Anda di halaman 1dari 40

Oleh: KOMANG MEIDA DEPIANI GEDE AGUS SUPRIADI NI KETUT SRI WAHYUNI (1011011018) (1011011131) (1011013003)

JURUSAN BIMBINGAN KONSELING

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA SINGARAJA 2012

KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmatnyalah, penulis dapat melaksanakan dan menyelesaikan program kegiatan layanan Bimbingan Konseling Karir ini sesuai dengan waktu yang ditentukan. Laporan ini penulis susun guna memenuhi syarat untuk mata kuliah Praktikum Bimbingan Konseling karir. Dalam pelaksanaan kegiatan layanan tersebut, dukungan serta bantuan selalu penulis terima dari berbagai pihak sehingga penulis dapat melaksanakan kegiatan layanan dengan baik. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis juga ingin menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, diantaranya : 1. Dosen pengampu mata kuliah Praktikum Bimbingan Konseling Karir Bapak Kadek Suranata, S.Pd, M.Pd, Kons, yang telah memberikan pembekalan sebelum melaksanakan kegiatan layanan disekolah tujuan. 2. Bapak Kepala SMK Kesehatan Vidya UsadhaSingaraja, Budiastana., S.Pd., M.Pd. 3. Bapak Putu Astra S.Pd selaku guru pembimbing. 4. Siswa-siswi SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja serta semua pihak yang telah banyak membantu sehingga laporan ini bisa terselesaikan. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna. Hal tersebut tentunya bukan karena kesengajaan penulis, melainkan karena keterbatasan yang dimiliki oleh penulis. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi sempurnanya penulisan laporan mendatang. Bapak Putu

Singaraja, Juni 2012

Penulis

DAFTAR ISI Kata Pengantar ............................................................................................... i Daftar Isi......................................................................................................... ii BAB I PENDAHULUAN 1.1 Masalah-masalah karier yang terjadi di kelas X 2 SMK kesehatan Vidya Usadha Singaraja 1 1.2 Latar belakang perlunya layanan BK Karir di Kelas X 2 SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja 2 1.3 Layanan yang digunakan dalam pemberian layanan di Kelas X 2 SMK kesehatan Vidya Usadha Singaraja .. 4 BAB II TEORI YANG MELANDASI DAN PERANGKAT YANG DIGUNAKAN 2.1 Teori yang digunakan, konsep dan langkah-langkahnya................. 5 2.2 Instrument yang digunakan dalam kegiatan layanan serta cara menganalisinya.. 7 2.3. RPBK yang digunakan serta perangkat media yang menyertainya. 10 2.4. Cyber konseling yang digunakan 17 BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN 3.1 Hasil kegiatan dalam pemberian layanan informasi bidang karir ... 18 3.2. Kelemahan, kelebihan kegiatan layanan yang sudah dilakukan... 23 BAB IV PENUTUP 4.1. Kesimpulan..... 25 4.2. Saran... 26 Daftar Pustaka Lampiran

BAB I. PENDAHULUAN

1.1 Masalah-masalah tentang karier yang terjadi di SMK Kesehatan Vidya Usadha, terhadap siswa kelas X-2 sebagai sasaran layanan. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah pihak yang terutama berkepentingan dengan bantuan untuk perencanaan karier. Kegiatan penting dalam perencanaan karier adalah pengambilan keputusan, untuk mengambil keputusan siswa memerlukan informasi karier. Informasi karier khususnya informasi pribadi, sekolah lanjutan dan jabatan sangat penting untuk menyusun rencana dan menentukan pilihan pekerjaan. Tapi keyataannya sering dijumpai di sekolah banyak siswa Sekolah Menengah Atas yang terlanjur masuk ke perguruan tinggi tertentu merasa salah pilih jurusan karena tidak sesuai dengan minatnya. Begitu juga dengan siswa SMK yang merasa kesulitan dalam memilih karier setelah tamat dari sekolah. Berdasarkan keadaan tersebut dapat dikatakan bahwa informasi tentang karier apa saja yang dibutuhkan oleh siswa sekolah kejuruan, sangat diperlukan oleh pihak-pihak yang melaksanakan layanan bimbingan karier di SMK. Kegiatan penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui jenis kebutuhan informasi karier yang dibutuhkan siswa SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja yang terdiri dari 1) kebutuhan layanan informasi bidang karir, 2) kebutuhan informasi kelanjutan studi, dan 3) kebutuhan informasi dunia kerja. Berikut ini dapat kami uraikan masalah-masalah yang kami jumpai selama kegiatan, yaitu sebagai berikut: 1. Kurangnya informasi yang diberikan oleh guru BK di sekolah mengenai karir. 2. Siswa lulusan SMK Kesehatan ini prospeknya masih belum jelas, karena sekolah ini belum pernah menamatkan siswanya. Namun Kepala sekolah dan guru setempat berharap agar kelak siswa-siswanya dapat melanjutkan ke perguruan tinggi sehinnga mempunyai prospek kerja yang cerah ke depannya.

3. Belum ada perguruan tinggi yang memberikan informasi mengenai study lanjut dan juga karir ke sekolah. 4. SMK Kesehatan ini baru melakukan kerjasama dengan pihak (RSUD) Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng saja. Sehingga sekolah ini masih membutuhkan kerjasama dengan pihak-pihak lain agar nantinya ada lapangan kerja bagi siswa yang akan melakukan training.

1.2 Latar belakang perlunya layanan bk karier yang kami lakukan di SMK Kesehatan Vidya Usadha. Telah kita ketahui bahwa sekolah adalah tempat yang ideal dan sangat penting untuk perkembangan yang sehat secara psikologis. Sekolah melatih anak berinteraksi dengan lingkungan sosial, menambah pengetahuan dan skill serta sebagai sarana pendewasaan. Dilihat dari lamanya jenjang pendidikan di sekolah, waktu yang yang dihabiskan cukup panjang. Mulai dari TK hingga SMA atau SMK, sekitar 12 tahun. Bahkan sebagian besar waktu keseharian anak lebih banyak terfokus pada sekolah. Karena pentingnya sekolah ini, sehingga sudah selayaknya sekolah memberikan yang terbaik bagi perkembangan anak (siswa) yang bersangkutan, termasuk pemilihan karir mereka kedepan, apalagi jika seorang anak (siswa) akan menginjak masa dewasa (sekitar sekolah menengah atas). Di dalam arus globalisasi yang memiliki diferensiasi sosial yang semakin kompleks, khususnya siswa SMK akan dihadapkan pada berbagai macam kemungkinan pilihan hidup yang penting, seperti pilihan untuk melanjutkan studi, pilihan tentang dunia kerja, pilihan tentang pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan, bakat dan minat, dan semua ini menuntut kemandirian dalam menjatuhkan pilihannya. Bagi siswa yang tidak dapat memahami potensi yang dimliki, diduga mereka juga tidak akan dapat menentukan berbagai macam pilihan karir, akhirnya akan mengalami masalah. Permasalahan karir merupakan permasalahan masa depan siswa. Kegiatan masa sekarang akan mewarnai masa depan seseorang. Masalah ini semakin di rasakan

karena pertumbuhan lapangan kerja tidak seimbang dengan pertumbuhan penduduk. Kemajuan-kemajuan yang di capai di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi tidak saja membawa keberuntungan tetapi juga kerugian. Diantara kerugian yang di timbulkan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi itu adalah semakin bekurangnya jumlah kesempatan kerja yang semulanya di lakukan oleh tenaga manusia sekarang digantikan oleh alat-alat teknologi seperti robot, computer dan sebagainya. Agar siswa SMK dapat menyiapkan masa depannya dengan baik, siswa harus dibekali dengan sejumlah informasi karir yang akan dipilihnya. Informasi yang cukup dan tepat tentang seseorang individu, merupakan aset bagi individu yang bersangkutan untuk memahami faktor-faktor yang ada pada dirinya, faktor kekuatan maupun faktor kelemahan-kelemahannya. Menurut John Hayes dan Barrie Hopson (1981:37) informasi karir adalah informasi yang mendukung perkembangan bidang pekerjaan, dan berdasarkan informasi itu memungkinkan seseorang mengadakan pengujian akan kesesuaian dengan konsep dirinya. Lebih lanjut dikatakan informasi karir tidak hanya sekedar merupakan objek faktual, tetapi sebagai kemampuan proses psikologis untuk mentransformasikan informasi itu dikaitkan dengan pilihan dan tujuan hidup masa depan. Di sekolah-sekolah saat ini, pada umumnya sudah tersedia layanan bimbingan dan konseling, yang biasanya diasuh oleh guru dengan profesionalisme khusus. Hanya saja, profesionalis seorang konselor di sekolah belum merata disetiap sekolah, sehingga hasilnya pun belum memuaskan. Khususnya pada SMK Kesehatan Vidya Purana, seharusnya sudah memiliki layanan bimbingan dan konseling karir, yang akan membantu siswa memilih karirnya kedepan. Tentunya hal ini harus bekerja sama dengan berbagai pihak, baik dari pihak konselor, sekolah, orang tua, ataupun pihak yang terkait. Pemberian wawasan pada mereka tentang pilihan pilihan karir dimasa depan , jenis-jenis profesi akan sangat membantu mereka merumuskan citacita, dan menyusun strategi untuk meraihnya, dan mendorong mereka untuk mempelajari hal-hal penting yang sesuai dengan kemampuan, minat dan bakatnya.

1.3 Pendekatan/layanan/metode yang kami gunakan yaitu: Teori Perkembangan Karir (Ginzberg)/ Layanan Informasi/ Metode Ceramah Alasan: Karena dalam mengarahkan siswa khususnya pada siswa SMK Kesehatan untuk mencapai karirnya sesuai dengan kemampuan dan skil yang dimiliki sangatlah dibutuhkan layanan berupa informasi mengenai lingkup kerja yang akan dihadapi ke depannya. Hal ini bertujuan agar siswa lebih siap dalam menentukan karir selanjutnya. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah dan juga tanya jawab agar informasi yang diberikan dapat diterima dan dipahami dengan baik.

BAB II. TEORI YANG MELANDASI DAN PERANGKAT YANG DIGUNAKAN

2.1 Teori yang digunakan, konsep dan langkah-langkahnya. Teori Perkembangan karir (Ginzberg), konsep teori ini yaitu menekankan pada pemilihan karir yang dipengaruhi oleh 3 tahapan perkembangan dan juga beberapa unsur. Ketiga tahapan itu adalah tahap fantasi, tahap tentative, dan tahap realistic. Sedangkan unsurnya terdiri dari proses yaitu proses pemilihan karir yang berakhir pada awal masa dewasa atau akhir masa remaja. Kemudian proses ini direvisi menjadi proses yang berlangsung terus menerus. Selanjutnya

Irrefersibilitas yaitu pemilihan pekerjaan yang tidak bisa diubah atau dibalik. Namun pada unsur ini pemilihan karir ditentukan oleh umur sehingga mempengaruhi karir seseorang dan kesediaan kesempatan bisa saja menyebabkan orang berubah dalam pilihan pekerjaannya. Dan yang terakhir adalah Kompromi pemilihan pekerjaan yang merupakan perpaduan antara faktor minat, kemampuan dan nilai. Konsep kompromi juga mengalami revisi mengenai konsep dasarnya yang menjadi konsep optimisasi yaitu setiap orang berusaha mencari kecocokan paling baik antara minatnya yang terus mengalami perubahan, tujuan-tujuannya, dan keadaannya yang juga terus berubah. Rumusan ini selanjutnya dimodifikasi dengan diperolehnya temuan-temuan riset tambahan sehingga berbunyi : pilihan pekerjaan merupakan suatu proses pengambilan keputusan yang berlangsung sepanjang hayat bagi mereka yang mencari banyak kepuasan dari pekerjaannya dan mereka harus berulang-ulang melakukan penilaian kembali dengan maksud mereka dapat lebih mencocokkan tujuan karir yang berubah-ubah dengan kenyataan dunia kerja.

Langkah-langkah pemberian layanan. Kegiatan (waktu) Fase Kegiatan siswa Siswa menyimak informasi-informasi mengenai karir pada power point yang telah disediakan untuk meningkatkan motivasi siswa mengikuti layanan informasi dan menambah wawasan mereka dalam pemilihan karir. Inti 30 menit 1. Diagnosis Tanya jawab dengan siswa mengenai informasi yang dianggap masih belum jelas. Kemudian dilanjutkan dengan membagikan angket kebutuhan siswa. 2. Pemberian Layanan Siswa mengikuti kegiatan inti yang berupa: 1. Menyimak informasi mengenai karir yaitu berupa informasi ke perguruaan tinggi dan juga informasi mengenai dunia kerja. 2. Dilanjutkan dengan membaca brosur mengenai kelanjutan karir yang sesuai dengan program studynya dan bagi yang ingin melanjutkan study

Pengantar 1. Menyampaikan 10menit tujuan,manfaat dan memotivasi terhadap siswa layanan

informasi karir

membaca brosur mengenai kelanjutan study yang sesuai dengan program study yang dipilih saat ini dari beberapa perguruan tinggi yang ada. Sedangkan siswa yang memilih untuk

bekerja membaca brosur mengenai pekerjaan yang ditampilkan di slides.

Penutup

1. evaluasi

Siswa

mengisi

kembali

Form

Penilaian segera dengan memberi ChekList pada kolom

Belum/Sudah pahamnya mereka terhadap bayangan karir mereka kedepannya

2.2

Instrument yang digunakan dalam kegiatan layanan serta cara menganalisinya.

Instrumen yang kami gunakan dalam kegiatan layanan yaitu : 1. Angket kebutuhan siswa Angket adalah suatu alat pengumpul data berupa serangkaian pertanyaan tertulis yang diajukan kepada subyek untuk mendapatkan jawaban secara tertulis. Kami memilih menggunakan angket yaitu berupa angket kebutuhan siswa ini tidak lain bertujuan untuk menggali informasi siswa mengenai karir mereka kedepannya. Apakah mereka akan melanjutkan keperguruan tinggi atau langsung bekerja. Dengan adanya angket ini akan mempermudah kami dalam menganalisis bagaimana presentase yang akan terjadi dalam pemilihan karir yang dilakukan oleh siswa SMK Kesehatan Vidya Usadha. Presentase yang dimaksud disini yaitu berapa siwa yang memilih untuk melanjutkan studinya dan berapa siswa yang memilih untuk langsung bekerja. Berikut adalah angket yang kami gunakan untuk mengumpulkan data kebutuhan siswa:

IDENTITAS PENGISI : Nama

Tgl. Mengisi : :. Th.

: .. Umur

Kelas/Jurusan: ../.... Jenis Kelamin : L / P Nama Sekolah : .. No/Nis : .

Pekerjaan yang dicita-citakan : .. Peringkat ke...darisiswa Nama Orang Tua: Ayah Ibu : :.................... Pekerjaan Orang Tua: Ayah : Ibu :....................

Setelah menyelesaikan studi di SMK Kesehatan saya akan (isilah kolom di bawah). I. Melanjutkan studi ke : 1. Perguruan Tinggi (S1), dengan mengambil program/jurusan : 1) Atau 2) Atau 3).... 2. Akademisi (Diploma), dengan mengambil program/jurusan : 1).. Atau 2).. Atau

3)..
II. Bekerja. di.. III. Tidak tahu, Karena.. IV. Hambatan dalam mencapai cita-cita : . ..

2. Form Penilaian Segera Pada form ini kami memberikan pada siswa setelah mengikuti layanan yang kami berikan, dimana tujuannya yaitu untuk mengetahui secara segera dan mengukur hasil dari layanan yang kami berikan apakah sudah efektif atau belum. Cara kami dalam mengalisis yaitu dengan melihat jawaan dari form yang telah diisi tersebut kemudian menghitung jumlah siswa yang sudah paham mengenai kelanjutan rencana karirnya kedepan. Berikut adalah form penilaian segera yang kami gunakan dalam mengumpulkan data siswa: Form Penilaian Segera

PETUNJUK PENGISIAN 1. Berikan tanda (V) pada kolom pilihan yang sesuai dengan pilihan anda. 2. Form ini bertujuan untuk mengetahui secara segera apakah layanan yang kami berikan berguna atau tidak Pilihan No 1 Setelah layanan mengenai Pernyataan mendapatkan informasi bayangan Sudah Belum

kelanjutan karir, apakah anda sudah mempunyai rencana mengenai karir anda kedepan?

2.3 RPBK yang digunakan serta perangkat media yang menyertainya.

Rencana Pelaksanaan Bimbingan Konseling BIDANG KARIER A. Identitas 1. Sekolah/Perguruan Tinggi 2. Kelas/Smtr 3. Bidang Bimbingan 4. Jenis Layanan 5. Topik Layanan 6. Waktu Pelaksanaan : SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja : X/2 : Pribadi, Karier : Informasi : Memilih Kelanjutan Studi/Pekerjaan : 1 x 45 menit disesuaikan.

B. Tujuan Kegiatan

: 1. Siswa dapat mempersiapkan diri dalam memilih studi lanjut di perguruan tinggi yang dikehendaki. 2. Siswa dapat memilih pekerjaan sesuai dengan kemampuan kerja yang dimilikinya.

C. Materi

I. Definisi, Prospek Kerja dan Jabatan Profesional Bidan a) Secara Umum: Bidan adalah sebutan bagi orang yang belajar di Sekolah khusus untuk menolong perempuan saat melahirkan.

Menurut International Confederation Of Midwives (ICM): Bidan adalah seseorang yang telah Mengikuti program pendidikan bidan yang diakui di negaranya, dan telah lulus dari pendidikan tersebut,serta memenuhi kualifikasi untuk didaftar (register) dan sudah memiliki izin yang sah (lisensi) untuk melakukan praktik bidan.

b) Prospek Kerja Bidan: 1. Dilihat dari sisi materi jauh lebih unggul BIDAN, karena Bidan bisa praktek di RS, dan di rumah. Dari sini ada penghasilan ganda yang dapat diterima oleh Bidan tergantung jumlah pasien yang dia tangani karena tidak melulu persalinan, tapi juga cek kehamilan,KB,imunisasi,cek kesehatan semua usia belum lagi fee dari perusahaan farmasi karena kerjasama pemakaian obat. 2. Bidan merupakan profesi yang kemuliaan. 3. Dilihat dari sekolahnya akan lebih berat pendidikan Bidan, selain dana pendidikan yang lebih besar juga kita harus berani melihat darah,melakukan suntikan,dan tindakan medis lainnya.

c) Bidan adalah jabatan professional Disebut jabatan professional karena : a. Disiapkan melalui pendidikan agar lulusannya dapat mengerjakan

pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya, dan kemampuan diperoleh melalui jenjang pendidikan. b. Dalam menjelankan tugasnya bidan mempunyai alat yang dinamakan kode etik dan etika bidan. c. Bidan memiliki kelompok penngetahuan yang jelas dalam menjalankan profesinya. d. Memiliki kewenangan dalam menjalankan tugasnya

e. Memiliki organisasi profesi f. Memiliki karakteristik khusus, dan dikenal saerta dibutuhkan masyarakat g. Menjadikan bidan sebagai sumber utama kehidupan. II. Definisi, Prospek Kerja dan Peran Perawat

a) Perawat atau Nurse berasal dari bahasa latin yaitu dari kata Nutrix yang berarti merawat atau memelihara. Perawat adalah profesi yang difokuskan pada perawatan individu, keluarga, dan masyarakat sehingga mereka dapat mencapai, mempertahankan, atau memulihkan kesehatan yang optimal dan kualitas hidup dari lahir sampai mati. b) Prospek Kerja Perawat: Di Indonesia, banyak perawat yang berharap untuk bisa jadi pegawai negeri sipil (PNS). Padahal, sebenarnya banyak sekali kesempatan dan tawaran kerja di luar negeri seperti di USA, Canada, Inggris, Kuwait, Saudi Arabia, Australia, New Zaeland, Malaysia, Qatar, Oman, UEA, Jepang, Jerman, Belanda, Swiss dll. Di negara-negara tersebut gaji perawat bisa 5-30 kali lipat gaji PNS di Indonesia. Tentu tidak mudah untuk bisa mencapai itu semuanya. Tapi bukan sesuatu yang sulit untuk dicapai kalau perawat telah mempersiapkan diri. Agar bisa bekerja di negara-negara tersebut harus melalui beberapa tes seperti NCLEXRN, IELTS, CGFNS. Juga perlu persiapan-persiapan lain seperti mental dll. Ketika kualitas perawat sudah meningkat dan berada dalam standardisasi kualitas internasional (cakap secara teori dan praktek) dan mampu berbahasa internasional (English, Arabic dll), maka bukan lagi perawat yang akan mencari pekerjaan tapi rumah sakit yang akan mencari perawat. c) Peran perawat diharapkan mampu Memberikan pelayanan keperawatan kepada individu, keluarga , kelompok atau masyarakat sesuai diagnosis masalah yang terjadi mulai dari masalah yang bersifat sederhana sampai pada masalah yang kompleks.

Memperhatikan individu dalam konteks sesuai kehidupan klien, perawat harus memperhatikan klien berdasrkan kebutuhan significan dari klien.

Syarat Pendaftaran 1. Lulusan SMA semua jurusan/SMK Kesehatan 2. Fotokopi ijazah/surat keterangan lulus yang dilegalisir 3. Berbadan sehat dan tidak buta warna 4. Tinggi badan ( khusus program studi ilmu keperawatan ) : Laki laki minimal 155 cm Perempuan minimal 150 cm

5. Menyerahkan pas poto hitam putih ( 4x6 = 1 lembar, 3x4 = 3 lembar ) 6. Membayar biaya pendaftaran Rp. 400.000 7. Membayar tes kesehatan Rp. 100.000 8. Fotokopi akte kelahiran 9. Fotokopi NEM /hasil UN 10. Fotokopi ijazah yang telah dilegalisir.

III. Bekerja di Rumah Sakit 1. Lulusan SMA IPA, SMK Kesehatan/sederajat a. Sistem Kontrak (Asisten Perawat) Gaji 500-700 ribu Bonus 300 (tergantung jumlah pasien) Ruang kerja kelas III

b. PNS Gaji pokok 1,3 juta Gaji tunjangan Gol IIA Setelah kerja 3 thn baru bisa melanjutkan Study Lanjut.

2. Lulusan D3 Keperawatan a. D3 Keperawatan kerja Kontrak Gaji 800ribu-1 juta Bonus sekitar 500 ribu (tergantung jumlah pasien)

b. D3 Keperawatan Sudah PNS Gaji 1,6 juta Tunjangan Gol II C Ruang kerja kelas I/II

3. Lulusan S1 Keperawatan a. S1 Keperawatan kerja Kontrak Gaji 1,4 juta Bonus sekitar 600-700 ribu (tergantung jumlah pasien)

b. S1 Keperawatan Sudah PNS Gaji 2 juta Tunjangan Gol III A Ruang kerja kelas I/VIP

4. Lulusan D3 Kebidanan a. D3 Kebidanan kerja Kontrak Gaji 1 juta Bonus sekitar 600-700 ribu (tergantung jumlah pasien)

b. D3 Kebidanan Sudah PNS Gaji 1,4 juta Tunjangan Gol II C Bekerja di Puskesmas, di RS, di rumah.

D. Metode/Pendekatan/Teori/Model : Observasi/ Perkembangan karir (Ginzberg)

E. Langkah Kegiatan Layanan TAHAP Pembukaan URAIAN KEGIATAN Salam, presensi, membina hubungan baik Tanya jawab materi pengait Melakukan appersepsi terhadap materi yang akan diinformasikan kepada siswa Memotivasi siswa agar aktif dalam berpartisipasi 30 informasi terkini WAKTU 5

Kegiatan Inti

Eksplorasi: 1. Memberikan

mengenai perkembangan karir dengan menampilkan materi dalam bentuk slide show (power point) 2. Memberikan Informasi lainnya melalui pembagian brosur dari beberapa

Perguruan Tinggi Kesehatan yang ada.

Elaborasi: 1. Diskusi Kelas dengan Tema pemilihan karir. 2. Membuat perencanaan karir yang akan dipilih sesuai dengan keahlian siswa.

Konfirmasi: 1. Memberikan motivasi dan penguatan terhadap pilihan karir yang akan diambil.

2. Menyimpulkan

hasil

diskusi

kelas

dibawah bimbingan guru BK.

Penutup 1. Menyimpulkan hasil layanan 2. Evaluasi Refleksi hasil Setiap siswa menuliskan di kertas angket yang telah disediakan untuk mengetahui hasil pelaksanaan layanan. 10

F. Media/ alat/sumber Informasi: Media Sumber : brosur, slide, dan website : Internet, brosur dan RSUD Buleleng

G. Evaluasi : 1. Evaluasi hasil :

Layanan jangka pendek, diukur dengan menggunakan form laiseg berupa angket.

2. Evaluasi proses -

Dilaksanakan dengan mengadakan pengamatan selama proses kegiatan berlangsung. Aspek yang diamati antara lain: partisipasi siswa dalam proses kegiatan layanan.

Lampiran : Instrumen yaitu berupa angket.

Mengetahui, Guru BK/ Petugas yang relevan

Singaraja,

April 2012

Mahasiswa Praktik, Km. Meida Depiani (1011011018) Gede Agus Supriadi (1011011131)

Putu Astra., S.Pd

Ketut Sri Wahyuni (1011013003)

Mengetahui, Kepala Sekolah Dosen Pembimbing

Putu Budiastana., S.Pd., M.Pd

Kadek Suranata, S.Pd., M.Pd., Kons

2.4 Cyber Konseling (web) yang digunakan. Selain media di atas dalam pemberian layanan, kami juga menggunakan Cyber Konseling yaitu dengan membuka web:www.konselingcenter.yolasite.com. Penggunaan cyber ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepribadian siswa kelas X 2 dalam belajar dan mempersiapkan dirinya untuk menambah wawasan mereka dalam ilmu kesehatan dan mengetahui seberapa besar peluang kerja mereka di bidang kesehatan yang dapat mengembangkan karir untuk dapat menjadi lebih professional dalam bekerja. Selanjutnya kami membuka web: www.bk-

kelompok3.blogspot.com untuk mengetahui bagaimana emosional siswa dalam mempersiapkan diri baik dalam belajar maupun dalam memilih karir mereka ke depannya agar nantinya sesuai dengan minat dan juga dapat mempersiapkan mental dalam menempuh maupun menjalani karir yang akan mereka pilih. Selain membuka

kedua web tersebut, kami juga mengakses salah satu web yang ada dalam brosur. Ini bertujuan agar informasi yang diterima oleh siswa melalui media brosur dapat lebih jelas dan lebih mantap lagi setelah mengakses web salah satu perguruan tinggi kesehatan tersebut. Kami juga meminta siswa untuk mengakses web yang ada di masing-masing brosur perguruan tinggi kesehatan yang ada di luar jam sekolah apabila informasi yang diterima dirasakan masih belum jelas dan masih dianggap kurang memuaskan.

BAB III. HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1. Hasil kegiatan setelah memberikan layanan informasi dalam bidang karir. Kegitan yang kami laksanakan terdiri dari berbagai tahap. Tahap pertama kami membawa surat pengantar, kemudian kami bertemu dengan guru BK dan membicarakan maksud dan tujuan kami datang ke SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja sekaligus meminta RPBK dari guru yang bersangkutan. Tahap kedua kami bernegosiasi dengan Guru BK setempat untuk meminta waktu sebentar memasuki kelas yang bertujuan untuk membagikan angket kebutuhan siswa. Tahap ketiga, kami mengkonfirmasikan kepada Guru setempat kapan kami akan diberikan waktu mengisi jam di kelas, kemudian dikelas mana kami diberi izin untuk memberikan layanan informasi mengenai karir. Dan tahap keempat, kami pun datang untuk memberikan layanan informasi yaitu masuk ke kelas X-2 sesuai dengan kesepakatan dan waktu yang sudah ditentukan. Dari keempat tahapan yang sudah kami laksanakan, hasil yang kami peroleh cukup memuaskan. Selain itu, kami juga memperoleh suatu pengalaman dan juga keberhasilan di dalam membantu siswa SMK Kesehatan Vidya Usadha khususnya kelas X-2 yaitu dalam memberikan informasi mengenai karir sejak dini guna sebagai suatu bayangan dan pertimbangan bagi karir yang akan mereka hadapi kedepannya. Hal ini kami lakukan agar para siswa nantinya dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya dan dapat mengambil suatu keputusan karir yang tepat dan sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Adapun kesan dan pesan yang kami terima baik dari siswa maupun dari guru BK di SMK Kesehatan ini sangatlah baik. Karena menurut mereka, dengan adanya pemberian informasi ini akan sangat membantu mereka khususnya untuk para siswa dalam menentukan karir kedepannya yaitu dengan memberikan bayangan dan pertimbangan karir yang ditujukan kepada para siswa yang dilakukan sejak dini.

Setelah kami analisis angket yang telah diisi oleh semua siswa kelas X-2, maka didapatkan hasil sebagai berikut: Karir No Nama Bekerja 1 Amaua Marshariy Indik 2 Ni Kadek Ayu Wipasari 3 Cerita Dewi Luh S1 Keperawatan Factor ekonomi dll 4 Made Krisnayana 5 Luh Darmayanti 6 Evi Sinta Pratiwi S1 Keperawatan/D3 Kebidanan 7 Ni Kadek Indah Wati 8 Ni Ketut Jayanti S1 Keperawatan Factor ekonomi dan kemampuan 9 10 Luh Merti Sari Patricia Sheryl D3 keperawatan D3 keperawtan/D3 kebidanan Di singaraja D3 Keperawatan Factor ekonomi Kurang belajar Epa D3 Keperawatan Factor belajar Deva RS D3 Keperawatan D3 Keperawatan Factor Ekonomi RS pilih Perguruan Tinggi D3 Keperawatan Hambatan Factor ekonomi yang di

Trinila Adam

belum ada D3 Kerawatan

11

Luh Poni Armini

RSUD Singaraja

Factor Ekonomi

12

Precillya Shavania Sharon

D3 Keperawatan/D3 Kebidanan

Di

singaraja

belum ada D3 Keperawatan Di Singaraja

13

Putu Puspa Dewi

D3 Keperawatan/D3 Kebidanan

belum ada D3 keperawatan -

14

Komang Suari

Putu

D3 Keperwatan/D3 Kebidanan

15

Nym. Astiti Putri

Riani

RS

D3 Keperawatan/D3 Kebidanan

16

Komang Pusparini

Desi

RS/Puskes mas

D3 Keperawatan

Factor kemampuan

17

K.A. Angreni

dwi

RS

D3 Keperawatan

Factor ekonomi

18

Putu Putrawaan

Agus

S1 Keperawatan

19

Wahyu Utami

Sari

D3 Keperawatan

Factor ekonomi

20 21 22

Kadek Antari Bahari Pratama Luh Widya Sinta Dewi

RS -

D3 Keperawatan S1 Keperawatan D3 Keperawatan

Factor ekonomi Factor ekonomi

23

Putu

Visakha

S1 keperawatan/D3 kebidanan

kemalasan

Damayanti 24 Km Seputra 25 Kadek Suryasih RSUD Teguh RS

S1 Keperawatan

D3 Keperawatan/D3

Di

singaraja

belum ada D3

Kebidanan

Keperawatan

Total yang memilih bekerja saja Total memilih bekerja dan kuliah Total memilih kuliah Sarjana Total memilih kuliah Diploma

1 orang siswa 8 orang siswa 7 orang siswa 19 orang siswa

Hasil yang kami peroleh dari praktik ini dilihat dari angket kebutuhan siswa, setelah kami analisis dan dapat kami simpulkan bahwa siswa lebih banyak memilih untuk melanjukan studinya ke perguruan tinggi ( Kuliah Diploma) dibandingkan dengan siswa yang ingin bekerja setelah Lulus SMK. Walaupun ada beberapa siswa yang memilih untuk melanjukan studinya ke perguruan tinggi ( Kuliah Sarjana), bekerja sambil kuliah, dan sedikit yang memilih untuk bekerja saja. Namun analisis yang kami lakukan ini kemudian akan kami gunakan sebagai acuan dalam pemberian layanan, sehingga layanan informasi yang kami diberikan tepat pada sasaran yang diinginkan. Jika disajikan dalam bentuk diagram maka hasilnya adalah sebagai berikut:

Pilihan Karir Siswa Kelas X-2 SMK Vidya Usadha Singaraja


Bekerja Bekerja & Kuliah Kuliah Sarjana 3% Kuliah Diploma

23%

54% 20%

Jadi jika dilihat dari diagram diatas maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa menginginkan untuk melanjutkan study ke perguruan tinggi (kuliah diploma) yaitu sebanyak 54%, bekerja dan kuliah sebanyak 23%, melanjutkan study ke perguruan tinggi (kuliah sarjana) sebanyak 20% dan memilih untuk bekerja saja sebanyak 3%. Melihat persentase tersebut maka prioritas kami dalam memberikan layanan adalah informasi mengenai informasi pekerjaan, namun selain itu kami juga menyelipkan informasi mengenai study lanjut bagi mereka yang ingin melajutkan kuliah karena mengingat hasil tersebut ada juga beberapa siswa yang mengiginkan untuk kuliah agar nantinya kegiatan layanan yang kami berikan bermanfaat dan dapat membantu mereka dalam menentukan putusan karir maupun study lanjut yang sesuai dengan program study yang mereka pilih saat ini. Selanjutnya setelah pemberian layanan kami menyediakan form penilaian segera yang akan diisi oleh siswa yang tujuannya untuk mengevaluasi layanan yan telah diberikan. Dan adapun data yang diperoleh sebagai berikut :

Analisis Penilaian Segera Layanan Informasi yang diberikan

Kejelasan Informasi NO NAMA Sudah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Amaua Marshariy Indik Ni Kadek Ayu Wipasari Cerita Dewi Luh Made Deva Krisnayana Luh Epa Darmayanti Evi Sinta Pratiwi Ni Kadek Indah Wati Ni Ketut Jayanti Luh Merti Sari Patricia Sheryl Trinila Adam Luh Poni Armini Precillya Shavania Sharon Putu Puspa Dewi Belum

14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25

Komang Putu Suari Nym. Riani Astiti Putri Komang Desi Pusparini K.A. dwi Angreni Putu Agus Putrawaan Wahyu Sari Utami Kadek Antari Bahari Pratama Luh Widya Sinta Dewi Putu Visakha Damayanti Km Teguh Seputra Kadek Suryasih

Apabila ditampilkan dalam bentuk diagram maka akan tampak hasil yang diperoleh yaitu sebagai berikut:

Adanya Bayangan oleh Siswa Kelas X-2 SMK Vidya Usadha Singaraja Terhadap Pilihan Karir Kedepannya Setelah Mengikuti Kegiatan Layanan
16%

Sudah 84% Belum

Jadi jika dilihat dari diagram diatas maka dapat disimpulkan bahwa sebagian besar siswa yaitu sebanyak 84% siswa sudah jelas mengenai layanan yang telah kami berikan dan juga sudah bermanfaat sebagai bantuan serta pemberian bayangan dan peertimbangan dalam memilih suatu plihan karir bagi siswa kedepannya. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar siswa SMK Kesehatan Vidya Usadha Singaraja telah memahami putusan karir yang akan diambil kedepannya setelah mengikuti layanan ini . Ini berarti layanan yang kami diberikan sudah mencapai hasil yang sesuai dan tepat pada sasaran yang diharapkan.

3.2 Uraian kelemahan dan kelebihan kegiatan layanan. Selain itu adapun kelemahan dan kelebihan kegiatan yang telah kami lakukan diantaranya yaitu: a) Kelemahan kegiatan yang dilakukan yaitu: 1. Terbatasnya media yang digunakan, yaitu media cetak berupa brosur perguruan tinggi dari segi jumlah brosur dan juga dilihat dari daerah perguruan tinggi itu berada.

Karena kami hanya memberikan brosur perguruan tinggi yang ada di Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali saja. 2. Informasi peluang kerja yang kami peroleh hanya dari RSUD Buleleng saja, hal ini kami lakukan karena dari hasil analisis lebih banyak siswa yang memilih melanjutkan studinya ke perguruan tinggi dibandingkan dengan memilih untuk bekerja. Di samping itu, pihak sekolah juga baru mengadakan kerjasama dengan rumah sakit umum saja. Sedangkan, b) kelebihan kegiatan layanan yang sudah dilakukan yaitu: 1. Memberikan informasi sejak dini yang nantinya dapat dijadikan sebagai bayangan dan pertimbangan bagi siswa dalam mengambil suatu keputusan karir mereka. 2. Memberikan suatu informasi dan pertimbangan kepada siswa dalam memilih study lanjutan yaitu berupa brosur beberapa perguruan tinggi Kesehatan yang ada di Indonesia dan juga slide show. 3. Memberikan suatu bayangan prospek kerja bagi mereka baik setelah lulus SMK, maupun setelah mereka melanjutkan ke DIII Keperawatan dan DIII Kebidanan, serta ke S1 Keperawatan. Kami juga memberikan bayangan mengenai Gaji yang akan mereka peroleh baik bekerja dengan sistem kontrak maupun yang sudah menjadi PNS dengan menggunakan slide show.

BAB IV PENUTUP

4.1 KESIMPULAN 1. Banyaknya masalah karir yang ada di SMK Kesehatan Vidya Usadha diantaranya yaitu: kurangnya informasi karir dari guru BK, Siswa lulusan SMK Kesehatan ini prospeknya masih belum jelas karena belum pernah menamatkan, belum ada perguruan tinggi yang memberikan informasi mengenai study lanjut dan SMK kesehatan ini baru bekerjasama dengan RSUD Buleleng saja. 2. Pendekatan/model/ layanan yang kami gunakan dalam praktik ini yaitu Teori Perkembangan Karir (Ginzberg)/ Layanan Informasi/ Metode Ceramah karena dalam mengarahkan siswa khususnya pada siswa SMK Kesehatan untuk mencapai karirnya sesuai dengan kemampuan dan skil yang dimiliki sangatlah dibutuhkan layanan berupa informasi mengenai lingkup kerja yang akan dihadapi ke depannya. 3. Landasan Teori Perkembangan karir (Ginzberg) yaitu menekankan pada pemilihan karir yang dipengaruhi oleh 3 tahapan perkembangan dan juga beberapa unsur. Ketiga tahapan itu adalah tahap fantasi, tahap tentative, dan tahap realistic. Sedangkan unsurnya terdiri dari proses yaitu proses pemilihan karir yang berakhir pada awal masa dewasa atau akhir masa remaja. 4. Instrument yang kami gunakan dalam kegiatan layanan yaitu berupa angket kebutuhan siswa yang bertujuan untuk menggali informasi siswa mengenai karir yang hendak mereka pilih kedepannya. 5. Dari instrument yang kami gunakan yaitu berupa angket kebutuhan siswa, hasil yang kami peroleh adalah siswa lebih banyak memilih untuk melanjukan studinya ke perguruan tinggi (khususnya ke Diploma) dibandingkan dengan siswa yang ingin bekerja. 6. Kelemahan kegiatan yang kami lakukan yaitu terbatasnya media yang kami gunakan dan informasi peluang kerja yang kami peroleh hanya dari RSUD Buleleng saja. Sedangkan kelebihan kegiatan yang kami lakukan yaitu

memberikan informasi karir sejak dini, memberikan suatu informasi dan pertimbangan kepada siswa dalam memilih study lanjutan, dan memberikan suatu bayangan prospek kerja bagi mereka baik setelah lulus SMK, maupun setelah mereka melanjutkan ke perguruan tinggi.

4.2 SARAN Adapun saran yang dapat kami sampaikan yaitu kita sebagai seorang calon Konselor maupun Guru BK, hendaknya dapat menguasai khususnya informasi dalam bidang kari dan juga teknik-teknik yang harus digunakan dalam memberikan informasi tersebut sehingga dalam mendengarkan informasi siswa menjadi lebih antusias dan mempunyai minat yang tinggi serta lebih bersemangat. Hal ini juga sangatlah penting untuk dilakukan, sebab dengan adanya kegiatan ini, siswa dapat menciptakan, menumbuhkan, dan mengembangkan skil serta kemampuan (potensi) yang dimilikinya, sehingga apa yang nantinya dicitacitakan dapat berjalan sesuai dengan harapan masing-masing. Dan dengan adanya kegiatan ini, kami sebagai mahasiswa jurusan bimbingan konseling dapat lebih meningkatkan kemampuan (potensi) kami dan lebih khususnya lagi dalam proses kami untuk menjadi calon konselor dan juga guru BK yang profesional. Dan bagi pembaca, kami berharap semoga laporan ini dapat lebih bermanfaat dan dapat digunakan sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan khususnya pemberian informasi mengenai karir di sekolah. Selain itu kami juga mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun mengingat banyaknya kekurangan dari pelaksanaan kegiatan yang telah kami lakukan ini, guna lebih meningkatkan dan menyempurnakan kegiatan kami selanjutnya. Demikianlah yang dapat kami sampaikan, sekian dan terimakasih.

DAFTAR PUSTAKA

Winkel, W.S dan Hastuti,Sri,M.M.2004. Bimbingan Dan Konseling Di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi. http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2200838-pengertian-angket-ataukuesioner/#ixzz1xIW4Ti1V Munandir.1996.Program Bimbingan Karir di Sekolah.Jakarta:Depdikbud Dra. Yeni Karneli, M.Pd., Kons : Dosen Jurusan BK FIP UNP Munandir, Prof.Dr. 1996 : Program Bimbingan Karier di Sekolah. DepdikbudJakarta. Osipow, S.H 1983 : Theories Of Carier Development, Pretice Hall.inc- New Jersey Ketut, D. 1984 : Bimbingan Karier Di Sekolah,

LAMPIRAN-LAMPIRAN 1. Dokumentasi. Agus dan meida memberikan informasi dengan menggunakan slide show.

Siswa sedang mendengarkan penjelasan.

Agus dan meida memberikan informasi dengan menggunakan slide show.

Siswa sedang mendengarkan penjelasan.

Meida sedang membagikan brosur dari beberapa Perguruan Tinggi kepada siswa.

2. Angket Kebutuhan siswa

IDENTITAS PENGISI : Nama

Tgl. Mengisi : :. Th.

: .. Umur

Kelas/Jurusan: ../.... Jenis Kelamin : L / P Nama Sekolah : .. No/Nis : .

Pekerjaan yang dicita-citakan : .. Peringkat ke...darisiswa


Nama Orang Tua: Ayah Ibu : :.................... Pekerjaan Orang Tua: Ayah : Ibu :....................

Setelah menyelesaikan studi di SMK Kesehatan saya akan (isilah kolom di bawah). V. Melanjutkan studi ke : 2. Perguruan Tinggi (S1), dengan mengambil program/jurusan : 1) Atau 2) Atau 3).... 2. Akademisi (Diploma), dengan mengambil program/jurusan : 1).. Atau 2).. Atau

3)..
VI. Bekerja. di.. VII. Tidak tahu, Karena.. VIII. Hambatan dalam mencapai cita-cita : .

3. Form Penilaian Segera

Form Penilaian Segera

PETUNJUK PENGISIAN 1. Berikan tanda (V) pada kolom pilihan yang sesuai dengan pilihan anda. 2. Form ini bertujuan untuk mengetahui secara segera apakah layanan yang kami berikan berguna atau tidak Pilihan No 1 Pernyataan Setelah mendapatkan layanan informasi mengenai bayangan kelanjutan karir, apakah anda sudah mempunyai rencana Sudah Belum

mengenai karir anda kedepan?