P. 1
Dampak perdagangan internasional

Dampak perdagangan internasional

|Views: 372|Likes:
Dipublikasikan oleh Addin Daisuke

More info:

Published by: Addin Daisuke on Jun 05, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/05/2014

pdf

text

original

Dampak Perekonomian Indonesia Pasca Krisis Ekonomi Global

10 Votes BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Tanggal 15 September 2008 menjadi catatan kelam sejarah perekonomian Amerika Serikat, kebangkrutan Leman Brothers yang merupakan salah satu perusahaan investasi atau bank keuangan senior dan terbesar ke 4 di Amerika serikat menjadi awal dari drama krisis keuangan di negara yang mengagungagungkan sistem kapitalis tanpa batas. Siapa yang menyangka suatu negara yang merupakan tembok kapitalis dunia akan runtuh .Celakanya apa yang terjadi di Amerika Serikat dengan cepat menyebar dan menjalar keseluruh dunia. Hanya beberapa saat setelah informasi runtuhnya pusat keuangan dunia di Amerika, transaksi bursa saham diberbagai belahan dunia seperti Hongkong, China, Australia, Singapura, Korea Selatan, dan Negara lainnya mengalami penurunan drastis, bahkan Bursa Saham Indonesia (BEI) harus disuspend selama beberapa hari, pemerintah Indonesia pun kelihatan panik dalam menyikapi permasalahan ini, peristiwa ini menandai fase awal dirasakannya dampak krisis ekonomi global yang pada mulanya terjadinya di Amerika dirasakan oleh negara Indonesia. Dilihat dari faktor penyebabnya, krisis Ekonomi global pada saat ini berbeda dengan krisis ekonomi yang melanda Indonesia lebih kurang satu dasawarsa lalu, yang mana pada saat itu krisis ekonomi yang melanda Indonesia lebih disebabkan oleh ketidakmampuan Indonesia menyediakan alat pembayaran luar negeri, dan tidak kokohnya struktur perekonomian Indonesia, tetapi krisis keuangan global pada tahun 2008 ini berasal dari faktor-faktor yang terjadi di

0 persen. Rumusan Masalah . selain menyebabkan volume perdagangan global pada tahun 2009 merosot tajam. Hal ini menyebabkan pasar valas di negara-negara maju maupun berkembang cenderung bergejolak di tengah ketidakpastian yang meningkat. Penurunan indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai sekitar 50. Bagi negara-negara berkembang dan emerging markets. tidak akan terlepas dari dampak negatif perlemahan ekonomi dunia tersebut. Tetapi kalau kita tidak hati-hati dan waspada dalam menyikapi permasalahan ini. dan terjadinya lonjakan jumlah pengangguran dunia. situasi ini dapat merusak fundamental perekonomian. meskipun Indonesia telah membangun momentum pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. termasuk Indonesia dan mengeringkan likuiditas dolar Amerika Serikat di pasar domestik banyak negara. tidak mustahil dampak krisis keuangan global pada tahun 2008 ini akan sama atau bahkan lebih buruk jika dibandingkan dengan dampak dari krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1998. nilai tukar rupiah telah terdepresiasi sebesar 17. dan second round effectnya akan mulai dirasakan meningkat intensitasnya pada tahun 2009. telah memberikan tekanan pada mata uang seluruh dunia. B. Sepanjang tahun 2008. terjadinya penurunan kapasitas produksi. Perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia. Kecenderungan volatilitas nilai tukar rupiah tersebut masih akan berlanjut hingga tahun 2009 dengan masih berlangsungnya upaya penurunan utang (deleveraging) dari lembaga keuangan global. Kekhawatiran atas dampak negatif pelemahan ekonomi global terhadap perekonomian di negara-negara emerging markets dan fenomena flight to quality dari investor global di tengah krisis keuangan dunia dewasa ini.luar negeri. Sebagai negara dengan perekonomian terbuka. dan memicu terjadinya krisis ekonomi.5 persen. juga akan berdampak pada banyaknya industri besar yang terancam bangkrut. Krisis keuangan global yang mulai berpengaruh secara signifikan dalam triwulan III tahun 2008. maupun sektor moneter dan sektor fiskal (APBN). Dampak negatif yang paling cepat dirasakan sebagai akibat dari krisis perekonomian global adalah pada sektor keuangan melalui aspek sentimen psikologis maupun akibat merosotnya likuiditas global. dan depresiasi nilai tukar rupiah disertai dengan volatilitas yang meningkat. diperkirakan akan berdampak negatif pada kinerja ekonomi makro Indonesia dalam tahun 2009 baik di sisi neraca pembayaran dan neraca sektor riil.

Perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia. Kekhawatiran atas dampak negatif pelemahan ekonomi global terhadap perekonomian di negara-negara emerging markets dan fenomena flight to quality dari investor global di tengah krisis keuangan dunia dewasa ini. dan memicu terjadinya krisis ekonomi. situasi ini dapat merusak fundamental perekonomian. Fakta dari masalah tersebut adalah bahwa ekonomi negara-negara tersebut ditopang oleh kebijakan yang sangat rapuh yang meyebabkan collaps terkena dampak krisis ekonomi global. Krisis finansial global yang menyebabkan menurunnya kinerja perekonomian dunia secara drastis pada tahun 2008 diperkirakan masih akan terus berlanjut. seluruh negara-negara di dunia baik itu negara maju maupun negara berkembang telah terjebak dalam kesulitan yang sangat rumit. Beberapa negara yang sebelumnya menikmati kondisi ekonomi yang kuat yang mempunyai teknologi yang canggih dalam hal ilmu pengetahuan. selain menyebabkan volume perdagangan global pada tahun 2009 merosot tajam. terjadinya penurunan kapasitas produksi. juga akan berdampak pada banyaknya industri besar yang terancam bangkrut. . dan terjadinya lonjakan jumlah pengangguran dunia. telah memberikan tekanan pada mata uang seluruh dunia. bahkan akan meningkat intensitasnya pada tahun 2009. KRISIS EKONOMI GLOBAL Seluruh dunia telah diliputi oleh krisis financial (krisis ekonomi global). Bagi negara-negara berkembang dan emerging markets. obat-obatan terlihat hancur perekonomiannnya. Hal ini menyebabkan pasar valas di negara-negara maju maupun berkembang cenderung bergejolak di tengah ketidakpastian yang meningkat. pangan. senjata.Apakah yang dimasksud dengan krisis ekonomi global? Apakah penyebab krisis ekonomi global? Apakah dampak krisis ekonomi global terhadap Indonesia? Bagimanakah cara mengatasi krisis ekonomi global tersebut? Bagaimanakah Perekonomian di Indonesia? BAB 2 PEMBAHASAN A. termasuk Indonesia dan mengeringkan likuiditas dolar Amerika Serikat di pasar domestik banyak negara.

(3) optimalisasi APBN 2009. fasilitasi mendapatkan HAKI (paten). nilai tukar rupiah telah terdepresiasi sebesar 17. (8) kerja sama dalam menghadapi masalah. dan bersinergi menghadapi krisis keuangan. (5) semua pihak agar cerdas menangkap peluang. (4) dunia usaha khususnya sektor riil harus tetap bergerak. dan depresiasi nilai tukar rupiah disertai dengan volatilitas yang meningkat. fasilitasi pemasaran domestik dan luar negeri dan menyediakan peluang pasar. maupun sektor moneter dan sektor fiskal (APBN). yaitu Demand pull strategy dan supply push strategy. Kecenderungan volatilitas nilai tukar rupiah tersebut masih akan berlanjut hingga tahun 2009 dengan masih berlangsungnya upaya penurunan utang (deleveraging) dari lembaga keuangan global. dan second round effectnya akan mulai dirasakan meningkat intensitasnya pada tahun 2009. B. Sepanjang tahun 2008. (6) galakkan kembali penggunaan produk dalam negeri. Penurunan indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai sekitar 50. Krisis keuangan global yang mulai berpengaruh secara signifikan dalam triwulan III tahun 2008. ini bisa dilakukan dengan ketersediaan bahan baku.Sebagai negara dengan perekonomian terbuka. Krisis keuangan Amerika Serikat menyebabkan masalah global keuangan dunia. meskipun Indonesia telah membangun momentum pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Dampak negatif yang paling cepat dirasakan sebagai akibat dari krisis perekonomian global adalah pada sektor keuangan melalui aspek sentimen psikologis maupun akibat merosotnya likuiditas global. (10) komunikasi yang bijak. (7) tingkatkan sikap profesionalisme. Langkah strategis lainnya adalah supply push strategy yang mencakup strategy pendorong sisi penawaran. (2) tetap pertahankan nilai pertumbuhan enam persen. untuk mengatasi hal tersebut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah mengeluarkan sepuluh arahan: (1) semua kalangan tetap optimis.5 persen.0 persen. Sementara itu Mudrajad Kuncoro (2008) mengatakan bahwa setidaknya ada dua langkah strategis dalam mengatasi dampak krisis keuangan global. PENYEBAB KRISIS EKONOMI GLOBAL . yang bisa dilakukan dengan perbaikan iklim bisnis. dan peningkatan kemampuan sumber daya manusia. tidak akan terlepas dari dampak negatif perlemahan ekonomi dunia tersebut. bantuan teknologi/mesin/alat. dukungan permodalan. diperkirakan akan berdampak negatif pada kinerja ekonomi makro Indonesia dalam tahun 2009 baik di sisi neraca pembayaran dan neraca sektor riil. (9) tidak melakukan langkah non partisan. Demand pull strategy mencakup strategi perkuatan sisi permintaan.

Memang di satu sisi pertumbuhan ekonomi yang telah dihasilkan cukup tinggi. Akibatnya. . kredibilitas pemerintah telah sampai pada titik nadir. Penyebab utamanya adalah karena langkah-langkah yang ditempuh pemerintah dalam merenspons krisis selama ini lebih bersifat “tambal-sulam”. sektor pertanian tak mampu berkembang secara sehat dalam merespons perubahan pola konsumsi masyarakat dan memperkuat competitive advantage produk-produk ekspor Indonesia. Secara umum. Soeharto-style state-assisted capitalism nyata-nyata telah merusak dan merapuhkan tatanan perekonomian. Sementara itu. Yang saat itu terjadi adalah derap industrialisasi melalui serangkaian kebijakan yang cenderung merugikan sektor pertanian. rezim Orde Baru yang selalu mengedepankan pertumbuhan (growth) ekonomi telah menghasilkan crony capitalism yang telah membuat struktur perekonomian menjadi sangat rapuh terhadap gejolak-gejolak eksternal. Selain itu. sektor pertanian pun juga tak kunjung mature sebagai penopang laju industrialisasi. Pertama. Indonesia mengalami terpaan badai krisis yang intensitasnya telah sampai pada keadaan yang nyaris menuju kebangkrutan ekonomi. sektor tradisional. segala bentuk korupsi akan mengakibatkan arah alokasi sumber daya perekonomian menjurus pada kegiatan-kegiatan yang tidak produktif dan tidak memberikan hasil optimum. Ketiga. Salah satu faktor terpenting yang bisa menjelaskan kecenderungan di atas adalah karena proses penyesuaian ekonomi dan politik (economic and political adjustment) tidak berlangsung secara mulus dan alamiah. Kedua. rezim yang sangat korup telah membuat sendi-sendi perekonomian mengalami kerapuhan. sektor informal. ad-hoc. paling tidak telah memberikan indikasi yang kuat terhadap tiga hal. namun mengakibatkan ekses yang ujung-ujungnya justru counter productive bagi pertumbuhan yang berkelanjutan. dan cenderung menempuh jalan yang berputar-putar. Sementara itu. yang juga memiliki eksistensi di negeri ini seakan-akan dilupakan dari wacana penyelamatan perekonomian yang tengah menggema. dan ekonomi rakyat. Krisis ekonomi – yang dipicu oleh krisis moneter – beberapa waktu yang lalu.Di tengah dinamika ekonomi global yang terus-menerus berubah dengan akselerasi yang semakin tinggi sebagaimana digambarkan di atas. seluruh sumber daya yang dimiliki negeri ini dicurahkan sepenuhnya untuk menyelamatkan sektor modern dari titik kehancuran. akibat “dianak-tirikan”. Industri manufaktur yang sempat dibanggakan itu ternyata sangat bergantung pada bahan baku impor dan tak memiliki daya tahan.

