Anda di halaman 1dari 9

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA

Masalah Utama Pertemuan Tanggal Nama Klien Ruangan : Ansietas/Kecemasan :1 : : :

A. PROSES KEPERAWATAN 1. Kondisi Keluarga DS : Keluarga klien mengatakan harapan agar klien bisa sembuh Keluarga klien mengatakan klien takut menjalani operasi Keluarga klien mengatakan sejak sakit klien sering berdoa dan sholat Keluarga klien mengatakan saat malam hari klien sering menangis

DO : Keluarga klien tampak memotivasi klien untuk menjalani operasi Klien tampak muram dan murung Klien tampak tidak banyak bicara dan sering melamun Klien tampak tidak nafsu makan Klien sering menanyakan kepada dokter dan perawat kapan saya sembuh

2. Diagnosa Keperawatan : Ansietas 3. Tujuan Khusus: Klien mendapat dukungan keluarga dalam menjalani operasinya

4. Tindakan Keperawatan : a. Diskusikan masalah yang dirasakan keluarga dalam merawat klien b. Jelaskan pengertian, tanda dan gejala ansietas yang dialami klien beserta proses terjadinya c. Jelaskan cara-cara merawat klien ansietas

B. STRATEGI PELAKSANAAN 1. Orientasi : a. Salam Teraupetik Selamat pagi ibu, saya suster ida dari Akper Persahabatan yang akan merawat anak ibu untuk 6 hari kedepan , yaitu dari hari senin, 28 mei sampai sabtu, 2 juni 2012. Nama ibu siapa? Dan Ibu suka dipanggil dengan sebutan apa ?

b. Evaluasi/validasi Bagaimana perasaan ibu setelah menjenguk anak ibu?

c. Kontrak
1) Topik

Ibu, saya ingin mengajak ibu berdiskusi tentang masalah anak ibu? Bagaimana ibu setuju?

2) Waktu

Kita akan berbincang-bincang dalam waktu 20 menit

3) Tempat

Bagaimana kalu kita berdiskusi ditaman saja bu? Bagaimana ibu setuju?

2.

Kerja : Ibu, menurut ibu apa masalah yang sedang dialami oleh anak ibu? Apa yang membuat anak ibu takut melakukan operasi? Ibu tahu apa itu kecemasan? Saya akan jelaskan ke ibu bahwa kecemasan adalah.... adapun tanda dan gejalanya diantaranya... Oleh karena itu, kita harus memotivasi anak ibu untuk dapat menjalani operasi yang sedang dihadapinya. Kita sama-sama membantu Tn.A untuk bisa mempraktekkan tehnik relaksasi atau napas dalam

3.

Terminasi : a. Evaluasi
1)

Evaluasi Subjektif : Ibu, bagaimana perasaan ibu setelah kita berdiskusi?

2)

Evaluasi Objektif : Ibu, coba ibu sebutkan gejala yang dialami anak ibu sebelum anak ibu menjalani operasi?

b. Tindak lanjut Ibu jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan atau motivasi kepada anak.

c. Kontrak yang akan datang Bagaimana kalau besok kita bertemu lagi untuk melatih ibu untuk mengatasi kecemasan anak ibu sebagai tehnik pengalihan situasi. Ibu mau kita lakukan dimana? Bagaimana kalau ditaman ini lagi? Kita akan bertemu jam berapa bu? Bagaimana kalau jam 10.00, kita akan latihan 20 menit.

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA


Masalah Utama Pertemuan Tanggal Nama Klien Ruangan : Ansietas/Kecemasan :2 : : :

A. PROSES KEPERAWATAN
1.

Kondisi Keluarga DS : Keluarga klien mengatakan harapan agar klien bisa sembuh Keluarga klien mengatakan klien masih sering menangis dimalam hari Keluarga klien mengatakan klien takut mati dimeja operasi Keluarga klien mengatakan klien sudah mulai tenang

DO : Keluarga klien tampak memotivasi klien untuk menjalani operasi Klien masih sering menanyakan kepada dokter kapan saya sembuh Klien tampak cemas sebelum menghadapi operasi Klien tampak sudah mau makan Klien masih terlihat muram dan murung Klien sudah mulai berbicara dan tidak melamun lagi

2. Diagnosa Keperawatan : Ansietas 3. Tujuan Khusus:

Klien mendapat dukungan keluarga dalam menjalani operasinya

4. Tindakan Keperawatan :

a. Mengajarkan keluarga cara merawat dan melatih klien ansietas untuk mengalihkan situasi. b. Mengajarkan keluarga cara merawat dan melatih klien tarik nafas dalam

c. Mengajarkan keluarga cara merawat dan melatih klien mengerutkan dan mengendurkan otot d. Mengajarkan keluarga cara merawat dan melatih klien hipnotis diri sendiri

B. STRATEGI PELAKSANAAN 1. Orientasi : a. Salam Teraupetik Selamat pagi ibu, masih ingat dengan saya? Bagaimana keadaan anak ibu setelah ibu memberikan motivasi? Apakah ada perubahan terhadap anak ibu?

b. Evaluasi/validasi Bagaimana perasaan ibu setelah memberikannya motivasi anak ibu?

c. Kontrak
1) Topik

Ibu, saya ingin mengajarkan ibu melatih cara mengurangi kecemasan yang terjadi dengan anak ibu , Bagaimana ibu setuju?

2) Waktu

Kita akan berlatih dalam waktu 20 menit

3) Tempat

Bagaimana kalu kita berlatih ditaman saja bu? Bagaimana ibu setuju?

2.

Kerja : Ibu, menurut ibu apa masalah yang sedang dialami oleh anak ibu? Apa yang membuat anak ibu takut melakukan operasi? Ibu tahu apa itu kecemasan? Saya akan Mengajarkan cara mengurang cemas, pertama tehnik relaksasi atau napas dalam. Ambil napas selama 3 detik dengan lambat, tahan napas selama 3 detik, keluarkan perlahan selama 3 detik melalui mulut, ulangi selama 3 kali. Latihlah anak ibu melakukan ini dan selalu berikan motivasi untuk mengurangi perasaan cemas yang

sedang dialaminya. Kita sama-sama membantu Tn.A untuk bisa mempraktekkan tehnik relaksasi atau napas dalam.

3.

Fase Terminasi : a. Evaluasi


1)

Evaluasi Subjektif : Ibu, bagaimana perasaan ibu setelah kita berlatih relaksasi atau napas dalam?

2)

Evaluasi Objektif : Ibu, coba ibu praktekkan apa yang kita lakukan tadi. Bagaimana sepertinya ibu sudah bisa melakukannya? Kalau begitu kita terus berlati ya bu, supaya ibu bisa mengajarkan anak ibu.

b. Tindak lanjut Ibu jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan atau motivasi kepada anak. Jangan lupa ajakkan tehnik relaksasi yang kita pelajari tadi.

c. Kontrak yang akan datang Bagaimana kalau besok kita bertemu lagi untuk mengajarkan keluarga merujuk klien yang sedang cemas. Ibu mau kita lakukan dimana? Bagaimana kalau ditaman ini lagi? Kita akan bertemu jam berapa bu? Bagaimana kalau jam 10.00, kita akan latihan 20 menit.

STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN PADA KELUARGA


Masalah Utama Pertemuan Tanggal Nama Klien Ruangan : Ansietas/Kecemasan :3 : : :

A. PROSES KEPERAWATAN
1.

Kondisi Keluarga DS : Keluarga klien mengatakan harapan agar klien bisa sembuh Keluarga klien mengatakan klien siap menjalani operasi Keluarga klien mengatakan klien masih menangis, tetapi dia siap menghadapinya Keluarga klien mengatakan klien sudah tenang

DO : Keluarga klien tampak memotivasi klien untuk menjalani operasi Klien tampak sudah mulai tenang Klien tidak terlihat muram dan murung lagi Klien sudah siap menjalani operasi dan siap menghadapi apapun yang akan terjadi Klien tampak sudah mau makan

2. Diagnosa Keperawatan : Ansietas 3. Tujuan Khusus:

Klien mendapat dukungan keluarga dalam menjalani operasinya

4.

Tindakan Keperawatan : a. Mengajarkan keluarga cara merujuk klien bila cemasnya datang kembali.

B. STRATEGI PELAKSANAAN 1. Orientasi : a. Salam Teraupetik Selamat pagi ibu, masih ingat dengan saya? Bagaimana keadaan anak ibu setelah ibu mengajar tehnik relaksasi? Apakah ada perubahan terhadap anak ibu?

b. Evaluasi/validasi Bagaimana perasaan ibu setelah memberikannya motivasi dan tehnik relaksasi yang sudah kita pelajari kemarin?

c. Kontrak
1) Topik

Ibu, saya ingin mengajarkan keluarga merujuk klien bila klien sedang mengalami kecemasan, Bagaimana ibu setuju?

2) Waktu

Kita akan berlatih dalam waktu 20 menit

3) Tempat

Bagaimana kalu kita berlatih ditaman saja bu? Bagaimana ibu setuju?

2.

Kerja : Ibu, menurut ibu apa masalah yang sedang dialami oleh anak ibu? Apa yang membuat anak ibu takut melakukan operasi? Ibu jika anak ibu sedang merasakan cemas aajarkan anak ibu tehnik relaksasi atau napas dalam, tetapi jika belum hilang maka rujuklah atau beritahukan kepada tim kesehatan. Berikanlah anak ibu relaksasi dan selalu berikan motivasi untuk mengurangi perasaan cemas yang sedang dialaminya. Kita sama-sama membantu Tn.A untuk menghilangkan rasa cemas menghadapi operasi yang akan dijalaninya.

3.

Fase Terminasi : a. Evaluasi


1)

Evaluasi Subjektif : Ibu, bagaimana perasaan ibu setelah kita mempelajari cara mengurangi kecemasan yang dialami anak ibu?

2)

Evaluasi Objektif : Ibu, coba ibu praktekkan apa yang kita lakukan tadi. Bagaimana sepertinya ibu sudah bisa melakukannya? Kalau begitu kita terus berlatih ya bu, supaya ibu bisa mengajarkan anak ibu.

b. Tindak lanjut Ibu jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan atau motivasi kepada anak. Jangan lupa ajakkan tehnik relaksasi yang kita pelajari. Kalau nanti ibu berkunjung lagi dan bertemu dengan saya, kita akan berdiskusi lagi seperti yang kita lakukan sekarang. Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk berdiskusi, saya permisi ya bu.