Anda di halaman 1dari 23

Struktur Sistem Peliput (Sistem Integumen)Kulit beserta aksesorinya, yaitu rambut, kelenjar keringat, dan kuku, termasuk dalam

sistem integumentatau system peliput.I. KulitKulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan, panas, dingin,sakit, dan tekanan. Kulit manusia terdiri atas tiga sisa pencernaan dari tubuh. Kegiatannya terutama dirangsang oleh panas, latihan jasmani, emosi dan obat-obat tertentu. Ada dua jenis kelenjar keringat yaitu :1 . K e l e n j a r k e r i n g a t e k r i n , k e l e n j a r k e r i n g a t i n i m e n s e k r e s i c a i r a n j e r n i h , yaitu keringat yang mengandung 95 97 persen air dan mengandung beberapamineral, seperti garam, sodium klorida, granula minyak, glusida dan sampingandari metabolism seluler. Kelenjar keringat ini terdapat di seluruh kulit, mulai daritelapak tangan dan telapak kaki sampai ke kulit kepala. Jumlahnya di seluruh badan sekitar dua juta dan menghasilkan 14 liter keringat dalam waktu 24 jam pada orang dewasa. Bentuk kelenjar keringat ekrin langsing, bergulung-gulungdan salurannya bermuara langsung pada permukaan kulit yang tidak adarambutnya.

2.Kelenjar keringat apokrin, yang h a n y a t e r d a p a t d i d a e r a h k e t i a k , p u t i n g susu, pusar, daerah kelamin dan daerah sekitar dubur (anogenital) menghasilkancairan yang agak kental, berwarna keputih-

putihan serta berbau khas pada setiaporang. Sel kelenjar ini mudah rusak dan sifatnya alkali sehingga dapatmenimbulkan bau. Muaranya berdekatan dengan muara kelenjar sebasea padasaluran folikel rambut. Kelenjar keringat apokrin jumlahnya tidak terlalu banyak dan hanya sedikit cairan yang disekresikan dari kelenjar ini. Kelenjar apokrinmulai aktif setelah usia akil baligh dan aktivitas kelenjar ini dipengaruhi olehhormon. b . K e l e n j a r p a l i t ( s e b a s e a ) Kelenjar palit terletak pada bagian atas kulit jangat berdekatan dengan kandungrambut terdiri dari gelembung-gelembung kecil yang bermuara ke dalam kandungrambut (folikel). Folikel rambut mengeluarkan lemak yang meminyaki kulit danmenjaga kelunakan rambut. Kelenjar palit membentuk sebum atau urap kulit.Terkecuali pada telapak tangan dan telapak kaki, kelenjar palit terdapat di semua bagian tubuh terutama pada bagian muka.Pada umumnya, satu batang rambut hanya mempunyai satu kelenjar palit ataukelenjar sebasea yang bermuara pada saluran folikel rambut. Pada kulit kepala,kelenjar palit atau kelenjar sebasea menghasilkan minyak untuk melumasi rambutdan kulit kepala. Pada kebotakan orang dewasa, ditemukan bahwa kelenjar palitatau kelenjar sebasea membesar sedangkan folikel rambut mengecil. Pada kulit badan termasuk pada bagian wajah, jika produksi minyak dari kelenjar palit ataukelenjar sebasea berlebihan, maka kulit akan lebih berminyak sehinggamemudahkan timbulnya jerawat.3. Lapisan Subkutan / jaringan penyambung

lapisan, yaitu epidermis ,dermis, dan subkutan.A. EpidermisEpidermis atau lapisan luar merupakan bagian kulit paling luar. Ketebalanepidermis berbeda-beda pada berbagai bagian tubuh, yang paling tebal berukuran 1milimeter, misalnya pada telapak tangan dan telapak kaki, dan yang paling tipisberukuran 0,1 milimeter terdapat pada kelopak mata, pipi, dahi, dan perut. Epidermisterbagi atas 5 lapisan, yaitu :1. Stratum Korneum / Lapisan TandukLapisan tanduk terdiri dari beberapa lapisan sel pipih tidak berinti, tidakmengalami proses metabolisme, tidak berwarna, dan sangat sedikit mengandungair. Protoplasma lapisan tanduk telah berubah menjadi keratin (zat tanduk), yaitusejenis protein yang tidak larut dalam air dan sangat resisten terhadap bahan-bahankimia. Proses pembaruan lapisan tanduk terus berlangsung sepanjang hidup,menjadikannya memiliki self repairing capacity atau kemampuan memperbaiki diri.2. Stratum LusidumLapisan ini tembus cahaya, terdiri dari sel-sel mati, mengandung eleidin(protein peralihan antara soft keratin dengan keratohyaline), dan hanya

tampak ditelapak tangan dan kaki. Lapisan ini berperan dalam melindungi kulit dari sinar UltraViolet.3. Stratum Granulosum / Lapisan GranularLapisan ini terdiri dari 2 atau 3 lapis sel pipih yang memiliki inti ditengahnya. Sitoplasmanya berbutir kasar dan terdiri atas keratohialin. Lapisan iniberisi sedikit keratin yang menyebabkan kulit menjadi keras dan kering. Selain itu,sel-sel dari lapisan granulosum umumnya menghasilkan pigmen hitam (melanin).kandungan melanin menentukan derajat warna kulit, kehitaman, atau kecoklatan.4. Stratum spinosum / Lapisan MalphigiLapisan ini merupakan lapisan epidermis yang paling tebal. Lapisan malphigiterdiri dari sel polygonal yang besarnya berbeda-beda karena ada proses mitosis.Protoplasma lapisan ini jernih karena banyak mengandung glikogen dan intinya terletak di tengah. Pada lapisan ini juga terdapat jembatan antarsel (intecellulerbridges) yg terdiri dari protoplasma dan tonofibril.5. Stratum basale / Stratum GerminativumStratum basale atau Stratum Germinativum merupakan lapisan terbawahdari epidermis. Lapisan ini terdiri dari pagar atau palisade. Sel-sel pada lapisan inimengadakan mitosis dan berfungsi reproduktif. Pada lapisan ini juga terdapatmelanosit (clear cell), yaitu sel dendritik yang membentuk melanin yang melindungikulit dari sinar matahari. Dengan sitoplasma yang basofilik dan inti gelap, lapisan inimengandung butir pigmen (melanosomes).B. DermisDermis atau korium merupakan lapisan di bawah epidermis. Dermis terdiri dari jaringan ikat yang terdiri dari 2 lapisan, yaitu :1. Pars papilareLapisan ini merupakan bagian yang menonjol ke epidermis. Lapisan parspapilare berisi ujung serabut saraf dan pembuluh darah.2. Pars retikularePars retikulare merupakan bagian yang menonjol ke subkutan. Lapisanini terdiri atas serabut-serabut penunjang (kolagen, elastin, retikulin), matriks(cairan kental asam hialuronat dan kondroitin sulfat serta fibroblas) dan selfibroblast yang memproduksi kolagen serta retikularis yang terdapat banyakpembuluh darah, limfe, akar rambut, kelenjar keringat, dan kelenjar sebaseus.C.

Jaringan Hipodermis / SubkutanJaringan ini terdiri atas jaringan ikat longgar dan berisi sel-sel lemak didalamnya. Pada lapisan ini terdapat ujung-ujung saraf tepi, pembuluh darah, dan getahbening.II. RambutTerdapat di seluruh kulit kecuali telapak tangan dan kaki dan bagian dorsal dari falang distal jaritangan, kaki, penis, labia minora, dan bibir. Terdapat 2 jenis rambut :a. Rambut terminal (dapat berukuran panjang dan pendek)b. Rambut velus (pendek, halus, dan lembut)Penampang rambut terdiri atas : 1. Kutikula : terdiri atas lapisan keratin2. Korteks : terdiri atas serabut polipeptida yang memanjang dan saling berdekatan. Lapisan inimengandung pigmen3. Medula : terdiri atas 3-4 lapis sel kubus yang berisi keratohialin, badan lemak, dan rongga udara.rambut velus tidak mempunyai medullaIII. KukuKuku adalah bagian terminal lapisan tanduk yang menebal. Bagian kuku terdiri dari: y Matriks kuku : merupakan pembentuk jaringan kuku yang baru y Dinding kuku (nail wall) : merupakan lipatan-lipatan kulit yang menutupi bagian pinggir dan atas y Dasar kuku (nail bed) : merupakan bagian kulit yang ditutupi kuku y Alur kuku (nail grove) : merupakan celah antar dinding dan dasar kuku y Akar kuku (nail root) : merupakan bagian proksimal kuku y

