P. 1
Silabus Dan Sap Fiqih II

Silabus Dan Sap Fiqih II

|Views: 1,766|Likes:
Dipublikasikan oleh Benny Fitra

More info:

Published by: Benny Fitra on Jun 07, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/19/2013

pdf

text

original

1

SILABUS
I. IDENTITAS MATA KULIAH Mata Kuliah : Fiqih II Kode Mata Kuliah : INS 301 Komponen : Mata Kuliah Wajib Kopertais Elemen Kompetensi : MKK Mata Kuliah Persyaratan : Fiqh I Persyaratan Untuk Mata Kuliah :Jurusan : PAI Bobot : 2 SKS Standar Kompetensi : Standar umum kompetensi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kurikulum PAI Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I

II. DESKRIPSI MATA KULIAH Mata kuliah ini merupakan bidang ilmu yang mempelajari tentang hal-hal yang berhubungan dengan masalah-masalah fiqih dan merupakan lanjutan dari mata kuliah fiqih I. Mata kuliah fiqih II ini membahas tentang perkawinan, kewarisan dan perwakafan. III. KOMPETENSI DASAR 1. Mampu memahami pengertian dari Fiqih II 2. Dapat memahami secara mendalam tentang hal-hal yang berkaitan dengan perkawinan, pembagian harta pusaka (warisan), dan perwakafan. IV. POKOK 1. 1. 2. 3. 4. 5. 2. BAHASAN/SUB POKOK BAHASAN Perkawinan arti dan hukum perkawinan larangan kawin poligami hak dan kewajiban suami istri batal dan putusnya perkawinan serta akibatnya Kewarisan 1. hal-hal yang wajib di lakukan sebelum harta warisan di bagi 2. halangan mawaris dalam islam 3. ahli waris 4. metode perhitungan harta warisan 5. aul and rad Perwakafan 1. tata cara berwakaf 2. perubahan, penyelesaian dan pengawasan benda wakaf

3.

V. SISTEM PERKULIAHAN 1. Pembuatan makalah oleh setiap mahasiswa tentang topic yang telah ditentukan 2. Pemaparan persentase makalah dalam bentuk diskusi yang dilakukan secara intensif

2 3. Tugas-tugas tambahan yang relevan dan menunjang pencapaian tujuan mata kuliah dari materi yang telah ditetapkan. VI. EVALUASI Mahasiswa mampu membuat analisa tertulis, lisan, maupun mengkonstruk pemikiran dalam makalah tentang pentingnya mempelajari ilmu fiqih II. VII.REFERENSI 1. Fiqh sunnah, Said Sabiq 2. Kompilasi Hukum Islam, h. Abd Rahman 3. Risalah Nikah, Hasbi ash-shiddiqi 4. Fiqh Mawaris, Dian Khairul Umam 5. Ilmu Mawaris, Fathurahman 6. Bidayatul Mujtahid, ibnu Rusyd 7. Hukum Islam di Indonesia, Ahmad Rofiq.

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. Benny Fitra, B.Ed.,M.Pd.I

3

SAP
Mata Kuliah : Fiqih II Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I Jurusan/Prodi : Tarbiyah/PAI Jumlah SKS : 2 SKS Alokasi Waktu : 100 menit Pertemuan Ke :1 Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator Kompetensi Topik Inti Perkenalan dan pembagian tugas Metode Perkuliahan Diskusi/Tanya jawab Proses Pembelajaran a. Kegiatan Pembuka 1. Apersepsi tentang pentingnya mempelajari ilmu Fiqih 2. Dosen bersama mahasiswa melakukan perkenalan singkat 3. Dosen memberikan penjelasan beberapa hal terkait dengan tata cara dan metode perkuliahan b. Kegiatan Inti 1. Dosen memberikan silabus mata kuliah 2. Dosen membagi mahasiswa menjadi 6 kelompok, masingmasing kelompok terdiri dari 4 orang c. Kegiatan Penutup Dosen memberikan tugas kelompok Referensi Evaluasi :

