Anda di halaman 1dari 14

LEMBAGA PEMBIAYAAN

A. Pengertian Lembaga Pembiayaan = badan usaha yang melakukan kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan dana atau barang modal dengan tidak menarik dana secara langsung dari masyarakat. Contoh : Adira Finance, Bussan Auto Finance, Federal International Finance, Toyota Astra Finance, Oric, dll.

KEGIATAN LEMBAGA PEMBIAYAAN Sewa Guna Usaha (Leasing) Pembiayaan Konsumen Modal Ventura Perdagangan Surat Berharga Anjak Piutang Usaha Kartu Kredit

Banyaknya yang menyamakan antara Leasing dan pembiayaan konsumen, maka akan dibahas lebih lanjut mengenai Leasing dan pembiayaan konsumen.

1. Leasing Pengertian : Bandan usaha yang melakukan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal baik secara finance lease maupun operating lease untuk digunakan oleh penyewa guna usaha selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara berkala.

Ciri-ciri : a) Memiliki hak opsi / hak pilih untuk membeli barang modal yang bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa yang disepakati bersama. b) Lesse adalah penyewa c) Lease adalah pemberi sewa 2. PEMBIAYAAN KONSUMEN Pengertian : Badan usaha yang melakukan pembiayaan pengadaan barang untuk kebutuhan konsumen dengan sistem pembayaran angsuran atau berkala. Biasanya barang-barang yang dibiayai dalam Pembiayaan Konsumen ini adalah barang yang bersifat konsumtif, yaitu kendaraan bermotor (mobil dan motor) dan barang elektronik.

LEASING VS PEMBIAYAAN KONSUMEN Perbedaan Pembiayaan untuk Barang Modal Disertai dengan hak pilih bagi Leasing Lesse, untuk membeli barang modal yang bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa yang disepakati bersama Persamaan Sama-sama melakukan usaha pembiayaan

Pembuayaan untuk Barang Pembiayaan Konsumen Konsumtif (motor, mobil, elektronik) Pada akhir tenor kepemilikan barang menjadi milik nasabah

B. Tentang Adira Finance

Danamon

Adira Finance

Adira Quantum

Adira Insurance

1. Adira Finance
BERDIRI TANGGAL 13 - 11 - 1990 sesuai dengan Akta Pendirian No 131 tanggal 13 November 1990. SK MENKEH : C2-19.HT.01.01.TH.91 tanggal 8 Januari 1991 REGISTER : 34/Not.91/PN.JKT.SEL tanggal 14 Januari 1991 oleh pengadilan Jakarta Selatan. Dicantumkan dalam BERITA NEGARA NO 12 tambahan no 421 tanggal 8 Februari 1991. IJIN MENKEU : no 253/KMK.013/1991 tanggal 4 Maret 1991.

JOIN DANAMON
Penawaran Umum Perdana Saham (31 Maret 2004) Obligasi Adira Finance I (8 Mei 2003)

Obligasi Adira Finance II (9 Juni 2006)

2004 Danamon meng-Akuisisi Adira Dinamika Multifinance dengan kepemilikan saham 75% Komposisi Pemegang Saham : - Danamon 75%,- Mega Value Profits Limited, British Virgin Island 17.4%,- Public 7.6%

Pembiayaan Konsumen

To Be A World Class Finance Company Menjadi Perusahaan Pembiayaan Kelas Dunia Adira Finance Bertekad untuk menjadi Perusahaan Pembiayaan Kelas Dunia yang keberadaannya sangat diperhitungkan baik oleh pesaing maupun pasar. Aspirasi kami adalah menjadi pilihan utama untuk berkarya bagi dan yang dihormati oleh konsumen, karyawan dan pihak yang terkait.

Brings tomorrow today to the nation Mewujudkan impian esok pada hari ini Adira Finance menyediakan fasilitas kredit kepada masyarakat untuk mewujudkan impiannya pada hari ini, tanpa harus menunggu hari esok. Fokus kepada Portofolio dengan Tingkat Pengembalian yang Tinggi Menerapkan Manajemen Risiko dengan hati-hati Komitmen untuk Produktifitas dan Efisiensi Menjaga Hubungan yang Kuat dan Erat Perluasan Jaringan Usaha Pengembangan Teknologi Informasi dan Sumber Daya Manusia Sinergi dengan Induk Perusahaan, PT Bank Danamon Indonesia Tbk

2. STRUKTUR ORGANISASI ADIRA FINANCE


Struktur Organisasi Dewan Komisaris Struktur Organisasi Kantor Pusat Direktur Utama Direktorat Divisi Departemen

Struktur Organisasi Area Struktur Organisasi Cabang Cabang Mayor Cabang Non mayor Cabang Mobil

3. CREDIT PROCESS
APLIKASI KREDIT SURVEY KOMITE KREDIT REJECT KONFIRMASI ENTRY DATA PURCHASE ORDER APPROVED

Dr : dealer, konsumen Survey ke lapangan Policy komite kredit Policy kriteria kredit Pemberitahuan hasil survey IT System Ke dealer Disb. Process

Comite Credit
Untuk mendukung kecepatan pelayanan kepada calon debitur, maka telah ditetapkan system desentralisasi dalam proses persetujuan kredit yang dinamakan komite kredit Wewenang & Tanggung Jawab Komite Kredit : 1) Berwewenang dan bertanggung jawab untuk menganalisa, mengevaluasi tingkat risiko, merekomendasikan serta menyatakan dengan jelas menyetujui atau menolak suatu permohonan kredit sesuai dengan Batas Wewenang Memutus Kredit (BWMK). 2) Bertanggung jawab atas setiap keputusan yang diambilnya. 3) Memberikan keputusan kredit secara independent, bebas dari tekanan pihak manapun dan dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta bebas dari konflik kepentingan. 4) Tidak diperkenankan terlibat dalam keputusan kredit yang melibatkan dirinya sendiri atau anggota keluarganya. FUNGSI-FUNGSI CREDIT Jabatan
Area Credit Manager Branch Manager Credit Analyst Surveyor Head

Tugas
Sebagai Komite Kredit sesuai dengan plafonnya Sebagai Komite Kredit sesuai dengan plafonnya Sebagai Komite Kredit sesuai dengan plafonnya Mengontrol kecepatan proses kredit agar mencapai target yang diterapkan dan menjaga kualitas kredit agar mencapai target yang ditetapkan.

Surveyor

Melakukan survey atas kelayakan setiap calon nasabah baik baru, tambahan, atau pengualangan dengan cara memberikan informasi faktual nasabah.

Credit Support Analyst

Meregistrasi semua Map PK yang masuk dari surveyor dan memeriksa kelengkapan dokumen Map PK dan memberikan informasi ketidaklengkapan dokumen kepada Surveyor Head.

Traffic Coordinator

Mendistribusikan order dengan baik dan memastikan bahwa order tersebut diterima oleh Surveyor, memastikan bahwa order tersurvey oleh Surveyor, memastikan bahwa sekuruh order dilaporkan oleh Surveyor sesuai target waktu yang ditentukan.

DISBURSEMENT PROCESS
TAGIHAN DEALERS PPD / FPD PEMBUKUAN PIUTANG
PROSES ASURANSI

POLIS ASURANSI TERIMA BPKB


DOK KREDIT

KIRIM DATA KE HO CHANELLING PROCESS


NON CHANELLING PROCESS

PIUTANG BPKB
DOK KREDIT FINANCE KREDIT

PENCAIRAN HUTANG PAYMENT TO DEALERS

BANKS

FILES

KIRIMAN DANA

Coll. Process

4. COLLECTION

Collection Management

COLLECTION CASH POOLING LOAN REPAYMENT

NORMAL PAYMENT

OVERDUE PAYMENT

COLLECTOR

REPOSSESS

NON PERFORMING ASSETSS

INVENTORY REMARKETING, GAIN/LOSSES WRITE-OFF

POINT of PAYMENT Bank, Cashier

CASH POOLING

AREA

STP

SKP

SKP BAPK

14

21

Reminding Desk Coll

Penagihan A/R Off.

Penagihan & Eks Rem Off.

Eksekusi Eks Ext. I

Eksekusi Eks Ext. II

Base on case analysis

A/R Head. I & II

A/R Head. III

A/R Head. IV

Deputy Unit Coll/DBM Collection/ARHK BM ARM

10

Fungsi-fungsi Collection
Fungsi
Account Receivable Manager

Tugas
Memastikan terlaksana dengan baik seluruh proses collection pada cabang-cabang yang ada pada areanya.

Branch Manager Deputy Branch Manager

Memastikan terlaksa dengan baik seluruh proses collection yang bersangkutan. Memastikan terlaksa dengan baik seluruh proses collection yang bersangkutan.

