI GABUS SMP ISLAM GABUS SMP ISLAM ROUDHOTUL UMMAH SMP ISLAM NURUL JANNAH SMP AL ISLAM PAKIS SMP WIYATA DARMA SMP PGRI KUWU SMP PEMDA JAMBON SMP NU JAMBON SMP AT TAQWA PULOKULON SMP PGRI PULOKULON Keterangan : *) : sekolah kriteria RSBI **) : sekolah kriteria SSN   . SMP N 1 KRADENAN **) 6. 15. SMP N 2 GEYER 13. 13. SMP N 4 SATU ATAP GABUS 8. SMP YASIM 9. SMP N 1 GEYER **) 12. SMP N 2 SATU ATAP KLAMBU 7. 05 6. SMP N 2 GROBOGAN 3. SMP N 4 SATU ATAP GROBOGAN 5. SMP N 1 GROBOGAN **) 2. SMP N 2 KRADENAN 8. SMP AL ISLAM GROBOGAN 12. 22. 17. SMP N 1 BRATI 1. SMP N 1 KRADENAN 7. SMP N 3 GABUS 12. SMP N 3 SATU ATAP NGARINGAN 4. SMP N 3 GEYER 14. SMP N 1 TAWANGHARJO **) 11. SMP N 4 SATU ATAP WIROSARI 9. 14. SMP N 2 NGARINGAN 3. SMP N 4 GEYER 1. 16.52  4. SMP N 1 KLAMBU 6.

No. C3 d. C4 e. C2 c. C1 b. kontinyuitas.53  Lampiran 3. jelas dan tegas Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban merupakan pernyataan yang diperlukan saja V V 2 V V 3 V V 4 V V 5 V V 6 V V 7 V V 8 V V 9 V V 10 V V 11 V V 12 V V No. C5 f. keterpakaian seharihari) Soal mengacu pada ranah kognitif a. 2 Aspek yang ditelaah 1 MATERI Soal sesuai dengan kompetensi dasar (menuntut tes tertulis untuk bentuk pilihan ganda) Materi yang ditanyakan sesuai dengan kompetensi (urgensi. FORMAT PENELAAHAN SOAL BENTUK PILIHAN GANDA Mata Pelajaran : IPA Kelas/ Semester : IX/GANJIL Penelaah : Lilis Tri Ariyana Berilah tanda cek (V) bila aspek yang ditelaah sesuai pada butir soal dan tanda (X) bila aspek yang ditelaah tidak sesuai pada butir soal. soal 13 14 15 V V V V V V 16 V V 17 V V 18 V V 19 V V 20 V V 21 V V 22 V V 23 V V 24 V V 25 V V 3 V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V 4 B 5 6 V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V   . C6 Hanya ada satu kunci jawaban KONSTRUKSI Pokok soal dirumuskan dengan singkat. A 1.

atau sejenisnya jelas dan berfungsi Panjang pilihan jawaban relatif sama Pilihan jawaban tidak menggunakan pernyataan “semua jawaban di atas salah/benar” dan sejenisnya. Pilihan jawaban yang berbentuk angka/waktu disusun berdasarkan urutan besar kecilnya angka atau kronologisnya Butir soal tidak bergantung pada jawaban soal sebelumnya BAHASA/BUDAYA Menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia Menggunakan bahasa yang komunikatif Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu Pilihan jawaban tidak mengulang kata/kelompok kata yang sama. kecuali satu kesatuan pengertian V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V X V V V V V V V X V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V   .54  7 8 9 10 11 12 13 14 C 15 16 17 18 Pokok soal tidak memberi petunjuk kunci jawaban Pokok soal bebas dari pernyataan yang bersifat negatif ganda Pilihan jawaban homogen dan logis ditinjau dari segi materi Gambar. tabel. diagram. grafik.

jelas dan tegas Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban merupakan pernyataan yang diperlukan saja Pokok soal tidak memberi petunjuk kunci jawaban Pokok soal bebas dari pernyataan yang bersifat negatif ganda Pilihan jawaban homogen dan logis ditinjau dari segi materi Gambar. atau sejenisnya jelas dan berfungsi Panjang pilihan jawaban relatif sama Pilihan jawaban tidak menggunakan V V 27 V V 28 V V 29 V V 30 V V 31 V V No soal 32 33 V V V V 34 V V 35 V V 36 V V 37 V V 38 V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V 4 B 5 6 7 8 9 10 11 12 V V V V V V V V V   . tabel. keterpakaian sehari-hari) Soal mengacu pada ranah kognitif a. C1 b. C2 c. C3 d.55  (LANJUTAN) 26 A 1 2 3 MATERI Soal sesuai dengan kompetensi dasar (menuntut tes tertulis untuk bentuk pilihan ganda) Materi yang ditanyakan sesuai dengan kompetensi (urgensi. C4 e. grafik. kontinyuitas. C5 f. diagram. C6 Hanya ada satu kunci jawaban KONSTRUKSI Pokok soal dirumuskan dengan singkat.

56  13 14 C 15 16 17 18 pernyataan “semua jawaban di atas salah/benar” dan sejenisnya. kecuali satu kesatuan pengertian V V V V V X V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V   . Pilihan jawaban yang berbentuk angka/waktu disusun berdasarkan urutan besar kecilnya angka atau kronologisnya Butir soal tidak bergantung pada`jawaban soal sebelumnya BAHASA/BUDAYA Menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia Menggunakan bahasa yang komunikatif Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu Pilihan jawaban tidak mengulang kata/kelompok kata yang sama.

FORMAT PENELAAHAN SOAL BENTUK URAIAN Mata Pelajaran : IPA Kelas/ Semester : IX/GANJIL Penelaah : Lilis Tri Ariyana Berilah tanda cek (V) bila aspek yang ditelaah sesuai pada butir soal dan tanda (X) bila aspek yang ditelaah tidak sesuai pada butir soal. gambar. 1 2 3 4 B 5 6 7 8 C 9 10 11 12 13 Aspek yang ditelaah 1 MATERI Soal sesuai dengan indikator (menuntut tes tertulis untuk bentuk uraian) Batasan pertanyaan dan jawaban yang diharapkan sudah sesuai Materi yang ditanyakan sesuai dengan kompetensi (urgensi. kontinyuitas. atau sejenisnya disajikan dengan jelas dan terbaca BAHASA/BUDAYA Rumusan kalimat soal komunikatif Butir soal menggunakan Bahasa Indonesia yang baku Tidak menggunakan kata/ungkapan yang menimbulkan penafsiran ganda/salah pengertian Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu Rumusan soal tidak mengandung kata/ungkapan yang dapat menyinggung perasaan siswa V V V V V V X V V V V V V V V V V V V X V V V V V V 2 Nomor soal 3 V V V V V V X V V V V V V V V V V V V X V V V V V V Penelaah 4 V V V V V V X V V V V V V 5 (………………. keterpakaian seharihari) Isi materi yang ditanyakan sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas KONSTRUKSI Menggunakan kata tanya atau perintah yang menuntut jawaban uraian Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal Ada pedoman penskoran Tabel. grafik peta.57  Lampiran 4..)   . No. A.

58  Lampiran 5 Kompetensi yang diujikan pada soal UAS GASAL IPA Kelas IX No. 36. 37 54 53 soal uraian 51 52     . 21. 5 6. 20. 32. 2. 33. seleksi alam. 22 23. 7. 19. 13. 26. 24. 8. 31. 30. 16 17. 11 12. 10. 18. 4. dan perkembangbiakan Mengidentifikasi konsep pewarisan sifat pada makhluk hidup Mendeskripsikan proses pewarisan dan hasil pewarisan sifat beserta penerapannya Mendeskripsikan penerapan bioteknologi dalam mendukung kelangsungan hidup manusia melalui produksi pangan soal pilihan ganda 1. 35. 3. 14. 1 2 3 4 5 6 7 Kompetensi yang diujikan Mendeskripsikan sistem ekskresi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan Mendeskripsikan sistem reproduksi dan penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi pada manusia Mendeskripsikan sistem koordinasi dan alat indra pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan Mengidentifikasi kelangsungan makhluk hidup melalui adaptasi. 15. 25. 28. 9. 29. 34. 27.

1. 5. 11. 2. 7. 14.59  Lampiran 6 Daftar kode SMP di Kabupaten Grobogan yang dianalisis No. 9. 15. 12. 6. 13. 3. 8. 4. Kriteria SMP N SSN SMP N bukan SSN Sekolah SMP N 1 Godong SMP N 1 Karangrayung SMP N 3 Karangrayung SMP N 3 Godong SMP N 6 Purwodadi SMP N 2 Toroh SMP N 5 Purwodadi SMP N 2 Godong SMP DR Sutomo SMP YATPI Godong SMP Muhamadiyah Godong SMP Islam Tegowanu SMP PGRI Tegowanu SMP Yasiha Gubug SMP PGRI 4 Purwodadi Jumlah Kode sekolah A-01 A-02 B-01 B-02 B-03 B-04 B-05 B-06 C-01 C-02 C-03 C-04 C-05 C-06 C-07 SMP Swasta Jumlah siswa 40 40 38 47 37 32 37 37 45 39 20 26 27 23 20 508                                 . 10.

521 0.929 0.392 0.249 0.1 0.481 0.453 0.495 0.321 0.081 0.389 Biser Kategori cukup cukup cukup baik cukup cukup baik cukup baik cukup baik jelek baik cukup cukup sangat jelek cukup cukup baik baik cukup cukup cukup cukup cukup cukup cukup cukup cukup baik cukup jelek baik cukup cukup jelek jelek cukup cukup Pengecoh tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi   .196 0.489 0.406 0.382 0.902 0.27 0.206 0.477 0.599 0.9 0.396 -0.295 0.472 0.199 0.472 0.503 0.306 0.452 0.635 0.552 0.497 0.603 0.27 0.163 0.179 0.182 0.678 0.222 0.60  Lampiran 7 Hasil analisis kuantitatif seluruh sekolah soal UAS Gasal IPA SMP di Kabupaten Grobogan Prop correct No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C A C D A B D A Angka 0.52 0.328 0.336 0.269 0.179 0.66 0.34 0.232 0.285 0.389 0.497 0.434 0.67 0.363 0.13 0.576 0.397 0.405 0.42 0.472 0.305 0.368 0.391 0.385 0.277 0.381 0.076 0.407 0.413 0.674 0.265 0.251 0.359 0.361 0.623 0.214 0.391 0.405 Kategori sangat mudah sedang sedang sedang sedang sedang sedang sedang sedang sedang sedang sedang sedang sedang sukar sedang sangat mudah mudah sedang sedang sukar sedang sedang sedang sangat sukar sukar sedang sedang sedang sedang sukar sukar sukar sukar sedang sukar sedang sedang sedang Angka 0.303 0.

279 0.189 0.482 0.884 sedang sedang sedang sedang sukar sedang sedang sedang sukar sedang mudah 0.088 0.422 0.403 0.352 0.319 0.447 0.488 0.556 0.387 0.601 0.61  40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 D C D B D A A B D B C 0.381 0.452 0.535 0.367 0.134 0.389 0.605 0.248 cukup baik cukup cukup cukup baik jelek baik baik cukup cukup berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi Keterangan : ∑ soal sangat sukar = 1 ∑ soal sukar = 10 ∑ soal sedang = 35 ∑ soal mudah = 2 ∑ soal sangat mudah = 2 ∑ soal baik sekali = 0 ∑ soal baik = 13 ∑ soal cukup = 31 ∑ soal jelek = 5 ∑ soal sangat jelek = 1 pengecoh berfungsi = 41 tidak berfungsi = 9                                                     .

