Anda di halaman 1dari 2

1. Penyebab terjadinya hipopigmentasi dan hiperpigmentasi pada kulit ?

Akibat pertumbuhan Malassezia furfur yang berlebihan

Malassezia furfur adalah organisme dimorphic, lipophilic yang dibiakkan hanya pada media kaya asam lemak rantai C12-C14. Pityrosporon orbiculare, pityrosporon ovale, dan Malassezia furfur merupakan sinonim dari M. Furfur. M. Furfur merupakan flora normal kutaneus manusia., dan ditemukan pada 18% bayi dan 90-100% dewasa (Burkhart et al, 2006). Pada pasien dengan stadium klinis jamur tersebut dapat ditemukan dalam bentuk spora dan dalam bentuk filamen (hyphe). Faktor-faktor yang menyebabkan berkembang menjadi parasit sebagai berikut (Ervianti, 2005): Endogen: kulit berminyak, hiperhidrosis, genetika, imunodefisiensi, sindrom Cushing, malnutrisi Eksogen: kelembaban dan suhu tinggi, higiene, oklusi pakaian, penggunaan emolien yang berminyak

Sehingga pada stadium klinis jamur dapat di temukan dalam bentuk spora dan filamen, makan dapat menyebabkan pertumbuhan Malassezia furfur yang berlebihan. Sehingga : 1. Pengeluaran asam azelaik yang berfungsi menghambat tiroksinase yang berkerja penting menghambat pembentukan pigmen melanosit, sehingga menyebabkan Hipopigementasi pada kulit. 2. Menginduksi pembesaran Hiperpigmentasi pada kulit. melanosom, sehingga menyebabkan

2. Apakah bercak mempengaruhi warna kulit ? Menpengaruhi sebab dengan pertumbuhan Malassezia furfur yang berlebihan yang menyebakan Pengeluaran asam azelaik yang menghambat tiroksinase yang berkerja penting menghambat pembentukan pigmen melanosit, sehingga menyebabkan Hipopigementasi pada kulit dan menginduksi pembesaran melanosom, sehingga menyebabkan Hiperpigmentasi pada kulit. Sehingga dapat menyebabkan perubahan kulit menjadi hiperpigmentasi dan Hipopigmentasi yang dapat menyebabkan perbedaan warna yang kontras dengan warna kulit aslinya.

Contoh :

1. Pada orang berkulit putih dapat mengalami hiperpigmentasi dan eritema yang dapat menyebabkan perbedaan warna kulit dengan warna aslinya. 2. Pada orang berkulit hitam dapat mengalami hipopigmentasi yang dapat menyebabkan perbedaan warna kulit dengan warna aslinya.