Anda di halaman 1dari 9

SPONDILITISTUBERKULOSA SERVIKALIS

Fasihah Irfani Fitri NIP : 198307212008012007

DEPARTEMEN NEUROLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN USU/RSUP H. ADAM MALIK MEDAN 2010

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI

Daftar Isi Daftar Singkatan Daftar Tabel Daftar Gambar Daftar Lampiran Abstrak Abstract I. PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang I.2. Tujuan I.3. Manfaat II. LAPORAN KASUS II.1. Identitas Pribadi II.2. Riwayat Perjalanan Penyakit II.3. Pemeriksaan Fisik II.4. Pemeriksaan Neurologis II.5. Diagnosis Awal II.6. Penatalaksanaan II.7. Pemeriksaan Penunjang II.8. Kesimpulan Pemeriksaan II.9. Diagnosis Akhir II.10. Penatalaksanaan II.11. Prognosis III. TINJAUAN PUSTAKA III.1. Definisi III.2. Sejarah III.3. Epidemiologi III.4. Etiologi III.5. Patogenesa III.6. Patofisiologi

i iii iv v vi vii viii 1 2 2 3 3 3 4 5 6 6 8 9 10 10 10 10 10 13 13 20

Universitas Sumatera Utara

III.7. Gambaran Klinis III.8. Prosedur Diagnosis III.9. Diagnosis Banding III.10. Penatalaksanaan III.11. Prognosa IV. DISKUSI KASUS V. PERMASALAHAN

21 23 32 35 38 39 40 40 40 41 45

VI. KESIMPULAN VII. SARAN VIII. DAFTAR PUSTAKA IX. LAMPIRAN

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR SINGKATAN

CT LED Mt MRI PCR PPD ROM T1W T2W WHO

: Computed Tomography : Laju Endap Darah : Mycobacterium tuberculosa : Magneting Resonance Imaging : Polymerase Chain Reaction : Purified Protein Derivative : Range of Motion : T1- Weighted : T2- Weighted : World Health Organization

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR TABEL Tabel 1. Tabel 2. Tabel 3. Tabel 4. Tabel 5. Tabel 6. Sensitifitas dan Spesifisitas Foto Polos Vertebra Spondilitis Tuberkulosa Sensitifitas dan Spesifisitas Gambaran MRI pada Spondilitis Tuberkulosa Perbedaan Gambaran Klinis, Laboratorium dan Radiologis pada Infeksi Vertebra Perbedaan Radiologis Spondilitis Tuberkulosa dan Piogenik Gambaran Radiologis Sugestif Tuberkulosa Klasifikasi Spondilitis Tuberkulosa 33 34 34 38 29 27

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Infeksi, perjalanan penyakit dan mekanisme imun pada tuberkulosis Gambar 2. Patogenesis Spondilitis Tuberkulosa Gambar 3. Penyebaran basil tuberkel pada vertebra Gambar 4. Komponen Bakteri dan Patologi Tulang Gambar 5. Algoritma Diagnostik Infeksi Tulang Belakang Gambar 6. Foto Polos Vertebra pada Spondilitis Tuberkulosa Gambar 7. Gambaran MRI Spondilitis Tuberkulosa 14 17 18 19 23 26 29

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1. Lampiran 2. Hasil MRI Penderita Foto Penderita 45 47

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK Pendahuluan : Spondilitis tuberkulosa servikalis adalah penyakit yang cukup jarang dijumpai, hanya berkisar 2-3% dari seluruh kasus spondilitis tuberkulosa. Gambaran klinis sangat bervariasi, mulai dari gejala ringan dan tidak spesifik hingga komplikasi neurologis yang fatal. Laporan Kasus : Seorang wanita berusia 36 tahun datang dengan keluhan lemah keempat anggota gerak yang semakin memberat dalam 2 minggu terakhir yang didahului oleh nyeri leher yang menjalar ke bahu dan lengan sejak 6 bulan sebelumnya. Nyeri awalnya dirasakan sebagai keterbatasan gerakan leher yang diperberat dengan bergerak dan berkurang jika istirahat. Pasien juga mengeluhkan sulit menelan, gangguan BAK dan BAB selama 2 minggu terakhir. Pasien mengalami demam dan penurunan berat badan sejak 2 bulan terakhir. Tidak dijumpai riwayat batuk atau nyeri dada. Pemeriksaan neurologis menunjukkan kelemahan dan peningkatan refleks tendon pada keempat ekstremitas dengan tanda Babinski positif. Hasil laboratorium tidak signifikan. Foto toraks dalam batas normal. MRI servikal menunjukkan proses inflamasi pada korpus C3 dengan massa paravertebral dan massa epidural yang menekan medula spinalis. Sugestif suatu spondilitis tuberkulosa. Pasien diterapi dengan obat antituberkulosis. Diskusi dan Kesimpulan : Spondilitis tuberkulosa merupakan bentuk tuberkulosa tulang yang paling sering dijumpai. Keterlibatan spinal biasanya merupakan akibat dari penyebaran hematogen lesi ekstraspinal. Diagnosis ditegakkan berdasarkan riwayat penyakit, gambaran klinis dan gambaran radiologis. Penatalaksanaan terdiri dari pemberian obat antituberkulosis dengan atau tanpa intervensi bedah. Kata Kunci : Spondilitis tuberkulosa, vertebra servikalis, tuberkulosis spinal

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT

Introduction : Cervical tuberculous spondylitis (cervical spine tuberculosis) is an uncommon disease, accounting for only 2-3% of tuberculous spondylitis. Clinical manifestations range from mild or nonspesific symptoms to severe, and potentially fatal, neurological complications. Case Report : A 36-year-old woman was admitted to the hospital with a two-week history of worsening quadriparesis which was preceded with neck pain radiating to her shoulders and arms of six months duration. The pain began with moderate limitation of neck movements and aggravated by moving and was relieved by bed rest. She also had difficulty in swallowing, urination and defecation for 2 weeks before admission. She had experienced generalized malaise,fever and weight loss for 2 months prior to admission. She had no cough or chest pain. Neurological examination revealed weakness and increased deep tendon reflexes of both arms and legs, with positive Babinski signs. Laboratory results were not significant. Chest radiography showed no evidence of pulmonary lesion. MRI of the cervical spine revealed inflammation of corpus of C-3 with prevertebral soft tissue mass and epidural soft tissue mass compressing the spinal cord. Suggestif of tuberculous spondylitis. The patient was treated with antituberculous drugs. Discussion and Conclusion : Tuberculous spondylitis is the most common form of skeletal tuberculosis. Spinal involvement is usually a result of hematogenous seeding from an extraspinal lesion. The diagnosis is usually made based on history of disease, clinical presentations and radiological features. The treatment consists of antituberculous drugs with or without surgical intervention. Keywords : tuberculous spondylitis, cervical vertebrae, spinal tuberculosis

Universitas Sumatera Utara

Anda mungkin juga menyukai