sehingga mengakibatkan lunturnya solidaritas sosial. kebijakan pemerintah yang seharusnya berupaya menggiring ekspektasi masyarakat ke arah kanan. Yang terjadi dewasa ini tidak hanya sekadar pudarnya trust masyarakat terhadap pemerintah dan sebaliknya. Adiningsih mengemukakan bahwa seharusnya pemerintah menyusun APBN secara konsevatif . sehinga sulit diharapkan pertumbuhan ekonomi yang tiggi. Sementara itu. Hancurnya kredibilitas pemerintah yang dibarengi dengan tingginya ketidakpastian itu telah menyebabkan terkikisnya kepercayaan (trust). Mengenai besaran asumsi inflasi dalam APBNP. . Apabila APB tidak konsisten. justru telah menimbulkan respons masyarakat menuju ke arah kiri. bahkan pada intensitas yang relatif tinggi. karena apabila APBN dirubah terus. menurut Adiningsih (Ekonom dari Universitas Gajah Mada) dalam harian Suara Karya (16/4-08). tentu akan menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat. serta di antara sesama kelompok masyarakat.5%. dan jajaran birokrasi. C. dan sebaliknya. krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat dilihat dari respons masyarakat yang kerap kali berlawanan dengan tujuan kebijakan yang ditempuh pemerintah. Misalnya. Faktor lainnya adalah semakin timpangnya distribusi pendapatan dan kekayaan. sampai pada batas tertentu pasti akan mengakibatkan melemahnya basis pertumbuhan. Selanjutnya. Dia juga mengungkapkan bahwa dunia usaha juga tergantung pada pengelolaan dan realisasi APBN. seperti yang dikenal dengan peristiwa Mei 1998. Yang terakhir disebutkan itu tercermin dengan sangat jelas dari keberingasan massa terhadap simbol-simbol kekuasaan serta kemewahan dan terhadap kelompok etnis Cina. elit politik. dapat melebihi 10% akibat tekanan berat dari kondisi perekonomian global yang berada di luar kendali pemerintah. melainkan juga antara pihak luar negeri dengan pemerintah. dipastikan dunia usaha akan sulit tumbuh. Namun demikian.Dalam kondisi seperti ini pertumbuhan ekonomi memang sangat mungkin terus berlangsung. Keadaan semakin parah ketika jajaran angkatan bersenjata dan aparat penegak hukum pun ternyata juga turut terseret ke dalam jaringan praktik-praktik korupsi itu. praktik-praktik korupsi secara perlahan C tapi pasti C telah merusak tatanan ekonomi dan pembusukan politik yang disebabkan oleh perilaku penguasa. DAMPAK YANG DITIMBULKAN OLEH KRISIS EKONOMI GLOBAL Dampak Perekonomian Global terhadap APBNP 2008 Asumsi inflasi dalam APBNP 2008 yang ditetapkan sebesar 6.

karena pada akhir tahun 208 terdapat beberapa hari raya yang sudah pasti akan memicu inflasi lebih tinggi. Tidak semua komoditas dapat dikendalikan oleh pemerintah. jika subsidi tidak dibatasi. Dampak Krisis Keuangan Global terhadap Perekonomian Indonesia . Tambahan lagi. Menurutnya. akan berdampak terhadap Indonesia dan dikhawatirkan inflasi akan melebihisatudigit. diperkirakan lebih dari 30% anggaran belanja habis untuk subsidi. bagaimana dengan sektro yang lain. investor akan khawatir mengnenai kemampuan negara dalam melakukan pembayaran. 2. katanya. Tambahan lagi. mau tidak mau APBNP 2008 harus direvisi kembali. Disamping itu harga minyak mentah yang masih akan melambung dan harga pangan dunia yang meroket. banyak barang impor termasuk yang illegal masuk ke ke pasar Indonesia. alokasi anggaran untuk subsidi dan daya serap SUN untuk pembiayaan deficit APBN. apabila dalam perjalanannya asumsi-asumsi dalam APBNP 2008 meleset jauh dari kenyataan. Raden Pardede (salah satu calon gubernur BI yang ditolak DPR) mengemukakan pendapatnya bahwa pemerintah harus membatasi besaran anggaran untuk subsidi. Hinga akhir tahun ini diperkirakan gejolak pasar Keuangan dunia belum akan reda. Berkaitan dengan kekurangan dana dalam APBN pasti dicarikan melalui pembiayaan yang salah satunya adalah dengan penerbitan Suat Utang Negara (SUN) disesuaikan dengan melihat kemampuan pasar untuk menyerapnya. dengan asumsi harga minyak mentah sebesar US$ 95 per barel. jika asumsi dalam APBNP tidak sesuai lagi dengan perkembangan kondisi perekonomian.menurutnya tidak masuk akal. karena APBN-P 2008 tersebut merupakan hasil pembahasan dan kesepakatan antara pemerintah dengan DPR. Tetapi. Jika harga minyak ternyata lebih dri U$$ 100 per barel. Pendapat dari kedua pengamat ekonomi tersebut perlu diperhatikan sebagai informasi untuk mewaspadai bahwa kondisi perkonomian dunia yang saat ini sedang bergolak penuh ketidak pastian akan berdampak terhadap tingkat inflasi. pengamat ekonomi tidak seharusnya semata-mata menyalahkan pemerintah. Hal ini akan mempengaruhi harga komoditias di dalam negeri. Hal ini dapat menimbulkan ketidakpastian dan rendahnya daya serap SUN. Seandainya Amerika Serikat meningkatkan suku bunga kredit. Dalam menghadapi situasi perekonomian global yang tidak pasti. Namun demikian. total subsidi mencapai sekitar Rp 33 triliun.

Krisis keuangan yang terjadi di Amerika Serikat sudah terlihat tanda-tandanya beberapa waktu yang lalu. Berbagai argument dan komentar pun dilontarkan di berbagai media yang selalu memojokkan pemerintahan Yudhoyono dan BI (Bank Indonesia) Di salah satu media menyatakan bahwa Presiden Yudhoyono menyampaikan 10 langkah untuk menghadapi masalah tersebut. Disamping itu diskusi juga merekomendasiakan : Penyiapan satu skema social safety net yang komprehensif untuk mengantisipasi full-blown crisis . Empat di antaranya: . pemerintah daerah secara lebih erat sebagai mitra dan pelaksana berbagai kebijakan yang ditetapkan. D. baik akibat positif seperti turunnya harga minyak dunia yang menembus $ 61 per barel dan akibat negative seperti turunnya nilai rupiah. pembentukan lembaga procurement untuk mengatur transaksi devisa BUMN. Lebih lanjut Ridwan (dosen Ek. Sebenarnya banyak akibat yang dirasakan oleh Indonesia dengan adanya krisis keuangan di Amerika serikat . Tetapi baru dianggap serius oleh pemerintah Indonesia sejak tanggal 8 Oktober 2008 saat IHSG di BEI turun tajam sampai 10. pemerintah harus sungguh-sungguh menangani masalah ini karena pada akhirnya apabila tidak tertangani dengan benar akan mengakibatkan distabilitas negara atau sering orang bilang akan terjadi Krisis seri kedua. namun demikian akibat negatif lebih banyak dirasakan bagi perekonomian Indonesia terutama bagi sektor riil yang mempunyai pangsa export. Penginjeksian secara besar-besaran likuiditas ke dalam perbankan nasioanal. Berbicara krisis ekonomi adalah bukan berbicara tentang nasib 1 (satu) orang bahkan lebih dari itu semua karena ini menyangkut nasib sebuah bangsa. CARA MENGATASI KRISIS EKONOMI GLOBAL Mengatasi Penyebab dan Dampak Krisis Ekonomi Global masih menjadi berita hangat tanpa melewati 1 (satu) hari pun dalam bulan-bulan terakhir ini. mewaspadai politik dumping . peningkatan pagu jaminan simpanan pada Lembaga Keuangan Nasional. bahwa harus ada langkah-langkah antisipasi menghadapi krisis keuangan global anatara lain. keharusan izin bank sentral bagi transaksi arus ke luar modal dalam jumlah tertentu. pemberlakuan kontrol devisa terbatas . turunnya investasi atau terjadi flyingout . sebisa mungkin mempertahankan tingkat suku bunga yang ada saat ini. menyiapakan insentif bagi pengusaha lokal untuk menggarap pasar domestik. dan merekomendasikan untuk mengkaji ulang sistem ekonomi yang selama ini mengekor pada sistem ekonomi kapitalis. berkurangnya nilai export. Pembangunan UJB)menegaskan .38 % dan mengharuskan pemerintah menghentikan kegiatan di pasar bursa modal beberapa hari. tetap menjaga independensi pengambil keputusan.

