Anda di halaman 1dari 13

POLIKETIDA

RICKY WAHYUDO (H1A008036) PUNGKASARI HERIYANI (H1A009031)

Poliketida adalah metabolit sekunder dari bakteri, jamur, tanaman, dan hewan. Poliketida dibiosintesiskan dengan polimerisasi subunit asetil dan propionil dalam proses yang mirip dengan sintesis asam lemak (kondensasi Claisen).Poliketida adalah blok pembangun (building block) untuk berbagai produk-produk alami.

SUMBER

Sumber-sumber poliketida di alam banyak dimanfaatkan sebagai obat-obatan karena dapat diisolasi dari tumbuhan-tumbuhan yang ada di sekitar manusia. Poliketida dapat diisolasi dari mikroba, jamur Aspergillus terreus, tomat, jagung, dan invertebrata yang jumlahnya cukup besar.

CONTOH POLIKETIDA

Aflatoksin Avermectin Tetrasiklina Epothilone Rifampisin Lovastatin Diskodermolida

Aflatoksin
Aflatoksin merupakan segolongan senyawa toksik (mikotoksin, toksin yang berasal dari fungi) yang dikenal mematikan dan karsinogenik bagi manusia dan hewan. Spesies penghasilnya adalah segolongan fungi (jenis kapang) dari genus Aspergillus, terutama A. flavus (dari sini nama "afla" diambil) dan A. parasiticus yang berasosiasi dengan produk-produk biji-bijian berminyak atau berkarbohidrat tinggi.

Avermectin
Senyawa alami yang dihasilkan sebagai produk fermentasi oleh Streptomyces avermitilis , tanah actinomycete

Tetrasiklina
Tetrasiklina adalah antibiotik poliketida spektrum luas yang diproduksi dari genus Streptomyces dari Actinobacteria. umumnya digunakan untuk mengobati acne vulgaris. Actisite yang berbentuk seperti benang serat digunakan dalam aplikasi kedokteran gigi. Ia juga digunakan untuk memproduksi beberapa senyawa turunan semi-sintetik yang dikenal sebagai antibiotik tetrasiklina.

Epothilone
Epothilones awalnya diidentifikasi sebagai metabolit yang dihasilkan oleh tanah-sarang myxobacterium cellulosum Sorangium Epothilone B adalah 16-beranggota poliketida macrolactone dengan metil tiazol kelompok terhubung ke macrocycle dengan ikatan olefinik.

Rifampisin
Rifampisin adalah bakterisida antibiotik obat dari kelompok rifamycin yang digunakan untuk mengobati infeksi bakteri. Ini adalah senyawa semisintetik yang berasal dari Amycolatopsis rifamycinica (sebelumnya dikenal sebagai Amycolatopsis mediterranei dan Streptomyces mediterranei ). Rifampisin biasanya digunakan untuk mengobati Mycobacterium seks, termasuk tuberkulosis dan penyakit Hansen.

Lovastatin
Lovastatin adalah anggota dari kelas obat statin , digunakan untuk menurunkan kolesterol ( agen hipolipidemik ) pada mereka dengan hiperkolesterolemia dan mencegah penyakit kardiovaskular. Lovastatin adalah obat alami yang ditemukan pada makanan seperti jamur tiram dan beras merah . Penggunaan utama dari lovastatin adalah untuk pengobatan dislipidemia dan pencegahan penyakit kardiovaskuler .

Diskodermolida
Diskodermolida adalah produk alami poliketida yang barubaru ini ditemukan berpotensi sebagai inhibitor pertumbuhan sel tumor. Kerangka karbon molekul ini terdiri dari delapan unit polipropionat dan empat unit asetat dengan 13 stereopusat. Diskodermolida pertama kali diisolasi dari porifera lautan Karibia Discodermia dissoluta

KEGUNAAN
Kegunaan senyawa-senyawa poliketida yaitu: Sebagai antibiotik. Golongan yang sering dimanfaatkan di antaranya golongan makrolida (eritromisin, azitromisin, klaritromisin, roksitromisin), golongan ketolida (telitromisin), golongan tetrasiklin (doksisiklin, oksitetrasiklin, klortetrasiklin). Sebagai obat kolesterol (anti kolesterol), misalnya senyawa lovastatin. Sebagai anti jamur, misalnya senyawa amfoterisin. Sebagai anti kanker, misalnya senyawa epotilon.

KESIMPULAN
Poliketida memiliki pola berulang yaitu [CH2CO]n-- dalam rangkaian strukturnya. Poliketida disintesis dari polimerisasi sub unit asetil dan propionil dalam proses yang mirip dengan sintesis asam lemak, yaitu melalui kondensasi Claisen dan pada umumnya menggunakan enzim poliketida sintase. Perbedaan pembentukan asam lemak dan senyawa poliketida aromatik terletak pada peristiwa reduksi sebelum penambahan asetil KoA lebih lanjut. Reaksi-reaksi yang terjadi pada senyawa poliketida merupakan reaksi pembentukan suatu metabolit sekunder yang salah satunya meliputi reaksi kondensasi aldol atau reaksi kondensasi Claisen. Poliketida bermanfaat sebagai antibiotic, antikanker, antijamur, dan antikolesterol. Poliketida juga berpotensi sebagai terapi berbagai penyakit di usia lanjut dan pencegah penyakit jantung.