Anda di halaman 1dari 12

BAB I

Jenis Ekosistem Sawah Sawah merupakan ekosistem buatan manusia. Anggota ekosistem sawah tidak terlalu banyak. Kehadiran anggota ekosistem ini diawasi manusia. Anggota yang merugikan anggota utama, pasti dibasmi. Anggota utama ekosistem sawah adalah padi. Padi diperkembangbiakan sebanyak dan sebaik mungkin. Sebaliknya, rumput liar dan belalang dibasmi. Benda tidak hidup yang ada di sawah adalah tanah dan air. Anggota ekosistem sawah antara lain padi, rumput, belalang, burung pipit, tanah, dan air.

BAB II

A. Komponen ekosistem biotik dan abiotik Hari : Sabtu

Tanggal pengamatan : 26-05-2012

A. Komponen biotik dan abiotik 1. Komponen biotik Merupakan ekosistem yang terdiri dari semua makhluk hidup yang berada dalam suatu ekosistem, berdasarkan peranannya dalam ekosistem dibagi menjadi dua, yaitu produsen (penghasil), konsumen (pemakai). 2. Komponen abiotik Merupakan ekosistem yang terdiri dari semua benda tak hidup yang ada di sekitar makhluk hidup. Komponen tersebut antara lain: suhu, air, cahaya, kelembapan, dan salinitas. B. Komponen Ekosistem C. Macam-macam produsen dan konsumen yang terdapat pada ekosistem Ekosistem merupakan interaksi bolak-balik antarmakhluk hidup (biotik) dengan lingkungannya (abiotik). Ilmu yang mempelajari tentang ekosistem disebut ekologi. Ekologi berasal dari bahasaYunani, yaitu oikos yang artinya rumah, dan logos artinya ilmu. Jadi, ekologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang interaksi antarmakhluk hidup dan interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Komponen ekosistem dibagi menjadi dua macam, yaitu komponen abiotik dan biotik. Komponen abiotik adalah komponen yang berupa makhluk tak hidup. Sedangkan, komponen biotik adalah komponen yang berupa makhluk hidup. 1. Komponen Abiotik Komponen a biotik m erupakan komponen ekosistem berupa benda tak hidup yang terdapat di sekitar makhluk hidup. Komponen abiotik yang berpengaruh pada ekosistem, antara lain:

2. Cahaya Matahari Cahaya matahari merupakan faktor abiotik yang terpenting untuk menunjang kehidupan di bumi. Cahaya matahari merupakan sumber energi bagi tumbuhan yang diperlukan dalam proses fotosintesis. Cahaya matahari juga memberikan rasa hangat untuk semua makhluk. 3. Udara Udara merupakan komponen abiotik yang sangat diperlukan makhluk hidup. Hewan dan manusia menggunakan oksigen yang terdapat di udara untuk bernapas dan mengeluarkan karbon dioksida ke udara. Sedangkan, tumbuhan mengambil karbon dioksida dari udara untuk proses fotosintesis dan menghasilkan oksigen sebagai produk sampingan. 4. Suhu Suhu sangat mem pengaruhi lingkungan dan kehidupan makhluk hidup di lingkungan tersebut. Ada makhluk hidup yang mampu hidup di lingkungan dengan suhu rendah, ada pula makhluk hidup yang mampu hidup di lingkungan dengan suhu tinggi. 5. Air Air merupakan faktor abiotik yang sangat penting untuk menunjang suatu kehidupan. Semua sel dan jaringan terdiri atas air. Air merupakan media pelarut zat-zat yang dibutuhkan dan media pengangkut dalam tubuh hewan dan tumbuhan. Air juga merupakan suatu bentuk habitat bagi makhluk hidup, seperti: danau, sungai, dan laut. Air sangat mempengaruhi proses kehidupan. 6. Tanah Tanah berfungsi sebagai tempat hidup berbagai makhluk hidup dalam suatu ekosistem. Di dalam tanah terdapat zat hara yang merupakan mineral penting untuk mempertahankan proses di dalam tubuh, terutama bagi tumbuhan. Jenis tanah yang berbeda menyebabkan organisme yang hidup di dalamnya berbeda. 7. Komponen Biotik Komponen biotik adalah komponen ekosistem berupa berbagai makhluk hidup yang ada di dalam suatu ekosistem. Tiap komponen memiliki peranan masing-masing yang erat kaitannya dalam pemenuhan kebutuhan akan makanan. Hal ini menyebabkan terjadinya keseimbangan di dalam ekosistem Berdasarkan peranannya di dalam ekosistem, komponen biotik dikelompokkan menjadi tiga macam, yaitu: 8. Produsen

