Anda di halaman 1dari 8

BURKES PENTAD ANALYSIS OF DRAMATISM THEORY PADA JIM JONES PEOPLES TEMPLE Jangan lupa bikin cover makalah..

Review
The Peoples Temple adalah sebuah gerakan religious baru yang dimulai oleh Rev. Jim Jones dengan tujuan mempromosikan persamaan ras, tapi malah berakhir dengan lebih dari 900 orang mati pada sebuah bunuh diri massal yang terjadi di Jonestown, Guyana.

Jones adalah seorang orator yang berbakat, karismatik, sehingga luar biasa mahir dalam mendapatkan kepecayaan, hal tersebut sangat berperan dalam merekrut anggota baru. Jones adalah seorang pria karismatik yang menuntut kesetiaan dan berkotbah mengenai pengorbanan. Visinya adalah menjadi socialist in nature. Dia percaya bahwa kapitalisme Amerika menyebabkan keseimbangan yang tidak sehat di dunia, dim mana orang kaya memiliki terlalu banyak uang dan orang miskin bekerja keras, dan menerima hasil yang terlalu sedikit. Melalui Peoples Temple, Jones

menyebarkan aktivisme. Meskipun hanya sebuah Gereja kecil, Peoples Temple memiliki dapur umum dan rumah untuk lansia dan orang-orang kelainan mental. Selain itu mereka juga membantu orang-orang untuk mendapatkan pekerjaan. Jones aktif mencari dan menerapkan keterampilan retoris kepada orang-orang dengan riwayat penindasan dan perampasan, mayoritas anggotanya yaitu orang kulit hitam dengan pendapatan rendah, mantan prostitusi, pecandu obat-obatan dan lain-lain. Jones menciptakan struktur The Temple untuk berperan pada aspek emosional dalam latar belakang orang-orang yang ditargetkan untuk dijadikan anggota. Layanan Temple menyatukan kebiasaan gereja daerah Selatan dan Barat Tengah. Dari awal 1960-an, Jones membesar-besarkan kepahitan dan kebencian yang dialami oleh anggota berkulit hitam pada kehidupan mereka dahulu dan sekarang.

Jones memulai Peoples Temple di Indianapolis, Indiana. Namun karena merasa bahwa Indianapolis tidak akan dapat menerima pesannya yaitu persamaan ras, Jones memindahkan pengikutnya ke Ukiah, California pada tahun 1965 dan pindah ke San Fransisco pada awal tahun 1970, lalu akhirnya pindah ke Jonestown, Guyana pada tahun 1974 dan membentuk Peoples Temple Agricultural Project. Orang-orang percaya dengan Jones dan percaya bahwa dia memiliki pandangan yang jelas tentang apa yang harus dirubah dalam Amerika Serikat. Namun orang-orang tidak tahu bahwa Jones adalah orang yang jauh lebih kompleks, orang yang lebih tidak stabil daripada yang disangka.

Dari luar, Jones dan Peoples Temple tampak seperti memiliki kesuksesan yang besar. Tapi di dalamnya, Gereja tersebut telah berubah menjadi sebuah cult/sekte yang berpusat di sekitar Jones. Setelah berpindah ke California, Jones merubah tenor Peoples Temple dari religious menjadi politis. Jones menjadi lebih bersifat komunis. Anggota yang berada pada bagian atas dari hiearki gereja telah berjanji, tidak hanya pengabdiannya pada Jones, tapi mereka juga bersumpah atas semua harta benda dan uang mereka. Beberapa anggota bahkan menandatangani hak asuh anak mereka kepada Jones.

Jones menjadi tergila-gila dengan kekuasaan. Dia selalu ingin setiap orang untuk memanggilnya Bapa atau Dad. Kemudian Jones mulai menggambarkan dirinya sebagai Kristus, lalu dalam beberapa tahun terakhir, Jones mengklaim bahwa ia adalah Tuhan. Jones juga mengkonsumsi sejumlah besar obat-obatan. Pada awalnya, mungkin dapat membantu dia untuk lebih tahan sehingga dapat bekerja dengan baik. Tapi lama kelamaan, obat-obat tersebut menyebabkan peralihan mood yang parah, kesehatannya menurun, dan paranoia menjadi bertambah. Tidak lama, Jones khawatir mengenai serangan nuklir, ia segera percaya bahwa seluruh pemerintah, terutama CIA dan FBI mengincar dirinya. Karena ingin menghindari ancaman pemerintah dan melarikan diri, Jones memutuskan untuk memindahkan Peoples Temple ke Guyana, Amerika Selatan.

Setelah Jones meyakinkan anggota Peoples Temple untuk berpindah tempat yang seharusnya menjadi negara khayalan dalam hutan Guyana, control Jones terhadap anggotanya menjadi semakin ekstrim. Tidak ada jalan keluar bagi control

Jones, kondisi hidup menjadi mengerikan, jam kerja menjadi lebih panjang, dan Jones telah berubah menjadi jahat.

Saat rumor mengenai kondisi pada Jonestown menyebabkan kerabat ingin kembali pulang, keluarga yang bersangkutan menekan pemerintah untuk melakukan tindakan. Saat Congressman Leo Ryan mengunjungi Jonestown, hal tersebut memicu ketakutan Jones mengenai konspirasi pemerintah untuk menangkap dia. Karena Jones pada saat itu sangatlah terpengaruh obat-obatan dan paranoia, Jones berpikir bahwa kedatangan Congressman Ryan akan membahayakan dirinya. Maka dari itu Jones menyerang dan membunuh Congressman Ryan, lalu mempengaruhi seluruh pengikutnya untuk melakukan revolutionary suicide.

Pengikut-pengikut Jones, sebanyak 918 orang, termasuk 294 di dalamnya adalah anak-anak dibawah 18 tahun, meninggal karena meminum cyanide-laced grape punch, minuman buah yang mengandung sianida, dan Jones juga meninggal pada hari yang sama, yaitu pada tanggal 18 November 1978, karena tembakan pada kepala.

Burkes Pentad Analysis of Dramatism Theory


1. Tindakan (act) Menganggap tindakan (act) sebagai apa yang dilakukan oleh seseorang. Dalam mengubah perilaku dan membentuk kepercayaan pengikutnya, Jones memiliki keterampilan rhetorika untuk pembentukan visi dan memiliki kepribadian yang fasih dalam berbicara. Hal tersebut merupakan prasyarat untuk merancang pembangunan suatu ideologi. Jones menggabungkan perintah dorongan yang tidak biasa untuk menarik orang ke dalam konstruksi dan penerimaan dari ideologi Jones yang unik dan mengancam. Jones menerapkan keterampilan rhetoris tersebut pada orang-orang dengan riwayat penindasan, yaitu dengan mayoritas anggotanya adalah orang berkulit hitam dengan pendapatan rendah, pecandu obat-obatan dan lain-lain. Jones membentuk kepercayaan yang disebut dengan Translation, dimana Jones dan pengikutnya akan mati bersama-sama dan akan berpindah ke alam lain untuk kehidupan yang lebih baik. Sampai akhirnya Jones dapat mempengaruhi dan membawa anggotanya untuk melakukan kegiatan bunuh diri massal dengan meminum racun yang menyebabkan lebih dari 900 kematian di Guyana.

2. Adegan (scene) Adegan (scene) merupakan konteks sekitar aktor atau agen. Sebelum membentuk sebuah gereja, Jones tertarik oleh komunisme dan frustasi oleh pelecehan-pelecehan yang ditimpakan pada komunisme di Amerika Serikat. Hal tersebut memberikan inspirasi bagi Jones, seperti yang dijelaskan dalam rekaman biografi. Statemen lengkapnya sebagai berikut. I decided, how can I demonstrate my Marxism? The thought was, infiltrate the church. So I consciously made a decision to look into that prospect.

Jadi Jones ingin menyusupkan paham Marxism ke dalam gereja. Marxism memfokuskan perhatian pada kekuasaan dan keistimewaan di balik realitas

atau representasi. Kekuasaan, penindasan, dan keistimewaan adalah produk dari bentuk komunikasi tertentu di masyarakat.

3. Agen (agent) Agen (agent) adalah seseorang atau orang-orang yang melakukan tindakan. Dalam kasus ini yang menjadi agen atau aktor adalah pemimpin Peoples Temple yaitu Rev. Jim Jones.

4. Agensi (agency) Agensi (agency) merujuk pada cara-cara yang digunakan oleh agen untuk menyelesaikan tindakan. Anggota Temple yang prospektif pada awalnya disajikan gambaran organisasi yang sedemikian rupa. Dengan layanan hari Minggu yang dirancang untuk menunjukkan ideologi Temple yang positif kepada orang luar, yaitu kesetaraan ras, rasa peduli dengan sesama, dan kekuatan Jones dalam divine healing dimana Jones berpura-pura menyembuhkan orang-orang yang terkena kanker dengan menggunakan hati ayam sebagai kanker yang dikeluarkan dari orang-orang tersebut. Selain itu struktur otoritas dalam Peoples Temple sangatlah sentralistik, sehingga Jones memiliki otoritas tertinggi. Sebagai bukti, banyak orang memandang Jones sebagai pemimpin yang karismatik, tapi pengikutnya justru menyebutnya Bapa atau Dad. Hal-hal tersebut sudah diperhitungkan untuk berperan dalam pembelajaran masa lalu responden, dan pengalaman-pengalaman kehidupan dahulu yang emosional dari masing-masing individu penerima. Jaminan kehidupan dalam Temple telah muncul bagi banyak orang, dan pada saat itu, hal tersebut dianggap lebih berharga dari apa pun pada kehidupan individu di masa lalu, sekarang, maupun masa depan. Jones menciptakan Jonestown sebagai lokasi yang sangat terisolasi, dikelilingi hutan yang sangat luas sehingga anggota Peoples Temple tidak bisa meninggalkan tempat tersebut. Anggotanya sering diberi ancaman-ancaman seperti untuk orang-orang kulit hitam yang miskin, Jones meyakinkan mereka jika mereka pergi, mereka akan dimasukkan ke kamp konsentrasi, sedangkan untuk anggota yang berkulit putih, Jones membuat mereka percaya bahwa pada saat ini mereka sedang diawasi oleh CIA, sehingga terbentuk lingkungan dimana orang-orang takut jika kembali ke Amerika Serikat. Selain itu untuk membentuk loyalitas

anggotanya, Jones melemahkan ikatan-ikatan keluarga anggotanya, seperti pasangan suami istri tidak boleh bersama, dan anak-anak tinggal pada lokasi yang berjauhan dengan orang tuanya.

5. Tujuan (purpose) Tujuan (purpose) merujuk pada hasil akhir yang ada di dalam benak agen untuk tindakan, yaitu mengapa tindakan tersebut dilakukan. Dalam hal ini tujuan dari penganiayaan yang dilakukan yaitu untuk membangun loyalitas kepada Jones. Hal ini membuat ide bunuh diri massal lebih dapat diterima oleh banyak anggota Peoples Temple. Kunjungan dari Congressman Ryan sudah dipandang mengancam oleh anggotanya. Pada menit-menit terakhir sebelum bunuh diri massal, Jones berulang kali mengacu pada fakta bahwa karena Congressman Ryan dibunuh, orang-orang akan kembali datang dan menghancurkan Jonestown, sehingga lebih baik mati dalam revolutionary suicide (mati untuk suatu tujuan) dari pada apa yang mereka miliki yang sudah dibangun dalam Jonestown hancur.

6. Sikap (attitude) Sikap (attitude) merujuk pada cara dimana seorang agen atau aktor memposisikan dirinya dibanding dengan orang lain. Pada kasus ini Jones menempatkan dirinya sebagai deity (Tuhan) dan messiah (penyelamat). Hal tersebut merupakan kunci utama dari seluruh ideologi dan kekuasaan sanksi dari ideologi tersebut. Oleh karena itu, Jones secara bebas diperbolehkan untuk membuat ideology tambahan yang pada gilirannya, dapat

merasionalisasi keinginannya untuk mengeluarkan dan mengatur imbalan juga hukuman untuk dirinya sendiri, pembantunya, dan juga anggota atau pengikutnya.

Daftar Pustaka
Hall, John R. "The Apocalypse at Jonestown." In Ken Levi ed., Violence and Religious Commitment. University Park: Pennsylvania State University Press, 1982. http://www.deathreference.com/Ho-Ka/Jonestown.html#b

^ "Jonestown Audiotape Primary Project." Alternative Considerations of Jonestown and Peoples Temple. San Diego State University. Archived 24 January 2011 at WebCite

Rachel Kohn, Drinking Poison: Inside Jonestown Sunday, August 8 1999 http://holysmoke.org/wicca/jjones.htm

http://www.gatherthepeople.org/Downloads/PEOPLES_TEMPLE.pdf

http://www.religioustolerance.org/dc_jones.htm

http://www.jonestown.sdsu.edu/jonestownPDF/newwestart.pdf David Moberg, Revolutionary Suicide, 1978, In These Times, 3(5):11-14 (December 13-19, 1978)

Dengan menceritakan suatu kisah seperti bagaimana penderitaan orang-orang berkulit hitam yang tinggal di Amerika Serikat, bagaimana mereka tertindas dalam rasisme yang sangat besar pada saat itu. Selain itu Jones menceritakan bahwa Amerika akan mendapatkan serangan nuklir dan mereka pada saat itu sedang diintai oleh CIA, sehingga Jones dapat dengan mudah membawa pengikutnya untuk berpindah tempat, sampai akhirnya sampai ke Jonestown, Guyana.

How very much I've tried my best to give you a good life. But in spite of all of my trying a handful of our people, with their lies, have made our lives impossible. There's no way to detach ourselves from what's happened today. They've robbed us of our land, and they've taken us and driven us and we tried to find ourselves. We tried to find a new beginning. But it's too late. You can't separate yourself from your brother and your sister. No way I'm going to do it. I refuse. So be patient. Be patient. Death is--I tell you, I don't care how many screams you hear. I don't care how many anguished cries. Death is a million times preferable to ten more days of this life. If you knew what was ahead of you--if you knew what was ahead of you, you'd be glad to be stepping over tonight. Death, death, death is common to people. And the Eskimos, they take death in their stride. All they do is taking a drink. They take it to go to sleep. That's what death is, sleep. You can have it (inaudible) I'm tired of it all. Take our life from us. We laid it down. We got tired. We didn't commit suicide, we committed an act of revolutionary suicide protesting the conditions of an inhumane world.