Anda di halaman 1dari 8

Prosedur Pengoperasian Coal Handling

1. Prinsip Kerja Coal handling system adalah instalasi yang menangani batubara untuk mencukupi kebutuhan bahan bakar PLTU batubara. Penanganan mulai dari pembongkaran batubara dari kapal (dermaga), penimbunan ke stock area maupun pengisian ke bunker untuk kebutuhan unit agar selalu beroperasi secara terus menerus serta mengutamakan dampak lingkungan dan keselamatan kerja.

2. Persiapan Pengoperasian Coal handling sistem. Setiap kali menjalankan sistem coal handling, lakukan langkahlangkah sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. Siapkan perlengkapan K3. Siapkan peralatan kerja. Siapkan Prosedur kerja, instruksi kerja dan P&ID yang diperlukan. Siapkan logsheet.

3. Pengoperasian Coal handling sistem

3.1. Persiapan Start Coal handling system Sebelum anda melakukan start coal handling sistem , lakukan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Periksa semua peralatan coal handling yang akan dioperasikan dan yakinkan tidak ada indikasi gangguan (sistem proteksi) yang kerja . 2. Periksa Hopper dari tumpukan yang menempel (ngeblok) dan benda asing agar tidak mengganggu jalan operasi 3. Periksa arah Diverter Gate 4. Periksa Magnetic Separator 5. Periksa Tripper dan kebersihan Screen 6. Periksa Telescopic Chute 7. Periksa Belt Scale 8. Periksa Oil semua Gear box berada diatas level minimum 9. Periksa dan yakinkan bahwa tidak ada orang bekerja pada peralatan yang akan dioperasikan

3.2. Start/Stop Coal handling system Start/Stop automatic dari CHCR ( lihat manual book/SOP/IK) Start/Stop manual dari CHCR ( lihat manual book/SOP/IK) Start/Stop local dari LCP ( lihat manual book/SOP/IK)

3.4. Instruksi Kerja (SOP) Pengoperasian Coal Handling Unit 14 3.4.1. Pendahuluan Secara umum pengoprasian coal handling sistim 1 4 terbagi menjadi 3, yaitu : a. Dari pelabuhan / dermaga - Stack out area - Bunker unit 1 & 2 dan / atau - Bunker unit 3 4 dan atau - Coal dry/ coal yard. b. Dari coal dry - Bunker unit 1 2 dan / atau - Bunker unit 3 - 4 4.2. Persiapan Peralatan 1. Cek lokal semua peralatan 2. Release semua fault 3. Periksa line yang akan dioperasikan dan arahkan flap gate ke posisi line yang akan dioperasikan dengan memutar selector switch isolating shuttle (IS) di mimic board 4. Perhatikan panel kontrol auto di monitor

4.3. Mode Pengoperasian a. Automatic b. Manual c. MCC

d. Lokal Sebelum melaksanakan pengoperasian operator tower 1 4 harus melakukan pengecekan dan berkomunikasi dengan operator ST/RE dan oprerator local melalui radio mengenai hal sebagai berikut : - Operasi yang akan dilakukan - Peralatan yang akan dioperasikan 1. Pengoperasian AUTOMATIC Langkah pengoperasian AUTOMATIC a. Selector switch (-S811, =PC6)pada meja kendali diposisikan Automatic b. Cek rute / line yang akan diopersikan

c. Arahkan isolating shuttle ke arah rute/line yang akan dioperasikan dengan memutar selector switch (-S79) pada mimic board , ketika isolating shuttle sedang operasi lampu indikatornya akan berkedip d. Jika semua line yang akan dioperasikan dalam kondisi siap , tekan salah satu tombol push button Start dan salah satu tombol push button End yang terdapat di meja kendali Berikut ini Push Button Start - BF03, Hopper A

- BF04, Hopper A - BF09, Hopper D - BF10, Hopper D - BC01, Stacker reclaimer Berikut ini Push Button End - BC07, Stack-Out area - BC08, Stack-Out area - SC22/24, Bunker Unit 1 2 - SC23/25, Bunker Unit 1 - 2 - SC23/23, Bunker Unit 3 - 4 - SC28/30, Bunker Unit 3 4 - BC01, Stacker Reclaimer Lampu dari push button yang telah dipilih akan berkedip. a. Tekan tombol push button Enter pada meja kendali , setelah tombol push button enter ditekan lampu indikator dari peralatan yang akan dioperasikan pada mimic board akan berkedip b. Peralatan yang telah dipilih secara otomatis akan running /operasi dimulai dari end point menuju start point secara berurutan , peralatan yang operasi diindikasikan dengan lampu indicator peralatan pada mimic board yang sebelumnya berkedip menjadi menyala c. Setelah semua peralatan operasi lampu tombol push button Start dan End yang sebelumnya berkedip akan menyala.

d. Untuk stop normal sistim , tekan kembali tombol push button Start atau tekan tombol push button End sampai lampu darikedua push button tersebut berkedip e. Jika peralatan sudah dalam keadaan stop semua lampu tombol push button Start dan lampu push button End akan padam. II. Pengoperasian Manual a. Langkah Pengoperasian Manual

b. Selector switch (-S811, =PC6) pada meja kendali diposisikan Manual c. Putar switch (-S711) pada mimic board untuk belt conveyor atau peralatan yang akan dioperasikan ke posisi 1 d. Untuk stop normal peralatan yang sedang operasi dalam posisi manual, putar switch (-S711) pada mimic board ke posisi 0. III. Pengoperasian MMC ( Motor Control Centre ) Sebelum memindahkan selector switch (-S/S) pada pintu depan panel MCC ke posisi MCC harus diinfomasikan terlebih dahulu kepada control room coal Handling bahwa selector switch (-S/S) akan dipindah ke posisi MCC karena pengoperasian MCC tidak dikontrol oleh PLC di control room Langkah pengoperasian a. Selector switch (-S/S) pada pintu panel MCC diposisikan MCC

b. Tekan tombol push button (-S1 atau S2) pada panel pintu MCC . Saklar Push Button ditekan sampai warning time telah terlewati dan putaran conveyor mencapai 85 % dari putaran nominal

c. Semua interlock pengaman tidak berfungsi dalam mode operasi ini kecuali emergency local , Pull rope dan electric fault. d. Untuk stop peralatan sedang operasi dalam mode MCC tekan tombol push button stop . IV. Pengoperasian Local Pengoperasian local ditujukan untuk pengetesan peralatan atau repair peralatan. Harus diperhatikan bahwa pada pengoperasian local hampir semua interlock diabaikan kecuali emergency local,Pull rope dan electric fault. Berikut peralatan yang dilengkapi dengan push button local : - Belt Conveyor 01 - Belt Feeder 01 - Belt Conveyor 26/27 - Belt Feeder 26/27 Scrapper Conveyor 28/28/30/31 Vibrator 01/02./03/04 Feeder Gates31A/32A/33A/34A/35A Feeder Gate 31B/32B/33B/34B/35B Feeder Gate 41A/42A/43A/44A/45A Feeder Gate 41B/42B/43B/44B/45B Flap Gate 01 Flap gate 11A dan 12

Vibrator05

Pengoperasian dilakukan di lokal karena tombol push button tersebut berada dekat dengan drive dari peralatan Langkah pngoperasian a. Selector switch (-S/S) pada pintu panel MCC diposisikan local b. Tekan tombol push button local motor drive dari peralatan yang akan dioperasikan c. Untuk stop , tekan tombol piush button stop di local motor drive