00 26.00 26.00 25.00 30.00 26.00 31.00 32.00 25.00 32.00 28.00 26.00 27.00 35.00 28.00 26.00 28.00 28.00 38.00 28.00 27.00 28.00 27.00 29.00 33.00 35.00 26.00 27.00 28.00 28.00 32.00 35.00 26.00 25.00 26.00 25.00 28.00 29.00 40.00 33.00 29.00 29.00 B-01-26 B-01-19 B-01-22 B-02-34 C-02-26 A-01-13 A-01-15 B-06-03 A-02-05 C-05-23 B-01-27 B-04-12 B-04-31 B-06-33 B-06-27 B-06-15 B-06-13 A-02-20 B-04-24 C-06-10 A-01-29 A-01-06 A-01-11 A-01-23 A-02-35 A-02-25 B-04-09 B-05-12 B-05-07 B-01-36 C-01-33 C-02-14 C-02-05 C-05-24 C-02-39 C-01-11 C-01-09 B-06-39 B-06-34 C-05-01 B-06-16 B-01-34 A-02-08 B-06-36 A-02-34 B-06-25 C-02-30 A-02-19 A-02-23 B-05-11 B-02-17 B-01-29 B-01-14 B-03-14 B-03-31 30.00 35.00 27.00 39.00 27.00 27.00 25.00 33.00 26.00 36.00 28.00 28.00 25.00 35.00 26.00 27.00 38.00 33.00 27.00 34.00 27.00 28.00 34.00 33.00 28.00 35.00 26.00 26.00 28.00 26.00 33.00 25.00 25.00 30.00 40.00 26.00 27.00 28.00 31.00 28.00 27.00 35.00 28.00 27.00 37.00 27.00 36.00 27.00 30.00 33.00 25.00 31.00 34.00 26.00 37.00 29.00 27.00 32.00 34.00 37.00 25.00 27.00 26.00 26.00 32.00 28.00 25.00 29.00 26.00 30.00 37.00 35.00 28.00 37.00 29.00 30. Skor hasil analisis kuantitatif seluruh sekolah soal UAS Gasal IPA SMP Kelas IX di Kabupaten Grobogan menggunakan ITEMAN A-02-37 A-02-38 A-02-31 A-02-16 C-05-03 A-02-04 A-02-02 B-04-16 A-02-36 C-05-14 A-02-18 A-02-39 B-06-31 A-02-01 A-02-12 A-02-15 A-02-17 B-06-19 A-01-40 A-02-06 A-02-21 B-02-33 B-04-17 C-05-05 C-05-17 B-05-15 C-05-15 A-01-09 A-02-13 C-02-28 A-02-03 A-02-09 A-01-38 A-02-32 B-01-15 C-05-07 B-06-07 A-02-30 A-02-28 A-02-29 A-02-14 A-02-26 C-05-25 B-01-28 B-04-11 B-04-18 C-05-02 A-01-26 A-02-11 B-06-18 A-01-28 B-01-09 C-01-31 B-06-37 42.00 27.00 36.00 26.00 26.00 38.00 25.00 29.00 28.00 30.00 27.00 28.00 28.00 28.00 27.00 31.00 31.00   .00 27.00 33.00 28.62  Lampiran 8.00 25.00 31.00 26.00 28.00 30.00 33.00 27.00 B-03-30 B-03-25 B-04-01 B-04-13 B-05-08 B-05-06 B-05-01 B-05-34 B-05-13 C-02-09 C-02-02 C-02-22 C-02-23 B-06-28 B-06-06 B-01-35 B-03-33 A-01-10 B-01-31 B-01-23 B-01-05 B-01-18 B-01-12 B-03-06 B-04-30 B-04-10 B-05-16 B-05-22 B-05-23 B-05-14 B-05-31 B-05-10 B-05-05 C-02-19 C-02-16 C-06-03 A-01-14 A-01-18 B-06-02 B-06-11 B-05-20 A-02-33 B-01-06 B-01-04 B-04-20 B-01-33 B-01-30 B-04-23 B-04-03 B-05-26 B-05-28 B-05-17 B-05-24 B-05-25 B-05-09 27.00 35.00 29.00 28.00 33.00 26.00 33.00 26.00 26.00 26.00 32.00 37.00 29.00 25.00 30.00 29.00 29.00 27.00 26.00 25.

00 20.00 25.00 20.00 20.00 20.00 22.00 20.00 24.00 22.00 24.00 24.00 20.00 22.00 24.00 18.00 20.00 15.00 20.00 24.00 22.00 21.00   .63  B-05-19 B-05-21 C-01-26 C-01-44 C-01-10 C-01-08 C-02-12 C-02-38 C-02-25 C-02-20 C-02-10 C-02-15 C-02-03 C-05-20 C-05-21 C-05-16 C-06-15 B-06-30 B-06-10 A-01-35 A-01-31 A-02-40 C-01-16 B-01-21 C-02-24 B-06-04 C-02-06 A-01-32 C-02-27 A-02-27 B-05-36 B-05-32 B-04-26 B-04-21 B-04-14 B-04-02 B-03-11 B-01-13 B-01-11 B-01-08 A-01-27 A-01-19 C-03-19 A-01-01 B-01-10 C-01-39 B-06-12 B-06-21 B-06-22 B-06-32 B-06-24 B-06-08 C-05-13 C-04-07 C-06-04 C-06-01 A-01-24 A-01-07 A-01-07 A-01-03 B-05-27 B-05-29 C-03-14 C-04-03 C-03-06 25.00 24.00 25.00 20.00 24.00 21.00 23.00 25.00 21.00 23.00 23.00 22.00 22.00 21.00 20.00 25.00 20.00 23.00 24.00 25.00 23.00 22.00 22.00 20.00 24.00 20.00 24.00 23.00 22.00 21.00 21.00 23.00 22.00 23.00 22.00 25.00 23.00 20.00 25.00 24.00 24.00 24.00 25.00 22.00 15.00 23.00 22.00 24.00 22.00 25.00 23.00 23.00 22.00 20.00 23.00 20.00 23.00 21.00 24.00 23.00 23.00 23.00 24.00 22.00 21.00 22.00 21.00 24.00 22.00 22.00 21.00 24.00 25.00 21.00 21.00 B-04-22 B-04-15 A-02-24 C-02-01 B-06-23 B-06-14 C-03-13 B-04-19 A-01-22 C-07-15 C-06-09 C-02-31 C-02-35 B-02-30 B-01-01 B-01-20 B-02-14 B-02-23 B-02-25 B-02-26 B-02-03 B-03-32 B-03-13 B-03-02 B-03-19 C-01-34 C-01-02 C-01-37 C-01-07 B-06-26 A-02-07 C-05-18 C-02-34 C-07-12 A-01-33 B-05-37 B-05-03 B-04-28 B-04-04 B-04-05 B-04-07 B-04-29 B-02-43 B-02-16 B-02-11 B-01-25 B-01-24 B-01-07 B-01-32 B-03-09 B-03-10 B-03-17 C-01-41 C-01-18 C-10-29 C-02-32 C-02-33 C-06-19 C-06-02 C-06-11 C-04-12 C-02-11 A-01-05 B-04-27 B-02-21 23.00 22.00 23.00 21.00 23.00 25.00 20.00 23.00 23.00 25.00 20.00 23.00 23.00 24.00 25.00 24.00 25.00 24.00 21.00 18.00 23.00 B-04-08 A-01-17 A-02-22 C-01-32 A-01-12 B-06-01 A-02-10 B-02-07 C-06-12 C-06-08 C-04-05 A-01-39 B-05-04 B-05-30 B-02-13 B-02-09 B-02-10 B-02-08 B-02-28 B-02-19 B-02-01 B-03-01 B-03-04 B-03-07 B-03-08 B-03-35 B-03-36 B-01-16 B-01-38 C-03-05 C-01-35 C-01-36 C-02-21 C-02-18 C-07-14 C-05-19 C-06-16 C-06-17 A-01-30 A-01-02 A-01-25 B-02-06 C-01-27 A-01-21 C-04-14 C-06-06 C-06-07 C-04-06 C-07-04 C-07-06 C-05-04 C-05-26 C-02-07 C-02-08 C-02-37 C-07-13 B-03-26 B-03-21 B-03-18 B-03-12 C-03-20 C-03-11 C-01-22 C-01-20 C-01-03 22.00 23.00 23.00 23.00 21.00 20.00 24.00 21.00 22.00 22.00 21.00 24.00 23.00 24.00 21.00 15.00 21.00 24.00 21.00 22.00 21.00 21.00 21.00 24.00 21.00 20.00 22.00 21.00 24.00 23.00 20.00 22.00 25.00 20.00 22.00 24.00 24.00 21.00 22.00 22.00 21.00 18.00 25.00 25.00 20.00 24.00 22.00 21.00 23.00 20.00 20.00 25.00 21.00 20.00 20.00 24.00 25.00 22.00 25.00 20.00 20.00 21.00 25.00 24.00 22.00 24.00 23.00 23.00 23.00 22.00 25.00 23.00 25.00 21.00 22.00 22.00 20.00 21.