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I

4

SAP
Mata Kuliah : Fiqih II Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I Jurusan/Prodi : Tarbiyah/PAI Jumlah SKS : 2 SKS Alokasi Waktu : 100 menit Pertemuan Ke :2 Standar Kompetensi : Standar umum kompetensi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kurikulum PAI Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu memahami arti perkawinan dan mengetahui hukum perkawinan. Indikator Kompetensi 1. Mahasiswa mampu memahami pengertian perkawinan menurut syariat Islam 2. Mahasiswa mampu memahami dasar hukum perkawinan Al-Quran dan Hadis 3. Mahasiswa mampu memahami hukum perkawinan Topik Inti Perkawinan dan hukumnya a. Pengertian b. Dasar hukum c. Hukum dalam perkawinan, wajib, sunah, makruh, mubah, haram. Metode Perkuliahan Presentasi makalah, diskusi/Tanya jawab Proses Pembelajaran a. Kegiatan Pembuka 1) Apersepsi tentang pentingnya mempelajari Fiqh 2) Dosen memberikan penjelasan beberapa hal terkait dengan indikator pembelajaran b. Kegiatan Inti 1) Dosen memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempresentasikan makalah yang sudah disiapkan 2) Dosen bersama mahasiswa mendiskusikan hasil makalah 3) Dosen bersama mahasiswa melakukan Tanya jawab seputar materi c. Kegiatan Penutup 1) Dosen bersama mahasiswa menyimpulkan materi Referensi 1. Fiqh sunnah, Said Sabiq 2. Kompilasi Hukum Islam, h. Abd Rahman 3. Risalah Nikah, Hasbi ash-shiddiqi 4. Bidayatul Mujtahid, ibnu Rusyd 5. Hukum Islam di Indonesia, Ahmad Rofiq.

5

Evaluasi 1. Mahasiswa mampu menjawab secara lisan pertanyaan tentang pengertian perkawinan. 2. Mahasiswa mampu menjelaskan dasar hukum perkawinan (Al-Quran dan Hadis). 3. Mahasiswa mampu menjelaskan hukum-hukum dalam perkawinan.

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I

6

SAP
Mata Kuliah : Fiqih II Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I Jurusan/Prodi : Tarbiyah/PAI Jumlah SKS : 2 SKS Alokasi Waktu : 100 menit Pertemuan Ke :3 Standar Kompetensi : Standar umum kompetensi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kurikulum PAI Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu memahami larangan perkawinan (mahram). Indikator Kompetensi 1. Mahasiswa mampu mengetahui larangan dalam perkawinan 2. Mahasiswa mampu membedakan antara larangan abadi dan sementara. 3. Mahasiswa mampu menjelaskan larangan perkawinan abadi dan sementara. Topik Inti Larangan Perkawianan a. Larangan abadi (muabbad) b. Larangan dalam waktu tertentu (muaqqad) Metode Perkuliahan Presentasi makalah, diskusi/Tanya jawab Proses Pembelajaran a. Kegiatan Pembuka 1. Apersepsi 2. Dosen memberikan penjelasan beberapa hal terkait dengan indikator pembelajaran b. Kegiatan Inti 1. Dosen memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempresentasikan makalah yang sudah disiapkan 2. Dosen bersama mahasiswa mendiskusikan hasil makalah 3. Dosen bersama mahasiswa melakukan Tanya jawab seputar materi c. Kegiatan Penutup Dosen bersama mahasiswa menyimpulkan materi Referensi 1. Fiqh sunnah, Said Sabiq 2. Kompilasi Hukum Islam, h. Abd Rahman 3. Risalah Nikah, Hasbi ash-shiddiqi 4. Bidayatul Mujtahid, ibnu Rusyd 5. Hukum Islam di Indonesia, Ahmad Rofiq.

7

Evaluasi 1) Mahasiswa mampu menjawab secara lisan pertanyaan tentang larangan-larangan perkawinan dalam Islam. 2) Mahasiswa mampu menyebutkan larangan perkawianan yang abadi (muabbad) dan larangan perkawinan yang dalam waktu tertentu (muaqqad).

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. M.Pd.I

Benny

Fitra,

B.Ed.,

8

SAP
Mata Kuliah : Fiqih II Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I Jurusan/Prodi : Tarbiyah/PAI Jumlah SKS : 2 SKS Alokasi Waktu : 100 menit Pertemuan Ke :4 Standar Kompetensi : Standar umum kompetensi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kurikulum PAI Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu memahami masalah yang berkaitan dengan poligami, alasan, syarat-syarat dan prosedur poligami. Indikator Kompetensi 1. Mahasiswa mampu memahami alasan poligami 2. Mahasiswa mampu mengetahui syarat-syarat poligami 3. Mahasiswa mampu memahami prosedur berpoligami Topik Inti Poligami Dasar hukum, Alasan poligami, Syarat-syarat poligami, Prosedur poligami Metode Perkuliahan Presentasi makalah, diskusi/Tanya jawab Proses Pembelajaran a. Kegiatan Pembuka 1. Apersepsi 2. Dosen memberikan penjelasan beberapa hal terkait dengan indikator pembelajaran b. Kegiatan Inti 1. Dosen memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempresentasikan makalah yang sudah disiapkan 2. Dosen bersama mahasiswa mendiskusikan hasil makalah 3. Dosen bersama mahasiswa melakukan Tanya jawab seputar materi c. Kegiatan Penutup Dosen bersama mahasiswa menyimpulkan materi Referensi 1. Fiqh sunnah, Said Sabiq 2. Kompilasi Hukum Islam, h. Abd Rahman 3. Risalah Nikah, Hasbi ash-shiddiqi 4. Bidayatul Mujtahid, ibnu Rusyd 5. Hukum Islam di Indonesia, Ahmad Rofiq.

9

Evaluasi 1. Mahasiswa mampu menjawab secara lisan pertanyaan tentang hukum poligami dalam Islam 2. Mahasiswa mampu menjelaskan alasan untuk ber poligami yang dibolehkan dalam Islam 3. Mahasiswa mampu menjelaskan syarat-syarat dan prosedur dalam poligami.

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I

10

SAP
Mata Kuliah : Fiqih II Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I Jurusan/Prodi : Tarbiyah/PAI Jumlah SKS : 2 SKS Alokasi Waktu : 100 menit Pertemuan Ke :5 Standar Kompetensi : Standar umum kompetensi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kurikulum PAI Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu memahami hak dan kewajiban suami dan istri, kewajiban suami yang beristri lebih dari satu orang, harta kekayaan dalam perkawinan. Indikator Kompetensi 1. Mahasiswa mampu mengetahui hak dan kewajiban suami dan istri 2. Mahasiswa mampu memahami kewajiban suami yang beristri lebih dari satu orang, 3. Mahasiswa mampu mengetahui permasalahan harta kekayaan dalam perkawinan. Topik Inti Hak dan kewajiban suami dan istri (Undang-undang Perkawinan Bab VI pasal 30 s/d pasal 34, Kompilasi Hukum Islam Bab XII pasal 77 s/d pasal 84). Metode Perkuliahan Presentasi makalah, diskusi/Tanya jawab Proses Pembelajaran a. Kegiatan Pembuka 1. Apersepsi 2. Dosen memberikan penjelasan beberapa hal terkait dengan indikator pembelajaran b. Kegiatan Inti 1. Dosen memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempresentasikan makalah yang sudah disiapkan 2. Dosen bersama mahasiswa mendiskusikan hasil makalah 3. Dosen bersama mahasiswa melakukan Tanya jawab seputar materi c. Kegiatan Penutup Dosen bersama mahasiswa menyimpulkan materi Referensi 1. Fiqh sunnah, Said Sabiq 2. Kompilasi Hukum Islam, h. Abd Rahman 3. Risalah Nikah, Hasbi ash-shiddiqi 4. Bidayatul Mujtahid, ibnu Rusyd 5. Hukum Islam di Indonesia, Ahmad Rofiq.