Account Receivable Head bucket 1&2 Account Receivable Head bucket 3 Account Receivable Head bucket 4 Account Receivable Admin

Bertanggung jawab atas performance Account Receivable ovd 1-60 hari. Bertanggung jawab atas performance Account Receivable ovd 61-120 hari dan pengaliran ke ovd >120.. Bertanggung jawab atas performance Account Receivable ovd 121-210 hari dan pengaliran ke Write Off. Membantu Account Receivable bucket 1&2 untuk hal yang bersifat administratif.

Remedial Admin

Membantu Account Receivable bucket 3 dan Account Receivable bucket 4 untuk hal yang bersifat administratif.

Account Receivable Officer

Menangani nasabah ovd 4-30 hari dengan melakukan penagihan langsung ke alamat rumah dan temapat usaha nasabah.

Remedial Officer

Menangani nasabah ovd 31-60 hari melakukan eksekusi unit dan menerima pembayaran angsuran nasabah.

Desk Collection

Menghubungi nasabah ovd 1-3 via telephone.

11

Overdue
Nasabah dikatakan overdue apabila telah melakukan penungggakan pembayaran angsuran sesuai dengan tanggal kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya. Overdue nasabah Adira Funance dikategorikan dalam 3 kategori yaitu : 1) Bucket 1&2 > overdue nasabah 1-60 hari 2) Bucket 3 -> overdue nasabah 61-120 hari 3) Bucket 4 -> overdue nasabah 121-210 hari Collection bertanggung jawab untuk penanganan overdue, mulai dari 1hari sampai dengan Write Off. Penanganan setelah unit Write Off menjadi tanggung jawab Divisi Recovery Asset Management. Unit yang dinyatakan Write Off diasumsikan sebagai kerugian.

Penanganan Nasabah Overdue 1-3 hari Desk Coll akan menghubungi nasabah via telepon bagi nasabah yang memiliki telepon untuk : 1) Konfirmasi overdue 2) Menggali penyebab overdue 3) Meminta nasabah melakukan pembayaran 4) Mencatat hasil penanganan serta tanggal janji 7 cara pembayaran yang akan dilakukan nasabah Untuk nasabah yang tidak memiliki telepon, Account Receivable Officer akan menangani nasabah dengan melakukan penagihan ke alamat rumah.

12

Account Receivable Officer akan melakukan penagihan langsung ke alamat rumah dan tempat usaha nasabah.

Penanganan Nasabah Overdue 4-30 hari Surat peringatan 1 diberikan untuk nasabah mobil overdue 7 hari, untuk nasabah motor overdue 14 hari. Surat peringatan 2 diberikan untuk nasabah mobil overdue 14 hari. Surat peringatan 3 / terakhir diberikan untuk nasabah mobil. Bila nasabah melakukan pembayaran maka Account Receivable Officer akan memberikan tanda terima sementara kepada nasabah, dan menyerahkan uang pembayaran kepada kasir. Remedial Officer menangani nasabah overdue 31-60 hari dan melakukan usaha penarikan unit dengan menggunakan Surat Tugas Penarikan (eksekusi unit). Atau menerima pembayaran angsuran beserta denda dan biaya penagihan untuk kemudian diserahkan ke kasir. Overdue 1-60 hari masuk ke dalam kategori bucket 1 & 2 yang dikontrol oleh Account Receivable Head bucket 1 & 2.

Penanganan Nasabah Overdue 31-60 hari Remedial Officer menangani nasabah overdue 31-60 hari dan melakukan usaha penarikan unit dengan menggunakan Surat Tugas Penarikan (eksekusi unit). Atau menerima pembayaran angsuran beserta denda dan biaya penagihan untuk kemudian diserahkan ke kasir.

13

Overdue 1-60 hari masuk ke dalam kategori bucket 1 & 2 yang dikontrol oleh Account Receivable Head bucket 1 & 2.

Eksternal Collector II akan melakukan eksekusi terhadap unit kendaraan. Eksternal Collector II akan menerima Surat Kuasa Penarikan (SKP) dari Adira Finance yang digunakan sebagai pedoman untuk melakukan penarikan unit kendaraan.

Surat Kuasa Penarikan Eksternal Collector II berlaku maksimal 14 hari dan dapat diperpanjang satu kali jika ada titik terang bahwa kasus akan selesai.

Berita Acara Pelimpahan Kasus (BAPK) dibuat untuk overdue >210 hari oleh Account Receivable Head Bucket 4.

Overdue 121-210 hari masuk ke dalam kategori bucket 4 yang dikontrol oleh Account Receivable Head Bucket 4.

14