Anda di halaman 1dari 10

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wataala, karena berkat rahmatNya saya bisa menyelesaikan makalah perkembangan teknologi komunikasi yang berjudul BBM Indonesia Termurah se-Asia Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas mata kuliah PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI.

Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi sempurnanya makalah ini.

Semoga makalah ini memberikan informasi bagi semuanya dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.

Banda Aceh, Mei 2012

Penulis

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR . i DAFTAR ISI ii BAB I. PENDAHULUAN 1 A. LATAR BELAKANG .. 1

B. RUMUSAN MASALAH .. 2 C. TUJUAN PENULISAN ........................ 2

BAB II. PEMBAHASAN .... 3 BAB III. PENUTUP .... 10 A. KESIMPULAN .. 10 B. SARAN .. 10

ii

BAB I PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG Serambi Indonesia adalah sebuah surat kabar harian yang terbit di Banda Aceh sejak 1989. Awalnya, harian ini bernama Mingguan Mimbar Swadaya yang dipimpin oleh M Nourhalidyn (1943-2000). Manajamen yang kurang baik pada masa itu, membuat surat kabar mingguan yang berdiri pada 1970-an tersebut sering tak terbit. Tak ingin, korannya mati, M Nourhalidyn kemudian bersama sahabatnya Sjamsul Kahar yang juga wartawan KOMPAS di Aceh, mencoba menjajaki kerjasama dengan harian KOMPAS Jakarta dan akhirnya Nourhalidyn - Sjamsul Kahar berhasil meyakinkan harian terbesar di Indonesia itu. Pada tanggal 9 Februari 1989, surat kabar mingguan Mimbar Swadaya akhirnya berubah menjadi harian Serambi Indonesia. M.Nourhalidyn duduk sebagai Pemimpin Umum dan Sjamsul Kahar sebagai Pemimpin Redaksi. Dalam sejarahnya, Serambi pernah berhenti terbit karena diancam oleh Gerakan Aceh Merdeka, karena berita-beritanya dianggap lebih menguntungkan pihak TNI. Namun, hal itu dapat dilaluinya. Pada saat tsunami meluluhlantakkan Aceh pada Desember 2004, Serambi pun ikut menjadi korban. Kantornya yang megah berikut mesin cetaknya di kawasan Desa Baet, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, hancur lebur. Tak kurang 55 karyawan, 13 diantaranya adalah redaktur dan wartawan senior hilang dihempang tsunami. Mereka pun terpaksa berhenti terbit. Namun pada 1 Januari 2005 Serambi kembali ke pasar dengan menggunakan mesin cetak miliknya yang ada di kota satelit Lhokseumawe. Menurut informasi, mereka kini telah menempati kantornya yang baru di kawasan Bandara Lambaro, Aceh Besar, Banda Aceh dan juga telah melakukan rekruitmen tenaga redaksi yang baru. Kini harian telah bertiras 35 ribu exemplar perhari itu dipimpin oleh Sjamsul Kahar, sebagai Pemimpin Umum dan Mawardi Ibrahim, sebagai Pemimpin Redaksi.

B. RUMUSAN MASALAH 1. Bagaimana media massa mengendalikan suatu pemikiran massa? 2. Bagaimana peran media massa yang dianggap bernilai positif? 3. Apakah media massa dengan pemerintahan mempunyai hubungan?

C. TUJUAN PENULISAN Untuk mengetahui bahwa media massa adalah alat yang paling kuat digunakan oleh seseorang untuk memanipulasi massa dalam berbagai macam bentuk baik positif maupun negatif. Mereka mampu membentuk dan mengendalikan pendapat, tingkah laku serta menentukan apa yang seharusnya diterima. Peran media massa dinilai berperan positif bagi masyarakat apabila media tersebut dapat menyebarkan dan menanamkan nilai-nilai moral contohnya: mencintai sesama manusia, menjunjung tinggi moral, menghormati hakhak orang lain, menyebarkan tradisi saling memaafkan dan mangasihi. Oleh karena itu penyuguhan suatu berita dan siaran di media massa harus tetap mendidik untuk membangun perilaku masyarakat yang kritis. Media massa dan pemerintah mempunyai suatu prinsip kesetaraan dalam bekerja sama, karena kedua pihak tersebut saling membutuhkan. Pihak pemerintah membutuhkan peran media sebagai sarana untuk mensosialisasikan apa yang telah dikerjakan kepada masyarakat dan pihak media itu sendiri membutuhkan pemerintah sebagai sumber berita.

BAB II PEMBAHASAN
Berita adalah informasi yang telah disiarkan untuk publik. Sebuah informasi penting belum akan disebut sebagai berita apabila belum diterbitkan di koran, majalah, situs Internet, disiarkan di radio atau televisi. Setiap redaksi media pengkabaran memiliki otoritas penuh untuk menentukan informasi apa yang akan mereka beritakan dan informasi apa yang akan dibuang ke tempat sampah. Wartawan adalah sebutan bagi orang yang melakukan pencatatan suatu peristiwa ke dalam bentuk media tulisan maupun visual. Wartawan adalah seseorang yang memberikan sebuah karya kepada masyarakat tentang segala hal yang telah terjadi dalam kehidupan sekarang, masa lalu, maupun masa depan. Wartawan yang baik adalah wartawan yang mampu

memberikan sebuah berita yang etis dan layak dikonsumsi masyarakat luas. Seorang wartawan juga memiliki banyak peraturan atau yang disebut juga dengan kode etik jurnalis yang haruslah selalu ditanamkan dalam setiap karyanya. Jika membahas tentang fungsi jurnalis itu sendiri adalah yang pertama, jurnalis itu adalah orang yang memberikan suatu edukasi atau pendidikan kepada orang lain. Kedua, Jurnalis juga berfungsi sebagai pemberi informasi ke pada orang lain atau masyarakat luas dalam bentuk yang sifatnya universal. Ketiga, jurnalist adalah orang yang memberikan berita-berita entertainment atau hiburan yang juga dapat disebarluaskan melalui berbagai perkembangan media teknologi era-reformasi saat ini. Setiap daerah pasti memilki surat kabar yang bertugas mengabari kepada masyarakat daerah tersebut tentang berbagai hal peristiwa yang telah terjadi di daerahnya. Misalkan di Aceh sendiri, banyak media cetak yang menginformasikan masyarakatnya tentang segala peristiwa yang telah terjadi seperti Serambi Indonesia, Warta Aceh, Harian Aceh, Prohaba yang sangat membantu masyarakat mengetahui segala peristiwa yang telah terjadi di daerahnya dan dapat mengikutsertakan masyarakat dalam pembangunan daerahnya.

Dalam penulisan makalah perkembangan teknologi komunikasi ini, saya akan menjelaskan tentang suatu informasi yang saya dapatkan dari sebuah media cetak Aceh yaitu koran Harian Serambi Indonesia. Saya mengangkat suatu berita tentang: BBM Indonesia Termurah se-Asia Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi Jenis premium di Indonesia merupakan harga termurah di kawasan Asia jika dibandingkan dengan negara berkembang lainnya. Kita perlu mengendalikan Subsidi BBM, karena harga Minyak dunia sudah terus meningkat menurutnya pada saat ini harga premium di Indonesia masih berada pada level Rp.4500 per liter, dimana di Negara Vietnam sudah mencapai Rp.10.000 per liter dan di india sebesar Rp.12.000 per liter, ujar Agus Martwowardojo (menteri keuangan) kutipan berita serambi pada hari minggu, 25 maret 2012 Berita ini dikabarkan melalui koran harian Serambi Indonesia Aceh, koran harian serambi ini merupakan Koran yang paling diminati oleh warga Banda Aceh dan sekitarnya dibandingkan dengan media cetak lainnya. Setiap berita yang dikabarkan menggunakan aturan-aturan dari serambi itu sendiri. Pada dasarnya setiap media pengkabaran mereka sudah mempunyai system management tersendiri untuk bisa mengatur setiap berita yang akan dikabarkan ke masyarakat luas dan tidak semua berita harus dikabarkan kepada masyarakat luar, terkadang ada banyak berita yang tidak dikabarkan kepada masyarakat karena mengandung hal-hal yang dapat menimbulkan suatu efek yang negatif bila diterbitkan pada media cetak tertentu, oleh karena itulah setiap perusahaan media pengkabaran selalu berusaha memperkerjakan tenaga kerja yang professional dan handal untuk menghasilkan suatu berita yang positif dan tidak menimbulkan suatu kontradiksi yang dihasilkan dari berita itu sendiri. Berita bukanlah suatu informasi yang selalu terkait dengan segala peristiwa sebab tidak semua peristiwa menjadi buah bibir dapat diberitakan. Berita sendiri lebih menitikberatkan pada konstruksi suatu realitas yang proses intepretasinya menggunakan ragam bahasa yang telah terukur. Sehingga bahasa memegang peranan penting dalam membentuk opini publik.

Cara menyajikan suatu berita harus mempunyai unsur 5W+1H (Apa/What, Di mana/Where, Kapan/When, Mengapa/Why, Siapa/Who dan Bagaimana/How). Susunan berita sebaiknya dibuat secara kronologis sehingga pembaca/pendengar/penonton bisa mengikuti seolah-olah berita itu seperti suatu cerita, jangan mengurangi kejelasan, juga mengurangi kenyamanan, lebih banyak faktanya atau reverensi pendapat ahli, jangan terlalu banyak pendapat pribadi seorang penulis berita Berita yang dikabarkan pada setiap media serambi terbagi tiga jenis berita, yaitu: 1. Berita aktual Berita aktual bisa dikatakan sebagai berita peristiwa, artinya suatu peristiwa yang sudah atau sedang terjadi dalam keadaan kehidupan masyarakat. Contohnya: berita demo para mahasiswa atas kenaikan bbm, berita kecelakaan, berita terjadinya perampokan di suatu daerah, dll. Berita actual merupakan berita yang dikabarkan kepada masyarakat dengan memberikan fakta-fakta dari hal tersebut karena mempunyai sumber yang valid.

2. Berita By-Design Berita by-design adalah berita yang didesign dari suatu keadaan tertentu yang sudah terjadi, artinya berita tersebut dibuat oleh creative media dari suatu peristiwa dan dikemas lebih menarik. Contohnya seperti berita-berita tentang perkembangan pasangan calon gubernur kota Banda Aceh.

3. Informasi Rakyat Berita yang didapatkan dari sebuah fenomena yang terjadi pada suatu daerah tertentu yang bersumber dari rakyat dari daerah itu tersendiri. Berita dari informasi rakyat harus dimuat untuk dapat memberitahukan daerah lain tentang peristiwa yang telah terjadi pada daerah tertentu. Contohnya misalkan di daerah Papua yang mengalami masalah kekurangan air bersih, disinilah berperannya media pengkabaran yang bertugas untuk memberitakan masalah tersebut kepada masyarakat daerah lain agar bisa memberi bantuan ke daerah-daerah yang memerlukan seperti di Papua.

Setiap berita yang masuk ke redaksi suatu media pengkabaran harus dirapatkan oleh seluruh peranan dalam media tersebut, karena setiap berita yang didapatkan oleh seorang wartawan itu tidak selamanya bisa dijadikan sebagai suatu informasi kepada masyarakat luas. Beragam peristiwa dan informasi yang diperoleh masyarakat tidak terlepas dari peranan suatu media massa dalam hubungannya dari penyajian dan intepretasi fakta peristiwa. Melalui media massa masyarakat mendapatkan suatu bentuk penyajian informasi berupa berita. Masyarakat memerlukan berbagai kebutuhan informasi baik mulai dari dunia hiburan, ekonomi-bisnis, politik, keilmuan, sampai pada hal yang sepele sekalipun menjadi konsumsi khalayak. Informasi kini telah dinilai oleh masyarakat kita sebagai suatu kebutuhan, dari hanya sekedar untuk tahu hingga untuk kepentingan profesional, informasi kini mulai ditanggapi positif oleh masyarakat. Kedudukan informasi sebagai kebutuhan esensial dijadikan masyarakat kita untuk mencapai tujuan melalui manfaat yang diperolehnya. Dengan ketersediaan informasi, manusia dapat memperluas cakrawala pengetahuannya, memahami kedudukan serta peranan dalam masyarakat dan mengetahui apa saja peristiwa yang terjadi di sekitarnya.

Pengolahan suatu berita yang dilakukan seperti koran Harian Serambi Indonesia mempunyai dua macam proses tahapan, yaitu: 1. Proses Jurnalistik a) Rapat Redaksi : proses pertemuan antara semua redaksi untuk membicarakan berita apa yang layak diterbitkan. b) Repotase : laporan berita dari wartawan. c) Penulisan Berita : berita yang sudah dirapatkan dan layak untuk diterbitkan akan ditulis dan diterbitkan. d) Editing : proses memeriksa kembali naskah/tulisan untuk menyempurnakan tulisan, yang menyangkut ejaan, gaya bahasa, kelengkapan data, efektivitas kalimat, dan sebagainya. Pelaku disebut editor atau redaktur. e) Setting dan Lay Out: proses pemilihan Setting merupakan proses pengetikan naskah yang menyangkut pemilihan jenis dan ukuran huruf. Sedangkan layout merupakan penanganan tata letak dan penampilan fisik penerbitan secara umum. Setting dan layout merupakan

tahap akhir dari proses kerja jurnalistik. Setelah proses ini selesai, naskah dibawa ke percetakan untuk dicetak sesuai oplah yang ditentukan.

2. Proses distribusi a) Dari Percetakan disebarkan kepada distributor besar b) Distributor kepada Agen-agen c) Agen kepada Loper Koran d) Loper Koran kepada Pembaca

BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN


Sebuah informasi penting belum akan disebut sebagai berita apabila belum diterbitkan di koran, majalah, situs Internet, disiarkan di radio atau televisi. Setiap redaksi media pengkabaran memiliki otoritas penuh untuk menentukan informasi apa yang akan mereka beritakan. Wartawan adalah sebutan bagi orang yang melakukan pencatatan suatu peristiwa ke dalam bentuk media tulisan maupun visual. Wartawan adalah seseorang yang memberikan sebuah karya kepada masyarakat tentang segala hal yang telah terjadi dalam kehidupan sekarang, masa lalu, maupun masa depan. Setiap media massa mempunyai system management tersendiri untuk bisa mengatur setiap berita yang akan dikabarkan ke masyarakat luas dan tidak semua berita harus dikabarkan kepada masyarakat luar agar tidak menimbulkan suatu kontradiksi yang akan dihasilkan dari berita itu sendiri.

B. SARAN

Setiap perusahaan media massa harus berusaha memperkerjakan tenaga kerja yang professional dan handal untuk menghasilkan suatu berita yang positif dan tidak menimbulkan suatu kontradiksi yang akan dihasilkan dari berita itu sendiri serta mampu membuat sebuah berita yang lebih menitikberatkan pada konstruksi suatu realitas yang proses intepretasinya menggunakan ragam bahasa yang efektif, karena bahasa memegang peranan penting dalam membentuk opini publik.