Anda di halaman 1dari 9

POA 3.4.

1 Poa Penyakit Ispa


Nama Umur Pasien 1 Quinsha 3 tahun Pasien 2 Oon 65 Tahun

o Judul o Dugaan penyebab penyakit ISPA 1. Sinar matahari tidak masuk kedalam kamar 2. Jarang membuka jendela rumah ataupun kamar 3. Untuk anak balita sering dibawa memasak, dan didapur tidak terdapat lubang asap 4. Kelembaban dikamar tidur tinggi o Saran pemecahan 1. Selalu membuka jendela setiap hari, sehingga sinar matahari masuk kedalam rumah dan sirkulasi udara lancer sehingga kelembaban dalam ruangan terjaga. 2. Sebaikya anak kecil tidak dibawa memasak, karena asap yang dihasilkan akan menurunkan kerja paru , sehingga mudah terkena penyakit ispa, an sebaiknya pada dapur dilengkapi lubang asap untuk mengurangi pencemaran udara di dapur. 3. Untuk kamar , sebaiknya ditambah genting kaca agar sinar matahari masuk ke dalam kamar. o Tujuan 1. Tujuan Umum Setelah dilakukan penyuluhan individu, diharapkan dapat mengetahui, mengerti, dan memahami tentang penyakit ISPA . dapat melakukan tindakan pencegahan, penanganan, dan pengobatan terhadap penderita.

2.

Tujuan Khusus

Individu dapat mengerti dan menjelaskan tentang: a. Pengertian ISPA

b. c. d.

Penyebab ISPA (terutama faktor lingkungan dan perilaku ) Gejala dan Tanda anak terkena ISPA Pencegahan, penanganan ISPA

o Sasaran Masyarakat yang berada di wilayah kerja Tagog Apu o Waktu Jadwal kegiatan Penyuluhan disesuaikan dengan program kerja/ jadwal kegiatan yang telah disusun oleh puskesmas. o Tempat Tempat kegiatan penyuluhan di balai desa Tagog apu o Materi - Pengertian ISPA. - Penyebab ISPA. - Gejala atau tanda anak terkena ISPA - Pencegahan, pengendalian lingkungan fisik o Metode Ceramah Diskusi dan tanya jawab Demonstrasi

RENCANA KEGIATAN
NO 1. TAHAP Pembukaan WAKTU 2 1. 2. KEGIATAN Perkenalan Menjelaskan tujuan kegiatan

2.

Pengembangan

30

1. Menggali pengetahuan ibu atau keluarga tentang penyakit ISPA. 2. Menjelaskan tentang: a. Pengertian ISPA. b. Penyebab (factor lingkungan,perilaku) ISPA. c. Tanda dan gejala anak terkena ISPA. d. Memberi kesempatan untuk bertanya.

4. Menjelaskan tentang: penyakit ispa , gejala , dan penyebab penyakit ISPA terutama faktor lingkungan rumah yang mempengaruhi Melakukan demonstrai dengan membuat percontohan pemasangan genting kaca dikamar responden , jumlah pemasangan genting kaca sesuai dengan luas ruangan kamar . sehingga sinar matahari yang masuk mencukupi.

3.

Demonstrasi

120

5.

Penutup

Menyimpulkan hasil penyuluhan Evaluasi, penutupan .

3.4.2 Poa Diare Pasien 1 Nama Umur o Judul Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) o Dugaan penyebab penyakit diare 5. Prilaku keluarga pasien tidak mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah mengolah makanan 6. Prilaku keluarga pasien yang tidak mencuci makanan dengan sabun setelah buang air besar 7. Kebiasan membuang tinja bayi / anak sembarangan 8. Pencucian botol susu bayi yang tidak benar 9. Kebiasaan jajan sembarangan o Saran pemecahan Putri / Ibu Dewi 5 bulan Pasien 2 Oriza / Ibu Tati 3 Tahun

4. Mencici tangan dengan menggunakan sabun sebelum dan sesudah mengolah makanan 5. Mencuci tangan dengan sabun setelah buang air besar 6. Tidak membuang tinja bayi / anak sembarangan 7. Mencuci botol susu bayi dengan menggunakan air mendidih 8. Menghindari kebiasaan jajan sembaranga

o Tujuan a. Umum Masyarakat mengetahui Penyakit Diare

b. Khusus 1. Masyarakat mengetahui hubungan pilaku hidup sehat dan bersih dengan penyakit diare 2. Masyarakat mengetahui kebiasaan cuci tangan dengan terjadinya penyakit diare 3. Masyarakat mengetahui cara pencucian peralatan makanan bai dengan kejadian penyakit diare 4. Masyarakat mengetahui kebiasan jajan sembarangan dengan kejadia penyakit diare o Sasaran Masyarakat yang berada di wilayah kerja Tagog Apu o Waktu Jadwal kegiatan Penyuluhan disesuaikan dengan program kerja/ jadwal kegiatan yang telah disusun oleh puskesmas. o Tempat Tempat kegiatan penyuluhan di balai desa Taog Apu o Materi penyuluhan

1. Pokok Bahasan a. Penyakit Diare Penyebab Gejala Cara penularan Cara pencegahan

b.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun sebelum dan sesudah mengolah makanan minuman Memakan makanan dan minuman yang bersih dan bergizi Cuci tangan dengan sabun setelah buang air besar Cuci alat makan dengan air bersih Jangan makan jajanan yang kurang bersih Bila yang diare bayi, cuci botol dan alat makan bayi dengan air panas/mendidih

RENCANA KEGIATAN
No 1. Uraian Kegiatan Melakukan Pertemuan Dengan Pihak petugas puskesmas,kader RW, Tokoh Masyarakat, RT, Pembentukan panitia pelaksana Pertemuan dengan warga untuk menginformasikan tentang penyakit diare Persiapan alat dan bahan Pengarahan terhadap pelaksanaan penyuluhan Pelaksaan penyuluhan tentang PHBS Evaluasi hasil kegiatan Tempat Balai desa Waktu 1-2 mei 2012 Pelaksana Panitia pelaksana, dan masyarakat sekitar Biaya Swadaya masyarakat .

2 3

Balai desa Balai desa

3 mei 2012 4-6 mei 2012

4 5 6 7

Balai Desa Balai Desa Balai desa Balai desa

6-7 mei 2012 8 mei 2012 9 mei 2012 10-13 mei 2012

3.4.3 POA Dermatitis


Pasien 1/ KK Dava/ Neng Yeti 10 tahun Pasien 2/ KK Diki/ Ade 12 tahun

Nama Umur

o Judul Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)

o Dugaan sementara penyebab penyakit Dermatitis 1. Sumber air yang digunakan sebagian besar warga/ wilayah Tagog Apu untuk kegiatan sehari hari yaitu berasal dari mata air. 2. Berasal dari pakaian penderita yang tidak bersih dan digunakan sehari hari. 3. Berasal dari tempat tidur ( sprei , bantal , dan guling ) yang kotor o Saran pemecahan 1. Peralatan tidur dijemur 2. Tidak menggunakan handuk dan sisir secara bersamaan 3. Sering mengganti pakaian 4. Pakaian sering dicuci 5. Buang air besar di jamban 6. Istirahat yang cukup 7. Makan makanan bergizi o Tujuan a. Umum Masyarakat mengetahui Penyakit Dermatitis

b. Khusus 1. Masyarakat mengetahui hubungan prilaku hidup sehat dan bersih dengan penyakit Dermatitis. 2. Masyarakat mengetahui kebiasaan cuci tangan dengan terjadinya penyakit Dermatitis

3. Masyarakat mengetahui cara membersihkan dan menggunakan pakaian, peralatan tidur, dan penggunaan handuk secara tepat dengan adanya khasus/ penyakit dermatitis. 4. Masyarakat mengetahui kebiasan dan dampak dari membuang air besar sembarangan.

o Sasaran Masyarakat yang berada di wilayah kerja Tagog Apu dan khususnya 3 desa yaitu Tagog Apu, Cempaka Mekar dan Ciburuy. o Waktu Jadwal kegiatan Penyuluhan disesuaikan dengan program kerja/ jadwal kegiatan yang telah disusun oleh puskesmas. o Tempat Tempat kegiatan penyuluhan di balai desa Taog Apu o Materi penyuluhan 2. Pokok Bahasan a. Penyakit Dermatitis Penyebab Gejala Cara penularan Cara pencegahan

b. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan sabun sebelum dan sesudah mengolah makanan minuman Memakan makanan dan minuman yang bersih dan bergizi Cuci tangan dengan sabun setelah buang air besar Membersihkan dan menggunakan pakaian, peralatan tidur, dan penggunaan handuk dengan air bersih.

RENCANA KEGIATAN
NO 1. 2. TAHAP Pembukaan Pengembangan WAKTU 3 15 KEGIATAN 1. Perkenalan 2. Menjelaskan tujuan kegiatan Menggali pengetahuan masyarakat tentang penyakit Dermatitis. 3. Menjelaskan tentang: Air bersih dan PHBS 4. Memberi kesempatan untuk bertanya. 5. Menjelaskan tentang: penyakit Dermatitis, penyebabnya, dan ciri ciri Dermatitis terutama faktor PHBS dan penggunaan pakaian, peralatan tidur, dan penggunaan handuk. 6. Melakukan penyuluhan mengenai PHBS serta cara membersihkan dan menggunakan pakaian, peralatan tidur, dan penggunaan handuk secara benar. 7. Menyimpulkan hasil penyuluhan Evaluasi, penutupan .

3.

Demonstrasi

60

4.

Penutup

3.4.4 Plan of Action DBD


No 1 Uraian Kegiatan Melakukan Penyuluhan Terhadap Masyarakat Pengajuan Rencana Program 3M Plus dengan pihak Puskesmas Tagog Apu Sosialisasi dengan Tempat Metode Ceramah, Tanya jawab, dan diskusi Waktu 27 April 2012 Pelaksana Petugas Puskesmas Tagog Apu dan Mahasiswa Poltekkes Bandung Jurusan Kesehatan Lingkungan Petugas Puskesmas Tagog Apu dan Mahasiswa Poltekkes Bandung Jurusan Kesehatan Lingkungan Petugas Puskesmas Tagog

Puskesmas Tagog Apu

2 3

Puskesmas Tagog Apu Puskesmas Tagog Apu

Diskusi Diskusi

29 April 2012

03

Tokoh Masyarakat

Mei 2012

Pemaksimalan Program Jumantik

Puskesmas Tagog Apu.

Praktek

07 Mei 2012

Evaluasi kegiatan

Puskesmas Tagog Apu

Diskusi

10 Mei 2012

Apu dan Mahasiswa Poltekkes Bandung Jurusan Kesehatan Lingkungan Petugas Puskesmas Tagog Apu dan Mahasiswa Poltekkes Bandung Jurusan Kesehatan Lingkungan Petugas Puskesmas Tagog Apu dan Mahasiswa Poltekkes Bandung Jurusan Kesehatan Lingkungan