Anda di halaman 1dari 22

DISKOLORASI

Kelompok 4
M. Reza Setiawan Arisa Izzaty Annisa Maya Nugraha Anindya Putri P. Melinda Hairi Maria Angelina T.S M. Alfian Noor Amalia Fauziah Gusti Gina P.S Talitha Maghfira R. Putri Sri Hartini

Warna gigiku berbeda


Seorang Ibu 35 tahun, tiga tahun yang lalu menambal gigi dengan tambalan amalgam. Sekarang ibu mengeluh gigi yang ditambal warnanya berbeda menjadi kehitaman disekitar tambalan amalgam. Ibu datang ke klinik gigi RSUD Ulin untuk menyampaikan keluhannya. Ibu menginginkan gigi erta ambalannya diputihkan saja. Tetapi dokter gigi menolak memutihkan gigi ibu dan menyarankan untuk mengganti tambalan logam tersebut denga tambalan komposit.

Identifikasi Istilah
Amalgam bahan penguat & serbaguna yg digunakan dlm kedokteran gigi yg terdiri dari campuran merkuri dan logam lain, paladium, dan mengeras melalui proses amalgamasi Komposit campuran dua bahan yg berbeda sifat yg sifatnya lebih baik dari sebelumnya, terdiri dari campuran resin akrilik dg material kaca & warna serupa dg gigi

DAFTAR MASALAH
1. Kenapa gigi menjadi hitam di sekitar tambalan ? 2. Kenapa dokter gigi menolak melakukan bleaching, tapi diganti dengan tambalan komposit ? 3. Kelebihan dan kekurangan tambalan komposit ? 4. Komposisi komposit ? 5. Klasifikasi komposit ?

6. Dalam komposisi amalgam ? 7. Kelebihan dan kekurangan amalgam ? 8. Apa jenis perubahan warna pada gigi pasien dalam skenario ? 9. Adakah hal yang dipertimbangkan ketika menambal dengan tambalan amalgam ?

PROBLEM TREE
bleaching

Definisi

Penanggul angan

Diskolorasi

Klasifikasi

komposit

Faktor penyebab

SASARAN BELAJAR
1. Definisi diskolorasi. 2. Klasifikasi diskolorasi. 3. Faktor penyebab diskolorasi. 4. Penanggulangan diskolorasi dengan bleaching dan komposit . 5. Klasifikasi komposit. 6.Bahan komposit paling baik.

DEFINISI DISKOLORASI
Diskolorasi (gigi) adalah perubahan warna pada gigi karena adanya penumpukan noda

KLASIFIKASI DISKOLORASI
diskolorasi intrinsik noda yang terdapat di dalam email dan dentin yang disebabkan oleh penumpukan atau penggabungan bahan di dalam strukturstruktur ini. diskolorasi ekstrinsik ditemukan pada permukaan luar gigi dan biasanya berasal dari lokal, misalnya seperti noda tembakau.
(Grossman, Louis I. ilmu endodontik dalam praktek. Alih bahasa. Rafiah Abiyono. Ed ke-11. Jakarta: EGC, 1995 : 295).

FAKTOR PENYEBAB DISKOLORASI


1. Iatrogenic, contohnya seperti di skenario yaitu amalgam . Amalgam perak menyebabkan penodaan yang berkisar dari abu-abu sampai abu-abu tua, amalgam tembaga menghasilkan noda hitam kebiruan sampai hitam. noda dari amalgam dikarenakan dinding dentin yang tipis, atau kilauan bahan tumpatan menembus email.
(Grossman, Louis I. ilmu endodontik dalam praktek. Alih bahasa. Rafiah Abiyono. Ed ke-11. Jakarta: EGC, 1995 : 296).

2. usia 3. kelahiran 4. genetik 5. lingkungan


(Faezeh khoezimeh, heidar khademi, parichehr ghalayani. The prevalence of

etiologic factors for tooth discoloration in female students in isfahan high school. Dental research journal. Vol 5, no 1, 2008)

7. Konsumsi makanan 8. Merokok 9. Kebersihan gigi yg buruk 10. Pada anak2, konsumsi antibiotic seperti tetracycline dan doxyxyxlinne
(HN Shama Rao, Pralhad Patki. Efficacy and safety oh HiOra-Shine Toothpaste in Yellow Discolored Teeth. Indian Journal of clinical Practice Vol 21 No 4 september 2010)

PENGANGGULANGAN DISKOLORASI
1. Bleaching Bleaching dalam kedokteran gigi biasanya ditunjukkan pada bahan-bahan yang mengandung hydrogen peroxide untuk memutihkan gigi. Peroxide merupakan bahan bleaching yang paling sering digunakan.
(Goldstein R. E, Garber D. A. Complete dental bleaching. Quintenssence publishing co. inc. 2001.)

