Anda di halaman 1dari 2

Pada pembahasan kali ini yaitu membahas tentang biji dari tanaman yang diamati.

Ada tiga biji yang dilakukan pengamatan yaitu biji salak, biji kacang tanah dan biji pepaya. Pengamatan dilakukan langsung menggunakan mata sehingga diperoleh data dari ciri-ciri yang tampak dari luar dari biji-biji tersebut. Pengamatan juga dibantu dengan menggunakan lup agar pengamatan semakin akurat dibandingkan dengan menggunakan mata telanjang saja. Biji pertama yang diamati ciri-cirinya yaitu biji salak. Setiap buah salak memiliki satu biji, biji yang diamati yaitu berwarna coklat kehitam-hitaman, apabila di tekan sangat keras, permukaan halus dan pada biji terdapat sisi cembung juga sisi datar. Biji salak merupakan biji yang berkeping satu (monokotil). Biji salak ini dapat digunakan sebagai pembibitan salak secara generatif. Pembibitan secara generatif adalah pembibitan dengan menggunakan biji yang baik yang diperoleh dari pohon induk dan mempunyai sifat-sifat baik. Secara ilmiah belum terdapat penelitian yang membuktikan klasifikasi dan kandungan yang terdapat didalam biji buah salak. Biji kedua yang diamati yaitu biji kacang tanah. Biji kacang tanah dilindugi oleh kulit yang keras tetapi mudah dibuka. Biji kacang tanah terdiri dari dua keping dan lembaga, yang terbungkus kulit biji Warna dari biji kacang tanah ini yaitu coklat muda dan merupakan biji yang berkeping dua atau dikotil. Kacang tanah memiliki kandungan protein yang tinggi. Kacang tanah membentuk buah dari bunga setelah tanaman kacang tanah berbunga, maka akan terjadi penyerbukan (polinasi) antara bunga jantan (polen) dan bunga betina (stigma); kemudian diikuti dengan pembuahan (fertilisasi). Setelah fertilisasi, ovari (bakal buah) memanjang yang disebut dengan ginofor. Ginofor ini akan terus memanjang dan masuk ke dalam tanah, dan di dalam tanah ini bakal biji akan berkembang lebih lanjut membentuk biji yang sempurna. Biji kacang tanah adalah biji sebenarnya (true seed). Berbeda dengan umbi kentang (modifikasi batang) dan umbi ubi jalar (modifikasi akar). Pada waktu bunga kacang tanah mekar, geraknya menjauhi pusat bumi, maka termasuk geotropisme negatif. Tetapi setelah terjadi pembuahan, gerak bunga kemudian ke bawah menuju tanah ke pusat bumi dan berkembang terus menjadi buah kacang tanah. Dengan demikian, terjadi perubahan gerak tumbuh pada bunga kacang tanah. Sebelum pembuahan adalah geotropisme negatif dan setelah pembuahan adalah geotropisme positif. Biji terakhir yang diamati adalah biji dari buah papaya. Biji buah pepaya berwarna hitam atau kehitaman dan terbungkus semacam lapisan berlendir (pulp) untuk mencegahnya dari kekeringan, biji buah papaya sedikit keras ketika ditekan dengan tangan. Biji buah pepaya

berdiameter kira-kira 0,5 cm dan termasuk tumbuhan dikotil karena di lihat dari morfologi bijinya, bila biji pepaya di belah berkeping dua. Biji pepaya juga bisa digunakan sebagai perkembangbiakan generatif tanaman pepaya.