Dari kejadian kejadian itu akan menjadikan peluang untuk Angka Kriminalitas akan melonjak naik Grafiknya di tanah air belum lagi kasus-kasus korupsi terbaikan karena bangsa ini telah disibukkan dengan masalah yang lebih di prioritaskan sehingga dengan bebasnya para koruptor meneruskan aksinya ditiap jenjang. Meningkatkan penggunaan produksi dalam negeri 2. Dimana-mana pengangguran semakin bertambah Income perkapita drastis menurun karena beberapa industri mulai merampingkan tenaga-kerja atau mulai meliburkan tenaga kerja tanpa batas waktu. Senada dengan hal itu investor-investor lokal dan Asing pun mulai menarik saham dalam industri-industri di Indonesia. Yah ini mungkin salah satu kelemahan dari bangsa kita bahkan diri kita yang sebagai rakyat yang kurang berusaha secara profesional dalam mengelola asset-asset yang ada dalam lahan-lahan indonesia. .san diego lawyers zyprexa 1. Jadi sangat disayangkan Punya Harta yang sangat berlimpah ruah tapi tidak dapat dinikmati secara maksimal oleh bangsa ini. How pity a Country !” Memang sangat Ironis di satu sisi Indonesia yang dikenal sebagai negara Agraris tapi disisi lain beberapa item bahan pokok masih mengandalkan hasil import dari negara tetangga. Menghindari politik non partisan untuk menghadapi krisis. Sadar atau pun tidak sadar Akibat Krisis Ekonomi Global kali in sudah sangat jauh merambah dalam berbagai strata masyarakat. Memanfaatkan peluang perdagangan internasional 3. Lihat saja kekayaan Alam Indonesia mulai dari hasil laut belum dapat dikelola dengan baik karena Fasilitas-fasilitas nelayan kurang memadai sehingga negara-negara lain meraup keuntungan dari hasil menangkap hasil laut dengan cara yang tidak fair. Belum lagi persediaan minyak yang semakin lama semakin menipis serta Tambang-tambang Emas yang masih dikuasai negara asing. “Selamat buat para koruptor Anda bisa keluar dari persembunyain untuk sementara Waktu. Menyatukan langkah strategis Pemerintah dengan Bank Indonesia (BI) 4. Kedengarannya memang masuk akal tapi untuk menghadapi krisis itu bukanlah semata adalah tugas pemerintah dan Bank Indonesia tapi badai krisis ini perlu dihadapi bersama jangan sampai kejadian Krisis Ekonomi Global Part II ini lebih dahsyat meluluh-lantakkan Perekonomian Indonesia seperti yang telah terladi pada Badai Krisis Moneter Part I di Era Soeharto.

Dan kesimpulannya Indonesia belum siap menghadapi Dampak Krisis Ekonomi Global yang di motori oleh Negara Super itu. Meski begitu. Adapun pemerintah Indonesia mematok proyeksi PDB tahun ini pada kisaran 4%-4. proyeksi baru IMF dibuat dalam kisaran karena masih ada ketidakpastian dalam situasi perekonomian dunia. Beliau mengungkapkan bahwa. . pemerintah dan bank sentral dinilai telah cukup berhasil dalam melakukan langkah antisipasi dibandingkan dengan Negara-negara lain.Jadi memanglah pas ketika Ketua Presidium Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI ) menyatakan bahwa Krisis ekonomi global telah terjebak pada sistem kapitalisme internasional sehingga sampai saat ini sepertinya tak ada persiapan jelas menghadapi krisis keuangan global yang berawal dari runtuhnya industri keuangan di Amerika Serikat. Menurut Rumbaugh. sekarang laju PDB dapat tumbuh pada kisaran 3%-4% tahun ini. Di tengah krisis ekonomi dunia.4%. Division Chief IMF untuk kawasan Asia Pasifik. terendah dibandingkan dengan proyeksi lembaga penelitian dan multilateral lain. pertumbuhan ekonomi Indonesia 2009 diproyeksikan 2. Rumbaugh. Mereka yang krisis kita yang ”hancur-hancuran” seperti pada bursa saham sehingga menghentikan operasionalnya. menjadi salah satu pertanda kuatnya perekonomian Indonesia dalam situasi krisis. E. mengatakan performa ekonomi RI selama kuartal 1/2009 dengan catatan laju PDB sebesar 4. revisi ke atas proyeksi laju ekonomi Indonesia. INDONESIA DAN PEREKONOMIAN 1.5%. Mungkin dari beberapa uraian diatas dapat memberi gambaran bahwa kita punya potensi menghadapi krisis ini jika kita meningkatkan kesadaran sebagai masyarakat indonesia termasuk element pemerintah berikut departement terkait untuk meningkat pengelolaan sumber daya secara profesional sehingga bangsa ini menjadi produktif dalam penyediaan hasil bumi dan dapat mandiri serta terbebas sebagai negara importir bahan pangan dan minyak bumi terbesar yang akan membalikkan keadaan menjadi negara “Pengekspor Terbesar”. Ekonomi Indonesia Thomas R. dengan melihat itu. Dalam laporan World Economic Outlook yang dirilis dana moneter Internasional itu pada April.5%. dana moneter yang berbasis di Washington DC itu memperkirakan tekanan inflasi 2009 di Indonesia akan terus moderat ke angka sekitar 5%.

Penggerakan rupiah untuk pertama kalinya sejak perdagangan Oktober 2008 terapresiasi melampaui Rp10.000 atau menguat 21.600. menilai revisi proyeksi laju PDB Indonesia oleh IMF menjadi lebih baik merupakan pertanda lembaga itu menyadari kesalahan proyeksi sebelumnya. Indeks secara kumulatif mengumpulkan 187.650 per dolar AS. 2008) GDP Purshasing Power Parity (PPP) per kapita Indonesia masih berada bahkan di bawah negara-negara seperti Vanuatu dan Fiji.078. Ekonomi Indonesia dan Demokrasi Indonesia saat ini. Kenapa? Menurut penelitian. IMF menilai pemangkasan BI Rate 250 basis poin sejak Desember 2008 sebagai langkah yang tepat. masih berada pada zona resiko tinggi untuk kehidupan demokrasi.000.500 (dihitung berdasarkan PPP tahun 2001) hanya mempunyai harapan hidup 8 tahun. Dari sebuah studi ekonomi dan demokrasi.96 poin atau naik 9. sekretaris Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Sestama Bappenas. Penguatan arus dan masuk ke pasar modal ikut mengerek nilai tukar rupiah hingga menembus level Rp9.Dari sisi kebijakan moneter dan nilai tukar. dari sisi fiskal dia mengingatkan pentingnya pemerintah menggenjot penyerapan belanja langsung stimulus fiskal pada periode semester II/2009. Hal ini terlihat dari segi pendapatan per kapitanya yang masih kurang mendukung terselenggaranya demokrasi secara baik. Akan tetapi. tulis Boediono.5% dari posisi tertinggi pada November 2008 yang mencapai Rp12. tercatat bahwa pada kurun 19501990. Indonesia masih berada di zona rawan dalam demokrasik. Syahrial Loetan. kinerja ekonomi kuartal I yang cukup baik lebih didukung oleh faktor stimulus pemotongan pajak yang telah terserap dan juga pemilu legislatif.1 poin (6. kenaikan itu lebih tinggi dari rally simultan terpanjang 29 Juni-10 Juli pada 2 tahun lalu sebesar 143. Pasalnya. batas kritis bagi kelangsungan demokrasi di dunia adalah apabila pendapatan per kapita sebuah Negara mencapai US$6.93. rezim demokrasi di Negara-negara dengan penghasilan per kapita US$1. atau mencetak rekor kenaikan simultan terpanjang sejak periode bullish 2007.94% dalam 6 hari terakhir.000 setelah IHSG menguat 8 hari berturut-turut ke level 2.7%).987 (International Monetary Fund. Pada tingkat penghasilan per kapita US$1. rezim demokrasi dapat bertahan rata-rata 18 tahun dan pada tingkat pendapatan . Dengan pendapatan per kapita sekitar US$3. 2.500-US$3.

