Anda di halaman 1dari 4

Keselamatan Kerja Dalam Menjahit

berikut salah satu tips dalam menjahit

Berikut hal hal yang harus anda perhatikan,antara lain : 1. Sikap waktu bekerja ; Sikap tenang dan tidak terburu-buru. 2. Cara memotong benag ; Harus menggunakan gunting, jangn dengan gigi. 3. Tidak memasukan jarum pentul pada waktu mengepas atau menjahit,sebab kemungkinan jarum pentul itu dapat tetelan kedalam mulut. 4. Rambut yang panjang diikat waktu menjahit jangan dibiarkan terurai ,karena kemungkinan besar dapat tersambar roda mesin 5. Memutuskan dan mengalirkan aliran listrik Sebelum memulai menjahit, teliti dahulu petunjuk atau cara memakai alat yang menggunakan tenaga listrik, berapa besar watt dan voltase yang dibut hkan sehinnga kita tidak salah mengunakan,. Periksalah dengan seseama keadaan kabel ,jangan sampai ada isolasi yang terlepas.Hal ini dapat membahayakan sipenjahit yang menggunakan mesin yang tenag listriknya besar. Sebaiknya kabel-kabel listrik dalam ruangan mesin jahit industri menggunakan instalasi yang dipasang diatas , ditanam dalam lantai agar tidak membahayakan yang bekerja. Gunakan penyambung listrik sticker pada mesin atau pada stop kontak atau dynamo agar tidak terkena minyak pelumas. Matikan aliran listrik apabila mesin tidak digunakan lagi untuk menjahit. 6. Cara memasukan bahan kemesin. Bila sedang menjahit jangn memeasukan bahan kemesin dengan tangan terlalu kedepan karena ada kemungkinan jarunm akan mengenai tangan kita. 7. Menjaga keseriusan.Bila seseorang menggunakan mesin jahit jangan bermain-main , karma semua mesin jahit berbahaya. Akibatnya oerang tersebut akan mengalami kecelakaan misalnya tepotong atau terjahit tangannya. 8. Cara meletakkan gunting . Jangan meletakkan gunting diatas mesin jahit ,karena Gunting bias tejatuh pada saat menjahit sebaiknya sediakan kantong dari bahan untuk tempat gunting dan pemotong benang yang

dilettakn pada meja mesin jahit. 9. Penggunaan cicin jahit (bidal) Agar jari tidak tertusuk jarum waktu menjahit dengan tangan , biasakan memeakai cicin jahit . Bekas tusukan jarum yang berkarat dapat meninbulkan infeksi yang mengandung kuman tetasnus, dan dapat berakibat fatal bagi jiwa kita.(cincin jahit Bidal dipakai dijari tangan tengah) 10. Menjaga kebersihan. Jangan meletakkan makanan daminuman diatas mesin Karena akan mengotori mesin.

Jenis-Jenis Kecelakaan Kerja

1.Tangan Tertusuk Jarum


Ketika menjahit jika tidak berhati-hati siswa/pekerja diancam oleh tusukan jarum, baik jarum tangan ataupun jarum mesin. Tusukan jarum mesin lebihberbahaya, apalagi mesin yang dioperasikan dengan dinamo listrik. Sangatlahpenting jika hal ini terjadi, sikorban mesti diselamatkan dengan cara: a.Matikan sumber aliran listrik kemesin jahit. b.Laporkan kepada guru pembimbing praktek di workshop. c.Buka jarum mesin dari mesin jahit. d.Cabut jarum mesin dari jari/tangan yang tertusuk. e.Lakukan penekanan pada bekas tusukan jarum, biarkan darah k e l u a r beberapa menit untuk membersihkan bekas tusukan dari penyebab infeksi. f . B e r s i h k a n d a r a h / b e k a s t u s u k a n j a r u m d e n g a n b a h a n ya n g b e r s i h . g . B i l a m a s i h b e r d a r a h b a l u t b e k a s t u s u k a n d e n g a n m e n g g u n a k a n k a i n kasa. h.Bila korban mengeluh kesakitan dan darah masih banyak keluar, mintalah pertolongan dokter.

2.Luka Terkena Gunting


Kegiatan jahit menjahit tidak terlepas dari pemakaian guntuing. Jika siswa/pekerja kurang berhati-hati dalam pemakaiannya maka kemungkinan guntingtersebut akan

membuat siswa/pekerja jadi terluka dibuatnya. Jika luka karenagunting/benda tajam lainnya lakukan pertolongan sebagai berikut:
a.Pastikan lukanya kecil atau besar b.Biarkan luka kecil atau besar berdarah bebas beberapa menit u n t u k membersihkannya dari penyebab infeksi c.Bersihkan luka dengan bahan yang bersih d . J i k a l u k a n ya k e c i l t e m p e l k a n k a s a s t e r i l a n t i s e p t i k d a n b a l u t d e n g a n kain kasa e . J i k a l u k a n ya b e s a r a t a u d a l a m , m i n t a l a h p e r t o l o n g a n d o k t e r

3.Kecelakaan Listrik
Bila menghadapi tugas harus menolong korban kecelakaan l i s t r i k , bertindaklah cepat dan menurut urutan berikut: a.Matikan sumber aliran listrik ke alat yang rusak, atau bila tidak mungkin, hindarkan korban dari aliran listrik. b.Lakukan pertolongan (pertama) kecelakaan berdasarkan gejala si korban. c.Segera setelah anda melihat seseorang dapat kejutan listrik, c e p a t perhatikan kedaan umum. Tetapkan cara terbaik untuk membebaskandari hubungan listrik, tanpa menyebabkan tambahan cidera akibat jatuh. d.Bila mungkin matikan aliran listrik yang bersangkutan. Pada arus listrik bertegang rendah, periksa apakah korban bermuatan listrik dengan caramenyentuhnya cepat-cepat dengan punggung telapak tangan. e. Bila anda merasakan kejutan kecil, ini menunjukkan masih ada a r u s listrik, dorong atau tarik dan berusahalah untuk melepaskan si korban. f . P i n d a h k a n k o r b a n h a n ya b i l a d i a d a l a m b a h a ya d a r i k e b a k a r a n , l i s t r i k , benda jatuh atau sumber bahaya lain. Bila korban harus dipindahkan,mintalah bantun tiga atau empat orang. g . C e g a h l a h m e m b u n g k u k k a n l e h e r a t a u

m e m b o n g k o k k a n

a t a u punggungnya, jaga dia agar tetap lurus

.h . T o p a n g l a h a n g g o t a b a d a n y a n g t e r l u k a . i . K e m u n g k i n a n b e s a r p e n ya d a r a n a k a n b e r h a s i l b i l a d i m u l a i d a r i s e m e n i t sesudah korban berhenti bernafas. Jadi jangan tangguhkan menerapkanpenyadaran.

j . B i l a k o r b a n b e r n a f a s d a n j a n t u n g n ya b e r d e n yu t , d i a t i d a k m e m e r l u k a n penyadaran. Bila dia pingsan, berdarah, muntahan, gigi lepas atau gigipalsu patah ada kemungkinan tertelan dan menyumbat jalan pernafasan,atau kalau korban telentang, lidah kebelakang dan menghalangi jalannafas. Pembekokkan leher akut kedepan pada korban yang pingsanmungkin pula menghalangi jalan pernafasan.

4.Cidera

Mata

a . D i l a r a n g m e n g g o s o k m a t a ya n g d i d a l a m n ya t e r d a p a t b e n d a a s i n g . b.Suruhlah korban menahan matanya tenang -tenang agar matanya jangansampai bergerak. c.Jangan sentuh permukaan mata dengan apapun. d.Aturlah pertolongan pengobatan. e.Balutlah kedua mata longar-longgar. f.Bimbinglah korban ke tempat pos pengobatan

5.Lecet/Luka Kecil dan Memar


a.Laporkan selalu dan obatilah semua luka tanpa kecuali, betapapun kecil tampaknya, karena setiap luka dapat terkena infeksi dan meradang jikatidak segera diobati. b.Biarkan luka sedang atau kecil berdarah bebas beberapa menit u n t u k membersihkannya dari penyebab infeksi.