P. 1
PENENTUAN HARGA JUAL

PENENTUAN HARGA JUAL

|Views: 214|Likes:
Dipublikasikan oleh Ryan Hanya Ingin Tahu

More info:

Published by: Ryan Hanya Ingin Tahu on Jun 09, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/04/2015

pdf

text

original

Hal-hal yang mempengaruhi harga jual :
1. Biaya penuh untuk memproduksi produk/jasa (dapat diramalkan) BIAYA penuh disini  informasi batas bawah penentuan harga jual Artinya : Bila biaya penuh tidak boleh lebih besar dari harga jual, supaya tidak menghasilkan “KERUGIAN” 2. Aspek di luar biaya :  Selera konsumen  Demand dan suplai SULIT  Jumlah pesaing yang memasuki pasar DIRAMAL  Harga jual produk pesaing

Manfaat Biaya Penuh : 1. Mengambil keputusan untuk memasuki pasar  Jika biaya penuh > harga jual di pasar  produk gak bisa masuk pasar  Jika biaya penuh < harga jual di pasar  produk bisa masuk pasar 3. Memberi perlindungan dari kerugian 4. Memberi informasi tindakan pesaing . Mengurangi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan 2.

METODE PENENTUAN HARGA JUAL Harga Jual Normal (manufaktur dan penjual jasa)  Harga Jual untuk pesanan khusus  Harga jual dengan Cost type contract  Harga jual yang dihasilkan oleh perusahaan yang diatur pemerintah  .

Capital Employed . Resiko Bisnis 3. Cost of Capital 2.HARGA JUAL NORMAL   Secara NORMAL : Harga jual HARUS dapat menutupi biaya penuh + menghasilkan laba FORMULA : Laba yang sepadan dengan investasi yang ditanam untuk hasilkan produk/jasa Harga Jual = Tafsiran Biaya penuh + Laba yang diharapkan Pendekatan Full Costing Pedekatan Variabel Costing Mempertimbangkan : 1.

a dan tax dari laba yang dihasilkan 25% Maka Cost of Capital = (100% . semakin besar pula laba yang diharapkan dapat diterima oleh perusahaan  Resiko Bisnis Jika resiko bisnis besar. Misal : Butuh dana untuk jalankan usaha dengan kredit bank. .25%) x 0.24 = 18% Semakin besar biaya modalnya. semakin besar persentase yang ditambahkan pada cost of capital dalam memperhitungkan laba yang diharapkan. Cost of Capital  Biaya yang dikeluarkan untuk investasi. yang bunganya 24%p.

semakin besar pula laba yang diharapkan dalam perhitungan harga jual Besarnya capital employed yang digunakan dalam memproduksi barang  Dilihat dari total aktiva dalam neraca awal tahun anggaran  . Capital Employed / Jumlah investasi Semakin besar capital employed yang digunakan dalam memproduksi produk.

Rumusan Menghitung Harga Jual Perunit (Manufaktur)   Harga Jual / unit = BIAYA * + % Mark-up Persentase Mark-up = Expectasi Laba + BIAYA** ROI x AKTIVA * Biaya  Biaya yang berhubungan langsung dengan volume (perunit) ** Biaya  Biaya yang tdk bhub langsung oleh volume produk (non produksi) .

TABEL PERBEDAAN Pendekatan UNSUR BIAYA UNSUR MARK UP FULL Costing(Absorption Approach) VARIABLE Costing(Contribution Approach) TOTAL Costing Biaya produksi Ekspektasi Laba + Biaya non Produksi Ekspektasi Laba + Biaya produksi + non produksi yang bersifat tetap Ekspektasi Laba Biaya produksi dan non Produksi yang bersifat variabel Biaya Produksi + Biaya Non Produksi .

000. Menurut anggaran.000 kg dengan taksiran biaya penuh untuk tahun anggaran yang akan datang sbb : . perusahaan direncanakan akan beroperasi pada kapasitas normal sebanyak 1. GLORY sedang mempertimbangkan penentuan harga jual produk ASTREX untuk tahun anggaran yang akan datang.Contoh Soal : Manajer Pemasaran PT.

000 Rp.000.000.000 Rp.100.000 -------------------------.000.000 Rp.+ Rp.000. 1.000. & umum tetap BIaya pemasaran tetap Total biaya tetap Total biaya penuh Rp.000 -------------------------.+ Rp. 50. 50.400. 2.000 Rp. 4.000.000 Total aktiva yang diperkirakan pada awal tahun anggaran Rp. 3.000.000.000.000 -------------------------. 150. 250.000. 1.Biaya Variabel : Biaya produksi variable Biaya adm & umum variable Biaya pemasaran variable Total biaya variable Biaya Tetap : Biaya produksi tetap Biaya adm.500.000 dan laba yang diharapkan dinyatakan dalam tariff kembalian investasi (ROI) 25% .000 Rp.000.+ Rp.000. 2.000.

500. 1.000.000.000.000 Rp.000.000 Rp.000.000.000 Rp.000 . 100. 1.000 Rp.000. 1.000. 3.PENDEKATAN FULL COSTING Unsur biaya : Biaya produksi variable Biaya produksi tetap Rp.000.000.000.000 TOTAL Unsur Mark-up Rp. 1. 400.000 Unsur mark-up : Biaya non produksi variable Biaya non produksi tetap Ekspektasi laba25% X rp.+ Rp. 3. 2.000 -------------------------.000.x 100% = 50% Rp.000.+ Rp.500. 4.000 Persentase Mark-up = -----------------------.000.000.000.000 --------------------------.

000.Perhitungan Harga Jualnya : Biaya produksi 3.+ Total harga jual 4.000 --------------------- -----.500.: Rp.000.000 Volume produksi kg Bisakah membuat dengan pendekatan : Harga jual produk / kg 1.000.000.000.500.000 -----.500.000. 3.000.000 Mar-up 50% x Rp. Total Costing ? Rp. Variabel Costing ? 2.000 1. --------------------- Rp.- . 4. 1. Rp.

bahan dan suku cadang sebagai pelengkap penjualan jasa. Dalam perusahaan jasa : Volumenya dihitung berdasarkan waktu yang dibutuhkan untuk melayani konsumen  bukan harga jual/unit tetapi harga jual per satuan waktu yang dinikmati konsumen .HARGA JUAL UNTUK PENJUAL WAKTU dan BAHAN Digunakan perusahan bengkel mobil. dok kapal dan perusahaan-perusahaan penjual jasa reparasi.

depresiasi. dgn produk  biaya TK tak langsung.Harga Jual = Biaya penuh + Expectasi Laba Dalam sebuah bengkel yang menjual jasa perbaikan mobil MAKA :  Biaya yang berhub. dgn produk  biaya tenaga mekanik dan ahli listrik  Biaya yang tak berhub. listrik. asuransi dll .

Manajer pemasaran PT GLORIA sedang mempertimbangkan penetuan harga jual jasa reparasi untuk tahun angaran yang akan dating. perusahaan direncanakan akan beroperasi pada kapasitas normal sebanyak 300 hari @ 7 jam kerja/hari Aktiva yang digunakan di departemen BENGKEL sebesar 60 juta Aktiva yang ditanam dalam departemen TOKO SUKU CADANG sebesar 28 juta. Perusahaan mempekerjakan 6 orang tenaga mekanik dan 4 orang ahli listrik dalam departemen BENGKEL Menurut anggaran.Contoh Soal : PT. Tarif kembalian investasi (ROI) yang diharapkan dalam tahun anggaran adalah sebesar 25% . Perusahaan memiliki dua departemen : BENGKEL dan TOKO SUKU CADANG. GLORIA berusaha di usaha bengkel mobil.

31.000. 50. 40.000.000 Jam tenaga kerja langsung 10 org x 300 hari x 7 jam/hr 21.000 jam --------------------.: Biaya tenaga kerja langsung perjam Rp.000 Biaya kesejahteraan tenga kerja langsung : Tunjangan kesehatan 10 org x 12 bln x Rp. 6.500.929 .500 perjam Rp.Tafsiran jam kerja tenaga kerja langsung untuk tahun anggaran yad sbb : Upah tenaga kerja langsung : 21.000 Rp. 1.000 Rp. 3.000 jam @ Rp.000 Tunjangan kesejahteraaan 10 org x 12 bln x Rp.+ Jumlah biaya tenaga kerja langsung Rp.000 -------------------. 25. 1.500.

350. 800.+ Jumlah biaya tidak langsung Rp. 11.000 . 400. 500.000 Biaya depresiasi aktiva tetap Rp.Biaya tidak langsung bengkel dianggarakan sbb : Gaji pengawas & TK tidak langsung lain Rp. 16.000 Biaya umum Rp.500.000 Biaya depresiasi aktiva tetap Rp.600.000 -------------------. 2. 650.200.000 Biaya listrik Rp.000 Biaya air Rp.000 Biaya asuransi Rp.

40. 16.000 ----------------------: 78% . 15.000 ---------------------+ Rp. BENGKEL : Biaya tidak langsung dept. BENGKEL Expectasi laba 25% x Rp. 31.000 Rp.000. 60 juta Jumlah Biaya tenaga kerja langsung Persentase mark-up dari BTKL Rp.500.000 Rp.500.Perhitungan Mark-up Dept.500.

000 Rp.000 Rp.000 -------------------. 7. 23. 9.800. 17.000. TOKO SUKU CADANG Biaya tidak langsung toko suku cadang : Gaji tenaga kerja toko Biaya listrik Biaya kantor + Jumlah BTK tidak langsung dept.000 Rp.000.000.Perhitungan Mark-up Dept. TOKO Ekspektasi Laba 25% x 28 juta Rp.000 -------------------- Rp. 300.000 Rp. 700.: Persentase mark-up dari harga bahan & suku cadang 40% .000. 10.000 ------------------- + Jumlah Mis. Taksiran harga beli bahan & suku cadang Rp.

4. yang masing-masing bekerja sbb : Mekanik 1 jam orang Ahli listrik 1.585 . 8. 3. 4. BENGKEL : Biaya tenaga kerja langsung 2.TENTUIN HARGA JUAL Dept.823 Mark-up : 78% x Rp.929 Rp.823 Rp.+ Harga jual jasa service mesin Rp. BENGKEL Dimisal : Untuk sevice mesin terdiri dari pekerjaan ganti oli dan tune-up mesin yang memerlukan 2 orang tenaga mekanik dan 1 orang tenaga ahli listrik.5 jam orang Sehingga perhitungan harga jual dept.762 -----------.5 jam x @1.

3.+ Harga jual jasa service mesin Rp.5 jam orang Sehingga perhitungan harga jual dept.823 Rp. 4. yang masingmasing bekerja sbb : Mekanik 1 jam orang Ahli listrik 1. 8.762 ------------.823 Mark-up : 78% x Rp.5 jam x @1.Dimisal : Untuk sevice mesin terdiri dari pekerjaan ganti oli dan tune-up mesin yang memerlukan 2 orang tenaga mekanik dan 1 orang tenaga ahli listrik. 4.929 Rp.585 . BENGKEL : Biaya tenaga kerja langsung 2.

8. TOKO BAHAN dan SUKU CADANG Dimisal : Seorang pelanggan memerlukan jasa service mesin dan memelukan 1 kaleng oli mesin yang harga fakturnya Rp. 8. 25.785 .000 Mark-up dari harga bahan & suku cadang Rp. 10.200 ---------------.000 dan saringan oki (oli filter) yang harga fakturnya Rp.+ Jumlah hasil penjualan jasa service + bahan Rp.585 Harga bahan dan suku cadang Rp.000 Sehingga perhitungan harga jual dept.+ Harga jual bahan dan suku cadang Rp. 7. 18. TOKO BAHAN : Harga jual jasa service mesin Rp. 33.TENTUIN HARGA JUAL Dept.200 --------------.

diharapkan didapatkan harga yang wajar. SEHINGGA dalam penetapan harga jual produk dibutuhkan pedoman : 1. Cara pengukurannya  Dengan adanya pedoman tsb.HARGA JUAL PRODUK PERUSAHAAN YANG DIATUR PERATURAN PEMERINTAH  Perusahaan yang mengatur hajat hidup orang banyak. Tiap kenaikan harga diatur peraturan pemerintah yang harus dapat dipertanggungjawabkan (dilihat dari biaya penuh yang digunakan sebagai dasar dan kewajaran labanya) . Unsur-unsur biaya produksi dan non produksi 2.

 Harga Jual = Tafsiran Biaya penuh masa yad + Expectasi Laba Pendekatan Full Costing  diterima oleh PSAK .

15.000. 1.000. 8.000 Rp.000.200.000.000.000.000. 4.000 ------------------------Rp.000 Rp. 3.000.000.000 untuk pembelian mesin dan ekupment serta modal kerja.000.200.000 Biaya bahan baku Biaya TK langsung BOP (variable + tetap) + Jumlah taksiran biaya produksi Taksiran biaya non produksi setahun terdiri dari : Biaya pemasaran Biaya administrasi & umum + Jumlah taksiraan biaya nonproduksi Diputuskan laba wajar untuk perusahaan listrik : 25% dari investasi .000 -------------------------Rp.000 kwh per tahun adalah sbb : Rp.000.000. Taksiran biaya produksi listrik pada volume produksi 100.000. 2.Contoh :  Misalnya untuk menghasilakan listrik diperlukan investasi sebesar Rp. 3.000 Rp. 700.000 Rp.500.

000. 15. 15. 3.000 Rp.: Persentase mark-up dari biaya produksi 20% .000 Hitung Mark-up Biaya non produksi Rp.000 Jumlah biaya langsung (produksi) Rp.000.000 Ekspektasi laba 25% x Rp.000.000.000. 3.000.000 -------------------------.200. 2.Menghitung HARGA JUAL LISTRIK per kwh : Diket : Taksiran biaya penuh : Biaya produksi Biaya non produksi Taksiran aktiva penuh yang digunakan Rp. 2. 800.000 Rp.000.+ Jumlah biaya tidak langsung (non prod) Rp.000 --------------------------.200.200.000. 3.000.000.000.200.000 Rp.

000. Rp. 18.0000 3. -------------------- ♫♪SELESAI♫♪ Rp.000. 15. -------------------- Rp.000 Mark-up 20% x Rp.Perhitungan harga jual per kwh : Tafsiran biaya produksi 15. 180 .000 -----.000.000.000.000.000.000.000 -----.000.000 Rp.+ Total harga jual Volume produk (dalam kwh) 100.: Harga jual listrik per kwh Rp.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->