LAPORAN KEGIATAN PENYULUHAN PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH 1.

Latar Belakang Permasalahan Tingginya angka kejadian demam berdarah di Kabupaten Kepulauan Meranti 2. Permasalahan di keluarga, masyarakat maupun kasus a. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang cara mencegah demam berdarah dengan metode 3 M b. Hampir di setiap rumah penduduk terdapat penampungan air hujan. c. Tingkat kesadaran akan kebersihan lingkungan yang kurang d. Masyarakat masih banyak yang belum tahu tentang bubuk abate 3. Perencanaan dan Pemilihan Intervensi a. Melakukan penyuluhan di Puskesmas tentang bagaimana mencegah penyakit demam berdarah dengan metode 3 M b. Pembagian bubuk abate dari puskesmas kepada semua peserta penyuluhan. c. Diajarkan tentang bagaimana penggunaan bubuk abate. 4. Pelaksanaan a. Penyuluhan tentang pencegahan demam berdarah dilakukan di Puskesamas Kota Selat Panjang kab. Meranti pada tanggal 28 Mei 2012 dengan alat bantu leaflet. b. Pembagian bubuk abate dan cara penggunaan bubuk abate dari Puskesmas Kota Selat Panjang kab. Meranti c. Tanya jawab terhadap peserta. 5. Monitoring dan evaluasi termasuk didalamnya pengambilan keputusan. a. Tanya jawab tentang bagaimana metode 3 M yaitu menguras, mengubur, dan menutup. b. Pembagian bubuk abate kepada masyarakat.

Selat Panjang, 28 Mei 2012

( Peserta)

(Pendamping)

dr. Isniyanti Chasanah

dr. H. Joko santoso.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful