Anda di halaman 1dari 2

Step 2 Menemukan Masalah 1. Mengapa lelaki tersebut mengalami kram? 2.

Manfaat apa saja yang didapat setelah melakukan pemanasan? 3. Mekanisme kontraksi otot? 4. Mekanisme kram otot? 5. Apakaah ada hubungannya kram dengan usia? 6. Terapi penanganan kram? Step 3 Analisis Problem 1. Lelaki tersebut mengalami kram disebabkan oleh, karena orang tersebut tidak melakukan pemanasan. Hal yang sebaiknya dilakukansaat olahraga adalah pemanasan dan pendinginan. Dengan kedua hal t e r s e b u t d i a t a s d a p a t m e n c e g a h t e r j a d i n y a c e d e r a o t o t / k r a m s a a t aktivitas olahraga berlangsung.Kram disebabkan karena kurangnya alirah darah ke otot yangdisebabkan penumpukan asam laktat pada aliran darah akibat kurangsempurnanya metabolism. Kram pada otot dapat terjadi karenakelelahan otot yang maksimal. 2. Manfaat yang didapat setelah melakukan pemanasan antara lain, -Menaikkan aliran darah melalui otot-otot aktif - Mempersiapkan agar otot dan jantung sedikit renggang -Menurunnya ketegangan otot-otot - M e n i n g k a t k a n p e r t u k a r a n o k s i g e n d a l a m h e m o g l o b i n s e t e l a h melakukan peregangan - Meningkatnya energi yang dikeluarkan oleh metabolisme tubuh - Menaikkan suhu tubuh - Mempersiapkan mental sebelum berolahraga -Meningkatkan efisiensi / memudahkan otot -otot berkontraksidan rileks secara lebih cepat dan efisien -Meningkatkan kemampuan jaringan penghubung dalamgerakan memanjang / meregang - Meningkatkan kecepatan perjalanann sinyal saraf yang memerintah gerakan tubuh 3. Mekanisme kontraksi otot a. Potensial aksi => saraf motorik => diujung serabut otot b. Setiap ujung menyekresi substansi neurotransmitter/asetilkolindalam jumlah sedikit c. Asetikolin membuka banyak kanalbergerbang asetilkolinmelalui molekulmolekul protein terapung di atas membrane d. Pontesial aksi menimbulkan depo larisari,aliran listrik m e n g a l i r melalui pusat serabut otot,disebut setikulum e. Sarkoplasma melepaskan ion kalsium f . I o n k a l s i u m m e n a r i k f i l a m e n t a k t i n d a n f i l a m e n t m yo s i n s a l i n g bergeser kemudian kontraksi g. >1 detik ion kalsium dipompa membrane Ca++, ion kalsium darimyofibril menyebabkan kontraksi otot berhent 4. Mekanisme kram otot - R a n g s a n g b e r u l a n g ya n g d i i o n k a n s e b e l u m m a s a r e l a k s a s i menghasilkan penggiatan tambahan pada elemen kontraktil, dan tampak adanya respon berupa peningkatan kontraksi. Tegangan yangterbentuk sebelum penambahan kontraksi lebih besar dari kontraksikedutan.

- Dengan rangsangan yang hilang dengan cepat penggiliran mekanismekontraksi terjadi berulang-ulang sebelum mencapai masa relaksasi. - Masing-masing respon tersebut digabung jadi satu kontraksiberkesinambungan yang dinamakan tetanik atau mekanisme ototberlebihan atau kram otot. 5. Hubungan kram otot dengan usia Orang-orang yang beresiko lebih besar terkena kram adalah bayi dan anak-anak karena memiliki kelebihan panas tubuh, serta orangtua yang berusia diatas 40 tahun karena otot normalnya berkurangsehingga otot tidak dapat bekerja sekeras dan secepat biasanya.Namun, pasien pada kasus ini usianya 30 tahun yang termasuk usiaproduktif, otot yang dimiliki tentu masih bekerja secara normal,berarti dalam kasus ini usia pasien tidak mempengaruhi kram yangterjadi 6. Terapi penanganan kram - Peregangan otot - Kompres air hangat untuk dilatasi kapiler - Pemijatan secara diurut - B a n ya k m i n u m a i r m i n e r a l