Lempeng kuku (nail plate) : merupakan bagian tengah kuku yang dikelilingi dinding kuku y Lunula : merupakan bagian lempeng kuku yang berwarna putih didekat akar kuku berbentukbulan sabit, sering tertutup oleh kulit y Eponikium (kutikula) : merupakan dinding kuku bagian proksima, kulit arinya menutupi bagianpermukaan lempeng kuku y Hiponikium : merupakan dasar kuku, kulit ari dibawah kuku yang bebas (free edge) menebalPertumbuhan rata- rata kuku adalah 1 mm / minggu. Pembaruan total kuku jari tanganberlangsung selama kurang lebih 170 hari dan kuku kaki selama 12- 18 bulan.IV.

Kelenjar keringat (glandula sudorifera)Terdapat di lapisan dermis. Diklasifikasikan menjadi 2 kategori:a. Kelenjar EkrinTerdapat di semua kulit. Melepaskan keringat sebgai reaksi penngkatan suhulingkungan dan suhu tubuh. Kecepatan sekresi keringat dikendalkan oleh saraf simpatik.Pengeluaran keringat pada tangan, kaki, aksila, dahi, sebagai reaksi tubuh terhadapstress, nyeri dll.b. Kelenjar Apokrin.Terdapat di aksil, anus, skrotum, labia mayora, dan bermuara pada folkel rambut.Kelenjar innaktif pada masa pubertas,pada wanit a akan membesar dan berkurang padasiklus haid. Kelenjar Apokrin memproduksi keringat yang keruh seperti susu yangdiuraikan oleh bajkteri menghasilkan bau khas pada aksila. Pada telinga bagian luarterdapat kelenjar apokrin khusus yang disebut K. seruminosa yang menghasilkanserumen (wax).2. Kelenjar SebaseaBerfungsi mengontrol sekresi minyak ke dalam ruang antara folikel rambut dan batang rambutyang akan melumasi rambut sehingga menjadi halus lentur dan lunak.

Epidermis merupakan bagian kulit paling luar yang paling menarik untuk diperhatikan dalam perawatan kulit, karena kosmetik dipakai pada bagianepidermis. Ketebalan epidermis

berbeda-beda pada berbagai bagian tubuh, yang paling tebal berukuran 1 milimeter misalnya pada telapak tangan dan telapak kaki,dan yang paling tipis berukuran 0,05 milimeter terdapat pada kelopak mata, pipi,dahi dan perut. Sel-sel epidermis disebut keratinosit. Tidak ada terdapat pembuluhdarah pada epidermis. Epidermis melekat erat pada dermis karena secarafungsional epidermis memperoleh zat-zat makanan dan cairan antar sel dari plasma yang merembes melalui dinding-dinding kapiler dermis ke dalamepidermis. Pada epidermis dibedakan atas lima lapisan kulit, yaitu :a . L a p i s a n t a n d u k ( s t r a t u m c o r n e u m ) Merupakan lapisan epidermis yang paling atas, dan menutupi semua lapisanepiderma lebih ke dalam. Lapisan tanduk terdiri atas beberapa lapis sel pipih,tidak memiliki inti, tidak mengalami proses metabolisme, tidak berwarna dansangat sedikit mengandung air.Pada telapak tangan dan telapak kaki jumlah baris keratinosit jauh lebih banyak,karena di bagian ini lapisan tanduk jauh lebih tebal. Lapisan tanduk ini sebagian besar terdiri atas keratin yaitu sejenis protein yang tidak larut dalam air dan sangatresisten terhadap bahan-bahan kimia. Lapisan ini dikenal dengan lapisan horny,terdiri dari milyaran sel pipih yang mudah terlepas dan digantikan oleh sel yang

