P. 1
Mediasi & Arbitrase

Mediasi & Arbitrase

|Views: 980|Likes:
Dipublikasikan oleh Karis Yuda Efendi

More info:

Published by: Karis Yuda Efendi on Jun 07, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

text

original

MEDIASI & ARBITRASE

Resolusi Konflik (Conflict Resolution) Mengatur Sendiri (Self Regulation) Pola Tanpa Kekerasan (Non-Violent) Pola Dengan Kekerasan (Violent) Intervensi Pihak Ketiga (Third Party Intervention)

Pengadilan (Court Process)

Proses Administrasi (Administrative Process) Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)

Resolusi Perselisihan Alternatif (Alternative Despute Resolution)

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)

Penggusuran

Ombudsman

Sumber: Wirawan, 2010 (diolah)

Mediasi

Arbitrase

Pengertian Mediasi
Joyce L. Hocker & William W. Wilmot (1978) Daniel Dana (2001)
Suzanne Matthiessen (2009)
• A mediation is a process in which an intervener helps parties to change their positions so they can reach agrement. • Mediation is usually defined as a process that necessarily involves the participation of a neutral third party (a mediator) who helps disputing parties find solution to contested issues. • Mediation is a process in which a neutral third party facilitates a non-adversarial, collaborative approach to resolving conflicts and communication issues between two or more parties in a productive empowering manner.

Jenis-Jenis Mediator (Wirawan, 2010)
Mediator Otoritatif Mediator Jaringan Sosial Mediator Bajik (Beneloven Mediator) Hub. sblm & sesudah konflik hrs terikat pd jaringan sosial Bisa memiliki/tdk memiliki hub. dg pihak yg berkonflik Mediator Administratif/Mana jerial Umumnya, mempunyai hub. Otoritas yg sedang berlangsung dg pihak2 sblm & sesudah konflik diakhiri Mediator Kepentingan Tetap (Vested Interest Mediator) Mempunyai hub. dewasa ini atau di masa mendatang dg salah seorang atau kedua belah pihak yg bersengketa Netral/imparsial ttg hub. & keluaran yg spesifik Mediator Independen

Tidak perlu imparsial, ttp dianggap adil oleh pihak yg terlibat konflik

Mengusahakan solusi terbaik untuk semua pihak

Mencari solusi yg dikembangkan scr bersama dg pihak2 yg terlibat konflik, di dlm parameter yg dimandatkan
Mempunyai otoritas untuk menasehati, menyarankan atau menentukan

Mempunyai minat yg kuat thd keluaran konflik

Melayani untuk menyenangkan pihak2 yg terlibat konflik

Sangat memerhatikan hub. jangka panjang

Imparsial ttg keluaran substansial spesifik yg dipertentangkan

Mencari solusi yg memenuhi interest mediator dan/atau pihak yg disukai

Mungkin, seorang mediator yg profesional

Jenis-Jenis Mediator (Wirawan, 2010)
Mediator Otoritatif Mediator Jaringan Sosial Mediator Bajik (Beneloven Mediator) Sering ikut serta dlm melaksanakan solusi Memiliki otoritas untuk menasihati, menyarankan atau menentukan Mediator Administratif/Mana jerial Bisa mempunyai sumber untuk membantu dlm memonitor & melaksanakan kesepakatan Mempunyai otoritas untuk memaksakan kesepakatan Mediator Kepentingan Tetap (Vested Interest Mediator) Bisa memakai pengaruh atau paksaan untuk mencapai suatu kesepakatan Bisa memakai pengaruh kuat atau paksaan untuk memaksakan kesepakatan Mencari suatu solusi bersama yg bs diterima & dikembangkan oleh kedua belah pihak scr sukarela, tanpa paksaaan Bisa atau tidak bs terkait dg monitoring pelaksanaan keputusan Tidak mempunyai otoritas untuk memaksakan kesepakatan Mediator Independen

Memiliki hub. dg pihak yg berkonflik

Bisa memiliki sumber untuk membantu memonitor & melaksanakan kesepakatan

Mungkin menggunakan pengaruh personal/tekanan jaringan sosial

Pengertian Arbitrase
Christopher A. Moore (2003) • Arbitrase merupakan istilah umum penyelesaian konflik sukarela dimana pihak2 yg terlibat konflik meminta bantuan pihak ketiga yg imparsial (tdk memihak) & netral untuk membuat keputusan mengenai obyek konflik. Keluaran keputusan arbitrase bisa bersifat nasihat & tdk mengikat atau bs jg berupa keputusan yg mengikat pihak2 yg terlibat konflik. Arbitrase dilakukan oleh 1 orang atau suatu panel (tim) pihak ketiga. Arbiter adalah pihak ketiga diluar pihak2 yg terlibat konflik dlm proses arbitrase

UU No. 30 Tahun 1999 ttg Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa

• Arbitrase adalah cara penyelesaian suatu sengketa perdata diluar peradilan umum yg didasarkan pd perjanjian arbitrase yg dibuat scr tertulis oleh pihak yg bersengketa.

Jenis-Jenis Arbitrase
Arbitrase Nasional
Arbitrase Syariah

Arbitrase Hubungan Industrial

Arbitrase Khusus

Arbitrase Olah Raga

Arbitrase Maritim

Arbitrase Internasional
Arbitrase Pasar Modal

Jenis-Jenis Arbitrase
• Arbitrase yg bersifat umum & bs digunakan untuk menyelasaikan berbagai jenis konflik dlm suatu negara, ex. Badan Arbitrase Nasional Arbitrase Indonesia (BANI) Umum

Arbitrase Khusus

• Arbitrase untuk menyelesaikan konflik khusus di bidang ttn.

• Arbitrase untuk menyelesaikan konflik yg berdasarkan kontrak internasional & tunduk pd hukum internasional. Alasan pihak yg berkonflik menggunakan AI adalah untuk menghindari ketidakpastian Arbitrase terkait dg proses pengadilan (litigasi) di pengadilan nasional. Litigasi di Internasion pengadilan luar negeri lebih memberi kepastian, waktunya cepat, dan al (AI) biaya lbh murah, ex. United Nation Commission on International Trade Law (UNICITRAL).

Arbitrase Syariah
Arbitrase Syariah adalah arbitrase yg menyelesaikan sengketa di bidang ekonomi syariah.

Menurut SE MA No. 08 Tahun 2008, ekonomi syariah tdd: (1) bank syariah, (2) asuransi syariah, (3) reasuransi syariah, (4) reksadana syariah, (5) obligasi syariah, (6) pembiayaan syariah, (7) pegadaian syariah, (8) dana pensiun lembaga keuangan syariah, (9) bisnis syariah, (10) lembaga keuangan mikro syariah.

Contoh: Badan Arbitrase Muamalat Indonesia (BAMUI) yg skrg diubah mjd Badan Arbitrase Syariah nasional Indonesia (BASYARNAS)

Sifat Putusan Arbitrase
UU No. 9/1999, pasal 3

Setelah kedua belah pihak mengikatkan diri dlm perjanjian arbitrase, pengadilan negeri tdk berwenang untuk mengadili sengketa mereka.

Proses Arbitrae (Wirawan, 2010)
Mulai
Perjanjian yg ada klausul arbitrase
Perjanjian yg tdk ada klausul arbitrasec Perjanjian stlh tjd konflik yg akan menggunakan arbitrase

Terjadi konflik mengenai pelaksanaan perjanjian Kontrak dg arbiter: *Menggunakan arbitrase *Tempat diselesaikan *Hukum mana yg akan digunakan *Biaya & waktu arbitrase

Proses arbitrase: *Upaya perdamaian *Jika perdamaian gagal dilakukan pemeriksaan kasus oleh pengadilan

Keputusan arbitrase & didaftarkan ke Pengadilan Negeri

Proses Arbitrase (Sambungan)
Keputusan arbitrase & didaftarkan ke Pengadilan Negeri

Keputusan arbitrase dilaksanakan

Ada pihak yg tdk melaksanakan?

Tidak

Kasus diperiksa di Pengadilan

Keputusan Pengadilan yg sah/valid Keputusan Arbitrase dilaksanakan oleh Pengadilan

Selesai

•Alhamdulillah •Semoga Bermanfaat

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->