Dari empat faktor yang dinilai dalam stress test. kata Boediono. Indonesia sebaiknya memberikan prioritas tertinggi bagi upaya memacu pertumbuhan ekonomi dan sejauh mungkin menghindari krisis. Negara-negara seperti itu seringkali mampu untuk beradaptasi dan pulih pada masa sulit. pertumbuhan ekonomi akan membantu tumbuhnya kelompok pembaharu dengan catatan: pertama. utang luar negeri. daya hidup system demokrasi di sebuah Negara jauh lebih besar dan probabilitas kegagalannya hanya 1:500. Indonesia juga dianggap memiliki kemampuan untuk pulih dengan cepat karena telah mengalami krisis keuangan cukup parah pada 1997/1998 sehingga lebih baik dalam mengantisipasi krisis saat ini. maka Indonesia belum mencapai 2/3 jalan menuju batasan bagi demokrasi. Analisis dengan cakupan survey 57 negara itu mengambil Indikator proyeksi ekonomi. daya tahan Indonesia untuk .000.000. lembaga think thankdan pendidikan yang berpusat di Swiss. Indonesia Cepat Lalui Krisis Menurut Institute for Management Development (IMD). Menurut Boediono. Posisi Indonesia Dengan pendapatan per kapita Indonesia yang diperkirakan sekitar US$4. dimana batas krisis bagi demokrasi sekitar US$6. yaitu US$6. 3. Indonesia seperti Negara-negara lain di Asia Tenggara. Hal terbaik yang harus dilakukan. dan “rezeki nomplok” lainnya. pemerintah. pada tahap awal kehidupan demokrasi.per kapita di atas US$6. Oleh karena itu. Hal ini akan sangat mengurangi resiko kegagalan demokrasi. dan masyarakat sebagai basis penilaiannya. memiliki daya tahan yang cukup baik. Stress test versi IMD merupakan analisis untuk mengukur sejauh mana Negara dapat melalui krisis dan memperbaiki daya saingnya pada masa depan. Penjelasan lain adalah karena mereka telah mengalami krisis keuangan cukup parah dan krisis properti satu decade lalu dan jadi lebih waspada dalam kebijakannya. IMD mengatakan bahwa. pertumbuhan itu menyentuh dan broad-based.600. inisiatif.600. adalah secepatnya membangun perekonomian agar income per kapita bangsa Indonesia mencapai batas aman bagi pemerintah demokrasi. dan kekuatan sumber daya manusia—bukan dengan penjualan kekayaan alam. menurut Boediono. bisnis. dan kedua prosesnya mengandalkan kegiatan berdasarkan hasil kerja.

dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi kuartal I/2009 yang sebesar 4. Konsumsi masyarakat masih akan menjadi pendorong utama dari pertumbuhan ekonomi kuartal II/2009 yang masih terjaga dengan adanya laksana pemilihan umum. termasuk bunga pinjaman. Kebijakan Moneter Belum Cukup Longgar Seiring dengan semakin terkendalinya tekanan inflasi. Namun. dan 33. Bulan Juni ini suku bunga acuan BI sudah turun ke 7 persen.4%. Sudah barang tentu langkah BI menurunkan suku bunga dengan agresif tersebut disambut baik oleh banyak pihak. bisnis dan masyarakat. mengatakan pertumbuhan ekonomi kuartal II/2009 kemungkinan akan turun sedikit karena ekspor dan investasi masih lemah.36. Mentri Koordinator bidang Perekonomian Sri Mulyani Indrawati optimis peringkat stress test Indonesia akan lebih baik pada tahun depan karena survey IMD dilakukan terhadap indicator ekonomi sepanjang 2008. Adapun indikator lain seperti proyeksi ekonomi. masing-masing masuk ke posisi 33. harapan itu tak kunjung terwujud. Dengan suku bunga acuan BI pada level 7 persen. Suku bunga pinjaman tidak turun secepat yang diharapkan. Pada November 2008. kemungkinan realisasi pada kuartal II/2009 lebih rendah di kisaran 4. BI sudah menurunkan bunga acuannya dengan agresif. ketika negeri ini masih diliputi dampak krisis cukup parah.9-12 persen. Angka suku bunga pinjaman itu dihitung berdasarkan respons sistem perbankan negeri ini terhadap kebijakan . Perekonomian Indonesia pada kuartal II/2009 diproyeksi sedikit melambat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. suku bungan acuan BI masih di level 9.indikator pemerintah berada di peringkat-26. katanya.6%. Penurunan suku bunga acuan BI diperkirakan akan diikuti oleh bunga-bunga yang lain. Secara tahunan (year-on-year) juga demikian. kendati secara tahunan diyakini masih akan tumbuh 4%.4%. Banyak kalangan yang merasa kecewa melihat kenyataan yang ada. kinerja perekonomian pada kuartal I/2009 dan proyeksi ekonomi RI sepanjang tahun ini lebih baik dibandingkan dengan Megara-negara lain. 4. Ekonom Indef Ikhsan Modjo. Ini adalah level terendah dalam sejarah suku bunga acuan BI. Direktur Perencanaan Makro Kemeneg PPN/Kepala Bappenas Bambang Prijambodo secara pribadi meyakini pertumbuhan ekonomi pada kuartal II/2009 masih akan positif meski tidak sebesar realisasi kuartal I/2009 yang mencapai 1. seharusnya suku bunga pinjaman berada pada kisaran 11.5 persen. Kenyataannya.

Hal ini juga membuat produk domestic sulit bersaing dengan produk Negaranegara lain yang bunga pinjamannya jauh lebih rendah dari bunga pinjaman disini.moneter BI periode 2006-2008. bahkan pertumbuhannya negative dalam beberapa bulan terakhir ini. BI memang tampak agresif melonggarkan kebijakan moneternya. Salah satu penyebab terjadinya pertumbuhan monetary base negative adalah terjadinya arus modal keluar pada Oktober 2008 yang menyebabkan rupiah melemah secara signifikan waktu itu. Hal ini mengakibatkan berkurangnya suplai uang di system finansial kita. Dampak dari belum turunnya bunga pinjaman secara signifikan. Itu berarti BI tidak memompa cukup uang ke system agar suplai uang meningkat. Tampaknya BI melakukan intervensi dengan menjual dollarnya atau menyerap rupiah dari pasar. Saat ini bunga pinjaman masih ada yang bertahan di atas 16 persen. Kenaikan itu diperburuk pula oleh kenaikan SBI outstanding (total jumlah SBI yang ada) sejak Oktober 2008. sector riil kita menjerit meminta suku bunga pinjaman diturunkan dengan segera. kalau dilihat dari sisi suplai uang. Uang yang diterima BI tersebut akan disimpan di BI sehingga ada uang yang menjadi tidak dapat digunakan oleh perbankan kita. Penerbitan SBI akan mengurangi uang dari system perekonomian kita karena bank yang membeli SBI akan menyetorkan uang ke BI sebesar SBI yang dibelinya. kebijakan moneter BI sebenarya masih kurang ekspansif. Bila dilihat dari suku bunga saja. Daya saing produk kita pun tergerus dan sector manufaktur kita menjadi sulit untuk tumbuh lebih cepat. yang berarti BI menarik likuiditas dari system finansial kita lebih banyak lagi. Pada saat bersamaan. Pada September 2008 SBI outstanding berjumlah sekitar Rp 116 Triliun. Di Indonesia. Pada Juni 2009. SBIoutstanding sudah naik menjadi sekitar Rp. pendapatan pemerintah dari pajak ataupun dari surat utang Negara (SUN) tertahan di BI. SBI outstanding terus mengalami kenaikan sejak saat itu. BI mengurangi monetary base dengan cara menerbitkan sertifikat Bank Indonesia (SBI). misalnya. Akibatnya. 239 triliun. Namun. keterlambatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) juga turut memperburuk keadaan. Suplai uang di system financial kita pun menjadi berkurang. Hal itu diperlihatkan darimonetary base yang tidak tumbuh. Memang bunga yang tinggi membuat biaya bunga (cost of capital) menjadi tinggi. .

dana pihak ketiga perbankan saat ini menjadi Rp. Tahun 2003. 5.6 triliun—termasuk pembiayaan penerusan.371. 732 triliun dan . tapi secara tahunan dana pihak ketiga masih tumbuh 17%-18%. semua pemerintahan. dan tahun ini pemerintah berniat menurunkan menjadi 32%. Ibu Megawati. 187 triliun yang ditarik keluar dari system finansial kita pada periode tersebut. rasio utang Indonesia terhadap PDB 61%.25 triliun.786 triliun. 1. Halim pernah menyampaikan pertumbuhan kredit dalam 4 bulan pertama tahun ini hanya naik Rp. 1. 600 triliun untuk menyelamatkan perbankan nasional. memasuki 2008 menjadi 33% terhadap PDB.Pada Januari 2009 jumlah uang pemerintah di rekening pemerintah di BI Rp. Setelah itu rasio terus menurun. Dengan realisasi kredit Mei sebesar Rp.6 triliun. Sektor Perbankan Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan Bank Indonesia Halim Alamsyah mengatakan angka sementara kredit bulan kelima tahun ini menunjukkan tanda-tanda kenaikan walaupun belum secepat tahun lalu. 6.9 triliun. 1. 1. 1. angka itu masih tercatat menurun jika dibandingkan dengan posisi November 2008 yang pernah mencapai titik puncak sebesar Rp. hingga sekarang memiliki kebijakan yang sama.3 triliun berarti ada peningkatan hamper tiga kali lipat dibandingkan dengan rata-rata 4 bulan sebelumnya. Jumlah ini meningkat menjadi Rp. Berdasarkan catatan bisnis. Gusdur.5 triliun. Artinya dalam sebulan realisasi kredit perbankan rata-rata hanya naik Rp. 104 triliun.6 triliun. 1. Namun. mulai dari Presiden Habibi. 8 triliun.505. Namun angka itu menyusut jika dibandingkan Maret 2008 yang sebesar Rp. menurunkan rasio utang-utang. Total kredit perbankan hingga Mei menjadi Rp. Total utang pemerintah Indonesia saat ini hingga 29 Mei 2009 mencapai Rp.361. Rasio Utang RI Turun 30% Pada 1999 rasio utang Indonesia 100% karena saat itu pemerintah harus mengeluarkan surat utang baru sekitar Rp. Halim menyampaikan kondisi likuiditas perbankan masih belum banyak berubah dibandingkan dengan posisi April.776. Menkeu mengatakan bahwa. 1. Dengan pertumbuhan sebesar 18% apabila dibandingkan dengan posisi Mei 2008 sebesar Rp.700 triliun. sehingga pembiayaan perbankan dalam 5 bulan ini tumbuh sekitar Rp. yakni pinjaman luar negeri Rp.

