Anda di halaman 1dari 79

PENGENALAN MAMALIA KALIMANTAN

1. Ordo : Insektivora
Ciri Khusus :
Merupakan mamalia kecil mirip tikus
Moncong relatif lebih panjang dari pada ordo Rodentia
Gigi umumnya membundar atau membentuk kerucut tajam
Kaki depan mempunyai lima jari panjang dan bercakar tajam
Makan serangga dan juga hewan invertebrata lain

Perbedaan dengan ciri dari ordo Rodentia :


• Jari bagian dalam dari setiap kaki depan berukuran pendek dengan kuku
yang tumpul
• Incisus berbentuk busur dan bagian ujung seperti pahat
• Gigi incisus terpisah dari premolar oleh celah yang lebar (diastema)
Famili Erinaceidae :
Ciri :
Ukuran sebesar tikus celurut
Memiliki 44 gigi terdiri atas : 3 incisus, 1 caninus, 4 premolar dan 3
molar pada maksila dan mandibula

Contoh : Echinosorex gymnurus (tikus bulan)

Famili Soricidae :
Ciri :
Mempunyai kaki yang pendek
Ekor berambut jarang, rambut pendek dengan mata yang kecil
Antar spesies sangat mirip, untuk memastikan spesies perlu
diperiksa gigi jumlah gigi atau ukuran tengkorak

Contoh : Suncus murinus (munggis rumah)


Spesies : Echinosorex gymnurus Spesies : Suncus murinus
Ciri : Ciri :
• Rambut umumnya putih, dengan • Bewarna abu-abu kecoklatan
rambut hitam jarang • Ekor gemuk pada pangkal,
• Memiliki bau khas, banyak ramping di bagian ujung
mengandung amoniak • Memiliki kelenjar musk pada
• Nokturnal dan terestrial bagian tengah kedua sisi tubuh
2. Ordo Scandentia
Famili Tupaidae
Ciri khusus :
Mirip bajing, tapi berbeda dalam rincian anatominya
Memiliki moncong yang panjang dan meruncing
Jumlah gigi 38, Incisus runcing bentuknya tidak seperti pahat
Memiliki lima jari dengan cakar pada tiap jarinya
Bersifat insektivor, tapi juga pemakan buah-buahan lunak
Contoh :
Ptilocercus lowii (tupai akar malam)
Tupaia glis (tupai moncong besar)
Tupaia minor (tupai kecil)
Tupaia tana (tupai tanah)
Tupaia spelendidula (tupai indah)
Spesies : Ptilocercus lowii
Ciri :
• Warna atas punggung coklat, bawah abu-abu kekuningan
• Mata dan telinga relatif besar, mata cendrung menonjol ke depan
• Ekor panjang, sepertiga dari ujungnya ditutupi rambut panjang
dalam posisi horizontal
• Bersifat nokturnal
Spesies : Tupaia glis
Ciri :
• Rambut bagian atas bergaris gelap dan pucat, terdapat
bercak halus bewarna coklat kemerahan
• Warna ekor seragam
• Memiliki garis pucat atau satu garis pucat pada setiap bahu
• Bagian bawah bewarna kuning tua suram sampai kuning tua
kemerahan
• Sisi bagian bawah ekor umumnya keabu-abuan
• Bersifat diurnal
Spesies : Tupaia minor
Ciri :
• Rambut bagian atas bergaris terang dan gelap
• Bagian bawah kekuningan, sering dengan noktah
kemerah-merahan kearah pantat
• Punggung dan ekor sama-sama bewarna
kecoklatan, tapi warna ekor lebih gelap
• Bersifat diurnal dan arboreal
Spesies : Tupaia tana
Ciri :
• Tupai terbesar
• Rambut punggung coklat kemerahan berbayang
sampai hampir hitam ke arah pantat
• Terdapat garis hitam menurun dari belakang leher
• Bagian bawah kuning kemerahan
• Pusat mata sampai ujung moncong pada dewasa
mencapai 37 cm
• bersifat diurnal dan teresterial
Spesies : Tupaia spelendidula
Ciri :
• Berwarna merah dengan garis bahu bewarna jingga
pucat
• Bagian atas cendrung lebih gelap di garis
tengah
• Bagian bawah kemerahan gelap, kerongkong jingga
• Ekor gelap di bagian atas , jinga di bagian bawah
• Bersifat diurnal dan teresterial
3. Ordo Dermoptera

Famili : Cynocephalidae
Ciri Khusus :
Mirip bajing terbang, tapi sangat berbeda pada bentuk selaput
luncurnya
Tidak terdapat gigi incicus pada maksila
Ada dua pasang gigi di bagian depan rahang bawah terlihat seperti
sisir bergigi halus
Bersifat Nokturnal dan arboreal
Contoh : Cynocephalus varigeatus (walangkopo / kubung)
Ciri :
• Bewarna abu - abu dengan bercak hitam
pekat dan putih
• Memiliki selaput peluncur yang lebar
diantara kaki depan dan kaki belakang dan
menyelubungi ekor
• Bersifat nokturnal tapi kadang aktif pada
pagi hari dan menjelang sore hari.

Spesies : Cynocephalus varigeatus


4. Ordo : Chiroptera
Famili : Pteropodidae
Ciri khusus :
Memiliki mata yang besar, tidak dapat memantulkan gema
(echolocation) kecuali pada genus Rousettus.
Telinga relatif kecil tetapi utuh
Gigi memiliki tonjolan sederhana, tidak tajam
Jari kedua berkembang dengan baik, tidak tergantung pada jari
ketiga dengan cakar diujungnya
Makan buah dan nektar
crepuscular dan nokturnal
Contoh : Pteropus vampyrus (kelelawar besar)
Cynopterus brachyotis (kelelawar buah hidung pendek)
Cynopterus Horsfieldi (kelelawar buah horsfield)
Ciri :
• Kelelawar berukuran paling besar
• Bagian belakang tubuh bewarna hitam
dengan garis abu-abu
• Nokturnal dan preposcular
• Betengger pada cabang pohon yang besar
• makan nektar dan buah

Spesies : Pteropus vampyrus


Ciri :
• Berukuran sedang, moncong pendek
• Warna coklat, leher bewarna orange gelap pada jantan,
kekuningan pada betina
•Telinga dan tulang sayap bertepi putih
•Gigi molar rata
•Makan buah

Spesies :Cynopterus brachyotis


Ciri :
• Mirip dengan Cynopterus brachyotis,
tapi berukuran lebih besar

Spesies : Cynopterus Horsfieldi


Famili : Megadermatidae
Ciri :
Ukuran sedang sampai besar
Telinga bulat besar, bersatu melintang di ujung kepala
Daun hidung tegak berukuran besar, tragus panjang bercabang
Ekor sangat pendek tidak kelihatan dari luar
Contoh : Megaderma spasma

Spesies : Megaderma spasma


Famili : Nycteridae
Ciri :
Kelelawar berukuran besar hingga sedang,
Telinga bulat sangat besar yang tidak bertemu melintang di ujung
Ekor panjang, berbentuk “T” tertutup didalam selaput interfemural
Contoh : Nycteris javanica

Spesies : Nycteris javanica


Famili : Rhinolophidae
Ciri :
Ukuran kecil hingga sedang
Daun hidung lebih detail /complicated
Ditengah tengah di belakang lubang hidung ada bagian yang mecuat
dinamakan sella
Telinga besar dengan lipatan yang menonjol di bagian pinggir
luar/antitragus
Ekor berkembang baik, tertutup di dalam selaput interfemural
Contoh : Rhinolophus luctus (Kelelawar sepatu kuda)

Spesies : Rhinolophus luctus


Famili : Hipposideridae
Ciri :
Ukuran beragam dari kecil hingga besar
Daun hidung pertama bulat dan agak berbentuk sepatu kuda
Daun hidung tengah berbentuk seperti bantal, rendah yang
membesar kesisi tanpa sella
Contoh :Hipposideros cineraceus

Spesies :Hipposideros cineraceus


Famili Vesperhlionidae
Ciri :
Hidung tanpa daun hidung
Telinga kecil sampai besar dengan tragus yang berkembang
dengan baik
Ekor panjang, tertutup di dalam selaput interfemural
Contoh : Myotis muricola (kelelawar pucuk pisang)

Spesies : Myotis muricola


Famili : Molossidae
Ciri :
Kelelawar berukuran kecil, sedang hingga besar
Ekor gemuk, menonjol lebih dari separuh
panjangnya dari selaput interfemural
Moncong tanpa daun hidung dan terproyeksi di
luar rahang bawah
Telinga berdaging
Contoh : Cheiromeles torquatus

Spesies : Cheiromeles torquatus


5. Ordo Primata
Ciri Khusus :
Anggota badan panjang, masing-masing punya lima jari
dengan kuku pipih atau cekung
Sebagian besar ibu jari kaki dan ibu jari tangan dapat diarahkan
berlawanan untuk memanjat (ibu jari bersifat opposable)
Biasanya melahirkan satu anak
Sebagian besar spesies adalah arboreal (hidup di pohon)
Sebagian sistem sarafnya lebih maju dari pada vertebrata
lainnya
Makan biji-bijian, buah daun, kulit pohon dan insekta.
Pada famili Lorisidae dan Tarsiidae bersifat nocturnal
sedangkan pada famili Hylobatidae dan Pongidae bersifat
diurnal
Famili Lorisidae
Ciri :
Primata berukuran kecil dan memiliki ekor pendek
Semua jarinya berkuku, kecuali pada jari kedua pada kakinya yang
bercakar pendek
Pergerakan lambat, tidak pernah melompat dari satu dahan ke
dahan lainnya
Contoh : Nyticebus coucang (kukang)
Ciri :
• Tubuh ditutupi oleh rambut harus bewarna
kecoklatan atau keabuabuan seragam dengan
garis coklat dari puncak kepala sampai
pertengahan punggung atau pangkal ekor
• Memiliki tanda bercak coklat disekitar mata
• Nokturnal dan soliter
• Makan serangga dan buah

Spesies : Nyticebus coucang


Famili Tarsiidae

Ciri :
Mata meninjol, sebagian tarsal pada kaki panjang, jari kedua
atau ketiga memiliki cakar, jari yang lain berkuku biasa.
Ekor panjang mirip ekor tikus
Ukurannya kecil.
Hidup soliter dan nokturnal.
Makan serangga atau binatang kecil
Contoh : Tarsius bancanus (kera buku / singapuar)
Ciri :
• Warna kuning tua

• Ekor tidak berambut kecuali pada ujungnya


• Mata sangat besar, jari panjang dengan bantalan
ujung yang besar
• Kuku runcing kecuali pada jari kedua dan ketiga
pada kaki belakang bercakar besar
• Nokturnal dan arboreal

Spesies : Tarsius bancanus


Famili Cercopithecidae
Ciri :
Bersifat arboreal, hanya makan tumbuhan umumnya daun
Memiliki ekor panjang, tanpa kantung pipi
Memiliki lambung yang besar
Empat jari sangat panjang
Hidup arboreal dan beberapa spesies teresterial
Contoh :
Presbytis rubicunda (lutung merah)
Presbytis frontata (lutung dahi putih)
Presbytis cristata (lutung kelabu)
Nasalis larvatus (bekantan)
Macaca fascicularis (monyet ekor panjang)
Macaca nemestrina (beruk)
Ciri :
• Bewarna kemerahan sampai coklat keemasan
• Pada wajah terdapat sedikit warna kebiruan

Spesies: Presbytis rubicunda


Ciri :
• Warna tubuh coklat kelabu dengan

warna putih pada dahi


• Bersifat diurnal dan Arboreal

Spesies : Presbytis frontata


Ciri :
• Rambut bewarna hitam dengan ujung
pucat
• Warna tangan dan kaki lebih gelap
• Muka abu-abu gelap atau hitam
• Individu muda bewarna jingga terang
• Diurnal dan arboreal
• Terbatas pada wilayah tepi sungai, rawa-
rawa dan pantai

Spesies : Presbytis cristata


Ciri :
• Warna rambut tubuh coklat
kemerahan dengan suatu topi dari
rambut merah, kulit wajah merah
• Ekor dan pantat keputih putihan
• Hidung individu jantan lebih meninjol

Spesies : Nasalis larvatus


Ciri :
• Warna rambut coklat abu-abu, selalu
pucat pada bagian perut
• Jantan tua memilki jambang abu-abu
dipipi
• Panjang ekor kira-kira sepanjang tubuh
• Diurnal, arboreal dan teresterial
• Hidup dalam kelompok besar (troop)

Spesies : Macaca fascicularis


Ciri :
Bewarna Kecoklatan, bagian perut
putih bagian atas kepala dan leher
coklat tua
Berambut tebal dengan ekor pendek
(mirip ekor babi)
Sering besifat teresterial

Spesies : Macaca nemestrina


Famili Hylobatidae
Ciri :
Tidak berekor
Pergerakan dari satu pohon ke pohon lain dengan cara
bergelantungan (branchiation)
Contoh : Hylobates muelleri (owa / kaliawat)
Ciri :
• Warna coklat atau coklat keabuabuan
• Rambut abu-abu di sekeliling wajahnya
• Rambut tangan cendrung bewarna lebih pucat
• Tidak berekor
• Diurnal dan Arboreal
• Aktif menjelang fajar, hidup dalam famili group

Spesies : Hylobates muelleri


6. Ordo Pholidota
Tubuh terbungkus oleh lempengan-lempengan sisik zat
tanduk. Diantaranya terdapat rambut, tidak bergigi, lidah
silendris, panjang, pemakan serangga.

Famili Manidae
Rambut termodifikasi menjadi sisik
Ekor dapat memegang (prehensil)
Tidak bergigi
Diantara sisik terdapat rambut
Contoh : Manis javanica
Spesies : Manis javanica
Ciri :
• Mamalia bersisik, bewarna coklat
• Punya cakar panjang pada kaki belakang
• Kepala dan ekor panjang dan runcing
• Bersifat nokturnal, soliter
• Makanan rayap
7. Ordo Rodentia
Punya incisus berkembang baik, bentuk melengkung
dengan ujung tepi seperti pahat, terdapat pada maksila
dan mandibula
Tanpa caninus
Terbagi atas 3 famili :
Famili Sciuridae
Famili Muridae
Famili Hystricidae
Famili Sciuridae
Ciri :
• Famili paling banyak ditemukan di hutan tropis
• Bersarang ditanah, dipohon
• Bersifat diurnal pada bajing tanah dan bajing pohon dan
nokturnal seperti bajing terbang.
Sub famili sciurinae
• Termasuk semua bajing kecuali bajing terbang
Contoh :
Ratufa affinis (bajing raksasa)
Callosciurus prevostii (bajing tiga warna)
Callosciurus notatus (bajing kelapa)
Sundasciurus hippurus (bajing ekor kuda)
Sundasciurus lowii (bajing ekor pendek)
Ciri :
• Bajing pohon berukuran paling besar

Spesies : Ratufa affinis


Spesies : Callosciurus prevostii

Ciri :
• Pola warna bervariasi antara subspesies tetapi semuamempunyai tubuh
bagian bawah kemerahan
Spesies : Callosciurus notatus

Ciri :
• Tubuh bagian bawah kemerahan, tanpa totol pucat di belakang telinga
Spesies : Sundasciurus hippurus

Ciri :
• Kepala bewarna abu-abu, ekor berambut lebat
Spesies : Sundasciurus lowii

Ciri :
Ekor berambut lebat, pendek, tubuh bagian bawah putih
Sub famili Petauristinae
Termasuk kelompok bajing terbang
Memiliki membran kulit diantara kaki depan dan kaki
belakang
Dapat meluncur diantara pohon
Bersifat nokturnal
Contoh : Petaurista petaurista ( bajing terbang raksasa –
merah)
Spesies Petaurista petaurista
Ciri :
• Tubuh kemerahan coklat, ujung hidung, dagu, sekeliling
mata, belakang telinga, ujung kaki dan ujung ekor
bewarna hitam
Famili Muridae
Semua anggota jenis dari famili ini memiliki jumlah gigi 16
( Rumus gigi :1 0 0 3 / 1 0 0 3 )
Termasuk semua jenis tikus dan kerabatnya, mencit dan kerabatnya
Contoh :
Rattus norvegicus (tikus riul)
Ratus exulans (tikus polinesia)
Sundamys muelleri (tikus muller)
Niviventer cremoriventer (tikus pohon ekor gelap)
Maxomys rajah (tikus ekor coklat)
Maxomys surifer (tikus berduri merah)
Leopodalmys sabanus (tikus raksasa ekor panjang)
Spesies : Rattus norvegicus

Ciri :
Berukuran besar, warna coklat, hidup hanya didaerah
perkotaan
Spesies : Ratus exulans
Ciri :
Ukuran kecil, bulu kasar berduri
Spesies : Sundamys muelleri

Ciri :
Rambut kasar, rambut pengawal hitam dan panjang
Spesies : Niviventer cremoriventer

Ciri :
Ekor panjang, ujungnya berambut
Tubuh bagian atas memiliki rambut pengawal yang panjang dan bewarna hitam
Spesies : Maxomys rajah

Ciri :
Tubuh bagian atas coklat atau coklat jingga kusam, memiliki
rambut jarum pada tikus dewasa, pertengahan tubuh bagian
bawah biasanya bercoreng coklat
Spesies : Maxomys surifer
Ciri :
Tubuh bagian atas coklat terang, memiliki rambut jarum, tikus dewasa biasanya
mempunyai kerah bagian dalam paha warnanya sama dengan tubuh bagian atas
Spesies : Leopodalmys sabanus

Ciri :
Ekor sangat panjang, tubuh bagian bawah putih
Famili Hystricidae
Berukuran lebih besar dari bajing, dengan rambut jarum keras / duri
yang menutupi sebagian besar tubuh bagian atas
Contoh :
Trichys fasciculata (landak ekor panjang)
Hystrix brachyura (landak biasa)
Hystrix crassispinis (landak berduri tebal)
Spesies : Trichys fasciculata

Ciri :
Mirip tikus raksasa dan memiliki rambut jarum
Ekor hilang pada beberapa individu
Spesies : Hystrix brachyura

Ciri :
Duri panjang putih dengan belang hitam tipis
Duri pendek pada bagian depan dan bewarna hitam
Spesies : Hystrix crassispinis
Ciri :
Duri panjang coklat tua berujung putih, duri pendek pada tubuh,
bagian depan coklat abu-abu berujung putih
8. Ordo Karnivora
Ciri :
Memiliki Memiliki gigi Incisus pada maksila dan mandibula (total 12
buah)
Caninus sangat besar
Molar dan premolar membentuk suatu deret yang cendrung memiliki
daerah tengah yang tajam pada maksila dan mandibula, bertemu
saling tumpang tindih ( tipe gigi ini disebut carnasial) guna untuk
memotong daging sebelum ditelan
Terdiri atas :
Famili Ursidae
Famili Mustelidae
Famili Viverridae
Famili Felidae
Famili Ursidae

Ciri :
Mammalia omnivor berukuran besar, kuat ekor pendek dan daya
penciuman baik tapi penglihatan dan pendengaran kurang baik
Termasuk seluruh famili beruang
Contoh : Helarctos malayanus (beruang madu)
Ciri :
Bewarna hitam mengkilap
Ekor sangat pendek

Spesies : Helarctos malayanus


Famili Mustelidae

Ciri :
Famili Mustelidae berkerabat dekat dengan Famili Viveridae,
dibedakan karena memiliki jumlah gigi 34 – 38, sedangkan
Viveridae mempunyai gigi 40 kecuali Prionodon linsang
Memiliki kaki belakang lebih pendek dan kakinya lebih lebar
Umumnya bersifat karnivora sejati
Contoh :
Martes flavigula (musang leher kuning)
Mydaus javanensis (teledu sigung)
Ciri :
Bertubuh ramping dan gesit
Ekor tegak ke atas ketika
berjalan
Leher berwarna kuning

Spesies : Martes flavigula


Spesies :Mydaus javanensis

Ciri :
Ekor sangat pendek
Banyak bercak putih bervariasi
Bau tubuh menyengat
Famili Viverridae
Ciri :
Moncong runcing dan ekor relatif lebih panjang dari badan
Memiliki jumlah gigi 40 buah (3142 / 3142)
Memiliki kelenjar bau didekat anusnya
Merupakan pemanjat yang ahli, makanan bervariasi
Contoh :
Vivera tangalunga (musang tenggalang)
Paradoxurus hermaphroditus (musang luwak)
Hemigalus derbyyanus (musang belang)
Cynogale bennettii (musang air)
Herpestes bracyurus (garangan)
Spesies : Vivera tangalunga

Ciri :
Berkepala hitam dan putih melintangi leher
Spesies : Paradoxurus hermaphroditus

Ciri :
Ekor pendek, gesit, pola warna bervariasi umumnya coklat abu-
abu
Spesies : Hemigalus derbyyanus
Ciri :
Tubuh bagian atas bergaris hitam lebar
Ekor belang pada pangkal
Spesies : Cynogale bennettii

Ciri :
Ekor pendek, moncong besar dan memiliki
kumis panjang
Spesies : Herpestes bracyurus

Ciri :
Panjang ekor kurang dari 55% panjang tubuh
Seluruh tubuh bebercak jingga lembut
9. Ordo Artiodactyla
Ciri :
Ukuran tubuh bermacam-macam
Kaki panjang, pada tiap-tiap kaki terdapat 2 – 4 jari yang masing-
masing di bungkus oleh teracak zat tanduk.
Sebagian besar pada kepalanya terdapat tanduk atau cula, kecuali
pada babi. Giginya tereduksi, lambung terdiri atas 4 bagian.
Terbagi atas :
Famili Suidae
Famili Tragulidae
Famili Cervidae
Famili Suidae

Ciri :
Memiliki gigi incisus pada maksila
Bersifat omnivora
Contoh : Sus barbatus (babi berjengot)
Spesies : Sus barbatus
Ciri :
Moncong panjang dan memiliki banyak rambut
Pola warna bervariasi
Famili Tragulidae
Ciri :
Memiliki tungkai ramping tanpa tanduk
Punggung sangat melengkung
Gigi caninus menunjol keluar dari mulut pada maksila
hewan jantan
Contoh : Tragulus javanicus (pelanduk kancil)
Tragulus napu ( pelanduk napu)
• Spesies :Tragulus javanicus
Ciri :
A
Tubuh bagian atas polos atau coklat
Warna putih pada leher dari samping
kelihatan lurus
Panjang 49 cm

B. Spesies : Tragulus napu


Ciri :
Tubuh bagian atas biasanya coklat pucat
dengan bercak gelap yang tidak jelas B

Warna putih pada leher dari samping


kelihatan seperti dua garis lebar
Panjang 52 cm
Famili Cervidae
Ciri :
Tidak memiliki incisus pada maksila
Jantan memiliki tanduk yang dapat lepas pada priode waktu tertentu
Rumus gigi 0133/3133 = 34
Contoh :
Muntiacus muncak (kijang merah)
Muntiacus atherodes (kijang kuning)
Cervus unicolor (rusa sambar)
Spesies : Muntiacus muncak

Ciri :
Masing - masing tanduk memiliki dua cabang
Pola warna tubuh kemerahan
Spesies : Muntiacus atherodes

Ciri :
Masing masing tanduk memiliki satu cabang
Pola warna rambut tubuh merah kekuningan , gelap disepanjang
garis punggung
Jantan

Betina

Spesies : Cervus unicolor


Ciri :
Tubuh bagian atas coklat kemerahan sampai coklat abu-abu
Ekor gelap, berambut lebat
Tanduk bercabang, cabang bagian dalam lebih pendek dari cabang luar

Anda mungkin juga menyukai