Anda di halaman 1dari 16

SGD 8 LBM 3 Makan Sedikit, Tapi Kok Gemuk Yaaa?????

STEP 1 - Obesitas Kelainan dikarenakan penimbunan jar lemak dalam tubuh yang berlebihan, BB naik diatas normal, sehingga adanya ketidakseimbangan antara BB dan TB Penyakit multifaktorial yang terjadi akibat akumulasi jar lemak yg berlebihan sehingga dapat mengganggu kesehatan - Serangan jantung Penyakit yang disebabkan akibat penimbunan lemak atau kapur di pembuluh darah pada jantung yang diakibatkan penyumbatan sehingga darah ke jantung berkurang karena sumbatan STEP 2 1. Hubungan olah raga dengan badan yang ideal?? 2. Apakah kegemukan itu bisa karena keturunan??? 3. Apa yang harus dilakukan orang dalam skenario agar mendapatkan BB ideal?? 4. Patofisiologi Kegemukan dapat menyebabkan PJK dan kencing manis?? 5. Komplikasi dari obesitas?? 6. Kenapa makan sedikit tetapi gemuk?? 7. Klasifikasi obesitas dan Bagaimana cara menentukan orang itu gemuk atau tidak?? 8. Bagaimana proses metabolisme lipid 9. Faktor yang menimbulkan penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah?? 10.Hubungan hormon dan metabolisme lipid?? 11.Adakah faktor usia yang mempengaruhi potensi untuk menjadi obesitas dan DM?? 12.Faktor apa saja yang dapat menimbulkan kondisi obesitas dan apakah obesitas merupakan penyakit atau bukan??

13.Apakah orang seperti binaragawan yang BB nya di atas normal dikatakan obesitas?? STEP 3 1. Hubungan olah raga dengan badan yang ideal?? Olah raga merupakan aktivitas fisik yang meningkatkan masa otot dan menguragi masa lemak dalam tubuh, kita olah raga mengeluarkan energi, energi yang berlebihan dalam tubuh dikeluarkan Untuk membakar lemak sama dengan mengeluarkan keringat, contoh joging, senam, sit up, jalan kaki dengan cepat. Orang yang gemuk cenderung mudah berkeringat, jadi belum tentu mengeluarkan banyak keringat sama dengan membakar lemak dalam jumlah banyak Energi yang disimpan dalam lemak sampai batasan olah raga seberapa untuk bisa dikeluarkan?? 2. Apakah kegemukan itu bisa karena keturunan??? Iya, sekitar 30 % merupakan keturunan, sisanya karena faktor lingkungan, dmn dia tinggal jika aktivitas tinggi terpengaruh. Faktor psikis juga, orang yg stres cenderung mudah lapar. Seseorang punya genetik obesitas dan genetik sifat. Sifat dari orang tua turun ke anaknya. 3. Apa yang harus dilakukan orang dalam skenario agar mendapatkan BB ideal?? Secara umum, Olah raga teratur, membuat program diet yang sehat, membatasi ngemil atau mengurangi makan diluar jam makan rutin, beraktivitas yang membutuhkan gerak, mengatur pola makan. 4. Penyakit yang disebabkan dari obesitas?? Serangan jantung, dari kolesterol menyumbat tensi tinggi DM tipe 2 Lemak banyak di perut bag diafragma, bisa menyebabkan kegagalan nafas secara normal, jika malam terjadi apneu oksigen kurang gampang ngantuk Dislipidemia yaitu kelainan metabolisme yang ditandai dg kenaikan atau penurunan fraksi lipid dalam plasma

Hiperlipidemia yaitu peningkatan kadar lipoprotein dalam darah diatas normal Fraksi lipid : Lipoprotein : yang membawa kolesterol dari jar perifer ke hepar untuk membentuk empedu Hasil pencernaan itu lipid tidak larut dalam air ditutupi lipoprotein Dari Pencernaan dibawa ke hepar melalui pembuluh darah?? 5. Patofisiologi Kegemukan yang dapat menyebabkan PJK dan kencing manis?? Ambil salah satu contoh misal dislipidemia, untuk menyebabkan PJK dislipidemia mengalami kenaikan fraksi lipid menyebabkan penyumbatan pemb darah kurang oksigen sehingga akan mengalami PJK Arterosklerosis : penyumbatan lemak dalam dinding pemb darah Penyumbatan kaitannya dengan PJK dijantung Pengerasan kaitannya dengan hipertensi pembuluh darah di?? 6. Kenapa makan sedikit tetapi gemuk?? Sekali makan tetapi banyak, misal pada saat puasa. Hormon kortisol meningkat glukosa dalam perifer terhambat sehingga glukosa dalam sel lemak berkurang. Bisa disebabkan kurang aktivitas dan banyak ngemil. Makan malam dianjurkan beberapa jam sebelum tidur. Banyak ngemil diluar jam makan rutin. Faktor perkembangan, misalnya sejak kecil gemuk, jumlah sel lemak atau penambahan ukuran dalam lemak besar. Susah mengurangi jumlah lemak yang ada dalam sel Dislipidemia ada primer dan sekunder. Primer karena genetik, sedang sekunder dari penyakit lain atau faktor lain 7. Klasifikasi obesitas dan Bagaimana cara menentukan orang itu gemuk atau tidak?? Klasifikasi obesitas Ada 2, yaitu keadaan bentuk tubuh tipe buah apel penimbunan lemak dibawah perut tipe android, cenderung ke cowok

buah pir cenderung ke cewek tipe perifer, lemaknya di paha sama pinggul. Berdasarkan keadaan sel lemak Hiperplastik Pada anak anak, sel lemak tambah bnyak tapi ukuran tidak tambah gede Hipertrofik Pada dewasa, sel lemak tambah bnyak tp jumlahnya tidak bertambah Keduanya Pada saat anak dia gemuk, terus berlanjut sampai dewasa tetap gemuk, susah untuk nurunin BB Dari Imt, BB per TB (TB dalam m dikuadratkan) >30 obes 2 dan <30 obes 1 Normal nya ,18 25 Dari WHO, ada obes 1, 2 dan 3 Obes ringan kelebihan BB 20 40 % Sedang kelebihan BB 41 100 % Berat kelebihan BB > 100% Bagaimana proses metabolisme lipid Ada 2 jalur, berdasarkan tempat terjadinya didalam dan diluar hepar Eksogen Kolesterol kilomikron aliran darah, diurai enzim lipoprotein lipase asa lemak bebas dan kilomikron yang masuk jaringan lemak dan diubah menjadi TGL sebagai cadangan energi Endogen KH asam lemak TGL dibawa melalui aliran darah metabolisme oleh enzim lipoprotein lipase IDL LDL membawa kolesterolberikatan dengan HDL jika kolesterol berlebihan dibuang oleh HDL Reverse??? Faktor yang menimbulkan penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah??

8. -

9.

10.Hubungan hormon dan metabolisme lipid?? Pengaruh insulin pada metabolisme lipid?? Hormon yang lain?? Leptin : hormon yang menghambat keinginan seseorang untuk makan berlebihan, sistem kerja leptin, protein dalam sel lemak dialirkan seluruh tubuh dan otak jika sudah sampai otak menandakan sel lemak siap bekerja 11.Adakah faktor usia yang mempengaruhi potensi untuk menjadi obesitas dan DM?? Faktor usia bukan faktor penentu untuk menjadi obesitas, bnyak anak usia 10 tahun mengalami obesitas, bisa dikarenakan genetik, psikis, aktivitas fisik dan lingkungan 12. apakah obesitas merupakan penyakit atau bukan?? Obes merupakan pemicu timbulnya berbagai penyakit, yaitu : Serangan jantung, dari kolesterol menyumbat tensi tinggi DM tipe 2 Lemak banyak di perut bag diafragma, bisa menyebabkan kegagalan nafas secara normal, jika malam terjadi apneu oksigen kurang gampang ngantuk Dislipidemia yaitu kelainan metabolisme yang ditandai dg kenaikan atau penurunan fraksi lipid dalam plasma Hiperlipidemia yaitu peningkatan kadar lipoprotein dalam darah diatas normal 13.Apakah orang seperti binaragawan yang BB nya di atas normal dikatakan obesitas?? Ya, karena seorang binaragawan mengalami hipertrofi otot ( pembesaran otot ) obes itu bs disebabkan karena hipertrofi otot, penimbunan lemak sama pembesaran tulang

STEP 7 LI SGD 8 MODUL HORMON DAN METABOLISME 1. Hubungan olah raga dengan badan yang ideal?? pengontrolan berat badan dapat dipakai untuk pengontrolan IMT yang ideal. Salah satu cara yang dapat mengontrol berat badan adalah dengan berolahraga secara teratur. Sumber http://repository.unila.ac.id:8180/dspace/bitstream/123456789/2772/1/ 295ABSTRAK.pdf 2. Apakah kegemukan itu bisa karena keturunan??? Obesitas jelas menurun dalam keluarga. Namun peran genetik yang pasti untuk menimbulkan obesitas masih sulit ditentukan, karena anggota keluarga umumnya memiliki kebiasaan makan dan pola aktivitas fisik yang sama. Akan tetapi, bukti terkini menunjukkan bahwa 20 25% kasus obesitas ditentukan karena faktor genetik Sumber : Buku Ajar Fisiologi Kedokteran, Guyton dan hall, 11th edition, EGC. 3. Apa yang harus dilakukan orang dalam skenario agar mendapatkan BB ideal?? a. Terapi Diet b. Aktivitas Fisik Penurunan berat badan terjadi karena penurunan asupan kalori, aktivitas fisik yang lama sangat membantu dalam pencegahan peningkatan berat badan c. Farmakoterapi Sibutramine dan orlistas adalah obat obatan penurun berat badan yang disetujui oleh FDA di Amerika Serikat, untuk penggunaan jangka panjang d. Terapi Bedah Terapi ini hanya diberikan kepada pasien pada obesitas berat dengan BMI 40 dan terapi ini merupakan alternative terakhir untuk pasien yang gagal dengan farmakoterapi dan menderita komplikasi diabetes yang ekstrem Operasi gastric bypass

Membentuk kantung kecil dibagian proksimal lambung yang kemudian dihubungkan dengan yeyunum dengan panjang bervariasi, kantung tsb dipisahkan dari bagian lambung lain oleh staples Operasi gastric banding Meletakkan suatu pengikat yang diletakkan pada ujung lambung , hal ini juga membentuk suatu kantung kecil yang akan membatasi jumlah makanan yang akan masuk waktu makan Operasi ini merupakkan operasi yang besar dan mortalitasnya belum pasti Sumber : Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam FKUI Jilid III Edisi V 4. Penyakit yang disebabkan dari obesitas?? a. Faktor Risiko Penyakit Kardiovaskuler b. Diabetes Mellitus tipe-2 c. Obstruktive sleep apnea Sering dijumpai pada anak obesitas dengan kejadian 1/100 dengan gejala mengorok. Penyebabnya adalah penebalan jaringan lemak didaerah dinding dada dan perut yang mengganggu pergerakan dinding dada dan diafragma, sehingga terjadi penurunan volume dan perubahan pola ventilasi paru serta meningkatkan beban kerja otot pernafasan. Pada saat tidur terjadi penurunan tonus otot dinding dada yang disertai penurunan saturasi oksigen dan peningkatan kadar CO2, serta penurunan tonus otot yang mengatur pergerakan lidah yang menyebabkan lidah jatuh kearah dinding belakang faring yang mengakibatkan obstruksi saluran nafas intermiten dan menyebabkan tidur gelisah, sehingga keesokan harinya anak cenderung mengantuk dan hipoventilasi. Gejala ini berkurang seiring dengan penurunan berat badan. d. Gangguan ortopedik Pada anak obesitas cenderung berisiko mengalami gangguan ortopedik yang

disebabkan kelebihan berat badan, yaitu tergelincirnya epifisis kaput femoris yang menimbulkan gejala nyeri panggul atau lutut dan terbatasnya gerakan panggul. e. Pseudotumor serebri Pseudotumor serebri akibat peningkatan ringan tekanan intrakranial pada obesitas disebabkan oleh gangguan jantung dan paru-2 yang menyebabkan peningkatan kadar CO2 dan memberikan gejala sakit kepala, papil edema, diplopia, kehilangan lapangan pandang perifer dan iritabilitas. Sumber : Syarif, D.R. Childhood Obesity: Evaluation and Management, Dalam Naskah Lengkap National Obesity Symposium II, Editor: Adi S., dkk.Surabaya, 2003; 123 139. Fraksi lipid : Lipoprotein : senyawa lipid dengan apoprotein (suatu zat pelarut atau protein yang digunakan untuk melarutkan lipid)

Dalam darah ada 3 jenis lipid ( Kolestrol, TGL dan fosolipid ) tidak larut dalam air ditutupi lipoprotein

Dari Pencernaan dibawa ke hepar melalui pembuluh darah?? Leptin : hormon yang berhubungan dengan lipogenesis, yang membatasi lemak tidak hanya dengan mengurangi masukan makanan tetapi juga mempengaruhi jalur metabolik yang spesifik di adiposa dan jaringan lainnya. Leptin merangsang pengeluaran gliserol dari adiposit dan menstimulasi oksidasi asam lemak dan menghambat lipogenesis

5. Patofisiologi Kegemukan yang dapat menyebabkan PJK dan kencing manis?? Penyakit jantung koroner terjadi apabila pembuluh darah yang mengandung lipoprotein, kolesterol, sisa sisa jaringan dan terbentuknya kalsium pada pembuluh darah. Hal ini akan terjadi kekurangan supply oksigen dan nutrisi sehingga menimbulkan infark myocard. Kolesterol dibawa oleh beberapa lipoprotein antara lain VLDL (Very Low Density Lipoprotein) sebagai pengangkut dan salah satu penumpangnya yaitu trigliserida, LDL (Low Density Lipoprotein) dan HDL (High Density Lipoprotein) membawa hampir semua kolesterol. HDL akan menurunkan resiko penyakit jantung. Kadar kolesterol total dan kadar kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) akan mempengaruhi resiko penyakit jantung koroner ( Maulana, 2008). Terjadi penimbunan lemak di pembuluh arteri koroner sumber : http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/115/jtptunimus-gdldindaerina-5733-3-babii.pdf 6. Kenapa makan sedikit tetapi gemuk?? Dengan pembakaran yang tinggi Anda tak mudah gemuk. Sebab, energi yang masuk seimbang dengan energi yang keluar melalui pembakaran. Sedangkan, orang dengan metabolisme tubuh rendah, makan sedikit saja (minum air es, misalnya) bisa mudah gemuk. Proses pembakaran dalam tubuh yang rendah membuat seseorang mudah naik berat badannya. Sumber : dokter spesialis Gizi Klinis, dr Samuel Oetoro, SpGK, 7. Klasifikasi obesitas dan Bagaimana cara menentukan orang itu gemuk atau tidak?? Klasifikasi Obesitas

Klasifikasi IMT (kg/m2) Berat Badan Kurang < 18, 5 Kisaran Normal 18, 5 24, 9 Berat Badan Lebih >25 Pra Obes 25 29,9 Obesitas Tingkat I 30 34, 9 Obesitas Tingkat II 35 39,9 Obesitas Tingkat III >40 Sumber : WHO technical series, 2000 Klasifikasi IMT (kg/m2) Berat Badan Kurang < 18, 5 Kisaran Normal 18, 5 22, 9 Berat Badan Lebih >23 Beresiko 23 24, 9 Obes I 25 29, 9 Obes II 30 Sumber : WHO WPR/IASO/IOTF dalam The Asia Pacific Perspective : Redefining Obesity and its treatment 2000 Sumber : Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam FKUI Jilid III Edisi V 8. Bagaimana proses metabolisme lipid Lemak dalam darah diangkut dengan dua cara, yaitu melalui jalur eksogen dan jalur endogen 1. Jalur eksogen Trigliserida & kolesterol yang berasal dari makanan dalam usus dikemas dalam bentuk partikel besar lipoprotein, yang disebut Kilomikron. Kilomikron ini akan membawanya ke dalam aliran darah. Kemudian trigliserid dalam kilomikron tadi mengalami penguraian oleh enzim lipoprotein lipase, sehingga terbentuk asam lemak bebas dan kilomikron remnan. Asam lemak bebas akan menembus jaringan lemak atau sel otot untuk diubah menjadi trigliserida kembali sebagai cadangan energi. Sedangkan kilomikron remnan akan dimetabolisme dalam hati sehingga menghasilkan kolesterol bebas. Sebagian kolesterol yang mencapai organ hati diubah menjadi asam empedu, yang akan dikeluarkan ke dalam usus, berfungsi seperti detergen & membantu proses penyerapan lemak dari makanan. Sebagian lagi dari kolesterol dikeluarkan melalui saluran empedu tanpa

dimetabolisme menjadi asam empedu kemudian organ hati akan mendistribusikan kolesterol ke jaringan tubuh lainnya melalui jalur endogen. Pada akhirnya, kilomikron yang tersisa (yang lemaknya telah diambil), dibuang dari aliran darah oleh hati. Kolesterol juga dapat diproduksi oleh hati dengan bantuan enzim yang disebut HMG Koenzim-A Reduktase, kemudian dikirimkan ke dalam aliran darah.

2. Jalur endogen Pembentukan trigliserida dalam hati akan meningkat apabila makanan sehari-hari mengandung karbohidrat yang berlebihan. Hati mengubah karbohidrat menjadi asam lemak, kemudian membentuk trigliserida, trigliserida ini dibawa melalui aliran darah dalam bentuk Very Low Density Lipoprotein (VLDL). VLDL kemudian akan dimetabolisme oleh enzim lipoprotein lipase menjadi IDL (Intermediate Density Lipoprotein). Kemudian IDL melalui serangkaian proses akan berubah menjadi LDL (Low Density Lipoprotein) yang kaya akan kolesterol. Kira-kira dari kolesterol total dalam plasma normal manusia mengandung partikel LDL. LDL ini bertugas menghantarkan kolesterol ke dalam tubuh. Kolesterol yang tidak diperlukan akan dilepaskan ke dalam darah, dimana pertama-tama akan berikatan dengan HDL (High Density Lipoprotein). HDL bertugas membuang kelebihan kolesterol dari dalam tubuh. Itulah sebab munculnya istilah LDL-Kolesterol disebut lemak jahat dan HDL-Kolesterol disebut lemak baik. Sehingga rasio keduanya harus seimbang. Kilomikron membawa lemak dari usus (berasal dari makanan) dan mengirim trigliserid ke sel-sel tubuh. VLDL membawa lemak dari hati dan mengirim trigliserid ke sel-sel tubuh. LDL yang berasal dari pemecahan IDL (sebelumnya berbentuk VLDL) merupakan pengirim kolesterol yang utama ke sel-sel tubuh. HDL membawa kelebihan kolesterol dari dalam sel untuk dibuang. (Sumber: www.medicastore.com)

Jalur eksogen Dalam sel epitel usus, trigliserida makanan dan kolesterol bergabung membentuk partikel lipopreotein yg besar yg disebut kilomikron. Kilomikron dikeluarkan ke dalam limfe usus dan melewati sirkulasi umum untuk dibawa ke kapiler jaringan lemak dan otot rangka, dan melekat pada tempat pengikatan di dinding kapiler dengan bantuan protoglikan. Ketika terikat dalam permukan endotelial kapiler ini, kilomikronn terpajan enzim lipoprotein lipase yang menghidrolisis trigliserida menjadi asam lemak dan gliserol. Asam lemak melalui sel endotelial dan masuk ke jaringan lemak atau sel otot, lalu asam lemak akan diesterifikasi kembali menjadi trigliserida atau dioksidasi. Lalu gliserol yg terbentuk dapat diubah menjadi fosfogliseraldehida dan selanjutnya menjadi glukosa atau CO2 dan H2O. Setelah trigliserida dikeluarkan dari kilomikron, sisa kilomikron (remnan0 terpisah dari endotel kapiler dan memasuki sirkulasi lagi.

Kilomikron ini menjadi miskin trigliserida dan kaya kolesterol ester dan apoprotein B48 dan E. Partikel sisa ini dibawa ke hati yg menangkap dgn sangat efisien. Ambilan ini diperantarai oleh pengikat apoprotein E ke reseptor spesifik, disebut reseptor sisa kilomikron pada permukaan hepatosit. Partikel sisa yg terikat dengan permukaan ini diambil ke dalam sel dan dihancurkan dalam lisosom melalui proses endositosis yg diperantarai oleh reseptor. Hasil keseluruhan transpor kilomikron adalah mambawa trigliserida makanan ke jaringan lemak dan kolesterol ke hati. Sebagian kolesterol yg mencapai hati diubah menjadi asam empedu, yg dikeluarkan ke dalam usus utk bekerja sebgai deterjen & membantu proses penyerapan lemak. Jalur endogen Pembentukan trigliserida dalam hati akan meningkat apabila makan sehari-hari mengandung karbohidrat yg berlebihan. Hati mengubah karbohidrat menjadi asam lemak, kemudian mengesterifikasi asam lemak dan gliserol manjdai trigliserida lalu trigliserida akan masuk ke aliran darah dalam inti VLDL. VLDL dibawa ke kapiler jaringan, tempatnya berinteraksi dengan enzim lipoprotein lipase, menghidrolisis trigliserida dalam partikel VLDL menjadi asam lemak yg digunakan untuk sistesis trigliserida dlm jar lemak. Partikel sisanya adalah IDL. Pada IDL hampir semua partikel terutama trigliserida dikeluarkan kecuali apoprotein B100. hasil dari perubahan partikel IDL adalah LDL yg kaya kolesterol. LDL berfungsi untuk menyalurkan kolesterol ke berbagai sel parenkim ektrahepatik spt sel korteks, sel ginjal, limfosit. Kolesterol yg tidak diperlukan akan dilepaskan ke dalam darah dimana pertama-tama kaan berikatan dengan HDL. HDL berfungsi untuk membuang kelebihan kolesterol dalam tubuh. Harrison. Vol.5

Makanan Hepar Trigliserid Kolesterol Kolesterol Kolesterol Esterifikasi Trigliserid Kolesterol Ester

Lemak Bebas

Fosfolipid

Apolipoprotein

Kilomikron

Trigliserid

Kilomikron Remnant

FFA (Free Fetil Acid) (Foam Cell) Sirkulasi Darah

Hepar dan Adiposa

Sumber : Fisiologi Guyton Hall, Edisi 11 9. Faktor yang menimbulkan penumpukan lemak pada dinding pembuluh darah?? a. kolesterol, kalsium dan bahan lain di dalam pembuluh darah yang berlebihan b. jaringan bekas luka akibat adanya kolesterol yang akan membentuk fibrouscap (tutup fibrosa) diatas timbunan yang lebih keras daripada dinding pembuluh darah itu sendiri (Maulana, 2008) sumber : http://digilib.unimus.ac.id/files/disk1/115/jtptunimus-gdldindaerina-5733-3-babii.pdf

10.Hubungan hormon dan metabolisme lipid?? Sedikitnya tujuh hormon yang disekresi oleh kelenjar endokrin berpengaruh nyata terhadap pemakaian lemak. Beberapa efek hormonal penting pada metabolisme lemak a. epinefrin dan norepinefrin Kedua hormon ini secara langsung mengaktifkan trigliserida lipase pekahormon yang terdapat dalam jumlah berlebihan dalam sel lemak, dan hormon ini menyebabkan pemecahan trigliserida yang sangat cepat dan mobilisasi asam lemak. b. Kortikotropin menyebabkan korteks adrenal menyekresikan sejumlah glukokortikoid ekstra. kortikotropin dan glukokortikoid, mengaktifkan trigliserida lipase pekahormon seperti yang diaktifkan oleh epinefrin dan norepinefrin atau lipase yang serupa. c. Hormon tiroid menyebabkan mobilisasi sel lemak yang cepat, yang diyakini terjadi secara tidak langsung dari peningkatan keseluruhan kecapatan metabolisme energi di semua sel tubuh dalam pengaruh hormon ini. d. Hormon pertumbuhan mempunyai pengaruh yang mirip, tetapi lebih lemah dibandingkan kortikotropin dan glukokortikoid dalam mengaktifkan lipase pekahormon. Oleh karena itu, hormon pertumbuhan dapat juga memberikan efek ketogenik yang ringan. e. kurangnya insulin efek hormonal penting pada metabolisme lemak Sumber : Biokima Harper, Robert K. Murray, ed. XXV. EGC. 11.Adakah faktor usia yang mempengaruhi potensi untuk menjadi obesitas dan DM?? Faktor usia bukan faktor penentu untuk menjadi obesitas, penurunan aktivitas fisik dan pengaturan makan yang tidak baik sebagai potensi untuk menjadi obesitas. Selain itu bisa karena faktor lingkungan dan psikologis menyebabkan perilaku makan yang abnormal Sumber : Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam FKUI Jilid III Edisi V

12. apakah obesitas merupakan penyakit atau bukan?? Obesitas didefinisikan sebagai suatu kelainan atau penyakit yang ditandai dengan penimbunan jaringan lemak tubuh secara berlebihan. Sumber : Prevalens obesitas..., Marsen Isbayuputra, FK UI, 2009 13.Apakah orang seperti binaragawan yang BB nya di atas normal dikatakan obesitas?? Overweight adalah kelebihan berat badan dibandingkan dengan berat ideal yang dapat disebabkan oleh penimbunan jaringan lemak atau nonlemak, misalnya pada seorang atlet binaragawan, kelebihan berat badan dapat disebabkan oleh hipertrofi otot. BMI tidak bisa diberlakukan pada semua individu, contohnya binaragawan. Para atlet atau binaragawan cenderung memiliki BMI tinggi. Hal ini disebabkan karena indeks massa otot yang besar, bukan karena timbunan lemak yang berlebihan Sumber : Obesitas Pada anak dr Genis Ginanjar Wahyu Prevalens obesitas..., Marsen Isbayuputra, FK UI, 2009