ANALISIS HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG KEHAMILAN PADA PELAKSANAAN KELAS IBU

HAMIL DI 5 PUSKESMAS KOTA CIREBON LATAR BEL AKANG

Masalah kematian ibu masih merupakan masalah pokok yang dihadapi oleh bangsa Indonesia, dimana AKI di Indonesia tahun 2007 yaitu 228 perseratus ribu kelahiran hidup. Target yang diaharapkan dapat dicapai pada tahun 2010 adalah angka kematian ibu menjadi 125 per 100.000 kelahiran hidup melui MPS (making Pregnancy safer) dengan salah satu kunci yaitu setiap persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih. Prosentasi kelahiran tahun 2004 yang ditangani oleh tenaga medis terdapat sekitar 57,51%. Pemerintah sejak kemerdekaan melakukan berbagai kebijakan perbaikan akses dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir, seperti pelatihan dukun bayi; pengembangan klinik kesehatan ibu dan anak, pembangunan rumah sakit; pengembangan Puskesmas, pondok bersalin desa dan Posyandu; pendidikan dan penempatan bidan di desa; dan penggerakan masyarakat untuk penyelamatan ibu hamil dan bersalin. Berbagai faktor yang terkait dengan resiko terjadinya komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan dan cara pencegahannya telah dikerjakan, namun demikian jumlah kematian ibu dan bayi masih tetap tinggi.Kematian ini paling banyak terjadi pada persalinan yang sebenarnya dapat dicegah melalui kegiatan yang efektif, semisal pemeriksaan kehamilan, pemberian gizi yang memadai dan lain-lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu faktor penting dalam menurunkan mortalitas (kematian) ibu ialah dengan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kehamilannya.

Melalui pelaksanaan Kelas Ibu Hamil diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan perubahan perilaku ibu hamil dan keluarga sehingga dapat meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil yang akhirnya dapat berkontribusi terhadap upaya penurunan AKI dan AKB. akte kelahiran serta mendiskusikan masalah- masalah yang berhubungan dengan kehamilan dan persalinan. perawatan kehamilan. Dengan peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku ini diharapkan kesadaran terhadap pentingnya kesehatan selama kehamilan menjadi meningkat. sehingga secara tidak langsung dapat mengantisipasi komplikasi yang mungkin terjadi dan mengurangi angka kematian ibu. Kelas Ibu Hamil ini memerlukan dukungan dari lintas sektor terkait supaya tujuan yang diharapkan menjadi lebih optimal. perawatan nifas.Untuk mempercepat pencapaian program MDGs. perawatan bayi baru lahir. penyakit menular . Program yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan untuk mendukung langkah tersebut adalah Kelas Ibu Hamil.kesehatanibu. http://www. mitos.id/archives/409 Dalam pengembangannya.go. perawatan persalinan. Adapun dukungan dari Dinas Kesehatan Kota bisa dalam bentuk . dalam bentuk tatap muka dalam kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu mengenai kehamilan. Kelas ibu hamil merupakan sarana untuk belajar bersama tentang kesehatan bagi ibu hamil.depkes. diperlukan upaya percepatan penurunan kematian ibu dan bayi melalui peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku ibu dan keluarga. Salah satu sector yang paling berperan dalam penyelenggaraan kelas ibu ini yaitu Dinas Kesehatan.

Diketahui pengaruh perhatian (Attention) terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan pada pelaksanaan kegiatan kelas ibu hamil di 5 Puskesmas kota Cirebon . sarana dan prasarana belum disediakan. MASALAH A. Perumusan Masalah B. penyelenggaraan pelatihan fasilitator kelas ibu. didapatkan informasi bahwa pelatihan fasilitator kelas ibu telah dilaksanakan untuk seluruh Puskesmas (22 Puskesmas) pada tahun 2011. Tujuan Khusus 1. Pertanyaan Penelitian TUJUAN A. pengadaan sarana dan prasarana termasuk dana untuk operasional kelas ibu dan monev pelaksanaan kelas ibu. dana penyelenggaraan hanya turun 4 kali untuk tahun 2011 dan monev sampai saat ini belum dilaksanakan oleh dinas kesehatan kota. Namun dukungan tersebut sampai saat ini belum secara maksimal diberikan. Untuk mengetahui bentuk dukungan tersebut penulis berusaha untuk mengumpulkan informasi baik dari Dinas Kesehatan maupun Puskesmas sebagai penyelenggara kelas ibu di tingkat kelurahan. Tujuan Umum Diketahui pengaruh motivasi belajar terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan pada pelaksanaan kegiatan kelas ibu hamil di 5 Puskesmas kota Cirebon B.perencanaan pelaksanaan kelas ibu di tiap Puskesmas.

Bagi MIKM UNDIP KEASLIAN PENELITIAN 1. Motivasi Belajar B. Diketahui pengaruh Kepercayaan diri (confidence) terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan pada pelaksanaan kegiatan kelas ibu hamil di 5 Puskesmas kota Cirebon 4. 2011.2. Tingkat Pengetahuan C. Judul TINJAUAN PUSTAKA A. Bagi Puskesmas 3. Kelas Ibu Hamil . Nama . Diketahui pengaruh kepuasan (Satisfaction) terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan pada pelaksanaan kegiatan kelas ibu hamil di 5 Puskesmas kota Cirebon MANFAAT 1. Bagi Dinas Kesehatan 4. Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Tingkat Pengetahuan D. Diketahui pengaruh relevansi (Relevance) terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan pada pelaksanaan kegiatan kelas ibu hamil di 5 Puskesmas kota Cirebon 3. Bagi Peneliti 2.

KERANGKA TEORI MASUKAN  Fasilitator kelas ibu hamil  Ibu hamil  Sarana dan prasarana KELUARAN Tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan meningkat PROSES  Perencanaan kelas ibu hamil  Pelaksanaan kelas ibu hamil  Evaluasi kelas ibu hamil KERANGKA KONSEP     Motivasi Perhatian (Attention) Relevansi (Relevance) Kepercayaan diri (Confidence) Kepuasan (Satisfction) Tingkat Pengetahuan .

Populasi : Analitik : Kuantitatif : Kelas ibu hamil sewilayah kota Cirebon D.RANCANGAN PENELITIAN A. Subjek Penelitian :- Ibu hamil Fasilitator kelas ibu hamil E. . Instrumen Penelitian : Kuesioner. Pendekatan Penelitian C. checklist. Metode Penelitian B.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful