Anda di halaman 1dari 19

FRAME RELAY

Kelompok 10 :
1. 2. 3. 4. 5.

MUHAMMAD ALFIAN
HERI SETIO JATMIKO ANDI PANGERANG BAMBANG HADIWIJAYA RAHMAT D.C

KEBUTUHAN AKAN FRAME RELAY

Frame Relay adalah teknologi switching modern yang merupakan pengembangan dari versi lamanya yaitu protocol X.25. Pada Frame Relay tidak terdapat fitur flow control atau Error control dan hanya bekerja pada Physical layer dan data link layer dari model OSI.

Kecepatan koneksi WAN lebih besar dibandingkan dengan keepatan koneksi LAN, sehingga hal ini menjadikan WAN bukan jaringan terlemah tetapi memiliki kelemahan yaitu timbulnya bottleneck. Hal ini dapat diatasi dengan 2 cara yaitu dengan menggunakan T-lines atau menggunakan Frame relay. T-lines menawarkan laju data yang tinggi. Misal, suatu T-1 line menawarkan laju data sebesar 1.544 Mbps. Sedangkan, T-line adalah saluran antar titik. Hal ini berarti jika kita ingin menghubungkan banyak LAN , maka kita harus menghubungkan setiap 1 LAN ke semua LAN yang ada. Jadi, misal untuk menghubungkan 6 LAN, berarti kita memerlukan [6x(6-1)/2)] = 15 T-lines, rumus umumnya untuk menentukan jumlah T-lines yaitu : n x (n-1) / 2 dengan n adalah jumlah LAN yang ingin dihubungkan.

Berbeda halnya dengan Frame relay, dimana pelayanan hanya membutuhkan 6 T-lines untuk menghubungkan 6 LAN. Meskipun jaringan frame relay pada awalnya dibangun dengan kemampuan laju data T-1 (1.544 Mbps), sekarang frame relay memiliki kemampuan laju data yang dapat ditingkatkan menjadi transmisi T-3 (44.376 Mbps)

BANDWIDTH TAMBAHAN (BANDWIDTH-ONDEMAND)

T-line menawarkan laju data yang tetap. Dalam hal transmisi data tersebut, asumsi ini sangat tidak tepat. User boleh memakai beberapa tipe tombol, lalu pergi untuk minum secangkir kopi sebentar, dan kembali sesudah setengah jam kemudian, download file yang berisikan 3 image, memaksa bandwith yang sangat besar, dan seterusnya. Ini merupakan jenis syarat yang unpredictable yang biasa disebut sebagai lonjakan data, atau bandwith-on-demand (pemaksaan bandwith), dan kapan user membutuhkan hal tersebut.

Untuk menghindari permasalahan ini, frame relay harus di support dengan kecepatan data ratarata minimum, sehingga dapat dilewati ketika ada permintaan.

OVERHEAD LEBIH KECIL


Seperti kita ketahui, X.25 menyediakan error control pada data link layer dan network layer. Data link layer. Sebelum suatu switch X.25 mengirimkan sebuah paket ke switch selanjutnya, X.25 menyimpan copian paket tersebut. Switch selanjutnya melakukan berbagai macam cek untuk memastikan paket tersebut tiba dengan tanpa error dan mengirimkan kembali ACK ke switch asalnya. Hanya setelah menerima ACK, switch yang awal akan menghapus copian paket tersebut. Hal ini terus berlanjut hingga paket dari sumber tiba di tujuan. Network layer. Sebagai tambahan, network layer sumber menyimpan copian paket hingga menerima ACK dari network layer tujuan.

OVERHEAD LEBIH KECIL


Gambar 1 menunjukkan operasi data link layer, dimana gambar 2 menunjukkan operasi network layer. Dalam hal ini, komputer sumber X menginginkan untuk mengirimkan sebuah paket ke komputer tujuan Y. Dalam hal ini I menunjukkan bahwa switch X.25 mengirimkan paket dari komputer X menuju komputer Y. Dapat kita lihat, hanya untuk mengirimkan 1 paket dari X menuju Y. 16 langkah dibutuhkan , 8 diantaranya pada data link layer (gambar 1) dan 8 lainnya pada network layer (gambar 2).

Pertama, kita mengamati transmisi data dan mekanisme ACK pada data link layer. Dapat kita lihat, komputer X mengirimkan sebuah paket data ke switch B, yang mana mengirimkan kembali ACK ke komputer X. Switch B meneruskan paket ke switch F, yang mana mengirimkan kembali ACK ke switch B, dan seterusnya. Pada setiap case, komputer / switch menyimpan copian sebuah paket, meneruskan paket ke hop selanjutnya, dan menunggu untuk ACK sebelum menghapus copian paket tersebut. Gambar 2 menunjukkan ACK network layer. Komputer Y mengirimkan ACK kembali ke switch G (langkah 9). Switch G menerima ACK (langkah 10). Switch G kemudian mengirimkan ACK kembali ke switch F (langkah 11), ACK diterima oleh switch F, dan seterusnya.

Langkah-langkah transmisi paket pada Frame Relay : rangkaian virtual terbentuk diantara host X dan Y. Asumsikan rangkaian virtual itu mempunyai jalur X-B-FG-Y (sama seperti pada contoh awal). Host X mengirimkan paket ke switch selanjutnya di rangkaian virtual. Pada kasus ini, itu adalah switch B. Switch B tidak melakukan pengecekan error (menggunakan CRC,dll) ataupun mengirimkan balik acknowledgement menuju ke host X, tidak seperti X.25. Disini,switch B melakukan pengiriman paket secara maju ke hop selanjutnya, tanpa menyimpan salinan(copy)-nya. Dalam kasus ini, switch selanjutnya adalah switch F. Sama seperti diatas,switch F melakukan pengiriman maju ke switch berikutnya, switch G

Switch G mengirimkan paket secara maju ke hop selanjutnya dimana hop tersebut adalah tujuan akhir yaitu host Y Kini, host Y mengecek banyaknya error kemudian mengirimkan acknowledgement atau meminta pengiriman ulang menuju host X, Acknowledgement ini juga mengirimkan dari host Y menuju host X melewati rute yang sama.

PERBEDAAN X.25 DENGAN FRAME RELAY


Karakteristik Pembentuk virtual circuit X.25 Network Layer Frame Relay Data Link Layer

Flow Control

Data

Link

Layer

sama Tidak diaplikasikan

baiknya Layer Laju Transmisi Multipleksing Tetap

dengan

Network

Semakin meningkat Data Link Layer

Network Layer

Dapat kita lihat,terdapat perbedaan utama antara switching X.25 dengan switch Frame Relay yaitu pada mekanisme acknowledgement. Pada kondisi X.25,sangat rumit dalam penggunaanya karena setiap host / switch harus segera mengirimkan kembali acknowledgement pada hop sebelumnya. Sedangkan,pada kondisi Frame Relay, host / switch tidak berpengaruh. Oleh karena itu,kita tidak perlu menunggu acknowledgement dari hop sebelumnya. Bahkan,diasumsikan bahwa akan dikirimkan dengan benar ke hop yang selanjutnya. Tidak seperti X.25,setelah host / switch mengirimkan paket ke hop selanjutnya, Frame Relay mengabaikan transmisi dan tidak menyimpan salinan dari paket yang dikirim. Hal ini menyebabkan memori host dan switch menjadi lebih sedikit.

TERIMA KASIH