Anda di halaman 1dari 22

TCP/IP

(TRANSMISSION CONTROL PROTOCOL/INTERNET PROTOCOL )

TI D Pagi

Jaringan Komputer

Oleh : Heri Hidayat (1010000016)

Definisi

Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah TCP/IP adalah salah satu jenis

protokol yg memungkinkan kumpulan komputer

untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam

suatu network (jaringan). Merupakan himpunan aturan yg memungkinkan

komputer untuk berhubungan antara satu dengan

yg lain, biasanya berupa bentuk / waktu / barisan

/ pemeriksaan error saat transmisi data.

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

TCP/IP adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses

tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer

lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah

dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini

berupa kumpulan protokol (protocol suite). Protokol ini juga merupakan protokol yang paling banyak

digunakan saat ini.

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

Layer pada TCP/IP

Layer pada TCP/IP Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

Versi TCP/IP

TCP/IP menjadi protokol secara resmi untuk aplikasi internet adalah tahun 1983. Sejak itu hingga

sekarang telah digunakan secara luas hingga versi 4

atau disebut IPv4 seperti yang kita gunakan saat ini.

Pernah versi 5 diajukan sebagai proyek namun

akhirnya gagal karena berbagai sebab. Sekararang sudah ada versi 6. IPv4 alamat IP menggunakan 32

bit (4 byte) tapi IPv6 menggunakan 128 bit (16

byte). Dalam materi Protokol TCP/IP kita akan

membahas IPv4.

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

IP

Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka

biner antara 32-bit sampai 128-bit yang

dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer/host dalam jaringan Internet.

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

IP Address

Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa IP Address

terdiri dari 32 bit (bilangan biner) mulai dari

00000000000000000000000000000000 sampai

11111111111111111111111111111111. Untuk

memudahkan penulisan maka 32 bit angka biner

tersebut dibagi kedalam 4 kelompok (segmen) yang

masing masing kelompok terdiri dari 8 bit (oktet)

dengan dipisah oleh tanda titik(.) sehingga

menjadi

00000000.00000000.00000000.00000000

sampai 11111111.11111111.11111111.11111111

atau apabila ditulis dalam kelompok angka decimal adalah dari 0.0.0.0 sampai dengan 255.255.255.255

penulisannya

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

IP Address sebetulnya terdiri dari dua bagian yaitu bagian Network Identifier (NetID) yang

berperan dalam identifikasi suatu network dari

network yang lain dan bagian Host Identifier (HostID) yang menentukan alamat host atau

komputer dalam suatu network. Jadi seluruh host yang tersambung dalam jaringan yang

sama akan memiliki bit network (NetID) yang sama.

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

Kelas-kelas pada IP Address

Terdapat 5 kelas IP Address, yaitu Kelas A, Kelas B, Kelas C, Kelas D dan Kelas E yang

semua itu di desain untuk kebutuhan jenis-jenis

organisasi atau pemakai.

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

IP Address kelas A

IP Address kelas A  8 bit pertama berfungsi sebagi NetID dan 24 bit berikutnya merupakan

8 bit pertama berfungsi sebagi NetID dan 24 bit

berikutnya merupakan HostID

Bit pertama diset 0 sehingga IP Address kelas A

dimulai dari

00000000.00000000.00000000.00000000 sampai

01111111.11111111.11111111.1111111 atau

0.0.0.0 sampai 127.255.255.255

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

IP Address kelas A

Dengan demikian secara teori akan terdapat 128 Nework (2 pangkat7) dari 0.xxx.xxx.xxx

sampai 127.xxx.xxx.xxx yang masing-masing

network memiliki 2 pangkat 24 atau

16.777.216 host.

Secara actual hanya terdapat 126 jaringan yang tersedia karena ada 2 alamat yang

disisakan untuk tujuan tertentu, yaitu 0.xxx.xxx.xxx dan 127.xxx.xxx.xxx

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

IP Address kelas B

IP Address kelas B  16 bit pertama berfungsi sebagi NetID dan 16 bit berikutnya merupakan

16 bit pertama berfungsi sebagi NetID dan 16

bit berikutnya merupakan HostID

Dua Bit pertama diset 10 sehingga IP Address

kelas A dimulai dari

10000000.00000000.00000000.00000000

sampai

10111111.11111111.11111111.1111111 atau 128.0.0.0 sampai 191.255.255.255

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

IP Address kelas C

IP Address kelas C  Dengan demikian secara teori akan terdapat 2 pangkat 21 atau 2.097.152

Dengan demikian secara teori akan terdapat 2 pangkat 21 atau 2.097.152 Newok dari

192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx yang

masing-masing network memiliki 2 pangkat 8 atau

256 host.

Dikarenakan ada 2 alamat yang akan digunakan untuk tujuan khusus maka hostID yang tersedia

efektif adalah sebanyak 254 host.

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

IP Address kelas D

IP Address kelas D  Tidak dikenal NetID dan HostID  Empat Bit pertama diset 1110

Tidak dikenal NetID dan HostID

Empat Bit pertama diset 1110 sehingga IP Address

kelas D dimulai dari

11100000.00000000.00000000.00000000

sampai 11101111.11111111.11111111.1111111

atau 224.0.0.0 sampai 239.255.255.255

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

IP Address kelas E

IP Address kelas E  Tidak dikenal NetID dan HostID  Lima Bit pertama diset 11110

Tidak dikenal NetID dan HostID

Lima Bit pertama diset 11110 sehingga IP Address

kelas E dimulai dari

11110000.00000000.00000000.00000000 sampai

11110111.11111111.11111111.1111111 atau

240.0.0.0 sampai 247.255.255.255

Alamat ini digunakan untuk kegiatan eksperimental.

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

Kabel Straight dan Crossover

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

Percobaan 1

a. Menghubungkan dua buah PC ke sebuah HUB/Switch dengan menggunakan kabel Straight

Kabel Straight
Kabel Straight

Kedua PC dapat terkoneksi dengan HUB menggunakan

kabel straight (hal ini terlihat pada warna hijau yang terdapat di setiap ujung kabel).

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

b. Menghubungkan dua buah PC ke sebuah HUB/Switch dengan menggunakan kabel Crossover

Kabel Crossover
Kabel Crossover

Kedua PC tidak dapat terkoneksi dengan HUB

menggunakan kabel crossover (hal ini terlihat pada warna

merah yang terdapat di setiap ujung kabel).

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

Percobaan 2

a. Menghubungkan 2 PC tanpa HUB dengan kabel straight.

2 a. Menghubungkan 2 PC tanpa HUB dengan kabel straight. Kedua PC tidak dapat terhubung secara

Kedua PC tidak dapat terhubung secara langsung

dengan kabel straight.

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

b. Menghubungkan 2 PC tanpa HUB dengan kabel crossover.

b. Menghubungkan 2 PC tanpa HUB dengan kabel crossover. Kedua PC dapat terhubung secara langsung dengan

Kedua PC dapat terhubung secara langsung

dengan kabel crossover.

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

c. Menghubungkan 2 PC dengan HUB( dengan Komputer A

menggunakan kabel straight dan Komputer B

menggunakan kabel crossover)

IP 192.168.1.1 IP 192.168.1.2
IP 192.168.1.1
IP 192.168.1.2

Komputer A dapat terkoneksi sedangkan Komputer B

tidak dapat terkoneksi dengan HUB.

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016

Daftar Pustaka

Irawan, Budhi. 2005. Jaringan Komputer. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Arifin, Zaenal. 2005. Langkah Mudah Membangun Jaringan Komputer.

Yogyakarta: Penerbit ANDI.

Jurnal Internet:

Oleh : Heri Hidayat ~1010000016