00 16.00 18.00 18.00 15.00 17.00 16.00 19.00 18.00 19.00 19.00 13.00 16.00 20.00 17.00 19.00 19.00 17.00 B-02-39 B-02-31 B-02-15 B-02-27 C-03-10 B-02-35 B-02-47 B-02-22 B-02-05 B-03-16 B-03-03 B-03-37 C-01-23 C-01-43 C-01-38 C-01-28 C-01-15 C-02-13 C-07-10 C-07-11 C-06-13 C-06-14 C-06-22 C-04-22 C-04-16 C-04-17 C-04-09 C-04-19 A-01-08 A-01-04 B-02-38 B-03-15 B-03-23 B-03-28 C-03-15 C-01-12 C-01-13 C-05-10 C-04-23 C-04-18 C-04-10 C-04-08 C-04-02 B-05-18 C-06-21 A-01-37 B-02-18 B-02-20 B-02-36 B-03-22 C-01-04 C-03-16 C-06-21 C-03-03 B-04-06 B-05-02 C-01-40 18.00 12.00 18.00 19.00 18.00 13.00 17.00 19.00 13.00 14.00 19.00 19.00 19.00 17.00 14.00 15.00 19.00 20.00 19.00 15.00 19.00 16.00 19.00 15.00 19.00 18.00 17.00 16.00 20.00 15.00 18.00 17.00 13.00 12.00 19.00 16.64  C-03-09 C-01-17 C-01-29 B-06-05 B-06-17 B-02-29 C-05-11 C-02-06 B-03-29 C-02-17 C-07-09 B-02-02 B-06-20 C-07-05 C-07-08 A-01-34 A-01-36 B-05-33 B-05-35 B-02-42 B-02-37 B-01-17 B-01-02 B-02-32 B-02-24 B-02-12 B-03-24 C-03-08 C-03-07 C-03-01 C-01-05 C-01-25 C-01-45 C-01-30 C-06-20 C-04-24 C-04-13 C-04-26 C-04-11 C-04-01 C-02-17 C-05-08 C-07-07 B-04-32 C-07-03 C-06-18 C-04-20 C-04-21 C-06-05 C-07-19 C-05-27 C-05-06 C-01-24 B-02-04 B-03-20 B-01-37 A-01-20 20.00 13.00 15.00 17.00 20.00 14.00 12.00 15.00 17.00 C-02-36 C-03-18 C-03-02 C-04-25 B-06-09 C-07-16 B-02-40 B-02-41 B-03-27 C-02-04 C-07-17 C-04-29 C-05-22 C-05-09 C-07-01 B-01-03 C-04-15 B-02-44 B-02-46 C-01-01 C-01-19 C-01-21 C-01-14 C-03-04 C-03-12 B-04-25 B-02-45 B-03-34 B-03-05 C-04-04 C-07-20 C-07-02 C-01-42 C-03-17 15.00 14.00 17.00 19.00 16.00 19.00 18.00 17.00 14.00 14.00 19.00 15.00 19.00 19.00 15.00 17.00 13.00 18.00 19.00 16.00 12.00 18.00 16.00 19.00 15.00 15.00 17.00 19.00 17.00 19.00 17.00 18.00 16.00 12.00 17.00 16.00 19.00 15.00   .00 14.00 15.00 15.00 16.00 13.00 19.00 18.00 17.00 17.00 18.00 13.00 14.00 16.00 13.00 17.00 20.00 19.00 15.00 19.00 16.00 17.00 12.00 14.00 17.00 9.00 16.00 15.00 19.00 18.00 18.00 17.00 17.00 15.00 16.00 18.00 19.00 13.00 19.00 19.00 17.00 13.00 18.00 13.00 19.00 19.00 17.00 10.00 18.

048 -9.111 -9.206 -0.115 0.00 Item analysis for data from file SMP_TOT.----. 1986. Biser.208 0.015 B 0.489 0.137 -0. Alt.318 -0.623 0.275 0.176 -0.164 * 7 0-7 0. Endorsing Biser.181 0.002 0.211 * 6 0-6 0.000 -0.178 A 0.149 0.211 -0.061 -0.306 0.206 0.178 * Other 0.395 * 5 0-5 0.261 0.382 0.359 0.520 -0.430 -0.117 -0.070 -9.081 0.520 0.TXT Page 1 Item Statistics Alternative Statistics -------------------------------------------------------Seq.049 0.65  Lampiran 9 Hasil analisis statistic item dan statistic tes seluruh sekolah soal UAS Gasal IPA Kelas IX di Kabupaten Grobogan MicroCAT (tm) Testing System Copyright (c) 1982.306 0.368 0.109 -0.164 -0.368 -0.135 -0.269 0.243 -0.-----.080 * 3 0-3 0.472 0.902 0.000 0.--1 0-1 0.-----.159 0.222 0.178 -0.392 -0.414 * 8 0-8 0.495 0.306 * 4 0-4 0.173 -0.002 0.269 -0.202 -9.635 0.------.207 -0.481 0.131 0.407 0.430 -0.088 0.284 *   .291 -0.284 A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B 0.481 0.670 0.012 -0.122 D 0.254 -0.104 0.053 -0.495 -0. -Item Correct Biser.ITEMAN (tm) Version 3.231 -0. Scale Prop.353 -0.002 -0.----.000 0.284 -0.-----. Biser.086 0.222 0.183 -0.000 -0.104 -0. Key ---.002 0.149 0.392 0.064 -0.096 -0.359 -0.128 C 0.061 2 0-2 0. 1984.670 0.000 0.098 -0. 1988 by Assessment Systems Corporation Item and Test Analysis Program -.407 0.075 0.163 -0.395 -0. Point Prop.217 0.266 -0.430 -0.184 0.122 0. Point No.249 -0.000 0.179 0.002 0.061 0.093 0.167 -0.-----.067 0.348 -0.061 -0.284 -0.153 0.--------.489 0.430 0.061 -0.288 -0.306 -0.183 0.106 0.623 0.061 -0.430 -0.902 0.635 0.165 0.414 -0.024 -0.178 -0.472 0.

900 0.123 -9.521 -9.027 -0.155 0.026 0.076 -0.102 0.010 0.294 -0.363 0.341 -0.109 0.002 -0.000 -0.086 0.000 -0.391 0.068 -0.047 -0.268 * 15 0-15 0.497 0.158 * 13 0-13 0.166 -0.251 -0.000 -0.215 0.145 10 0-10 0.354 0.088 0.323 * -9.000 -0.303 0.523 0.250 0.497 0.128 -0.147 0.126 -0.025 -0.391 0.061 0.165 0.420 -9.002 0.000 -0.238 -0.299 0.309 * 11 0-11 0.132 * 18 0-18 0.000 0.339 * 14 0-14 0.272 -0.552 0.115 -0.66  C D Other 9 0-9 0.000 0.929 0.071 -0.088 -0.105 0.295 0.310 0.251 0.363 0.000 0.521 0.000 0.201 -9.120 0.361 0.107 -9.018 0.068 -9.396 0.134 0.000 -0.399 -9.000 0.674 0.202 0.323 A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B 0.000 0.033 -0.397 0.139 0.377 0.113 0.122 0.002 -0.000 -0.094 -9.000 -0. B works better 17 0-17 0.132 0.379 0.113 -0.051 0.075 0.430 -0.061 -0.006 -9.401 0.509 -9.061 * ? CHECK THE KEY A was specified.000 -0.079 0.065 0.396 -0.092 -9.434 0.199 -0.000 0.000 0.224 0.000 -9.497 -0.331 -0.339 0.294 * 16 0-16 0.350 -0.000 -9.348 0.103 0.073 0.265 0.416 -9.000 -0.000 0.258 -0.132 -0.158 -0.000 0.000 0.000 0.079 -0.139 0.286 -0.131 -0.000 0.255 0.434 0.024 -9.497 0.071 0.106 -0.092 -9.148 -0.207 -0.244 -0.268 -0.248 -0.929 0.010 0.283 -9.387 0.000 0.232 -0.265 0.340 0.340 -0.281 0.397 0.076 0.000 0.000 -0.177   .674 0.000 0.118 -9.011 -9.420 0.255 0.217 -0.416 * 12 0-12 0.552 0.199 0.163 -0.309 0.361 0.000 -0.089 -0.

198 *   .198 -0.085 -0.096 0.000 -0.266 0.148 0.503 0.274 -0.067 0.322 0.304 -9.198 -0.295 0.021 -9.108 -0.000 -0.000 0.209 0.174 0.120 -9.209 * 26 0-26 0.000 -0.248 * 24 0-24 0.277 -0.073 -9.028 * * 20 0-20 0.269 0.000 -0.179 0.048 -0.270 -0.270 -0.314 A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B 0.251 0.000 -0.214 0.156 0.090 0.305 0.678 0.000 0.194 0.660 0.000 -0.094 0.256 0.262 -9.236 0.603 0.232 0.005 -9.382 0.042 -0.000 -0.059 0.323 0.147 0.249 0.303 -9.274 * 22 0-22 0.004 -9.314 -0.000 -0.053 -0.503 0.249 -0.000 0.213 -0.067 0.413 -0.000 0.000 -0.177 -9.212 0.145 0.118 0.062 0.336 0.075 0.267 -0.018 0.900 0.603 0.000 -0.262 * 25 0-25 0.485 0.000 0.413 0.078 0.660 0.000 0.000 0.109 0.442 * 21 0-21 0.295 -9.277 0.388 -0.222 0.029 0.457 0.210 0.061 0.000 -0.194 -0.336 0.000 -0.091 -0.321 0.382 -0.143 0.550 0.106 -0.148 -0.000 0.000 -0.052 -0.000 -0.270 0.072 0.209 -0.000 0.442 -0.214 -0.160 -9.251 0.165 -9.218 0.328 0.214 0.028 -9.381 -0.078 -9.678 0.000 0.081 0.321 -0.000 -0.156 -0.214 * 23 0-23 0.67  C D Other 19 0-19 0.115 -0.576 0.159 -9.165 0.000 -0.045 0.209 * 27 0-27 0.111 -0.000 -0.106 0.222 0.022 0.191 0.305 0.000 -0.140 -0.546 0.081 0.280 -9.041 0.084 -0.098 0.248 -0.000 0.114 0.426 0.328 -9.477 0.381 0.219 -9.213 * 28 0-28 0.428 0.576 -0.143 -0.012 0.150 0.209 -9.247 -9.000 0.477 0.

139 0.173 -0.182 0.352 -0.075 0.391 -0.385 -0.000 0.430 0.000 0.061 0.310   .270 -0.002 0.000 0.083 0.089 -9.077 -9.107 0.283 -0.039 0.096 0.233 -9.405 0.000 -0.159 0.189 -0.005 -0.079 * 38 0-38 0.391 0.221 -0.106 -9.453 -0.283 * 34 0-34 0.098 0.174 -0.071 0.104 0.250 0.002 0.000 0.005 -9.472 0.061 -0.203 -9.002 0.100 0.048 0.043 0.163 0.325 -0.023 -0.000 0.000 0.000 -0.000 -0.275 -0.051 0.430 -0.018 -0.285 0.138 0.007 -0.599 0.154 0.309 -0.059 -0.599 0.085 * 30 0-30 0.179 0.197 0.453 0.184 -9.189 -0.000 0.159 0.086 * 33 0-33 0.631 0.137 * 37 0-37 0.350 0.096 -0.053 0.124 -0.568 0.130 -0.093 -0.000 -0.252 -9.065 0.375 -9.195 -0.430 0.000 0.519 0.153 -0.129 -0.196 0.151 -0.232 0.036 0.161 -9.130 0.000 0.165 -0.405 0.084 0.000 0.000 -0.183 0.101 -0.230 0.365 0.385 0.270 0.122 0.179 0.084 0.000 -0.169 -0.309 * 36 0-36 0.167 -0.385 0.039 -0.68  C D Other 29 0-29 0.000 -0.035 0.000 0.061 0.385 0.079 -0.307 -0.560 0.357 -0.452 0.285 0.389 0.285 0.172 0.406 -0.154 * 35 0-35 0.232 -0.147 0.100 -0.097 -9.452 0.184 -0.307 A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B 0.098 -0.196 0.000 -0.452 0.357 * 31 0-31 0.472 0.025 -9.197 -0.119 -0.297 -0.137 0.481 0.265 0.067 0.181 0.406 0.027 0.154 -0.000 0.003 -9.184 * 32 0-32 0.100 0.265 0.124 0.118 0.253 0.033 -9.094 -0.000 0.086 -0.163 0.265 0.163 0.182 0.

000 0.000 -0.083 0.289 * 41 0-41 0.000 0.027 -0.240 -0.061 -0.000 0.367 -9.482 -0.151 0.488 0.452 0.189 0.098 -0.017 -0.112 -0.096 0.122 0.222 0.189 0.226 0.000 0.141 0.452 0.000 0.170 -0.203 -9.000 -0.185 0.089 -0.389 -9.403 0.070 -0.099 -9.116 0.367 0.177 * * 40 0-40 0.422 0.175 0.275 0.135 -0.488 -0.393 0.252 -0.169 0.141 0.000 -0.134 0.253 -0.000 -0.169 0.320 0.077 -9.252 * 44 0-44 0.279 0.124 -9.065 -9.150 -0.253 -0.177 -9.447 0.247 -0.002 0.605 0.000 -0.361 -0.182 -9.387 0.481 0.153 0.319 0.405 0.236 0.097 -0.155 0.086 0.393 0.305 * 43 0-43 0.447 -0.191 -0.310 -9.310 A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B C D Other A B 0.091 -0.270 -0.198 -0.000 0.134 0.090 -0.113 -0.352 0.088 0.387 -0.106 -0.187 0.000 0.605 0.190 -0.000 -0.387 * 42 0-42 0.471 0.147 0.307 0.319 -0.405 0.305 -0.228 0.065 0.482 0.233 -9.000 -0.034 0.033 -0.289 -9.116 -9.123 0.015 -0.157 0.535 0.352 -9.000 0.326 0.088 0.177 * 45 0-45 0.370   .002 0.403 0.389 0.389 0.422 0.120 0.117 -9.018 0.352 0.000 0.387 -0.087 -0.348 -0.000 0.279 -9.491 0.266 0.000 0.379 -0.000 -0.073 0.000 0.000 -0.114 0.277 -0.018 0.134 0.030 0.601 0.000 0.217 0.164 -0.430 -0.348 * 48 0-48 0.000 0.065 -0.440 0.310 0.000 0.379 * 46 0-46 0.070 -0.295 -0.360 -0.361 0.021 -0.070 * 47 0-47 0.000 0.134 0.153 0.385 -0.69  C D Other 39 0-39 0.088 -0.065 -0.601 0.000 -0.

381 0.843 Skew 0.088 -9.535 -9.142 Mean P 0.303 -0.151 -0. Dev.556 0.303 A B C D Other A B C D Other 0.711 SEM 3.000 -0.000 Maximum 42.075 0.969 Variance 34.206 0.385 0.110 0.089 0.556 0.151 * There were 508 examinees in the data file.470 Kurtosis 0.214 -0.248 -0.026 0.137 Std. 0.016 0.164 -9.122 0.381 -0.000 Alpha 0.000 0.000 -0. Scale Statistics ---------------0 ------N of Items 50 N of Examinees 508 Mean 22.254 Mean Biserial 0.000 Median 23.235 0.339 Scale:   .147 0.884 0.430 -0.096 0.091 -0.000 -0.102 Minimum 9.000 * * 50 0-50 0.123 -0.126 0.002 0.459 Mean Item-Tot.248 0.000 -0.884 0.151 -0.061 -0.70  C D Other 49 0-49 0.245 0.197 -0.288 -0. 5.189 0.370 -9.

35 kategori sangat mudah mudah sedang sedang sedang sedang sedang sukar mudah sukar sedang sedang sedang sedang sukar sedang sangat mudah mudah sedang sedang sukar mudah sedang sedang sangat sukar sedang sedang sedang sedang mudah sukar sangat sukar sukar sangat sukar sedang angka 0.675 0.336 -0.025 0.7 0.9 0.469 0.15 0.15 0.875 0.31 0.048 0.625 0.175 0.305 0.182 0.041 0.418 0.625 0.55 0.475 0.675 0.227 0.6 0.9 0.739 0.775 0.215 0.075 0.675 0.303 0.648 0.95 0.45 0.25 0.327 0.439 -0.35 0.85 0.722 0.425 0.032 0.462 0.575 0.357 0.488 0.617 0.325 0.858 0.649 0.475 0.676 0.117 0.375 0.242 0.648 -0.032 0.268 baik cukup cukup baik sekali cukup jelek cukup jelek baik cukup baik sekali baik baik baik baik sangat jelek sangat jelek baik baik baik sekali cukup baik baik cukup sangat jelek baik sangat jelek cukup cukup jelek jelek baik sekali baik baik cukup biser kategori pengecoh tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi   .275 0.575 1 0.51 0.71  Lampiran 10 Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP N 1 Godong (A-01) No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 prop correct Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C A C D angka 0.741 0.3 0.025 0.4 0.416 0.12 -9 0.526 0.

4 0.325 0.275 0.1 0.004 0.18 0.484 -0.768 -0.4 0.45 0.475 0.45 0.95 sedang sedang sukar sedang sedang sedang sedang mudah sangat sukar sedang sedang sedang sangat sukar sedang sangat mudah ∑ soal baik sekali= 5 ∑ soal baik = 16 ∑ soal cukup = 16 ∑ soal jelek = 5 ∑ soal sangat jelek = 8 -0.5 0.375 0.296 0.72  36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 A B D A D C D B D A A B D B C 0.281 0.393 0.33 0.275 -0.5 0.05 0.599 sangat jelek jelek cukup cukup cukup cukup baik cukup sangat jelek baik sangat jelek cukup baik sekali sangat jelek baik berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi ∑ soalsangat sukar = 5 ∑ soal sukar = 7 ∑ soal sedang = 29 ∑ soal mudah = 6 ∑ soal sangat mudah = 3 pengecoh berfungsi = 38 tidak berfungsi = 12   .343 0.067 0.504 0.501 0.725 0.55 0.31 0.

78 0.537 kategori sangat mudah sangat mudah mudah mudah mudah sedang sedang mudah sangat mudah sedang mudah mudah sedang mudah sedang sedang sangat mudah sangat mudah mudah mudah sedang sangat mudah sedang sedang sukar sukar sedang sedang sedang sangat mudah sukar sangat sukar sedang sedang sedang angka 0.878 0.079 0.561 0.951 0.621 0.707 0.902 0.717 0.323 0.588 0.494 0.049 0.878 0.086 0.659 0.039 0.435 0.428 0.459 0.976 0.573 0.171 0.317 0.287 0.469 0.902 0.732 0.821 0.927 0.341 0.341 0.73  Lampiran 11 Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP N 1 Karangrayung (A-02) No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 prop correct Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C A C D angka 0.238 0.829 0.439 0.39 0.659 0.854 0.665 0.327 0.488 0.78 0.623 0.375 0.829 0.902 0.202 0.81 0.28 0.285 -0.683 0.09 0.22 0.976 0.215 0.659 0.697 biser kategori baik sekali baik baik baik cukup sangat jelek cukup baik jelek jelek cukup baik baik cukup baik jelek baik sekali baik sekali jelek baik cukup sangat jelek cukup cukup baik baik sekali cukup cukup baik cukup baik jelek baik cukup baik pengecoh tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi   .743 0.012 0.48 0.271 -0.352 0.334 0.39 0.659 0.39 0.293 0.268 0.543 0.

525 0.41 0.854 sukar sedang mudah sedang mudah mudah sedang sangat mudah sukar mudah sedang mudah sedang sedang mudah 0.659 0.521 jelek sangat jelek baik baik cukup cukup baik cukup baik cukup sangat jelek baik sekali baik baik baik berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi ∑ soalsangat sukar = 1 ∑ soal sukar = 5 ∑ soal sedang = 21 ∑ soal mudah = 15 ∑ soal sangat mudah = 8 ∑ soal baik sekali = 5 ∑ soal baik = 20 ∑ soal cukup = 15 ∑ soal jelek = 6 ∑ soal sangat jelek = 4 pengecoh berfungsi = 31 tidak berfungsi = 19   .811 0.902 0.707 0.829 0.098 0.464 0.325 0.36 0.5 0.756 0.561 0.8 0.185 -0.269 0.087 0.63 0.336 0.519 0.725 0.37 -0.22 0.652 0.634 0.74  36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 A B D A D C D B D A A B D B C 0.7 0.275 0.

763 0.499 0.974 0.421 0.346 biser kategori sangat jelek jelek baik baik baik jelek jelek cukup baik sekali baik baik cukup baik baik sekali sangat jelek sangat jelek cukup cukup cukup jelek baik cukup jelek sangat jelek sangat jelek sangat jelek sangat jelek baik baik baik baik jelek baik cukup cukup pengecoh tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi   .579 kategori sangat mudah sangat mudah mudah mudah mudah sedang sedang sedang mudah sedang sedang sedang sedang sedang sedang sukar sangat mudah mudah sukar mudah sukar mudah sukar sukar sangat sukar sukar mudah sedang sedang mudah sukar sangat sukar sukar sangat sukar sedang angka -0.763 0.105 0.163 0.763 0.947 0.314 0.074 -0.706 -0.868 0.313 0.213 0.816 0.24 0.589 0.011 0.763 0.084 -0.289 0 0.466 0.549 0.079 0.658 0.263 0.553 0.974 0.447 0.143 0.098 -9 -0.452 0.173 0.895 0.5 0.526 0.556 0.796 0.477 0.055 0.158 0.693 0.842 0.177 0.5 0.535 0.163 -0.387 0.211 0.544 0.241 0.316 0.526 0.553 0.436 0.053 0.263 0.237 0.75  Lampiran 12 Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP N 3 Karangrayung (B-01) No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 prop correct Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C A C D angka 0.474 0.816 0.408 0.553 0.224 0.105 0.325 0.

353 -0.119 baik jelek jelek jelek baik cukup jelek cukup sangat jelek jelek cukup sangat jelek baik baik sangat jelek tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi ∑ soalsangat sukar = 5 ∑ soal sukar = 10 ∑ soal sedang = 21 ∑ soal mudah = 11 ∑ soal sangat mudah = 3 ∑ soal baik sekali = 2 ∑ soal baik = 16 ∑ soal cukup = 11 ∑ soal jelek = 11 ∑ soal sangat jelek = 10 pengecoh berfungsi = 27 tidak berfungsi = 23   .127 0.422 0.105 0.5 0.211 0.316 0.421 0.76  36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 A B D A D C D B D A A B D B C 0.345 0.079 0.658 0.021 0.497 -0.389 0.868 0.895 sedang sedang mudah sedang sedang sedang sedang sedang sukar sukar sedang sangat sukar sangat sukar sedang mudah 0.447 0.142 0.421 0.079 0.246 -0.684 0.663 0.055 0.132 0.019 0.632 0.579 0.605 0.

514 0.872 0.045 biser kategori jelek cukup jelek baik cukup baik baik baik baik baik cukup cukup cukup jelek jelek jelek baik sekali baik baik baik baik cukup baik baik sangat jelek baik cukup jelek cukup cukup sangat jelek jelek sangat jelek cukup sangat jelek pengecoh tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi   .11 0.213 0.189 0.293 0.277 0.616 0.979 0.349 0.277 0.25 0.51 0.553 0.404 0.128 0.128 0.043 0.681 0.416 0.021 0.043 0.416 0.426 0.191 0.638 0.404 0.159 -0.335 0.66 0.957 0.66 0.213 0.936 0.439 0.77  Lampiran 13 Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPAKelas IX di SMP N 3 Godong (B-02) No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 prop correct Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C A C D angka 0.223 -0.064 0.12 0.043 0.106 0.106 0.404 0.183 0.809 0.441 0.702 0.574 kategori sangat mudah mudah sedang mudah mudah sedang sukar sedang sedang sukar sukar sedang sedang sukar sukar sedang sangat mudah sangat mudah sukar sedang sangat sukar sedang sukar sukar sangat sukar sukar sedang sedang sukar sedang sangat sukar sangat sukar sangat sukar sukar sedang angka 0.638 0.498 0.524 0.038 0.059 0.532 0.749 0.538 -0.39 0.43 0.298 0.697 0.225 0.319 0.376 -0.295 0.255 0.203 0.12 0.617 0.298 0.437 0.

611 -0.156 0.17 0.255 0.362 0.077 0.894 sukar sedang sedang sukar sedang sukar sukar sedang sangat sukar sedang sukar sukar sangat sukar sedang mudah 0.447 0.344 0.117 0.234 0.006 0.596 -0.192 0.319 0.78  36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 A B D A D C D B D A A B D B C 0.043 0.021 0.376 0.128 0.106 cukup baik sangat jelek jelek baik sangat jelek baik baik sekali sangat jelek jelek jelek baik sangat jelek cukup jelek tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi ∑ soalsangat sukar = 7 ∑ soal sukar = 17 ∑ soal sedang = 19 ∑ soal mudah = 4 ∑ soal sangat mudah = 3 ∑ soal baik sekali = 2 ∑ soal baik = 17 ∑ soal cukup = 12 ∑ soal jelek = 11 ∑ soal sangat jelek = 8 pengecoh berfungsi = 40 tidak berfungsi = 10   .298 0.74 -0.44 -0.277 0.532 0.174 0.064 0.427 0.362 0.426 0.

865 0.27 0.595 0.027 0.745 -0.622 0.438 0.093 0.324 0.2 -0.703 0.541 0.054 0.216 0.243 0.283 0.274 0.435 -0.446 -0.681 -0.514 0.757 0.185 0.865 0.427 0.295 0.79  Lampiran 14 Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP N 6 Purwodadi (B-03) No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 prop correct Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C A angka 0.784 0.255 0.054 0.568 0.432 0.049 0.681 0.568 0.161 0.458 0.297 0.459 0.108 0.488 0.108 0.167 0.162 0.351 0.206 0.243 0.11 0.201 0.838 0.525 -0.258 0.423 0.514 0.703 0.423 0.493 0.081 kategori mudah sedang sedang sukar mudah sedang sedang sukar sedang sukar sukar mudah sukar sedang sukar sedang sangat mudah mudah sukar mudah sukar sedang sedang sedang sangat sukar sukar mudah sukar mudah mudah sangat sukar sangat sukar sangat sukar angka 0.919 0.293 biser kategori baik sangat jelek cukup jelek baik baik cukup baik baik baik sekali baik jelek baik sangat jelek baik cukup baik sekali sangat jelek baik baik jelek cukup baik baik sangat jelek jelek baik jelek jelek baik sangat jelek jelek sangat jelek pengecoh tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi   .813 0.486 0.081 0.067 0.243 0.297 0.811 0.

919 sukar sangat sukar sukar sedang sukar sukar sedang sukar sedang mudah sukar sukar sedang sangat sukar sukar sukar sangat mudah 0.27 0.27 0.456 -0.108 0.108 0.655 0.269 0.784 0.112 0.243 0.459 0.451 -0.568 0.5 0.397 0.272 0.189 0.022 cukup sangat jelek jelek jelek cukup baik sangat jelek baik cukup baik cukup cukup cukup sangat jelek baik sangat jelek jelek berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi pengecoh berfungsi = 43 tidak berfungsi = 7 ∑ soalsangat sukar = 6 ∑ soal sukar = 19 ∑ soal sedang = 14 ∑ soal mudah = 9 ∑ soal sangat mudah = 2 ∑ soal baik sekali = 2 ∑ soal baik = 18 ∑ soal cukup = 10 ∑ soal jelek = 10 ∑ soal sangat jelek = 10       .15 0.189 0.197 0.243 0.286 -0.054 0.216 0.378 0.398 -0.541 0.075 0.081 0.406 0.80  34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 C D A B D A D C D B D A A B D B C 0.281 0.329 0.

469 0.734 0.313 0.618 -0.094 0.563 0.563 0.267 0.844 0.844 0.719 0.642 -0.75 0.438 0.844 0.053 0.977 0.781 0.529 biser kategori baik sekali baik baik sekali cukup cukup baik sangat jelek sangat jelek sangat jelek baik sekali baik sekali sangat jelek baik sekali baik cukup cukup sangat jelek sangat jelek baik baik jelek baik cukup cukup sangat jelek sangat jelek cukup cukup cukup baik sangat jelek sangat jelek pengecoh tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi   .219 0.813 0.252 0.858 0.605 0.094 kategori sangat mudah mudah mudah sedang mudah sukar mudah mudah mudah sedang mudah sedang sukar sedang sangat sukar sedang sangat mudah sangat mudah sedang mudah sukar mudah sedang sedang sangat sukar sukar sedang sukar sukar mudah sukar sangat sukar angka 0.219 0.188 0.375 0.595 0.86 -0.299 -9 -9 0.638 0.234 0.064 0.312 -0.384 0.969 0.469 1 1 0.184 0.126 -0.304 0.031 0.125 0.781 0.356 0.25 0.595 -0.656 0.011 -0.346 0.719 0.281 0.156 0.32 0.787 0.844 0.495 0.076 -0.509 0.438 0.81      Lampiran 15 Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP N 2 Toroh (B-04) No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 prop correct Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C angka 0.

064 -0.781 0.085 0.031 0.306 0.656 0.772 0.621 0.125 0.248 0.703 -0.594 0.428 0.156 0.316 0.5 0.011 0.571 0.875 0.53 0.555 0.82  33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 A C D A B D A D C D B D A A B D B C 0.531 0.25 0.424 0.25 0.03 -0.625 0.598 0.25 0.406 0.25 0.156 0.938 sukar sangat sukar sedang sukar sedang sedang sedang mudah sedang sukar sukar sukar sukar sukar sedang sedang mudah sangat mudah 0.188 0.531 0.33 jelek sangat jelek baik sekali sangat jelek sangat jelek cukup jelek baik baik cukup baik sekali baik baik cukup baik baik baik cukup tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi ∑ soalsangat sukar = 4 ∑ soal sukar = 14 ∑ soal sedang = 16 ∑ soal mudah =12 ∑ soal sangat mudah = 4 ∑ soal baik sekali = 7 ∑ soal baik = 14 ∑ soal cukup = 13 ∑ soal jelek = 3 ∑ soal sangat jelek = 13 pengecoh berfungsi = 27 tidak berfungsi = 23                     .

541 0.331 0.189 0.73 0.022 -0.081 0.216 0.27 0.249 -0.184 0.784 0.703 0.946 0.058 0.548 0.811 0.027 -0.838 0.222 0.351 0.07 0.235 -0.061 0.087 -0.703 0.184 0.207 -0.811 0.595 0.108 0.243 0.135 kategori mudah sedang sedang mudah sukar mudah mudah sukar mudah sedang mudah sukar sedang sukar sedang sedang sangat mudah mudah sukar mudah sedang mudah sukar sedang sangat sukar sukar mudah sukar mudah mudah sukar sukar angka 0.27 0.811 0.009 0.45 0.326 0.666 0.195 biser kategori cukup jelek sangat jelek jelek cukup baik cukup cukup jelek cukup baik jelek jelek sangat jelek jelek jelek baik baik sekali baik baik cukup baik sangat jelek sangat jelek sangat jelek sangat jelek cukup sangat jelek cukup cukup sangat jelek sangat jelek pengecoh tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi   .541 0.45 0.351 0.019 0.378 0.167 0.27 0.298 0.892 0.405 0.588 -0.356 0.784 0.377 0.73 0.189 0.784 0.541 0.304 0.479 0.067 -0.158 0.113 -0.73 0.83      Lampiran 16 Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP N 5 Purwodadi (B-05) No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 prop correct Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C angka 0.216 0.

649 0.703 0.413 0.378 0.039 0.681 0.84  33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 A C D A B D A D C D B D A A B D B C 0.108 0.081 0.703 0.571 0.24 0.054 0.258 -0.393 0.17 -0.614 0.514 0.157 0.757 0.243 0.685 0.144 -0.084 0.999 jelek sangat jelek cukup sangat jelek cukup baik baik sekali baik baik baik baik sangat jelek sangat jelek jelek jelek baik cukup baik sekali berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi ∑ soalsangat sukar = 3 ∑ soal sukar = 15 ∑ soal sedang = 14 ∑ soal mudah = 16 ∑ soal sangat mudah = 2 ∑ soal baik sekali = 3 ∑ soal baik = 12 ∑ soal cukup = 12 ∑ soal jelek = 10 ∑ soal sangat jelek = 13 pengecoh berfungsi = 33 tidak berfungsi = 17                     .676 0.108 0.459 0.838 0.719 0.946 sangat sukar sukar sukar sukar sedang mudah sedang mudah sedang mudah mudah sukar sukar sedang sedang sangat sukar sedang sangat mudah 0.089 0.297 0.595 0.378 0.661 -0.162 0.

588 0.472 0.421 0.846 mudah 0.275 0.263 -0.61 0.181 -0.872 mudah 0.286 0.513 sedang 0.615 sedang biser kategori cukup baik baik baik sangat jelek cukup cukup jelek baik cukup jelek sangat jelek cukup cukup cukup jelek sangat jelek jelek sangat jelek baik sekali baik baik baik cukup sangat jelek cukup cukup cukup jelek jelek sangat jelek baik baik baik jelek Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C A C D angka 0.974 sangat mudah 0.564 sedang 0.075 0.487 sedang 0.622 0.315 0.057 0.032 0.085 -0.077 sangat sukar 0.229 0.462 sedang 0.385 sedang 0.641 sedang 0 sangat sukar 0.667 sedang 0.381 0.821 mudah 0.07 -0.128 sukar 0.345 0.256 sukar 0.231 sukar 0.795 mudah 0.872 mudah 0.304 0.487 sedang 0.308 sedang 0.923 sangat mudah 0.487 sedang 0.116 0.231 sukar 0.026 sangat sukar 0.744 mudah 0.595 0.41 sedang 0.23 0.17 pengecoh tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi   .602 -0.812 0.923 sangat mudah 0.076 -9 0.457 0.143 0.154 sukar 0.452 0.462 sedang 0.641 0.396 0.485 0.769 mudah 0.487 sedang 0.205 sukar 0.319 0.615 sedang 0.718 mudah 0.85  Lampiran 17 Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP N 2 Godong (B-06) No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 prop correct angka kategori 0.329 0.

487 0.023 0.111 -0.846 0.282 0.025 0.59 0.308 0.108 0.692 0.359 0.385 0.538 0.398 0.483 0.308 0.248 0.86  36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 A B D A D C D B D A A B D B C 0.692 1 sangat sukar sukar sedang sedang mudah sedang sedang mudah sedang sedang sedang sedang sedang sedang sangat mudah -0.591 0.278 0.615 0.719 -9 sangat jelek baik cukup baik baik baik cukup jelek sangat jelek cukup jelek jelek cukup baik sekali sangat jelek berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi ∑ soalsangat sukar = 4 ∑ soal sukar = 7 ∑ soal sedang = 25 ∑ soal mudah = 10 ∑ soal sangat mudah = 4                     ∑ soal baik sekali = 2 ∑ soal baik = 14 ∑ soal cukup = 15 ∑ soal jelek = 10 ∑ soal sangat jelek = 9 pengecoh berfungsi = 28 tidak berfungsi = 22   .464 0.051 0.821 0.466 0.245 0.445 0.

363 0.118 0.6 0.278 -0.622 0.2 0.4 0.6 0.492 -9 0.6 0.27 0.222 0.289 0.504 0.978 0.081 0.285 0.036 0.444 0.402 0.222 0.267 0.317 0.294 0.244 0.267 0.634 -0.464 0.133 0.209 0.111 0.333 0.229 0.733 0.571 0.511 0.133 kategori sangat mudah sedang sedang sedang sedang sukar sukar sukar mudah sukar sedang sedang sukar sedang sedang sedang sangat mudah sangat mudah sukar sedang sukar sedang sukar sukar sangat sukar sangat sukar sedang sedang sukar sedang sedang sukar sukar sukar sukar angka -9 -0.29 0.143 biser kategori sangat jelek sangat jelek cukup cukup jelek cukup cukup baik baik baik sekali baik jelek cukup sangat jelek baik jelek baik sangat jelek cukup cukup cukup cukup baik baik sangat jelek baik baik jelek cukup baik baik jelek cukup cukup jelek Pengecoh tidak berfungsi tidak berfungsi Berfungsi Berfungsi Berfungsi Berfungsi Berfungsi Berfungsi Berfungsi Berfungsi Berfungsi Berfungsi Berfungsi Berfungsi Berfungsi Berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi Berfungsi Berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi   .067 0.245 0.293 0.432 0.178 0 0.004 0.311 0.733 0.014 0.112 0.505 0.356 0.333 0.597 0.489 0.444 0.87  Lampiran 18 Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP DR Sutomo (C-01) No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 prop correct Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C A C D angka 1 0.6 0.156 0.378 0.113 0.933 0.533 0.106 0.244 0.594 0.156 0.133 0.

167 -0.284 0.778 0.662 0.396 jelek sangat jelek baik sangat jelek baik baik baik cukup cukup cukup cukup baik cukup jelek cukup berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi pengecoh berfungsi = 38 tidak berfungsi = 12 ∑ soalsangat sukar = 4 ∑ soal sukar = 16 ∑ soal sedang = 24 ∑ soal mudah = 3 ∑ soal sangat mudah =3 ∑ soal baik sekali = 1 ∑ soal baik = 16 ∑ soal cukup = 18 ∑ soal jelek = 8 ∑ soal sangat jelek = 7                         .422 0.889 sukar sedang sedang sedang sedang sedang sedang mudah sangat sukar sedang sedang sukar sangat sukar sedang mudah 0.467 0.557 0.333 0.022 0.556 0.291 0.067 0.533 0.467 0.229 0.651 0.88  36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 A B D A D C D B D A A B D B C 0.445 0.222 0.2 0.647 -0.328 0.36 0.133 0.667 0.126 0.422 0.311 0.266 0.

846 0.513 0.577 -0.03 0.821 0.506 0.332 0.059 0.569 0.363 0.359 0.293 -0.692 0.919 0.795 0.53 0.051 0.162 -0.91 0.128 0.052 biser kategori baik baik sekali jelek baik sekali baik sekali jelek baik sekali jelek sangat jelek sangat jelek baik cukup cukup sangat jelek sangat jelek sangat jelek baik baik sekali sangat jelek baik baik sangat jelek baik baik cukup jelek sangat jelek baik sekali jelek jelek baik baik sekali sangat jelek jelek pengecoh tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi   .533 0.848 0.714 0.854 -0.482 1 -1 0.906 0.359 0.619 0.974 0.262 -0.89  Lampiran 19 Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP YATPI Godong (C-02) No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 prop correct Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C A C angka 0.231 0.103 0.077 0.41 0.718 0.227 0.154 0.667 0.513 0.046 0.487 0.112 -0.026 0.149 -0.128 0.692 0.949 0.027 0.923 0.718 0.897 0.974 0.063 0.692 0.556 0.41 0.126 -0.051 kategori sangat mudah sedang sangat mudah mudah mudah sedang sedang sukar sukar sedang sedang sedang sedang sukar sangat sukar sukar sangat mudah sangat mudah sangat sukar mudah sedang sukar sukar mudah sukar sedang sedang mudah sukar sedang sedang mudah sangat sukar sangat sukar angka 0.179 0.192 0.436 0.256 0.603 0.38 0.256 0.

231 0.906 0.067 0.089 0.90  35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 D A B D A D C D B D A A B D B C 0.368 -0.454 0.103 0.404 0.75 -9 -0.718 0.179 0.847 -0.692 0.761 0.667 mudah mudah sukar sukar sedang sedang sedang sangat sukar sukar sangat sukar sedang sedang sedang sukar mudah Sedang 0.498 0.615 0.436 0.179 0.046 baik sekali baik sekali sangat jelek sangat jelek baik sekali baik baik sekali sangat jelek sangat jelek sangat jelek cukup sangat jelek baik baik baik sekali sangat jelek berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi ∑ soalsangat sukar = 6 ∑ soal sukar = 12 ∑ soal sedang = 19 ∑ soal mudah = 9 ∑ soal sangat mudah = 4 ∑ soal baik sekali = 12 ∑ soal baik = 11 ∑ soal cukup = 4 ∑ soal jelek = 7 ∑ soal sangat jelek = 16 pengecoh berfungsi = 16 tidak berfungsi = 34                       .846 0.619 -0.91 0.385 0.533 -0.051 0.897 0.436 0.641 0 0.906 -0.

15 0.355 -0.329 0.91  Lampiran 20 Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP Muhammadiyah Godong (C-03) No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 prop correct Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C A C D angka 0.4 0.55 0.45 0.413 0.1 0.25 0.413 0.574 0.5 0.1 0.473 -9 0.299 biser kategori sangat jelek baik baik sangat jelek cukup cukup baik sangat jelek cukup sangat jelek cukup sangat jelek baik baik cukup jelek baik jelek cukup baik sekali sangat jelek jelek jelek sangat jelek sangat jelek sangat jelek baik sangat jelek sangat jelek sangat jelek sangat jelek sangat jelek cukup baik sekali cukup pengecoh tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi   .882 0.043 -0.528 0.17 0.45 0.15 kategori sangat mudah mudah mudah sangat sukar sedang sedang sedang sedang sangat sukar sedang sedang sedang sedang sedang sangat sukar sedang mudah sedang sedang sangat sukar sangat sukar sedang sangat sukar sangat sukar sangat sukar sedang sangat sukar sedang sedang sukar sangat sukar sukar sukar sedang sukar angka -0.098 0.45 0.45 0.5 0.35 0.1 0 0.389 -0.029 0.355 -0.473 0.291 0.38 0.249 0.05 0.17 -0.4 0.413 0.716 0.95 0.055 -9 -0.17 0.5 0.716 -9 0.8 0.314 -0.294 0.05 0.65 0.684 -0.134 0.05 0.9 0.05 0 0.8 0 0.45 0.55 0.056 -0.35 0.35 0.4 0.25 0.4 0.571 -0.

85 0.5 0.55 0.75 0.293 -9 0.92 -0.25 0 0.65 0.55 0.923 0.05 0.79 baik sekali sangat jelek jelek baik sekali baik baik baik sekali cukup sangat jelek cukup baik sekali baik cukup cukup baik sekali tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi ∑ soalsangat sukar = 14 ∑ soal sukar = 9 ∑ soal sedang = 22 ∑ soal mudah = 4 ∑ soal sangat mudah = 1 ∑ soal baik sekali = 7 ∑ soal baik = 10 ∑ soal cukup = 12 ∑ soal jelek = 5 ∑ soal sangat jelek = 16 pengecoh berfungsi = 21 tidak berfungsi = 29                         .808 0.017 0.3 0.314 0.2 0.92  36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 A B D A D C D B D A A B D B C 0.483 0.05 0.299 0.7 sangat sukar sedang sukar sangat sukar sedang sedang mudah sukar sangat sukar sangat sukar sukar sedang sukar sukar Sedang 0.361 0.3 0.15 0.579 0.448 0.123 0.1 0.

077 0.769 0.885 0.038 0.417 0.302 0.885 0.154 0.077 0.271 -0.198 -0.538 0.301 0.199 -0.287 0.659 0.192 0.385 0.423 0.109 -0.038 0.155 -0.861 0.192 0.402 0.192 0.615 0.668 0.192 0.145 -0.094 0.346 0.253 -0.077 kategori sedang sedang sedang sukar sangat sukar sangat sukar sangat sukar sukar sedang sukar sedang sedang sedang sukar sangat sukar mudah mudah mudah sangat sukar sedang sukar mudah sedang sukar sangat sukar sukar mudah sedang sukar sedang sukar sangat sukar sedang sukar sangat sukar angka 0.5 0.769 0.346 0.057 -0.425 -0.769 0.376 -0.12 0.115 0.221 -0.462 0.494 0.654 0.516 0.231 0.064 biser kategori cukup sangat jelek jelek jelek baik sekali baik sekali cukup sangat jelek baik jelek baik sekali jelek baik jelek sangat jelek sangat jelek sangat jelek baik baik baik sangat jelek sangat jelek sangat jelek jelek sangat jelek cukup cukup jelek sangat jelek baik cukup jelek cukup sangat jelek sangat jelek pengecoh tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi   .044 0.162 0.115 0.742 0.112 0.654 0.93  Lampiran 21 Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP Islam Tegowanu (C-04) No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 prop correct Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C A C D angka 0.308 0.162 0.077 0.231 0.038 0.077 0.558 0.269 0.154 0.04 0.247 -0.751 0.765 0.615 0.

308 0.425 0.462 0.5 0.962 sedang sedang sukar sedang sedang sukar sangat sukar mudah sedang sangat sukar sedang sedang sangat sukar sedang sangat mudah 0.244 0.145 jelek jelek jelek sangat jelek cukup cukup jelek cukup baik baik sekali jelek baik cukup sangat jelek jelek berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi ∑ soalsangat sukar = 11 ∑ soal sukar = 12 ∑ soal sedang = 20 ∑ soal mudah = 6 ∑ soal sangat mudah = 1 ∑ soal baik sekali = 4 ∑ soal baik = 8 ∑ soal cukup = 10 ∑ soal jelek = 14 ∑ soal sangat jelek = 14 pengecoh berfungsi = 35 tidak berfungsi = 15                         .038 0.101 0.038 0.064 0.038 0.346 0.217 0.577 0.393 -0.192 0.11 0.15 0.448 1 0.94  36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 A B D A D C D B D A A B D B C 0.731 0.192 0.211 0.423 0.308 0.112 -0.034 0.154 0.462 0.

704 0.273 0.296 0.444 0.556 0.444 0.778 0.513 -0.593 0.147 0.362 0.778 0.704 0.519 0.232 0.407 kategori mudah sedang sedang sedang sedang sedang sedang sedang mudah sedang sedang mudah sedang sedang sedang mudah mudah sangat mudah sedang sedang sedang sukar sukar mudah sedang sukar mudah mudah sedang sedang sedang sedang sedang sukar sedang angka 0.556 0.069 0.481 0.767 0.866 0.95  Lampiran 22 Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP PGRI Tegowanu (C-05) No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 prop correct Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C A C D angka 0.086 0.034 -0.556 0.107 biser kategori cukup baik jelek baik sekali jelek baik baik sangat jelek cukup cukup baik sekali baik sekali cukup baik sekali baik baik sangat jelek jelek jelek baik sekali baik sekali jelek sangat jelek baik baik sekali cukup baik baik baik sekali baik baik sangat jelek baik sekali jelek jelek pengecoh tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi   .835 0.704 0.741 0.185 0.868 0.209 0.444 0.656 0.516 0.63 0.215 0.519 0.053 0.047 0.481 0.778 0.259 0.125 0.519 0.926 0.378 0.052 0.407 0.603 -0.525 0.642 0.593 0.111 0.577 -0.556 0.517 0.333 0.333 0.969 0.056 1 0.481 0.984 0.429 0.852 0.407 0.444 0.844 0.889 0.37 0.

333 0.222 0.564 0.253 0.296 0.519 0.63 0.662 0.778 0.323 0.12 0.481 0.131 0.963 sedang sedang sedang sedang sedang sukar sedang mudah sukar sedang sedang sedang sukar sedang sangat mudah 0.259 0.04 0.333 0.63 0.333 0.96  36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 A B D A D C D B D A A B D B C 0.556 0.477 baik jelek jelek baik sangat jelek baik sekali baik cukup jelek baik jelek baik baik jelek baik berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi ∑ soalsangat sukar = 0 ∑ soal sukar = 7 ∑ soal sedang = 32 ∑ soal mudah = 9 ∑ soal sangat mudah = 2 ∑ soal baik sekali = 10 ∑ soal baik = 17 ∑ soal cukup = 6 ∑ soal jelek = 12 ∑ soal sangat jelek = 5 pengecoh berfungsi = 35 tidak berfungsi = 15                         .531 0.464 -0.639 0.802 0.589 0.444 0.133 0.407 0.197 0.

136 sukar 0.636 sedang 0.273 sukar 0.182 sukar 0.303 0.955 sangat mudah 0.742 -0.078 -0.873 0.104 -0.292 -0.072 0.716 pengecoh tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi   .5 sedang 0.227 sukar 0.318 sedang 0.157 0.682 sedang 0.364 sedang 0.059 0.345 0.091 sangat sukar 0.117 0.409 -0.121 0.97  Lampiran 23 Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP Yasiha Gubug (C-06) No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 prop correct angka kategori 1 sangat mudah 0.221 0.382 0.545 sedang 0.458 0.545 sedang 0.318 sedang biser kategori sangat jelek cukup jelek jelek sangat jelek sangat jelek baik sangat jelek sangat jelek baik jelek jelek sangat jelek jelek cukup jelek sangat jelek cukup baik sekali sangat jelek jelek sangat jelek sangat jelek baik sekali baik baik sekali baik sekali cukup cukup sangat jelek cukup baik sekali baik sekali sangat jelek baik sekali Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C A C D angka -9 0.382 -0.126 -0.777 -0.227 sukar 0.191 -0.227 sukar 0.364 sedang 0.136 sukar 0.078 -0.045 sangat sukar 0.397 0.682 sedang 0.136 sukar 0.955 sangat mudah 0.575 0.227 sukar 0.227 sukar 0.727 mudah 0.045 sangat sukar 0.742 0.095 -0.455 sedang 0.455 sedang 0.454 0.455 sedang 0.455 sedang 0.277 0.44 0.041 0.364 sedang 0.318 sedang 0.632 1 0.839 0.038 0.409 sedang 0.636 sedang 0.

545 0.045 0.796 0.251 baik sekali baik baik baik sekali sangat jelek sangat jelek sangat jelek sangat jelek sangat jelek baik baik cukup sangat jelek baik sekali cukup berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi ∑ soalsangat sukar = 5 ∑ soal sukar = 13 ∑ soal sedang = 26 ∑ soal mudah = 2 ∑ soal sangat mudah = 4                     ∑ soal baik sekali = 10 ∑ soal baik = 7 ∑ soal cukup = 8 ∑ soal jelek = 7 ∑ soal sangat jelek = 18 pengecoh berfungsi = 26 tidak berfungsi = 24   .545 0.401 0.682 0.522 -0.045 0.409 0.773 sedang sangat sukar sedang sedang sangat mudah sukar sedang sukar sangat sukar sedang sedang sukar sedang sedang mudah 0.5 0.767 0.682 0.129 0.339 0.024 -0.777 -0.136 0.273 0.56 0.182 0.285 -0.909 0.318 0.98  36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 A B D A D C D B D A A B D B C 0.102 -0.669 0.5 0.222 -0.616 0.

6 sedang 0.018 -0.157 0.148 0.371 0.652 0.6 sedang 0.095 -0.7 sedang 0.109 -0.281 -0.401 0.65 sedang 0.741 -0.1 sangat sukar 0.35 sedang 0.1 sangat sukar 0.201 0.54 0.745 0.376 0.257 0.074 0.7 sedang 0 sangat sukar 0.25 sukar 0.137 0.1 sangat sukar 0.55 sedang 0.25 sukar 0.05 sangat sukar 0.55 sedang 0.05 sangat sukar 0.15 sukar 0.8 mudah 0.1 sangat sukar 0.2 sukar 0.109 -0.25 sukar 0.552 -0.6 sedang 0.865 -0.55 sedang 0.394 -9 -0.5 sedang 0.25 sukar 0.25 sukar 0.201 0.54 0.75 mudah 0.1 sangat sukar 0.322 pengecoh berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi   .559 0.2 sukar 0.836 0.99  Lampiran 24 Hasil analisis kuantitatif soal pilihan ganda UAS Gasal IPA Kelas IX di SMP PGRI 4 Purwodadi (C-07) No soal 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 prop correct angka kategori 0.016 0.6 sedang biser kategori baik jelek baik jelek jelek baik sekali sangat jelek sangat jelek sangat jelek cukup baik cukup sangat jelek sangat jelek sangat jelek jelek cukup jelek sangat jelek baik jelek baik cukup baik sangat jelek sangat jelek sangat jelek cukup sangat jelek cukup jelek cukup cukup cukup cukup Kunci D B B C D C A A D B D A C C A A B D C C B C C D B D B A B B C C A C D angka 0.301 -0.1 0.2 sukar 0.4 sedang 0.287 0.55 sedang 0.137 0.45 sedang 0.298 0 0.25 sukar 0.034 0.

693 0.4 0.148 -0.7 0 0 0.45 0.83 0.451 0.100  36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 A B D A D C D B D A A B D B C 0 0.2 0.15 0.75 0.75 sangat sukar sedang sedang sangat sukar sukar sukar mudah sedang sangat sukar sangat sukar sedang sukar sangat sukar sedang mudah -9 0.093 0.251 sangat jelek jelek cukup sangat jelek jelek sangat jelek baik cukup sangat jelek sangat jelek baik sekali jelek sangat jelek baik cukup tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi tidak berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi berfungsi tidak berfungsi ∑ soalsangat sukar = 13 ∑ soal sukar = 13 ∑ soal sedang = 20 ∑ soal mudah = 4 ∑ soal sangat mudah = 0                     ∑ soal baik sekali = 2 ∑ soal baik = 8 ∑ soal cukup = 13 ∑ soal jelek = 10 ∑ soal sangat jelek = 17 pengecoh berfungsi = 33 tidak berfungsi = 17   .05 0.45 0.1 0.394 -9 -9 0.25 0.2 0.256 -0.145 0.6 0.055 0.15 -0.

00 24.00 33.00 Lampiran 26 Skor peserta tes SMP N 1 Karangrayung (A-02) A-02-37 A-02-38 A-02-31 A-02-16 A-02-04 A-02-39 A-02-36 A-02-18 A-02-12 A-02-15 A-02-01 A-02-21 A-02-17 A-02-06 A-02-13 A-02-32 A-02-29 A-02-30 A-02-28 A-02-09 A-02-04 A-02-03 A-02-26 A-02-14 A-02-11 A-02-20 A-02-05 A-02-25 A-02-35 A-02-34 A-02-08 A-02-27 A-02-19 A-02-33 A-02-40 A-02-29 A-02-24 A-02-22 A-02-22 A-02-07 A-02-10 42.00 34.00 29.00 32.00 26.00 36.00 33.00 15.00 24.00 37.00 22.00 28.00 36.00 22.00 27.00 36.00 28.00 40.00 32.00 19.00 31.00 21.00 22.00 16.00 34.00 23.00 24.00 22.00 33.00 23.00 24.00 28.00 37.00 26.00 33.00 35.00 18.00 33.00 28.00 23.00 25.00 24.00 28.00 22.00 38.00 23.00                     .00 26.00 35.00 25.00 24.101  Lampiran 25 Skor peserta tes SMP N 1 Godong (A-01) A-01-40 A-01-09 A-01-38 A-01-26 A-01-28 A-01-13 A-01-15 A-01-29 A-01-06 A-01-11 A-01-23 A-01-18 A-01-14 A-01-10 A-01-35 A-01-31 A-01-32 A-01-16 A-01-24 A-01-27 A-01-01 A-01-19 A-01-07 A-01-03 A-01-22 A-01-17 A-01-33 A-01-12 A-01-39 A-01-30 A-01-21 A-01-02 A-01-25 A-01-34 A-01-36 A-01-20 A-01-05 A-01-08 A-01-04 A-01-37 35.00 28.00 29.00 18.00 30.00 20.00 37.00 28.00 20.00 30.00 28.00 31.00 20.00 35.00 39.00 24.00 21.00 33.00 19.00 25.00 33.00 16.00 40.00 20.00 28.00 21.00 33.00 25.00 31.

00 21.00 25.00 30.00 17.00 21.00 32.00 16.00 15.00 24.00 30.00 26.00 24.00 26.00 30.00 22.00 27.00 17.00 22.00 22.00 18.00 22.00 26.00 19.00 19.00 18.00 27.00 15.00 19.00 23.00 23.00 20.00 12.00 19.00         .00 22.00 25.00 18.00 26.00 18.00 13.00 18.00 23.00 14.00 18.00 26.00 22.00 21.00 24.00 23.00 19.00 15.00 19.00 21.00 28.00 28.00 23.00 21.00 19.00 23.00 21.00 26.00 27.00 17.00 25.00 13.00 21.102  Lampiran 27 Skor peserta tes SMP N 3 Karangrayung (B-01) B-01-15 B-01-28 B-01-09 B-01-26 B-01-22 B-01-19 B-01-27 B-01-34 B-01-36 B-01-14 B-01-29 B-01-35 B-01-12 B-01-18 B-01-23 B-01-05 B-01-31 B-01-30 B-01-21 B-01-33 B-01-06 B-01-04 B-01-13 B-01-10 B-01-11 B-01-08 B-01-20 B-01-01 B-01-32 B-01-25 B-01-24 B-01-07 B-01-16 B-01-38 B-01-17 B-01-02 B-01-37 B-01-03 33.00 21.00 29.00 19.00 17.00 20.00 30.00 14.00 23.00 Lampiran 28 Skor peserta tes SMP N 3 Godong (B-02) B-02-35 B-02-34 B-02-17 B-02-30 B-02-14 B-02-23 B-02-25 B-02-26 B-02-03 B-02-43 B-02-16 B-02-11 B-02-13 B-02-09 B-02-10 B-02-08 B-02-28 B-02-19 B-02-01 B-02-07 B-02-06 B-02-29 B-02-02 B-02-42 B-02-37 B-02-32 B-02-24 B-02-12 B-02-39 B-02-31 B-02-15 B-02-04 B-02-21 B-02-35 B-02-47 B-02-22 B-02-27 B-02-05 B-02-38 B-02-20 B-02-36 B-02-18 B-02-41 B-02-40 B-02-44 B-02-46 B-02-45 35.00 31.00 21.00 17.00 23.00 24.00 25.00 21.00 25.00 13.00 22.

