Anda di halaman 1dari 3

APA YANG PERLU ANDA KETAHUI TENTANG GEJALA,

TANDA – TANDA SERTA DETEKSI DINI STROKE ?


dr. Indriany W., Sp.S, Sp. Ak

Stroke : Adalah suatu gangguan syaraf otak yang disebabkan oleh karena gangguan aliran
darah otak yang bersifat mendadak dalam hitungan detik atau cepat dalam
hitungan jam.
Timbul gejala dan tanda yang sesuai dengan daerah kerusakan jaringan di otak.

Otak merupakan alat paling vital, sehingga dilindungi oleh tulang tengkorak yang keras.

GAMBAR:

Dalam keadaan normal berat otak 1200-1400 gram (2% dari BB) tiap menit memerlukan
oksigen 600 cc dan glukosa 100 mg yang dibawa oleh 1000 cc darah. Artinya 20% dari curah
jantung harus beredar ke otak setiap menitnya, karena otak tidak mempunyai cadangan glukosa
maupun oksigen.
Di Indonesia, secara nasional stroke merupakan penyebab kematian utama di rumah sakit,
dan penyebab utama kecacatan pada kelompok usia dewasa (Misbah, 1999). Angka kematian:
25-35 %; rata-rata umur 57 tahun.
Masalah kesehatan yang timbul akibat stroke sangat bervariasi, tergantung luasnya
jaringan otak yang mengalami kerusakan atau kematian dan lokasi yang terkena (Hicky, 2000).
Sebagian besar pasien setelah serangan stroke akan mengalami gejala sisa yang sangat bervariasi,
dapat berupa gangguan pergerakan, penglihatan, bicara, perubahan emosi gejala lain sesuai letak
jaringan otak yang mengalami kerusakan.
Contoh : Perubahan Emosi
 Emosi labil / emosi yang tidak stabil:
 Hilangnya kontrol diri
 Menurunnya toleransi terhadap stress
 Karena hal kecil pasien menangis atau tertawa yang tidak dapat dikontrol
oleh pasien itu sendiri.

Prosentase Penyebab pada penderita stroke :


 Hipertensi > 50 %
 Merokok 20% - 40%
 Penyakit Jantung 10% - 20%
 Gangguan Metabolisme melemah 20% - 50%
 Alkohol 2% - 15%
 Diabetes Militus 4% - 8%
 Tanpa Aktivitas Fisik 10% - 25%

Gejala stroke muncul secara mendadak dan biasanya tidak disadari banyak orang.
 Mendadak hilang kesadaran atau disorientasi sesaat, lupa atau tidak menyadari waktu,
tempat, keadaan, lingkungan.
 Sesaat kehilangan kekuatan otot, sehingga lemas, sulit bergerak bagian kaki-tangan.
 Sulit berbicara (Pelo yaitu artikulasi tidak jelas) bahkan bisa kehilangan suara.
 Mengalami vertigo (kepala terasa berputar) sesaat, pendengaran buram, tetapi segera tidak
berlangsung lama.

Siapa saja yang tergolong berisiko tinggi ?


 Jika orang tua: yang menderita penyakit kemungkinan diturunkan kepada anak-anaknya
 Penyandang Diabetes
 Perokok
 Mereka yang mempunyai: kadar kolesterol, gula, serta tekanan darah tinggi
 Wanita setelah mengalami menopause.
TEST STR
Dilakukan bila anda mengira seseorang sedang mengalami stroke.
S. SMILE, Senyum: mintalah penderita untuk tersenyum.
Senyum penderita yang sedang terserang stroke tidak simetris atau perot.
T. TALK, berbicara: ajak bicara atau mintalah ia menjawab pertanyaan anda.
Seseorang yang mengalami stroke akan sangat sulit berbicara atau mengeluarkan
kata-kata.
R. RAISE the arm, mengangkat tangan.
Seseorang yang mengalami stroke akan sangat sulit mengangkat satu atau kedua
tangannya.

TIPS JIKA KENA STROKE


Jika anda atau seseorang yang sedang bersama anda terdeteksi mengalami gejala serangan stroke
maka segeralah:
 BARINGKAN ia dengan posisi setengah duduk, diganjal punggungnya dengan bantal
tinggi.
 JIKA IA MASIH MAMPU menelan, beri minuman hangat sedikit demi sedikit.
 SEGERA telepon ambulance larikan kerumah sakit.
 JANGAN biarkan penderita menunggu terlalu lama, karena jika telah melewati 6 jam
(Golden Periode) maka kerusakan sel-sel otak sudah permanen penderita akan mengalami
kecacatan yang menetap.