11

Evaluasi 1. Mahasiswa mampu menjawab secara lisan pertanyaan tentang hak dan kewajiban suami dan istri 2. Mahasiswa mampu menjelaskan Kewajiban suami yang beristri lebih dari satu orang 3. Mahasiswa mampu menjelaskan permasalahan harta kekayaan dalam perkawinan

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I

12

SAP
Mata Kuliah : Fiqih II Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I Jurusan/Prodi : Tarbiyah/PAI Jumlah SKS : 2 SKS Alokasi Waktu : 100 menit Pertemuan Ke :6 Standar Kompetensi : Standar umum kompetensi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kurikulum PAI Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu mengetahui tentang batal dan putusnya perkawinan serta akibatnya Indikator Kompetensi 1. Mahasiswa mampu mengetahui hal-hal yang membatalkan perkawinan 2. Mahasiswa mampu memahami yang menyebabkan putusnya perkawinan 3. Mahasiswa mampu mengetahui akibat dari pembatalan dan putusnya perkawinan Topik Inti Batal dan putusnya perkawinan serta akibatnya Metode Perkuliahan Presentasi makalah, diskusi/Tanya jawab Proses Pembelajaran a. Kegiatan Pembuka 1. Apersepsi 2. Dosen memberikan penjelasan beberapa hal terkait dengan indikator pembelajaran b. Kegiatan Inti 1. Dosen memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempresentasikan makalah yang sudah disiapkan 2. Dosen bersama mahasiswa mendiskusikan hasil makalah 3. Dosen bersama mahasiswa melakukan Tanya jawab seputar materi c. Kegiatan Penutup Dosen bersama mahasiswa menyimpulkan materi Referensi 1. Fiqh sunnah, Said Sabiq 2. Kompilasi Hukum Islam, h. Abd Rahman 3. Risalah Nikah, Hasbi ash-shiddiqi 4. Bidayatul Mujtahid, ibnu Rusyd 5. Hukum Islam di Indonesia, Ahmad Rofiq.

13

Evaluasi 1. Mahasiswa mampu menjawab secara lisan pertanyaan tentang batal dan putusnya perkawinan 2. Mahasiswa mampu menjelaskan akibatnya

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I

14

SAP
Mata Kuliah : Fiqih II Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I Jurusan/Prodi : Tarbiyah/PAI Jumlah SKS : 2 SKS Alokasi Waktu : 100 menit Pertemuan Ke :7 Standar Kompetensi : Standar umum kompetensi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kurikulum PAI Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu memahami pengertian kewarisan (faraidh), hal-hal yang wajib di lakukan sebelum harta warisan di bagikan Indikator Kompetensi 1. Mahasiswa mampu memahami pengertian kewarisan 2. Mahasiswa mampu memahami hal-hal yang wajib di lakukan sebelum harta warisan di bagikan Topik Inti Pengertian Faraidh, hal-hal yang wajib di lakukan sebelum harta warisan di bagikan Metode Perkuliahan Presentasi makalah, diskusi/Tanya jawab Proses Pembelajaran a. Kegiatan Pembuka 1. Apersepsi 2. Dosen memberikan penjelasan beberapa hal terkait dengan indikator pembelajaran b. Kegiatan Inti 1. Dosen memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempresentasikan makalah yang sudah disiapkan 2. Dosen bersama mahasiswa mendiskusikan hasil makalah 3. Dosen bersama mahasiswa melakukan Tanya jawab seputar materi c. Kegiatan Penutup Dosen bersama mahasiswa menyimpulkan materi Referensi 1. Fiqh sunnah, Said Sabiq 2. Kompilasi Hukum Islam, h. Abd Rahman 3. Fiqh Mawaris, Dian Khairul Umam 4. Ilmu Mawaris, Fathurahman 5. Bidayatul Mujtahid, ibnu Rusyd 6. Hukum Islam di Indonesia, Ahmad Rofiq.

15 Evaluasi 1. Mahasiswa mampu menjawab secara lisan pertanyaan tentang Faraidh 2. Mahasiswa mampu menyebutkan hal-hal yang wajib di lakukan sebelum harta warisan di bagikan

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I

16

SAP
Mata Kuliah : Fiqih II Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I Jurusan/Prodi : Tarbiyah/PAI Jumlah SKS : 2 SKS Alokasi Waktu : 100 menit Pertemuan Ke :8 Standar Kompetensi : Standar umum kompetensi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kurikulum PAI Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu memahami halangan mawaris dalam islam Indikator Kompetensi 1. Mahasiswa mampu memahami penyebab saling mewarisi 2. Mahasiswa mampu memahami penghalang saling mewarisi Topik Inti Halangan mawaris dalam Islam Metode Perkuliahan Presentasi makalah, diskusi/Tanya jawab Proses Pembelajaran a. Kegiatan Pembuka 1. Apersepsi 2. Dosen memberikan penjelasan beberapa hal terkait dengan indikator pembelajaran b. Kegiatan Inti 1. Dosen memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempresentasikan makalah yang sudah disiapkan 2. Dosen bersama mahasiswa mendiskusikan hasil makalah 3. Dosen bersama mahasiswa melakukan Tanya jawab seputar materi c. Kegiatan Penutup Dosen bersama mahasiswa menyimpulkan materi Referensi 1. Fiqh sunnah, Said Sabiq 2. Kompilasi Hukum Islam, h. Abd Rahman 3. Fiqh Mawaris, Dian Khairul Umam 4. Ilmu Mawaris, Fathurahman 5. Bidayatul Mujtahid, ibnu Rusyd 6. Hukum Islam di Indonesia, Ahmad Rofiq.

17 Evaluasi 1. Mahasiswa mampu menjawab secara lisan pertanyaan tentang halangan mawaris dalam Islam 2. Mahasiswa mampu menjelaskan penyebab mendapatkan warisan 3. Mahasiswa mampu menjelaskan halangan saling mewarisi

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I

18

SAP
Mata Kuliah : Fiqih II Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I Jurusan/Prodi : Tarbiyah/PAI Jumlah SKS : 2 SKS Alokasi Waktu : 100 menit Pertemuan Ke :9 Standar Kompetensi : Standar umum kompetensi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kurikulum PAI Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu menjawab semua pertanyaan yang ada dengan baik dan benar Indikator Kompetensi Mahasiswa mampu menjawab semua pertanyaan yang ada dengan baik dan benar Topik Inti Ujian Mid Semester Metode Perkuliahan Ujian Mid Semester Proses Pembelajaran a) Kegiatan Pembuka a. Dosen membuka pertemuan dengan salam dan doa sebelum ujian b. Dosen membagikan soal b) Kegiatan Inti a. Mahasiswa menjawab soal mid semester dengan baik dan benar sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan c) Kegiatan Penutup Dosen mengumpulkan lembar jawaban dan mempersilahkan mahasiswa pulang Referensi 1. Fiqh sunnah, Said Sabiq 2. Kompilasi Hukum Islam, h. Abd Rahman 3. Fiqh Mawaris, Dian Khairul Umam 4. Ilmu Mawaris, Fathurahman 5. Bidayatul Mujtahid, ibnu Rusyd 6. Hukum Islam di Indonesia, Ahmad Rofiq.

19 Evaluasi 1. Coba Anda jelaskan lima hukum perkawinan dalam Islam! 2. Larangan kawin ada yang bersifat selamanya dan ada yang sementara. Coba Anda jelaskan larangan kawin yang bersifat sementara dan apa maksudnya! 3. Dalil tentang poligami terdapat dalam Q.S. An-Nisa ayat 3 dengan syarat bisa berbuat adil, sementara itu Q.S. An-Nisa ayat 129 menjelaskan bahwa kamu sekali-kali tidak akan berlaku adil diantara istri-istrimu. Coba anda jelaskan maksud dari kedua ayat tersebut! 4. Nafkah merupakan kewajiban suami terhadap istri. Apa pendapat Anda tentang istri yang bekerja untuk memenuhi nafkah keluarga? 5. Hal-hal apa saja yang menyebabkan batalnya suatu perkawinan? Artinya pernikahan tersebut dibatalkan.

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I

20

SAP
Mata Kuliah : Fiqih II Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I Jurusan/Prodi : Tarbiyah/PAI Jumlah SKS : 2 SKS Alokasi Waktu : 100 menit Pertemuan Ke : 10 Standar Kompetensi : Standar umum kompetensi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kurikulum PAI Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu memahami pengertian ahli waris dan bagian masing-masing ahli waris. Indikator Kompetensi 1. Mahasiswa mampu memahami pengertian ahli waris 2. Mahasiswa mampu menjelaskan bagian masing-masing ahli waris. Topik Inti Ahli Waris Nasabiyah, ahli waris Sababiyah Metode Perkuliahan Presentasi makalah, diskusi/Tanya jawab Proses Pembelajaran a) Kegiatan Pembuka 1. Apersepsi 2. Dosen memberikan penjelasan beberapa hal terkait dengan indikator pembelajaran b) Kegiatan Inti 1. Dosen memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempresentasikan makalah yang sudah disiapkan 2. Dosen bersama mahasiswa mendiskusikan hasil makalah 3. Dosen bersama mahasiswa melakukan Tanya jawab seputar materi c) Kegiatan Penutup Dosen bersama mahasiswa menyimpulkan materi Referensi 7. Fiqh sunnah, Said Sabiq 8. Kompilasi Hukum Islam, h. Abd Rahman 9. Fiqh Mawaris, Dian Khairul Umam 10.Ilmu Mawaris, Fathurahman 11.Bidayatul Mujtahid, ibnu Rusyd 12.Hukum Islam di Indonesia, Ahmad Rofiq.

21 Evaluasi 1. Mahasiswa mampu menjawab secara lisan pertanyaan tentang ahli waris 2. Mahasiswa mampu menjelaskan pembagian masing-masing ahli waris 3. Apakah yang dimaksud dengan Ahli Waris Nasabiyah, ahli waris Sababiyah?

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I

22

SAP
Mata Kuliah : Fiqih II Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I Jurusan/Prodi : Tarbiyah/PAI Jumlah SKS : 2 SKS Alokasi Waktu : 100 menit Pertemuan Ke : 11 Standar Kompetensi : Standar umum kompetensi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kurikulum PAI Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu warisan mengetahui metode perhitungan harta

Indikator Kompetensi 1. Mahasiswa mampu mengetahui metode dalam perhitungan harta warisan Topik Inti Metode perhitungan harta warisan Metode Perkuliahan Presentasi makalah, diskusi/Tanya jawab Proses Pembelajaran a. Kegiatan Pembuka 1. Apersepsi 2. Dosen memberikan penjelasan beberapa hal terkait dengan indikator pembelajaran b. Kegiatan Inti 1. Dosen memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempresentasikan makalah yang sudah disiapkan 2. Dosen bersama mahasiswa mendiskusikan hasil makalah 3. Dosen bersama mahasiswa melakukan Tanya jawab seputar materi c. Kegiatan Penutup Dosen bersama mahasiswa menyimpulkan materi Referensi 1. Fiqh sunnah, Said Sabiq 2. Kompilasi Hukum Islam, h. Abd Rahman 3. Fiqh Mawaris, Dian Khairul Umam 4. Ilmu Mawaris, Fathurahman 5. Bidayatul Mujtahid, ibnu Rusyd 6. Hukum Islam di Indonesia, Ahmad Rofiq.

23 Evaluasi 1. Seseorang meninggal dunia, ahli warisnya terdiri dari seorang anak perempuan, seorang cucu perempuan garis laki-laki, ibu, ayah, dan saudara perempuan sekandung. Harta warisan yang ditinggalkan adalah Rp 1.200.000,-. Hitunglah bagian mereka masing-masing! Jawaban: Ahli waris

Bagian

Asal masalah 6 3 1 1 1 6

Anak pr Cucu pr Ibu Ayah

1/2 1/6 1/6 1/6+sisa

Harta warisan Rp 1.200.000 3/6x1.200.0 00 1/6x1.200.0 00 1/6x1.200.0 00 1/6x1.200.0 00

penerimaan

= 600.000 = 200.000 = 200.000 = 200.000

Rp RP RP RP

Rp 1.200.000

Sdr pr

Mahjub oleh ayah

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I

24

SAP
Mata Kuliah : Fiqih II Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I Jurusan/Prodi : Tarbiyah/PAI Jumlah SKS : 2 SKS Alokasi Waktu : 100 menit Pertemuan Ke : 12 Standar Kompetensi : Standar umum kompetensi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kurikulum PAI Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu memahami pengertian auld an radd, dan penyelesaiannya. Indikator Kompetensi 1. Mahasiswa mampu menyebutkan pengertian auld an radd 2. Mahasiswa mengetahui latar belakang auld an rad 3. Mahasiswa mampu menyelesaikan permasalahan auld an radd Topik Inti a. Aul b. Radd Metode Perkuliahan Presentasi makalah, diskusi/Tanya jawab Proses Pembelajaran a. Kegiatan Pembuka 1. Apersepsi 2. Dosen memberikan penjelasan beberapa hal terkait dengan indikator pembelajaran b. Kegiatan Inti 1. Dosen memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempresentasikan makalah yang sudah disiapkan 2. Dosen bersama mahasiswa mendiskusikan hasil makalah 3. Dosen bersama mahasiswa melakukan Tanya jawab seputar materi c. Kegiatan Penutup Dosen bersama mahasiswa menyimpulkan materi Referensi 1. Fiqh sunnah, Said Sabiq 2. Kompilasi Hukum Islam, h. Abd Rahman 3. Fiqh Mawaris, Dian Khairul Umam 4. Ilmu Mawaris, Fathurahman 5. Bidayatul Mujtahid, ibnu Rusyd 6. Hukum Islam di Indonesia, Ahmad Rofiq.

25 Evaluasi 1. Ahli waris terdiri dari suami, saudara perempuan sekandung, dan ibu, maka bagian masing-masing, jika harta warisannya Rp 4.800.000 adalah sebagai berikut; Aul Ahli Bagian Asal Harta penerimaan waris masalah warisan 6 – 8 (aul) Rp 4.800.000 Suami 1/2 3 3/8x4.800.0 = Rp 00 1.800.000 Sdr. Pr 1/2 3 3/8x4.800.0 = Rp 00 1.800.000 Ibu 1/3 2 2/8x4.800.0 = Rp 00 1.200.000 8 Rp 4.800.000 2. Ahli waris terdiri dari ibu dan cucu perempuan garis laki-lai, harta warisannya Rp 2.400.000, bagian masing-masing adalah; Radd Ahli Bagian Asal Harta penerimaan waris masalah warisan 6 – 4 Rp (radd) 2.400.000 Ibu 1/6 1 1/4x2.400.0 = Rp 600.000 00 cucu. Pr 1/2 3 3/4x2.400.0 = Rp 00 1.800.000 4 Rp 2.400.000

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I

26

SAP
Mata Kuliah : Fiqih II Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I Jurusan/Prodi : Tarbiyah/PAI Jumlah SKS : 2 SKS Alokasi Waktu : 100 menit Pertemuan Ke : 13 Standar Kompetensi : Standar umum kompetensi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kurikulum PAI Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu memahami tata cara berwakaf Indikator Kompetensi 1. Mahasiswa mampu menyebutkan tata cara berwakaf di Indonesia Topik Inti Tata cara berwakaf Metode Perkuliahan Presentasi makalah, diskusi/Tanya jawab Proses Pembelajaran a. Kegiatan Pembuka 1. Apersepsi 2. Dosen memberikan penjelasan beberapa hal terkait dengan indikator pembelajaran b. Kegiatan Inti 1. Dosen memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempresentasikan makalah yang sudah disiapkan 2. Dosen bersama mahasiswa mendiskusikan hasil makalah 3. Dosen bersama mahasiswa melakukan Tanya jawab seputar materi c. Kegiatan Penutup Dosen bersama mahasiswa menyimpulkan materi Referensi 1. Fiqh sunnah, Said Sabiq 2. Kompilasi Hukum Islam, h. Abd Rahman 3. Bidayatul Mujtahid, ibnu Rusyd 4. Hukum Islam di Indonesia, Ahmad Rofiq.

27 Evaluasi 1. Mahasiswa mampu menjawab secara lisan pertanyaan tentang tata cara perwakafan 2. Mahasiswa mampu menjelaskan cara berwakaf yg diatur dalam Kompilasi Hukum Islam pasal 223.

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I

28

SAP
Mata Kuliah : Fiqih II Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I Jurusan/Prodi : Tarbiyah/PAI Jumlah SKS : 2 SKS Alokasi Waktu : 100 menit Pertemuan Ke : 14 Standar Kompetensi : Standar umum kompetensi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kurikulum PAI Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu memahami perubahan, penyelesaian dan pengawasan benda wakaf Indikator Kompetensi Mahasiswa mampu menjelaskan perubahan, penyelesaian dan pengawasan benda wakaf Topik Inti perubahan, penyelesaian dan pengawasan benda wakaf Metode Perkuliahan Presentasi makalah, diskusi/Tanya jawab Proses Pembelajaran d. Kegiatan Pembuka 1. Apersepsi 2. Dosen memberikan penjelasan beberapa hal terkait dengan indikator pembelajaran e. Kegiatan Inti 1. Dosen memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mempresentasikan makalah yang sudah disiapkan 2. Dosen bersama mahasiswa mendiskusikan hasil makalah 3. Dosen bersama mahasiswa melakukan Tanya jawab seputar materi f. Kegiatan Penutup Dosen bersama mahasiswa menyimpulkan materi Referensi 1. Fiqh sunnah, Said Sabiq 2. Kompilasi Hukum Islam, h. Abd Rahman 3. Bidayatul Mujtahid, ibnu Rusyd 4. Hukum Islam di Indonesia, Ahmad Rofiq.

29 Evaluasi 1. Mahasiswa mampu menjawab secara lisan pertanyaan tentang perubahan benda wakaf 2. Mahasiswa mampu menjawab secara lisan pertanyaan tentang penyelesaian benda wakaf 3. Mahasiswa mampu menjawab secara lisan pertanyaan tentang pengawasan benda wakaf

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I

30

SAP
Mata Kuliah : Fiqih II Dosen Pengampu : H. Benny Fitra, B.Ed., M.Pd.I Jurusan/Prodi : Tarbiyah/PAI Jumlah SKS : 2 SKS Alokasi Waktu : 100 menit Pertemuan Ke : 15 Standar Kompetensi : Standar umum kompetensi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kurikulum PAI Kompetensi Dasar Mahasiswa mampu menjawab semua pertanyaan yang ada dengan baik dan benar Indikator Kompetensi Mahasiswa mampu menjawab semua pertanyaan yang ada dengan baik dan benar Topik Inti Ujian Akhir Semester Metode Perkuliahan Ujian tulis Proses Pembelajaran d) Kegiatan Pembuka a. Dosen membuka pertemuan dengan salam dan doa sebelum ujian b. Dosen membagikan soal e) Kegiatan Inti a. Mahasiswa menjawab soal semester dengan baik dan benar sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan f) Kegiatan Penutup Dosen mengumpulkan lembar jawaban Referensi 1. Fiqh sunnah, Said Sabiq 2. Kompilasi Hukum Islam, h. Abd Rahman 3. Bidayatul Mujtahid, ibnu Rusyd 4. Hukum Islam di Indonesia, Ahmad Rofiq. Evaluasi 1. Hal-hal yang menyebabkan seseorang dapat mewarisi terbagi atas tiga macam, sebutkan! 2. Ada tiga hal yang menyebabkan seseorang tidak berhak mewarisi harta peninggalan si pewaris, yaitu…. 3. Abdullah adalah seorang saudagar yang lumayan sukses di kampungnya, setelah sekian lama berumah tangga dia karuniai 2 orang anak perempuan dan dia mengangkat 1 orang anak lakilaki menjadi anaknya karena dia tidak mempunyai anak laki-laki.

31 Semasa hidupnya dia pernah bernazar untuk menunaikan ibadah haji apabila dia diberikan anak oleh Allah swt. Baik itu anak lakilaki ataupun perempuan, tetapi karena sesuatu hal dia belum membayar nazar tersebut sampai ajalnya datang. ONH pada saat itu adalah Rp 50.000.000,- Sebelum meninggal dia berwasiat agar seluruh harta kekayaannya diberikan kepada anak laki-lakinya. Biasanya untuk biaya penyelenggaan jenazah menghabiskan biaya sekitar Rp 5.000.000,- Hutang dia berjumlah Rp 150.000.000,- kepada beberapa orang yang ada di buku hariannya. Harta peninggalan Abdulah sejumlah Rp 500.000.000,Dengan ahli waris seorang istri, 2 orang anak perempuan, ayah dan ibu. Hitunglah pembagian mereka masing-masing!

Dosen Pengampu, Mata Kuliah Fiqih II

H. M.Pd.I

Benny

Fitra,

B.Ed.,

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->