Bahan bleaching
Seperoxol : 30% hidrogen peroksida, 100% air suling Sodium perborat
(Grossman, Louis I. Buku Ilmu Endodontik dalam Praktek edisi 11. Jakarta:EGC.

Karbamid Peroksida & natrium perborat


(Fauzi Aris. Pengaruh berbagai konsentrasi H2O2 pd bahan bleaching terhadap kebocoran tepi restorasi resin komposit. Endo Restorasi Jurnal Ilmu Konservasi Gigi. Vol. 1 (1). Juni 2008:13-17)

Teknik bleaching internal: - Teknik termokatalitik melibatkan peletakan bahan oksidator di dalam kamar pulpa dan penggunaan panas. -Teknik walking bleach menggambarkan metode melindungi dengan mencampurkan sodium perborat dengan air pada kamar pulpa dan dibiarkan selama seminggu
(dunitz, martin. Bleaching techniques in restorative dentistry. London. 2002.)

Efek samping bleaching


Sebelum proses bleaching, dilakukan : - pemeriksaan mulut - tes vitalitas - riwayat tingkah laku 2. Selain bleaching juga dapat menggunakan herbal whitening untuk menanggulangi diskolorasi gigi.

3. Tambalan Komposit Komponen komposit - Komponen utamanya matriks resin dan partikel pengisi anorganik. - Coupling agent (silane): untuk memberikan ikatan antara bahan pengisi anorganik dan matriks resin. - Aktivator insiator: untuk polimerisasi resin -Pigmen: untuk memperoleh warna yang cocok dengan struktur gigi.
(Anusavice, K.J. Buku Ajar Ilmu Bahan Kedokteran Gigi Edisi 10, Jakarta: EGC, 2003)

Kelebihan: 1. Tidak bersifat korosi. Kekurangan: 1. Lebih mudah terjadi kebocoran dan dapat terjadi sensitivitas gigi akibat penambalan dengan prosedur yang tidak tepat.
( Majalah Kesehatan Pondok Indah Healt Group, Mengenal Berbagai Jenis Bahan Tambal Gigi bersama drg. Rina Permata Sari, Sp.KG)

Diskolorasi ekstrinsik : scaling dan polishing Diskolorasi intrinsik : bleaching


(Gursoy, Ulvi Karahman. Effect of external tooth bleaching on dental plaque accumulation and tooth discoloration. Med Oral Patol Oral Sir Bucal. 2008;13(4):E266-9)

KLASIFIKASI KOMPOSIT
Macrofilled Composite
Bahan pengisi wax, tekstur kasar, jarang fraktur, memiliki kecendrungan berubah warna, digunakan pada karies kelas IV dan kelas II

Microfilled Composite
Sifat fisik dan mekanik kurang dibandingkan macrofilled composite, mempunyai ketahanan thdp keausan, tekstur permukaan lbh halus, digunakan pd karies kelas III dan V.

Nanofilled Composite
Partikel kecil, aplikasi pd daerah dgn tekanan dan abrasi tinggi, tekstur halus, komposit ini menunjukkan sifat fisik dan mekanis yang paling unggul

Hybrid Composite
Lebih tahan thdp abrasi, tdk mudah aus, pengisi hibrid modern (silika koloidal dan partikel kaca yg dihaluskan), digunakan utk restorasi anterior
(Anusavice, Kenneth J. Phillips buku ajar ilmu bahan kedokteran gigi. Trans. Johan Arif Budiman, Susi Puwoko. Lilian Juwono, eds. Edisi 10. Jakarta: EGC, 2003: 238-243)

Komposit yang paling baik adalah nano karena paling kuat.


(Ibrahim M Hamouda, Hagag abd elkader. Journal of bionmaterials and nanobiotechnology.2012)