Anda di halaman 1dari 13

PENGARUH WAKTU PENYIMPANAN DISTILAT HASIL DISTILASI DARI

SIRUP FRUKTOSA TERHADAP KADAR


ASETALDEHIDA DIUKUR MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI GAS

Pendahuluan
A. Latar Belakang
SIRUP FRUKTOSA FERMENTASI ANALISIS KROMATOGRAFI GAS

B. Rumusan Masalah Apakah ada pengaruh waktu penyimpanan hasil distilat dari sirup fruktosa terhadap kadar asetaldehida yang diukur dengan kromatografi gas ?

D. Tujuan Untuk dapat mengetahui pengaruh waktu penyimpanan hasil distilat dari sirup fruktosa terhadap kadar asetaldehidanya yang diukur dengan kromatografi gas.

Penelaahan Pustaka
Kromatografi gas Prinsip pemisahan dalam GC Instrumentasi Struktur Fruktosa

Gas pembawa

Sistem pengontrol aliran gas

detektor septum lubang suntik

amplifier

Aliran pemecah (split fllow)

Kolom kapiler

Oven(pemanas) kolom

kromatogram

METODE PENELITIAN
JENIS PENELITIAN Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimental. VARIABEL Bebas : waktu penyimpanan distilat dari sirup fruktosa Terikat : konsentrasi asetaldehida

Alat dan Bahan Alat : - kromatografi gas HP 5890 series II - Erlenmeyer - kaca arloji - labu ukur - kotak berlapis foam (gabus) - neraca analitik - Destilator - alumunium foil

Bahan : - sirup fruktosa - larutan standar asetaldehida (Merck) 99% - air bebas oksigen - aquabides - potongan es

CARA KERJA
1. Pembuatan Air Bebas Oksigen

2. Pembuatan Kurva Kalibrasi

3. Distilasi Sampel Sirup Fruktosa

4. Analisis dengan Kromatografi Gas

Hasil dan Pembahasan


Tujuan dari penelitian Asetaldehida tidak diharapkan Penyebab kadar asetaldehida dari sirup fruktosa meningkat Peningkatan kadar yang cukup tajam, dari 2,954 g/g menjadi 4,292 g/g Analisis dilakukan dengan menggunakan suhu awal kolom

Kurva Peningkatan Kadar Asetaldehida