baru setiap 4 minggu, karena usia setiap sel biasanya hanya 28 hari. Pada saatterlepas, kondisi kulit akan terasa sedikit kasar sampai muncul lapisan baru.Proses pembaruan lapisan tanduk, terus berlangsung sepanjang hidup, menjadikankulit ari memiliki self repairing capacity atau kemampuan memperbaiki diri.Bertambahnya usia dapat menyebabkan proses keratinisasi berjalan lebih lambat.Ketika usia mencapai sekitar 60 tahunan, proses keratinisasi, membutuhkan waktusekitar 45 - 50 hari, akibatnya lapisan tanduk yang sudah menjadi lebih kasar,lebih kering, lebih tebal, timbul bercak-bercak putih karena melanosit lambat bekerja dan penyebaran melanin tidak lagi merata serta tidak lagi cepat digantikanoleh lapisan tanduk baru.Daya elastisitas kulit pada lapisan ini sangat kecil, dan lapisan ini sangat efektif untuk mencegah terjadinya penguapan air dari lapis-lapis kulit lebih dalamsehingga mampu memelihara tonus dan turgor kulit, tetapi lapisan tanduk memiliki daya serap air yang cukup besar. b . L a p i s a n b e n i n g ( s t r a t u m l u c i d u m ) Disebut juga lapisan barrier, terletak tepat di bawah lapisan tanduk, dan dianggapsebagai penyambung lapisan tanduk dengan lapisan berbutir. Lapisan beningterdiri dari protoplasma sel-sel jernih yang kecil-kecil, tipis dan bersifat translusensehingga dapat dilewati sinar (tembus cahaya). Lapisan ini sangat tampak jelas pada telapak tangan dan telapak kaki. Proses keratinisasi bermula dari lapisan bening.c . L a p i s a n b e r b u t i r ( s t r a t u m g r a n u l o s u m ) Tersusun oleh sel-sel keratinosit berbentuk kumparan yang mengandung butir- butir di dalam protoplasmanya, berbutir kasa dan berinti mengkerut. Lapisan initampak paling jelas pada kulit telapak tangan dan telapak kaki.d . L a p i s a n b e r t a j u ( s t r a t u m s p i n o s u m ) Disebut juga lapisan malphigi terdiri atas sel-sel yang saling berhubungan dengan perantaraan jembatanjembatan protoplasma berbentuk kubus. Jika sel-sel lapisansaling berlepasan, maka seakanakan selnya bertaju. Setiap sel berisi filamen-filamen kecil yang terdiri atas serabut protein. Sel-sel pada lapisan taju normal,tersusun menjadi beberapa baris.Bentuk sel berkisar antara bulat ke bersudut banyak (polygonal), dan makin kearah permukaan kulit makin besar ukurannya. Di antara sel-sel taju terdapat celahantar sel halus yang berguna untuk peredaran cairan jaringan ekstraseluler dan pengantaran butir-butir melanin. Sel-sel di bagian lapis taju yang lebih dalam, banyak yang berada dalam salah satu tahap mitosis. Kesatuankesatuan lapisan taju

mempunyai susunan kimiawi yang khas; inti inti sel dalam bagian basal lapis tajumengandung kolesterol, asam amino dan glutatione . L a p i s a n benih (stratum germinativum atau stratum b a s a l e ) Merupakan lapisan terbawah epidermis, dibentuk oleh satu baris sel torak (silinder) dengan kedudukan tegak lurus terhadap permukaan dermis. Alas sel-seltorak ini bergerigi dan bersatu dengan lamina basalis di bawahnya. Lamina basalisyaitu struktur halus yang membatasi epidermis dengan dermis. Pengaruh lamina basalis cukup besar terhadap pengaturan metabolisme demo-epidermal danfungsi-fungsi vital kulit. Di dalam lapisan ini sel-sel epidermis bertambah banyak melalui mitosis dan sel-sel tadi bergeser ke lapisan-lapisan lebih atas, akhirnyamenjadi sel tanduk. Di dalam lapisan benih terdapat pula sel-sel bening (clear cells, melanoblas atau melanosit) pembuat pigmen melanin kulit

Di dalam lapisan kulit jangat terdapat dua macam kelenjar yaitu kelenjar keringatdan kelenjar palit.a . K e l e n j a r k e r i n g a t Kelenjar keringat terdiri dari fundus (bagian yang melingkar) dan duet yaitusaluran semacam pipa yang bermuara pada permukaan kulit membentuk pori-porikeringat. Semua bagian tubuh dilengkapi dengan kelenjar keringat dan lebih banyak terdapat dipermukaan telapak tangan, telapak kaki, kening dan di bawahketiak. Kelenjar keringat mengatur suhu badan dan membantu membuang sisa

Lapisan ini terutama mengandung jaringan lemak, pembuluh darah dan limfe,saraf-saraf yang berjalan sejajar dengan permukaan kulit. Cabang-cabang dari pembuluh-pembuluh dan sarafsaraf menuju lapisan kulit jangat. Jaringan ikat bawah kulit berfungsi sebagai bantalan atau penyangga benturan bagi organ-organtubuh bagian dalam, membentuk kontur tubuh dan sebagai cadangan makanan.Ketebalan dan kedalaman jaringan lemak bervariasi sepanjang kontur tubuh, paling tebal di daerah pantat dan paling tipis terdapat di kelopak mata. Jika usiamenjadi tua, kinerja liposit dalam jaringan ikat bawah kulit juga menurun. Bagiantubuh yang sebelumnya berisi banyak lemak, lemaknya berkurang sehingga kulitakan mengendur serta makin kehilangan kontur. Sel lemak ini dipisahkan olehtrabekula yang fibrosa. Lapisan terdalam banyak mengandung sel limposit yangmenghasilkan banyak lemak. Disebut juga panikulus adiposa yang berfungsisebagai cadangan makanan. Sel lemak berfungsi juga sebagai bantalan antara kulitdan setruktur internal seperti otot dan tulang. Sebagai mobilitas kulit, perubahankontur tubuh dan penyekatan panas.Sebagai bantalan terhadap trauma. Tempat penumpukan energi.4 . V a s k u l a r i s a s i K u l i t Arteri yang memberi nutrisi pada kulit membentuk pleksus terletak antara lapisan papiler dan retikuler dermis dan selain itu antara dermis dan jaringan subkutis.Cabang kecil meninggalkan pleksus ini memperdarahi papilla dermis, tiap papilladermis punya satu arteri asenden dan satu cabang vena. Pada epidermis tidak terdapat pembuluh darah tapi mendapat nutrient dari dermis melalui membranepidermis. Vaskularisasi dikulit diatur oleh 2 pleksus, yaitu pleksus superfisialisdan pleksus profunda.2 . A l a t d a n B a h a n a . A l a t :

Eter Etanol Air hangat Air ESa . B a h a n Model anatomi kulit Bulu sikat Paku Pensil

Amplas Penggaris Kunci 1 . C a r a K e r j a Prosedur percobaan ini ada di Diktat Penuntun Praktikum Anatomi FisiologiManusia Program Studi S-1 Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Riau 2010 (hal. 29). 2.Hasil dan Pembahasan A . A n a t o m i 1.Kulit katak (prosedur ini tidak d i p r a k t e k k a n ) 2 . K u l i t M a n u s i a Menunjukkan bagian-bagian melintang kulit manusia

R e s e p t o r Menunjukkan diagram reseptor-reseptor pada kulit manusia.Reseptor-reseptor yang terletak di alat indera peraba antara lain :Ujung Saraf BebasSerat saraf sensorik aferen berakhir sebagai ujung akhir saraf bebas pada banyak jaringan tubuh dan merupakan reseptor sensorik utama dalam kulit. Serat akhir saraf bebas ini merupakan serat saraf yang tak bermielin, atau serat saraf bermielin berdiameter kecil, yang semua telah kehilangan pembungkusnyasebelum berakhir, dilanjutkan serat saraf terbuka yang berjalan di antara selepidermis. Sebuah serat saraf seringkali bercabang-cabang banyak dan mungkin berjalan ke permukaan, sehingga hampir mencapai stratum korneum. Serat yang berbeda mungkin menerima perasaan raba, nyeri dan suhu. Sehubungan denganfolikel rambut, banyak cabang serat saraf yang berjalan longitudinal danmelingkari folikel rambut dalam dermis.Beberapa saraf berhubungan dengan jaringan epitel khusus. Pada epidermis berhubungan dengan sel folikel rambut dan mukosa oral, akhir saraf membentuk badan akhir seperti lempengan (diskus atau korpuskel merkel). Badan inimerupakan sel yang berwarna gelap dengan banyak juluran sitoplasma. Seperti

Reseptor-reseptor yang terletak di alat indera peraba antara lain :Ujung Saraf BebasSerat saraf sensorik aferen berakhir sebagai ujung akhir saraf bebas pada banyak jaringan tubuh dan merupakan reseptor sensorik utama dalam kulit. Serat akhir saraf bebas ini merupakan serat saraf yang tak bermielin, atau serat saraf bermielin berdiameter kecil, yang semua telah kehilangan pembungkusnyasebelum berakhir, dilanjutkan serat saraf terbuka yang berjalan di antara selepidermis. Sebuah serat saraf seringkali bercabang-cabang banyak dan mungkin berjalan ke permukaan, sehingga hampir mencapai stratum korneum. Serat yang berbeda mungkin menerima perasaan raba, nyeri dan suhu. Sehubungan denganfolikel rambut, banyak cabang serat saraf yang berjalan longitudinal danmelingkari folikel rambut dalam dermis.Beberapa saraf berhubungan dengan jaringan epitel khusus. Pada epidermis berhubungan dengan sel folikel rambut dan mukosa oral, akhir saraf membentuk badan akhir seperti lempengan (diskus atau korpuskel merkel). Badan inimerupakan sel yang berwarna gelap dengan banyak juluran sitoplasma. Seperti

mekanoreseptor badan ini mendeteksi pergerakan antara keratinosit dankemungkinan juga gerakan epidermis sehubungan dengan jaringan ikat di bawahnya. Telah dibuktikan bahwa beberapa diskus merkel merespon rangsangangetaran dan juga resepor terhadap dingin.Korpuskulus Peraba (Meissner)Korpuskulus peraba (Meissner) terletak pada papila dermis, khususnya pada ujung jari, bibir, puting dan genetalia. Bentuknya silindris, sumbu panjangnya tagak lurus permukaan kulit dan berukuran sekitar 80 mikron dan lebarnya sekitar 40mikron. Sebuah kapsul jaringan ikat tipis menyatu dengan perinerium saraf yangmenyuplai setiap korpuskel. Pada bagian tengah korpuskel terdapat setumpuk selgepeng yang tersusun transversal. Beberapa sel saraf menyuplai setiap korpuskeldan serat saraf ini mempunyai banyak cabang mulai dari yang mengandung mielinmaupun yang tak mangandung mielin. Korpuskulus ini peka terhadap sentuhandan memungkinkan diskriminasi/ pembedaan dua titik (mampu membedakanrangsang dua titik yang letaknya berdekatan).Korpuskulus Berlamel (Vater Pacini)Korpuskulus berlamel (vater pacini) ditemukan di jaringan subkutan pada telapak tangan, telapak kaki, jari, puting, periosteum, mesenterium, tendo, ligamen dangenetalia eksterna. Bentuknya bundar atau lonjong, dan besar (panjang 2 mm, dandiameter 0,5 1 mm). Bentuk yang paling besar dapat dilihat dengan matatelanjang, karena bentuknya mirip bawang.Setiap korpuskulus disuplai oleh sebuah serat bermielin yang besar dan juga telahkehilangan sarung sel schwannya pada tepi korpuskulus. Akson saraf banyak mengandung mitokondria. Akson ini dikelilingi oleh 60 lamela yang tersusunrapat (terdiri dari sel gepeng). Sel gepeng ini tersusun bilateral dengan dua alur longitudinal pada sisinya.Korpuskulus ini berfungsi untuk menerima rangsangan tekanan yang dalam.Korpuskulus Gelembung (Krause)Korpuskulus gelembung (krause) ditemukan di daerah mukokutis (bibir dangenetalia eksterna), pada dermis dan berhubungan dengan rambut. Korpuskel ini berbentuk bundar (sferis) dengan diameter sekitar 50 mikron. Mempunyai sebuahkapsula tebal yang menyatu dengan endoneurium. Di dalam korpuskulus, serat

bermielin kehilangan mielin dan cabangnya tetapi tetap diselubungi dengan selschwann. Seratnya mungkin bercabang atau berjalan spiral dan berakhir sebagaiakhir saraf yang menggelembung sebagai gada. Korpuskel ini jumlahnya semakin berkurang dengan bertambahnya usia.Korpuskel ini berguna sebagai mekanoreseptor yang peka terhadap dingin.Korpuskulus RuffiniKorpuskulus ini ditemukan pada jaringan ikat termasuk dermis dan kapsula sendi.Mempunyai sebuah kapsula jaringan ikat tipis yang mengandung ujung akhir saraf yang menggelembung. Korpuskulus ini merupakan mekanoreseptor, karena miripdengan organ tendo golgi.Korpuskulus ini terdiri dari berkas kecil serat tendo (fasikuli intrafusal) yangterbungkus dalam kapsula berlamela. Akhir saraf tak bermielin yang bebas, bercabang disekitar berkas tendonya. Korpuskulus ini terangsang oleh reganganatau kontraksi otot yang bersangkutan juga untuk menerima rangsangan panas.4 . A k a r R a m b u t Struktur Rambut

Male0 1 : 0 1 0 1 : 3 2 0 0 : 4 6 0 0 : 0 8 Female0 1 : 2 1 0 0 : 5 8 0 0 : 4 3 0 0 : 5 0 4.Stimulasi S u h u Data hasil pengamatan stimulasi suhu dengan menggunakan air hangat-panas :J a r i W a k t u H a s i l K a n a n 2 m e n i t K e b

a s K i r i 2 m e n i t K e b a s Data hasil pengamatan stimulasi suhu dengan menggunakan air dingin danhangat-panas :J a r i W a k t u H a s i l K a n a n ( a i r d i n g i n ) 2 m e n i t P a n a s K i r i ( a i r h a n g a t p a n a s ) 2 m e n i t D i n g i n 5.Membedakan i n t e n s i t a s s t i m u l u s Tujuan : mempelajari perbedaan sensasiterhadap intensitas stimulusMenggunakan amplas dengan berbagai tingkat kekasaranS t i m u l u s H a s i l K a s a r + S e n t u h a n + N y e r i + 1.Pengaturan suhu tubuh terhadap k u l i t Tujuana : mempelajari fungsi pengaturan panasZ a t H a s i l y a n g d i r a s a k a n E t e r D i n g i n ( + + ) , p e r i h

etOHDingin (+), gatal (agak lama) 2 . K e s i m p u l a n Fungsi KulitKulit mempunyai berbagai fungsi yaitu sebagai berikut :1. Pelindung atau proteksiEpidermis terutama lapisan tanduk berguna untuk menutupi jaringan-jaringantubuh di sebelah dalam dan melindungi tubuh dari pengaruh-pengaruh luar sepertiluka dan serangan kuman. Lapisan paling luar dari kulit ari diselubungi denganlapisan tipis lemak, yang menjadikan kulit tahan air. Kulit dapat menahan suhutubuh, menahan luka-luka kecil, mencegah zat kimia dan bakteri masuk ke dalamtubuh serta menghalau rangsang-rangsang fisik seperti sinar ultraviolet darimatahari.2. Penerima rangsangKulit sangat peka terhadap berbagai rangsang sensorik yang berhubungan dengansakit, suhu panas atau dingin, tekanan, rabaan, dan getaran. Kulit sebagai alat perasa dirasakan melalui ujung-ujung saraf sensasi.3. Pengatur panas atau thermoregulasiKulit mengatur suhu tubuh melalui dilatasi dan konstruksi pembuluh kapiler sertamelalui respirasi yang keduanya dipengaruhi saraf otonom. Tubuh yang sehatmemiliki suhu tetap kira-kira 98,6 derajat Farenheit atau sekitar 36,50C. Ketikaterjadi perubahan pada suhu luar, darah dan kelenjar keringat kulit mengadakan penyesuaian seperlunya dalam fungsinya masing-masing. Pengatur panas adalahsalah satu fungsi kulit sebagai organ antara tubuh dan lingkungan. Panas akanhilang

dengan penguapan keringat.4. Pengeluaran (ekskresi)Kulit mengeluarkan zat-zat tertentu yaitu keringat dari kelenjar-kelenjar keringatyang dikeluarkan melalui pori-pori keringat dengan membawa garam, yodium danzat kimia lainnya. Air yang dikeluarkan melalui kulit tidak saja disalurkan melaluikeringat tetapi juga melalui penguapan air transepidermis sebagai pembentukankeringat yang tidak disadari.5. Penyimpanan.

Kulit dapat menyimpan lemak di dalam kelenjar lemak.6. Penyerapan terbatasKulit dapat menyerap zat-zat tertentu, terutama zat-zat yang larut dalam lemak dapat diserap ke dalam kulit. Hormon yang terdapat pada krim muka dapat masuk melalui kulit dan mempengaruhi lapisan kulit pada tingkatan yang sangat tipis.Penyerapan terjadi melalui muara kandung rambut dan masuk ke dalam salurankelenjar palit, merembes melalui dinding pembuluh darah ke dalam peredarandarah kemudian ke berbagai organ tubuh lainnya.7. Penunjang penampilanFungsi yang terkait dengan kecantikan yaitu keadaan kulit yang tampak halus, putih dan bersih akan dapat menunjang penampilanFungsi lain dari kulit yaitu kulit dapat mengekspresikan emosi seseorang sepertikulit memerah, pucat maupun konstraksi otot penegak rambut.