Di dalam e kosistem semua tumbuhan hijau adalah produsen. Tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri dengan melakukan fotosintesis. air yang lain. 9. Konsumen Manusia dan h ewan tidak dapat membuat makanan sendiri. Oleh karena itu, manusia dan hewan memperoleh makanan dari tumbuhan sehingga disebut konsumen. Konsumen sangat tergantung pada produsen, begitu juga sebaliknya, konsumen mempengaruhi kelangsungan hidup produsen. Karbon dioksida dari sisa pernapasan hewan dan manusia dibutuhkan tumbuhan untuk proses fotosintesis (membuat makanan). Berdasarkan jenis makanannya, konsumen dibagi menjadi tiga macam, yaitu herbivora, karnivora, dan omnivora.

1. Rantai Makanan Proses makan dan dimakan terjadi dalam suatu ekosistem. Dalam suatu ekosistem terjadi peristiwa makan dan dimakan dalam suatu garis lurus yang disebut rantai makanan. Rantai makanan ini terjadi jika satu jenis produsen dimakan oleh satu jenis konsumen pertama, konsumen pertama dimakan oleh satu jenis konsumen kedua, dan seterusnya. Jaring-Jaring Makanan Di alam ini satu produsen tidak hanya dimakan oleh satu jenis konsumen pertama. Tetapi, bisa dimakan oleh lebih dari satu jenis konsumen pertama, satu jenis konsumen pertama dapat dimakan lebih dari satu jenis konsumen kedua dan seterusnya. Dalam ekosistem ya ng seimbang jumlah produsen lebih banyak daripada jumlah konsumen tingkat I, jumlah konsumen tingkat II lebih banyak daripada konsumen tingkat III, demikian seterusnya. Hal ini disebabkan oleh hilangnya energi pada setiap tingkatan makanan. Jika rantai makanan digambarkan dari produsen sampai konsumen tingkat tinggi, maka akan terbentuk suatu piramida makanan. D. Macam-Macam Ekosistem Di bumi terdapat berbagai macam ekosistem yang di tempati oleh berbagai makhluk hidup yang memiliki peran masing-masing. Dalam suatu ekosistem terdapat organisme tertentu yang mendominasi ekosistem tersebut. Contohnya, ekosistem padang rumput yang didominasi oleh tanaman rumput. Secara garis besar, ekosistem dibagi menjadi dua macam, yaitu ekosistem darat dan perairan.

1. Ekosistem Darat Ekosistem darat adalah ekosistem yang memiliki lingkungan fisik berupa daratan. Ekosistem ini dibagi menjadi beberapa bioma (daerah habitat), yaitu: 1. Bioma Padang Rumput Ciri-ciri bioma pada ng rumput adalah hujan turun tidak teratur, curah hujan sekitar 25 50 cm per tahun. Keadaan hujan yang tidak teratur ini menyebabkan penyerapan air dan aliran air tidak baik, sehingga tumbuhan susah menyerap air. 1. Bioma Gurun B ioma gurun t erdapat di daerah tropis. Ciri-ciri bioma gurun adalah gersang, memiliki curah hujan rendah, serta terdapat tumbuhan xerofita seperti kaktus yang tahan terhadap keadaan kurang air. Bioma Hutan Basah Bioma h utan b asah memiliki suhu yang cukup tinggi karena intensitas cahaya yang cukup tinggi. Bioma Tundra Tundra artinya dataran tanpa pohon, yang ada hanyalah jenis rumput dan lumut kerak. Ciri-ciri bioma tundra adalah terdapat lumut kerak, tumbuhan kayu yang pendek, dan rumput. Hewan khas yang menetap di bioma ini biasanya memiliki rambut yang tebal, seperti rusa kutub dan beruang kutub. Bioma Taiga Daerah bioma taiga terdapat di belahan bumi utara dan di pegunungan daerah topis. Ciri-ciri bioma taiga adalah perbedaan antara musim panas dan musim dingin sangat mencolok. Pada saat musim panas suhu udara sangat panas. Sebaliknya, jika musim dingin suhu udara sangat rendah. Biasanya bioma taiga tersusun atas satu spesies khas seperti pinus atau konifer. Hewan khas yang berada pada bioma ini adalah beruang hitam. Ekosistem Perairan Ek osistem perairan dibagi menjadi dua macam, yaitu ekosistem air tawar dan ekosistem air laut. Ekosistem Air Tawar

