Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN RESUME ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA Bpk.

A DENGAN HIPERTENSI DI RW 13 KELURAHAN BARANANG SIANG BOGOR TIMUR

Disusun Oleh Sigit Bangun H P17320308067

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANDUNG PROGRAM STUDI KEPERAWATAN BOGOR 2011

Resume Keperawatan Keluarga Bpk.E khususnya Bpk. A dengan Hipertensi di Rt 2/RW 13 Kelurahan Baranang Siang Kec.Bogor Timur

A. Kunjungan Tanggal

: ke 1

: 20 Juni 2011

1. Pengkajian Nama Kepala Keluarga Bapak E umur 39 tahun dan Ibu D berumur 34 tahun, mereka mempunyai dua orang anak yaitu satu perempuan dan satu lakilaki, di keluarga bapak E terdapat lansia yaitu bapak A umur 69 tahun, beliau orang tua dari ibu D. Keluaga Bapak E beragama Islam, bersuku Sunda. Bapak E bekerja sebagai wiraswasta dan Ibu D bekerja sebagi ibu rumah tangga. Pada saat kunjungan rumah keadaan umum Bapak A baik dengan kesadaran compos mentis, Bapak A mengeluh punya darah tinggi kurang lebih sudah 25 tahun, Bapak A sering berobat ke puskesmas untuk memeriksakan kesehatannya dengan keluhan rasa sakit pada kepala dan Pusing Pada saat pengkajian tensi darah Bapak A 150/90 mm/Hg, nadi 84 x/menit, suhu tubuh 36,50 C. Menurut Bapak A jika penyakitnya kambuh Bapak A selalu meminum obat yang didapatkan dari puskesmas, Bapak A juga mengatakan belum mengetahui dengan jelas tentang penyakit hipertensi dan akibat yang akan timbul jika hipertensi tidak dikontrol.

2. Diagnosa Keperawatan Nyeri kepala pada Bapak A akibat peningkatan tekanan vaskular cerebral berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan hipertensi 3. Tujuan Setelah pertemuan 1 x 30 menit diharapkan keluarga mampu : Mengenal tentang penyakit hipertensi Mengenal gejala penyakit hipertensi Mengetahui akibat dari hipertensi Keluarga mampu merawat anggota keluarga dengan hipertensi

4. Implementasi a. Memberikan pendidikan kesehatan tentang penyakit hipertensi dan hal-hal yang akan diakibatkan oleh hipertensi Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah yang menetap, pada manula yaitu sistolik lebih dari 140 mmHg dan diastolik lebih dari 90 mmHg Tanda dan gejala hipertensi : sakit kepala, mudah marah, telinga berdengung, mata terasa berat atau pandangan kabur, mudah lelah, susah tidur dan terasa sakit tengkuk. Penyebab darah tinggi : penyakit ginjal, penyakit pembuluh darah, kelainan hormon. Akibat lanjut dari darah tinggi : penebalan dan pengerasan pembuluh darah, penyakit jantung koroner, payah jantung/gagal jantung, sumbatan aliran darah/stroke. b. Mengajarkan keluarga cara merawat anggota keluarga dengan penyakit hipertensi. Dengan cara :

Mengurangi pemakaian garam dapur Lakukan olahraga ringan Penderita hipertensi yang mengalami kelebihan berat badan dianjurkan untuk menurunkan berat badanya Perbanyak minum air putih kecuali ada kontra indikasi Mengurangi konsumsi kopi Memperbanyak mengkonsumsi buah yang mengandung kalium tinggi : jeruk, tomat, pisang. 5. Evaluasi S : Bapak A mengatakan hipertensi adalah bila tensinya lebih 140/90,hipertensi dapat menyebabkan stroke. O : - Ibu L tampak memperhatikan dan mengikuti penjelasan dari petugas. - Ibu L tampak menjelaskan kembali sebagian yang diterangkan oleh Petugas. - Ibu L dapat menyebutkan pengertian hipertensi dan pentingnya pemeriksaan tekanan darah rutin untuk mencegah stroke. A : Masalah teratasi P : - Anjurkan untuk memeriksakan tekanan darah secara rutin. -Anjurkan untuk mengingat kembali semua yang telah dijelaskan oleh petugas Perawat : Buat kontrak untuk pertemuan selanjutnya :

dari

Mengkaji ulang tentang materi Hipertensi yang telah diberikan Mengajarkan cara memodifikasi lingkungan untuk mencegah

sebelumnya. terjadinya kekambuhan. Menganjurkan keluarga untuk bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan

B. Kunjungan

: Ke 2 : 22 Juni 2011

Tanggal

1.

Pengkajian

Hasil dari pemeriksaan tekanan darah Bapak A yaitu 150/90 mmHg, suhu badannya 370C, respiresi 20x/menit dan nadinya 80x/menit. 2. Diagnosa Keperawatan

Nyeri kepala pada Ibu T akibat peningkatan tekanan vaskular cerebral berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan hipertensi.

3. Tujuan Setelah dilakukan pertemuan selama 30 menit diharapkan keluarga mampu memahami tentang penyakit Hipertensi dan bisa memanfaatkan fasilitas kesehatan untuk mencegah terjadinya kekambuhan dan akibat lanjut dari hipertensi 4. Implementasi

Mengkaji ulang tentang materi Hipertensi yang telah diberikan sebelumnya. Mengkaji ulang cara memodifikasi lingkungan untuk mencegah terjadinya kekambuhan. Menganjurkan kepada klien dan keluarga untuk selalu memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat.

5. Evaluasi S : Bapak A mengatakan sudah mengerti mengenai penyakit Hipertensi dan memodifikasi lingkungan untuk mencegah terjadinya kekambuhan serta akan memanfaatkan fasilitas kesehatan untuk mencegah terjadinya kekambuhan dan akibat lanjut dari hipertensi O : -Keluarga tampak kooperatif, Keluarga tampak bisa menjelaskan kembali sebagian materi yang telah disampaikan sebelumnya -Keluarga mampu meyebutkan cara memodifikasi lingkungan untuk mengurangi kekambuhan -Keluarga sudah melakukan pemanfaatan fasilitas kesehatan terdekat A : Masalah teratasi P : -Anjurkan untuk mempertahankan pengetahuan yang telah diberikan. -Anjurkan keluarga dan klien untuk mengingat dan melaksanakan materi yang sudah diberikan petugas sejak awal pertemuan. Perawat : Buat kontrak untuk pertemuan selanjutnya : -Mengevaluasi tentang materi tentang hipertensi yang telah diberikan. -Mengevaluasi cara memodifikasi dan memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah diajarkan petugas. -Memberikan materi mengenai komplikasi dari penyakit hipertensi yaitu stroke.

A. Kunjungan

: ke 3 : 24 Juni 2011

Tanggal 1.

Pengkajian Hasil pemeriksaan Bapak A yaitu tekanan darah 140/80 mmHg, suhu tubuhnya 360C, nadinya 80x/menit dan respirasinya 20x/menit. 2. Diagnosa Keperawatan

Resiko tinggi terjadinya stroke pada Ibu L berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan hipertensi. 3. Tujuan Setelah dilakukan pertemuan selama 1 x 30 menit diharapkan keluarga mampu memahami tentang penyakit stroke yang merupakan komplikasi dari hipertensi. 4. Implementasi
Mengkaji ulang tentang materi yang telah disampaikan sebelumnya. Memberikan materi tentang stroke yang merupakan komplikasi dari

hipertensi. 5. Evaluasi S : Keluarga Bapak E mengatakan sudah mengerti mengenai penyakit Hipertensi dan stroke. O : -Keluarga tampak kooperatif dan keluarga tampak bisa menjelaskan kembali sebagian materi yang telah disampaikan sebelumnya
-

Keluarga mampu memahami materi yang telah diberikan oleh petugas mengenai stroke

A : Masalah teratasi P : -Pertahankan intervensi

-Anjurkan untuk mempertahankan pengetahuan yang telah diberikan.