.surat berharga Negara (SBN) Rp. Di luar angka-angka itu. Wahyu Susilo BAB 3 PENUTUPAN Sosok kerajaan bisnis yang dibangun di atas fondasi semu dan tumpukan utang. sesungguhnya terdapat kekuatan yang luar biasa yang justru telah menyelamatkan negeri ini dari kebangkrutannya. yang tidak mampu dicatat oleh sistem statistik yang ada. sesungguhnya masih menyimpan potensi. yang rasa pahitnya tidak hanya dikecap oleh sekelompok orang. tetapi seluruh komponen bangsa ini akan turut merasakannya. dan daya tahan yang sangat besar. Di luar semua itu. yaitu pinjaman luar negeri Rp. Di atas kertas. Nyatanya. Kesimpulannya. yaitu ekonomi rakyat. kondisi “sekarat” itu hanya terjadi pada sektor-sektor yang memang mampu tercatat dan terefleksikan dalam angka-angka statistik itu. bahwa menyelamatkan sektor modern dengan cara “habis-habisan” (all out dan at all cost) seperti yang terus dilakukan selama ini mengandung konsekuensi yang teramat riskan. pemerintah nampaknya belum juga bangkit kesadarannya. 906 triliun. bahwa memuja dan memanjakan sektor modern secara “membabi-buta” hanya akan menghasilkan konklusi akhir yang menyedihkan. Bila bangsa ini cukup cerdas untuk menterjemahkan hikmah krisis ekonomi. kekuatan. 730 triliun dan SBN Rp. Menurut kepala Devisi Advokasi dan Jaringan dari Forum Lembaga Swadaya Masyarakat Internasional di Indonesia. perekonomian bangsa ini seharusnya sudah “gulung tikar” sejak angka-angka statistik ekonomi pada periode krisis (1997-1999) menunjukkan kecenderungan yang terus memburuk. Sampai titik ini pun. Akankah pemerintah masih terus-menerus menutup mata terhadap eksistensi ekonomi rakyat? Atau akan terus-menerus meyakini wacana yang selalu digembar-gemborkan oleh para ekonom Neo Klasik bahwa pertumbuhan yang terjadi saat ini adalah karena sumbangan konsumsi (driven consumption) orang-orang berduit? Kiranya sejarah telah membuktikan. 968 triliun. secara tidak langsung (blessing in disguise) seharusnya peristiwa menyakitkan ini justru dapat menjadi pelajaran yang dipetik hikmahnya. menjadi tidak berdaya menghadapi krisis ekonomi. Pemerintah masih terobsesi dan selalu disugesti seakan-akan hanya dengan sektor modern itulah bangsa berdaulat ini dapat kembali bangkit dari keterpurukannya.

“IMF: Ekonomi RI membaik” Bisnis Indonesia. demokrasi. “Indonesia Cepat Lalui Krisis” Kompas.net/content/mengatasi-dampak-krisis-global-melaluiprogram-stimulus-fiskal-apbn-09 http://www.000/US$” Bisinis Indonesia. DAFTAR PUSTAKA Bisnis Indonesia. 6 Juni 2009 hal 1. dan ekonomi” Bisnis Indonesia. 8 Juni 2009 hal 2. “Boediono.htm http://metris-community.com/dampak-krisis-ekonomi-global/ http://www. “Kredit Mulai Tumbuh” http://www.id/id/index. “Kebijakan Moneter Belum Cukup Longgar” Bisnis Indonesia.ac. 3 Juni 2009 hal 4.org/edisi_3/artikel_4.ac. 17 Juni 2009 hal 7.id/ind/Data/Artikel/dampak_perekonomian.php?judul=DAMPAK%20KRISIS %20EKONOMI%20GLOBAL%20TERHADAP%20KONDISI%20SOSIAL %20EKONOMI%20DI%20PROVINSI%20KEPULAUAN%20BANGKA %20BELITUNG&nomorurut_artikel=273 http://bagkeu-bppk.depkeu.htm http://www.go.com/tugas-kampus-2/damapakperekonomian-indonesia-pasca-krisis-ekonomi-global/ . “Rupiah Tembus Level 9.pengabaian (ignoring) eksistensi ekonomi rakyat dan sektor tradisional sudah tiba saatnya untuk segera dihentikan. 6 Juni 2009 hal 1.ekonomirakyat. 15 Juni 2009 hal 21.id/menulengkap.ubb.janabadra.wordpress.php? option=com_content&view=article&id=219:dampak-krisis-keuangan-globalterhadap-perekonomian-indonesia&catid=61:fakultas-ekonomi http://lilspace4dreams.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->