PENGANTAR Sejarah Sumenep jaman dahulu diperintah oleh seorang Raja.

Ada 35 Raja yang telah memimpin kerajaan Sumenep. Dan, sekarang ini telah dipimpin oleh seorang Bupati. Ada 14 Bupati yang memerintah Kabupaten Sumenep. Mengingat sangat keringnya informasi/data yang otentik seperti prasati, pararaton, dan sebagainya mengenai Raja Sumenep maka tidak seluruh Raja-Raja tersebut kami ekspose satu persatu, kecuali hanya Raja-Raja yang menonjol saja popularitasnya.

Pendekatan yang kami gunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan historis dan kultural, selain itu kami gunakan juga pendekatan ekonomis, psikologis dan edukatif.

JAMAN PEMERINTAH KERAJAANARYA WIRARAJA Arya Wiraja dilatik sebagai Adipati pertama Sumenep pada tanggal 31 Oktober 1269, yang sekaligus bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Sumenep. Selama dipimpin oleh Arya Wiraja, banyak kemajuan yang dialami kerajaan Sumenep. Pria yang berasal dari desa Nangka Jawa Timur ini memiliki pribadi dan kecakapan/kemampuan yang baik. Arya Wiraja secara umum dikenal sebagai seorang pakar dalam ilmu penasehat/pengatur strategi, analisanya cukup tajam dan terarah sehingga banyak yang mengira Arya Wiraja adalah seorang dukun. Adapun jasa-jasa Arya Wiraja : - Mendirikan Majapahit b ersama dengan Raden Wijaya. - Menghancurkan tentara Cina/tartar serta mengusirnya dari tanah Jawa. Dalam usia 35 Tahun, karier Arya Wiraja cepat menanjak. Mulai jabatan Demang Kerajaan Singosari kemudian dipromosikan oleh Kartanegara Raja Singosari menjadi Adipati Kerajaan Sumenep, kemudian dipromosikan oleh Raden Wijaya menjadi Rakyan Menteri di Kerajaan Majapahit dan bertugas di Lumajang. Setelah Arya Wiraja meninggalkan Sumenep, kerajaan di ujung timur Madura itu mengalami kemunduran. kekuasaan diserahkan kepada saudaranya Arya Bangah dan keratonnya pindah dari Batuputih ke Banasare di wilayah Sumenep juga. Selanjutnya diganti oleh anaknya, yang bernama Arya Danurwendo, yang keratonnya pindah ke Desa Tanjung. Dan selanjutnya diganti oleh anaknya, yang bernama Arya asparati. Diganti pula oleh anaknya bernama Panembahan Djoharsari. Selanjutnya kekuasaan dipindahkan kepada anaknya bernama Panembahan Mandaraja, yang mempunyai 2 anak bernama Pangeran Bukabu yang kemudian menganti ayahnya dan pindah ke Keratonnya di Bukabu (Kecamatan Ambunten). Selanjutnya diganti oleh adiknya bernama Pangeran Baragung yang kemudian pindah ke Desa Baragung (Kecamatan Guluk-guluk).

yang akhirnya dimenangkan oleh Raja Jokotole dengan kesaktiannya menghancurkan kesaktiannya Dampo Awang. Lewat kesaktiannya itulah maka ia membantu para pekerja pandai besi yang kelelahan dan sakit akibat kepanasan termasuk ayah angkatnya dalam pengelasan membuat pintu gerbang raksasa atas pehendak Brawijaya VII. Menurut hikayat RA Tirtonegoro pada . Akhirnya ia mengabdi di kerajaan Majapahit untuk beberapa lama. seperti membuat alat-alat perkakas dengan tanpa bantuan dari alat apapun hanya dari badanya sendiri. sampai akan dihukum mati. banyak terjadi hal-hal yang aneh dan diluar dugaan. Akhirnya menimbulkan kemarahan kedua orang tuanya. Kesaktian Jokotole mulai terlihat pada usia 6 tahun lebih. seolah-olah terkesan sebagai kehamilan diluar nikah. akhirnya ia diberi hadiah emas dan uang logam seberat badannya. Karena hasil dari perkawinan Bathin itulah. Dan kemudian kekuasaannya berakhir pada tahun 1460 dan kemudian digantikan oleh Arya Wigananda putra pertama dari Joko tole. Dan. Dan. cicit dari Pangeran Bukabu sebagai hasil dari perkawinan bathin (melalui mimpi) dengan Adipoday (Raja Sumenep ke 12). Jokotole da adiknya bernama Jokowedi lahir dari Raden Ayu Potre Koneng. Sejak kehamilannya. Setibanya dari Sumenep ia bersama istrinya bernama Dewi Ratnadi bersua ke Keraton yang akhirnya bertemu dengan ibunya RA Potre Koneng dan kemudian dilantik menjadi Raja Sumenep dengan Gelar Pangeran Secodiningrat III.PANGERAN JOKOTOLE (Pangeran Secodiningrat III) Pangeran Jokotole menjadi raja Sumenep yang ke 13 selama 45 tahun (1415-1460). maka banyak orang yang tidak percaya. yang hasilnya lebih bagus ketimbang ayah angkatnya sendiri. Banyak kesuksessan yang ia raih selama mengadi di kerajaan Majapahit tersebut yang sekaligus menjadi mantu dari Patih Muda Majapahit. ditemukan oleh Empu Kelleng yang kemudian disusui oleh kerbau miliknya Peristiwa kelahiran Jokotole. Cairan putih tersebut untuk keperluan pengelasan pintu raksasa. Karena takut kepada orang tuanya maka kelahiran bayi RA Potre Koneng langsung diletakkan di hutan oleh dayangya. terulang lagi oleh adiknya yaitu Jokowedi. Dengan cara membakar dirinya dan kemudian menjadi arang itulah kemudian lewat pusarnya keluar cairan putih. Saat menjadi raja ia terlibat pertempuran besar melawan raja dari Bali yaitu Dampo Awang. Dan akhirnya. RADEN AYU TIRTONEGORO DAN BINDARA SAOD Raden Ayu Tirtonegoro merupakan satu-satunya pemimpin wanita dalam sejarah kerajaan Sumenep sebagai Kepala Pemerintahan yang ke 30.

Setelah ada kata sepakat perkawinan dilaksanakan. Sedang golongan yang tidak setuju pada ketentuan tersebut dianjurkan meninggalkan kerajaan Sumenep dan kembali ke Pamekasan. Raden Purwonegoro Patih Kerajaan Sumenep waktu mencintai Ratu Tirtonegoro. Akibatnya keluarga kerajaan Sumenep menjadi dua golongan yang berpihak pada Ratu Tirtonegoro diperbolehkan tetap tinggal di Sumenep dan diwajibkan merubah gelarnya dengan sebutan Kyai serta berjanji untuk tidak akan menentang Bindara Saod sampai tujuh turunan. Isi wasiat menyatakan bahwa di kelak kemudian hari apabila Bindara Saod meninggal maka yang diperkenankan untuk mengganti menjadi Raja Sumenep adalah Somala. bahkan merencanakan membunuhnya. Asta Tinggi (tempat pemakaman Raja-Raja Sumenep dan keluarganya) juga dibangun oleh beliau.suatu malam bermimipi supaya Ratu kawin dengan Bindara Saod. Setelah Bindara Saod dipanggil. Saat itu pula keluar wasiat Sang Ratu yang dicatat oleh sektretaris kerajaan. Terjadi peristiwa tragis pama masa pemerintahan Ratu Tirtonegoro. Beberapa peristiwa penting pada zaman pemerintahan Somala antara lain menyerang negeri Blambangan dan berhasil menang sehingga Blambangan dan Panarukan menjadi wilayah kekuasaan Panembangan Notokusumo I. Kemudian beliau membangun keraton Sumenep yang sekarang berfungsi sebagai Pendopo Kabupaten. Raden Purwonegoro datang ke keraton lalu mengayunkan pedang namun tidak mengenai sasaran dan pedang tertancap dalam ke tiang pendopo. sesuai dengan wasiat Ratu yang menjadi Raja Sumenep adalah Somala dengan gelar Panembahan Notokusumo I. anak yang kedua yang bernama Somala terlebih dahulu dalam menyungkem kepada Ratu sedangkan kakaknya mendahulukan menyungkem kepada ayahnya (Bindara Saod). Pada saat kedua anak Bindara Saod itu datang ke keraton memenuhi panggilan Ratu Tirtonegoro. Bindara Saodmenjadi suami Ratu dengan gelar Tumenggung Tirtonegoro. Malah sebaliknya Raden Purwonegoro tewas di tangan Manteri Sawunggaling dan Kyai Sanggatarona. sehingga sangat membenci Bindara Saod. Seperti diketahui bahwa Ratu Tirtonegoro dan Purwonegoro samasama keturunan Tumenggung Yudonegoro Raja Sumenep ke 23. diceritakanlah mimpi itu. . Setelah Bindara Saod meninggal 8 hari kemudian Ratu Tirtonegoro ikut meninggal tahun 1762. Selanjutnya beliau membangun Masjid Jamik pada tahuhn 1763. PANEMBAHAN SOMALA Bandara Saod dengan isterinya yang pertama di Batu Ampar mempunyai 2 orang anak. Sampang atau Bangkalan.

Pemicu dari carok ini berupa perebutan kedudukan di keraton. Carok merupakan simbol kesatria dalam memperjuangkan Harga diri (kehormatan). Karena provokasi Belanda itulah. zaman kerajaan Madura saat dipimpin Prabu Cakraningrat dan abad 14 di bawah pemerintahan Joko Tole. tidak mengenal budaya tersebut. Mereka diadu dengan golongan keluarga Blater (jagoan) yang menjadi kaki tangan penjajah Belanda. Satu sama lain tak bisa dipisahkan. Setelah Pak Sakerah tertangkap dan dihukum gantung di Pasuruan. . Mandor tebu dari Pasuruan ini hampir tak pernah meninggalkan celurit setiap pergi ke kebun untuk mengawasi para pekerja. Senjata celurit mulai muncul pada zaman legenda Pak Sakera. yang juga sesama bangsa. putra dari Bindara Saud putra Sunan Kudus di abad ke-17 M tidak ada istilah carok.SULTAN ABDURRACHMAN PAKUNATANINGRAT Sultan Abdurrachman Pakunataningrat bernama asli Notonegoro putra dari Raja Sumenep yaitu Panembahan Notokusumo I. Senjatanya adalah celurit. dan Pamekasan. yaitu pada abad ke-18 M. Jawa Timur. Celurit bagi Sakera merupakan simbol perlawanan rakyat jelata. juga ilmu pengetahuan dan Agama. Lantas apa hubungannya dengan carok?Carok dalam bahasa Kawi kuno artinya perkelahian. bisa juga dendam turun-temurun selama bertahun-tahun. Sampang.Namun. Bahasa Kawi. rebutan tanah.Pada abad ke-12 M.Munculnya budaya carok di pulau Madura bermula pada zaman penjajahan Belanda. istilah carok belum dikenal. dan sebagainya. perselingkuhan. Biasanya melibatkan dua orang atau dua keluarga besar. orang-orang bawah mulai berani melakukan perlawanan pada penindas. PADA zaman Cakraningrat. Beliau memang meguasai berbagai bahasa. Disamping itu pandai membuat senjata Keris. Bahkan pada masa pemerintahan Penembahan Semolo. pada masa itu mereka tidak menyadari. Budaya yang ada waktu itu adalah membunuh orang secara kesatria dengan menggunakan pedang atau keris. oleh karena itu ia sangat disegani dan dijunjung tinggi oleh rakyat Sumenep sampai sekarang. Joko Tole dan Panembahan Semolo di Madura. Sultan Abdurrachman Pakunataningrat mendapat gelar Doktor Kesusastraan dari pemerintah Inggris. seperti bahasa Sansekerta. SEJARAH CAROK MADURA Carok dan celurit laksana dua sisi mata uang. Hal ini muncul di kalangan orang-orang Madura sejak zaman penjajahan Belanda abad 18 M. Bahkan antarpenduduk sebuah desa di Bangkalan. Saat itulah timbul keberanian melakukan perlawanan. kalau dihasut oleh Belanda. Sultan Abdurrachman Pakunataningrat dikenal sangat bijaksana dan memperhatikan rakyat Sumenep. Dan. karena beliau pernah membantu Letnan Gubernur Jendral Raffles untuk menterjemahkan tulisan-tulisan kuno di batu kedalam bahasa Melayu.

Kalimantan. budaya carok dan menggunakan celurit untuk menghabisi lawannya masih tetap ada. Irian Jaya. Bahwa kalau ada persoalan. masyarakat Jawa. lebih baik mati berkalang tanah daripada menanggung malu. tanpa menggunakan senjata celurit. Pada saat carok mereka tidak menggunakan senjata pedang atau keris sebagaimana yang dilakukan masyarakat Madura zaman dahulu. Karena beliau adalah seorang pemberontak dari kalangan santri dan seorang muslim yang taat menjalankan agama Islam. tidak menyadari bila hasil rekayasa penjajah Belanda. tidak suka bercerai. Sampang. Artinya.Kondisi semacam itu akhirnya. sok jagoan. berkata lembut. bersuara keras. kasar. perselingkuhan. daripada putih mata lebih baik putih tulang. dan sebagainya selalu menggunakan kebijakan dengan jalan carok.golongan blater yang seringkali melakukan carok pada masa itu. juga menggunakan celurit. maupun Pamekasan. Mereka mengira budaya tersebut hasil ciptaan leluhurnya. tidak suka bertengkar. tahu sopan santun.Masyarakat Madura yang memiliki sikap halus. dan sebagainya adalah dari kalangan masyarakat santri. dan kalau membunuh orang menggunakan celurit. Sedangkan bagi Belanda. tidak tahu sopan santun. baik itu di Bangkalan.Upaya Belanda tersebut rupanya berhasil merasuki sebagian masyarakat Madura dan menjadi filsafat hidupnya. celurit disimbolkan sebagai senjata para jagoan dan penjahat. Sulawesi mengecap orang Madura suka carok. suka cerai. Celurit digunakan Sakera sebagai simbol perlawanan rakyat jelata terhadap penjajah Belanda. Padahal sebenarnya tidak semua masyarakat Madura demikian. akan tetapi menggunakan celurit sebagai senjata andalannya. Alasannya adalah demi menjunjung harga diri. Senjata yang digunakan selalu celurit. Mereka ini keturunan orang-orang yang zaman dahulu bertujuan melawan penjajah Belanda. . Begitu pula saat melakukan aksi kejahatan. perebutan tanah.Setelah sekian tahun penjajah Belanda meninggalkan pulau Madura. Istilahnya.Senjata celurit ini sengaja diberikan Belanda kepada kaum blater dengan tujuan merusak Citra Pak Sakera sebagai pemilik sah senjata tersebut. Sumatra.Tidak heran jika terjadi persoalan perselingkuhan dan perebutan tanah di Madura maupun pada keturunan orang Madura di Jawa dan Kalimantan selalu diselesaikan dengan jalan carok perorangan maupun secara massal.

Madura termasuk salah satu daerah miskin di provinsi Jawa Timur[2]. dan sebagai lokasi industri dan layanan yang diperlukan dekat dengan Surabaya. dan Surabaya. tanah di Madura kurang cukup subur untuk dijadikan tempat pertanian. Jembatan . Madura menjadi bagian dari provinsi Jawa Timur. para penguasa Madura pada batas tertentu bergantung pada kerajaankerajaan Islam di pantai utara Jawa seperti Demak. tersebar di banyak lahan kecil. Pada saat pembagian provinsi pada tahun 1920-an. pada paruh pertama abad kedelapan belas Madura berada di bawah kekuasaan kolonial Belanda (mulai 1882). Faktor-faktor ini telah mengakibatkan emigrasi jangka panjang dari Madura sehingga saat ini banyak masyarakat suku Madura tidak tinggal di Madura. Bangkalan yang terletak di ujung barat Madura telah mengalami industrialisasi sejak tahun 1980-an. Ternak sapi juga merupakan bagian penting ekonomi pertanian di pulau ini dan memberikan pemasukan tambahan bagi keluarga petani selain penting untuk kegiatan karapan sapi. Madura juga telah menjadi penghasil dan pengekspor utama garam. Tidak seperti Pulau Jawa. Madura ditaklukkan oleh Mataram. dan Majapahit. kemudian oleh pemerintah Hindia-Belanda. Singhasari. kota terbesar kedua di Indonesia. mula-mula oleh VOC. Perikanan skala kecil juga penting dalam ekonomi subsisten di sana. Penduduk Madura termasuk peserta program transmigrasi terbanyak. Jagung dan singkong merupakan tanaman budi daya utama dalam pertanian subsisten di Madura. Daerah ini mudah dijangkau dariSurabaya. dan dengan demikian berperan menjadi daerah suburban bagi para penglaju ke Surabaya. Sejak zaman kolonial Belanda. Pertanian subsisten (skala kecil untuk bertahan hidup) merupakan kegiatan ekonomi utama.Sejarah Litografi oleh Auguste van Pers yang menggambarkan seorang pangeran dari Madura dan pelayannya di masaHindia Belanda Secara politis. Sesudah itu. Tanaman budi daya yang paling komersial di Madura ialah tembakau. Pada tahun 1624. Kesempatan ekonomi lain yang terbatas telah mengakibatkan pengangguran dan kemiskinan. Sekitar tahun 900-1500.[1] Ekonomi Secara keseluruhan. Di antara tahun 1500 dan 1624. Madura selama berabad-abad telah menjadi subordinat daerah kekuasaan yang berpusat di Jawa. pulau ini berada di bawah pengaruh kekuasaan kerajaan Hindu Jawa timur seperti Kediri. Tanah di pulau ini membantu menjadikan Madura sebagai produsen penting tembakau dan cengkeh bagi industri kretek domestik. Gresik.

Ayah dari: Raden Adipati Sejo Adi Ningrat I Panembahan Tjokro di Ningrat V 1736-1769.wikipedia. Putera kedua Panembahan Blingi.. Ayah dari: Panembahan Tjokro di Ningrat X.   Trunojoyo Ke Lesap1 Tokoh Kerajaan          Pangeran Tengah 1592-1621. Panembahan 1705. yang melawan perintah diktator Belanda di perkebunan tebu di daerah Bangil. Sultan Bangkalan 1808-1815. Syaikhona Kholil merupakan guru para ulama NU angkatan pertama sejak Hadratus Syaikh Hasyim Asy’ari sampai kyai As’ad Syamsul Arifin. Saudara dari: Pangeran Mas 1621-1624 Pangeran Praseno Pangéran Tjokro di Ningrat I 1624-1647. Ayah dari: Raden Temenggong Sosro di Ningrat Pangeran Tjokro di Ningrat III 1707-1718. Sultan Bangkalan 1862-1882.Syaikhona Kholil :arsitek utama berdirinya NU seorang ulama Madura. bergelar Ario Palangjiwo tokoh legendaris yang suka bertapa dan melakukan perkawinan spiritual dengan Potre Koneng dan dkaruniai dua orang anak yaitu Jokotole dan Jokowedi   Potre Koneng. Tokoh Madura Tokoh Legenda  Adi Poday. seorang pandai besi dari Desa Pekandangan Kecamatan Bluto Sumenep Sakera :adalah seorang jagoan daerah. alias Dewi Saini cucu dari Pangeran Bukabu di Sumenep Jokotole Anak pertama perkawinan Adipoday dan Potrekoneng yang ditemukan sedang disusui lembu putih di kandang sapi milik Mpu Kelleng yang akhirnya menjadi ayah angkatnya. almarhum Syaikhona Kholil Bangkalan. Saudara dari: Raden Temenggong Suro di Ningrat Pangeran Tjokro di Ningrat IV 1718-1736.-1531.. Raden Aria Wiraraaja :adalah :Pendiri kerjaan Majapahit . Saudara dari: Panembahan Tjokro di Ningrat IX.org/wiki/Aria_Wiraraja Tokoh Ulama/Kyai  KH. Anak dari Tengah and Ayah dari: Pangeran Tjokro di Ningrat II 1647-1707.    Jokowedi Mpu Kelleng. Ayah dari: .  Kiai Pragalbo . yang akhirnya dihukum mati oleh Kolonial belanda.Suramadu yang sudah beroperasi sejak 10Juni 2009. Anak dari Tjokro di Ningrat V dan Ayah dari:     Tjokro di Ningrat VIII. Sultan Bangkalan 1847-1862. diharapkan meningkatkan interaksi daerah Bangkalan dengan ekonomi regional. http://id. Kakek dari: Raden Adipati Sejo Adi Ningrat II Panembahan Adipati Tjokro di Ningrat VI 1769-1779 Panembahan Adipati Tjokro di Ningrat VII 1779-1815. Tempat dimana terdapat kandang sapi ini kelak menjadi nama Desa di daesah ini yaitu Desa Pekandangan. Sultan Bangkalan 1815-1847.

DR.Noer: Gubernur Jawa Timur Soemarno Sosroatmodjo: Gubernur DKI Jakarta Tokoh di Militer      R. Kiyai dari Sampang KH. Ayah dari: Pangeran Tengah 1592-1621. Penulis buku Dialog Ketuhanan Yesus KH. Ketua MUI Jatim. Prof.Ing. Sekjen Rabithah Al-Alam Al-Islami. Saudara dari Pangeran Mas 1621-1624  KH Ahmad Tidjanie Jauhari. Bahaudin Mudhary. Kepala Staf Polisi ( KAPOLRI ) Roesman Hadi.Kepala Staf Angkatan Udara ( KSAU ) Banurusman. SH: Jaksa Agung RI Tokoh sebagai Gubernur   Moch. KAPLRI  Arie Sadewo.Dr. Jenderal AD. DR.1964 dan 1965 . Mekkah juga Pimpinan Pondok Pesantren Al Amin Madura    KH Alawie. Menteri Dalam Negeri dan Gubernur DKI Jakarta :      Rachmat Saleh: Menteri Perdagangan Wardiman Joyonegoro.MD. Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ) Muhammad Arifin. Menteri Kehutanan Nur Mahmudi ( Ketua PKS ). Prof.Madura 1. Kiai Pratanu Panembahan Lemah Duwur 1531-1592. Tokoh NU Pahlawan dari Madura   Pangeran Trunojoyo Abdul Halim Perdana Kusuma (lahir di Sampang.Si. Badrie Masduki. :Ketua Mahkamah Konstitusi Hadi Purnomo: Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Herman Widyananda.. SE.HARTONO. Menteri Dalam Negeri Jendral Djamaludin Suryohadikusumo.Hartono.1966. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan R. Menteri Kehutanan Tokoh Setingkat Menteri    Rahmat Saleh: Gubernur Bank Indonesia Majid: Ketua BPS RI Soedjono Chanafiah Atmonegoro. Kepala Staf Angkatan Laut ( KSAL ) Hanafie Asnan. Wakil BIN Tokoh di Dunia Pendidikan dan Peneliti .18 November 1922) Tokoh Pejabat Tinggi Negara Republik Indonesia    Mahfud.: Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Tokoh Pejabat Menteri Kabibinet Republik Indonesia  Soemarno Sosroatmodjo untuk periode tahun 1960 . M.

didaerah ini banyak orang maduranya)  Jamal D Rahman.id/ads/html/S/ads. Guru Besar IAIN Yogyakarta dan Dubes RI di Kuwait Latief Wiyata (CERIC Univ.S.link: http://www.WM Kadarisman Sastrodiwiryo D. Jawa Timur.(lahir di Jember. Cak Nur ( Ayahnya Bangkalan Madura). Rektor dan Pendiri universitas PARAMADINA HM Rachimoellah. 1966) . de généalogie et de chronologie de tous les Etats du globe.co.Antropolog Budaya Madura) Tokoh Budaya/Seniman Madura       Abdul Hadi. Prof. Achmady. Stokvis. Guru Besar Ilmu Politik Universitas Gajah Mada Mochtar Mas'ud. Rektor Universitas Brawijaya HR Soedarso Djojonegoro. Guru Besar di Institute Teknologi Nopember Surabaya : Mien Ahmad Rifai.Iksan Semaoen.J. Pembuat Kamus Bahasa Madura ke Bahasa Indonesia dan Bahasa Indonesia ke Bahasa Madura Agus Hadi Sudjiwo / lebih dikenal Sudiwo Tejo.M. Manuel d’histoire. 31 Agustus 1962 Keturunan Madura berdasarkan pengakuan pribadinya.M.2003062635. Pimpinan Redaksi Majalah Kebudayaan Horison Aktifis Sosial LSM   Roostien Ilyas Yusuf Rizal : Presiden LIRA Lain-lain (sumber: A.. Leiden 1888-1893. Rektor Universitas Negeri Airlangga.H. Guru Besar & Direktur Paska Sarjana di Cornell University Syairul Alim.Imaniar bersaudara )Seniman Madura mendapat gelar Terompet maut Adrian Pawitra.. Jember . Guru Besar Ilmu Ekonomi UGM Didik Junaidi Rachbini. Pengamat ekonomi dan politikus PAN : Faisal Ismail.pdat. Rektor Universitas Tronojoyo Negeri Madura Nurcholish Madjid. Penemu Lebih dari 100 Jenis Tumbuhan Baru)Bapak Ahli Jamur Indonesia(Peneliti utama )         Azis ayahnya Iwan Djaya Azis.    Ichlasul Amal. Rektor Universitas Gajah Mada R. Rektor Universitas Brawijaya (Adik Ichlasul Amal) Afnan Troena. Pemilik Surabaya Post Iwan Jaya Azis. Israël.DR . Guru Besar Fisika Univesitas Gajah Mada Riswandha Imaw. Zawawi Imron ( Celurit Emas ) Sahid Kelana ( Ayah handa Band The Big Kid. Guru Besar IPB.html     M.. Boekhandel & Antiquariaat B.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful