GBPP (GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN

)
Mata kuliah :

Peradilan Agama

1

Mata kuliah Diskripsi

: Hukum Peradilan Agama : Peradilan agama adalah peradilan yang khusus mengadili perkara-perkara perdata dimana parapihaknya beragama Islam (muslim). Sebagaimana disebutkan dalam Pasal 1 ayat (1) Undangundang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama (UUPA), peradilan agama adalah peradilan bagi orang-orang yang beragama Islam. Perkara-perkara yang diputus oleh peradilan agama antara lain perceraian, perwalian, pewarisan, wakaf, dll. Pengadilan agama berkedudukan di kotamadya atau ibu kota kabupaten, dan derah hukumnya meliputi wilayah kotamadya atau kabupaten. Sedangkan pengadilan tinggi agama berkedudukan di ibukota propinsi, dan daerah hukumnya meliputi wilayah propinsi (Pasal 4 UUPA). Pembinaan teknis peradilan agama dilakukan oleh Mahkamah Agung, sedangkan pembinaan organisasi, administrasi dan keuangan pengadilan dilakukan oleh Menteri Agama (Pasal 5 ayat (1) dan (2) UUPA).

Kode Mata Kuliah/ SKS : …………/ 2 SKS

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM PADA AKHIR SEMESTER MAHASISWA DAPAT MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA

2

KONSEP KEADILAN MENURUT ISLAM 2. Drs Taufiq Hamami. Roihan A. Drs Cik Hasan Bisri. Drs Taufiq Hamami. DASAR PERINTAH BERBUAT ADIL 2   Pada Akhir Mata Kuliah Ini :  MAHASISWA MAMPU MENGANALISA PENGERTIAN PERADILAN MENURUT ISLAM  3 . Rasyid Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia. Hukum Acara Peradilan Agama.TIK No 1 Pada Akhir Mata Kuliah Ini : Pokok Bahasan  EKSISTENSI PERADILAN AGAMA DI INDONESIA Sub Pokok Bahasan 1. Anwar. Edy Sismarwoto. Rasyid Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia. Roihan A. SH Peradilan Agama di  MAHASISWA MEMAHAMI EKSISTENSI PERADILAN AGAMA DI INDONESIA    2  PENGERTIAN PERADILAN MENURUT ISLAM 1.. MS Pendekatan Hukum dalam Menegakkan Syariat islam. PENTINGNYA PERADILAN AGAMA BAGI UMAT ISLAM Estimasi Waktu 1 Sumber Kepustakaan   Hukum Acara Peradilan Agama. Kewenangan dan tatacara berperkara di PA. EKSISTENSI PERADILAN AGAMA DALAM KERANGKA PENDEKATAN HUKUM 2. SH Peradilan Agama di Indonesia. AL QODLO’ (PERADILAN)MENURUT ISLAM 3.

2. Hukum Acara Peradilan Agama.. Anwar. SH Peradilan Agama di Indonesia. Anwar.. Drs Taufiq Hamami. 5. HAKIM HUKM/HUKUM AL-MAHKUM BIH ALMAHKUM ALAIH ALMAHKUM LAH 3   Kewenangan dan tatacara berperkara di PA. JAMAN MASUKNYA ISLAM DI PENGADILAN AGAMA INDONESIA DALAM SISTEM HUKUM 2. Drs Cik Hasan Bisri. JAMAN PENJAJAHAN BELANDA INDONESIA SAMPAI SEKARANG 1   Pada Akhir Mata Kuliah Ini : MEMAHAMI PENGADILAN AGAMA DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA  4 . Hukum Acara Peradilan Agama.  1. Roihan A. Drs Taufiq Hamami. 3. MS Pada Akhir Mata Kuliah Ini :  MAHASISWA MEMAHAMI RUKUN PERADILA   4.. MS Kewenangan dan tatacara berperkara di PA. 4. Rasyid Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia. SH Peradilan Agama di Indonesia. Roihan A. Drs Cik Hasan Bisri. Drs Cik Hasan Bisri. MS  3  RUKUN PERADILAN 1. Rasyid Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia.Indonesia.

Drs Cik Hasan Bisri. Roihan A. KEWENANGAN PERADILAN AGAMA PADA MASA PENJAJAHAN BELANDA 3. Pada Akhir Mata Kuliah Ini : 1   MEMAHAMI SEJARAH KEKUATAN HUKUM PUTUSAN   5 . Drs Cik Hasan Bisri. Anwar.  SEJARAH KOMPETENSI ABSOLUT PERADILAN AGAMA 1. PUTUSAN PERADILAN AGAMA SETELAH UU NO. Pada Akhir Mata Kuliah Ini :  MEMAHAMI SEJARAH KOMPETENSI ABSOLUT PERADILAN AGAMA   6. MS Kewenangan dan tatacara berperkara di PA.. SH Peradilan Agama di Indonesia. KEWENANGAN PERADILAN AGAMA PADA MASA KEMERDEKAAN SAMPAI SEKARANG 3   Kewenangan dan tatacara berperkara di PA. 5. Hukum Acara Peradilan Agama. Roihan A. Anwar.. Rasyid Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia. Hukum Acara Peradilan Agama.  SEJARAH KEKUATAN HUKUM PUTUSAN PERADILAN AGAMA PUTUSAN PERADILAN AGAMA PADA MASA SETELAH KEMERDEKAAN s/d UU NO.14 TAHUN 1985 2. Drs Taufiq Hamami. Anwar. MS Kewenangan dan tatacara berperkara di PA. Rasyid Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia.7 TAHUN 1989 1. KEWENANGAN PERADILAN AGAMA PADA MASA PERADILAN QODLI’ 2. SH Peradilan Agama di Indonesia. Drs Taufiq Hamami.

Anwar. 8. Pada Akhir Mata Kuliah Ini :   MEMAHAMI ALUR PENYELESAIAN PERKARA OLEH PERADILAN AGAMA PENYELESAIAN PERKARA OLEH PERADILAN AGAMA 1. Drs Cik Hasan Bisri. zakat. SH Peradilan Agama di Indonesia. Drs Taufiq Hamami. infaq. 2.7. dan ekonomi syari'ah. Rasyid Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia. shadaqah. wasiat. perkawinan. 3. MS Kewenangan dan tatacara berperkara di PA. 6. 4. 7. 9. Roihan A. 5. 2   Hukum Acara Peradilan Agama.   6 .. waris. hibah. wakaf.

MH. EDY SISMARWOTO. Ekonomi syariah dan perkara sengketa perdata bagi orang Islam. Gedung Perkuliahan Fakultas Hukum UNDIP A. Zakat. TUJUAN INSTRUKSIONAL : Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa akan memahami Eksistensi Peradilan dalam penegakkan syariah Islam di Indonesia D. STRATEGI PERKULIAHAN : Metode perkuliahan SCL akan membuka peluang kepada mahasiswa untuk lebih memahami materi dengan cara membuka logika berfikir hukum dengan memberikan pertanyaan umpan balik dan penjelasan yang proporsional sehingga pembicaraan tidak menjadi monopoli dosen. 7 Tahun 1989 dan UU No. wakaf. MH. adalah Bidang menegakkan melalui proses kewenangannya ditetapkan melalui UU No. C. merupakan salah satu kekuasaan kehakiman di Indonesia. yang meliputi perkara tertentu. Manfaatnya agar mahasiswa mempunyai bekal untuk terjun dalam lapangan praktek hukum di masyarakat. Hibah. Sebagaimana disebutkan dalam Pasal 1 ayat (1) Undangundang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama (UUPA). Tujuan matakuliah ini adalah memahami PA yang berkembang dalam sistem hukum di Indonesia. SH. .. MANFAAT KULIAH : Peradilan Agama. DISKRIPSI MASALAH : Peradilan agama adalah peradilan yang khusus mengadili perkara-perkara perdata dimana parapihaknya beragama Islam (muslim). B. yaitu : Perkara perkawinan (NTR). Peranannya keadilan dalam masyarakat hukum. pewarisan. peradilan agama adalah peradilan bagi orang-orang yang beragama Islam.KONTRAK PERKULIAHAN (PEDOMAN PERKULIAHAN MAHASISWA0 Judul Mata kuliah Kode Mata Kuliah Dosen Pengampu Hari / Tanggal Pertemuan Tempat Pertemuan : : : : : HUKUM PERADILAN AGAMA RO’FAH SETYOWATI. 3 Tahun 2006. perwalian. Perkara-perkara yang diputus oleh peradilan agama antara lain perceraian. Kewarisan. dll. Wakaf. SH.

E. KONSEP PERADILAN MENURUT ISLAM DASAR PERINTAH BERBUAT ADIL HAKIM HUKM/HUKUM AL-MAHKUM BIH ALMAHKUM ALAIH Kepustakaan 5 1.2.2.3. 1. PENGERTIAN PERADILAN MENURUT ISLAM 3. JADWAL PERKULIAHAN No Minggu Ke 1 2 1 2  Pokok Bahasan 3 EKSISTENSI PERADILAN AGAMA DI INDONESIA Sub Pokok Bahasan 4 EKSISTENSI PERADILAN AGAMA DALAM KERANGKA PENDEKATAN HUKUM PENTINGNYA PERADILAN AGAMA BAGI UMAT ISLAM KONSEP KEADILAN MENURUT ISLAM AL QODLO’. AB =80-89. 3. Evaluasi Tengah Semester.4. 1. sehingga mahasiswa diberi tugas untuk menyusun makalah.4.3. Evaluasi Akhir Semester. MATERI KULIAH : Materi Kuliah tidak hanya berasal dari buku teks. 2.3. RUKUN PERADILAN 4.2.5 3 4  RUKUN DAN SYARAT RUKUN PERADILAN 1. G. SEJARAH KOMPETENSI ABSOLUT PERADILAN AGAMA 6. TUGAS : Tugas diberikan untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai dunia di luar kampus dan memaksimalkan penyerapan matri kuliah.  2 3 PENGERTIAN PERADILAN MENURUT ISLAM 1. melainkan juga Bahan Ajar yang disusun oleh Tim Dosen Hukum Islam Yang Meliputi : 1. Pemberian tugas bersifat fleksibel tergantung pada bagaimana kemampuan mahasiswa menyerap materi kuliah. Tugas. KRITERIA PENILAIAN EVALUASI / : Kriteria penilaian mata kuliah Hukum Islam adalah sebagai berikut : A = 90-100. 3.5 1. SEJARAH KEKUATAN HUKUM PUTUSAN PERADILAN AGAMA F. PENGADILAN AGAMA DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA 5.4.5 . B=70-79. BC =60-69. 2. 4. C=50-59. 2. E< 39 Sedangkan komponen yang dinilai meliputi: Kehadiran. EKSISTENSI PERADILAN AGAMA DI INDONESIA 2. D=40-49. H.

JAMAN MASUKNYA ISLAM DI INDONESIA 2. waris. 7  SEJARAH KEKUATAN HUKUM PUTUSAN PERADILAN AGAMA 5. perkawinan. 8. 1.4.3.3.4. wakaf.2. 3.14 TAHUN 1985 2. 5. 6  SEJARAH KOMPETENSI ABSOLUT PERADILAN AGAMA 5.2.5 1. hibah.4. JAMAN PENJAJAHAN BELANDA SAMPAI SEKARANG 1. zakat. shadaqah. 4. PUTUSAN PERADILAN AGAMA PADA MASA SETELAH KEMERDEKAAN s/d UU NO.5 1. wasiat. 2. KEWENANGAN PERADILAN AGAMA PADA MASA PERADILAN QODLI’ 2.4. 8  PENYELESAIAN PERKARA OLEH PERADILAN AGAMA 1. ALMAHKUM LAH 1. 6.5 6. infaq.5 . KEWENANGAN PERADILAN AGAMA PADA MASA KEMERDEKAAN SAMPAI SEKARANG 1. 9.3.3.2.3. 5  PENGADILAN AGAMA DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA 4.2.7 TAHUN 1989 1. PUTUSAN PERADILAN AGAMA SETELAH UU NO. KEWENANGAN PERADILAN AGAMA PADA MASA PENJAJAHAN BELANDA 3. dan ekonomi syari'ah. 7.

SAP (SATUAN ACARA PERKULIAHAN) Mata kuliah: Hukum Peradilan Agama .

7 TAHUN 1989. DOSEN MENJELASKAN RELEVANSI MATERI DENGAN KEMAMPUAN UNTUK MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA. DOSEN MENJELASKAN TIK . SUB POKOK BAHASAN :  PERADILAN AGAMA SETELAH MASA KEMERDEKAAN  PERADILAN AGAMA SETELAH UU NO. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM PADA AKHIR SEMESTER MAHASISWA DAPAT MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA B. PENYAJIAN 1. DOSEN MENJELASKAN DESKRIPSI RINGKAS SEJARAH PERADILAN AGAMA DI INDONESIA 3.  LCD  Mikrophon  White Board. DOSEN MEGURAIKAN SEJARAH PERADILAN AGAMA SETELAH UU Kegiatan Mahasiswa  Mahasiswa menjawab pertanyaan  Memperhatikan penjelasan dosen  Beberapa mahasiswa dimintai pendapat mengenai teori tersebut sedangkan yang lain Media  White Board. POKOK BAHASAN : SEJARAH PERADILAN AGAMA D. UU No 3 TAHUN 2006 E. DOSEN MEGURAIKAN SEJARAH PERADILAN AGAMA SETELAH MASA KEMERDEKAAN 2.Mata kuliah Kode Mata Kuliah Waktu Pertermuan Pertemuan Ke : 1 : Hukum Peradilan Agama : : 2 x 45 Menit A. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa akan dapat :  MEMAHAMI SEJARAH PERADILAN AGAMA C. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SATUAN ACARA PERKULIAHAN Tahap Kegiatan Pembelajaran 2.  LCD PENDAHULUAN 1. .

DOSEN MEMBERIKAN TES FORMATIF UNTUK MENJAJAGI EFEKTIFITAS PERKULIAHAN  Tanya jawab  White Board. . Drs Taufiq Hamami. Kewenangan dan tatacara berperkara di PA. DOSEN MEMBERI PERTANYAAN UNTUK MELATIH MAHASISWA MENGANALISA DENGAN TEORI diminta mendengarkan.  LCD  Mikrophon  2.. UU No 3 TAHUN 2006 3. Anwar. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM PADA AKHIR SEMESTER MAHASISWA DAPAT MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA B.  Mahasiswa mendengarkan uraian dosen yang menjelaskan mengenai materi  Mikrophon PENUTUP 1. DOSEN MEMBERIKAN UMPAN BALIK SUPAYA MAHASISWA BERTANYA APA YANG BELUM DIKETAHUI 3. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa akan dapat :  MEMAHAMI KOMPETENSI PERADILAN AGAMA  Footer : REFERENSI : Hukum Acara Peradilan Agama..  Mahasiawa lain dimintai tanggapan mengenai pendapat diatas. Roihan A. . Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia. MS. DOSEN MEMBERIKAN TUGAS SEBAGAI TINDAK LANJUT. Peradilan Agama di Indonesia.7 TAHUN 1989.NO. SH. DOSEN MEMBERIKAN CONTOH –CONTOH TEORI YANG DIURAIKAN 4. EVALUASI Mata kuliah Kode Mata Kuliah Waktu Pertermuan Pertemuan Ke EVALUASI TENGAH DAN AKHIR SEMESTER : Hukum Peradilan Agama : : 2 x 45 Menit : 2 A. Drs Cik Hasan Bisri. Rasyid.

 LCD  Mikrophon PENUTUP 4. DOSEN MENJELASKAN RELEVANSI MATERI DENGAN KEMAMPUAN UNTUK MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA. DOSEN MENJELASKAN TIK PENYAJIAN  Beberapa mahasiswa dimintai pendapat mengenai teori tersebut sedangkan yang lain diminta mendengarkan.  Mahasiswa mendengarkan uraian dosen yang menjelaskan mengenai materi  White Board. DOSEN MEGURAIKAN KOMPETENSI RELATIF 2. 1. SUB POKOK BAHASAN : KOMPETENSI PERADILAN AGAMA :  KOMPETENSI RELATIF  KOMPETENSI ABSOLUT  HUKUM MATERIEL DI PERADILAN AGAMA E. POKOK BAHASAN D.  LCD  Mikrophon PENDAHULUAN 1.  Mahasiawa lain dimintai tanggapan mengenai pendapat diatas. DOSEN MEMBERIKAN TES FORMATIF UNTUK MENJAJAGI EFEKTIFITAS PERKULIAHAN  Tanya jawab  White Board. DOSEN MEGURAIKAN KOMPETENSI ABSOLUT 3.C. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SATUAN ACARA PERKULIAHAN Tahap Kegiatan Pembelajaran 2. DOSEN MEMBERI PERTANYAAN UNTUK MELATIH MAHASISWA MENGANALISA DENGAN TEORI Kegiatan Mahasiswa  Mahasiswa menjawab pertanyaan  Memperhatikan penjelasan dosen Media  White Board. DOSEN MEGURAIKAN HUKUM MATERIEL DI PERADILAN AGAMA 4. DOSEN MENJELASKAN DESKRIPSI RINGKAS KONSEP HUKUM 3.  LCD  Mikrophon 5. DOSEN MEMBERIKAN UMPAN BALIK SUPAYA MAHASISWA BERTANYA APA YANG BELUM DIKETAHUI 4 .

. SH. DOSEN MEMBERIKAN TUGAS SEBAGAI TINDAK LANJUT. Anwar.6.. Roihan A. Peradilan Agama di Indonesia. Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia. Drs Cik Hasan Bisri. Kewenangan dan tatacara berperkara di PA. EVALUASI EVALUASI TENGAH DAN AKHIR SEMESTER   Footer : REFERENSI : Hukum Acara Peradilan Agama. Drs Taufiq Hamami. Rasyid. MS. .

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM PADA AKHIR SEMESTER MAHASISWA DAPAT MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA B. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI PEMBINAAN ORGANISASI.Mata kuliah Kode Mata Kuliah Waktu Pertermuan Pertemuan Ke : 3 : Hukum Peradilan Agama : : 2 x 45 Menit A. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa akan dapat :  MEMAHAMI PEMBINAAN PA OLEH MAHKAMAH AGUNG C.  LCD  Mikrophon PENDAHULUAN 1. 3. DOSEN MENJELASKAN TIK . DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI PEMBINAAN TEKNIS 2. SUB POKOK BAHASAN :  PEMBINAAN TEKNIS  ORGANISASI. DOSEN MENJELASKAN RELEVANSI MATERI DENGAN KEMAMPUAN UNTUK MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SATUAN ACARA PERKULIAHAN Tahap Kegiatan Pembelajaran 2. PENYAJIAN 1.  LCD  Mikrophon  White Board. POKOK BAHASAN : PEMBINAAN PA OLEH MAHKAMAH AGUNG D. DOSEN MENJELASKAN DESKRIPSI RINGKAS ISTILAH HUKUM PERADILAN AGAMA 3. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI PEMBINAAN ADMINISTRASI DAN 6 Kegiatan Mahasiswa  Mahasiswa menjawab pertanyaan  Memperhatikan penjelasan dosen  Beberapa mahasiswa dimintai pendapat mengenai materi yang diuraikan tersebut sedangkan yang lain diminta Media  White Board.  ADMINISTRASI DAN  KEUANGAN E.

Anwar. POKOK BAHASAN : SUSUNAN PENGADILAN  Footer : REFERENSI : Hukum Acara Peradilan Agama. DOSEN MEMBERI PERTANYAAN UNTUK MELATIH MAHASISWA MENGANALISA DENGAN TEORI mendengarkan.  LCD  Mikrophon  PENUTUP DOSEN MEMBERIKAN TES FORMATIF UNTUK MENJAJAGI EFEKTIFITAS PERKULIAHAN 2.4. . DOSEN MEMBERIKAN CONTOH 6. DOSEN MEMBERIKAN TUGAS SEBAGAI TINDAK LANJUT. Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa akan dapat :  MEMAHAMI SUSUNAN PENGADILAN AGAMA DAN PENGADILAN TINGGI AGAMA H. Peradilan Agama di Indonesia. MS. Drs Taufiq Hamami. Rasyid. EVALUASI TENGAH DAN AKHIR SEMESTER : Hukum Peradilan Agama : : 2 x 45 Menit : 4 EVALUASI Mata kuliah Kode Mata Kuliah Waktu Pertermuan Pertemuan Ke F. Roihan A. SH.  Mahasiawa lain dimintai tanggapan mengenai pendapat diatas. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM PADA AKHIR SEMESTER MAHASISWA DAPAT MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA G. 1. DOSEN MEMBERIKAN UMPAN BALIK SUPAYA MAHASISWA BERTANYA APA YANG BELUM DIKETAHUI 3. Drs Cik Hasan Bisri. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI PEMBINAAN KEUANGAN 5...  Mahasiswa mendengarkan uraian dosen yang menjelaskan mengenai materi  Tanya jawab  White Board. Kewenangan dan tatacara berperkara di PA.

