Anda di halaman 1dari 3

Prinsip Kerja Penguat Tenaga ( BOSTER ) Rem

Saat bebas

Tidak ada gaya tekan pedal maka pegas rekasi mendorong katup pengendali ke arah katup udara menutup dan katup vakum membuka Saluran vakum terbuka maka ruang A berhubungan dengan ruang B Tekanan diruang A maka ruang B, tekanan seimbang tidak ada rekasi gaya dorong torak Pegas pengembali mampu menekan torak pada posisi belum bekerja

Saat Direm

Gaya pedal rem

pegas reaksi

katup vakum menutup saluran vakum

torak

boster batang dorong dan torak silinder master Saat katup vakum menutupsaluran vakum katup udara membuka saluran udara

akibatnya ruang A tidak ada hubungan dengan ruang A Ruang A berhubungan dengan tekanan vakum dan ruang B berhubungan dengan tekanan atmosfir ( udara ) PB>PA ada rekasi gaya dorong kearah torak silinder master ( boster bekerja ) Gaya Pengereman = Gaya dorong pedal + Torak Boster

Saat Pedal Rem Lepas Injakan

Jika tidak ada gaya dorong pedal, pegas katup pengendali mendorong katup pengendali ke arah katup udara menutup udara sehingga saluran vakum Ruang A berhubungan dengan ruang A kembali , ruang B = ruang A = tekanan vakum reaksi gaya dorong torak hilang karena tekanan di depan dan dibelakang torak seimbang Pegas pengembali torak boster terus mendorong pada posisi tidak direm

Jika melepas injakannya sedikit ( saat pedal rem ditekan ), gerakan kembali katup pengendali terhenti dan torak terus bergerak hingga saluran vakum tertutup lagi ruang B kembali berhubungan dengan tekanan atmostfir tekanan ke torak silinder master dipertahankan sesuai kehendak sopir.