Anda di halaman 1dari 29

ALAT TANGKAP GILLNET

06:02 rustadi64 No comments ALAT TANGKAP GILLNET

1. A. PENDAHULUAN 1. Definisi Alat Tangkap Gill net sering diterjemahkan dengan jaring insang, jaring rahang, dan lain sebagainya. Istilah gill net didasarkan pada pemikiran bahwa ikan-ikan yang tertangkap gilled-terjerat pada sekitar operculum nya pada mata jaring. Sedangkan gill net dasar atau bottom gill net adalah jaring insang, jaring rahang yang cara operasinya ataupun kedudukan jaring pada fishing ground direntangkan pada dasar laut, yang demikian berarti jenis-jenis ikan yang menjadi tujuan penangkapan ialah ikan-ikan dasar (bottom fish) ataupun ikan-ikan damersal, dengan bahan jaring terbuat dari multi fibre. 1. Sejarah Alat Tangkap Dalam bahasa Jepang gill net disebut dengan istilah sasi ami, yang berdasarkan pemikiran bahwa tertangkapnya ikan-ikan pada gill net ialah dengan proses bahwa ikan-ikan tersebut menusukkan diri-sasu pada jaring-ami. Di Indonesia penamaan gill net ini beraneka ragam, ada yang menyebutkan nya berdasarkan jenis ikan yang tertangkap (jaring kuro, jaring udang dsb nya), ada pula yang disertai dengan nama tempat (jaring udang Bayeman), dan lain sebagainya. Tertangkapnya ikan ikan-ikan dengan gill net ialah dengan cara bahwa ikan-ikan tersebut terjerat (gilled) pada mata jaring atupun terbelit-belit (entangled) pada tubuh jaring.

2. Prospektif Alat Tangkap Prospektif gill net dasar atau bottom gill net di Indonesia sangat baik, hal ini dikarenakan secara kuantitatif, jumlahnya cukup besar di Indonesia. Hal-hal yang mempengaruhi besarnya bottom gill net secara kuantitatif di Indonesia: -Bahan dasar (material) pembuatan bottom gill net mudah diperoleh -Proses pembuatan bottom gill net mudah -Harganya relatif murah -Fishing method dari bottom gill net mudah -Biaya relatif murah sehingga dapat dimilliki oleh siapa saja.

1. KONSTRUKSI ALAT TANGKAP ( BOTTOM GILL NET ) 1. KONSTRUKSI UMUM Pada umumnya yang disebutkan dengan gill net dasar ialah jaring dengan bentuk empat persegi panjang, mempunyai mata jaring yang sama ukurannya pada seluruh jaring, lebar jaring lebih pendek jika dibandingkan dengan panjangnya, dengan perkataan lain, jumlah mesh depth lebih sedikit jika dibandingkan dengan jumlah mesh size pada arah panjang jaring. Pada lembaran-lembaran jaring, pada bagian atas dilekatkan pelampung (float) dan pada bagian bawah dilekatkan peemberat (sinker). Dengan menggunakan dua gaya yang berlawanan arah,

yaitu bouyancy dari float yang bergerak menuju keatas dan sinking force dari sinker ditambah dengan berat jaring didalam air yang bergerak menuju kebawah, maka jaring akan terentang.

2. DETAIL KONSTRUKSI Pada kedua ujung jaring diikatkan jangkar, yang dengan demikian letak jaring akan telah tertentu. Karena jaring ini direntang pada dasar laut, maka dinamakan bottom gill net, yang demikian berarti jenis-jenis ikan yang menjadi tujuan penangkapan ialah ikan-ikan dasar (bottom fish) ataupun ikan-ikan damersal. Posisi jaring dapat diperkirakan pada float berbendera atau bertanda yang dilekatkan pada kedua belah pihak ujung jaring, tetapi tidaklah dapat diketahui keadaan baik buruknya rentangan jaring itu sendiri. 3. KARAKTERISTIK Set bottom gill net direntang pada dasar laut, sehingga yang menjadi tujuan penangkapan adalah ikan-ikan damersal. -Bottom gill net berbentuk empat persegi panjang yang dilengkapi dengan pelampung, pemberat, ris atas dan ris bawah serta dilengkapi dengan jangkar. -Besarnya mata jaring bervariasi tergantung sasaran yang akan ditangkap baik udang maupun ikan. -Jaring gill net direntangkan pada float berbendera yang diletakkan pada kedua belah pihak ujung jaring tetapi tidak dapat diketahui keadaan baik buruknya rentangan itu sendiri. 5. BAHAN DAN SPESIFIKASINYA Pengenalan bahan jaring sintetis dengan mutu yang tinggi telah merangsang perkembangan pemakaian alat ini. Hal ini disebabkan efisiensi penangkapan yang jauh lebih baik yakni 2-13 kali lebih tinggi pada PA monofillament yang transparant (jernih) dibanding dengan bahan serat alami (kapas, rami, rami halus). 1. Persyaratan Persyaratan efisiensi penangkapan yang baik memerlukan rendahnya daya rangsang alat untuk organ penglihatan atau organ lateral line sebelum ikan terkait atau terjerat dalam jaring gill net harus disesuaikan dengan kebiasaan hidup ikan melebihi trawl dan purse seine. Bahan dari gill net harus mempunyai daya tampak sekecil mungkin dalam air, terutama sekali untuk penangkapan di siang hari pada air jernih. Serat jaring juga harus sehalus dan selunak mungkin untuk mengurangi daya penginderaan dengan organ side line. Serat jaring yang lebih tipis juga kurang terlihat. Sebaliknya bahan harus cukup kuat untuk menahan rontaan ikan yaang tertangkap dan dalam upayanya untuk membebaskan diri. Lebih lanjut diperlukan kemuluran dan elastisitas yang tepat untuk menahan ikan yang terjerat atau terpuntal sewaktu alat dalam air atau sewaktu penarikan keatas kapal tetapi tidak menyulitkan sewaktu ikan itu diambil dari jaring. Bahan yang daya mulurnya tinggi untuk beban kecil tidak sesuai untuk gull net karena ukuran ikan yang terjerat pada insang tergantung pada ukuran mata jaring. Jaring perlu memiliki kekuatan simpul yang stabil dan ukuran mata jaring tidak boleh dipengaruhi air. 2. Macam dan Ukuran benang

PA continous filament adalah bahan yang paling lunak dari semua bahan sintetis dalam kondisi basah, warna putih mengkilat yang alami adalah jauh lebih terlihat dalam air jernih. Warna hijau, biru, abu-abu dan kecoklatan merupakan warna-warna yang nampak digunakan paling umum pada perikanan komersial. Sebab banyaknya macam dari gill net sesuai dengan ukuran, ukuran mata jaring, jenis ikan, pola operasi, kondisi penangkapan, dll tidak mungkin memberi rekomendasi yang menyeluruh untuk seleksi bahan jaring. Semua nilai R tex adalah nominal dan berkenaan dengan netting yarn yang belum diselup dan belum diolah. 3. Warna Jaring Warna jaring yang dimaksudkan disini adalah terutama dari webbing. Warna float, ropes, sinkers dan lain-lain diabaikan, mengingat bahwa bagian terbesar dari gill net adalah webbing. Pada synthetic fibres, net preservation dalam bentuk pencelupan telah tidak diperlukan, kemudian pula warna dari twine dapat dibuat sekehendak hati, yang dengan demikian kemungkinan mengusahakan warna jaring untuk memperbesar fishing ability ataupun catch akan dapat lebih diusahakan. Dengan perkataan lain, warna jaring yang sesuai untuk tujuan menangkap jenis-jenis ikan yang menjadi tujuan dapat diusahakan. Warna jaring dalam air akan dipengaruhi oleh faktor-faktor depth dari perairan, transparancy, sinar matahari, sinar bulan dan lain-lain faktor, dan pula sesuatu warna akan mempunyai perbedaan derajat terlihat oleh ikan ikan yang berbeda-beda. Karena tertangkapnya ikan-ikan pada gill net ini ialah dengan cara gilled dan entangled, yang kedua-duanya ini barulah akan terjadi jika ikan tersebut menubruk atau menerobos jaring, maka hendaklah diusahakan bahwa efek jaring sebagai penghadang, sekecil mungkin.

A. HASIL TANGKAPAN Karena jaring ini direntang pada dasar laut, yang demikian berarti jenis-jenis ikan yang menjadi tujuan penangkapan ialah ikan-ikan dasar (bottom fish) ataupun ikan-ikan damersal. Jenis-jenis ikan seperti cucut, tuna, yang mempunyai tubuh sangat besar sehingga tak mungkin terjerat pada mata jaring ataupun ikan-ikan seperti flat fish yang mempunyai tubuh gepeng lebar, yang bentuk tubuhnya sukar terjerat pada mata jaring, ikan-ikan seperti ini akan tertangkap dengan cara terbelit-belit (entangled). Jenis ikan yang tertangkap berbagai jenis, misalnya herring, cod, halibut, mackerel, yellow tail, sea bream, tongkol, cakalang, kwe, layar, selar, dan lain sebagainya. Jenis-jenis udang, lobster juga menjadi tujuan penangkapan jaring ini. B. DAERAH PENANGKAPAN Pada umumnya yang menjadi fishing ground atau daerah penangkapan adalah daerah pantai, teluk, dan muara-muara yang mengakibatkan pula jenis ikan yang tertangkap berbagai jenis. C. ALAT BANTU PENANGKAPAN Alat bantu penangkapan merupakan faktor penting untuk mengumpulkan ikan pada suatu tempat yang kemudian dilakukan operasi penangkapan. Alat bantu yang digunakan dalam operasi penangkapan ikan dengan menggunakan bottom gill net adalah : * LAMPU / LIGHT FISHING

Kegunaan lampu untuk alat penangkapan adalah untuk mengumpulkan kawanan ikan kemudian melakukan operasi penangkapan dengan menggunakan gill net.

Jenis-jenis lampu yang digunakan bermacam-macam antara lain : -Ancor / obor -Lampu petromak / starmking -Lampu listrk ( penggunaannya masih terbetas ) Faktor yang paling berpengaruh dalam penggunaan lampu adalah kekuatan cahaya lampu yang digunakan, selain itu juga ada beberapa faktor lain : -Kecerahan : Jika kecerahan kecil, berarti banyak partikel-partikel dalam air maka pembiasan cahaya terserap dan akhirnya tidak menarik perhatian dari ikan yang ada disekitarnya. Jadi kecerahan menentukan kekuatan lampu. -Gelombang, angin, arus : Akan mempengaruhi kedudukan lampu. Adanya faktor-fakttor itu menyebabkan kondisi sinar yang semula lurus menjadi bengkok. -Sinar bulan : Pada waktu bulan purnama sukar sekali mengadakan penangkapan menggunakan lampu karena cahaya terbagi rata, sadangkan penangkapan menggunakan lampu diperlukan keadaan gelap agar cahaya lampu terbias sempurna dalam air. * PAYAOS Payaos merupakan rumpon laut dalam yang berperan dalam pengumpulan ikan pada tempat tertentu dan dilakukan operasi penangkapan. Payaos pelampungnya terdiri dari 60-100 batang bambu yang disusun dan diikat menjadi satu sehingga membentuk rakit (raft), selain dari bambu pelampung juga terbuat dari alumunium. Tali pemberat (tali yang menghubungkan antara pelampung dan pemberat) mencapai 1000-1500 m, terbuat dari puntalan rotan, bahan syntetik seperti polyethylene, nylon, polyester, polypropylene. Sedangkan pemberat berkisar 1000-3500 kg yang terbuat dari batu dimasukkan dalam keranjang rotan dan cor-coran semen. Dan untuk rumbai-rumbainya digunakan daun nyiur dan bekas tali polyethylene dan ban bekas.

D. TEKNIK OPERASI 1.Setting Pada saat melakukan setting, kapal diarahkan ke tengah kemudian dilakukan pemasangan jaring bottom gill net oleh Anak Buah Kapal (ABK). Jaring bottom gill net dipasang tegak lurus terhadap arus sehingga nantinya akan dapat menghadang gerombolan ikan yang sebelumnya telah dipasangi rumpon, dan gerombolan ikan tertarik lalu mengumpul di sekitar rumpon maupun light fishing dan akhirnya tertangkap karena terjerat pada bagian operculum (penutup insang) atau dengan cara terpuntal. *Holling Setelah dilakukan setting dan ikan yang telah terkumpul dirasa sudah cukup banyak, maka dilakukan holling dengan menarik jaring bottom gill net dari dasar perairan ke permukaan ( jaring ditarik keatas kapal ). Setelah semua hasil tangkap dan jaring ditarik ke atas kemudian baru dilakukan kegiatan penyortiran.

E. HAL YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PENANGKAPAN v FAKTOR LUAR : 1. Keadaan Musim ( cuaca ) Karena fishing ground atau daerah penangkapan merupakan daerah teluk, sehingga baik buruknya musim atau cuaca akan mempengaruhi keberhasilan suatu penangkapan. 2. Keberadaan Resources (sumberdaya ikan) Makin banyak jumlah unit dari suatu alat tangkap, maka akan tejadi over fishing sehingga keberadaan resources akan terancam. Hal ini akan mengurangi jumlah penagkapan di suatu daerah penangkapan. Untuk mengatasinya maka dilakukan pembatasan ukuran mesh size gill net itu sendiri.

3. Teknik Penangkapan Apabila salah dalam pengoperasian alat tangkap maka akan didapatkan hasil tangkapan (catch) yang minimum. 4. Market (Pemasaran) Pemasaran atau market ke daerah konsumsi atau tujuan juga mempengaruhi keberhasilan suatu penangkapan. * FAKTOR DALAM : 1. Bahan Jaring Supaya ikan mudah dapat terjerat pada mata jaring, maka bahan jaring harus dibuat sebaik mungkin. Bahan atau twine yang paling banyak digunakan adalah yang terbuat dari syntetis. Twine yang dipergunakan hendaklah lembut tidak kaku, pliancy, suppleness. Dengan demikian maka twine yang digunakan adalah cotton, hennep, linen, amylan, nylon, kremona, dan lain-lain sebagainya, dimana twine ini mempunyai fibres yang lembut. Bahan-bahan dari manila hennep, sisal, jerami dan lain-lain yang fibres-nya keras tidak digunakan. Untuk mendapatkan twine yang lembut, ditempuh cara yang antara lain dengan memperkecil diameter twine ataupun jumlah pilin per-satuan panjang dikurangi, ataupun bahan-bahan celup pemberi warna ditiadakan. 2. Ketegangan rentangan tubuh jarring Yang dimaksud rentangan disini ialah baik rentangan ke arah lebar demikian pula rentangan ke arah panjang. Ketegangan rentangan ini, akan mengakibatkan terjadinya tension baik pada float line ataupun pada tubuh jaring. Dengan perkataan lain, jika jaring direntang terlalu tegang maka ikan akan sukar terjerat, dan ikan yang telah terjeratpun akan mudah lepas. Ketegangan rentangan tubuh jaring akan ditentukan terutama oleh bouyancy dari float, berat tubuh jaring, tali temali, sinking force dari sinker dan juga shortening yang digunakan. 3. Shortening atau shrinkage

Supaya ikan-ikan mudah terjerat (gilled) pada mata jaring dan juga supaya ikan-ikan tersebut setelah sekali terjerat pada jaring tidak akan mudah terlepas, maka pada jaring perlulah diberikan shortening yang cukup.

4. Tinggi Jaring Yang dimaksud dengan istilah tinggi jaring disini ialah jarak antara float line ke sinker line pada saat jaring tersebut terpasang di perairan. Jenis jaring yang tertangkapnya ikan secara gilled, lebih lebar jika dibandingkan dengan jaring yang tertangkapnya ikan secara entangled. Hal ini tergantung pada swimming layer dari pada jenis-jenis ikan yang menjadi tujuan penangkapan.

5. Mesh size Dari percobaan-percobaan terdapat kecenderungan bahwa sesuatu mesh size mempunyai sifat untuk menjerat ikan hanya pada ikan-ikan yang besarnya tertentu batas-batasnya. Dengan perkataan lain, gill net akan bersikap selektif terhadap besar ukuran dari catch yang diperoleh. Oleh sebab itu untuk mendapatkan catch yang besar jumlahnya pada pada suatu fishing ground, hendaklah mesh size disesuaikan besarnya dengan besar badan ikan yang jumlahnya terbanyak pada fishing ground tersebut.

SUMBER BACAAN / DAFTAR PUSTAKA - Ayodhyoa,A.U. Fishing Methods. Bagian Penangkapan Ikan , Fakultas Perikanan IPB. Bogor. 1975. - Ayodhyoa,A.U. Metode Penangkapan Ikan. Fakiltas Perikanan IPB. Bogor. 1974. - FAO Catalogue of Small Scale Fishing Gear. Published by arrangement with the Food and Agriculture Organization of the United Nations by Fishing New . - Fishermans Manual. Published by World Fishing. London. 1976. Klust,Gerhard. Bahan Jaring Untuk Alat Penangkap Ikan. Team Penerjemah BPPI Semarang. Balai Pengembangan Penangkapan Ikan. Semarang. 1987. - Nomura,Masatsune dan Tomeyoshi Yamazaki. Fishing Techniques (1). Japan International Cooperation Agency. Tokyo. 1977. - Munzir di GILLNET Label: Artikel Perikanan Posted in: ALAT TANGKAP

Home Galeri Foto Buku Tamu Hubungi Kami Profil

Galangan Kapal Mesin Kapal & Alat Tangkap Konsultan & Desain Kapal Waralaba Kapal Ikan

Jaring Pursein

Marine Engine Reconditio n Jaring Pursein

Copyright 2008 - 2010 Mitra Usaha Kapal. All right reserved. Developed by : Teamworks Creative

Beranda Provinsi Ikan Laut Ikan Air Tawar Fauna Lain Kapal Ikan Terumbu

AKU

RichOcean INDONESIA Blog


RSS Entri | Komentar RSS

DAFTAR ISI. Silahkan di-klik


o o

AKU Fauna Lain Abalon Anjing Laut Bintang Laut Bintang Ular Bulu Babi Cumi-cumi Gelodok Gurita Ikan Ikan Bandeng Ikan Duyung

Kepiting Kerang Ketam Kenari Kuda Laut Lobster Mutiara Penyu Penyu Hijau Plankton Singa Laut Singa Laut Jepang Siput Sotong Teripang Tiram Ubur-Ubur Udang Ular Laut Ikan Air Tawar Afrika Rugzwemmer Antennebaarsje Arapaima Argusvis Arwana Astronotus Ax Salmon Baung Belut Belut Lamprey Belut Listrik Betok Betutu Black Jalang Blue Neon Blue Splash Bronze Corydoras Brown Orang Dungu Candir Celestichthys Margaritatus Cina Danio Clownbotia Cupang Dens Aequi Rivulatus Diamant goerami Diskus Dwarf Ikan Gurami Eilandbarbeel Hidung Bulu

Honing goerami Hoogvinkarper Hyphessobrycon Pulchripinnis Ikan Dokun/Kapiu Ikan gabus Ikan Gupi/Seribu Ikan Gurami Chocolate Ikan Gurami Tebal Bibir Ikan Koi Ikan Lundu Ikan Lunjar Padi Ikan Mas Ikan Muskellunge Ikan Sumatra Ikan Toman India Macracantha Lele Lumba-lumba Baiji Marbled Kapak Salmon Mujair Notopteridae Paedocypris progenetica Pesut Poecilia Wingei Semah Sepat Sepat Mutiara Sepat Rawa Sepat Siam Sidat Tetra Noda Darah Wader Bintik Dua Ikan Laut Anchovy Barakuda Belanak Cakalang Cetacea Coelacanth Gelama Haring Atlantik Hiu Hiu Banteng Hiu Harimau Hiu Martil Hiu Paus Hiu Penjemur Hiu Zebra / Macan Tutul

Ikan Badut Ikan Bertulang Rawan Ikan giru gelang putih Ikan Houting Ikan Lophiiformes Ikan Tenggiri Ikan Terbang Ikan Todak Kepe-kepe Kerapu Harimau Kerapu Merah/Sunuk Kerisi Krill Layur Lion Fish Lumba-lumba Mackerel Paus Paus Balin Paus Biru Paus Bryde Paus Bungkuk Paus Minke Paus Pembunuh Paus Putih Paus Sei Paus Sikat Atlantik Utara Paus Sirip Paus Sperma Pilchard Amerika Selatan Pollock Remang Salmon Sarden Simping Tongkol Trachurus Kapal Ikan Kapal Asing Halaman 1 Kapal Asing Halaman 2 Kapal Asing Halaman 3 Kapal Asing Halaman 4 Kapal Ikan Halaman 1 Kapal Ikan Halaman 2 Kapal Ikan Halaman 3 Kapal Ikan Halaman 4 Kapal Ikan Halaman 5 Provinsi

Bom Marriott 2 GEMPA INDONESIA Terumbu Terumbu Halaman 1 Terumbu Halaman 2

Kapal Ikan Halaman 3

Kapal ikan di Benoa, Bali tak ada solar

Kapal ikan latih di Banyuwangi

Kapal ikan yang dapat dipergunakan untuk penangkapan ikan dengan system Long Line, Pooline & Handline. Kapal dibuat dari bahan FRP (Fiber Reinforce Plastic), berbaling-baling satu dengan digerakkan oleh mesin diesel untuk penangkapan ikan diperairan 120 mil dari pantai Indonesia.

Ukuran/Data Pokok
A. Ukuran Utama

:
: : 29.50 Meter : 24.00 Meter : 5.60 Meter : 2.20 Meter : 1.60 Meter : 60.00 Ton : 360.00 HP : 800 Pancing : 20 Unit Blong

Panjang Seluruhnya (L.O.A) Panjang Garis Lurus (L.W.I) Lebar (B) Max Tinggi (H) Sarat Air (T) Gross Tonage Mesin Marine Diesel Minimal Mata Pancing Jumlah Basket/Blong

B. Kapasitas Ruang-Ruang Ruang Muat Ikan/Palka Ikan Tangki Air Tawar Tangki Bahan Bakar

: : 32.50 m : 5.00 Ton : 10.00 Ton

Kecepatan Dinas Pada Kondisi Penuh : 8 - 11.00 Knot

Lama Operasi Jangkauan Operasi Dari Pantai

: 14 Hari : 120.00 Mil

Kapal ikan di Sambas, dengan Produksi hasil tangkapan ikan laut tertinggi se-Kalimantan Barat

Kapal ikan ilegal Thailand di laut Natuna, Kalimantan Barat

Kapal ikan ilegal Cina di perairan Gorontalo

Kapal ikan ilegal Vietnam dan Thailand di perairan Indonesia Laut Cina Selatan, ditangkap Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP)

Kapal ikan 10GT Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB)

Kapal ikan melakukan penangkapan dengan menggunakan jaring jenis cantrang di perairan tanpa izin

Kapal ikan ilegal Malaysia didenda dan dilelang

Kapal ikan ilegal lokal

Kapal ikan 25 gross ton


Kapal tangkap ikan 25 GT, terbuat dari kayu jati.

Spesifikasi teknis: Panjang Awak Kapal : 20-23meter Panjang Lunas : 11,5 meter Tinggi Kapal : 2,3 meter Lebar Kapal : 5.2 meter

Equipment: Mesin Pendorong: 2 Mitsubishi PS 120 & Fuso Alat Tangkap: Jaring Pursein Lampu Galaxy: 30 buah Navigasi: GPS Sonar Ikan Radio Komunikasi

Suka Be the first to like this page.

8 Tanggapan
1. edy, on 18 Januari 2011 at 5:42 pm said:

aq pingin sekali praktek TA di kapal pursaine .aq harus jadikan impian ku


Balas

richocean, on 18 Januari 2011 at 7:29 pm said:

senang sekali ada yg punya impian begitu saya dukung trima kasih dah berkunjung
Balas

edy, on 30 Januari 2011 at 10:54 pm said:

terima kasih pakdoakan saya semoga saya lulus TA pak amieeennnn ya robbal alamin..

Balas

richocean, on 31 Januari 2011 at 2:13 am said:

amin 7x kalo dah lulus share lagi di sini


Balas

2. aguan, on 10 Mei 2010 at 10:53 pm said:

kami dari Cv.Powerlindo Global bergerak dibidang , bengkel bubut perkapalan , balingbaling perkapalan , Bubut As , gerbox,reparasi overhaul mesin mesin diesel , genset , water cooler,kopel dinamo , dll , berpengalaman dibidang pekapalan.. kontak person : aguan ,Hp.081311483169, 081399377752 , 93795709 work shop : jl, rawa bebek no . 5B , penjaringan , jakarta utara 14440. email : aguan2006@gmail.com
Balas

richocean, on 10 Mei 2010 at 11:29 pm said:

silahkan rekan2 yg berminat, ada yg lagi promosi


Balas 3. 30.000 Milyar Rupiah Ikan Dicuri Illegal Fishing RichOcean INDONESIA Blog, on 19 Juli 2009 at 2:53 pm said:

[...] Kapal Ikan Halaman 3 [...]


Balas 4. Masih Hidupkah Satria Hang Tuah, Jebat, Kasturi, Lekir, Lekiu? RichOcean INDONESIA Blog, on 16 Juli 2009 at 9:14 pm said:

[...] Kapal Ikan Halaman 3 [...]


Balas

Tinggalkan Balasan
Enter your comment here...

Blog Stats
o

662,676 hits

Kategori Arsip Tulisan Favorit


o o o o o o o o o o o o

Ikan Air Tawar Ikan Laut Bulu Babi 2341 527/530 : 13 Mei 2012, 4X Gempa Aceh Rumah Panggung - Rumah Adat Tradisional Indonesia Usaha Nenek Moyang Indonesia Antisipasi Banjir, Gempa, dan Tsunami Ikan Tenggiri 2340 526 : 13 Mei 2012 16:10:22 WIB, Gempa 4.6SR, Padang, Sumatra Barat Ubur-Ubur Maskot SCOTTS EMULSION Ikan COD Belut Teripang Contoh Rumah Tahan Gempa 2350 536 : 15 Mei 2012 08:05:45 WIB, 4.8SR Laut Sulawesi, Gorontalo, Baolan, Palu, Sulawesi 2349 535 : 15 Mei 2012 07:25:45 WIB, 4.8SR Laut Aceh 2348 534 : 15 Mei 2012 02:28:43 WIB, 5.3SR Utara Laut Maluku, Tidore, Ternate Gempa 3X HINDU KUSH, AFGHANISTAN, TAJIKISTAN, 14 Mei 2012. Apakah akan diikuti gempa Sumatra 1-5 hari ke depan ? 2347 533 : 14 Mei 2012 22:16:19 WIB, 4.4SR Aceh Gempa 14 Mei 2012 Malam Papua New Guinea 4.1mb, Peru 6.2SR, Siang Mariana 4.4mb, Fiji 4.9SR, Pagi 4.9mb. Akankah Merambat ke Sulawesi / Maluku / Irian / Sumba / Flores / Nusa Tenggara 1 3 hari ke depan? 2346 532 : 14 Mei 2012 06:10:33.0 WIB, 4.8mb KEPULAUAN BABAR, Los palos, Saumlaki, Kepulauan Tanimbar 2345 531 : 14 Mei 2012 01:24:49 WIB,5.1SR Seram, Ambon, MALUKU TENGAH 2341 527/530 : 13 Mei 2012, 4X Gempa Aceh

Tulisan Terbaru
o o o o o o

o o o

o o o o o o

2340 526 : 13 Mei 2012 16:10:22 WIB, Gempa 4.6SR, Padang, Sumatra Barat Gempa 13 Mei 2012 Malam Fiji 4.7SR, Siang Macquarie 5.3SR. Akankah Merambat ke Sulawesi / Maluku / Irian / Sumba / Flores / Nusa Tenggara 1 3 hari ke depan? 2339 525 : 13 Mei 2012 11:46:02 WIB, Gempa 5.8SR, Minahassa, Sulawesi, KOTAGORONTALO POHUWATO 2338 524 : 13 Mei 2012 09:35:35.0 WIB, Gempa 4.6M, PAPUA, Jaya pura, Aberpura 2337 523 : 13 Mei 2012 09:00:13 WIB, Gempa 5.0SR, Laut Aceh Gempa Selatan Samudra Hindia 5.4SR, 13 Mei 2012. Apakah akan diikuti gempa Sumatra 1-2 hari ke depan ?

Komentar Terakhir
richocean on Gempa 14 Mei 2012 Malam Papua richocean on 2350 536 : 15 Mei 2012 08:05 richocean on 2349 535 : 15 Mei 2012 07:25 Aliyah on Bulu Babi richocean on 2350 536 : 15 Mei 2012 08:05 richocean on Gempa 14 Mei 2012 Malam Papua richocean on 2349 535 : 15 Mei 2012 07:25 richocean on Gempa 3X HINDU KUSH, AFGHANIST richocean on Gempa 14 Mei 2012 Malam Papua richocean on 2348 534 : 15 Mei 2012 02:28 richocean on 2348 534 : 15 Mei 2012 02:28 richocean on Gempa 3X HINDU KUSH, AFGHANIST richocean on Gempa 3X HINDU KUSH, AFGHANIST richocean on Gempa 14 Mei 2012 Malam Papua

richocean on Gempa 3X HINDU KUSH, AFGHANIST

Blog pada WordPress.com. Tema: Digg 3 Column oleh WP Designer.


Ikuti

Follow RichOcean INDONESIA Blog


Get every new post delivered to your Inbox. Bergabunglah dengan 41 pengikut lainnya.
Enter your em

Powered by WordPress.com Jurnal Article And PDF Complete Information in Article and PDF File Skip to content

Home About Contact DCMA Privacy Policy Arts Auto Education Family Games Health Home & Decor How To Sport Tips Top

Jurnal Alat Tangkap Pukat Pantai


Jurnal Alat Tangkap Pukat Pantai

Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 8, No. 1, Juni 2007, hal. 85 - 95


Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol. 8, No. 1, Juni 2007 ... Jenis alat tangkap banyak digunakan nelayan di pantai utara adalah pukat cincin - http://eprints.ums.ac.id/496/1/077-Waridin.pdf

PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PENANGKAPAN IKAN BERBASIS KOMODITAS ...


Jurnal Saintek Perikanan Vo. 4 No. 1 2008 : 16 - 24 21 Trend CPUE Tiap Janis Alat Tangkap10.00 20.00 30.00 40.00 50.00 2000 2002 ... Pukat Pantai J.insang hanyut J.Insang Tetap Rawai ... - http://eprints.undip.ac.id/20124/1/Trihariyanto-dkk.pdf

Delta Mahakam dalam Transisi: Perspektif Sosio-Historis Perubahan ...


Delta Mahakam terletak di Pantai Timur Pulau Kalimantan dengan luas wilayah 1 ... yang digunakan menjadi serba mekanik (mesin kapal dan alat tangkap pukat harimau ... - http://staff.ui.ac.id/internal/132132740/publikasi/PAPER-JURNAL-INRR.pdf

3 METODE PENELITIAN
seine di perairan Kabupaten Jeneponto dilakukan oleh jenis alat tangkap yang lain, yaitu pukat pantai, jaring insang hanyut dan jaring insang tetap. - http://www.damandiri.or.id/file/mukhlisaipbbab3.pdf

Sinyal Dari Laut


Tapi sekarang, minimal 4 mil jauhnya dari pantai baru ... perikanan kon-vensional, yang terbit di jurnal ... STATUS STOCK (U,M,F,OUN) KETERANGAN Alat tangkap pukat ikan (trawl ... - http://rafflesia.wwf.or.id/library/admin/attachment/clips/kndpos_wonua30012007_1.pdf
Thumbnail Screenshots by Thumbshots

powered by

About 69 results (0.25 seconds)

Jurnal+alat+tangkap+pukat+pantai.html | Article And PDF Collection of information about Jurnal Alat Tangkap Pukat Pantai di Article And PDF. Click to read more about Jurnal Alat Tangkap Pukat Pantai. www.papaninfo.com Jurnal Alat Tangkap.html | PAPAN INFORMASI Collection of information about Jurnal Alat Tangkap di PAPAN INFORMASI. ... Jenis alat tangkap banyak digunakan nelayan di pantai utara adalah pukat cincin ...

papaninfo.com Jurnal+pukat+cincin.html | Article And PDF Jurnal Penelitian Perikanan Laut, Jakarta, Indonesia, 35 : 23-29. ... Jenis alat tangkap banyak digunakan nelayan di pantai utara adalah pukat cincin (62,25% . www.papaninfo.com Jurnal+perikanan+tangkap | PAPAN INFORMASI Collection of information about Jurnal Perikanan Tangkap di PAPAN ... Pengaruh musim terhadap kegiatan Utomo, A.D. Alat Tangkap Tradisional Di Perairan . ... 50.00 2000 2002 2004 2006 2008 Tahun CPUE (ton) Pukat Pantai J.insang . papaninfo.com Alat+tangkap+menggunakan+listrik | Article And PDF Collection of information about Alat Tangkap Menggunakan Listrik di Article And PDF. ... alat tangkap yg menggunakan sayap kemudian ditarik (pukat pantai) . papaninfo.com Pukat+karang+jurnal.html | PAPAN INFORMASI Collection of information about Pukat Karang Jurnal di PAPAN INFORMASI. Click to ... Pukat tunda sepatutnya beroperasi di kawasan perairan jauh dari pantai, ... Mei 2004, Volume 3, Nomor ... alat-alat tangkap modren seperti pukat harimau. www.papaninfo.com Pdf Klasifikasi Alat Tangkap.html | PAPAN INFORMASI Collection of information about Klasifikasi Alat Tangkap di PAPAN ... 24 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Alat Tangkap Mini ... purse seine termasuk dalam klasifikasi pukat cincin. ... http://journal.ipb.ac.id/index.php/bulekokan/article/ viewFile/2624/1607 ... Mangrove di Pantai Utara Jawa Tengah Erny Poedjiharajoe Rekayasa ... papaninfo.com Jurnal Internasional Skripsi Pemilihan Supplier De.html | PAPAN ... Collection of information about Jurnal Internasional Skripsi Pemilihan Supplier De di ... Alat Tangkap Ikan Di Perairan Tawar Jurnal Alat Tangkap Pukat Pantai ...

papaninfo.com
1 2 3 4 5 6 7 8 9
powered by

Custom Search

jurnal+alat+

Popular Articles
o o o o o o o o o o

How to keep a diary and why it will change your life Scholarship in The USA Information About Scholarship in Belgium 5 Tips How To Choose Car Insurance A Simple How To Make a Pound Cake How To Get Personal Loan of 500 to 1500 For Your Study? How To Apply For a Student Loan? Juvenile idiopathic arthritis linked to higher rates of bacterial infection 10 Things To Know About Howard Carter The Oregon Center at the University of Poitiers

Article Tags
4 Things Natural To Combat Varicose Veins Acupressure advises Eric Del Monaco A Guesthouse With New Codes Deco A holiday home in the hills above Marseille assess the live traffic Aston Martin Aston Martin Limited Edition Dragon 88 aston martin manuals baby monitors Buy a used drum set to learn to play Choosing the right color Christopher Martin colorist for L'Oreal Paris Canada Cover gray hair Cure of caffeine digital monitors drum sets Dye House Executive Producer of Near Orbit Vanguard Alliance Gamelof gameplay Google Maps Google Maps for Android Headband Home remedies Hot-cold House of the Royal College

how

to

Natural Remedies Against Headache natural tips for preventing New Zealand universities NOVA 3 Preventive measures

Scholarships in New Zealand smartphone games Soothing essences Soothing Teas The designer of a peaceful refuge from Marseille The Royal College House tips for finding a market Using baby monitors in buildings virtually any color Wireless Baby Monitor Zildjian

Article Today
o o o o o o o o o o

Jurnal Alat Tangkap Mini Purse Penelitian Kelapa Sawit Produksi Pdf Makalah Perubahan Iklim Global Contoh Makalah Kewirausahaan Untuk Memecahkan Masalah Flowchart Perjalanan Dinas Hubungan Antara Paritas Dengan Perdarahan Uterus Disfungsional Kuesioner Efektivitas Kerja 2010 Penerapan Asas Dekonsentrasi Dalam Kesehatan Contoh Gambar Mengungkapkan Pendapat Dg Cara Sikap Contoh Cd Room Tugas Akhir Manajemen Informatika Bsi

All PDF documents are the property of their respective owners. We do not host any of the files on our servers. This site is using PDF Search Script and is powered by Bing Api, Wordpress and Google.

Article And PDF Design by Article and PDF Proudly powered by WordPress.