DOSEN MEMBERIKAN TES FORMATIF UNTUK MENJAJAGI EFEKTIFITAS PERKULIAHAN 2.  Mahasiswa mendengarkan uraian dosen yang menjelaskan mengenai materi  White Board. DOSEN MEMBERIKAN TUGAS SEBAGAI TINDAK LANJUT.  Mahasiawa lain dimintai tanggapan mengenai pendapat diatas. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SATUAN ACARA PERKULIAHAN Tahap Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Mahasiswa  Mahasiswa menjawab pertanyaan  Memperhatikan penjelasan dosen Media  White Board.  LCD  Mikrophon PENUTUP  Tanya jawab  White Board. SUB POKOK BAHASAN :  PENGADILAN AGAMA DAN  PENGADILAN TINGGI AGAMA J. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI PENGADILAN TINGGI AGAMA DAN MEMBERIKAN CONTOH 4. DOSEN MENJELASKAN DESKRIPSI RINGKAS SUSUNAN PENGADILAN 2. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI SUSUNAN PENGADILAN AGAMA DAN DAN MEMBERIKAN CONTOH 3.  LCD  Mikrophon . PENYAJIAN 1. DOSEN MEMBERIKAN UMPAN BALIK SUPAYA MAHASISWA BERTANYA APA YANG BELUM DIKETAHUI 3. DOSEN MEMBERI PERTANYAAN UNTUK MELATIH MAHASISWA MENGANALISA DENGAN TEORI 1.  LCD  Mikrophon PENDAHULUAN 1. PENGERTIANNYA MENURUT KONSEP ISLAM DAN MEMBERIKAN CONTOH 2. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI ASAS KEADILAN.I. 8  Beberapa mahasiswa dimintai pendapat mengenai materi yang diuraikan tersebut sedangkan yang lain diminta mendengarkan. PENGADILAN TINGGI AGAMA DOSEN MENJELASKAN RELEVANSI MATERI DENGAN KEMAMPUAN UNTUK MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA. DOSEN MENJELASKAN TIK 1.

MS.. Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa akan dapat :  MEMAHAMI KEKUATAN HUKUM PUTUSAN PERADILAN AGAMA C.. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SATUAN ACARA PERKULIAHAN Tahap Kegiatan Pembelajaran 2. DOSEN MENJELASKAN DESKRIPSI RINGKAS KEKUATAN HUKUM PUTUSAN PERADILAN AGAMA 3.  LCD  Mikrophon PENDAHULUAN 1. DOSEN MENJELASKAN TIK Footer : REFERENSI : Hukum Acara Peradilan Agama.EVALUASI Mata kuliah Kode Mata Kuliah Waktu Pertermuan Pertemuan Ke EVALUASI TENGAH DAN AKHIR SEMESTER : Hukum Peradilan Agama : : 2 x 45 Menit : 5  A. Peradilan Agama di Indonesia. SUB POKOK BAHASAN :  MENURUT UU NO. POKOK BAHASAN : KEKUATAN HUKUM PUTUSAN PERADILAN AGAMA D. SH. Rasyid. Kewenangan dan tatacara berperkara di PA. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM PADA AKHIR SEMESTER MAHASISWA DAPAT MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA B. . Drs Taufiq Hamami. Drs Cik Hasan Bisri.7 1989  MENURUT UU 3 TAHUN 2006 E. Anwar. DOSEN MENJELASKAN RELEVANSI MATERI DENGAN KEMAMPUAN UNTUK MEMAHAMI  Kegiatan Mahasiswa  Mahasiswa menjawab pertanyaan  Memperhatikan penjelasan dosen Media  White Board. Roihan A.

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM PADA AKHIR SEMESTER MAHASISWA DAPAT MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA B.  LCD  Mikrophon  White Board. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI KEKUATAN  Beberapa mahasiswa dimintai pendapat HUKUM PUTUSAN PERADILAN AGAMA MENURUT mengenai materi yang diuraikan tersebut UU NO. 2.HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA. DOSEN MEMBERI PERTANYAAN UNTUK MELATIH menjelaskan mengenai materi MAHASISWA MENGANALISA DENGAN TEORI PENUTUP DOSEN MEMBERIKAN TES FORMATIF UNTUK MENJAJAGI EFEKTIFITAS PERKULIAHAN 2.7 1989 MEMBERIKAN CONTOH sedangkan yang lain diminta mendengarkan. 1. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa akan dapat :  MEMAHAMI HUKUM ACARA YANG BERLAKU DALAM PERADILAN AGAMA 10 . DOSEN MEMBERIKAN UMPAN BALIK SUPAYA MAHASISWA BERTANYA APA YANG BELUM DIKETAHUI 3. DOSEN MEMBERIKAN TUGAS SEBAGAI TINDAK LANJUT. PENYAJIAN 1.3 2006 DAN MEMBERIKAN CONTOH  Mahasiswa mendengarkan uraian dosen yang 3.  LCD  Mikrophon EVALUASI Mata kuliah Kode Mata Kuliah Waktu Pertermuan Pertemuan Ke  A. EVALUASI TENGAH DAN AKHIR SEMESTER : Hukum Peradilan Agama : : 2 x 45 Menit : 6  Tanya jawab  White Board. UU NO. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI KEKUATAN  Mahasiawa lain dimintai tanggapan mengenai HUKUM PUTUSAN PERADILAN AGAMA MENURUT pendapat diatas.

POKOK BAHASAN : HUKUM ACARA YANG BERLAKU DALAM PERADILAN AGAMA D.. Kewenangan dan tatacara berperkara di PA. Drs Cik Hasan Bisri. Rasyid. DOSEN MEMBERI PERTANYAAN UNTUK MELATIH MAHASISWA MENGANALISA DENGAN TEORI PENUTUP 1.  LCD  Beberapa mahasiswa dimintai pendapat mengenai materi yang diuraikan tersebut sedangkan yang lain diminta mendengarkan. DOSEN MEMBERIKAN TES FORMATIF UNTUK MENJAJAGI EFEKTIFITAS PERKULIAHAN  Tanya jawab  White Board. MS.  Mahasiawa lain dimintai tanggapan mengenai pendapat diatas.  LCD  Mikrophon  White Board. Roihan A.  LCD  Mikrophon PENDAHULUAN 1. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI HUKUM ACARA PERDATA YANG BERLAKU DALAM PERADILAN UMUM 2. Drs Taufiq Hamami. Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia. DOSEN MEMBERIKAN UMPAN BALIK SUPAYA  Footer : REFERENSI : Hukum Acara Peradilan Agama. Peradilan Agama di Indonesia. SUB POKOK BAHASAN :  HUKUM ACARA PERDATA YANG BERLAKU DALAM PERADILAN UMUM. DOSEN MEMBERIKAN CONTOH 4. . PENYAJIAN 1.  HUKUM ACARA KHUSUS DALAM UUPA E. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI HUKUM ACARA KHUSUS YANG BERLAKU DALAM PERADILAN AGAMA 3. DOSEN MENJELASKAN RELEVANSI MATERI DENGAN KEMAMPUAN UNTUK MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA. Anwar.C. DOSEN MENJELASKAN TIK 2. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SATUAN ACARA PERKULIAHAN Tahap Kegiatan Pembelajaran 2.. SH. DOSEN MENJELASKAN DESKRIPSI RINGKAS 3.  Mahasiswa mendengarkan uraian dosen yang menjelaskan mengenai materi Kegiatan Mahasiswa  Mahasiswa menjawab pertanyaan  Memperhatikan penjelasan dosen Media  White Board.

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SATUAN ACARA PERKULIAHAN Tahap Kegiatan Pembelajaran 2. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa akan dapat :  MEMAHAMI PEMERIKSAAN SENGKETA OLEH PERADILAN C. SUB POKOK BAHASAN :  PERKARA GUGATAN PERCERAIAN  PERKARA PERMOHONAN PERCERAIAN  PERKARA GUGATAN PENGUASAAN ANAK. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM PADA AKHIR SEMESTER MAHASISWA DAPAT MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA B. DOSEN MENJELASKAN TIK .MAHASISWA BERTANYA APA YANG BELUM DIKETAHUI 3. NAFKAH ANAK. DOSEN MENJELASKAN DESKRIPSI RINGKAS 12 Kegiatan Mahasiswa  Mahasiswa menjawab pertanyaan  Memperhatikan penjelasan dosen Media  White Board. POKOK BAHASAN : PEMERIKSAAN SENGKETA OLEH PERADILAN D. DOSEN MEMBERIKAN TUGAS SEBAGAI TINDAK LANJUT. NAFKAH ISTRI DAN HARTA BERSAMA SUAMI ISTRI  BIAYA PERKARA E. PENDAHULUAN 1. EVALUASI Mata kuliah Kode Mata Kuliah Waktu Pertermuan Pertemuan Ke EVALUASI TENGAH DAN AKHIR SEMESTER : Hukum Peradilan Agama : : 2 x 45 Menit : 7  Mikrophon  A.

3. DOSEN MEMBERIKAN UMPAN BALIK SUPAYA MAHASISWA BERTANYA APA YANG BELUM DIKETAHUI 3. DOSEN MEMBERIKAN CONTOH 5. PENYAJIAN 1. Peradilan Agama di Indonesia. Rasyid..  Mahasiawa lain dimintai tanggapan mengenai pendapat diatas. DOSEN MENJELASKAN RELEVANSI MATERI DENGAN KEMAMPUAN UNTUK MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA. Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia. SH. DOSEN MEMBERIKAN TUGAS SEBAGAI TINDAK LANJUT.  LCD  Mikrophon PENUTUP  Tanya jawab  White Board. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI BIAYA PERKARA 4. Drs Cik Hasan Bisri.. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI PERKARA PERMOHONAN PERCERAIAN DAN GUGTAN LAINNYA. Drs Taufiq Hamami. DOSEN MEMBERI PERTANYAAN UNTUK MELATIH MAHASISWA MENGANALISA DENGAN TEORI 1. MS.  Mahasiswa mendengarkan uraian dosen yang menjelaskan mengenai materi  LCD  Mikrophon  White Board. DOSEN MEMBERIKAN TES FORMATIF UNTUK MENJAJAGI EFEKTIFITAS PERKULIAHAN 2.  LCD  Mikrophon EVALUASI   Footer : REFERENSI : Hukum Acara Peradilan Agama. 3. Kewenangan dan tatacara berperkara di PA. . DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI PERKARA GUGATAN PERCERAIAN 2. Roihan A. EVALUASI TENGAH DAN AKHIR SEMESTER  Beberapa mahasiswa dimintai pendapat mengenai materi yang diuraikan tersebut sedangkan yang lain diminta mendengarkan. Anwar.

Mata kuliah Kode Mata Kuliah Waktu Pertermuan Pertemuan Ke : 8 : Hukum Peradilan Agama : : 2 x 45 Menit A. SUB POKOK BAHASAN :  HAK HAKIM  KEWAJIBAN HAKIM E. DOSEN MENJELASKAN DESKRIPSI RINGKAS 3.  LCD  Mikrophon  Beberapa mahasiswa dimintai pendapat mengenai materi yang diuraikan tersebut sedangkan yang lain diminta mendengarkan. DOSEN MEMBERIKAN CONTOH 4. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kegiatan Pembelajaran 1. DOSEN MENJELASKAN TIK PENDAHULUAN 2. DOSEN MENJELASKAN RELEVANSI MATERI DENGAN KEMAMPUAN UNTUK MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA. PENYAJIAN 1.  Mahasiawa lain dimintai tanggapan mengenai pendapat diatas. DOSEN MEMBERI PERTANYAAN UNTUK MELATIH 14 Tahap Kegiatan Mahasiswa  Mahasiswa menjawab pertanyaan  Memperhatikan penjelasan dosen Media  White Board. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI KEWAJIBAN HAKIM 3. POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN HAKIM D. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM PADA AKHIR SEMESTER MAHASISWA DAPAT MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA B. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI HAK HAKIM 2.  Mahasiswa mendengarkan uraian dosen yang  White Board.  LCD  Mikrophon . TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa akan dapat :  MEMAHAMI HAK DAN KEWAJIBAN HAKIM C.

POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN PENGGUGAT D. DOSEN MEMBERIKAN TUGAS SEBAGAI TINDAK LANJUT. MS. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa akan dapat : MEMAHAMI HAK DAN KEWAJIBAN PENGGUGAT C. . HAK PENGGUGAT 2.MAHASISWA MENGANALISA DENGAN TEORI PENUTUP DOSEN MEMBERIKAN TES FORMATIF UNTUK MENJAJAGI EFEKTIFITAS PERKULIAHAN 2. Drs Taufiq Hamami. DOSEN MEMBERIKAN UMPAN BALIK SUPAYA MAHASISWA BERTANYA APA YANG BELUM DIKETAHUI 3. Roihan A. Kewenangan dan tatacara berperkara di PA. Peradilan Agama di Indonesia.  LCD  Mikrophon EVALUASI  Mata kuliah Kode Mata Kuliah Waktu Pertermuan Pertemuan Ke : 9 : Hukum Peradilan Agama : : 2 x 45 Menit A. Anwar.. EVALUASI TENGAH DAN AKHIR SEMESTER menjelaskan mengenai materi  Tanya jawab  White Board. SH. 1. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM PADA AKHIR SEMESTER MAHASISWA DAPAT MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA B. SUB POKOK BAHASAN : 1. Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia.. KEWAJIBAN PENGGUGAT  Footer : REFERENSI : Hukum Acara Peradilan Agama. Drs Cik Hasan Bisri. Rasyid.

EVALUASI Mata kuliah Kode Mata Kuliah EVALUASI TENGAH DAN AKHIR SEMESTER : Hukum Peradilan Agama :  16 . DOSEN MENJELASKAN RELEVANSI MATERI DENGAN KEMAMPUAN UNTUK MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA.  LCD  Mikrophon Kegiatan Mahasiswa  Mahasiswa menjawab pertanyaan  Memperhatikan penjelasan dosen Media  White Board.  LCD  Mikrophon PENDAHULUAN 1.  Mahasiswa mendengarkan uraian dosen yang menjelaskan mengenai materi  Tanya jawab  White Board. DOSEN MEMBERIKAN UMPAN BALIK SUPAYA MAHASISWA BERTANYA APA YANG BELUM DIKETAHUI 3. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SATUAN ACARA PERKULIAHAN Tahap Kegiatan Pembelajaran 2. DOSEN MEMBERIKAN TUGAS SEBAGAI TINDAK LANJUT.  Mahasiawa lain dimintai tanggapan mengenai pendapat diatas.E. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI KEWAJIBAN PENGGUGAT DAN MEMBERIKAN CONTOH 3. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI HAK PENGGUGAT DAN MEMBERIKAN CONTOH 2. DOSEN MEMBERIKAN TES FORMATIF UNTUK MENJAJAGI EFEKTIFITAS PERKULIAHAN  Beberapa mahasiswa dimintai pendapat mengenai materi yang diuraikan tersebut sedangkan yang lain diminta mendengarkan. PENYAJIAN 1.  LCD  Mikrophon  White Board. DOSEN MEMBERI PERTANYAAN UNTUK MELATIH MAHASISWA MENGANALISA DENGAN TEORI PENUTUP 1. DOSEN MENJELASKAN TIK 2. DOSEN MENJELASKAN DESKRIPSI RINGKAS 3.

Roihan A. Kegiatan Mahasiswa  Mahasiswa menjawab pertanyaan  Memperhatikan penjelasan dosen Media  White Board. Drs Taufiq Hamami. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI HAK TERGUGAT DAN MEMBERIKAN CONTOH 2. POKOK BAHASAN : HAK DAN KEWAJIBAN TERGUGAT D. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa akan dapat :  MEMAHAMI HAK DAN KEWAJIBAN TERGUGAT . PENYAJIAN 1. MS. Drs Cik Hasan Bisri. Kewenangan dan tatacara berperkara di PA. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM PADA AKHIR SEMESTER MAHASISWA DAPAT MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA B.. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI KEWAJIBAN  Beberapa mahasiswa dimintai pendapat mengenai materi yang diuraikan tersebut sedangkan yang lain diminta mendengarkan. Peradilan Agama di Indonesia. C.  LCD  Mikrophon  White Board.Waktu Pertermuan Pertemuan Ke : 2 x 45 Menit : 10 A. SUB POKOK BAHASAN :  HAK TERGUGAT  KEWAJIBAN TERGUGAT E. Anwar. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SATUAN ACARA PERKULIAHAN Tahap Kegiatan Pembelajaran 2.. . DOSEN MENJELASKAN DESKRIPSI RINGKAS 3. DOSEN MENJELASKAN TIK  Footer : REFERENSI : Hukum Acara Peradilan Agama. Rasyid.  LCD PENDAHULUAN 1. DOSEN MENJELASKAN RELEVANSI MATERI DENGAN KEMAMPUAN UNTUK MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA. SH. Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia.

DOSEN MEMBERIKAN UMPAN BALIK SUPAYA MAHASISWA BERTANYA APA YANG BELUM DIKETAHUI 3.TERGUGAT DAN MEMBERIKAN CONTOH 3.  Mahasiswa mendengarkan uraian dosen yang menjelaskan mengenai materi  Tanya jawab  Mikrophon PENUTUP 1.  LCD  Mikrophon 2. SUB POKOK BAHASAN :  KEDUDUKAN PENITERA  KEWAJIBAN PANITERA 18 . DOSEN MEMBERIKAN TES FORMATIF UNTUK MENJAJAGI EFEKTIFITAS PERKULIAHAN  White Board. DOSEN MEMBERI PERTANYAAN UNTUK MELATIH MAHASISWA MENGANALISA DENGAN TEORI  Mahasiawa lain dimintai tanggapan mengenai pendapat diatas. EVALUASI Mata kuliah Kode Mata Kuliah Waktu Pertermuan Pertemuan Ke EVALUASI TENGAH DAN AKHIR SEMESTER : Hukum Peradilan Agama : : 2 x 45 Menit : 11  A. POKOK BAHASAN : PANITERA PADA PERADILAN AGAMA DI INDONESIA D. TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM PADA AKHIR SEMESTER MAHASISWA DAPAT MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA B. TUJUAN INSTRUKSIONAL KHUSUS Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa akan dapat :  MEMAHAMI MENGENAI PANITERA PADA PENGADILAN AGAMA C. DOSEN MEMBERIKAN TUGAS SEBAGAI TINDAK LANJUT.

MS. TUGAS PANITERA E. Drs Taufiq Hamami.. PENYAJIAN 1. Kewenangan dan tatacara berperkara di PA. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI TUGAS PANITERA PERADILAN AGAMA DI INDONESIA. DOSEN MEMBERIKAN UMPAN BALIK SUPAYA MAHASISWA BERTANYA APA YANG BELUM DIKETAHUI 3.. . Drs Cik Hasan Bisri. DOSEN MEMBERIKAN TES FORMATIF UNTUK MENJAJAGI EFEKTIFITAS PERKULIAHAN 2.  LCD  Mikrophon EVALUASI   Footer : REFERENSI : Hukum Acara Peradilan Agama. EVALUASI TENGAH DAN AKHIR SEMESTER Tahap Kegiatan Mahasiswa  Mahasiswa menjawab pertanyaan  Memperhatikan penjelasan dosen Media  White Board. SH. Peradilan Agama di Indonesia. DOSEN MEMBERIKAN TUGAS SEBAGAI TINDAK LANJUT. DOSEN MENJELASKAN TIK PENDAHULUAN 2. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI KEDUDUKAN PANITERA DAN MEMBERIKAN CONTOH 2. Kedudukan dan Eksistensi PA dalam sistem Tata hukum Indonesia. DAN MEMBERIKAN CONTOH 4. Roihan A.  Mahasiawa lain dimintai tanggapan mengenai pendapat diatas.  LCD  Mikrophon PENUTUP  Tanya jawab  White Board. DOSEN MENJELASKAN DESKRIPSI RINGKAS 3. DOSEN MENJELASKAN RELEVANSI MATERI DENGAN KEMAMPUAN UNTUK MEMAHAMI HUKUM PERADILAN AGAMA DI INDONESIA. DOSEN MEMBERI PERTANYAAN UNTUK MELATIH MAHASISWA MENGANALISA DENGAN TEORI 1.  Mahasiswa mendengarkan uraian dosen yang menjelaskan mengenai materi  White Board.  LCD  Mikrophon  Beberapa mahasiswa dimintai pendapat mengenai materi yang diuraikan tersebut sedangkan yang lain diminta mendengarkan. Rasyid. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kegiatan Pembelajaran 1. DOSEN MEGURAIKAN MENGENAI KEWAJINA PANITERA DAN MEMBERIKAN CONTOH 3. Anwar.

20 .