00 19.00 20.00 21.00 24.00 13.00 21.00 27.103  Lampiran 29 Skor peserta tes SMP N 6 Purwodadi (B-03) B-03-31 B-03-30 B-03-25 B-03-14 B-03-33 B-03-11 B-03-32 B-03-13 B-03-02 B-03-19 B-03-10 B-03-09 B-03-17 B-03-01 B-03-04 B-03-07 B-03-08 B-03-35 B-03-36 B-03-26 B-03-21 B-03-18 B-03-12 B-03-24 B-03-29 B-03-20 B-03-16 B-03-03 B-03-37 B-03-15 B-03-06 B-03-23 B-03-28 B-03-22 B-03-27 B-03-34 B-03-05 27.00 12.00 24.00 22.00 21.00 25.00 22.00 23.00 16.00 21.00 16.00 25.00 17.00 14.00 23.00 25.00 23.00 26.00 28.00 19.00 22.00 35.00 21.00 27.00                                   .00 27.00 23.00 22.00 32.00 29.00 22.00 15.00 26.00 24.00 32.00 23.00 20.00 20.00 18.00 18.00 Lampiran 30 Skor peserta tes SMP N 2 Toroh (B-04) B-04-16 B-04-17 B-04-18 B-04-11 B-04-31 B-04-24 B-04-12 B-04-09 B-04-01 B-04-13 B-04-30 B-04-10 B-04-23 B-04-03 B-04-20 B-04-26 B-04-21 B-04-14 B-04-02 B-04-19 B-04-22 B-04-15 B-04-04 B-04-05 B-04-07 B-04-08 B-04-28 B-04-29 B-04-32 B-04-27 B-04-06 B-04-25 37.00 29.00 26.00 17.00 12.00 22.00 16.00 20.00 15.00 24.00 29.00 17.00 23.00 23.00 21.00 27.00 22.00 16.00 22.00 24.00 27.00 18.00 22.

00   .00 26.00 27.104    Lampiran 31 Skor peserta tes SMP N 5 Purwodadi (B-05) B-05-15 B-05-12 B-05-11 B-05-08 B-05-06 B-05-01 B-05-34 B-05-13 B-05-16 B-05-22 B-05-23 B-05-14 B-05-31 B-05-10 B-05-05 B-05-20 B-05-24 B-05-25 B-05-26 B-05-28 B-05-17 B-05-09 B-05-19 B-05-21 B-05-36 B-05-32 B-05-27 B-05-29 B-05-37 B-05-03 B-05-30 B-05-04 34.00 27.00 20.00 29.00 27.00 26.00 20.00 25.00 24.00 22.00 29.00 27.00 24.00 16.00 27.00 27.00 19.00 24.00 29.00 19.00 23.00 33.00 23.00 22.00 26.00 21.00 26.00 29.00 25.00 25.00 26.00 27.00 25.00 35.00 25.00 22.00 27.00 26.00 26.00 26.00 24.00 25.00 26.00 24.00 24.00 25.00 21.00 30.00 25.00 23.00 30.00 29.00 28.00 23.00 Lampiran 32 Skor peserta tes SMP N 2 Godong (B-06) B-06-31 B-06-19 B-06-07 B-06-18 B-06-37 B-06-35 B-06-33 B-06-27 B-06-15 B-06-13 B-06-03 B-06-16 B-06-36 B-06-34 B-06-28 B-06-25 B-06-02 B-06-06 B-06-11 B-06-30 B-06-10 B-06-12 B-06-21 B-06-22 B-06-32 B-06-24 B-06-08 B-06-04 B-06-26 B-06-23 B-06-14 B-06-29 B-06-01 B-06-05 B-06-17 B-06-20 B-05-33 B-05-35 B-05-18 B-06-09 B-05-02 B-05-07 37.00 21.00 26.00 28.00 25.00 15.00 28.00 25.00 31.00 28.00 15.00 24.00 24.00 19.00 23.00 24.00 26.00 14.

00 25.00 20.00 25.00 20.00 18.00 23.00 24.00 23.00 28.00 30.00 21.00 22.00 15.00 25.00 25.00 17.00 19.00 23.00 25.00 19.00 21.00 17.00 25.00 17.00 24.00 17.00 13.00 23.00 16.00 21.00 15.00 15.105  Lampiran 33 Skor peserta tes SMP DR Sutomo (C-01) C-01-31 C-01-33 C-01-11 C-01-09 C-01-16 C-01-26 C-01-44 C-01-10 C-01-08 C-01-39 C-01-34 C-01-02 C-01-37 C-01-07 C-01-41 C-01-18 C-01-35 C-01-32 C-01-36 C-01-17 C-01-27 C-01-29 C-01-45 C-01-30 C-01-05 C-01-25 C-01-06 C-01-24 C-01-23 C-01-43 C-01-38 C-01-28 C-01-15 C-01-12 C-01-13 C-01-40 C-01-22 C-01-20 C-01-03 C-01-04 C-01-13 C-01-19 C-01-21 C-01-14 C-01-42 30.00 22.00 21.00             .00 27.00 13.00 28.00 15.00 20.00 Lampiran 34 Skor peserta tes SMP YATPI Godong (C-02) C-02-28 C-02-26 C-02-14 C-02-05 C-02-39 C-02-09 C-02-02 C-02-22 C-02-23 C-02-30 C-02-19 C-02-16 C-02-38 C-02-25 C-02-20 C-02-10 C-02-15 C-02-03 C-02-12 C-02-27 C-02-06 C-02-24 C-02-01 C-02-31 C-02-35 C-02-11 C-02-34 C-02-32 C-02-33 C-02-21 C-02-18 C-02-07 C-02-08 C-02-37 C-02-17 C-02-13 C-02-36 C-02-04 C-02-29 33.00 20.00 25.00 19.00 28.00 19.00 10.00 27.00 19.00 25.00 21.00 23.00 25.00 28.00 15.00 17.00 27.00 14.00 16.00 22.00 22.00 25.00 27.00 22.00 22.00 19.00 28.00 26.00 26.00 15.00 13.00 28.00 14.00 25.00 23.00 24.00 13.00 23.00 17.00 20.00 27.00 24.00 25.00 20.

00 13.00 19.00 16.00 12.00 16.00 20.00 15.00 22.00 16.00 19.00 15.00 9.00 20.00 23.00 16.00 19.00 19.00 20.00 19.00 17.00 21.00 18.00   .00 19.00 15.00 20.00 21.00 20.00 19.00 16.00 13.00 17.00 18.00 20.00 17.00 15.00 20.00 13.00 17.00 19.00 17.106  Lampiran 35 Skor peserta tes SMP Muhammadiyah Godong (C-03) C-03-19 C-03-22 C-03-05 C-03-20 C-03-11 C-03-14 C-03-06 C-03-09 C-03-08 C-03-07 C-03-01 C-03-10 C-03-15 C-03-03 C-03-18 C-03-02 C-03-16 C-03-04 C-03-12 C-03-17 24.00 Lampiran 36 Skor peserta tes SMP Islam Tegowanu (C-04) C-04-07 C-04-12 C-04-05 C-04-06 C-04-14 C-04-03 C-04-24 C-04-13 C-04-26 C-04-11 C-04-01 C-04-20 C-04-21 C-04-22 C-04-16 C-04-17 C-04-09 C-04-19 C-04-23 C-04-18 C-04-10 C-04-08 C-04-02 C-04-25 C-04-15 C-04-04 24.00 15.00 20.00 16.00 17.

00 20.00 36.00 37.00 20.00 28.00 33.00 14.00 18.00 14.00 17.00 24.00 24.00 25.00 34.00 35.00 Lampiran 38 Skor peserta tes SMP Yasiha Gubug (C-06) C-06-10 C-06-03 C-06-15 C-06-04 C-06-01 C-06-09 C-06-19 C-06-02 C-06-11 C-06-12 C-06-08 C-06-16 C-06-17 C-06-06 C-06-07 C-06-20 C-06-05 C-06-18 C-06-13 C-06-14 C-06-22 C-06-21 C-09-23 28.00 18.00 25.107  Lampiran 37 Skor peserta tes SMP PGRI Tegowanu (C-05) C-05-03 C-05-14 C-05-12 C-05-17 C-05-05 C-05-15 C-05-07 C-05-02 C-05-25 C-05-23 C-05-24 C-05-01 C-05-20 C-05-21 C-05-16 C-05-13 C-05-18 C-05-19 C-05-04 C-05-26 C-05-11 C-05-08 C-05-27 C-05-06 C-05-10 C-05-09 C-05-22 38.00 19.00 20.00 24.00 20.00 21.00 19.00 25.00 21.00 20.00 18.00 20.00 25.00 22.00 26.00 23.00 18.00 18.00 15.00 20.00 22.00 31.00 15.00 22.00 16.00 32.00 29.00 22.00 28.00 35.00   .00 17.00 17.

00 13.00 19.00 12.00 20.00 14.00 22.00 18.00 14.00 17.00 20.00   .108  Lampiran 39 Skor peserta tes SMP PGRI 4 Purwodadi (C-07) C-11-15 C-11-12 C-11-14 C-11-13 C-11-04 C-11-06 C-11-09 C-11-08 C-11-05 C-11-03 C-11-19 C-11-07 C-11-10 C-11-11 C-11-18 C-11-16 C-11-17 C-11-01 C-11-20 C-11-02 23.00 21.00 12.00 18.00 20.00 19.00 17.00 19.00 18.00 16.

cix                                                      cix   .

cx                                                      cx   .

cxi                                                      cxi   .

cxii                                                      cxii   .

cxiii                                                      cxiii   .

cxiv                                                      cxiv   .

cxv                                                      cxv   .

cxvi                                                      cxvi   .

cxvii                                                      cxvii   .

cxviii                                                      cxviii   .

cxix                                                      cxix   .

cxx                                                      cxx   .

cxxi                                                      cxxi   .

cxxii                                                      cxxii   .

cxxiii                                                      cxxiii   .

cxxiv                                                      cxxiv   .

cxxv                                                      cxxv   .

cxxvi                                                      cxxvi   .

cxxvii                                                      cxxvii   .

cxxviii                                                      cxxviii   .

cxxix                                                      cxxix   .

cxxx                                                      cxxx   .

cxxxi                                                      cxxxi   .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful