P. 1
KONSEP DIRI

KONSEP DIRI

|Views: 60|Likes:
Dipublikasikan oleh Azhar El-Marosy

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Azhar El-Marosy on Jun 09, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/30/2012

pdf

text

original

KONSEP DIRI

Umi kusyairy, S.Psi., M.A. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar

Konsep diri
persepsi terhadap diri sendiri yang didasarkan pada pengetahuan diri, pengharapan diri, penilaian diri, peran, dan identitas diri.

Pengetahuan diri
informasi yang dimiliki tentang diri

Identitas diri
konsistensi perilaku individu di sepanjang waktu dan berbagai keadaan

Pengharapan diri

Komponen konsep diri
Peran:

gagasan tentang kemungkinan menjadi apa individu kelak

Penilaian diri
pengukuran tentang keadaan diri dibandingkan dengan apa yang dapat terjadi

serangkaian pola perilaku yang diharapkan lingkungan sosial

Pengalaman secara situasional

Interaksi dengan orang lain (significant others) Perkembangan Konsep diri

Faktor-faktor yang mempengaruhi konsep diri

stressor

Usia , sakit dan trauma

Budaya Pengalaman masa lalu Lingkungan Tingkat perkembang an dan kematangan

Sumber internal dan eksternal

Pengalaman sukses dan gagal

Jenis-jenis konsep diri
Konsep diri positif Individu menerima kondisi dirinya dengan stabil berdasarkan realitas yang sangat bervariasi, sehingga memudahkannya untuk menjalani kehidupan dan menerima keadaan orang lain secara apa adanya. Individu merancang tujuan yang realistis dalam kehidupannya yakni berkemungkinan besar untuk mencapai tujuannya, sekalipun tidak tercapai dianggap sebagai pengalaman berharga. Konsep diri negatif 1. Pandangan individu tentang dirinya sangat tidak stabil, sangat tidak tahu kekuatan, kelemahannya, dan yang dihargai dalam hidupnya. Selalu membandingkan apa yang diperolehnya dengan yang diperoleh orang lain, sehingga terus-menerus mengubah konsep dirinya 2. Pandangan individu tentang dirinya terlalu kaku, tidak mengizinkan adanya penyimpangan (menganggap gaya hidupnya paling tepat), dan melindungi konsep dirinya yang kokoh dengan mengubah atau menolak informasi baru.

Perkembangan konsep diri
Pra sekolah Kepemilikan fisik Kesukaan Anak usia Remaja Sikap Karakteristik kepribadian Kepercayaan &

sekolah
Emosi-emosi sosial Perbandingan sebaya Karakteristik Kelompok

dengan teman setting

Kompetensi

Orientasi masa
depan

Perbedaan konsep diri antar gender
Faktor 1. Intrinsik Motif Secara alamiah pria Secara alamiah wanita mempunyai daya bersifat ‘merawat’ saing tinggi Pendamping kepala rumah tangga yang membantu terlaksananya kesejahteraan keluarga Pria Wanita

2. Ekstrinsik
Keluarga/agama Kepala rumah tangga yang bertanggungjawab terhadap kesejahteraan keluarga Sekolah

Pria dibentuk dan Wanita dibentuk dan dipersiapkan menjadi dipersiapkan menjadi calon pemimpin calon pengasuh Pandangan masyarakat pria harus protektif, bijaksana Pandangan masyarakat bahwa bahwa wanita harus tegar, lembut,diproteksi, dan pengasih dan penyayang

Lingkungan masyarakat

Hubungan konsep diri dengan proses belajar mengajar
Pada proses belajar mengajar diperlukan konsep diri yang positif untuk mencapai prestasi akademik yang tinggi, karena konsep diri berkorelasi dengan prestasi,motivasi, dan tujuan pribadi.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->