Anda di halaman 1dari 31

Hidrogen adalah unsur yang paling ringan dan sederhana yang berwujud gas yaitu mengandung 1 proton dan

1 elektron.
1. Sifat Periodik Unsur Nomor Atom Titik Didih

1
252,87 C 259,14 C 0,08988 g/L

2. Sifat Fisika 3. Siifat Kimia

Titik Leleh Massa Jenis

Lambang

Hidrogen
1s1
Massa Atom / Nomor Massa 1,00797

Nama Struktur elektron

Jari-jari : 1,5 x 10-5

Sifat sifat Periodik Hidrogen:

Elektronegatifitas : 2,1 Energi ionisasi : 1.311 kJ/mol Afinitas elektron : 72.77 kJ/mol

Fase Gas

Sifat sifat Fisik a Hidrogen:

Densitas : (0 C, 101.325 kPa) 0,08988 g/L Titik leleh : 259,14 C Titik didih : 252,87 C

Hidrogen yang mengikat Suatu unsur baik logam, Non logam ataupun metalik Disebut senyawa hidrida

Sifat sifat Kimia Hidrogen:

Sifat Kimia Hidrogen ditentukan oleh 3 tipe proses elektronik, yaitu : 1. Kehilangan satu satunya elektron valensi (H+) 2. Pengikatan satu elektron (H-) 3. Pembentukan pasangan elektron kovalen tunggal.
Hidrogen bisa bersenyawa dengan unsur: 1. unsur yang sangat elektronegatif 2. unsur yang sangat elektropositif 3. unsur yang elektronegatifnya sedang

Ikatan hidrogen merupakan ikatan antar molekul yang memiliki atom H yang terikat pada atom yang memiliki elektronegatifitas tinggi seperti N, O, F

1.

Ikatan antarmolekul baik sejenis ataupun berbeda. memiliki atom H yang terikat pada atom yang memiliki elektronegatifitas tinggi seperti N, O, dan F

Ikatan antar molekul yang terjadi antara dua muatan listrik parsial berlawanan parsial positip (+) dengan parsial negatip (-) melalui gaya tarik menarik antar molekul ( gaya van der waals) Parsial positip (+) : Atom yang elektronegatifitas kecil Parsial negatip (-) : Atom yang elektronegatifitas besar

2.

Ikatan antarmolekul yang terjadi karena adanya gaya tarik menarik antarmolekul yang memiliki dua muatan listrik parsial dengan polaritas yang berlawanan.

Senyawa hidrida golongan IVA


IVA

Sesuai dengan sifat fisika

Senyawa hidrida golongan VA, VIA dan VIIA

VIA:

VA:

VIIA:

Urutan titik didihnya : Golongan VA : PH3<AsH3<SbH3<NH3 Golongan VIA : H2S<H2Se<H2Te<H2O Golongan VIIA : HCl<HBr<HI<HF

seharusnya seharusnya seharusnya

NH3<PH3<AsH3<SbH3<BiH3 NH2O<H2S<H2Se<H2Te HF<HCl<HBr<HI

1.

Berdasarkan sifat fisika suatu senyawa semakin besar berat molekul nya maka semakin besar pula titik didihnya Namun faktanya :

Berat molekul NH3,H2O dan HF dibanding dengan senyawa hidrida segolongannya lebih rendah namun pada eksperimennya ketiga molekul tersebut memiliki titik didih paling tinggi daripada senyawa hidrida segolongannya.Tingginya titik didih diantara molekul NH3 , H2O dan HF karena terjadi ikatan Hidrogen sehingga untuk bisa menguap diperlukan energi tambahan untuk memutuskan ikatan hidrogen yang terbentuk antara molekul-molekul tersebut.

2.

Semakin besar perbedaan elektronegatifitasnya maka semakin besar kekuatan hidrogen yang terbentuk sehingga seharusnya titik didihnya pun tinggi.maka urutan titik didih diantara molekul , H2O dan HF yaitu HF>H2O

Namun faktanya :
Titik didih tertinggi terjadi pada molekul H2O dibanding HF jadi urutannya berubah yaitu H2O>HF

Senyawa senyawa organik yang mengandung gugus Hidroksi OH atau gugus amino NH2 relatif lebih larut dalam air disebabkan karena pembentukan ikatan hidrogen pada molekul

Dimerisasi asam karboksilat merupakan contoh yang sangat baik adanya ikatan hidrogen

1H 8O

: 1, untuk stabil mencapai duplet perlu 1 elektron : 2 6, untuk stabil mencapai oktet perlu 2 elektron

Nilai elektronegatifitas :
H = 2,0 F = 3,5 Parsial positif Parsial negatif

Jadi

1H 9F

: 1, untuk stabil mencapai duplet perlu 1 elektron : 2 7, untuk stabil mencapai oktet perlu 1 elektron

Nilai elektronegatifitas : H = 2,0 Parsial positif F = 4,0 Parsial negatif

Jadi

Ikatan Hidrogen

1H 7N

: 1, untuk stabil mencapai duplet perlu 1 elektron : 2 5, untuk stabil mencapai oktet perlu 3 elektron

Nilai elektronegatifitas :
H = 2,0 N = 3,0 Parsial positif Parsial negatif

Jadi

Ikatan Hidrogen

Berdasarkan jumlah molekul dan bentuk molekulnya

Ikatan Hidrogen Inter Molekular


1. Hidrogen flourida,air dan amoniak 2. Alkohol (R-OH) 3. Asam karboksilat (R-COOH) 4. Amoniak (NH3)

Ikatan Hidrogen Intramolekular


1.Protein 2.Asam nukleat pada DNA yaitu pada basa purin dan pirimidin

1. Ikatan Hidrogen Inter Molekular


ikatan hidrogen yang terjadi antara dua atau lebih dari dua molekul yang sama atau berbeda jenis.
CONTOH :

Molekul yang sama

Molekul yang berbeda jenis

2. Ikatan Hidrogen Intramolekular


ikatan antara dua gugus fungsional dalam molekul itu sendiri atau dari satu gugus fungsional saja
Dua gugus fungsional satu gugus fungsional

CONTOH :

Alkohol R-OH

Ethanol (C2H5OH)

Metoksi Methana (C2H6O)

Asam karboksilat (R-COOH)

Dimerisasi

Antar Molekul CH3COOH

Amoniak (NH3)

Antar Molekul metil amina

Protein contohnya Tirosin


Asam amino (glisin)

Tirosin

Asam nukleat yaitu pada basa purin dan pirimidin

No.

Ikatan Inter-Molekular
Ikatan terjadi antar molekul artinya 2 atau lebih baik antar molekul yang sama ataupun berbeda Senyawa rantai terbuka atau alifatik / alisiklik Kelarutan di dalam air lebih besar atau sempurna

Ikatan Intramolekular
Ikatan hanya terjadi di dalam satu molekul atau dengan molekul yang sama saja Senyawa rantai tertutup atau senyawa aromatik/ siklik Kelarutan di dalam air kecil.

1.

2.

3.

4.

Dapat berikatan hidrogen dengan molekul air

Tidak dapat berikatan hidrogen dengan molekul air Ikatan banyak ditemukan dalam senyawa makromolekul

5.

Ikatan banyak ditemukan dalam senyawa mikromolekul

Jumlah elektron bebas dan

keelektronegatifannya Bentuk atau struktur suatu molekul Muatan formal


The End
We are very glad to receive your suggestion and criticism Finally, we would say Thanks for Your attention