Analisa peta politik revolusi Suriah dan tangan-tangan tersembunyi yang bermain di belakang Layar

Muhib Al-Majdi – Rabu, 13 Juni 2012 06:03:42

(Arrahmah.com) – Revolusi muslim sunni melawan rezim Nushairiyah Suriah terus berjalan walau pembantaian demi pembantaian keji dilakukan oleh militer rezim Asad yang didukung oleh Syiah Iran, Syiah Lebanon, Syiah Irak dan komunis Rusia. Negara-negara salibis Barat dan rezim-rezim Arab boneka Barat di kawasan Timur Tengah juga berkepentingan dengan konflik di Suriah. Mereka ingin memastikan tumbangnya rezim Suriah tidak mengganggu eksistensi negara zionis Yahudi dan tidak menyebabkan tegaknya daulah Islamiyah yang menerapkan syariat Islam di Suriah. Sementara bagi umat Islam Suriah, tumbangnya rezim Nushairiyah dan penegakan pemerintahan muslim sunni yang menerapkan syariat Islam adalah harga mati. Mujahidin dari berbagai kelompok saat ini berjihad di garis depan demi membela rakyat muslim Suriah dan meruntuhkan rezim Nushairiyah. Salah satu kelompok jihad di Palestina, Tanzhim Fatah Al-Islam, menurunkan analisa politik dan militer seputar masa depan revolusi rakyat muslim sunni di Suriah. Berikut ini terjemahan lengkap analisa tersebut. *** Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang Divisi Politik Gerakan Fatah Al-Islam ‫السلم عليكم ورحمة ال وبركاته‬ Analisa Politik Tentang Revolusi Suriah dan Pertarungan Tangan-tangan Tersembunyi

mengancam kemungkinan terjadinya perang saudara dan perang golongan yang mungkin terjadi di kawasan itu. Dengan harapan tetap bisa mempertahankan negara Nushairiyah melalui peperangan antara golongan Nushairiyah dan golongan Muslim Sunni. Nampaknya rezim Suriah menyadari bahwa serangan militernya terhadap rakyat hanya akan berakhir dengan kegagalan. Revolusi Suriah berawal dengan mengusung slogan menumbangkan rezim Suriah dan mengembalikan kebebasan serta kehormatan. Sementara itu rezim Suriah mulai memberangus secara biadab revolusi tersebut dengan cara memainkan unsur golongan. Sang penjahat nan kejam. Bashar Assad Sebagian orang mungkin akan mengatakan bahwa rezim Suriah bodoh karena menabuh genderang atas hal ini melalui pernyataan Batsinah Sha’ban. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada pemimpin seluruh utusan Allah. keluarganya. sementara rezim Suriah terus melawan terpaan angin topan itu dengan struktur pemerintahannya yang masih baku tanpa mengalami perubahan yang bisa disebutkan.Segala puji bagi Allah Rabb seluruh alam. juru bicara kelompok Nushairiyah. Wa ba’du… Angin topan revolusi Suriah hampir memasuki sudah mendekati tahun pertamanya dan skalanya selalu meningkat dan terus berlanjut. Namun orang yang mengikuti jalannya revolusi Suriah akan sepenuhnya mengetahui bahwa dukungan rezim . dan sahabat-sahabatnya. sehingga rezim Suriah ingin mengamankan wilayah-wilayah milik golongan Nushairiyah.

Justru karena rezim Suriah memerlukan hal itu dan rezim Suriah telah mempersiapkannya sebelumnya agar mampu mengumpulkan berbagai kelompok dan golongan minoritas dalam tentara yang melayanki kepentingan-kepentingan rezim Suriah. muslim sunni yang merupakan kelompok mayoritas di Suriah akan lepas dari tangannya. Di antara keuntungan-keuntungan yang bisa dipetik oleh Barat adalah: 1. Oleh karenanya. peperangan antar kelompok di Suriah akan menguras habis kekuatan kedua belah pihak yang berperang . Keamanan eksistensi negara zionis Yahudi yang tengah terancam dan kemampuan untuk memukul balik ancaman itu serta membangun dinding penghalang yang tinggi untuk membendung gelombang ancaman yang snagat berbahaya tersebut. baik kekuatan kapitalis maupun sosialis. Barangkali pembelotan dari tentara nasional yang hanya dilakukan oleh tentara muslim sunni lantas membuat kelompok Tentara Kebebasan Suriah menguatkan analisa ini. kelompok-kelompok dan kaki tangan-kaki tangan loyalis rezim Suriah yang mengaku berasal dari kelompok-kelompok revolusi baik yang berasal dari dalam Suriah maupun luar Suriah telah sukses menjadikan jalannya revolusi mengarah kepada revolusi golongan (muslim sunni) disertai slogan-slogan menumbangkan rezim Suriah. setelah rezim Suriah meraih kesuksesan besar dalam menanamkan rasa takut kepada kelompok muslim sunni dalam jiwa kelompok-kelompok minoritas tersebut. cepat atau lambat. Sebab rezim Suriah mengaitkan kesudahan nasib kelompok dan golongan minoritas dengan kesudahan nasib rezim Suriah sendiri. sekaligus mengingatkan kedua kekuatan internasional tersebut atas beberapa hal yang bisa mereka manfaatkan jika revolusi Suriah berubah menjadi perang antar kelompok. Sementara kekuatan Timur pimpinan Rusia dan Cina memandang revolusi Suriah jika berubah menjadi perang antar kelompok dari sudut pandang melindungi pengaruh-pengaruh dan kepentingan-kepentingan keduanya. dan di sisi lain rezim Suriah mengetahui bahwa pada akhirnya. Namun milisi Syiah Shabihah. Sebab.Suriah terhadap pernyataan itu bukanlah sebuah kesia-siaan. Kekuatan Barat pimpinan Amerika memandang permasalahan itu dari sudut pandang hegemoni rezim kelompok Nushairiyah Suriah atas salah satu kawasan baru Timur Tengah. mendorong revolusi Suriah menjadi perang antar kelompok menjadi sebuah kebutuhan bagi dua kekuatan internasional ini. Rakyat Suriah dari seluruh elemen telah keluar untuk menumbangkan rezim Suriah. meskipun pandangan militer kekuatan kapitalis Barat dan sosialis Timur berbeda atas persoalan revolusi Suriah. yaitu mempertahankan anggota kelompok-kelompok minoritas berada dalam genggamannya dan berada dalam tentaranya. bahkan boleh jadi dari sudut pandang ‘saya ada atau saya tidak ada’ karena hegemoni Barat atas kawasan itu berarti berakhirnya pengaruh Rusia di sana. Rezim Suriah mempergunakan di satu sisi mempergunakan agen-agennya yang terus berkoar-koar dari dalam kelompok-kelompok minoritas ini. Dengan demikian rezim Nushairiyah Suriah yang licik sukses merealisasikan langkah pertama yang diinginkannya. Sambutan yang sangat cerdik dari rezim Nushairiyah Suriah dan para loyalisnya ini membuat kagum kekuatan internasional.

Jaminan revolusi Suriah tidak merembet lebih jauh dari keadaannya saat ini. maka proyek Timur Tengah Baru telah tercapai secara sempurna dalam pandangan AS. karena takut mengalami peperangan yang serupa dengan perang di Suriah. Semua negara yang berbatasan langsung dengan Suriah adalah negara-negara sekutu Barat. karena Liga Arab berharap terjadi dinding tertutup (jalan buntu) sehingga memaksa Suriah terpeleset dalam perang antar kelompok. yang tengah terperosok jatuh. 6. 4. karena perang tersebut menjadi ajang pertempuran ‘perwakilan’ yang sangat menentukan. 2. karena bangsa-bangsa Arab lainnya akan berpikir seribu kali sebelum melakukan revolusi terhadap rezim-rezim pemerintahannya. dengan mengorbankan bangsa-bangsa muslim. Dengan demikian kawasan itu akan menjadi pasar besar penjualan senjata yang akan memakmurkan ekonomi Barat. . Otomatis negara-negara tersebut akan mendukung planning Barat dan ‘menyembelih’ peperangan demi mengamankan planning Barat. Membagi-bagi wilayah yang telah terbagi-bagi adalah salah satu poin terpenting planning Timur Tengah Baru. Perang antar kelompok memberikan pihak kapitalis kesempatan untuk ‘cuci gudang’’ anggaran perang melawan pihak sosialis. 5. Hal itu akan menyebabkan negara zionis Yahudi menduduki singgasana kekuatan di kawasan Timur Tengah. Jika perang antar kelompok di Suriah merembet ke negara-negara Arab lainnya. 3. Perang antar kelompok biasanya berlangsung dalam waktu yang lama. 7. Hal ini membuat pemerintahan negara-negara Arab mendukung perang antar golongan di Suriah ini dan kekuatan Barat akan mendapat manfaat dari pemerintahan negara-negara Arab yang menjadi kacung-kacung Barat.dan memecah-belah negara. Hal ini menginterpretasikan sikap Liga Arab yang mengulur-ulur solusi apapun untuk krisis Suriah. Perang antar kelompok apapun akan membuat AS bisa menghemat dan mempercepat banyak jalan demi merealisasikan planning jahat tersebut.

maka Iran kehilangan sayap untuk mengancam negara zionis Yahudi. Perang antar kelompok membuka pasar perdagangan senjata bagi Rusia dan Iran. yaitu pihak Barat. 2. . Rezim Nushairiyah Suriah merupakan sayap kekuatan negara Syiah Iran guna mengancam keamanan negara zionis Yahudi. Artinya kekayaan negara itu akan dibagi antara pihak kapitalis Barat dan sosialis Timur. Oleh karena itu Rusia menganggap sangat perlu terjadinya perang antar kelompok yang membuat Suriah terbagi-bagi. Pihak Timur Sosialis juga memerlukan kesempatan untuk menggenjot anggaran melawan Barat. agar Rusia tetap memiliki sekutu di kawasan Timur Tengah. Jika rezim Nushairiyah Suriah tumbang. sebab perang seperti itu akan menghabiskan senjata dalam jumlah yang sangat besar. 4. Rusia mengetahui bahwa tumbangnya rezim Nushairiyah Suriah akan menyebabkan Rusia dan di belakangnya pihak Timur kehilangan sekutu terbesar dan pasar senjata terbesar bagi mereka di kawasan Timur Tengah. 5. dan hal itu akan mempercepat serangan (Barat atau zionis Yahudi) terhadap proyek senjata nuklir Iran. 3. Rusia dan kekuatan Timur akan kehilangan salah satu kartu penting untuk menekan Barat karena rezim Suriah selama ini menguasai bagian kawasan yang terpisah dan menjamin keamanan eksistensi negara zionis Yahudi. terutama pada masa-masa terakhir ini di mana terjadi beberapa konflik antara kedua belah pihak. Iran sebagai sekutu pihak Timur Sosialis memerlukan Suriah agar terus dikuasai oleh rezim Nushairiyah yang loyal kepada Rusia. Wilayah Suriah akan dibagi-bagi antara sekutu pihak Timur Sosialis dengan musuh.Amerika dan Rusia Di antara keuntungan yang bisa dipetik oleh kekuatan Timur Sosialis: 1.

Keteguhan rezim Suriah. menerapkan banyak persyaratan bagi barang-barang ekspor dari Cina. para pejabatnya dan sekutunya di Iran. Pihak komunis Timur akan mendukung rezim Nushairiyah Suriah. belum lagi niat jahat AS terhadap Korea Utara. dan menuntut Cina untuk menaikkan harga mata uangnya. Tekanan AS dan Barat terhadap Iran dan penempatan rudal-rudal AS di Eropa tanpa mengindahkan kepentingan-kepentingan Rusia telah membuat ‘beruang’ Rusia terbangun dari tidur musim dinginnya akibat ‘asap’ yang ditimbulkan dari bawah ‘salju’ Moskow. Maka kekuatan-kekuatan besar tersebut membuat kesepakatan dengan rezim Nushairiyah Suriah yang telah menghadiahkan di atas nampan emas negeri Suriah kepada mereka agar mereka bisa menjadikan sebagian wilayah Suriah sebagai ajang pertempuran yang telah mereka tunggu-tunggu. telah membuat Cina tidak bisa tinggal diam. Intinya.Rusia dan Cina telah mengetahui sepenuhnya urgensi perang seperti ini. Nampak sekali bahwa pihak sosialis Timur mendukung kelompok Rafidhah (rezim Nushairiyah Suriah. Sikap Rusia dan Cina itu secara lahiriah memang membuat AS dan Barat tidak senang. Sebab tumbangnya rezim Suriah akan mencerai-beraikan ‘mimpi-mimpi’ Rusia dan Cina. sehingga mereka bekerja untuk memperpanjang usia rezim Suriah. Secara sederhana. Dan inilah yang saat ini terjadi. Kelompok Nushairiyah menginginkan kembali sebuah negara Nushairiyah jika mereka kehilangan kekuasaan atas Negara Suriah. namun diam-diam sikap itu menggembirakan AS dan Barat karena panjang usia rezim Nushairiyah Suriah juga menjadi tujuan mereka demi merealisasikan planning jahat mereka. Sementara rezim Nushairiyah Suriah akan menjadikan revolusi rakyat sebagai perang antar kelompok (Nushairiyah-Syiah melawan ahlus sunnah) yang dengannya mereka bisa mendirikan sebuah negara Nushairiyah di daerah- . Maka Rusia dan Cina menggunakan hak veto di Dewan Keamanan PBB untuk menghalangi sanksi internasional apapun yang akan dijatuhkan kepada rezim Nushairiyah Suriah. kesepakatan ketiga belah pihak tersebut adalah pihak kapitalis Barat member tenggang waktu lebih lama kepada rezim Nushairiyah Suriah. kekuatan-kekuatan besar yang bertarung tidak siap jika suasananya berubah menjadi kancah peperangan yang bisa saja berkembang menjadi perang nuklir. pihak Barat akan mendukung pembantu-pembantunya dari kelompok Sunni untuk menghadapi kelompok Rafidhah. Irak. Kedua belah pihak semakin perlu untuk menarik kawasan Suriah kepada peperangan ‘lewat perantaraan’ ini pada waktu-waktu terakhir ini karena tebalnya ‘file-file’ yang menggantung di antara kedua belah pihak. Namun pihak Barat kehilangan pihak yang siap menerjuni kancah peperangan melawan sekutu-sekutu Rusia dan Cina. milisi Syiah Shabihah dan milisi Syiah Hizbul Lata Lebanon. Sikap AS dan Barat yang mendukung Taiwan. Pihak Barat juga menyelesaikan masalah kelemahan dan tiadanya pengaruh Dewan Peralihan terhadap realita di lapangan dengan cara menekan Tentara Kebebasan Suriah dan mengaitkan dukungan kepada Tentara Kebebasan dengan kesiapan Tentara Kebebasan untuk tunduk di bawah bendera Dewan Peralihan Nasional. dan Lebanon di atas satu sikap hanyalah bukti mereka yakin bahwa pihak sosialis Timur tidak akan membiarkan mereka berperang sendirian dan menyerahkan ‘perisai’nya untuk mereka pergunakan. Maka pihak Barat membuat Dewan Peralihan Nasional Suriah. Jadi pandangan kedua belah pihak sama tentang urgensi menyeret Suriah kepada peperangan antar kelompok dengan mempertahankan rezim Nushairiyah selama mungkin. pent) dan mempersenjatai mereka secara lebih luas lagi. Sebaliknya.

Uni Soviet pun segera mendukung eksistensi negara zionis dan mendukungnya dengan segala bentuk dukungan. tanpa Rusia mengirimkan kapal induknya ke Tripoli. namun bidan yang mengeluarkannya ke kehidupan alam nyata adalah Uni Soviet dengan membuka pintu migrasi ke Palestina dan mengakui secara resmi negara zionis Yahudi di Persatuan Bangsa-Bangsa agar mampu melindunginya. Suriah dikelilingi oleh rezim-rezim yang mendukung rezim Suriah. Hanyasaja keberpihakan zionis Yahudi kepada pihak Barat menghalangi kesuksesan planning pihak sosialis Timur di kawasan Timur Tengah. berbeda halnya dengan Libia yang dikelilingi oleh negara-negara di mana revolusi rakyat meraih kemenangan dan rezim-rezimnya memusuhi rezim Qaddafi. karena menginginkan posisi penting di kawasan itu. dan keberpihakannya kepada pihak sosialis Timur demi mencari bantuan pihak Timur. nasionalisasi terusan Sues. Sejak lama negara-negara Arab pasca runtuhnya khilafah Utsmaniyah menjadi ajang peperangan di antara negara-negara besar. Memang benar negara zionis Yahudi dilahirkan oleh rahim Barat. Oleh karenanya Uni Soviet berusaha mencari tempat berpijak walau sempit agar setelahnya mampu melebarkan sayap dan menguasai kawasan Timur Tengah saat kekuatan Barat meninggalkan kawasan tersebut. Uni Soviet termasuk negara pertama yang mengakui eksistensi negara zionis Yahudi yang dinamakan Israel itu. Kajian terhadap sejarah pertarungan negara-negara besar sejak awal abad 20 M membuat kita menarik kesimpulan apa yang mungkin terjadi di Suriah jika revolusi Suriah berubah menjadi perang antar kelompok. Uni Soviet juga mengendorkan hubungan eratnya dengan negara zionis Yahudi dengan menjaga kemungkinan tetap bisa memperbaiki hubungan tersebut. sebab kawasan Arab sebelum perang dunia kedua berada dalam kekuasaan penjajah Barat semata dan saat itu pihak komunis Timur belum memiliki eksistensi yang bisa disebutkan di kawasan tersebut. yaitu pegunungan Alawiyin dari wilayah Akar di Suriah Selatan sampai pegunungan Thurus di Suriah Utara serta seluruh wilayah pantai Suriah. Pada saat itulah Uni Soviet mengulurkan bantuan kepada Abdun Nashir. . misalnya. Masalahnya lebih besar dari itu semua. Arah revolusi Abdun Nashir yang menginduk kepada sosialis Timur membuat Uni Soviet memiliki peluang emas untuk mengembangkan sayap kekuasaannya melalui pintu gerbang Mesir. Uni Soviet memberikan bantuan secara total kepada Abdun Nashir.daerah yang dikuasai oleh kelompok Nushairiyah. rela menanggung kerugian dari dilengserkannya Moammar Qaddafi. Rusia. Sampai akhirnya muncul mendiang jagal Jamal Abdun Nashir dengan revolusi militernya. sampai-sampai Uni Soviet mengancam akan menghantam Paris dan London dengan senjata atom jika keduanya tidak menghentikan serangan terhadap Mesir pada masa berlangsungnya serangan segitiga (IsraelInggris-Prancis) terhadap Mesir tahun 1956 M. Realitanya. Sungguh sebuah kekeliruan jika kita menganggap bahwa pergerakan Kapal Induk Rusia menuju pelabuhan Tharsus dan ancaman para pejabat Rusia terhadap Barat dan Amerika dari sikap mengabaikan kepentingan-kepentingan Rusia adalah bertujuan untuk memancing kemarahan Barat. negara terbesar di kawasan Timur Tengah. Libia. Terutama setelah Perang Dunia Kedua.

kemunduran kekuatan penjajah Barat setelah perang dunia kedua. harta. pelakunya adalah bangsa Arab sekutu blok Timur melawan zionis Yahudi sekutu blok Barat. Uni Soviet mendukung revolusi Yaman melawan Inggris. Hal yang sama dilakukan oleh Uni Soviet saat zionis Yahudi melakukan invasi militer terhadap Lebanon pada tahun 1982 M. Pada perang 1973 M. diwarnai dengan banyak pertarungan ‘secara perwakilan’ antara kedua blok. Masa perang dingin antara kedua blok di negara-negara Arab terbagi menjadi dua periode: a. Vietnam Utara berdekatan dengan kapal induk Amerika Serikat yang juga memberikan dukungan kepada . maka pihak sosialis/komunis Timur mulai menjadi saingan sesungguhnya bagi blok kapitalis Barat di kawasan Arab. dan banyak negara Arab yang baru saja meraih ‘kemerdekaan’ condong kepada blok Uni Soviet dan sosialisme. Perang ‘melalui perwakilan’ yang terakhir terjadi di kawasan Timur Tengah adalah perang antara kelompok Hizbullah (baca: Hizbul Lata. Uni Soviet menentang invasi militer Barat pimpinan AS terhadap rezim Shadam Husain. Sebelum runtuh. b. Persekutuan Uni Soviet dengan bangsa Barat sebenarnya bukan didasari atas kecintaan kepada bangsa Arab dan kebencian kepada zionis Yahudi. maka kita melihat dengan jelas bahwa peperangan antara bangsa-bangsa biasanya berakhir dengan kesepakatan pembagian wilayah dan kekuasaan antara kedua belah blok dan sekutunya yang berperang di atas jutaan manusia yang tewas. Periode setelah runtuhnya Uni Soviet. Pada tahun 2003 M. krisis Kuba 1962 M dan perang Afghanistan 1979 M. Pada tahun 1967 M itu juga. Kedua blok memberikan dukungan politik dan militer. dimana pertarungan terbatas antara blok kapitalis Barat melawan blok Rusia ---sebagai pewaris Uni Soviet--. sementara rakyat mengorbankan nyawa. kecuali perang AS atas Irak yang dilakukan oleh AS langsung. melainkan semata-mata untuk merealisasikan ambisi-ambisi dan kepentingan-kepentingan Uni Soviet. Rusia sebagai pewarisnya memihak Irak dalam perang Teluk melawan pasukan multinasional pimpinan AS.Setelah terjadi revolusi militer Jamal Abdun Nashir. Inilah hal yang akan terjadi di Suriah jika konflik berubah menjadi perang antar kelompok. Jika kita sedikit menarik memori kita ke belakang. perang Vietnam 1956 M.dan sekutunya. dan negara mereka sebagai harga dari dukungan politik dan militer tersebut. kepada perang Korea 1950 M. Sejak itu kawasan Arab menjadi ajang perebutan pengaruh dan ‘cuci gudang’ anggaran antara kedua blok selama masa Perang Dingin yang merupakan kelanjutan dari perang dunia kedua. Uni Soviet memihak Mesir dalam perang 1956 M melawan blok Barat. Uni Soviet memihak Arab saat Barat memihak zionis Yahudi. pent) Lebanon sekutu blok Timur melawan zionis Yahudi sekutu blok Barat. Dalam seluruh perang ‘melalui wakil’ yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Cina. Uni Soviet juga memihak Arab dalam kekalahan perang 1967 M melawan Israel dan Barat. Setelah Uni Soviet runtuh pada tahun 1991 M. Terlebih berlabuhnya Kapal Induk Rusia di pelabuhan Tarsus mengingatkan kita dengan perang Vietnam. plus peperangan-peperangan antara kedua blok di kawasan Timur Tengah. Periode sebelum runtuhnya Uni Soviet. di mana kapal Induk Uni Soviet memberikan dukungan kepada sekutunya.

Irak. Keterlibatan Irak berarti saat membagi-bagi wilayah Irak telah tiba dan berada dalam genggaman. Adapun peperangan saat ini perimbangan perang tidak seperti perimbangan pada peperanganpeperangan lain. menghadapi bangsa muslim Ahlus sunnah yang tidak bersenjata.adalah untuk member kesempatan kepada kekuatan Syiah di Irak untuk mendukung rezim Nushairiyah Suriah melawan Ahlus sunnah di Suriah. karena kekuatan internasional menginginkan peperangan ini sebagai peperangan agama antara Ahlus sunnah dan Rafidhah. wallahu a’lam. Jika Amerika Serikat memberikan dukungan kepada Tentara Kebebasan Suriah (pro revolusi rakyat). dan meninggalkan dendam dalam jiwa melebihi segala bentuk peperangan lainnya. Sesungguhnya tidak adanya kekuatan Islam yang sesungguhnya [1] akan memberikan kesempatan emas bagi blok Barat dan blok Timur untuk menerapkan skenario perang tiga puluh tahun terhadap negara kita. Keterlibatan Irak melalui kekuatan militer Syiah yang menguasai negara Irak berarti terbentuknya front Syiah Rafidhah bersatu. rezim Nushairiyah Suriah sampai Hizbullah di Lebanon. mengetahui sepenuhnya pengertian perang agama. terkhusus Barat. Jika peperangan seperti ini terjadi di negara kita. Adapaun kawasan pertempurannya terbuka lebar. supaya kita bisa memahami dan mengerti dengan baik perjalanan peristiwa dan alur sejarah. Boleh jadi penarikan mundur tentara AS dari Irak ---setelah AS mengamankan kepentingan-kepentingannya di Irak--. maka seluruh negeri kaum muslimin akan terobekrobek. karena blok komunis telah runtuh. Pada tahun 1618 M meletus peperangan agama antara pemeluk Katolik dan Protestan sehingga merobek-robek bangsa Eropa. Selanjutnya. . Mungkin ada orang yang akan mengatakan bahwa susunan kelompok di Suriah jauh dari scenario seperti itu dan kita tengah hidup dalam periode satu blok saja.sekutunya. Dunia internasional. sebab dalam semua negara Islam termasuk di dalamnya kawasan semenanjung Arab. Belum lagi Iran yang akan mendorong Irak untuk menerjuni kancah peperangan ini [3]. maka yang terjadi adalah tentara (rezim Nushairiyah) melawan tentara. sangat mungkin Hizbullah (baca: Hizbul Lata) Lebanon yang memiliki faktor-faktor penopang tegaknya Negara melakukan intervensi militer untuk memihak kepentingan rezim Nushairiyah [2]. dengan kawasan pertempuran yang terbatas. Kami ingin mengingatkan bahwa kami sengaja memaparkan cukup panjang tentang sejarah peperangan pada masa di kawasan ini. Inilah yang diinginkan oleh AS dari Timur Tengah Baru. sejak dari Iran. terdapat kelompok Rafidhah dan ahlus sunnah. karena ia berlagsung sampai tahun 1648 M. Namun kita tidak boleh lupa bahwa Syiah Nushairiyah adalah sebuah kekuatan militer di Suriah. Perang agama biasanya berlangsung sengit dalam jangka waktu yang panjang. agar kita bisa memetik pelajaran darinya. Pada peperangan-peperangan ‘melalui wakil’ yang telah lalu selalu terjadi perimbangan dengan terbaginya perang antara pihak utara dan selatan atau Arab sekutu komunis Timur dengan zionis Yahudi sekutu Barat. Perang itu dikenal dengan sebutan perang tiga puluh tahun. Vietnam Selatan.

Sudah terkenal dalam sejarah bagaimana kelompok Syiah Nushairiyah selalu berpihak kepada setiap penjajah yang menyerbu negeri-negeri kaum muslimin. negara Rafidhah yang kaya minyak di wilayah Irak Selatan. demi mempertahankan dukungan dari sekutu-sekutunya dari kelompok Sunni. Adapun umat muslim ahlus sunnah di Lebanon dijepit oleh senjata kelompok Kristen dan kelompok Syiah Rafidhah. Hal itu juga merupakan tuntuan para pemimpin Rafidhah di wilayah Irak Selatan yang memang dipersiapkan untuk memisahkan diri dari pemerintahan pusat di Baghdad. Sementara di Suriah dan Lebanon. b. akan mengetahui sepenuhnya bahwa permintaan zionis Yahudi sekutu Barat kepada kelompok Alawiyah (Nushairiyah) agar mengamankan diri kepada zionis Yahudi saat kelompok itu berada dalam kondisi terancam. Kondisi mengenaskan yang dialami oleh muslim ahlus sunnah di Iran dan Irak sudah menjadi rahasia umum. bukanlah sebuah . Dukungan zionis Yahudi kepada rezim Nushairiyah Suriah akan membuat blok Barat senang. Sementara umat muslim ahlus sunnah di Suriah menghadapi pembantaian setiap hari.Pembagian wilayah Irak merupakan tuntutan negara Syiah Iran guna memperkuat pengaruh dan cengkeraman Iran atas Irak. Negara zionis Yahudi Negara zionis Yahudi akan menjadi kepanjangan tangan blok Barat dalam peperangan ini. Nushairiyah dan zionisme adalah dua wajah bagi satu mata uang. Irak Irak akan terpecah menjadi tiga negara. negara Ahlus sunnah yang lemah di Irak Tengah. Pada saat yang sama. penarikan mundur tentara AS dari Irak memberi tentara AS kesempatan untuk menerjuni perang yang sengit dan menyiapkan kondisi bagi pelebaran sayap kekuasaan front Syiah bersenjata dari Teheran sampai Beirut. karena blok Barat sendiri tidak bisa menampakkan dukungannya kepada rezim Nushairiyah Suriah secara terang-terangan. Bagi kelompok suku Kurdi di Irak Utara. Blok Barat akan meningkatkan ‘kecerdasan’ negara zionis Yahudi dan sekaligus mempertahankan kekuatan kelompok Syiah Nushairiyah di kawasan itu sebagai pisau beracun atas jantung kaum muslimin. dan negara Kurdistan di Irak Utara. Tentunya dengan tetap terjaganya kepentingan-kepentingan kelompok Kristen di kawasan itu. perang antar kelompok di kawasan Timur Tengah member mereka jalan untuk melebarkan sayap kekuasaannya atas wilayah-wilayah suku Kurdi di Suriah. kelompok muslim ahlus sunnah di kawasan Timur Tengah menghadapi sedikitnya bantuan. yang didukung oleh blok komunis Timur dalam rangka merobek-robek negeri kaum muslimin. Penerapan skenario perang ini dan pembagian wilayah negara antara kelompok Ahlus sunnah dan kelompok Rafidhah akan menjadikan situasi di negara-negara front Rafidhah sebagai berikut ini: a. negara akan terbagi-bagi sesuai wilayah-wilayah dominasi masing-masing kelompok Ahlus Sunnah atau Rafidhah. Barangsiapa membaca surat-surat kelompok Nushairiyah kepada penjajah Prancis selama masa penjajahan Prancis terhadap Suriah dan Lebanon. Pada akhirnya.

permainan belaka. merealisasikan rencana-rencana jahatnya. . berhadapan dengan kekuatan Islam yang telah terpecahbelah. upaya mengamankan perbatasan zionis Yahudi. Pihak penjajah Barat sangat lihai menjamin kesetiaan antek-anteknya setelah menghinakan mereka dan mengawasi aib-aib mereka. c. Dengan demikian. dan merampok kekayaannya. meskipun di media massa mereka menampakkan dirinya sebagai pihak yang menginginkan perlindungan bagi nyawa kaum muslimin sunni Suriah. saling bermusuhan. Seperti biasanya. dan hal itu berarti masa tumbangnya negara penjajah itu semakin dekat. merobekrobek wilayah. akan tergantung kepada terjadinya peperangan antar kelompok ini. Pihak Barat tidak mendukung ahlus sunnah karena kecintaan kepada ahlus sunnah dan kebencian kepada Nushairiyah. sama halnya dengan kelihaian penjajah Barat mengangkat para antek tersebut sebagai penguasa-penguasa dan mentri-mentri. jika peperangan antar kelompok benar-benar terjadi di kawasan tersebut. kelompok Nushairiyah. Zionis Yahudi akan menjadi kekuatan Yahudi bersatu yang didukung oleh blok Barat. zionis Yahudi mendapatkan kesempatan emas untuk mengeraskan cekikan terhadap penduduk muslim Palestina dan mencoba mengusir mereka guna menyempurnakan rencana Yahudisasi Palestina. Terjadinya peperangan antar kelompok akan membuat zionis Yahudi memetik banyak manfaat dari revolusi-revolusi rakyat muslim sunni yang pada awalnya menggentarkan zionis Yahudi dan mengancam eksistensinya. dan memerlukan bantuan dari zionis Yahudi dan blok Barat. berhala-berhala negara-negara Arab yaitu rezim-rezim penguasanya akan terpecah-belah memihak blok Timur dan blok Barat. Pada akhirnya. Dalam kondisi peperangan seperti itu. Mereka akan berusaha mempertahankan rezim Suriah dan menjaga pemimpinnya. Blok Barat dan zionis Yahudi tidak menemukan sekutu di kawasan Timur Tengah yang lebih baik daripada kelompok Nushairiyah. Jika perang antar kelompok tidak terjadi. Dukungan penjajah Barat semat-mata didasarkan kepada keinginan mengusir blok sosialis Timur dari kawasan Timur Tengah. baik secara terang-terangan maupun secara diam-diam. Negara-negara Arab dari Samudra Hindia sampai Teluk Persia Negara-negara Arab dari Samudra Hindia sampai Teluk Persia yang berevolusi akan menjadi panggung ideal dan pasar ekonomi yang besar bagi perdagangan senjata. Caranya adalah melebarkan sayap kekuasaannya sepenuhnya atas kawasan tersebut dengan tetap mempertahankan para anteknya. maka rencana-rencana jahat zionis Yahudi akan menemui kegagalan. berapapun harganya. Bashar Asad. nampaknya kekuatan-kekuatan tersembunyi yang bekerja dari belakang layar ini tetap melanjutkan efektifitas program-programnya demi menciptakan peperangan antar kelompok. sehingga blok Barat bisa sendirian menguasai kawasan tersebut dan bisa merealisasikan rencana-rencana jahatnya dalam memberangus revolusi-revolusi rakyat. dan melemahkan revolusi-revolusi kaum muslimin yang telah menumbuhkan kegentaran dalam hati kekuatan Penjajah dan memaksa zionis Yahudi dan kekuatan-kekuatan adidaya dunia baik blok Timur maupun blok Barat untuk mengubah taktik mereka di kawasan Timur Tengah.

karena keduanya memiliki kesamaan siasat yaitu kerakusan dan keinginan berkuasa. milisi Hizbul Lata Lebanon. meskipun Uni Soviet telah runtuh. Sementara blok Barat akan menjadikan sikap Rusia dan Cina tersebut sebagai alasan untuk melakukan intervensi langsung guna menyelesaikan konflik di Suriah. Jika rakyat Suriah ingin menghadang dan meruntuhkan rencana jahat kekuatan internasional ini. Di antaranya adalah kelompok jihad Jabhah An-Nushrah. Demikian pula siasat blok Barat terhadap blok Timur masih tetap sama. dan militer yang tangguh. Saat ini di Suriah sudah terdapat kekuatan jihad Islam yang sesungguhnya. negara Syiah Itsna ‘Asyariyah Iran. Tentara Kebebasan Suriah harus mengangkat panji Laa Ilaaha Illa Allah dan hanya memohon pertolongan dan bantuan kepada Allah SWT. politik. yang sering diidentifikasikan oleh banyak penamat sebagai . kemudian bersandar kepada usaha-usaha keras sendiri dan kesabaran panjang rakyat Suriah dalam rangka memerangi rezim kezaliman.Rusia tidak akan mundur dari membela rezim Nushairiyah Suriah dan menganggapnya sebagai lampu merah. negara Syiah Irak dan negara komunis Rusia. Aliansi ini membentuk sebuah kekuatan ekonomi. Tentara Kebebasan Suriah harus meyakinkan kelompok-kelompok (minoritas) bahwa tiada manfaatnya mendukung rezim Nushairiyah Suriah dan berusaha keras untuk membunuh Bashar Asad dan saudaranya Mahir Asad guna mempercepat jatuhnya rencana jahat tersebut sebelum kesempatan hilang. ‫والسلم عليكم ورحمة ال وبركاته‬ Lajnah Siyasiyah li-Tanzhim Fath Al-Islam (Divisi Politik Organisasi Fatah Islam) Ahad. 5 Rabi’ul Awwal 1433 H / 29 Januari 2012 M _____________ [1]. Kesimpulan: 1. 2. Maka siasat blok Timur terhadap blok Barat akan tetap sama. Aliansi rezim Nushairiyah Suriah memang didukung oleh milisi Syiah Shabihah Suriah. mereka tidak boleh mencukupkan diri dengan demonstrasi damai. selain senjata akidah dan iman. Namun bukan berarti tidak bisa dilawan dan dikalahkan oleh umat Islam. Hanya kepada Allah kita bersandar. Tentara Kebebasan Suriah harus melepaskan diri dari naungan Dewan Transisi Nasional Suriah yang merupakan kepanjangan tangan blok Barat dan jangan pula menggantungkan harapan kepada Amerika yang mendengki dan memerangii kaum muslimin. Mereka harus bergerak menuju kantor-kantor pemerintahan dan mempersenjatai diri dengan senjata apapun. yang mengusung akidah Islam yang lurus dan cita-cita menegakkan khilafah Islam dan menerapkan syariat Islam di Suriah.

mujahidin. Namun tidak semua kelompok dan satuan militer di dalamnya mengusung paham nasionalisme-sekulerisme. Pernyataan para wartawan dan petinggi Iran sendiri menegaskan bahwa militer Iran melatih pasukan khusus Suriah untuk memberangus para demonstran dan membantai penduduk sunni. Banyak kelompok dan satuan militernya yang mengusung panji jihad fi sabilillah demi menegakkan syariat Allah dan khilafah Islamiyah. Maka tidak seyogyanya memandang perjuangan kelompok dan kesatuan militer tersebut sebagai perjuangan nasionalis-sekuler yang tidak bernilai jihad fi sabilillah. dan banyak lainnya. Irak mengirimkan minyak bumi Irak ke Suriah dalam jumlah sangat besar dan sebagai gantinya Suriah menyerahkan produk ekspornya untuk dijualkan oleh Iran dan Irak yang bernilai miliaran dolar. [2]. melalui pesawat-pesawat sipil dan Kapal Induk Iran yang ironisnya sempat berlabuh di pelabuhan Jedah. International Jihad Analysis http://arrahmah.000 anggota pasukan khusus (Quds Force) untuk memerangi para demonstran. terdapat beberapa kelompok mujahidin Islam lain seperti brigade Ahrar Asy-Syam. get the truth . brigade AshShahba’. Tentara Kebebasan Suriah pernah menayangkan video para tentara elit Iran yang berhasil mereka tawan. brigade AlAnshar.‘sayap Al-Qaeda’. Keterlibatan negara Syiah Irak di Suriah juga sangat jelas. brigade Shuqur al-Ladzikiyah. Hal itu nampak jelas dalam situs-situs resmi kelompok-kelompok dan kesatuan-kesatuan militer tersebut. Selama beberapa pecan terakhir. Iran juga mengirimkan sedikitnya 15. Milisi-milisi Syiah Irak juga mengirimkan personil dan persenjataan untuk memerangi para demonstran. Misalnya brigade Ubadah bin Shamit. dan Tentara Kebebasan Suriah. Keterlibatan milisi Syiah Hizbul Lata Lebanon bersama militer rezim Nushairiyah Suriah dalam membatai warga sipil muslim sunni Suriah sudah menjadi rahasia umum. Timur Tengah dan internasional hampir setiap hari menampilkan berita dan video tentang hal itu. Keterlibatan negara Syiah Itsna ‘Asyariyah dalam pembantaian atas warga muslim sunni Suriah sudah menjadi rahasia umum. organisasi ini bercorak nasionalis-sekuleris. Jabhah An-Nushrah telah memiliki anggota di banyak wilayah Suriah dan operasi-operasi jihadnya mengguncangkan militer rezim Nushairiyah. brigade Zaid bin Haritsah. Tentara Kebebasan Suriah adalah sebuah organisasi yang menyatukan para tentara/polisi yang disersi dan berpihak kepada revolusi rakyat muslim Suriah. militer rezim Nushairiyah Suriah dan milisi Hizbul Lata Lebanon sibuk mencari 12 warga Lebanon yang ditahan oleh mujahidin dan Tentara Kebebasan Suriah. Siapa lagi ke-12 warga Lebanon itu jika bukan anggota milisi Hizbul Lata yang tertawan dalam kontak senjata? Puluhan warga Lebanon yang tewas di Suriah dan diangkut serta dimakamkan di Iran. Iran juga mengirimkan persenjataan dan amunisi kepada militer rezim Suriah. Selain Jabhah An-Nushrah. siapa lagi mereka itu jika bukan anggota milisi Syiah Hizbul Lata? [3].com filter your mind. hanya karena secara organisasi berada di bawah paying Tentara Kebebasan Suriah. dan lain-lain. Secara umum. brigade Saraya At-Tauhid. Media massa Suriah. dan Tentara Kebebasan Suriah. mujahidin.

html .com/read/2012/06/13/20888-analisa-peta-politik-revolusi-suriahdan-tangan-tangan-tersembunyi-yang-bermain-di-belakang-layar.(muhib almajdi/arrahmah.com) http://m.arrahmah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful