P. 1
KASUS SUSNO DUADJI

KASUS SUSNO DUADJI

|Views: 293|Likes:
Dipublikasikan oleh Coco Bie

More info:

Published by: Coco Bie on Jun 12, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/24/2015

pdf

text

original

Tahukah anda siapa dia?? .

. mengeluarkan pernyataan bahwa terdapat rekayasa penanganan kasus Gayus Tambunan yang melibatkan petinggi di Mabes Polri hingga membeberkan informasi mengenai adanya makelar kasus pajak di tubuh Mabes Polri. Karena perbuatannya inilah dia dijuluki sebagai seorang “whistle blower”. Sosok yang sempat fenomenal dengan pernyataan kontroversialnya “cicak dan buaya”. Hal kontroversial yang dilakukan Susno tidak hanya sampai disini. Pernyataan yang dikeluarkan oleh mantan Kabareskrim Mabes Polri ini sebenarnya ditujukan untuk membandingkan kecanggihan teknologi penyadapan yang dimiliki antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Lembaga Polri. nama Susno sering disebut-sebut oleh media dan masyarakat. Sejak pernyataanya tersebut.Beliau inilah yang bernama Susno Duadji. Dia juga berusaha membongkar “kebusukan” yang ada di pihak Polri terhadap KPK saat menyelidiki kasus Anggoro-Anggodo.

Mengapa Susno Duadji dianggap sebagai whistle blower ?  Mengapa whistle blower yang dilakukan Susno Duadji berkembang menjadi konflik internal ?  .

Susno duadji dianggap sebagai whistle blower karena dia melaporkan. . selain itu informasi yang ia berikan berdasarkan fakta dan bukan fitnah. menyaksikan. Dalam kasus ini Susno Duadji mampu membeberkan informasi mengenai adanya makelar kasus di tubuh polri. mengetahui adanya kejahatan ataupun adanya praktik yang menyimpang dan mengancam kepentingan publik di dalam organisasinya dan yang memutuskan untuk mengungkap penyimpangan tersebut kepada publik atau instansi yang berwenang.

pihak Polri menganggap ini adalah sikap balas dendam yang dilakukan Susno karena ia dinonaktifkan sebagai kabareskrim. Mengapa Polri justru terkesan berusaha menyudutkan Susno? Hal ini mungkin disebabkan karena kecurangan yang terjadi di tubuh Polri di backup oleh seseorang yang mempunyai kekuasaan yang tinggi di Polri yang terlibat kasus ini dan berusaha agar kasus ini tidak terbongkar. persoalan struktural dan kultural.Dalam perkembangan kasus Susno Duadji ini whistle blower yang dilakukan Susno berkembang menjadi konflik internal dalam tubuh Polri. Yaitu. Ketika Susno ingin membongkar masalah kasus di dalam tubuh Polri dengan tujuan agar Polri menjadi lebih baik lagi ke depannya. . Selama ini ada persoalan besar yang menghambat upaya pembersihan korupsi di kepolisian. karena disini susno harus berhadapan dengan orangorang yang berada dalam organisasinya sendiri. justru Polri menganggap Susno melakukan pencemaran nama baik.

Sering pula provos atau inspektur polisi yang memeriksa ternyata berpangkat lebih rendah daridapa polisi yang diperiksa. kasus whistle blowing yang dilakukan Susno Duadji ini lebih condong bersifat fungsional karena konflik yang terjadi saat ini memiliki tujuan untuk memperbaiki kinerja di tubuh Polri nantinya. kalangan polisi enggan memeriksa sesama rekan seprofesi. Diharapkan setelah berakhirnya kasus ini kinerja kepolisian semakin membaik dan jangan sampai kasus yang sama terulang lagi . Jika tidak terjadi masalah whistle blowing ini kemungkinan besar makelar kasus yang terjadi di Polri akan semakin merajalela dan akan menambah buruk citra dan kinerja kepolisian. dimungkinkan juga terjadi praktik kolusi di tengah penyidikan kasus yang membuat penyidikan berakhir dengan kesimpulan bahwa dugaan korupsi tak terbukti. Contoh persoalan struktural. Menurut analisis kami. Selain itu. Persoalan kultural misalnya.sering provos atau inspektorat kepolisian tidak berkutik ketika berhadapan dengan polisi yang berpangkat lebih tinggi yang menjadi ''pelindung'' polisi yang diduga melakukan penyimpangan. Itu bisa jadi karena semangat untuk melindungi korps yang berlebihan sehingga merupakan aib apabila kasusnya diketahui oleh umum.

. Kasus Susno ini merupakan salah satu konflik yang bersifat fungsional karena konflik yang terjadi memiliki tujuan untuk memperbaiki kinerja di tubuh Polri nantinya. yang sampai saat ini belum diketahui dengan jelas mana pihak yang bersalah.Kasus Susno Duadji ini adalah kasus whistle blowing yang paling dibicarakan oleh semua orang. Konflik itu kemudian terus berkembang menjadi sebuah konflik internal yang rumit. Dia membeberkan informasi mengenai adanya makelar kasus pajak di tubuh Mabes Polri.perwira nonjob berbintang tiga itu mendatangi Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Kasus ini dilatarbelakangi pernyataan Susno yang kontroversial tentang ''cicak melawan buaya'' dan kemudian dia dicopot sebagai kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri.

 Sebaiknya. Saran untuk pihak Susno Duadji :  Sebaiknya Susno memberikan informasi yang berdasarkan kenyataan. .Saran untuk pihak kepolisian :  Pihak kepolisian harus lebih tegas dan serius dalam menangani masalah internal di kepolisian.  Lebih objektif dalam memberikan sudut pandang terhadap masalah internal.kalau tidak terselesaikan baru dipublikasikan. agar nantinya tidak terjadi kesalah pahaman tentang penilaian masyarakat pada Polri. membicarakan masalah yang ada di internal kepolisian terlebih dahulu.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->