Ekosistem air tawar dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu air tawar yang tenang dan air tawar yang mengalir. Contoh ekosistem air tawar yang tenang adalah danau, waduk, dan kolam. Sedangkan, Ekosistem Air Laut Ekosistem air laut sangat berbeda dengan ekosistem air tawar. Ciri-ciri ekosistem air laut adalah kadar garam tinggi, tidak dipengaruhi oleh iklim dan cuaca, serta memiliki arus air. Komunitas yang terdapat di ekosistem air laut adalah produsen (fitoplankton dan alga), konsumen meliputi jenis hewan dari berbagai filum, seperti ikan hiu, paus, lumba-lumba, bintang laut, dan lain-lain. Di laut juga terdapat zooplankton dan pengurai. Berdasarkan posisinya, ekosistem air laut dibedakan menjadi empat macam, yaitu: a) Daerah litoral, merupakan daerah pantai atau daerah yang berbatasan dengan daratan. b) D aerah neritik, merupakan daerah laut dangkal yang kedalamannya mencapai 200 m. c) Daerah abisal, daerah laut yang memiliki kedalaman 2000 m. d) Daerah afotik, daerah laut yang memiliki kedalaman lebih dari 2000 m. D. Contoh hubungan kompetisi pada ekosistem Biologi dalam kompetisi dengan, populasi organisme antara habitat dan melawan makanan, dan pasangan. Dan intraspesifik persaingan antara individu terlihat dalam jenis yang sama, ada terlihat dalam dua kompetisi interspesifik antara spesies yang berbeda. Hal ini juga dapat dinyatakan sebagai persaingan untuk bertahan hidup, makhluk hidup dilakukan, karena persaingan tidak hanya untuk bertahan hidup, tergantung pada konteks bahwa kata tersebut juga tidak cocok untuk bertahan hidup kompetitif. E. Jaring-jaring makanan Dalam suatu ekosistem umumnya tidak hanya terdiri dari satu rantai makanan, akan tetapi banyak rantai makanan. Tumbuhan hijau tidak hanya dimakan oleh satu organisme saja, tetapi dapat dimakan oleh berbagai konsumen primer. Misalnya: bunga sepatu daunnya dimakan ulat, ulat juga makan daun sawi. Daun sawi juga dimakan belalang, belalang dimakan katak dan burung pipit, burung pipit juga makan ulat, burung pipit dimakan burung elang. Daun sawi juga dimakan oleh tikus, tikus dimakan oleh burung elang. Akibatnya dalam suatu ekosistem tidak hanya terdapat satu rantai makanan saja tetapi banyak bentuk rantai makanan. Rantai-

rantai makanan yang saling berhubungan antara satu dengan yang lain disebut jaring-jaring makanan.

F. Menurut pendapat saya seharusnya yang lebih banyak dalam ekosisitem adalah produsen mengapa? Karena konsumen hanya memakai saja tidak menghasilkan apapun bergantung kepada makhluk hidup lain. sedangkan produsen adalah penghasil yang mampu memenuhi kebutuhan konsumen (pemakai).

G. Foto-foto pengamatan

KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah dengan judul Perkembangan Anak. Dalam meyelesaikan makalah ini saya telah berusaha untuk mencapai hasil yang maksimum,tetapi dengan keterbatasan wawasan pengetahuan, pengalaman dan kemampuan yang sayamiliki, saya menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna.Terselesaikannya makalah ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini saya ingin menyampaikan terima kasih kepada guru mata pelajaran IPA. .Saya menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini jauh dari sempurna. Oleh karena itu, saya mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan dan sempurnanya makalah ini sehingga dapat bermanfaat bagi para pembaca, Amin.

DAFTAR ISI

TUGAS MAKALAH IPA

Disusun oleh

: Anisa nur wulan dari

Kelas Alamat Sekolah

: VII : kp.simpang : SMPN 1 SUKARESMI

SMPN 1 SUKARESMI

Lembar pengesahan