Anda di halaman 1dari 19

Disusun Oleh

: (F3609054) (F3609056) (F3609068) (F3609070)

Refita Ria Augusta Retno Widyastuti Uswatun Umul Mufida Wahyu Setiyono

Perekonomian tiga sektor yaitu perekonomian yang meliputi kegiatan dalam sektor perusahaan, rumah tangga, pemerintah. Kegiatan pemerintah menimbulkan dua aliran pembayaran :
Pajak yang dibayar oleh perusahaan-perusahaan dan rumah tangga kepada pemerintah Pengeluaran pemerintah

Dengan adanya pengeluaran pemerintah (G) maka pengeluaran agregat dalam perekonomian meliputi tiga komponen, yaitu AE=C+I+G. Dalam perubahan ini, syarat untuk mencapai keseimbangan dalam ekonomi tiga sector adalah Y=C+I+G. Pajak menyebabkan bocoran terdiri dari dua komponen yaitu, S+T , dan suntikan juga terdiri dari dua komponen yaitu I+G. Maka, syarat lain untuk mencapai keseimbangan dalam kegiatan ekonomi Negara adalah S+T=I+G.

Pajak yang dipungut pemerintah dapat dibedakan menurut berbagai cara. Cara yang pertama adalah membedakannya secara berikut pajak langsung dan pajak tidak langsung. Cara yang lain adalah membedakannya sebagai berikut, yaitu pajak regresif, proporsional, progresif.

Pengeluaran pemerintah dibedakan kepada pengeluaran konsumsi, pemerintah, dan pengeluaran untuk investasi. Dalam analisis mengenai keseimbangan pendapatan nasional, yang dimaksudkan dengan pengeluaran pemerintah adalah keseluruhan pengeluaran yang dilakukannya, yaitu pengeluaran yang meliputi konsumsi dan investasi. Faktor-faktor yang menentukan pengeluaran pemerintah adalah : prospek pendapatan dari pajak dan pendapatan pemerintah lain, keadaan ekonomi masa kini dan masalah ekonomi yang dihadapi, pertimbanganpertimbangan politik dan kestabilan keadaan ekonomi. Pengeluaran pemerintah digolongkan sebagai pengeluaran otonomi oleh karena itu jumlahnya tidak berkaitan langsung dengan pendapatan nasional.

Pajak akan mempengaruhi pengeluaran agregat melalui efeknya ke atas pengeluaran konsumsi rumah tangga. Pajak akan mengurangi konsumsi dan tabungan rumah tangga. Dalam analisis dapat ditunjukkan dua bentuk efek pajak ke atas konsumsi dan tabungan, yaitu : efek yang diakibatkan oleh pajak tetap dan efek yang diakibatkan oleh pajak proporsional.

Pajak Langsung Jenis pungutan pemerintah secara langsung dikumpulkan dari pihak yang wajib membayar pajak. Pajak Tak Langsung Pajak yang bebannya boleh dipindahpindahkan kepada pihak lain.

Pajak Regresif Sistem pajak yang presentasi pungutan pajaknya menurun apabila pendapatan yang dikenakan pajak menjadi bertambah tinggi. Pajak Proporsional Presentasi pungutan pajak yang tetap besarnya pada berbagai tingkat pendapatan.

Y=E Y=C+I+G E C

Y=C+I

Y
500 750 1000 S+T

100 50 Y
I+G

500

750

1000

Multiplier dalam ekonomi tiga sector dapat dibedakan menjadi dua jenis : Multiplier dalam system pajak tetap. Multiplier dalam system pajak proporsional. Dalam system pajak tetap, multiplier adalah sama dengan multiplier dalam ekonomi dua sector, yaitu : Mtp =

Dalam system pajak proporsional multiplier dapat dihitung dengan formula berikut : Mtp =

Apabila sepenuhnya diatur oleh pasaran bebas, perekonomian Negara tidak akan dapat secara terus menerus mencapai kesempatan kerja penuh, tingkat naik-turun kegiatan ekonomi (economic fluctuations) adalah besar atau tingkat ketidakstabilannya tinggi, dan tidak dapat mengalami pertumbuhan yang selalu teguh dalam jangka panjang.

Dibandingkan dengan tingkat kesempatan kerja penuh, kegiatan ekonomi yang sebenarnya dapat dicapai salah satu dari tiga keadaan berikut : Pengeluaran agregat rendah dan pengangguran berlaku. Pengeluaran agregat terlalu tinggi dan melebihi tingkat kesempatan kerja penuh sehingga menyebabkan inflasi. Pengeluaran agregat samadengan yang diperlukan untuk mencapai kesempatan kerja penuh dan pengangguran hanya meliputi pengangguran normal.

Pemerintah dapat menimbulkan pengaruh yang penting atas pencapaian kegiatan ekonomi. Melalui kebijakan pemerintah, pengeluaran agregat dapat dipengaruhinya yaitu : meningkatkan pengeluaran agregat pada waktu pengangguran atau mengurangi pengeluaran agregat pada waktu inflasi. Usaha dalam perubahan kegiatan ekonomi dari waktu ke waktu menjadi lebih stabil dan dalam jangka panjang pertumbuhan ekonomi akan berjalan dengan lebih pesat. Salah satu cara untuk mempengaruhi pengeluaran agregat adalah dengan melaksanakan kebijakan fiskal.

Upah, sewa, bunga, keuntungan

Pajak

SEKTOR PEMERINTAH

Pajak

SEKTOR PERUSAHAAN
Pengeluaran Pemerintah Investasi

SEKTOR RUMAH TANGGA


Konsumsi

RT

Tabungan

PIHAK INVESTOR

Pinjaman

LEMBAGA KEUANGAN

Gambar : Aliran Pendapatan Perekonomian

Angka Angka Angka Angka Angka Angka

Pengganda Anggaran Berimbang Pengganda Konsumsi Pengganda Konsumsi Pemerintah Pengganda Pajak Pengganda transfer pemerintah pengganda investasi

Pengeluaran investasi suatu rumah tangga akan bertambah apabila : Tingkat bunga menurun Adanya inovasi Perluasan pasar produksi Adanya tingkat optimistic dari pelaku(investor)

kl =

kl = angka pengganda investasi c = besarnya tingkat marginal propensity to consume

Angka pengganda konsumsi dapat dinotasikan sebagai berikut : kC


kC = angka pengganda konsumsi

Angka pengganda konsumsi pemerintah yang dimaksud adalah angka pengganda pengeluaran konsumsi pemerintah, dapat dinotasikan sebagai berikut :

kG
kG = angka penggandaan pengeluaran konsumsi pemerintah

4. Angka Pengganda Pajak kTx 5. Angka Pengganda Transfer Pemerintah kTr 6. Angka Pengganda Anggaran Berimbang kB